cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2023): November" : 21 Documents clear
Digital Literacy and Digital Technology in Post Covid-19 Era: Indonesian Educators’ Experiences and Opinions Paramahita, Ketut Bayu Catur; Utami, I G A Lokita Purnamika; Santosa, Made Hery
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.61089

Abstract

Advance in technology has rarely been accompanied by adequate thinking skills and adaptation, especially in Indonesia, where there is a trend of low-level digital literacy among the populace. Therefore, this research aims to analyze Indonesian educators’ opinions on the development of digital literacy and the experience of using digital technology to facilitate teaching and learning activities before, during, and following the end of the online learning policy during the Covid-19 pandemic. This research is qualitative research using phenomenological research design. Data were gathered by using semi-structured interviews with 11 respondents, consisting of 6 college lecturers and 5 high-school teachers. The data were analyzed by using thematic analysis. The result of the data analysis shows that the respondents have generally positive views on digital literacy development, were familiar with digital technology even before the pandemic, and were able to produce digital content for teaching and learning. Zoom and Google Meeting were also discovered to be the most used applications to facilitate learning. The majority of the respondents have also shown interest in the further use of digital technology, asynchronous learning, and distance learning after the end of The Covid-19 Pandemic. Problems mentioned in developing digital literacy include the lack of infrastructure and digital divide among students, alongside the misuse of digital technology for entertainment over learning. Therefore, this research concluded that Indonesian educators have positive opinions about the development of digital literacy, and positive experiences with digital technology.
Efektivitas Model Geographical Inquiry Learning terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Ditinjau dari Minat Belajar Siswa Purnomo, Helen; Soekamto, Hadi; Kurnia, Alfyananda; Taryana, Didik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.61779

Abstract

Kemampuan berpikir analitis siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran masih berpusat pada guru terutama pembelajaran Geografi. Hal ini mengakibatkan kurang optimalnya cara berpikir pada diri siswa. Selain itu minat belajar siswa dapat berdampak pada pemikiran analitis. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis efektivitas model Geo-inquiry terhadap kemampuan berpikir analitis ditinjau dari minat belajar. Desain kelompok menggunakan posttest-only dan metode penelitian kuasi eksperimen digunakan dalam penelitian ini, dengan menyertakan kelas eksperimen dan kontrol. Siswa kelas XI dijadikan sebagai subjek penelitian yaitu 54 siswa dengan kemampuan setara dijadikan sebagai sampel penelitian. Kuesioner dengan skala Likert dan tes uraian digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan analitis. Hasil penelitian kemampuan analitis siswa menunjukan bahwa siswa dengan model Geographical inquiry berpengaruh signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional. Jika dibandingkan dengan siswa yang minat belajarnya rendah, siswa minat belajar tinggi akan berdampak pada perkembangan kemampuan berpikir analitis. Oleh karena itu, model Geo-inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa. Simpulan penelitian menunjukan bahwa keterampilan analitis siswa secara signifikan ditingkatkan oleh minat mereka dalam belajar. Implikasi penelitian ini yaitu pendekatan pembelajaran Geo-inquiry  dapat dijadikan solusi yang efektif  bagi guru.  
Media AEILDS GeoApp Berbantuan Lectora Inspire untuk Kajian Bencana Tanah Longsor Auliya, Navisa Dinni; Masruroh, Heni; Sumarmi; Utaya, Sugeng
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.62424

Abstract

Tuntutan pembelajaran abad 21 mengharuskan guru dan siswa memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran geografi. Pengimplementasian teknologi melalui penggunaan media pembelajaran mendukung siswa memahami materi geografi yang bersifat kompleks dan konstektual salah satunya yaitu kajian bencana tanah longsor yang tidak banyak memiliki dukungan media yang menarik. Perlunya dukungan media didasarkan atas kesulitan pemahaman siswa terhadap kajian bencana tanah longsor. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan menganalisis tingkat kelayakan media AEILDS GeoApp berbantuan Lectora Inspire untuk kajian tanah longsor. Metode penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 33 siswa XI IPS 2 dan 2 guru geografi SMAN 8 Malang. Teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif melalui analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan AEILDS GeoApp memperoleh skor persentase validasi ahli media 83,93% dan validasi ahli materi 94,23% serta skor persentase sebesar 89,38% pada responden guru dan 85,42% pada responden siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa AEILDS GeoApp memperoleh kriteria A pada uji kevalidan dan kelayakan. Media hasil pengembangan mampu menarik perhatian siswa khususnya pada aspek desain dan komplektisitas sajiannya sehingga dapat diimplementasikan dalam pembelajaran geografi pada materi pokok mitigasi bencana alam.
Instrumen Tes HOTS Pada Tema Panas dan Perpindahannya Untuk Kelas V Sekolah Dasar Artini, Ni Putu Satya Sai; Suarni, Ni Ketut; Candiasa, I Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.63097

Abstract

Penerapan tes HOTS masih terbatas, dilihat dari tes yang digunakan guru masih pada ranah C1 sampai C2, sehingga kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS belum diterapkan pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan instrument tes HOTS pada Tema panas dan perpindahnya untuk siswa kelas V SD. Tes yang dikembangkan terdiri dari 35 butir soal pilihan ganda mengacu pada C4 sampai C6. Model pengembangan yang digunakan adalah formative research yang terdiri atas 3 tahap. Subyek uji coba adalah 40 orang siswa kelas V. Hasil ujicoba menunjukkan semua butir memenuhi validitas isi, koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,95 termasuk dalam kategori tinggi, indeks daya beda perangkat tes perangkat tes 11 butir soal cukup, 19 butir soal baik dan 5 butir soal sangat baik. Taraf kesukaran butir tes yang diperoleh yaitu 17% tergolong mudah, 42% tergolong sedang, dan 37% tergolong sukar. Analisis pengecoh berkisar 5% dengan kriteria baik Hasil probabilitas menunjukkan kemampuan peserta menjawab benar dan salah sama. Peluang butir tes yang cocok diuji meggunakan Teori Respon Butir 2 Parameter Logistik adalah 65,71% butir tes yang cocok. Instrumen Tes HOTS Teman 6 panas dan perpindahanya di kelas V SD yang dihasilkan mampu mengukur kemampuan siswa dan layak digunakan.
Implementasi Pendidikan Karakter terhadap Sikap Kepedulian Lingkungan Sekolah Dasar Rhomadiyah, Desti; Zulfadewina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.64243

Abstract

Rendahnya pemahaman dan kesadaran manusia terhadap pentingnya menjaga lingkungan berdampak terhadap sulitnya tercipta kebersihan lingkungan, hal ini terlihat dari masih banyak ditemukan siswa yang membuang sampah sembarang sehingga perlu adanya inovasi agar siswa memiliki dan paham terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi pendidikan karakter terhadap sikap kepedulian lingkungan sekolah kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sampel dalam penelitian adalah siswa dan guru kelas IV SD. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuisioner, dokumentasi. Lalu dianalisa menggunakan teknik reduksi, penyajian data dan verifikasi. Untuk pemeriksaan keabsahan menggunakan triangulasi, ketekunan pengamatan dan review informan. Berdasarkan hasil bahwa implementasi pendidikan karakter berpengaruh terhadap kepedulian lingkungan sekolah dan pelaksanaannya sudah cukup baik. Hanya beberapa saja yang belum mengimplementasikan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan.  Implementasi pendidikan karakter di kelas IV SD meliputi tanggung jawab, sehat dan bersih, kreatif, saling peduli antar sesama, disiplin, jujur. Dari pendidikan karakter ini menumbuhkan sikap kepedulian meliputi memilah sampah, menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, mendaur ulang sampah, menjaga dan memelihara tanaman di halaman sekolah, tidak memetik bunga sembarangan, memperindah sekolah dan kelas.
Model Pembelajaran Story Telling Berbantuan Buku Cerita Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Widiantari, Ni Made; Kristiantari, Maria Goreti Rini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.64760

Abstract

Masih terdapat siswa yang merasa canggung dan kesulitan apabila diminta untuk mengungkapkan pendapat secara lisan. Rendahnya keterampilan berbicara siswa yang disebabkan oleh peserta didik yang pasif saat mengikuti pelajaran serta model pembelajaran yang digunakan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran story telling berbantuan buku cerita terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan bentuk desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini sebanyak 179 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian adalah metode tes, tes yang digunakan berupa tes kinerja. Data posttest keterampilan berbicara dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial (uji-t) dengan rumus polled varians. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t, diperoleh thitung  3,29 dan ttabel  2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk 54, karena thitung lebih kecil dari  ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran story telling berbantuan buku cerita berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SD. Implikasi penelitian ini model pembelajaran story telling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery learning dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Cerita Fiksi Yulianingsih; Koeswanti, Henny Dewi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.64916

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan komunikasi secara tidak langsung dengan cara menuangkan kreativitas ide, gagasan, pikiran dalam karya tulis dengan melihat kaidah bahasa yang tepat sebagai informasi yang dapat dipahami oleh pembaca. Oleh sebab itu, proses pelaksanaan pembelajaran harus dapat meningkatkan keterampilan menulis peserta didik. Penelitian ini di fokuskan pada keterampilan menulis teks cerita fiksi. Cerita fiksi merupakan suatu tulisan atau karangan yang berisi cerita rekaan berdasarkan ide khayalan dari penulis dan bukan kejadian nyata di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara model Problem Based Learning dan model Discovery learning terhadap keterampilan menulis teks cerita fiksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan model One Group Pretest-Postest Design. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV sekolah dasar Teknik pengumpulan data menggunakan rubrik instrumen penilaian keterampilan menulis teks cerita fiksi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (kurang dari 0,05), artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Rata-rata Problem Based Learning dan Discovery learning terhadap keterampilan menulis teks cerita fiksi dari hasil uji T sebesar 63.14 dan 72.78. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara model Problem Based Learning dan Discovery learning terhadap keterampilan menulis teks cerita fiksi peserta didik kelas IV SD.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Media Film Nafisah, Tazkiyatun; Yamin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.66045

Abstract

Rendahnya hasil belajar bahasa indonesia dipengaruhi oleh kurangnya penggunaan media pembelajarn yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis paragraf pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui media film siswa kelas III. Subjek yang digunakan yakni siswa yang berjumlah 15 siswa terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Pada tes hasil belajar siswa pada siklus I jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 orang siswa (66,67 %) dan tuntas sebanyak 6 orang  siswa (33,33 %) dengan nilai rata-rata hasil belajar pada siklus I berjumlah 57,94. Sedangkan pada tes hasil belajar siswa pada siklus II jumlah yang telah tuntas  sebanyak 9 siswa (58,33 %) dan yang tidak tuntas sebanyak 6 orang siswa (41,67 %) dengan nilai rata-rata hasil belajar siklus II berjumlah 77,33. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis paragraf pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui media film siswa kelas III.
Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Berbantuan Komik Digital terhadap Keterampilan Membaca dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Wahyuniari, Ni Gusti Agung Dewi; Ardana, I Made; Gunamantha, I Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.66101

Abstract

Penerapan model-model serta metode pembelajaran inovatif masih jarang dilakukan, media pembelajaran kurang bervariatif, sehingga memicu timbulnya rasa bosan serta siswa menjadi kurang tertarik pada pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan komik digital terhadap keterampilan membaca dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan The Posttest Only Control Group Design. Sampel yang digunakan adalah sampel total.  Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes. Tes yang digunakan adalah tes keterampilan membaca dan tes hasil belajar Bahasa Indonesia. Uji hipotesis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis MANOVA. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa terdapat perbedaan secara simultan keterampilan membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan komik digital dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kooperatif. Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan komik digital dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kooperatif, dan Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan komik digital dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kooperatif.
E-LKPD Berbasis Problem Based Learning pada Hasil Belajar IPS Hapsari, Indah Ayu; Prasetyaningtyas, Fitria Dwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.66104

Abstract

Guru belum mampu untuk mengembangkan bahan ajar yang variatif dan inovatif untuk menunjang proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada hasil belajar IPS siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan bahan ajar berupa E-LKPD berbasis Problem based learning materi kegiatan ekonomi pada muatan pelajaran IPS siswa kelas V. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Metode yang digunakan yaitu dengan data kualitatif berupa angket dan kuantitatif berupa hasil tanggapan angket yang diubah menjadi nilai atau skor. Subjek penelitian yaitu kelas V SD. Teknik analisis data menggunakan kelayakan produk, analisis data awal dan uji akhir. Hasil penelitian menunjukkan uji kelayakan produk penelitian ini dilakukan oleh ahli materi dan ahli media dengan mendapatkan hasil uji kelayakan produk oleh ahli materi  memperoleh presentase 84,4% ( Sangat Baik) dan oleh ahli media pembelajaran memperoleh presentase 100% (Sangat baik)  dan uji keefektifan oleh kelompok besar siswa kelas V SD dengan hasil uji t diperoleh nilai Sighitung 0,000. Hal ini berarti Sighitung kurang 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dan hasil N-gain 0,67 dengan kriteria sedang. Dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis problem based learning materi kegiatan ekonomi pada muatan pelajaran IPS kelas V SD layak dan efektif untuk digunakan. Implikasi penelitian inu dapat membantu guru membuat bahan ajar yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 1 of 3 | Total Record : 21