cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : 23563397     EISSN : 25974505     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
Pengaruh Latihan Knight Resistance Dan Dumbell Terhadap Kecepatan Pukulan Giaku Tsuki Karateka Ditinjau Dari Kecepatan Reaksi Sumayasa, I Nyoman; Artanayasa, I Wayan; Wijaya, Made Agus
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i1.79933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan knight resistance dan dumbell terhadap kecepatan pukulan (Giaku Tsuki) Karateka  Dojo Semangat  Badung ditinjau dari kecepatan reaksi. Jenis penelitian yang digunakan esksperimen semu, dengan desain penelitian factor design treatment by level 2x2 menggunakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post- test). Populasi penelitian adalah seluruh karateka dojo semangat dengan jumlah sampel 20 karateka. Instrumen penelitian kecepatan reaksi menggunakan hand touch reaction test dan kecepatan pukulan giaku tsuki selama 60 detik. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kecepatan pukulan gyaku tsuki melalui penerapan metode latihan knight resistance lebih baik dibandingkan dengan metode latihan dumbell, (2) ditinjau dari kecepatan reaksi tinggi, kelompok yang dilatih dengan metode knight resistance lebih baik dibandingkan dengan dilatih dumbell, (3) ditinjau dari kecepatan reaksi rendah, kelompok yang dilatih dengan metode knight resistance lebih baik dibandingkan dengan dilatih dumbell. Disarankan untuk pelatih menggunakan metode latihan knight resistane untuk meningkatkan kecepatan pukulan giaku tsuki
Survei Kondisi Fisik Menggunakan Aplikasi Web Pjok Pada Siswa SMP Cabang Olahraga Taekwondo Intan Dea Pangesti; Hartati; Destriani
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i2.83401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil tes kondisi fisik siswa SMPN 1 Indralaya yang mengambil ekstrakurikuler taekwondo dengan bantuan web PJOK. Komponen kondisi fisik yang di tes meliputi kekuatan, kelentukan, dan daya tahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini siswa SMPN 1 Indralaya kelas VII yang berjumlah 30 orang siswa dengan 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Dengan pengambilan data menggunakan instrumen tes kekuatan, kecepatan, kelentukan dan tes daya tahan menggunakan bleep test 20 meter. Hasil menunjukkan bahwa kondisi fisik siswa dalam kategori baik sekali 6,72%, dalam kategori baik 8,64%, dalam kategori cukup 35,33%, dalam kategori kurang 19,32% dan dalam kategori kurang sekali 35,32%. Maka dapat disimpulkan kategori dari siswa kelas VII cabang olahraga taekwondo SMPN 1 Indralaya adalah dalam kategori cukup dimana memiliki persentase 35,33%. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi siswa dan guru atau pelatih untuk meningkatkan serta menjaga kondisi fisiknya agar dapat mecapai prestasi yang maksimal serta kesehatan bagi tubuh, sehingga perlunya upaya peningkatan kodisi fisik siswa pada yang mengikuti ekstrakurikuler taekwondo di SMP Negeri 1 Indralaya.
Mengintegrasikan Life Skills Melalui Program Aktivitas Fisik Suardika, I Kadek; Kadir, Suprianto; Ibnu Haryanto, Arief; Duhe, Edy Dharma Putra; Prasetyo, Agung; Mile, Rifky
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i2.78392

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi life skills melalui program aktivitas fisik terhadap peningkatan life skills siswa. Populasi penelitian ini adalah 50 mahasiswa di Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang dibagi menjadi dua kelompok (kelompok eksperimen n = 25 dan kelompok kontrol n = 25). Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest posttest control group design. Instrumen yang digunakan adalah skala life skills untuk adaptasi olahraga (LSSS) yang terdiri dari delapan komponen yaitu kerja sama tim, penetapan tujuan, manajemen waktu, keterampilan emosional, komunikasi, keterampilan sosial, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dipadukan dengan program life skill memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap peningkatan life skills mahasiswa dibandingkan aktivitas fisik tanpa integrasi program life skills. Temuan lebih lanjut menunjukkan bahwa komponen keterampilan sosial merupakan komponen keterampilan hidup yang memperoleh peningkatan tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi program life skills dalam aktivitas fisik memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan aktivitas fisik tanpa integrasi program life skills
Tingkat Kecemasan Siswa Terhadap Aktivitas Air Pembelajaran Renang Di Sekolah Guntur Ageng Auliawan; Ismaya, Bambang; Fauzi Dermawan, Dikdik
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i2.82616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemasan siswa kelas X dalam kegiatan pembelajaran aktivitas air materi renang di SMAN 2 Telukjambe Timur Kota Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Telukjambe Timur Kota Karawang sebanyak 130 siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukan kecemasan siswa kelas X SMAN 2 Telukjambe Timur menunjukan sebagian besar siswa mengalami kecemasan sedang sebanyak 101 siswa atau 77,7%, sedangkan sebagian kecil menunjukan kecemasan tinggi sebanyak 29 orang atau 23,3%. Jika dikategorikan sesuai dengan jenis kelamin maka diperoleh siswa laki-laki dengan kategori sedang sebanyak 39 orang atau 86,7% dan kategori tinggi sebanyak 6 orang atau 13,3%. Pada siswa perempuan dengan kategori sedang sebanyak 62 orang atau 72,9% dan kategori tinggi sebanyak 23 orang atau 27,1%.
Survei Pembinaan Prestasi Olahraga Bola Voli Indoor Putri di PBVSI Kota Semarang Annisa Retno Trysetiowati; Setya Rahayu
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Semarang merupakan organisasi yang mengkoordinasikan pembinaan cabang olahraga bola voli yang ada di Kota Semarang, termasuk pada Kompetisi tertinggi di Jawa Tengah yaitu PORPROV. Prestasi yang didapat sebelumnya belum memuaskan atau belum mencapai target. Kemudian pada tahun berikutnya capaian prestasi yang didapat mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembinaan Prestasi Olahraga Bola Voli Indoor Putri Di PBVSI Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian meliputi pengurus, pelatih dan atlet. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian pada indikator tahapan pembinaan prestasi di PBVSI Kota Semarang terdapat 14 klub putri dari 21 klub pembinaan olahraga bola voli di Kota Semarang dan tim bola voli indoor putri mampu mempertahankan juara di PORPROV. Pada indikator program latihan dilakukan sesuai fase-fase persiapan, pertandingan dan transisi. Pada indikator sarana dan prasarana yang digunakan masih sewa milik klub. Pada indikator pendanaan terdapat dari KONI, sponsor yang tidak mengikat dan iuran kas. Kesimpulan pada indikator tahapan pembinaan prestasi sudah baik, dibuktikan dengan banyaknya klub pembinaan dan capaian prestasi yang baik. Pada indikator program latihan sudah sesuai dengan tahapan program latihan jangka panjang. Pada indikator sarana dan prasarana cukup baik, tetapi perlu pengadaan fasilitas tambahan untuk menunjang program latihan atlet. Pada indikator pendanaan dalam persiapan kompetisi sudah baik, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga.
Pengembangan Video Pembelajaran Yoga Asana untuk Meningkatkan Perkembangan Fisik-Motorik Anak Usia 4-5 Tahun Sari, Ni Kadek Deny Mulya Sari; Suarni, Ni Ketut; Candiasa, I Made
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i2.94370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran Yoga Asana dan mengevaluasi tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam mendukung perkembangan kemampuan motorik fisik anak usia 4–5 tahun di TK Dwijendra Mataram. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (research and development) dengan menerapkan model 4D yang terdiri dari empat tahap utama: define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Setiap tahapan disertai evaluasi formatif sebagai upaya menjamin mutu produk yang dihasilkan. Produk akhir berupa video pembelajaran Yoga Asana berdurasi 17 menit. Berdasarkan hasil penelitian, video ini dinyatakan layak sebagai sarana untuk mendukung peningkatan perkembangan motorik anak usia dini. Secara keseluruhan, video ini telah memenuhi standar validitas, sangat praktis diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini, dan terbukti efektif dalam mencapai sasaran pembelajaran yang telah dirancang.
Tingkat VO2max dan Indeks Massa Tubuh: Studi Analisis Kondisi Fisik Atlet PPLP Bali Kusuma, Ketut Chandra Adinata; I Gede Suwiwa
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i1.84232

Abstract

Kondisi fisik menjadi fondasi atlet dalam menampilkan performa puncak saat berlatih maupun bertanding atau berlomba. Tingkat VO2max dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat dijadikan gambaran kondisi fisik atlet secara umum. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat VO2max dan IMT atlet PPLP Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survey. Populasi penelitian ini adalah atlet PPLP Provinsi Bali. Total sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian ini yakni 23 atlet PPLP Provinsi Bali. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data VO2max yakni Yo-Yo Intermitten Recovery Test. IMT didapatkan berdasarkan kalkulasi tinggi dan berat badan. Data selanjutnya dianalisis menggunakan frekwensi dan rata-rata berbantuan microsoft excel. Hasil saat ini menunjukan bahwa 13.04% tingkat VO2max kurang sekali, 60.87% kategori kurang, dan 26.09% kategori cukup.  Hasil IMT menunjukkan 4.35% tergolong obesitas, 4.35% overweight, 78.26% ideal, dan 13.04% underweight. Hasil VO2max secara keseluruhan belum memenuhi standar (minimal kategori baik) sehingga temuan saat ini dapat dijadikan salah satu dasar penyusunan program pelatihan. Sebagian besar IMT atlet mencapai ideal, namun masih terdapat atlet dengan status obesitas, maupun underweight yang kurang baik dalam menunjang kebugaran.
Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Puslatda Kota Denpasar Ditinjau Dari Kapasitas VO2Max Ariani, Luh Putu Tuti; Kusuma, Ketut Chandra Adinata
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i1.84271

Abstract

Kebugaran jasmani atlet memiliki peranan penting dalam menentukan program latihan  dan juga sebagai pondasi awal dalam pembinaan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran Jasmani atlet puslatda kota Denpasar. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.  Populasi penelitian adalah atlet puslatda Kota Denpasar berjumlah 330 orang dari 39 cabang olahraga. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data kebugaran jasmani adalah Multistage Fitness Test (MFT), dan 12-minute run/walk cooper test. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa tingkat kebugaran jasmani kategori baik sekali 2%, kategori baik 3%,  kategori cukup 14% dan kategori kurang 42% dan kurang sekali 40%. Simpulannya, tingkat kebugaran jasmani atlet puslatda kota Denpasar mayoritas dalam kategori kurang sehingga diperlukan program latihan yang terencana dalam memperbaiki tingkat kebugaran jasmani supaya tercapai peningkatan prestasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali.
Peran Pendidikan Jasmani Dalam Mengembangkan Kreativitas Dan Motivasi Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar Asy'ari, Fadli Adiya; Rahmawati, Alya; Melinda, Meli; Rizki; Pramana, Esa; Somantri, Dimas; Herdiansyah, Sopyan; Fauzi, Rizal Ahmad
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i1.90750

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pendidikan jasmani dalam menumbuhkan kreativitas dan motivasi di kalangan siswa sekolah dasar. Melalui wawancara mendalam dengan guru, studi ini mengungkapkan bahwa pendidikan jasmani memainkan peran penting dalam pengembangan holistik siswa, yang meliputi aspek fisik, sosial, emosional, dan kognitif. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan 4 partisipan analisis data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa terlibat dalam aktivitas fisik dan olahraga dapat secara signifikan meningkatkan kreativitas dan motivasi intrinsik siswa. Lebih jauh, studi ini mengidentifikasi berbagai tantangan dalam menerapkan program pendidikan jasmani yang efektif, termasuk sumber daya yang terbatas, gaya belajar yang beragam, dan perlunya metode pengajaran yang inovatif.  Untuk mengatasi tantangan ini, studi ini menyarankan untuk menggabungkan kegiatan yang kreatif dan menarik, memberikan instruksi yang dipersonalisasi, dan menumbuhkan lingkungan belajar yang mendukung. Dengan menekankan pentingnya pendidikan jasmani dalam mempromosikan perkembangan fisik dan kognitif, studi ini berkontribusi pada wacana yang sedang berlangsung tentang peran pendidikan dalam memelihara individu yang berwawasan luas.
The Effect of Statistical Data Base Method on Improving Basketball Playing Skills For Adolescent Athletes Aged 13-14 Years Azahra, Fikra; Lubay, Lukmannul Haqim; Ramadhan, Kevin; M. Hafid Qolbi
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i1.91441

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of a game-understanding-based training method combined with statistical database evaluation in improving basketball playing skills among adolescent athletes aged 11–14 years. The research employed a quasi-experimental design with a pre-test post-test control group. A total of 20 athletes were selected purposively from basketball clubs in Bandung Regency. The instruments used were based on game performance statistics derived from FIBA.LIVESTATS and measured using the Game Performance Assessment Instrument (GPAI). Data analysis was conducted using the paired sample t-test as a parametric test. The results showed a significant improvement in the experimental group (p = 0.000 < 0.05), indicating enhancements in both technical and tactical playing skills. These findings suggest that a statistical data-based approach can enhance the quality of training and the accuracy of performance evaluation in adolescent athletes. The study recommends integrating data-driven evaluation systems into long-term athlete development programs for youth.