cover
Contact Name
Ivan Widiyanto
Contact Email
ivan@petra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
qhenc@petra.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Share : Journal of Service Learning
ISSN : 23387866     EISSN : 26554720     DOI : -
Jurnal SHARE memfokuskan pada materi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen, praktisi maupun mahasiswa. Secara filosofis, “jati diri“ jurnal dapat dimaknai sebagai berikut: 1. “SHARE“ merupakan akronim dari SHaring – Action – REflection yang berarti “berbagi, tindakan dan refleksi“. Ini memiliki makna sebuah proses yang berkelanjutan. 2. Kata “SHARE“ sendiri berarti berbagi. Ini mengisyaratkan 4 hal prinsip: a. Hakekat dari hidup adalah berbagi dengan sesama. b. Ilmu pengetahuan bersifat universal sehingga haruslah dibagi dan diabdikan. c. Panggilan seorang pendidik adalah membagi ilmu dan pengalaman dengan sesama pendidik, mahasiswa dan masyarakat. d. Berbagi merupakan pengejawantahan nilai-nilai kristiani. 3. Penggunaan warna biru mewakili makna kestabilan dan intelegency sehingga media ini diharapkan terbit secara rutin, konsisten dengan makna filosofis yang disandangnya, bersubstansi ilmiah dan mewakili kecerdasan intelektual penulisnya
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026" : 3 Documents clear
Pemberdayaan UMKM Orang Tua Anak Down Syndrome melalui Pelatihan Fotografi Produk dan Desain Pemasaran Digital Widodo, Andreas Slamet; Octavia, Ercilia Rini; Ismail, Anugrah Irfan; Santoso, Arief Iman; Gasti, Diska Rahmita
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.%p

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh orang tua anak dengan Down Syndrome merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus membangun inklusi ekonomi bagi kelompok rentan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Sebelas Maret bekerja sama dengan Pusat Informasi dan Komunikasi Orang Tua Anak Down Syndrome (PIK POTADS) Jawa Tengah. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan digital dalam branding dan pemasaran produk melalui pelatihan fotografi produk dengan smartphone, desain konten promosi menggunakan aplikasi Canva, pemanfaatan Instagram sebagai media pemasaran, serta pengenalan marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan interaktif, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi berbasis observasi dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan: 80% peserta mampu menghasilkan foto produk yang lebih baik, 70% berhasil membuat desain promosi digital, dan 62,5% memiliki akun Instagram khusus produk. Dari jumlah tersebut, 12 peserta secara konsisten melakukan unggahan rutin setelah pelatihan, yang menjadi bukti antusiasme tinggi dalam menerapkan hasil pembelajaran. Tingkat kepuasan peserta yang mencapai 85% memperkuat klaim keberhasilan program ini. Meski demikian, masih ditemui kendala berupa keterbatasan perangkat digital, rendahnya literasi teknologi, serta jumlah pendamping yang terbatas. Refleksi atas kendala ini menegaskan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh dukungan fasilitas dan pendampingan berkelanjutan. Dampak program tidak hanya pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada aspek sosial berupa tumbuhnya kepercayaan diri, motivasi berwirausaha, dan penguatan jejaring pemasaran berbasis komunitas. Oleh karena itu, direkomendasikan agar program lanjutan mencakup penyediaan perangkat digital yang terjangkau, pendampingan literasi digital tingkat lanjut, serta kolaborasi dengan mahasiswa, relawan, dan mitra eksternal untuk memperluas dampak pada komunitas inklusif lainnya di Indonesia.
Optimalisasi Pengetahuan dalam Penanganan Kegawatan Kejang Demam Balita pada Ibu Dasawisma Taman Pondok Jati Sidoarjo Prastyawati, Irine Yunila; Astuti, Martha Sri; Yuliati, Ignata
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.%p

Abstract

Kejang demam merupakan kondisi kegawatdaruratan bidang kesehatan anak yang umum terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun dan seringkali menimbulkan kepanikan di lingkungan rumah, terutama jika pengetahuan masyarakat masih terbatas. Pada umumnya kejang demam dapat menyebabkan trauma psikologis pada keluarga serta berisiko fatal apabila penanganan awal tidak dilakukan secara tepat. Kasus kejang demam sebagian besar terjadi di rumah, sehingga hal ini menjadikan peran ibu sebagai penolong pertama sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu – ibu Dasawisma Dua PKK RT 23 Perumahan Taman Pondok Jati, Geluran, Taman, Sidoarjo dalam penanganan kegawatan kejang demam balita. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan redemonstrasi, serta pemantauan melalui WhatssApp Group. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 20 peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 55% dalam kategori baik. Antusiasme peserta juga terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, terutama terkait perbedaan kejang demam dan epilepsi serta indikasi medis yang membutuhkan rujukan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. Edukasi ini tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, tetapi juga menciptakan agen perubahan dalam masyarakat. Disarankan keterlibatan lebih lanjut dari kader posyandu dan perangkat RT/RW guna memperluas dampak edukasi dan memastikan kontinuitas praktik yang telah diajarkan.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Charitta Perempuan Ardimulyo Melalui Peningkatan Kapasitas Pengolahan Produk Pangan (Kue dan Bakery) Berbahan Lokal Herdono, Ignatius Ismojo; Wibowo, Otje Herman; Oktavio, Adrie; Setiawardhani, Nanny; Sutopo, Viony Alexandra
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.%p

Abstract

Pemberdayaan perempuan desa merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terhadap kelompok Charitta Perempuan di Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang bergerak dalam produksi olahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, dengan menempatkan anggota kelompok sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan usaha, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 250–300 donat per bulan menjadi hampir dua kali lipat, diiringi konsistensi kualitas produk yang lebih baik melalui pemanfaatan peralatan semi-modern. Kelompok juga berhasil melakukan diversifikasi produk berbasis bahan lokal, seperti donat pisang, roti singkong, dan brownies ubi ungu, serta meningkatkan identitas produk melalui kemasan berlabel. Aspek manajemen usaha dan pemasaran digital juga mengalami kemajuan signifikan dengan penerapan pencatatan keuangan sederhana, strategi harga, pembagian peran, dan promosi melalui media sosial serta platform e-commerce. Dampak sosial dan psikologis terlihat dari meningkatnya motivasi, kepercayaan diri, dan solidaritas anggota kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan desa melalui intervensi terstruktur dan partisipatif tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan pangan lokal, serta membuka peluang bagi ekspansi usaha yang berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 3