cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
ISSN : 16933591     EISSN : 2579910X     DOI : -
Core Subject : Science,
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, and Pharmaceutical Care.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Phenomenological Study of Hemodialysis Therapy Compliance in Chronic Renal Failure Patients at El Syifa Hospital (Fresenius Kidney Care) Kuningan West Java Ganjar Taufik; Ika Puspita Sari; Ika Yuni Astuti
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.13317

Abstract

The problem of kidney failure patients in El Syifa Hospital (Fresenius Kidney Care) In Kuningan, West Java continues to increase year on year and in 2019 by 140. By 2020 it will increase to 155 sufferers. The data of patients undergoing hemodialysis therapy. The purpose of knowing the cause of the phenomenon of renal failure and along with factors that affect the non-compliance of kidney failure patients to perform hemodialysis therapy El Syifa Hospital (Fresenius Kidney Care) Kuningan West Java. The research design method used is descriptive with purpusive sampling. Research instruments in the form of interviews, data in Analysis by Colaizzi method, the results of the study data on the type of kemalin men 60% and women 40% Due to the habits of smoking, drinking fizzy drinks, and alcoholic beverages. The result data was obtained, irregular participants (70%), and the tertur (30%) irregularities include economic factors (44%), health (4%), support (10%), employment (4%). No symptoms (6%), personal agitation (2%), duration 5 hours, and with a duration of 2 x in 1 week.
Pengaruh Rasio Biji Kemiri dan Pasir Hitam sebagai Media Sangrai Terhadap Karakteristik Fisik Minyak Kemiri Daerah Kalimantan Rini Sutiofani; Aldi Budi Riyanta; Purgiyanti Purgiyanti
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.8960

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) banyak dimanfaatkan masyarakat salah satunya sebagai bumbu masakan. Minyak kemiri juga dinilai bermanfaat untuk kesehatan rambut. Karakteristik fisik minyak kemiri digunakan untuk menentukan kualitas minyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari rasio biji kemiri dan pasir hitam sebagai media sangrai terhadap karakteristik fisik minyak kemiri daerah Kalimantan. Karakteristik fisik yang diamati yaitu organoleptis dengan meliputi warna, bau dan rasa, % rendemen, bobot jenis, viskositas, titik cair dan bilangan asam. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan pemanggangan biji kemiri dengan pasir hitam dalam rasio 1:1,3; 1:2; dan 1:4. Hasil dari penelitian menunjukkan rasio 1:2 dan rasio 1:4 memiliki karakteristik fisik yang baik dilihat dari uji % rendemen, titik cair, dan bobot jenis minyak pada rasio 1:2 dan uji bilangan asam pada rasio 1:4.
Hubungan antara Pengetahuan Pasien terhadap Terapi Komplementer dengan Luaran Terapi pada Pasien Hipertensi Di Beberapa Puskesmas Area Kota Yogyakarta Ayu Lestari; Imaniar Noor Faridah
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.9283

Abstract

Prevalensi kejadian hipertensi diketahui tinggi pada negara dengan pendapatan rendah dan menengah seperti Indonesia. Dengan berbagai alasan tertentu, beberapa orang lebih memilih menggunakan pengobatan tradisional sebagai terapi komplementer yang dikombinasi dengan terapi konvensional. Pengetahuan terhadap pengobatan tradisional merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang untuk memilih pengobatan yang sesuai dan memiliki kontribusi pada luaran terapinya. Tujuan dari penelitian cross-sectional ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien mengenai pengobatan tradisional dengan luaran terapi (berupa tekanan darah) pada pasien hipertensi dari beberapa puskesmas di Yogyakarta. Kuisioner yang digunakan meliputi 20 item pertanyaan yang digunakan untuk menilai pengetahuan pasien. Penelitian ini melibatkan 116 pasien yang telah didiagnosa mengalami hipertensi dan menggunakan kombinasi terapi tradisional dan konvensional. Karakteristik pasien pada penelitian ini banyak yang geriatri (43.10%), perempuan (67.24%), status menikah (79.31%), dan menggunakan mentimun (44%) atau seledri (25%) untuk pengobatan tradional yang dikombinasikan dengan terapi konvensional. Pengetahuan pasien terhadap pengobatan tradisional termasuk tinggi (63.8%), selain itu banyak juga pasien yang memiliki tekanan darah yang terkontrol (56.9%). Namun berdasarkan perhitungan statistik, diketahui tidak ada hubungan antara pengetahuan pasien terhadap pengobatan tradisional dengan luaran terapi (p>0.05).
Indeks dan Panduan Penulis Pharmacy Vol. 18 No. 01 Juli 2021 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 01 Juli 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i1.13254

Abstract

Indeks dan Panduan Penulis Pharmacy Vol. 18 No. 01 Juli 2021
Effective Empiric Antimicrobial Therapy of Bacterial Meningitis and Encephalitis Diyan Ajeng Rossetyowati; Ika Puspita Sari; Tri Murti Andayani; Titik Nuryastuti
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.13257

Abstract

Bacterial meningitis-encephalitis (ME) management therapy is critical to appropriately manage clinical outcomes. This study aims to provide recommendations on appropriate empiric antimicrobial to support the healing period and reduce the risk of disease severity. A cross-sectional study, including inpatients without comorbid diagnosed with bacterial ME, was conducted, and records of antimicrobial prescriptions were obtained. Sociodemographic, clinical (diagnostic), and pharmacological (antimicrobial) variables were assessed. Through multivariate analysis, variables associated with the use of antimicrobials for bacterial infections were identified. A total of 45 patients with ME. The patients, who were from surrounding Center Java and Yogyakarta, had a mean age of 11.27 ± 16.93 years and a male predominance of 56.9% (n = 23). The most frequent bacterial infections were caused by: S. haemolyticus and S. epidermidis (25.93%). A total of 100% the patients (n = 45) received a prescription for empiric antibiotics, predominantly 3rd generation cephalosporin e.c ceftriaxone (35.56%) and cefotaxime (13.33%). Empiric antimicrobials are frequently prescribed for the first management of bacterial ME, are considered an inappropriate practice due to a lack of clinical benefits, increased generation of antimicrobial resistance, and risk of adverse reactions due to the use of medications that patients do not require. Drug utilization studies are a great tool for monitoring how antimicrobial is being used and planning interventions to improve their use.
Formulasi, Evaluasi Mutu Fisik, dan Uji Aktivitas Antijamur Sabun Transparan Ekstrak Etanol 96% Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata (L.) R.M.King & H.Rob.) Putu Ayu Ratih Listiani; Putu Ika Indah indraswari
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.9035

Abstract

Tanaman kirinyuh (Chromolaena odorata (L.) R.M.King & H.Rob.) memiliki kandungan fenol, triterpenoid, flavonoid dan alkaloid yang memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan jamur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat formulasi, mengevaluasi, serta melihat aktivitas antijamur ekstrak etanol daun kirinyuh setelah diformulasikan sebagai sediaan sabun transparan. Konsentrasi ekstrak etanol daun kirinyuh yang digunakan untuk membuat sabun transparan sebesar 75%. Evaluasi mutu fisik sabun transparan berupa uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, dan uji stabilitas busa. Hasil pengujian menunjukkan sediaan sabun transparan yang dihasilkan homogen, memiliki busa yang stabil selama penyimpanan serta pH yang berkisar antara 9 hingga 10. Hasil seluruh pengujian mutu sabun transparan telah memenuhi standar dan menunjukkan bahwa semua formula stabil selama empat minggu penyimpanan. Uji aktivitas antijamur terhadap jamur Candida albicans menunjukkan bahwa formula 2 menghasilkan aktivitas antijamur terbaik dengan zona hambat yang dihasilkan sebesar 19,67 mm.
Pengaruh Metode Medication Picture dengan Metode Pill Count terhadap Kepatuhan Pasien Lansia dalam Penggunaan Obat Oral Antidiabetes dan Oral Antihipertensi Ninik Mas Ulfa; Eziah Ika Lubada; Rizky Darmawan
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.8620

Abstract

Kepatuhan minum obat sangat menentukan keberhasilan terapi, terutama pada pasien lansia. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepatuhan pasien lansia dalam menggunakan obat oral antidiabetes (OAD) dan obat oral antihipertensi. Metode kepatuhan yang digunakan adalah metode medication picture dan metode pill count. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Besar sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 60 pasien lansia, yang terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A merupakan pasien lansia yang mendapat metode medication picture dan kelompok B mendapatkan metode pill count. Hasil penelitian dengan analisis chi square diperoleh bahwa metode medication picture dapat meningkatkan kepatuhan minum obat oral antidiabetes pasien lansia sebesar 93,3% dengan p value < 0,05 dibandingkan dengan metode pill count 63,3%. Tetapi pada kepatuhan minum obat oral antihipertensi dari kedua metode tersebut tidak memberikan perbedaan yang signifikan dengan nilai p value > 0,05.
The Effect of Black Cumin Seed Oil on Active Smokers Based on Interleukin-1β Activity and Neutrophil Shabrina Arwi Laily; Titiek Hidayati; Akrom Akrom; Vivi Sofia
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.13318

Abstract

Health problems due to exposure to cigarettes cause the body to fight against the occurrence of immune responses, one of which is leukocytes. The most common types of leukocytes are neutrophils, which are about 50-70% with a function as the body's line of defense against foreign substances. One of the toxic components in cigarettes is nicotine. Nicotine in cigarettes can induce the production of IL-1β. Black Cumin Seed Oil (BCSO) in various studies has been widely used as a supplement, especially as an immunomodulator. This study used a single-blind Randomized Controlled Trial (RCT) method, with a total of 39 test subjects divided into four groups for 30 days. Group 1 received placebo 3x1 capsules/day, group 2 received BCSO 3x1 capsules/day, group 3 received BCSO 3x2 capsules/day, and group 4 received BCSO 3x3 capsules/day. Data analysis used a one-way ANOVA test to see the average neutrophils between treatment groups. While the average levels of IL-1β using the method of Kruskall Wallis. The test results are said to be significant if p 0.05. The p value of the ANOVA test was 0.16 neutrophil levels. In Kruskal Wallis, the –p value for IL-1β is 0.43. BCSO administration does not affect IL-1β levels in smokers and BCSO doses 3x1 capsules/day can reduce neutrophil levels.
Kemampuan Pati Pregelatinasi Buah Sukun (Artocarpus altilis (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg) sebagai Bahan Penghancur pada Tablet Eritromisin Stearat Wulan Anggraeni; Hestiary Ratih; Nabila Anis; Abilyo Ramadan
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.9125

Abstract

Pati merupakan salah satu disintegran sediaan tablet yang berfungsi menghancurkan tablet sehingga zat aktif dapat dilepaskan. Tujuan penelitian ini untuk memanfaatkan pati hasil pregelatinasi dari buah sukun (Artocarpus altilis (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg) sebagai bahan penghancur pada tablet eritromisin stearat (ERS). Penelitian diawali dengan mengidentifikasi kemampuan pati pregelatinasi buah sukun (PPBS) dengan melakukan uji swelling power dari pregelatinasi pati pada suhu 0, 60, 70, 80 dan 90oC. Pati yang memiliki swelling power yang paling baik dipilih sebagai bahan penghancur pada tablet ERS. Dalam penelitian ini dibuat 4 formula, yaitu F1 (ERS tunggal), F2 (ERS-PPBS, 9:1), F3 (ERS-PPBS, 7:3) dan F4 (ERS-PPBS, 1:1). Tablet dikempa langsung dengan alat kompaktibilitas (hydrolic press), selanjutnya tablet dievaluasi kekerasan, kerapuhan, kompaktibilitas dan waktu hancur tablet serta dikarakterisasi dengan scanning electron microscopy (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pati pregelatinasi buah sukun dapat menurunkan nilai kekuatan tarik (tensile strength) campuran massa kempa. Fotomikrograf SEM menunjukkan penambahan pati pregelatinasi buah sukun dapat mencegah terjadinya sintering pada tablet ERS. Tablet campuran ERS-PPBS dapat meningkatkan waktu hancur dari pada tablet ERS tunggal. Waktu hancur paling cepat terjadi pada F4 yaitu pada 0,45±0,06 menit. Hasil ini mengindikasikan bahwa pati pregelatinasi buah sukun dapat mencegah terjadinya fenomena sintering dan meningkatkan waktu hancur tablet eritromisin stearat.
Hubungan Jumlah Obat dengan Potensial Kejadian Interaksi Obat pada Pasien Skizofrenia di Salah Satu Rumah Sakit di Kulon Progo, Yogyakarta Khoirunnisa M. Jannah; Haafizah Dania; Imaniar N. Faridah
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.9304

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan propinsi kedua tertinggi untuk proporsi skizofrenia di Indonesia. Terapi utama skizofrenia dengan antipsikotik tipikal maupun atipikal. Terapi kombinasi antipsikotik banyak digunakan terutama pada pasien yang kurang respon dengan monoterapi antipsikotik. Kecenderungan praktik polifarmasi, memungkinkan terjadinya potensi interaksi yang dapat meningkatkan atau menurunkan efek obat sehingga dapat merugikan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi interaksi obat berdasarkan mekanisme, keparahan, onset, dokumentasi klinis, level signifikansi, dan hubungan antara jumlah obat dengan potensi interaksi obat. Penelitian ini merupakan observasional analitik cross sectional yang bersifat retrospektif. Sampel sebanyak 87 pasien skizofrenia periode Januari-Desember 2017. Analisis data interaksi obat berpedoman buku Tatro Drug Interaction Facts tahun 2012, Stockley’s Drug Interactions tahun 2010, dan digunakan situs internet Medscape.com. Analisis data yang digunakan adalah uji chi square dan odds ratio untuk mengetahui seberapa besar potensi interaksi obat pada pasien yang memperoleh jumlah obat ≥3. Potensi interaksi obat yang paling banyak adalah haloperidol-trihexyfenidil sebanyak 56 kejadian (43,07%). Potensi interaksi paling banyak berdasarkan monografi interaksi obat yaitu, berdasarkan mekanisme farmakodinamik 110 kejadian (84,52%), tingkat keparahan moderat 100 kejadian (76,93%), onset kejadian delayed sebanyak 113 kejadian (86,92%), dokumentasi klinis suspected sebanyak 81 kejadian (62,31%), dan level signifikansi 2 sebanyak 71 kejadian (54,62%). Hasil uji chi square menunjukkan p-value 0,000 dan nilai odds ratio sebesar 14,857. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara jumlah obat dengan potensi interaksi obat, dengan pasien yang menerima jumlah obat ≥3 obat memiliki kemungkinan 14,857 kali lebih besar berpotensi mengalami interaksi obat.

Filter by Year

2007 2021


Filter By Issues
All Issue Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 01 Juli 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 02 Desember 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 02 Desember 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 01 Juli 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 02 Desember 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 01 Juli 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 02 Desember 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 01 Juli 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 01 Juli 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 02 Desember 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 01 Juli 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 02 Desember 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 01 Juli 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 03 Desember 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 02 Agustus 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 01 April 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 03 Desember 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 02 Agustus 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 01 April 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 03 Desember 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 02 Agustus 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 01 April 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 03 Desember 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 02 Agustus 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 01 April 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 03 Desember 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 02 Agustus 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 01 April 2007 More Issue