cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jurnalpendidikankimiaindonesia@gmail.com
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
jpki@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia
ISSN : 20879040     EISSN : 26139537     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jpk.v3i1
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia is a scientific journal published by the Department of Chemistry Education of Ganesha University of Education. This journal aims to accommodate the articles of research results and results of community service in the field of education and learning. In the end this Journal can provide a description of the development of science and technology in the field of education for the academic community. This journal is published 2 times a year (April and October).
Articles 159 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS REPRESENTASI MULTIPEL PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA TERHADAP EFIKASI DIRI SISWA Tima, Maria Tensiana; Sutrisno, Hari
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v4i2.21896

Abstract

Tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari kimia selain dipengaruhi oleh kemampuan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah, ada faktor lain yang dapat mempengaruhi yaitu faktor psikologis siswa seperti afiksasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji afiksasi diri siswa pada penerapan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis representasi multipel dengan model pembelajaran pemecahan masalah pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan Posttest Only Design. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas siswa kelas XI MIPA pada salah satu SMA yang diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Kelas eksperimen (26 siswa) diajarkan dengan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis representasi multipel sedangkan kelas kontrol (24 siswa) diajarkan dengan model pembelajaran pemecahan masalah. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah instrumen angket. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik parametric. Berdasarkan hasil uji Independent t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan afiksasi diri siswa antara penerapan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis representasi multipel dengan model pembelajaran pemecahan masalah.ABSTRACTThe level of success of students in studying chemistry is not only influenced by the ability to master concepts and problem-solving abilities, there are other factors that can influence, namely students' psychological factors such as self-efficacy. The aims of this study were to examine students' self-efficacy in the application of multiple representation-based problem-solving learning models with problem-solving learning models on chemical equilibrium material. This research is a quasi-experimental study with Posttest Only Design. The sample in this study were two classes of students of class XI MIPA at a high school who were taken using purposive sampling technique. The experimental class (26 students) was taught with a problem-solving learning model based on multiple representations while the control class (24 students) was taught with a problem-solving learning model. The instrument used to obtain data in this study was a questionnaire instrument. The data obtained were then analyzed using parametric statistical tests. Based on the results of the Independent t-test, it was obtained a significance value of 0.002 < 0.05. So, it can be concluded that there are differences in student self-efficacy between the application of multiple representation-based problem-solving learning models with problem solving learning models.
Efektivitas Video Panduan Menggunakan Bahan Kimia untuk Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Laboratorium Subamia, I Dewa Putu; Sri Wahyuni, I Gusti Ayu Nyoman; Widiasih, Ni Nyoman
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i1.29535

Abstract

Masih adanya kecelakaan dalam menggunakan bahan kimia yang berpotensi mengancam kesehatan dan keselamatan praktikan, menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium kimia masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas video panduan menggunakan bahan kimia untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keselamatan kerja. Desain penelitian adalah pre-experimental dengan model one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 5. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling melalui google form. Jumlah sampel 31 orang dipilih secara acak dari keseluruhan mahasiswa yang mengisi form pre tes dan post tes. Metode pengumpulan data adalah tes dan angket. Analisis data menggunakan uji paired sample t test, dan uji persentase efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest lebih besar dari nilai rata-rata pretest, mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil uji persentase efektivitas 81,50% terkategori efektif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian video panduan menggunakan bahan kimia efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keselamatan kerja menggunakan bahan kimia.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH PADA MATA KULIAH KIMIA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA Priska, Melania; Peni, Natalia; Carvallo, Ludovicus; Pendy, Agnes
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v4i2.27992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk marginalizes pengembangan pembelajaran berdasarkan masalah  pada mata kuliah kimia untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa. Jenis penelitian adalah pengembangan dengan nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi semester 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes penguasaan konsep. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji normalitas dan uji homogenitas >0,05, dan nilai signifikansi uji-t <0,05. Hal ini membuktikan pengembangan pembelajaran berdasarkan masalah dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa pada mata kuliah kimia materi larutan.ABSTRACTThis study aims to analyze the development of learning based on problems in chemistry courses to improve students' mastery of concepts. This type of research is development with a nonequivalent control group design. The sample in this study were students of Biology Education Study Program semester 2, Faculty of Teacher Training and Education, University of Flores. The data collection technique used was a concept mastery test. The data were processed and analyzed using the normality test, homogeneity test, and t-test. The results show that the significance value of the normality test and homogeneity test> 0.05, and the significance value of the t-test <0.05. This proves that the development of problem-based learning can improve students' mastery of concepts in chemistry subject matter solution.
Modul Pembelajaran Kimia SMP Berbasis Scientific Approach pada Materi Asam dan Basa Berdasarkan Kurikulum 2013 Marpaung, D. N.; Pongkendek, J. J.
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i1.33647

Abstract

Banyak guru yang menerapkan pembelajaran teacher center yang membuat siswa menjadi tidak mandiri dalam belajar. Selain itu, kurangnya media pembelajaran membuat siswa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul scientific approach pada materi asam dan basa, mengetahui tingkat kelayakan modul dan respon siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakan Model ADDIE.  Subjek uji coba berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang diberikan kepada dosen dan guru sebagai validator untuk modul. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis uji kelayakan modul yang divalidasioleh ahli dinyatakan sangat layak pada aspek materi yaitu sebesar 85,6%, validasi kelayakan penyajian diperoleh sebesar 74,5% termasuk kategori layak, kelayakan penggunaan bahasa sekitar 86,1 dikategorikan sangat layak dan komponen kelayakan kegrafikan diperoleh sebesar 92,3% dikategorikan sangat layak. Respon siswa secara keseluruhan terhadap modul yaitu lah sebesar 87.38% termasuk kategori sangat layak dan dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk menunjang pembelajaran. Jadi modul yang dikembangkan dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa. Implikasi penelitian ini yaitu modul yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru sebagai bahan ajar.
ETNOKIMIA: EKSPLORASI POTENSI KEARIFAN LOKAL SASAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR KIMIA Wahyudiati, Dwi; Fitriani, Fitriani
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i2.38537

Abstract

Sebagian besar pendidik mengalami kesulitan mengintegrasikan segitiga kimia dalam pembelajaran sehingga mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep kimia yaitu pada domain mikroskopik dan simbolik. Adanya kesulitan tersebut berdampak  pada rendahnya hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa Terlebih lagi sumber belajar yang tersedia saat ini masih terfokus pada konsep-konsep yang bersifat abstrak tanpa diintegrasikan dengan pengalaman keseharian peserta didik sehingga materi kimia menjadi sulit dipahami. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk relevansi kearifan lokal Sasak dengan materi kimia dan menggali potensi kearifan lokal Sasak sebagai sumber belajar pada mata kuliah Kimia Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang merupakan gabungan model Miles & Huberman dan Spradley. Berdasasrkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan antara lain bentuk relevansi kearifan lokal Sasak dengan materi kimia dapat ditinjau berdasarkan perspektif atau pendekatan analogi, representasi, apersepsi, visualisasi dan interpretasi dan potensi kearifan lokal Sasak lombok sebagai sumber belajar pada mata kuliah Kimia Dasar yaitu pada 5 pokok bahasan antara lain materi dan perubahannya pemisahan dan pembuatan campuran, struktur atom sistem periodik unsur, dan ikatan kimia terintegrasi kearifan lokal Sasak.
MEDIA PADLET BERBANTUAN PHET SIMULATION PADA MATERI ATOM TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN RESPON SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Afifah, ST; Nurhidayanti, Ani; Jumadi, Jumadi; Aznam, Nurfina
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i2.35612

Abstract

Masa pandemi Covid-19 pada saat ini sangat bergantung pada Kemajuan teknologi. Pembelajaran secara online menyebabkan suatu masalah kecemasan, ketidaksetaraan antara anak-anak karena akses, beresiko kecanduan internet, tidak memiliki disiplin belajar yang diperlukan dalam pendidikan individu Sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar dan respon siswa setelah pembelajaran menggunakan media padlet berbantuan phet simulation. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental desain dengan desain penelitian one group pretest and posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX. Teknik analysis data menggunakan uji paired sample t test . Hasil uji normalitas pretest dan posttest di peroleh nilai hasil pretest sebesar 0,053 dan hasil postest 0,056. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data terdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai siginifikansi 2 arah yaitu 0,000<0,05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar siswa antara tes pretest dan tes posttest setelah menggunkaan media padlet berbantuan phet simulation meningkat adapun respon siswa menyatakan baik terhadap penggunaaan media padlet berbantuan phet simulation ketika pembelajaran online. Jadi penggunaan media padlet berbantuan phet simulation cocok digunakan ketika proses pembelajaran online.
PEMBELAJARAN MICROTEACHING SELAMA MASSA COVID-19 BERBASISKANTUGAS PROYEKBAGI MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA Tika, I Nyoman; Maryam2, Siti
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i2.38465

Abstract

Matakuliah microteaching merupakan salah satu mata kuliah yang menekankan pada kegiatan praktek mengajar, hanya saja dengan adanya kebijakan pembelajaran jarak jauh pelaksanaan praktek tidak dapat berlangsung dengan maksimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan mengajar mahasiswa calon guru Kimia  saat pandemic COVID-19 melalui pemberian tugas berbasis proyek. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest dan Posttest. Subjek penelitian ini adalah 8 orang mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Pengajaran Mikro. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan angket.Instrumen yang digunakan adalah lembar penilaian video mengajar mahasiswa. Keterampilan dasar mengajar dinilai atas 8 komponen yaitumembuka pelajaran, mengelola kelas, memberikan penguatan, bertanya, menjelaskan pelajaran, penggunaan media pembelajaran, mengadakan variasi, dan menutup pelajaran. Skor penilaian setiap komponen menggunakan skala 5 Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan mengajar mahasiswa pada saat pre-test sebesar 61 sedangkan pada saat posttest sebesar 89.38. Nilai komponen keterampilan mengajar saat pretest yang terendah adalah keterampilan mengelola kelas, sedangkan yang tertinggi adalahketerampilan membuka pelajaran. Dengan demikian,  pemberian tugas  berbasis  proyek  meningkatkan  keterampilan mengajar mahasiswa calon guru kimia saat pandemic COVID-19 sebesar 28,38 poin, dengan komponen keterampilan mengajar yang paling tinggi adalah penggunaan membuka pelajaran dengan nilai Gain sebesar 85. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis pryek secara signifikan mampu melatih keterampilan dasar mengajar calon guru kimia, dengan kriteria tinggi.
DAMPAK MODEL DISCOVERY LEARNING BERPENDEKATAN STEM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP HIDROLISIS GARAM SISWA SMA Ningkaula, T. A.; Laliyo, Lukman Abdul Rauf; Iyabu, H.; Abdullah, R.
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i1.28871

Abstract

Salah satu materi kimia yang membutuhkan pemahaman konsep yang benar karena banyak mengandung konsep yang abstrak dan kompleks adalah materi Hidrolisis Garam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model discovery learning berpendekatan science, technology, eengineering, and mathematic (STEM)  terhadap pemahaman konsep siswa SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Quasi Eksperimental ini menggunakan disain Pretest-Posttest Control Group. Sampel berjumlah 180 siswa, yaitu sebanyak 91 siswa kelompok eksperimen dan 89 siswa kelompok kontrol. Kelompok eksperimen dibelajarkan dengan model Discovery Learning berpendekatan STEM, dan untuk kelompok kontrol dibelajarkan dengan model Discovery Learning berpendekatan Saintifik Inkuiri. Intrumen yang digunakan adalah four-tier multiple choice test. Hasil pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney dan Wilcoxon dengan taraf signifikan kurang dari 0,05, menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Temuan ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berpendekatan STEM terhadap pemahaman konsep siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran kimia di masa depan. Sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa.
GAMIFIKASI UNTUK PENDIDIKAN: PEMBELAJARAN KIMIA YANG MENYENANGKAN PADA MASA PANDEMIC COVID-19 Lutfi, Achmad; Aini, Nur Qurrotur; Amalia, Nurul; Umah, Putri Amiratul; Rukmana, Maissy Diana
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i2.38486

Abstract

Pembelajaran kimia secara daring dikeluhkan karena terasa bosan oleh peserta didik sehingga perlu upaya agar tercipta pembelajaran yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas penggunaan permainan bersarana smartphone atau computer sebagai media pembelajaran kimia di era pandemi covid 19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain the posttest-only control group. Penelitian telah dilakukan terhadap empat kelas peserta didik SMA, pembelajaran kimia dilakukan dengan menggunakan permainan sebagai media pembelajaran. Sebelum pembelajaran dilakukan pretest, dan setelah pembelajaran secara daring dilakukan posttest dan pemberian angket. Skor hasil pembelajaran dianalisis dengan bantuan program SPSS untuk mengetahuan kenaikan hasil belajar dan tingkat ketuntasannya, sedangkan hasil angket disajikan dalam prosentasi dan dianalisi secara deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan antara hasil belajar sebelum (pretest) dengan hasil belajar sesudah pembelajaran (posttest), ketuntasasan dapat tercapai dan peserta didik merasakan pembelajaran kimia dengan permainan sebagai media pembelajaran dapat memberikan semangat belajar dan dapat menghibur diri, dirasakan menyenangkan selama pembelajaran. Peserta didik mendukung penggunaan permainan sebagai media pembelajaran selama belajar di rumah, sehingga permainan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran kimia pada masa pandemi covid-19.
DAMPAK MEDIA VIDEO BERBASIS POWERPOINT PADA PEMBELAJARAN MATERI LARUTAN ASAM-BASA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Fhonna, Sarah Nadya; Gani, Abdul; Nasir, Muhammad
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v5i2.35166

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir siswa dapat disebabkan oleh strategi yang diterapkan guru dalam pembelajaran belum berorientasi pada pemberdayaan berpikir tingkat tinggi, dan hanya menekankan pada pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan media video berbasis powerpoint pada materi larutan asam-basa untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen menggunakan desain one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI yang berjumlah 130 peserta didik yang terbagi ke dalam 5 kelas. Sampel dalam penelitian ini di pilih dengan teknik purposive sampling yaitu peserta didik kelas XI MIA 1 yang berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar dalam bentuk 14 soal pilihan ganda, lembar observasi aktivitas dan angket tanggapan peserta didik. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji-t dua pihak setelah uji prasyarat terpenuhi. Hasil analisis data diperoleh 20,073 dengan α=0,05 dan dk=14 maka diperoleh=2,14 sehingga disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah dibelajarkan melalui penerapan media video berbasis powerpoint pada materi larutan asam basa. Data aktivitas dan tanggapan peserta didik diolah secara deskriptif sehingga diperoleh hasil bahwa 85,95% peserta didik melakukan aktivitas yang diharapkan serta tanggapan peserta didik terhadap penerapan media video berbasis powerpoint diperoleh sebesar 93,17% yang tergolong dalam kategori sangat baik.

Page 6 of 16 | Total Record : 159