cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
admin@aulad.org
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Aulad : Journal on Early Childhood
ISSN : 26554798     EISSN : 2655433X     DOI : -
Aulad : Journal on Early Childhood is a periodically scientific journal published by Program Studi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues on Early Childhood. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals to publish their researches in our Journal. This Journal is published every April, August and December annually. Scientific paper submitted to this journal should follow the following guidelines As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : -
Articles 645 Documents
Program SANBERQU (Santai Bersama Alqur’an) dalam Pembentukan Karakteristik Siswa di SMP Negeri 40 Medan Mhd. Rifky Azmi; Hasrian Rudi Setiawan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Program SANBERQU (Santai Bersama Al-Quran) di UPT SMP Negeri 40 Medan membentuk karakter siswa, serta variabel apa saja yang berperan dalam proses tersebut. Strategi deskriptif digunakan dalam penelitian kualitatif ini. Siswa, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan pengajar pendidikan agama Islam terlibat dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Membaca Al-Quran, berdoa, dan memberikan khutbah agama yang mencakup ajaran Islam dan prinsip-prinsip moral adalah beberapa cara Program SANBERQU membantu siswa mengembangkan karakter keagamaan mereka, menurut hasil penelitian. Selain mengajarkan siswa tentang Islam, program ini memberi mereka kesempatan untuk tumbuh secara spiritual, mengembangkan pengendalian diri, dan mengadopsi pola perilaku yang lebih Islami. Untuk membangun lingkungan pendidikan keagamaan, Program SANBERQU bergantung pada dedikasi kepala sekolah, keterlibatan pengajar, dan dukungan keseluruhan dari komunitas sekolah. Sebagian siswa memiliki pemahaman yang dangkal tentang informasi keagamaan, sebagian lainnya kurang memiliki kemauan untuk aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan, dan minat siswa dalam pembelajaran agama telah terpengaruh oleh kemajuan teknologi dan globalisasi. Oleh karena itu, Program SANBERQU merupakan inisiatif sekolah yang bertujuan untuk membentuk karakter keagamaan siswa dengan secara konsisten menanamkan prinsip-prinsip keagamaan dalam kehidupan mereka.
Integrasi Deep learning dan Kurikulum Cinta dalam Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Sebuah Kajian Literatur Alfiatun Nisaa' Khirah Zaafirah; Muthmainnah Muthmainnah; Ika Budi Maryatun
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.1433

Abstract

Pendidikan seks anak usia dini penting untuk membantu anak mengenali tubuh, memahami batas pribadi, dan mengembangkan keterampilan perlindungan diri, tetapi pelaksanaannya masih menghadapi hambatan komunikasi dan sensitivitas budaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tema utama serta menyintesiskan hubungan antara pendidikan seks anak usia dini, Pembelajaran Mendalam, dan Kurikulum Berbasis Cinta. Penelitian menggunakan integrative literature review dengan artikel ilmiah yang memenuhi kriteria seleksi sebagai unit analisis. Data dikumpulkan melalui lembar ekstraksi dan matriks analisis, kemudian dianalisis menggunakan thematic synthesis melalui pengodean, pembentukan subtema, pengembangan tema, dan sintesis antartema. Hasil kajian menghasilkan empat tema, yaitu kesadaran tubuh dan perlindungan diri, kesiapan dan komunikasi pendidik, pembelajaran dialogis dan bermakna, serta relasi kasih dan rasa aman. Sintesis keempat tema menghasilkan Deep Love Learning Framework yang dapat mendukung pendidikan seks yang lebih bermakna, aman, dialogis, dan sesuai perkembangan anak.  
Kesiapan Masuk SD dalam Kebijakan SPMB: Sintesis Ekologis tentang Transisi PAUD-SD Dien Nurmarina Malik Fadjar; Maila Dinia Husni Rahiem
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.1682

Abstract

Transisi PAUD-SD penting dibahas karena keputusan masuk sekolah memengaruhi hak anak, kesejahteraan psikologis, dan mutu pembelajaran kelas awal. Artikel ini bertujuan mensintesis konsep kesiapan masuk SD dalam kebijakan SPMB serta merumuskan implikasi transisi berbasis ekosistem perkembangan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif-integratif; subjek kajian berupa 48 sumber yang mencakup artikel jurnal, buku teori perkembangan, dokumen kebijakan, dan pedoman lembaga internasional. Data dikumpulkan melalui penelusuran terarah pada Scopus, Google Scholar, DOAJ, laman regulasi, dan situs lembaga internasional menggunakan matriks ekstraksi literatur dengan indikator dimensi anak, keluarga, sekolah, asesmen, dan kebijakan. Analisis dilakukan dengan pengkodean tematik dan sintesis komparatif. Hasil menunjukkan bahwa kesiapan sekolah mencakup regulasi diri, sosial-emosional, bahasa, motorik, kognitif, dukungan keluarga, dan kesiapan sekolah menerima keragaman anak. Implikasinya, SPMB perlu menegaskan asesmen multidimensi, masa transisi ramah anak, serta larangan calistung sebagai syarat penerimaan SD
Internalizing Islamic Educational Values through Parental Mediation: Digital Parenting Practices among Muslim Families in Mataram Nani Husnaini; Saparudin Saparudin; Ahyar Ahyar; Abdulloh Fuadi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.1752

Abstract

This study aimed to analyze how Muslim parents mediate digital technology use among young children and how Islamic educational values are internalized through these digital parenting practices in Mataram City. This descriptive qualitative study involved six  parents of children aged 3–7 in Mataram who actively mediated their children’s digital device use. Data were collected through interviews, non-participant observation, and documentation, and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s procedures of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings showed that parental mediation was implemented through restriction, active mediation, and co-use. Through these practices, the internalization of Islamic values occurred through four interrelated processes: value introduction through content curation and rules, meaning-making through dialogue and guidance, value habituation through parental role modelling and relational reinforcement, and value reaffirmation through correction, protection, and reflection. This study contributes to parental mediation theory by extending it from media-use regulation to Islamic value mediation and supports value-based digital parenting guidance in early childhood education.
Storytelling Method to Enhance Learning Interest in Indonesian Language Learning Feni Lestari; Tri Shandra Abridinata Wibowo
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Storytelling dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SD Negeri 2 Tugu Harum serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas VI dan guru Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, dan siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui pengodean, kategorisasi, perbandingan antarsumber, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Storytelling yang dilaksanakan melalui pemilihan cerita kontekstual, penggunaan media visual sederhana, penyampaian ekspresif dan interaktif, diskusi, refleksi, serta evaluasi berkaitan dengan peningkatan perhatian, partisipasi, rasa ingin tahu, dan kesenangan belajar. Persentase indikator yang diamati meningkat dari rentang 15–30% pada kondisi awal menjadi 80–95% pada tahap kedua. Faktor pendukung meliputi kreativitas guru, respons siswa, dan dukungan sekolah, sedangkan hambatan utama berupa keterbatasan waktu dan media visual. Temuan ini menunjukkan bahwa Storytelling dapat menjadi strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dan partisipatif di sekolah dasar.