cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,671 Documents
Pelatihan Tentang Penggunaan Ikan Sebagai Indikator dalam Menentukan Kualitas Air Sungai di Ampenan Tengah Mataram Khairuddin Khairuddin; M. Yamin; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.336 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.244

Abstract

Abstrak: Air adalah kebutuhan vital dalam  kehidupan manusia. Hewan yang hidup di perairan sungai seperti ikan dapat menjadi indikator dalam penentuan kualitas air di sungai seperti sungai di Ampenan Tengah Mataram. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk: 1) Melatih masyarakat sasaran di Ampenan Tengah untuk mengenal berbagai jenis ikan sebagai indikator biologi di Ampenan Tengah Mataram, 2) Memberikan pengetahuan tentang pengertian ikan sebagai parameter biologi pada masyarakar sasaran di Ampenan Tengah Mataram. 3) Memberikan contoh tentang cara menggunakan ikan dalam menentukan kualitasa air sungai di Ampenan Tengah Mataram dan 4) Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan  beberapa pendekatan dan metode adaah: 1) Pendekatan Sosial dan birokrasi, 2) Metode ceramah, 3) Metode demonstrasi dan praktek lapangan dan 4) Metode tanya jawab. Pelaksanaan Pelatihan menggunakan  ikan sebagai indikator untuk menentukan Kualitas Air Sungai Di Ampenan. Jumlah  peserta 20 orang dalam diskusi mereka cukup aktif.  Dari hasil evaluasi  95 % peserta dapat memahami dengan baik materi dan keterampilan dalam pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini telah dapat memberikan pemahaman tentang jenis-jenis ikan sebagai indikator penenuan kualias air.  Selain itu peserta pelatihan telah memiliki keahlian dan keterampilan dalam menggunakan ikan sebagai indikator dalam menentukan kualitas air sungai dan dapat menerima informasi tentang pengetahuan dan perilaku yang dapat meredam terjadinya penurunan kualitas air sungai di kelurahan Ampenan Tengah dari para pelatih dari program studi pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram. Kata Kunci: Ikan,   Kualitas air sungai, Ampenan
Pembinaan Masyarakat dalam Budidaya Tanaman Cabai Rawit dengan Sistem Bedengan Lahan dan Aplikasi Mulsa Plastik Ahmad Raksun; Karnan Karnan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.016 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.240

Abstract

Abstrak: Masyarakat tani Dusun Mertak Umbak Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah masih memiliki pengetahuan tentang budidaya pertanian yang rendah. Rendahnya pengetahuan masyarakat berdampak pada rendahnya hasil usaha pertanian yang mereka peroleh. Oleh karena itu diperlukan pembinaan masyarakat tani Dusun Mertak Umbak tentang usaha pertanian berbasis agribisnis. Salah satu tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan dapat dikembangkan di Dusun Mertak Umbak adalah tanaman cabai rawit. Masalah-masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat tani Dusun Mertak Umbak adalah: (1) Hasil usaha pertanian yang diperoleh masyarakat tani Dusun Mertak Umbak masih tergolong rendah, (2) masyarakat tani Dusun Mertak Umbak tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang budidaya tanaman cabi rawit dengan sistem bedengan dan aplikasi mulsa plastik, (3) masyarakat tani Dusun Mertak Umbak tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang pemupukan tanaman cabai rawit menggunakan kompos. Dalam upaya mengatasi masalah pertama maka tim memberikan solusi dengan membudidayakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi yaitu tanaman cabai rawit. Untuk mengatasi permasalahan kedua maka tim memberikan solusi dengan melakukan pembinaan masyarakat tani dalam budidaya tanaman cabai rawit dengan sistem bedengan dan aplikasi mulsa plastik. Selanjutnya untuk mengatasi permasalahan ketiga, tim memberikan solusi dengan melakukan pendampingan masyarakat dalam melakukan pemupukan tanaman menggunakan kompos. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah: (1) masyarakat Dusun Mertak Umbak Desa Mertak Tombok yang menjadi mitra kegiatan ini memiliki pengetahuan dan keterampilan membudidayakan cabai rawit dengan sistem bedengan lahan dan aplikasi mulsa plastik, (2) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pembuatan kompos, (3) mitra memiliki respons yang baik terhadap pelaksanaan kegiatan dan berkomitmen untuk moncoba memanfaatkan kotoran ternak yang ada disekitarnya sebagai bahan baku pembuatan kompos. Selanjutnya menggunakan kompos untuk meningkatkan hasil panen tanaman pada lahan pertanian yang mereka miliki Kata-kata kunci: Pembinaan masyarakat, budidaya cabai rawit, bedengan lahan dan mulsa plastik
Skrining dan Edukasi Pencegahan Bullying Pada Siswa SMA Negeri Di Kota Mataram Emmy Amalia; Lina Nurbaiti; Wahyu Sulistya Affarah; Hamsu Kadriyan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.598 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.245

Abstract

Abstrak: Bullying telah dikenal sebagai masalah sosial yang terutama ditemukan di kalangan pelajar. Bullying dapat membawa dampak buruk yang berat pada korban termasuk gangguan belajar, gangguan mental, gangguan fisik, dan masalah kesehatan lain. Di beberapa negara, bullying berkontribusi besar terhadap angka kejadian bunuh diri pada remaja. Kebanyakan perilaku bullying terjadi secara tersembunyi (covert) dan sering tidak dilaporkan, sehingga kurang disadari oleh kebanyakan orang. Di Indonesia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2015 merilis data bahwa kasus bullying pernah dialami sekitar 87,6 % anak dimana korban laki-laki lebih banyak dari perempuan dan perilaku bullying lebih rentan terjadi pada usia remaja awal. Penelitian Sejiwa Foundation pada tahun 2008 menunjukkan bahwa kekerasan, baik yang dilakukan oleh guru kepada siswa maupun dilakukan siswa kepada sesama siswa, terjadi di semua sekolah yang diteliti. Bentuk kekerasan meliputi bullying verbal, psikologis, serta fisik. Diduga bahwa banyak pihak yang belum menyadari bahwa tindakan yang dilakukannya merupakan suatu bentuk bullying. Hingga saat ini angka kejadian bullying di Kota Mataram tidak diketahui dan dianggap rendah. Oleh karena itu, penting untuk melakukan skrining dan mengedukasi masyarakat terutama siswa sekolah tentang bullying dan pencegahannya. Tim penulis memilih 5 (lima) SMA Negeri di Kota Mataram untuk dilakukan skrining dan edukasi. Pada masing-masing SMA Negeri yang terpilih, skrining dilakukan dengan wawancara terstruktur kepada Kepala Sekolah, Focus Group Discussion (FGD) kepada 5 (lima) orang guru, dan memberikan kuisioner kepada beberapa siswa tentang bullying. Berikutnya dilakukan edukasi dalam bentuk penyuluhan kepada siswa mengenai bullying. Kata Kunci: Skrining, Edukasi Pencegahan Bullying
Pelatihan Pembuatan Tempe Kedelai Hitam Pengrajin Tempe Kelurahan Abian Tubuh Seto Priyambodo; Ima Arum Lestarini; Basuki R; Rifana Cholidah; Palgunadi Palgunadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.938 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.224

Abstract

Abstrak: Kelurahan Abian tubuh merupakan sentra produsen tempe dan tahu di kota Mataram. Masyarakat mengandalkan pendapatan dari penjualan tahu dan tempe yang mereka buat. Selama ini mereka mempunyai pangsa pasar harian yang sudah dapat diperkirakan sehingga dalam hal produksi mereka membuat sesuai dengan permintaan dari konsumen. Permasalahan di masyarakat pengrajin tempe di kelurahan Abian Tubuh adalah terbatasnya pangsa pasar tempe sehingga diperlukan strategi untuk membuat peningkatan kualitas kandungan gizi produk tempe agar dapat mentarget penjualan ke sasaran pangsa pasar yang lebih luas. Solusi yang ditawarkan adalah dengan melakukan diversifikasi produk tempe dengan bahan kedelai hitam, yang diketahui mempunyai kandungan isoflavon yang lebih tinggi di banding kedelai kuning, sehingga diharapkan kualitas gizi tempe yang diproduksi akan lebih bagus dan dapat memperluas pemasaran.. Kata kunci: Tempe, Kedelai hitam, Abian Tubuh
Pelatihan Dokter Cilik Pada Anak-Anak Kelompok Nelayan Dusun Malaka Desa Nipah Ida Lestari Harahap; Arfi Syamsun; Pujiarohman Pujiarohman; Leni Herlina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.313 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.246

Abstract

Abstrak: Daerah pesisir pantai identik dengan mata pencaharian utama sebagai nelayan. Kelompok nelayan merupakan masyarakat yang rentan akan kemiskinan disebabkan pekerjaannya yang tidak menetap dan dipengaruhi musim. Kondisi ini berdampak pada kondisi kesehatan keluarga yang kurang. Selain kondisi tersebut. Letak geografis kelompok nelayan di pinggir pantai menjadi lingkungan dimana tempat berlabuhnya limbah dari hulu sungai. Hal ini akan memperburuk kondisi lingkungan pesisir pantai. Anak-anak nelayan perlu mendapatkan perhatian khusus terkait kesehatan diri, keluarga dan lingkungan, sehingga dirasakan perlu diberikan pelatihan untuk dapat menjadi kelompok anak-anak yang peduli akan kesehatan. Bila biasanya dokter cilik dilatih secara formal di lingkungan sekolah, kali ini kami tergerak untuk dapat membentuk kelompok dokter cilik ini dilingkup tempat tinggalnya sendiri. Kegiatan ini dilakukan di tenda pengungsian Sekolah Darurat dengan siswa siswi SDN 2 Malaka kelas VI. Kegiatan dimulai dengan penyuluhan tentang topik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat berupa Cuci Tangan Pakai Sabun dan Gosok Gigi yang Benar. Topik yang lainnya kami sesuaikan dengan Visi Misi Fakultas Kedokteran yaitu kedokteran kepulauan dengan fokus penyuluhan pada Pertolongan Pertama pada Gigitan Hewan Laut seperti Ubur-ubur, Bulu Babi dan Ular. Kemudian para siswa siswi dibagi menjadi tiga kelompok. Dalam tiap kelompok didampingi oleh mahasiswa untuk melatih masing-masing keterampilan cara mencuci tangan, menggosok gigi, penanganan luka dan pertolongan pertama terhadap gigitan hewan laut. Setelah mendapatkan pembimbingan, para siswa diminta untuk mempraktekakkan apa yang sudah dipelajari. Kata Kunci: Dokter Cilik, Anak-Anak Kelompok Nelayan, Desa Nipah
Penyuluhan Gerakan Makan Ikan Laut Sebagai Upaya Peningkatan Gizi Di SMPN 2 Gunungsari Kabupten Lombok Barat Mahrus Mahrus; Lalu Zulkifli; Dewa Ayu Citra Rasmi; Prapti Sedijani; Syamsul Bahri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.229 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.241

Abstract

Abstrak: Penyuluhan gerakan makan ikan laut sebagai upaya peningkatan gizi di SMPN 2 Gunungsari Kabuapten Lombok Barat bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan laut sebagai salah satu sumberdaya yang sangat penting sebagai penopang dalam memperbaiki gizi masyarakat. Materi penyuluhan difokuskan pada khasiat mengkonsumsi ikan laut untuk kesehatan kepada guru-guru, dan selanjutnya diteruskan kepada para siswa baik sebelum, sedang dan sesudah jam pembelajaran berlangsung, kemudian siswa menyampaikannya kepada orang tua dan keluarganya. Penyadaran guru dan siswa tentang betapa pentingnya gizi dalam masa pertumbuhan dan mengajak masyarakat untuk gemar memakan ikan sebagai upaya perbaikan gizi masyarakat merupakan kegiatan yang sudah diprogramkan pemerintah orde baru sampai sekarang ini, dengan harapan membentuk manusia Indonesia yang berkualitas. Sentuhan guru sangat dibutuhkan untuk mensosialisasikan gerakan makan ikan karena guru setiap saat dapat menyampaikannya kepada siswa baik ketika sedang mengajar di kelas maupun di luar kelas. Guru di depan para murid sebagai orang yang digugu dan ditiru memiliki peranan yang sangat penting di dalam menyampaikan pesan gerakan makan ikan, oleh karena itu kegiatan pengadian ini orang pertama yang diberikan pemahaman tentang pentingnya mengkonsumsi ikan untuk kesehatan tubuh adalah guru. Selanjutnya guru diharapkan akan menyampaikannya kepada murid dan murid akan menyampaikannya kepada orang tua dan keluarga di rumah. Melalui program ini diharapkan kegemaran masyarakat terhadap gemar makan ikan semakin meningkat, sehingga upaya menciptakan kondisi masyarakat yang sehat dan berkualitas dapat terwujud di masa depan. Sekolah sebagai salah satu media yang efektif untuk mensosialisasikan pentingnya mengkonsumsi ikan untuk kesehatan dan kecerdasan anak.Tanggapan guru sebagai kelompok sasaran adalah sangat positif. Mereka baru pertamakali menerima materi pengabdian semacam ini meskipun pernah mendapatkan informasi ini baik melalui media cetak maupun elektronik. Berdasarkan pada pengalaman yang diperoleh selama proses kegiatan pengabdian dilakukan, anggota tim menyarankan: semua pihak terkait, terutama perguruan tinggi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat perlu melakukan penelitian dan pemberdayaan masyarakat dengan program Gemar makan ikan.   Kata Kunci: Gizi, Ikan laut, Omega-3, Gemar makan ikan, Kesehatan
Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru-Guru MTs dan MA Di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Hamidsyukrie ZM; Sukardi Sukardi; Ni Made Novi Suryanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.588 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.220

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru MA dan MTs Swasta di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu dalam membuat proposal penelitian tindakan kelas (PTK). Untuk mencapai tujuan ini, kegiatan ini menggunakan metode workshop melalui cara pelatihan dan pendampingan. Hasilnya menunjukkan bahwa guru-guru mampu mengikuti   rangkaian kegiatan dan mampu membuat proposal PTK. Kegiatan disambut baik oleh guru-guru dan mereka mengharapkan agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara periodik. Kata Kunci: penyusunan proposal, penelitian tindakan kelas
Pendampingan Sekolah Siaga Bencana Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di SMK Kehutanan Qomarul Huda Lombok Barat Lily Maysari Angraini; Syamsuddin Syamsuddin; Rahadi Wirawan; Nurul Qomariyah; Bakti Sukrisna
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.263

Abstract

Based on its geographical location, West Nusa Tenggara Province is located in a disaster-prone area. Because generally disaster hazards can occur anywhere with little or no warning, it is very important to be prepared for disaster hazards to reduce the risk of their impacts. One of the most strategic efforts is through learning or training to improve the ability of the community to respond to disasters by creating a Disaster Preparedness School. The purpose of this activity is to realize the implementation of disaster management activities in schools / madrasas. The method used is (a) direct instruction to improve partner understanding related to disaster and disaster mitigation materials, (b) Group Discussion Forum to develop disaster learning modules and (c) simulations to improve disaster response partner skills. This activity will be held in the Qomarul Huda Narmada Forest High School in West Lombok-NTB. The output target of this activity is the formation of an evacuation route map as well as an explanation and the establishment of a disaster learning module that can be used in the learning process. It is hoped that by developing disaster preparedness school programs will contribute effectively to early prevention of disaster hazards.Keywords: Disaster Preparedness School, disaster mitigation, earthquake.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Menggunakan Komposter di Lingkungan Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur Susilawati Susilawati; Daniel Rinengkuh Tinarja; Fedik Novibriawan; Dewi Komala Adilatussiam; Nia Audina Zein; Meta Yunia Prastika; Nina Parwati; Ratnah Ratnah; Widia Nila Risnadewi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.921 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.259

Abstract

Abstract:  South Montong Baan Village is one of the villages in East Lombok Regency which the majority of the people there rely heavily on the agricultural sector. The problem still faced by the locals is that the lack of awareness in managing the waste. An alternative way offered to overcome the situations by educating the locals on how to make use of domestic waste and training, producing, making use, monitoring, and evaluating. The outcomes of the program held is the farmer group of South Montong Baan has potential things to produce organic fertilizer (compose) from domestic scale by using waste such as kitchen stuff and livestock manure.   The results of the waste from the composter are in the forms of liquid and non-liquid which both can be applied to the plants, the fermentation process takes about 2 till 3 weeks for the fertilizer to be used. The outcomes from monitoring and evaluating showed that the application of organic fertilizer made from domestic waste can decrease the  use of inorganic fertilizer which in turn can reduce the expense of the farming activities and the local farmer group has also committed in developing organic fertilizer from the domestic  waste  as  a   sustainable  effort  of  agricultural  development programs.Keywords: Composter, Domestic waste; Organic Fertilizer;
Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Pengrajin Anyaman Bambu “Prima Bambu” Oliver Samuel Simanjuntak; Darban Haryanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.455 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i2.285

Abstract

Abstrak: Salah satu kelompok kerajinan anyaman bambu yang berada di dusun Malangan, Kabupaten Sleman, adalah Prima Bambu. Sebagai usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berkembang, Prima Bambu mengalami permasalahan terkait: 1) Produksi, 2) Manajemen dan 3) Komunikasi Pemasaran. Pemasalahan dari aspek produksi, yaitu: ketahanan produk anyaman bambu, dan pewarnaan yang kurang menarik. Permasalahan dari aspek pemasaran, meliputi: keterbatasan produksi pada pesanan pasar, produksi hanya dipahami sebagai produksi secara “hard side”, pemasaran yang terbatas pada pasar lokal. Permasalahan dari aspek manajemen, meliputi: kemampuan desain/motif yang kurang bervariasi, lemahnya branding produk anyaman bambu. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang telah berjalan, tim PKM membantu Prima Bambu melalui kegiatan sebagai berikut: pelatihan ketrampilan treatment anyaman bambu, pelatihan komunikasi pemasaran, pendampingan pembuatan merek dagang, pendampingan pengelolaan informasi dalam desain produk, pendampingan pengembangan website yang ada untuk pemasaran (e-commerce) dan komunikasi yang efektif dengan pasar. Dari kegiatan yang terlaksana, PKM menghasilkan keluaran program sebagai berikut: penambahan peralatan produksi, pewarnaan dan treatment bambu, website berbasis multimedia, merek, dan buku manual pembudidayaan bambu dan pengembangan website.Kata kunci: Anyaman; Bambu; Produksi; Komunikasi; Manajemen

Page 3 of 168 | Total Record : 1671