cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Penyuluhan Strategi Konservasi dan Pengembangan Ekowisata Mangrove di Desa Mertak Sebagai Daerah Penyangga KEK Mandalika Lombok Tengah Lalu Zulkifli; Abdul Syukur; Agil Al Idrus; Mahrus Mahrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.194 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.574

Abstract

Desa Mertak adalah desa pantai yang memiliki potensi wisata alam dan masuk dalam wilayah pengembangan ekonomi khusus Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah. Untuk meningkatkan peran serta Masyarakat Desa Mertak Maka Tim Pengabdian menginisiasi Program pengabdian pada masyarakat yang terkait langsung dengan pemberdayaan potensi wisata alam di Desa Mertak khususnya pengembangan areal pantai Dusun Semunduk. Berkaitan dengan hal diatas tim pengabdian melakukan sosialisasi dan strategi konservasi dan pengelolaan hutan mangrove dengan Metode ceramah dan diskusi yang dilanjutkan dengan kegiatan penanaman mangrove. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pelaksanaan program pengabdian masyarakat di Dusun Semunduk dan Dusun Mertak Desa Mertak, Kecamatan Pujut Lombok Tengah telah berhasil dilakukan dengan baik. Hal ini terlihat dari antusias anggota masyarakat pada saat ceramah dan diskusi. Pada saat tahap penanaman bibit juga mereka bergotong royong melakukan penanaman sesuai dengan yang diarahkan Tim pengabdian. Diharapkan pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan dan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat lokal bahwa Desa Mertak memiliki peran penting sebagai penyangga KEK Mandalika di masa yang akan datang.
Rumah Pangan Lestari Sebagai Solusi Peningkatan Pendapatan Keluarga Yusri Ainun; Agil Al Idrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.761 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.585

Abstract

Kondisi Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi di Indonesia, tentunya membawa dampak yang cukup signifikan kepada warga Indonesia, baik dari segi kesehatan maupun perekonomian. Kondisi saat ini yang masih mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah, belajar maupun bekerja dari rumah walaupun beberapa dari sebagian masyarakat telah menjalankan aktivitas/rutinitas seperti biasa atau yang disebut dengan istilah “New Normal”. Akibatnya, banyak masyarakat yang hanya berdiam di rumah tanpa adanya perkerjaan yang dapat dikerjakan yang dapat membantu kebutuhan keluarga. Bukan hanya itu, tingkat angkatan kerja di Rabadompu Barat masih tergolong rendah karena masih banyak yang berpenghasilannya rendah. Oleh karena itu, untuk mengisi waktu luang keluarga yang sedang menjalankan isolasi di rumah, pada kegiatan KKN Terpadu Era new Normal ini kami mengadakan program Rumah Pangan Lestari (RPL). Rumah Pangan Lestari (RPL) merupakan program yang dapat dilakukan masyarakat Rabadompu Barat ditengah pandemi saat ini, yang dapat menambah ataupun meningkatkan ketahanan pangan keluarga sehingga perekonomiannya tidak menurun. Pada program RPL ini, masyarakat diajak untuk menanam seperti sayur – sayuran dan lainnya yang dapat dijual, sehingga meningkatkan pendapatan keluarga. Penggunaan ruang yang tersedia walaupun dalam luasan yang kecil akan mampu menyediakan pangan yang bernilai gizi dalam jumlah yang cukup. Model kegiatan yang dilakukan meliputi kegiatan pendidikan seperti sosialisasi dan demplot sreta pelatihan dalam menanam. Hasil kegiatan ini memberikan dampak posistif terhadap perubahan perilaku masyarakat. Lahan kosong disekitar rumah dan sepanjang kiri kanan jalan yang selama ini tidak dimanfaatkan, dapat dimanfaatkan sebagai kawasan yang menunjang ekonomi masyarakat. Pendapatan keluarga yang diperoleh masing-masing rumah tangga meningkat serta ibu – ibu yang menganggur di rumah dapat menjual hasil yang ditanam. Pendapatan keluarga yang diperoleh cukup besar untuk kebutuhan sehari – hari keluarga. Lingkungan yang dulu terkesan gersang kini berubah menjadi sejuk dan dan asri.
Kegiatan Mengajar Di Desa Gebang Baru Kecamatan Mataram Kelurahan Pagesangan Timur Yundia Pratiwi Nengsi; Agil Al Idrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.073 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.586

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengganggu proses pembelajaran secara konvensional. Maka diperlukan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif yang dapat mengatasi masalah tersebut. Dengan adanya kebijakan pemerintah untuk belajar dirumah secara daring, maka peran yang biasanya dilaksanakan oleh satuan pendidikan, sekarang telah berganti fungsi di satuan keluarga, Artinya saat ini rumah menjadi pusat kegiatan bagi semua anggota keluarga terutama orang tua. Namun ada kendala yang dialami orang tua dalam mendampingi anak belajar dirumah meliputi kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak, tidak memiliki cukup waktu untuk mendampingi anak karena harus bekerja, orang tua tidak sabar dalam mendampingi anak saat belajar dirumah. Dalam pelaksanaan daring ini ternyata orang tua memiliki banyak kendala dalam mendampingi anak belajar dirumah. Penulis melakukan pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Era New Normal ini. Kegiatan yang dilakukan dengan metode Mengajar di Kelurahan Pegesangan Timur telah terlaksana dengan baik tanpa kendala dikarenakan anak-anak sangat antusias dalam membantu terlaksananya program belajar-mengajar ini. Pelaksanaan Kegiatan Mengajar ini di desa Pegesangan Timur dengan tujuan membantu para orang tua siswa juga untuk memotivasi para peserta didik untuk lebih giat belajar dan mengerjakan tugas-tugas dari sekolah dengan semangat dan benar. Motivasi yang kami berikan yaitu dengan metode belajar yang menyenangkan yaitu belajar sambil bermain. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para peserta didik karena dengan adanya bimbingan belajar ini memberikan motivasi belajar lebih giat serta membantu para peserta didik untuk menyelesaikan tugas-tugas dari sekolah. Selain itu membantu peserta didik untuk mengahadapi ujian semester.
Pengembangan Yayasan Rumah Ilmu Melalui Penambahan Program Pembelajaran Dan Pengaplikasian Metode Pembelajaran Fun Learning di Desa Nijang Nilam Sari; Agil Al Idrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.142 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.589

Abstract

Bidang pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang terkena dampak Covid-19. Siswa, orang tua siswa, serta lembaga-lembaga pendidikan pun merasakan langsung dampak dari adanya pandemi covid-19 ini. Yayasan Rumah Ilmu yang ada di Desa Nijang merupakan salah satu lembaga pendidikan non profit yang berhenti beroperasi dimasa pandemi ini. Melalui kegiatan KKN Era New Normal Universitas Mataram, salah satu tim KKN Universitas Mataram melalui program Mengajar di Desa bertujuan untuk mengaktifkan serta mengembangkan kembali Yayasan Rumah Ilmu melalui penambahan program pembelajaran dan pengaplikasian metode pembelajaran fun learning. Metode dalam penelitian ini dibagi dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dalam pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan selama 45 hari sejak tanggal 25 November hingga 6 Januari, Yayasan Rumah Ilmu mampu menarik serta meningkatkan kembali minat belajar anak-anak di Desa Nijang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengaktifan dan pengembangan Yayasan Rumah Ilmu berhasil dilaksanakan hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan anak-anak SD sampai SMP dengan antusiasme yang luar biasa dalam mengikuti kegiatan pembelajarn program-program pembelajaran baru dengan metode pembelajaran fun learning.
Coaching Online Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Guru Sekolah Dasar Qurnia Indah Permata Sari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.296 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.595

Abstract

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberlakukan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk mencegah semakin bertambahnya penularan virus di sekolah. Ketimpangan akses internet dan masalah Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi permasalahan utama pada pemberlakuan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Oleh karena itu diperlukan pelatihan online Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi Guru Sekolah Dasar untuk mempelancar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Tujuan penulisan essay ini untuk menjelaskan peran generasi muda dalam membantu masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19 khususnya dari sektor pendidikan yaitu guru sekolah dasar. Manfaat dari penulisan artikel ini adalah untuk menginspirasi generasi muda dalam membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia terutama dalam pelaksanaan pembelajaran daring.
Analisis Perancangan LTE Home Pada Jaringan 4G LTE Berbasis Open Radio Access Network Muhamad Shodikin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.865 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.596

Abstract

Penelitian tentang LTE berlanjut hingga teknologi generasi kelima secara resmi ditetapkan oleh badan standar. Ketersediaan jaringan transmisi berbasis serat optik mendorong riset untuk mengoptimalkan kecepatan akses pelanggan rumahan sehingga PT Telkomsel meluncurkan layanan LTE Home berbasis modem CPE untuk menghadirkan komunikasi LTE. Dasar dari teknologi LTE Home adalah penguat sinyal menggunakan modem CPE di rumah pelanggan. Mudah diimplementasikan tetapi memiliki kelemahan yaitu tidak memancarkan sinyalnya sendiri dan membebani pemancar sumber LTE. Penelitian ini mengusulkan teknologi LTE Home berbasis Open Radio Access Network (ORAN) sebagai solusi, dengan memasang pemancar LTE Home di rumah pelanggan dan terkoneksi langsung ke jaringan inti melalui transmisi pita lebar milik sendiri / sewa. Penelitian ini penting dilakukan karena dapat menyelesaikan masalah konektivitas tidak langsung dengan sistem jaringan inti yang terjadi pada LTE Home berbasis modem CPE dan juga membuka peluang penerapan teknologi seperti IoT untuk rumah pintar dan gedung pintar. Metode penelitian ini menganalisis desain LTE Home berbasis ORAN, model pengukuran Key Performance Indicator (KPI) dan integrasinya ke dalam operator seluler. Batasan penelitian adalah eksplorasi teknologi LTE berbasis ORAN yang disimulasikan secara virtual terintegrasi dengan komponen Open Source. Luaran penelitian ini mendeskripsikan desain LTE Home berbasis ORAN, mendeskripsikan hardware dan software berbasis Open Source yang digunakan, menjelaskan desain dan simulasi teknik LTE Home berbasis ORAN, menjelaskan bahwa ORAN merupakan teknologi berbasis Open Source yang murah namun layak.
Pendampingan Implementasi Pembelajaran Guided Discovery Melalui Lesson Study for Learning Community (LSLC) untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Kimia Siswa SMA Zonasi Narmada Kabupaten Lombok Barat Muntari Muntari; Muti’ah Muti’ah; Syarifa Wahidah Al Idrus; Supriadi Supriadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.174 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.603

Abstract

The implementation of the learning process is always oriented towards the mastery of competence by students. One of the important competencies possessed by students is high order thinking skills (HOTS). Based on the results of observations in several high schools in the Narmada zoning, West Lombok district, it was obtained: (1) The ability of student’s critical thinking in chemistry on average was still low; (2) Students do not have the opportunity to develop the potential for critical thinking skills in learning due to the use of unsuitable learning models; (3) The ability of teachers to apply learning models that can improve students' critical thinking skills is still low; and (4) Teachers carry out learning individually so that it is difficult to evaluate the learning process as a result of continuous improvement of learning difficult to implement. The solution offered in this community service activity is in the form of teacher assistance in implementing zoning-based of lesson study for learning communities (LSLC) to improve students' critical thinking skills in chemistry. The targets of this community service activity are teachers of chemistry subjects from SMA Negeri 1 Narmada, SMA Negeri 2 Narmada, SMA Negeri 1 Lingsar, and SMA NW Narmada. This activity was carried out with a training approach, learning practice, and reflection. This activity was carried out in two stages: the first stage is socialization and workshop about LSLC, then in the second stage the lesson study (LS) practice. The results achieved from this activity are: (1) Students' critical thinking skills in chemistry subjects need to be continuously improved through various learning innovations, one of which is by implementing guided discovery learning; (2) Increased understanding of teachers regarding the principles, benefits, and scope of the lesson study and LSLC appropriately; and (3) The increased enthusiasm of teachers to implement lesson study-based learning improvements which consist of planning stages (plan), implementation of learning and observation (do), and reflection (see), and re-design.
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Kardiovaskuler pada Pegawai Rektorat Universitas Mataram Ida Ayu Eka Widiastuti; Rifana Cholidah; Gede Wira Buanayuda; Ida Bagus Alit
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.584 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.604

Abstract

Currently, the number of non-communicable diseases (PTM) is quite large and causes considerable morbidity and mortality. Globally PTM the number one cause of death every year is heart disease and blood vessels (cardiovascular). Data from the World Health Organization (WHO) states that more than 17 million people worldwide die from heart and blood vessel disease. Based on data from Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) in 2018, the incidence of heart and blood vessel disease has increased from year to year. At least, 15 out of 1000 people, or about 2,784,064 individuals in Indonesia suffer from heart disease. Cardiovascular disease often attacks productive age. Early detection is very important as a primary and secondary prevention of cardiovascular disease. The participants of this activity were 32 employees of the Mataram University Rectorate. Early detection of risk factors for cardiovascular disease is carried out through several tests: (1) anthropometric examinations, including body weight, height, body mass index, waist circumference, and body fat percentage, (2) blood pressure, and (3) blood samples examintaion to check fasting blood sugar levels and lipid profiles, which include triglyceride levels, total cholesterol, HDL cholesterol, and LDL cholesterol. From the results of the activity, it was found that the mean value of all types of examinations was abnormal, except for the levels of triglycerides and total cholesterol. Thus, in general, it can be said that participants have a high enough risk factor for cardiovascular disease.
Penguatan Pariwisata Melalui Spot Olahraga Panahan Pasar Pancingan Desa Wisata Hijau Bilebante di Masa Pandemi Covid-19 Hamzan Wadi; Noni Pratiwi; Elfatihan Egista; Muh Zubair
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.769 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.605

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sumber pendapatan Desa Wisata Hijau Bilebante. Penguatan wisata yang baik akan berpengaruh terhadap daya tarik wisatawan. Penguatan Pariwisata melalui spot olahraga panahan Pasar Pancingan Desa Wisata Hijau Bilebante di masa pandemi Covid-19 dilakuan dengan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu metode yang mampu menyajikan gambaran secara detail tentang suatu situasi, serta merupakan data yang dikumpulkan berapa kata-kata, gambar dan bukan angka. Dari program tersebut dihasilkan produk berupa pagar penghalang anak panah, papan sasaran, tempat berdiri pemanah serta penataan lokasi yang semuanya disusun menjadi spot olahraga panahan.
Workshop Teknik-Teknik Evaluasi Proses Pelaksanaan Pemenuhan Mutu Sebagai Dasar Pelaksanaan Merdeka Belajar di SMA NW Narmada Lombok Barat Sudirman Wilian; Nyoman Sridana; Dadi Setiadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.254 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.610

Abstract

Mutu pendidikan SMA swasta di Kab Lombok Barat masih perlu ditingkatkan agar bisa memenuhi stándar nasional pendidikan. Kualitas pendidikan satuan pendidikan merupakan  tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan satuan pendidikan dengan Standar Nasional Pendidikan pada pendidikan menengah. Untuk bisa meningkatkan mutu tersebut diantaranya memiliki sistem penjaminan mutu internal yang  merupakan suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah sesuai dengan standar mutu Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pemahaman kepada para guru secara komprehensif terkait dengan bagaimana ; Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pemenuhan mutu di SMA. yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat  ini adalah dalam bentuk  pelatihan atau workshop yang lebih berbasis pada praktek  langsung menyusun instrumen monitoring dan evaluasi pelaksanaan pemenuhan mutu, melaksanakan monitoring dan evaluasi pemenuhan mutu, menginterpretasi hasil dan menyusun tindak lanjut dari hasil tersebut berupa program mutu yang bisa menjamin peningkatan mutu di sekolah secara keseluruhan.  Data hasil pengabdian dikumpulkan melalui asesmen pengetahuan dan keterampilan mengenai pemetaan  mutu dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Guru peserta memiliki pemahaman komprehensif  tentang standar nasional pendidikan, mutu untuk setiap standar nasional pendidikan ;dan  terampil dalam mendesain instrumen-instrumen untuk monitoring pemenuhan mutu, dan untuk evaluasi  pemenuhan, monev pelaksanaan pemenuhan  mutu serta dalam menginterpretasi data hasil monev pelaksanaan pemenuhan mutu khususnya untuk tidak lanjut dari hasil pemenuhan  mutu di sekolah.

Page 30 of 161 | Total Record : 1609