cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Berbasis Zero Waste di Kelurahan Semayan maesa dita ulpiana; Baiq Rani Dwi wulandani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.521 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1057

Abstract

Pemanfaatan tanaman eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomis merupakan salah satu bagian dari program  zero waste yang bertujuan untuk meminimalisir limbah tanaman eceng gondok yang ada di Kelurahan Semayan. Eceng gondok merupakan salah satu tanaman yang tumbuh dan berkembang di bendungan Batu Jai. Melihat permasalahan tersebut, maka penulis mempunyai inovasi untuk mengolah limbah tanaman eceng gondok menjadi sabun batang organik dan masker kecantikan organik. Metode pelaksanaanya dilakukan dengan metode kualitatif dengan pelaksanaan berupa survey awal, Juga pelatihan. Hasil yang dikeluarkan adalah produk sabun dan masker eceng gondok.
Enrichment Pupuk Organik Asal Kotoran Ternak di CV Gumukmas Multi Farm Jember Dwi Erwin Kusbianto; Listya Purnamasari; Himmatul Khasanah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.276 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1062

Abstract

CV Gumukmas Multi Farm as a service partner is one of the entrepreneurs in the sociopreneur-based livestock sector who collaborates with smallholder farmers as partners. The problem faced by partners is the high population of sheep that are kept so that they produce abundant livestock manure but are not used optimally so that they pollute the environment. The solution is structured training and demonstration in the manufacture of nutrient-rich organic fertilizer. Success in the management of manure waste is indicated by the results of compost that resemble soil and do not smell. This service program has improved the skills of farmers in managing livestock manure waste into processed organic fertilizers that can be used in agricultural land/forage for animal feed and improving the environmental conditions of the cages to be cleaner and healthier.
Penyuluhan Budidaya Udang Vanamei Skala Rumah Tangga di Desa Kuranji Dalang, Lombok Barat Dewi Nur’aeni Setyowati; Salnida Yuniarti Lumbessy; Dewi Putri Lestari; Fariq Azhar; Lalu Wahyu Wilisetyadi; Agus Hermansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.21 KB)

Abstract

Udang vanamei merupakan salah satu komoditas ekonomis penting baik untuk penjualan di dalam negeri maupun untuk skaal ekspor. Masyarakat Desa Kuranji Dalang adalah masyarakat dengan mata pencaharian utama antara lain sebagai nelayan. Permasalahan pada kegiatan penangkapan ikan adalah saat musim gelombang nelayan menjadi kesulitan melaut, sehingga pendapatan menurun. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan budidaya udang vanamei dilakukan sebagai alternatif stimulus skill budidaya udang untuk ke depan dapat bermanfaat dalam menunjang perekonomian masyaarakat Desa Kuranji Dalang. Kegiatan penyuluhan meliputi beberapa tahap yaitu: persiapan, sosialisasi kegiatan penyuluhan ke desa, penyuluhan, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat antusias untuk bisa melakukan kegiatan buddiaya udang vanamei skala rumah tangga.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMAN 8 Mataram dengan Melihat Nilai Ketuntasan Ujian Tengah Semester (UTS) Pada Matapelajaran Biologi Materi Keaneragaman Hayati Ni Nyoman Nopiantari Sasmita; Ni Nyoman Sugiartini; Suhaeri Ihwani; Nurwalidah; Ahmad Raksun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.015 KB)

Abstract

Kriteria ketuntasan minimal (KKM) merupakan tahapan dalam penilaian dan pengukuran kompetensi peserta didik dalam penguasaan materi sebagai langkah dalam mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran dan kurikulum. Materi Keanekaragaman Hayati merupakan salah materi Biologi kelas X. Keberhasilan penilaian pembelajaran salah satunya ditentukan dalam analisis individu siswa secara akurat sehingga menghasilkan temuan pembelajaran yang mampu meningkatkan penguasaan peserta didik pada materi pembelajaran yang masih sulit dipahaminya.Pada Masa Pandemi ini pembelajaran memanfaatkan teknologi seperti internet. Keaktifan siswa kelas MIA 3 dan MIA 4 memiliki perbedaan selama kegiatan pembelajaran. Selama proses pembelajaran terlihat antusias peserta didik pada kelas X MIA 3 dan X MIA 4 tergolong cukup tinggi, hal ini disebabkan motivasi pesrta didik yang tebilang cukup tinggi dalam mempelajari materi keanekaragaman Hayati. Perbandingan nilai di kelas MIA 3 yaitu 75% yang tuntas dan yang tidak tutas 25%, sedangkan pada kelas MIA 4 yaitu sekitar 65% tuntas dan yang tidak memenuhi KKM sekitar 35%.
Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Sesuai PP No 23 Tahun 2018 Bagi Wajib Pajak UMKM dan Koperasi di Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan I Dewa Ketut Yudha S; Muhammad Alwi; Luluk Fadliyanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.798 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pengetahuan tata cara mendapatkan NPWP, fungsi NPWP, fungsi pajak dan tata cara menghitung, menyetor dan melaporakan pajak terutang. Tempat penyelenggaraan kegiatan ini adalah di Aula Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2021 di ikuti Wajib Pajak UMKM, pengurus koperasi, Lurah Bintaro, Sekretaris Kelurahan Bintaro. Jumlah peserta 16 Orang. Metode kegiatan penyuluhan berupa ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) yang berkaitan dengan perpajakan bagi UMKM dan Koperasi. Hasil diskusi kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum mengerti bagaimana cara menghitung, menyetor dan melaporkan pajak terutang dengan benar, memiliki NPWP dan mendapatkan bantuan modal melalui membentuk kelompok usaha bersama (KUBE). Setelah diskusi selesai para peserta dapat menyadari pentingnya pengetahuan mengenai perpajakan yang telah disampaikan. Dengan adanya pengetahuan perpajakan ini, maka UMKM dan Koperasi yang ada dapat terhindari dari sangsi perpajakan. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu diwajibkan bagi para pengusaha UMKM dan Koperasi memiliki NPWP, memperhatikan dan menanyakan pada KPP atau Tax Center Fakulas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta pihak kelurahan Bintaro mengenai perubahan-perubahan dalam ketentuan dan tata cara perpajakan dan memberi motivasi agar koperasi yang ada dapat berkembang dan mendorong agar UMKM masuk menjadi anggota koperasi.
Pemanfaatan Lingkungan Ekosistem Mangrove sebagai Laboratorium Alam dalam Pelajaran IPA Siswa Madrasah Tsanawiyah NW Nurul Ihsan, Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur Lalu Japa; Abdul Syukur; Syachruddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.415 KB)

Abstract

Ekosistem mangrove adalah suatu pola ekosistem yang membentuk struktur komunitas yang khas dan memberikan jasa biodiversitas dan ilmu pengetahuan. Jasa ekologi mangrove adalah menyediakan keanekaragaman hayati seperti beragam jenis biota asosiasi, dan memberikan perlindungan dari gelombang laut. Berkaitan dengan jasa penyediaan biodiversitas, ekosistem mangrove dapat berfungsi sebagai sumber belajar atau laboratorium alam. Pengabdian ini bertujuan memanfaatkan ekosistem mangrove dalam pembelajaran IPA sebagai laboratorium alam atau sumber belajar konkret dan kontekstual bagi siswa. Pendekatan "Natural Explorating" menekankan kegiatan belajar karena dapat turun langsung ke lapangan. Metode pengabdian yaitu observasi, identifikasi permasalahan, sosialisasi program kegiatan pengabdian untuk mengembangkan ekosistem mangrove menjadi laboratorium alam dengan melibatkan pengurus sekolah, guru, dan siswa MTs NW Nurul Ihsan, Desa Tanjung Luar. Hasil sosialisasi dan diskusi antara tim pengabdian dan pengurus sekolah, guru, dan siswa maka terlihat adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman akan arti pentingnya ekosistem mangrove, apalagi mereka mengetahui status ekosistem mangrove di daerahnya ke depan untuk dikembangkan dan difunsikan sebagai laboratisum alam disamping sebagai salah satu situs wisata alam ekosistem mangrove. Pelaksananaan program pengabdian mitra kepada pengurus sekolah, guru, dan siswa MTs NW Nurul Ihsan Tanjung Luar telah berhasil dilakukan dengan baik. Hal ini terlihat dari antusias peserta pada saat sosialisasi, diskusi, dan tanya jawab serta harapan pengembangan di masa mendatang.
Peningkatan Pemahaman Guru Tentang Etnosain dalam Pembelajaran IPA Yayuk Andayani; Agus Abhi Purwoko; Aliefman Hakim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.212 KB)

Abstract

Integrasi etnosain ke dalam pembelajaran IPA membuat pembelajaran lebih bermagna serta dapat menanamkan nilai-nilai kearifan lokal. Namun, faktanya masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan etnosain, sehingga perlu dilakukan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman guru serta kesulitan dalam mengimplementasikan etnosain ke dalam pembelajaran IPA. Metode webinar digunakan untuk sosialisasi dengan sasaran guru-guru IPA dan mahasiswa maupun alumni Program Studi Magister Pendidikan IPA Universitas Mataram. Data pemahaman guru dan kesulitannya terkait implementasi etnosain dikumpulkan melalui angket yang diberikan sebelum maupun sesudah webinar. Berdasarkan hasil angket diketahui bahwa tingkat pemahaman guru semakin meningkat, hal ini diketahui dari 54% responden sangat setuju , 46% setuju, dan tidak ada pernyataan yang tidak setuju, Beberapa kesulitan yang dihadapi guru dalam implementasi etnosain antara lain : pengetahuan guru yang terbatas, kesulitan mengidentifikasi konsep dan bahan ajar yang terkait etnosain masih terbatas. Harapan yang disampaikan guru-guru adalah perlunya pelatihan tentang cara membuat bahan ajar maupun model pembelajaran berbasis etnosain. Dengan demikian disimpulkan bahwa melalui kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pemahaman guru terkait etnosain dan teridentifikasinya beberapa kesulitan guru-guru untuk mengimplementasikan etnosain ke dalam pembelajaran IPA.
Workshop Pengembangan Pembelajaran Melalui Spada Sebagai Penguatan SPMI Pascasarjana Universitas Mataram Muh. Makhrus; Suherman Suheri; Kosim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.81 KB)

Abstract

Mataram University through the Center for Technology and Computer Science and the Institute for Quality Assurance and Educational Development has developed online learning through SPADA UNRAM. Based on the observations of the Postgraduate Quality Assurance Group, the use of online learning through SPADA UNRAM by lecturers in the Postgraduate environment is still below 50% of the number of available courses. Online learning conducted by lecturers is still focused on using the zoom application. Online development workshops have been carried out by the Quality Assurance Group for lecturers at the Postgraduate University of Mataram through service activities that focus on training on the use of the UNRAM SPADA platform and training on the development of learning management systems (LMS) at SPADA UNRAM . The workshop activities were carried out for 3 (three) days, namely from August 4-6, 2021 with the aim of increasing the number of courses developed by lecturers through SPADA UNRAM, so that they could support SPMI in Postgraduate. On August 4, 2021, a workshop was opened and the delivery of online learning development materials through SPADA UNRAM was held. Meanwhile, the assistance for the development of online learning is carried out for 2 days, from 5-6 August 2021 with each study program in the Postgraduate environment accompanied by a lecturer/resource person. The results of the workshop activity showed an increase in the content of the material on the LMS which was getting better for courses in study programs in the Postgraduate environment that already existed at SPADA and the addition of new courses developed at SPADA UNRAM.
Penyuluhan Tentang Pentingnya Pemberian Merek dan Strategi Pengembangan Usaha pada Home Indutri Tempe di Desa Kerumut Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur Rusminah Hs; Hilmiati; M. Ilhamudin; Wahyunadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.125 KB)

Abstract

Desa Kerumut merupakan salah satu dari 15 desa yang ada di wilayah kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, yang memiliki potensi usaha tempe. Produk tempe yang dihasilkan antara pelaku usaha yang satu dengan yang lain hampir tidak memiliki perbedaan, sehingga konsumen tidak dapat membedakan pemilik dari produk tersebut. Begitu pula dalam mengembangkan usaha nya masih sangat minim, karena pemanfaatan produknya hanya sebatas menjual tempe yang sudah jadi tanpa ada inovasi terhadap produk tersebut. Usaha tempe yang ada dapat dikemas dalam berbagai olahan yang memiliki cita rasa yang lebih menarik seperti membuat krepek tempe dengan varian rasa original, balado, jagung manis dan pedas manis, yang dikemas dengan kemasan yang menarik, sehingga dapat menarik minat konsumen. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada para pelaku usaha untuk dapat memberikan merek pada produk yanga dihasilkan dan dapat mengembangkan usahanya secara efektif dan efisien , sehingga para pelaku usaha home industri ini dapat mengembagkan usahanya menjadi lebih berkembang dan maju. Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan penyuluhan, tanya jawab dan praktek. Praktek pembuatan dimulai dengan menjelaskan bahan-bahan dan peralatan yang digunakan, proses pengolahan sampai pengemasan dan pemberian merek. Dengan adanya peningkatan nilai ekonomi dari hasil home industri tempe menjadi krepek tempe, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan. Antusiasme peserta dalam kegiatan pengabdian ini sangat tinggi, terlihat dari keaktifan para peserta di dalam mengikuti kegiatan dan di dalam mengajukan pertanyaan - pertanyaan.
Pemanfaatan Hasil Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Lingkungan Budidaya Laut Untuk Inovasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Literasi Sains IPA di SMPN 1 Keruak Lombok Timur Abdul Syukur; Lalu Zulkifli; Agil Al Idrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.094 KB)

Abstract

Literasi sains merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh individu agar memiliki kesempatan yang lebih besar terhadap dinamika kehidupan dan untuk meningkatkan perkembangan bangsa lebih besar. Berkaitan dengan hal tersebut sangat penting untuk menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang kondisi dan potensi lingkungan; salah satunya melalui pendidikan. Kesadaran peserta didik terhadap masalah lingkungan sejalan dengan tingkat pengetahuan dan keterampilan literasi ilmiah lingkungan. Lingkungan budidaya laut telah dikembangkan menjadi objek bahan ajar dan lembar kerja peserta didik untuk meningkatkan literasi sains di sekolah daerah pesisir lombok timur. objek lembar kerja peserta didik berbasis Budidaya laut menjadi inspirasi terhadap kalangan pendidikan khususnya sebagai kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi Dosen-dosen di lingkungan Universitas Mataram, sehingga kerja sama bidang pengabdian dilakukan bersama dalam pemanfaatan inovasi lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah menindak lanjuti pengembangan objek belajar lembar kerja peserta didik berbasis budidaya laut ramah lingkungan untuk meningkatkan literasi sains peserta didik dan menjadikannya sebagai obyek riset berbagai pengembangan ilmu pengetahuan dan multi disiplin ilmu sehingga terjadi perubahan mindset bahwa lingkungan budidaya laut daerah pesisir Lombok timur tidak hanya sebagai penujang perekonomian akan tetapi dapat menjadi penunjang Pendidikan yang memberikan pengetahuan bagi siswa dalam sistem manajemen budidaya laut ramah lingkungan dan memanfaatkan lingkungan Budidaya laut secara arif dan bijaksana. Selain itu dari program ini dapat dihasilkan publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN.

Page 33 of 161 | Total Record : 1609