cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pemberdayaan UMKM Melalui Inovasi Rasa, Pengemasan Serta Pemasaran Guna Meningkatkan Daya Saing "Kripik Singkong" Desa Langko di Era Industry 4.0 Lalu Zulkifli; Lala Dwi Sasmitha; Atika Qomaria; Dinda Nurhandayani; Fadilla Dwi Pangestuti; Ahliah Ghurfah; Lalu Ramas Arya; Dyah Rahayu; Lalu Habib; Nita Setiawati; Nurmasita; Muhammad Rainaldy Juliansyah; Fitrianingsih; Rani Musmiawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.223 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1384

Abstract

Desa Langko merupakan salah satu desa yang dikenal dengan produksi berbagai makanan ringan seperti kripik singkong, kripik ubi, kue kering, kue basah, dan gula aren. Berdasarkan survei yang telah dilakukan, pengemasan kripik singkong masih terbilang sederhana dan belum memenuhi standar BPOM. Selain itu, rasa kripik singkong kurang bervariasi. Sehingga kami melakukan pendampingan UMKM ini bertujuan untuk memberikan solusi, evaluasi serta perbaikan terhadap permasalahan yang ada di UMKM diantaranya cara pengemasan, pemasaran, serta inovasi rasa. Adapun prosedur dalam kegiatan ini adalah 1) Pendekatan dan berkoordinasi dengan pemilik dan karyawan Kripik Singkong Najmul Khair. 2) Berdiskusi mengenai permasalahan yang dihadapi mitra, sekaligus merencanakan kegiatan yang menunjukkan langkah-langkah solusi atas persoalan yang dihadapi. 3) Mahasiswa memberikan solusi sekaligus melakukan pengemasan, pemasaran dan inovasi rasa. 4) Mahasiswa melakukan survey melalui pengisian kuisioner kepuasan terhadap inovasi rasa, kemasan terbaru, dan system pemasaran. 5) Pelatihan pengemasan, dan pemasaran produk melalui digital marketing kepada UMKM. 6) Penyerahan peralatan dan hasil pemasaran yang disumbangkan kepada mitra yang terkait untuk mendukung pembuatan produk yang akan dilaksanakan kedepan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode deskriptif dengan menggunakan 2 cara pengambilan data yaitu observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa inovasi rasa, pengemasan serta pemasaran yang dikembangkan sangat baik. Selanjutnya, UMKM yang terkait telah menggunakan kemasan yang sesuai dengan standar hasil dari kegiatan pengabdian melalui KKN ini.
Analisis Potensi Alam Desa Kwang Rundun Untuk Menunjang Konsep Ekowisata Serta Identifikasi Desa Kwang Rundun Sebagai Desa Wisata Raissa Putri Nabella; Dodit Adiyatma; Nisrina Muniro; Nabilah; Baiq Tania Febrianti; Rizki Jagadraya; Lalu Japa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.136 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1385

Abstract

Sektor pariwisata yang ada di Nusa Tenggara Barat telah berkembang sangat pesat, dengan jumlah obyek tujuan wisata, pengunjung dan bentuk atraksi wisata yang terus mengalami peningkatan. Untuk memastikan perkembangan itu berdampak pada kesejahteraan masyarakat maka perlu adanya peranan aktif semua pihak diantaranya pemerintah, praktisi, masyarakat dan akademisi khususnya dosen serta mahasiswa. Mahasiswa bisa ikut serta memajukan pariwisata melalui program kegiatan KKN. Kelompok KKN Terpadu Universitas Mataram tahun ini mencoba melakukan salah satu strategi dengan cara membua tpapan penujuk arah dan promosi video wisata yang ada di Desa Kwang Rundun Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Desa Kwang Rundun memiliki beberapa macam potensi yang bisa dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai obyek kegiatan ekowisata. Potensi tersebut berupa bentangan alam dan budaya seperti PantaiGili Lunjer, zona jagung, kegiatan madanimba dan tradisi bau nyale. Tapi sayangnya potensi yang dimiliki selama ini justru tidak dioptimalisasikan secara tepat. Salah satunya adalah Pantai Gili Lunjer, yang masih memiliki pemandangan asri ini kurang dioptimalkan untuk kegiatan short trip maupun long trip. Oleh karena itu program kerja KKN yang dilaksanakanadalah Pengembangan Potensi Wisata di Desa Kwang Rundun melalui pembuatan papan penunjuk arah dan promosi wisata di social media agar potensi wisata di Desa Kwang Rundun lebih dikenal masyarakat luas.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Bahaya dan Dampak Bencana Alam Serta Penanggulangannya Taufiq Al Ashfahani Qodrifuddin; Jumiati; Kartini; Maya Zulva; Mihratun; Rakyal Aini; Rina Kumala Utami; Siska febri Cahyani; Uli Aprialis; Baiq Nilam Safitri; Widiami Sayidah; Ahmad Raksun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.511 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1400

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki karakteristik geografis beragam baik secara tatanan tektonik, dinamika meteorologis, maupun klimatologis yang rawan terhadap bencana alam. Salah satu penyebabnya adalah karena wilayah Indonesia dilalui oleh dua jalur gunung berapi dunia, sirkum pasifik (Pacific ring of fire) dan sirkum Mediterania yang melintasi wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi Utara. Bencana yang mungkin terjadi sangatlah beragam yakni gempa bumi, tsunami dan gunung meletus. Selain itu karena banyaknya daerah pegunungan dan pemukiman yang padat penduduk juga dapat menyebabkan timbulnya bencana alam banjir dan tanah longsor. Untuk mengantisipasi kepanikan dan ketidak siagaan masyarakat maka dilakukan sosialisasi bersama mahasiswa KKN dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), guna mengedukasi masyarakat tentang bencana alam serta berbagai hal yang perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat di bidang bencana dan mengetahui tindakan yang perlu dilakukan saat terjadi bencana alam serta evakuasi mayarakat untuk meniadakan atau mengurangi dampak bencana.
Pemanfaatan Bahan Organik Sebagai Solusi Solum Tanah Dangkal di Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kaki Gunung Raung Basuki Basuki; Vega Kartika Sari; Marga Mandala
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.081 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1407

Abstract

Slateng village is located at the western foot of Mount Raung in Ledokombo District, Jember Regency. Farming and cattle ranching provide the majority of the people's income. Agricultural land productivity is still low compared the production standard based on plant variety descriptions. The cultivated land has shallow solum. This activity aims to provide training for Slateng’s farmer to boost cultivated plant yield by enhancing the properties of shallow solum soil and producing organic fertilizer from agricultural waste. Socialization and practice are the methods employed for this activity. The increased of participants' knowledge grew from 30% to 100% as a result of the exercise. Participants were quite interested with the training on creating organic fertilizers, which required active participation from participants, particularly farmers, with a satisfaction rate of 90%. This community service activities can help increase the production of cultivated plants, particularly on marginal land with shallow solum soil.
Edukasi Sadar Bencana Melalui Sosialisasi SOP Mitigasi Bencana Banjir dan Gempa Bumi di SMKN 1 Sekotong Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Nigia Deta Anggriani; Riri Sahri Soumi; Septiani Purnama Sari; Athirah Syaima Nursyamsa; Ichsan Fauzi Pangestu; Sabila; Dian Aprilita; Dini Eka Fitriani; Ni Nyoman Nopiantari Sasmita; Muhammad Andrian Wijaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.867 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1410

Abstract

Kecamatan Sekotong termasuk dalam salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Lombok Barat. Wilayah pesisir rentan akan terjadinya bencana banjir terutama ketika memasuki musim penghujan karena adanya 2 pertemuan air yang berasal dari bukit dan air pantai pasang yang diapit oleh sungai diantara keduanya. Hal tersebut dapat berdampak lebih besar jika dibarengi oleh musim penghujan dengan intensitas yang besar dan cukup lama. Selain ancaman banjir, Kecamatan Sekotong juga memiliki potensi ancaman gempa bumi karena letaknya yang dekat dengan pesisir. Maka dari itu, tim mahasiswa KKN melakukan kegiatan sosialisasi edukasi sadar bencana SOP mitigasi bencana banjir dan gempa bumi di beberapa sekolah salah satunya di SMKN 1 Sekotong. Hampir siswa di SMKN 1 Sekotong belum pernah mendapatkan penyuluhan atau sosialisasi terkait SOP mitigasi bencana. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya mengetahui risiko, dampak serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat dan setelah bencana melanda.
Penanggulangan Banjir melalui Reboisasi sebagai Bentuk Pemberdayaan Masyarakat Guna Mewujudkan Desa Siaga Bencana I Wayan Merta; I Wayan Mudiarsa Darmanika; Rauh Jaril Gifari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.75 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1415

Abstract

Perubahan penggunaan lahan menjadi pemukiman dan lahan pertanian menyebabkan air hujan yang jatuh tidak langsung menembus tanah. Kawasan di Desa Taman Baru Sekotong merupakan kawasan yang landai sehingga potensi banjir dan erosi di kawasan ini cukup tinggi. Upaya konservasi tanah dan air melalui gerakan penanaman pohon yang melibatkan masyarakat merupakan upaya strategis untuk mengurangi bahaya erosi dan mengalirkan air hujan ke dalam tanah melalui proses peresapan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan november 2021 dan dipusatkan di Desa Taman Baru. Metode pengabdian yang digunakan berupa pendampingan masyarakat, analisis dan evaluasi penanaman pohon dan pembersihan sungai. Kegiatan penanaman pohon ini disambut antusias oleh komponen masyarakat. Terdapat sekitar 150 bibit pohon yang ditanam di sekitar sungai Dusun Taman Sejati.
Pendampingan Kegiatan Belajar Nonformal pada Siswa-Siswi di Desa Sedau Narmada Lombok Barat Aidal Fitri; Alfira Rosalia; Kurnia Anggriani; Sania Zamira; Kusmiyati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.165 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1417

Abstract

Tujuan pendampingan belajar non-formal di posko KKN yang terletak di Dusun Paok Gading Desa Sedau adalah untuk membantu siswa dalam melakukan kegiatan belajar. Kegiatan ini dilakukan dari bulan November-Desember 2021. Pelaksanaan kegiatan ini melalui beberapa tahapan yaitu 1). Memotivasi siswa siswi; 2). Menyampaikan gambaran umum materi yang akan diajarkan; 3). Ceramah; 4). Tanya jawab; 5). Permainan berupa kuis; 6). Pemberian hadiah (reward). Kegiatan pendampingan belajar pada masyarakat mendapat sambutan positif dari pihak orang tua, dengan memberikan ijin putra putrinya mengikuti kegiatan, terlihat banyak siswa yang hadir setiap ada jadwal belajar di posko KKN. Selama kegiatan, siswa yang hadir mengikuti dari awal hingga akhir. Pihak sekolah juga menyambut positip karena kegiatan pendampingan belajar siswa ini sesuai dengan kebutuhan mereka dan memotivasi siswa agar lebih bersemangat dalam belajar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah : 1). Antusias siswa-siswi sangat tinggi dalam mengikuti proses pembelajara, terlihat dari banyaknya siswa-siswi yang hadir dalam setiap proses pembelajaran; 2).Semangat belajar siswa-siswi sangat tinggi, terlihat dari siswa-siswi yang sangat aktif saat proses pembelajaran
Sosialisasi Desa Tanggap Bencana Masyarakat Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Kusmiyati; Ni Luh Eka Widya Santi; Ni Putu Melania Putri; Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta; Sarah Kurnia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.474 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1418

Abstract

Bencana merupakan peristiwa tak terduga yang menyebabkan korban jiwa, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan. Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat berlokasi di daerah perbukitan, sehingga daerah tersebut berpotensi mengalami bencana salah satunya yaitu tanah longsor. Tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai Desa Tanggap Bencana dan mempersiapkan pencegahan terhadap bencana alam yang mungkin akan terjadi, namun bisa dicegah sejak dini. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat setempat terkait kebencanaan. Metode yang digunakan saat penyampaian materi adalah metode ceramah yang diakhiri dengan sesi diskusi/tanya jawab. Kegiatan sosialisasi ini dilaksananakan pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar, sebagian besar masyarakat desa Sedau hadir dan,masyarakat yang hadir mengikuti dari awal hingga akhir. Selama kegiatan, masyarakat sangat antusias terhadap materi yang disampaikan, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terlihat dari setelah selesai sosialisasi beberapa masyarakat bertanya terkait bagaimana cara untuk membuat laporan jika terjadi bencana. Saran: Kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, baik di tempat yang sama atau di tempat yang berbeda, dengan sasaran orang tua dan anak-anak, untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan dalam penanganan bencana.
Mitigasi Bencana Abrasi Pantai Melalui Penanaman Mangrove di Desa Seriwe, Jerowaru Lombok Timur Elya Kartika Rinjani; Nurhidayah; Septi Panbriani; Ummi Auliya' Amalina; I Putu Artayasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.421 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1419

Abstract

Mangrove forest ecosystem is an important habitat for marine biota and as a coast guard from abrasion. One area that has mangrove forests and is quite vulnerable to abrasion is Seriwe Village, Jerowaru District, East Lombok, NTB. This service activity aims to increase public awareness about the importance of mangrove planting as a disaster mitigation effort in preventing abrasion, especially in Seriwe Village. The activity was carried out by providing counseling to the Seriwe community about the importance of mangrove plants for the life of marine biota, preventing abrasion, and assisting the community in planting mangroves on the coast around the village. This activity involved the University of Mataram Integrated Community Service Program students and villagers. The results of the service showed that this activity ran smoothly and was followed by quite high enthusiasm by all participants. It is hoped that with this activity, the Seriwe Village community can understand and take advantage of mangroves to prevent Seriwe Village from abrasion
Pemberdaayaan Masyarakat dalam Program Penghijauan di Daerah Aliran Sungai Desa Batu Tering, Sumbawa Mega Trishuta Pathiassana; Rita Desiasni; I Putu Widiantara; Arin Komalasari; Antoni; Salsabila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.118 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1427

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah wilayah sungai-sungai kecil hingga sungai utama yang biasanya dikelilingi oleh punggung gunung atau perbukitan yang menjadi penampungan bagi air hujan yang mengalir dari punggung-punggung gunung tersebut. Kerusakan ekologis di sekitar wilayah DAS juga merupakan salah satu penyebab terjadinya bencana banjir dan longsor yang mengancam, terutama di waktu musim hujan. Salah satu hal yang memicu adanya kerusakan ekologis pada DAS, yaitu penebangan liar. Hal itulah yang juga melatarbelakangi adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program penghijauan di sekitar DAS. Kegiatan ini dilakukan di Desa Batu Tering, Sumbawa yang melibatkan sivitas akademika Universitas Teknologi Sumbawa, pemerintah dan masyarakat Desa Batu Tering, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Ropang, dan beberapa budayawan Sumbawa. Bibit pohon yang digunakan dalam kegiatan penghijauan ini didominasi oleh bibit Gamelina (Gmelina arborea) yang biasanya sangat cocok untuk penghijauan lahan-lahan kritis. Dari kegiatan ini, diharapkan agar masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kawasan DAS, serta melakukan peremajaan kembali lahan-lahan kritis di sekitar lingkungannya. Salah satunya melalui kegiatan penghijauan (reboisasi) dengan melibatkan banyak pihak untuk berkolaborasi bersama dalam mendukung lingkungan berkelanjutan.

Page 41 of 161 | Total Record : 1609