cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,700 Documents
Sosialisasi Pembuatan Dan Pengaplikasian Pestisida Nabati Dari Daun Pepaya (Carica papaya L) Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Merta, I Wayan; Kusmiyati; M. Yamin; Muhammad Rizki Assamsuli; Dian Susila Purnama; Baiq Fira Oktaviana; Yahya Efendi; Ni Luh Shanti Adriani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.14977

Abstract

Telah dilaksanakan sosialisasi pembuatan dan pengaplikasian pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya (Carica papaya L) sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman hortikultura, khususnya cabai, serta tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang mahal dan berisiko bagi lingkungan. Padahal, bahan baku alami seperti daun pepaya sangat melimpah di lingkungan desa. Metode kegiatan yang digunakan meliputi observasi lahan, sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai bahaya residu kimia, manfaat pestisida nabati, teknik pengolahan daun pepaya, serta takaran pengaplikasiannya pada tanaman cabai. Selain itu, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk mandiri dalam memproduksi sarana pengendalian hama yang ramah lingkungan dan ekonomis. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung penerapan sistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan di Desa Lenek Daya
Sosialisasi Pembuatan Dan Pengaplikasian Pupuk Organik Kotoran Hewan (KOHE) Sapi Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Merta, I Wayan; Kusmiyati; M. Yamin; Lalu Gilang Daffa Nugroho; Irfan; Nur Khalisa Pratiwi; Antya Citta Sekar Ganitri; Rizkika Maulida
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.14978

Abstract

Pupuk kandang dari kotoran sapi merupakan salah satu jenis pupuk organik yang dihasilkan melalui proses penguraian bahan organik berupa limbah ternak, baik dengan cara fermentasi maupun pengomposan. Pupuk ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung produktivitas tanaman secara berkelanjutan. Pemanfaatan pupuk kandang tidak hanya memberikan manfaat bagi tanaman, tetapi juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat penumpukan limbah peternakan. Di Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, penggunaan pupuk kandang dari kotoran sapi menjadi solusi yang sangat relevan karena desa ini memiliki potensi besar di sektor peternakan, di mana sebagian besar masyarakat memelihara sapi sebagai sumber penghasilan tambahan. Metode kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan pupuk organik, dengan melibatkan masyarakat setempat serta UPTPP Lenek sebagai pemateri tambahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai manfaat pupuk organik, teknik pengolahan kotoran sapi, serta cara pengaplikasiannya pada lahan pertanian. Selain itu, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan limbah ternak sapi secara lebih optimal, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendukung pelestarian lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung penerapan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Desa Lenek Daya
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Desa Koto Benai Kabupaten Kuantan Singingi Sumiarsih, Eni; Adriman; Isma Mulyani; Ika Fitria Hasibuan; Syahnan Aly Lubis
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15028

Abstract

Desa Koto Benai yang sudah memiliki banyak potensi dan peluang untuk dikembangkan. Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan agar masyarakat Desa Koto Benai dapat mengembangkan produk lokal yang ada di desa ini agar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke desa tersebut Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian berdasarkan masalah prioritas mitra maka akan dilaksanakan kegiatan berupa: Survey, Pelatihan, dan Pendampingan Pelaksanaan Program Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Produk lokal di Desa Koto Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan metode ceramah dan praktek langsung. Alat ukur ketercapaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah minimal 50% peserta pelatihan mengalami peningkatan pemahanan mengenai manfaatnya dalam pengembangan produk lokal yang diukur melalui pre test dan post tes diberikan sebelum dan setelah pemberian materi. Berdasarkan hasil kegiatan ini masyarakat Desa Koto Benai dapat mengambangkan potensi-potensi melalui produk olahan lokal daerah yang dimilki dengan mengemas seluruh produk-produk melalui kemasan-kemasan yang menarik. Serta masyarakat dapat meningkatkan nilai jual terhadap produk yang telah dihasilkan.
Penguatan Literasi dan Karakter Anak Migran Indonesia melalui Program Volunteering Internasional di Malaysia Maulidian, Muslihatun; Safril; Adianto, Bustami; Susandra Dewi, Emma; Mawahib, Jauharul; Addini, Miftah; Nur Huda, Grozny; Chishomuddin, M Faiz; Manullang, Jelita
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15206

Abstract

This community service article aims to describe and analyze the implementation of an international volunteering program in strengthening literacy and character development among Indonesian migrant children in Malaysia. The activity was conducted through the International Volunteer and Youth Fellowship (IVYF) Malaysia–Singapore 2026 program at Sanggar Belajar Hulu Langat and Beranang as non-formal education centers for migrant children. The program involved 60 migrant children from elementary to senior high school levels who participated in various educational and character-building activities. This community service employed a qualitative descriptive approach through participatory observation, documentation, and volunteer reflection during the implementation process. The activities included learning assistance, basic literacy strengthening in reading and writing, character education, and interactive learning through educational games and cultural exchange activities. The results showed that the program contributed positively to improving children’s learning participation, literacy engagement, self-confidence, cooperation, and social interaction. The learning through play approach created a more engaging, interactive, and meaningful learning environment for children with diverse educational backgrounds. In addition, the program also enhanced social awareness and cross-cultural understanding among volunteers involved in the activities. This community service demonstrates that international volunteering can serve as an effective community-based approach in supporting inclusive education and sustainable development goals, particularly in providing quality education opportunities for vulnerable groups such as migrant children
Implementasi Minuman Fungsional Berbasis Jahe, Kayu Manis, Kelor, dan Ketumbar untuk Pengendalian Gula Darah Lifiani, Rialita; Nurul Adzkia Ghearizky; Tri Nova Lovena; rahmawati, noveri; Nawwar Irfan; Nurbaiti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15208

Abstract

Prevalensi penyakit diabetes melitus terus mengalami peningkatan dan menuntut pendekatan promotif dan preventif berbasis potensi lokal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi pemanfaatan tanaman herbal lokal kepada masyarakat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal lokal sebagai minuman fungsional pendukung pengendalian kadar gula darah. Herbal yang digunakan meliputi jahe (Zingiber officinale), kayu manis (Cinnamomum burmannii), daun kelor (Moringa oleifera), dan ketumbar (Coriandrum sativum). Metode pelaksanaan berupa penyuluhan edukatif dan demonstrasi pembuatan minuman fungsional wedang herbal. Hasil menunjukkan semangat peserta yang tinggi, pemahaman dan kemampuan dalam membuat kembali minuman fungsional wedang herbal. Secara ilmiah, keempat tanaman ini mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, gingerol, cinnamaldehyde, dan isothiocyanate yang berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan kadar glukosa darah. Pemanfaatan herbal lokal ini dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengendalian faktor risiko diabetes secara mandiri dan berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Pertanian Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Dalam Pengolahan Limbah Pertanian Menjadi Biomassa Di Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Harjian, Muhammad Rivaldi; Adnyani, Ida Ayu Sri; Supriyatna; Natsir, abdul; Perdana, I Ketut; Tawaqqal, Akbar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15210

Abstract

Agricultural waste such as rice straw and wood waste has great potential to be utilized as an environmentally friendly biomass energy source. However, the community in Batu Rimba Hamlet, Batu Mekar Village, Lingsar District, still tends to openly burn this waste, causing environmental pollution and not providing optimal economic value. This community service activity aims to increase community understanding, awareness, and interest in processing agricultural waste into biomass fuel. The implementation method is carried out through the stages of problem identification, socialization, training, direct practice of biomass production, and activity evaluation using a questionnaire for 20 training participants. The materials provided include biomass potential, the impact of open burning, and techniques for processing wood waste and straw into alternative fuels such as biomass briquettes. The results of the activity showed that the training program successfully increased community capacity with an average level of understanding of 83.25%, awareness of 84.50%, and interest and readiness of 84.75%. Overall, the average evaluation score reached 84.17%, which is included in the high category. In addition to improving community knowledge and skills, this activity also fosters awareness of the importance of sustainable agricultural waste management and has the potential to open up renewable energy-based business opportunities at the local level. Therefore, training on utilizing wood and straw waste as biomass can be an educational and practical solution to support more valuable and environmentally friendly agricultural waste management. Keywords: agricultural waste, biomass, briquettes, community training, renewable energy.
IMPROVING POULTRY FEED QUALITY THROUGH WAREHOUSE MANAGEMENT AND AFLATOXIN PREVENTION TO SUPPORT COMMUNITY FOOD SECURITY IN TERUWAI VILLAGE Maslami, Vebera; I Ketut Gede Wiryawan; Syamsuhaidi; Erwan; Dwi Kusuma Purnamasari; Samsul Mahrip
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15275

Abstract

The Tui Jati Livestock Farmers Group is a consortium of breeders engaged in the practice of poultry farming. The decline in poultry productivity is attributable to inadequate feed management and aflatoxin contamination. Farmers currently lack adequate knowledge about feed management and aflatoxin contamination. The application of proper feed management and aflatoxin prevention is one of the appropriate technologies urgently needed to enhance livestock productivity and support the local economy. The nutritional enhancement of feed can be achieved by incorporating maggots as a protein source and utilizing poultry feces as a medium for growth. This innovation is characterized by its simplicity in terms of implementation at the group level.The objective of this community service initiative is to facilitate outreach and technology transfer pertaining to feed management and aflatoxin prevention to the Tui Jati Livestock Farmers Group in Teruwai Village, East Praya District, Central Lombok Regency. Proper feed management and the prevention of aflatoxin contamination are crucial to increasing poultry productivity, both for broiler and layer chickens. The findings of this initiative have the potential to enhance farmers' knowledge and skills by 95% in the identification of poultry feed contaminated with aflatoxins. Preliminary field trials have demonstrated that farmers have gained a more profound understanding of the significance of selecting safe feed and detecting aflatoxin contamination through the observation of the growth of Aspergillus flavus mold. Through outreach and training initiatives, farmers are equipped with practical techniques that can be directly applied in their operations to identify contaminated feed and process feed in a manner that prevents aflatoxin risks. Additionally, farmers acquire knowledge regarding maggot feed as a potential alternative poultry feed source.
Pengenalan Fungsi Zakat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Instrumen Kesejahteraan Umat Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Cendekia Baznas Universitas Mataram AB, Alamsyah; M. Irwan; Baiq Dewinta Nayla Putri El Fahrozi3
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15278

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas dalam menganalisis upaya optimalisasi peran zakat dalam pemberdayaan masyarakat sebagai instrumen kesejahteraan umat, membekali dan pengetahuan, keterampilan kepada para mahasiswa Beasiswa Cendekia Baznas Universitas Mataram dalam mengelola zakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat beserta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan Zakat. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama antara Badan Amil Zakat (BAZNAS) Nusa Tenggara Barat dengan Universitas Mataram melalui para penerima beasiswa BCB Universitas Mataram, dengan mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan oleh Badan Pengelola Zakat Nasional (BAZNAS 2025-2026). Kegiatan dilakukan pada bulan November 2025 bertempat di aula musholla BAZNAS NTB, peserta yang hadir adalah peserta penerima beasiswa BCB angkatan 6 dan 7 sebanyak 30 orang serta Mentor sebagai Pembina Mahasiswa BCB Unram, sementara Baznas NTB diwakili oleh Wakil Ketua 4 Baznas NTB yaitu Bapak Drs. Ahmad Rusli. Kegiatan dilakukan dalam bentuk kuliah umum, materi yang diberikan berupa kiprah Baznas NTB dalam pengumpulan Zakat dan pendistribusiannya. Hasil kegiatan adalah; Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Unram mengetahui bahwa Zakat merupakan instrumen ekonomi Islam yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan umat terutama transformasi sosial dan kemandirian mustahiq, Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas mengetahui bahwa secara hukum yang diberi kewenangan oleh pemerintah mengelola zakat adalah Baznas, namun realisasi dan dampak pendayagunaannya masih belum optimal, optimalisasi penguatan akuntabilitas lembaga, peningkatan zakat produktif yang disertai pendampingan, pemanfaatan sistem digital, serta sinergi yang berkelanjutan antara lembaga zakat dan pemerintah, sehingga zakat dapat berfungsi sebagai instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan umat secara berkelanjutan
Edukasi Pemanfaatan Jus Buah dan Herbal sebagai Alternatif Pengobatan Berbagai Penyakit di Desa Kualu Nenas Husnunnisa; Muhammad Arif; Nasution, Izza Aulia Rizqika; Najmi Hilaliyati; Lusi Indriani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15295

Abstract

Perubahan gaya hidup masyarakat modern yang cenderung kurang sehat berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Pemanfaatan bahan alam berupa buah dan tanaman herbal sebagai sumber antioksidan dan terapi pendukung menjadi salah satu alternatif promotif dan preventif yang potensial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Kualu Nenas mengenai pemanfaatan jus buah dan herbal sebagai alternatif pendukung pengobatan, khususnya dalam menjaga kadar gula darah dan tekanan darah. Metode kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pengisian kuesioner, penyampaian materi melalui metode ceramah, dan demonstrasi pembuatan jus buah dan herbal. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang masyarakat Desa Kualu Nenas. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah memiliki pengetahuan dan praktik yang baik terkait penggunaan tanaman obat dan ramuan herbal, baik untuk menjaga kesehatan maupun menangani penyakit ringan dan degeneratif. Namun, masih ditemukan kecenderungan penggunaan herbal berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa mempertimbangkan aspek keamanan dan rasionalitas. Melalui kegiatan ceramah dan demonstrasi, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai khasiat tanaman obat, cara pengolahan yang higienis, dosis yang tepat, serta batasan penggunaan herbal. Kegiatan ini mendapat respons dan antusiasme yang baik dari peserta, serta diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan jus buah dan herbal secara aman, rasional, dan berbasis pengetahuan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat.
Pendampingan Masyarakat Dalam Aplikasi Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Kacang Panjang Raksun, Ahmad; Abdul Syukur; Lalu Japa; Didik Santoso; I Wayan Merta
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15323

Abstract

Kegiatan ini sudah dilaksanakan pada Bulan Mei sampai dengan Agustus 2025. Mitra kegiatan adalah masyarakat tani Dusun Ketangga Timur Desa Ketangga Jeraeng yang berjumlah 12 orang. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang pembuatan pupuk organik bokashi serta cara pengaplikasiannya pada budidaya tanaman kacang panjang. Kegiatan ini dilaksankan dengan metode ceramah, FGD dan pendampingan. Lokasi percobaan aplikasi pupuk organik bokashi adalah tanah sawah dengan luas 100 m2, yang dimiliki oleh salah seorang anggota mitra. Setelah kegiatan ini selesai dilaksanakana, mitra memiliki pengetahuan teoritis tentang pembuatan pupuk organik bokashi. Selain itu mitra juga memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang aplikasi pupuk organik pada lahan pertanian. Kacang panjang yang dibudidayakan masyarakat tumbuh dan berproduksi secara optimal. Masyarakat yang menjadi mitra terlibat secara aktif pada semua tahapan kegiatan.