cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Optimalisasi Potensi Ekowisata Hutan Mangrove di Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru Arum Dwi Setianingsih; Amir Linda Tyas Hartatik; Lalu Riki Gita Sukma; Muh. Zubair; Dian Setiawati; Putri Devi Fitriati; Ni Kadek Mardani Puspayanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.328 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1316

Abstract

Potensi ekowisata hutan mangrove yang ada di Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru hingga saat ini masih belum dapat dioptimalkan dengan baik. Hal ini berdasarkan observasi yang telah dilakukan, yang mana permasalahannya adalah belum adanya sumber daya manusia yang terorganisir secara khusus ditempatkan untuk mengelola hutan mangrove dikarenakan sedikitnya penduduk yang ada di Desa Pare Mas serta jarak rumah warga yang terlalu jauh. Dalam artikel ini, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari optimalisasi potensi ekowisata hutan mangrove di Desa Pare Mas yang telah diprogramkan diantaranya adalah Pembuatan Spot Foto, Festival Balap Sampan Mini, Penunjang Kebersihan Area Wisata yang meliputi Pengecatan Bak Sampah, Pembuatan Plang Kebersihan, Pembersihan Area Wisata dan Pantai, serta Promosi Wisata. Seluruh program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk dapat meningkatkan potensi sektor pariwisata yaitu Ekowisata Hutan Mangrove di Desa Pare Mas.
Sosialisasi Desa Tanggap Bencana Masyarakat Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Kusmiyati; Ni Luh Eka Widya Santi; Ni Putu Melania Putri; Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta; Sarah Kurnia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana merupakan peristiwa tak terduga yang menyebabkan korban jiwa, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan. Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat berlokasi di daerah perbukitan, sehingga daerah tersebut berpotensi mengalami bencana salah satunya yaitu tanah longsor. Tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai Desa Tanggap Bencana dan mempersiapkan pencegahan terhadap bencana alam yang mungkin akan terjadi, namun bisa dicegah sejak dini. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat setempat terkait kebencanaan. Metode yang digunakan saat penyampaian materi adalah metode ceramah yang diakhiri dengan sesi diskusi/tanya jawab. Kegiatan sosialisasi ini dilaksananakan pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar, sebagian besar masyarakat desa Sedau hadir dan,masyarakat yang hadir mengikuti dari awal hingga akhir. Selama kegiatan, masyarakat sangat antusias terhadap materi yang disampaikan, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terlihat dari setelah selesai sosialisasi beberapa masyarakat bertanya terkait bagaimana cara untuk membuat laporan jika terjadi bencana. Saran: Kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, baik di tempat yang sama atau di tempat yang berbeda, dengan sasaran orang tua dan anak-anak, untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan dalam penanganan bencana.
Pemanfaatan Media Visual Untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak dan Lansia Perempuan Melalui Focus Group Discussion Di Desa Baka Jaya Muhammad Turmuzi; Erma Zuriatun; Sabrina Oktarini; Firmansyah; Mislan; Nurul Wahdaniah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.453 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1335

Abstract

Desa Baka Jaya adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat. Posisinya cukup strategis karena merupakan jalur provinsi. Masyarakat di desa Baka Jaya teridri dari kalangan anak-anak dan lansia perempuan yang dominan masih kurang minatnya dalam belajar sehingga kebanyakan dari mereka masih ada yang buta huruf dan buta aksara. Dari pengamatan dilapangan, masih terdapat sejumlah anak-anak dan lansia perempuan yang tidak bisa membaca, menulis dan mengenal huruf Al-Qur’an maupun menghitung. Hal ini yang perlu mendapat sorotan dan perhatian dari mahasiswa KKN terpadu Universitas Mataram untuk segera memberi solusi yaitu solusi di bidang pendidikan. Sasaran implementasi pengajaran dengan model Focus Group Discussion dalam meningkatkan minat belajar, baca, tulis dan berhitung di desa Baka Jaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu ini adalah anak-ank usia dini serta Lansia Perempuan yang putus sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan minat belajar anak dan lansia permpuan karena kebanyakan masyarakat masih sangat minim minat belajarnya. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pengajaran dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah telah terbentuk sekumpulan masyarakat, kelompok anak-anak dan lansia perempuan yang sudah terlatih, terampil dan minat belajarnya sudah meningkat. Hal ini dapat terlihat dari rajinnya mereka dalam mengikuti setiap kegiatan dan selalu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan instruktur
Pembentukan Karakter Demokratis Melalui Pelaksanaan Metode Pembelajaran Kooperatif tipe Number Head Together pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kota Bima Mahardin; Ahmad Fauzan; Muliati; Nurmawadah Rahmah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.267 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1342

Abstract

Karakter demokratis merupakan sebuah cara yang timbul dari diri seseorang untuk berfikir, bersikap, dan bertindak menghargai hak dan kewajiban orang lain. Di Indonesia sendiri menghargai hak dan kewajiban orang lain merupakan suatu hal yang paling penting, dengan sikap ini akan tercermin pribadi seseorang sebagai warga negara yang baik dan taat pada aturan negaranya. Hak dan kewajiban warga negara sudah tertera jelas dalam UUD 1945 pada pasal 26, 27, 28 dan 30. Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, seorang warga negara harus melaksanakan hak dan kewajibannya serta harus menghargai hak dan kewajiban orang lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan karakter demokratis di lingkungan kelas melalui pelaksanaan metode pembelajaran NHT (Number Head Together) pada siswa kelas XI di SMKN 1 Kota Bima. Karakter demokratis sangat diharapkan tumbuh dalam diri siswa, agar sejak dini siswa dapat menjadi seorang warga negara yang baik dan sadar akan pentingnya hak dan kewajiban. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa : 1) Semua siswa dan siswi menjadi lebih siap dalam belajar, 2) Siswa akan berdiskusi dengan sungguh- sungguh, 3) Hasil belajar akademik struktural bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas- tugas akademik, 4) Pengakuan adanya keberagaman, ini bertujuan agar siswa dapat menerima teman- temannya yang mempunyai berbagai latar belakang, 5) Pengembangan keterampilan sosial, ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa. Keterampilan yang di maksud antara lain berbagai tugas, aktif bertanya, menghargai pendapat orang lain, mau menjelaskan ide atau pendapat, bekerja sama dalam kelompok dan sebagainnya, dan 6) Pemahaman siswa lebih mendalam, meningkatkan kebaikan budi pekerti, kepekaan dan toleransi serta hasil belajar lebih tinggi.
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Tentang Mitigasi Bencana Desa Sekotong Tengah Menuju Desa Tangguh Bencana I Gde Mertha; Ummu Ashyfah; Lisdah Wati; Yudistira; Ijmah; Warni Larasati; Umayrah; Ikhlas Zul Amal; Baiq Peni Rahmawati; Sofiah Rahmi Sumayani; Laelatul Alya Istiana; Nurmala Sari; Gita Juhara
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.872 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1343

Abstract

Bencana diartikan sebagai peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (Perke BNPB No. 02 Tahun 2021). Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, salah satunya di Desa Sekotong Tengah. Desa Sekotong Tengah merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Permasalahan banjir yang terjadi di Desa Sekotong Tengah merupakan bencana musiman yang kerap terjadi setiap tahunnya pada musim hujan. Untuk itu, upaya yang perlu dilakukan dalam menanggulangi banjir adalah meminimalkan dampak/resiko yang ditimbulkan akibat bencana banjir atau yang disebut dengan mitigasi. Salah satu bentuk mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak risiko banjir yaitu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi serta ditindaklanjuti kerja bakti. Berdasarkan hasil penyuluhan bahwa sebagian besar masyarakat Sekotong Tengah masih belum memahami dampak banjir. Data banjir yang terjadi pada awal tahun 2021 merendam 13 dari 18 dusun di Desa Sekotong Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa dampak bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2021 di Desa Sekotong Tengah yaitu sebesar 72%. Data tersebut menunjukkan sekotong 1 menjadi dusun yang paling tinggi terdampak banjir sampai dengan dusun mekar sari paling rendah. Berdasarkan hasil sosialisasi didapatkan bahwa sebagian masyarakat masih membuang sampah sembarangan di saluran drainase. Hasil pengamatan sebelum sosialisasi terhadap sampel sebanyak 14 KK di Dusun Sekotong II Desa Sekotong Tengah menunjukkan 10 KK (71%) yang membuang sampah sembarangan dan 4 KK (29%) yang tidak membuang sampah sembarangan. Setelah dilakukan sosialisasi, mulai terlihat perubahan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di saluran drainase yaitu sebanyak 8 KK (57%) yang tidak membuang sampah sembarangan dan 6 KK (43%) yang masih membuang sampah sembarangan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sosialisasi yang dilakukan cukup berhasil memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Setelah kegiatan sosialisasi ditindaklanjuti dengan kegiatan kerja bakti membersihkan saluran drainase seperti selokan. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini tidak maksimal karena bersamaan dengan kesibukan masyarakat yang berkebun di pengunungan.
Adapatasi Rumah Joglo Akibat Alih Fungsi Bangunan Sebagai Pendukung Desa Wisata Intan Kusumaningayu; Hanie Teki Tjendani; Siti Muzaiyana; Muhammad Rijal Amin; Hilmi Fauzaan Fajar; Roihan Ikmaludin; Sasa Aprilina; Adi Prayogo; Tiara Retnali Putri Angguningtyas; Clarissa Rahma Anisadil; Aviska Triayask; Trisna Alivto Danova; Musthofa Saifa Ardana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.143 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1345

Abstract

Rumah joglo merupakan rumah tradisional Jawa dengan nilai filosofi dan budaya yang sangat tinggi karena telah mampu mengintegrasikan beberapa aspek dalam kehidupan termasuk teknologi yang diterapkan dalam pembangunan rumah joglo tersebut. Di Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar terdapat sekitar 10 rumah joglo dengan berbagai kondisi baik yang masih terawat atau sebaliknya. Didukung dengan lokasi terletak di daerah aliran Sungai Brantas dengan peninggalan situs Patung Dwarapala, Desa Minggirsari telah ditetapkan sebagai Desa Wisata. Keberadaan rumah joglo sangat berpotensi meningkatkan nilai dari Desa Wisata karena fleksibilatas penggunaannya tanpa harus mengubah bentuk asli sehingga tidak menghilangkan nilai luhur dari rumah tradisional ini. Setelah terpilih 3 fungsi yang akan di adaptasi pada rumah joglo yaitu sebagai penginapan, rumah makan dan ruang pamer/ ruang belajar/ ruang diskusi maka dihasilkan gambar rencana berupa denah serta interior yang akan di aplikasikan pada rumah-rumah joglo yang sudah terpilih.
Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Bencana Longsor Di Desa Gelangsar Kabupaten Lombok Barat : - Santi Farmasari; Muhammad Ramadhan; Nurfitriani; Anggi Wiraning Palupi; Sumaiyah; Zulfa Aulia Hasni; Latifha Padlani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.39 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1354

Abstract

This community service program was conducted in Gelangsar Village, West Lombok. It was aimed at increasing the villagers’ awareness and participations in preventing and surviving natural disasters. The prevention programs were conducted by involving the villagers to get actively involved in rubbish management, whereas the disaster survival programs were conducted by training the villagers the first-aid skills for the safety of their selves and for other villagers’. The programs were successful because of the supports of the village local officials, the villagers, as well as from other institutions: the Department of Social and the Department of Local Disasters Management.
Pemberdayaan Masyarakat selama Pandemik Covid-19 di RT 001/008 Bulakrejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo Ratna Dewi Eskundari; Agus Purwanto; Suwarto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.395 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1358

Abstract

The Covid-19 pandemic has a negative impact, especially in the economic sector throughout the world, including in Indonesia, and in this activity is the RT community. 001/008 Bulakrejo Sukoharjo Regency. The purpose of this community service is to empower the community in RT 001/008, Bulakrejo Village, Sukoharjo District, Sukoharjo Regency during the Covid-19 pandemic. The method used in this service was the lecture and mentoring method. The material presented was the manufacture of ecoenzyme with raw materials in the form of fruit and vegetable waste. Initial observations of partners' conditions showed that the community in RT 001/008, Bulakrejo Village, Sukoharjo District, Sukoharjo Regency has not been able to make environmentally friendly ecoenzyme that can be economically useful, for example, can be used as plant biological fertilizer or fish feed. For this reason, further assistance was needed so that in making this ecoenzyme more acceptable to the community so that it can make more production and a wider market. The results of community service activities carried out three times showed that partner communities can practice making and harvesting ecoenzymes. Thus, it can be said that this activity succeeded in meeting its target.
Pelatihan Pembuatan Kemasan dan Foto Produk Pangan Olahan Bagi Enterpreneur Milenial di Kota Mataram Sari Novida; Baiq Inggar Linggarweni; Nurlaillah Mapanganro
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.718 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1371

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh entepreneur milineal adalah kurangnya pengetahuan terkait kemasan produk mereka, mereka memiliki produk makanan olahan yang sasih dibungkus sederhana sekali, padahal produk tersebut sudah lama dijalani/digeluti. Kemasan yang masing menggunakan stappler, padahal sangat berbahaya bila sampai dikonsumsi, menggunakan plastik-plastik sederhana yang dapat membuat makanan mudah terkontaminasi oleh udara dan bakteri. Padahal Produk yang dimiliki adalah sumber mata pencaharian utama apalagi di masa pandemi masyarakat berlomba-lomba memasarkan produknya secara online. Pemasaran online merupakan kebiasaan baru yang harus dijalani oleh pengusaha muda, modal utama pemasaran online adalah tampilan produk yang bagus, foto produk yang elegan. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar, entrepreneurs milenial produk olahan makanan menjadi dasar dari tim pengabdian kami untuk memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi. Adapun solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian Unizar adalah pelatihan yang meningkatkan kualitas dan mutu produk olahan makanan agar lebih baik dan menarik yang bertujuan meningkatkan nilai jual produk olahan makanan tersebut. Target luaran yang dihasilkan oleh PKM ini adalah jurnal pengabdian yang terakreditasi.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Untuk Madrasah Aliyah (MA) Nurul Qomariyah; Rahadi Wirawan; Hiden; Suhayat Minardi; Lalu Sahrul Hudha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.876 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1373

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilatar belakangi adanya kesenjangan kemampuan dan prestasi siswa antara Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) dalam memahami konsep Fisika. Untuk itu diadakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan alat peraga fisika pada Siswa MA, dengan harapan dapat membantu para siswa MA dalam memahami konsep fisika dengan cara pengamatan langsung menggunakan alat peraga. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu pra pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Pra pelaksanaan dilaksanakan untuk pembuatan alat peraga sederhana pada kasus Gerak Jatuh Bebas (GJB) dan pengukuran massa jenis cairan oleh Tim Pengabdian. Alat peraga dibangun berbasis Mikrokontroler. Tahap pelaksanaan berupa pelatihan pembuatan alat peraga dengan metode direct instruction. Pada tahap ini tim pengabdian memberikan materi mengenai konsep dasar pengenalan mikrokontroler sebagai komponen alat peraga dan cara pembuatan alat peraga berdasarkan konsep Fisika. Pada tahap ini Tim PKM juga mendemonstrasikan prinsip kerja alat peraga dan memberikan kesempatan peserta untuk mencoba langsung menggunakan alat peraga. Tahapan terakhir adalah evalusi kegiatan dengan melihat respon peserta pengabdian dan pemahaman materi kegiatan. Kegiatan pengabdian berjalan lancar, respon peserta sangat baik. Kegiatan pengabdian memberikan pengalaman baru bagi peserta dimana siswa dapat melihat langsung fenomena fisika yang terjadi melalui pengamatan dan dan pengenalan Mikrokontroler yang sangat luas penggunaanya untuk pembuatan alat Peraga Fisika.

Page 40 of 161 | Total Record : 1609