cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pembimbingan Pembuatan Pupuk Organik Rumput Laut Sederhana dan Pentingnya Kualitas Sanitasi Lingkungan dalam Rangka Pencegahan Stunting Eka Sunarwidhi Prasedya; Dewi Puspitorini Husodo; Angga Susmana Abidin; Nanda Sofian Hadi Kurniawan; Bq Tri Khairina Ilhami; Indah Alibiah Putri Kirana; Aluh Nikmatullah; Sri Widyastuti; Ahmad Jupri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.163 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1250

Abstract

Rumput laut coklat Nusa Tenggara Barat, seperti Sargassum dan Turbinaria yang melimpah keberadaannya diketahui mengandung hormonpertumbuhan tanaman dengan kadar yang cukup tinggi. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan pada budidaya tanaman menyebabkan meningkatnyabiaya produksi, menurunkan kesuburan tanah, dan mencemari lingkungan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dankeamanan pangan. Oleh karena itu, substitusi pupuk kimia dan perangsang tumbuh sintetis dengan bahan alam. merupakan solusi terbaik untukmengatasi masalah tersebut. Substitusi pupuk organik akan menurunkan kontaminasi bahan kimia berbahaya pada air tanah sehingga kualitas sanitasair dan lingkungan dapat dibenahi. Menjaga kebersihan sanitasi dan memenuhi kebutuhan air bersih merupakah salah satu tindakan pencegahanstunting yang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan. Desa Puyung menjadi target dalam program ini mengingat prevalensi kejadian gizikurang dan stunting di wilayah tersebut terbilang cukup tinggi dan memerlukan perhatian. Terlebih Desa Puyung merupakan salah satu desabinaan Universitas Mataram. Program ini dikemas dalam bentuk penyuluhan dan demonstrasi serta pembimbingan langkah-langkah aplikasipupuk organik berbahan dasar rumput laut NTB. Materi edukatif disampaikan oleh tiga orang narasumber yaitu Eka Sunarwidhi Prasedya, M.Sc., Ph.D., dan Dr. H. Ahmad Jupri, M.Eng selaku perwakilan Pusat Unggulan IPTEK Biosains dan Bioteknologi Universitas Mataram, serta dr. Dewi Puspitorini Husodo, Sp.An. selaku pimpinan CV. Organik Medika Biotek yang menjadi mitra dalam kegiatan kali ini. Materi penyuluhan edukatif yang disampaikan meliputi substansi berikut : (1) Eksplorasi rumput laut sebagai bahan dasar pupuk organik; (2) Peran pengaplikasian PORL dalam langkah preventif pencegahan stunting; (3) Tahapan pembuatan PORL sederhana.
Sosialisasi Pemahaman Budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Dan Rajin) di Pt Narmada Aini; Made Sriasih
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.99 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1252

Abstract

Kemajuan dunia industri menuntut pekerjaan agar dapat dilakukan lebih mudah cepat dan efisien. Satu prinsip yang harus dibangun untuk mencapai tujuan tersebut adalah memananamkan budaya kerja. Budaya kerja yang banyak diaplikasikan di dunia yaitu 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin). Budaya kerja /Sistem 5R menjadi sangat perlu untuk menghindari ketidakteraturan penempatan tools dan sarana lain di tempat kerja, khususnya industri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang pengetahuan 5R terhadap seluruh karyawan di PT Narmada. PT Narmada merupakan salah satu industri menengah di provinsi Nusa Tengara Barat (NTB) yang bergerak dalam bidang produksi. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dengan partisipan sejumlah 484 orang karyawan. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah evaluasi yang diberikan sebelum sosialisasi dalam bentuk pretest dan setelah sosialisasi dalam bentuk post test. Indikator pemahaman digunakan nilai post test minimal 60. Hasil evaluasi post test diketahui bahwa sebaran soliasisasi adalah 100 % karyawan sudah memperoleh sosialisasi dan berdasarkan nilai post test diperoleh pemahaman adalah 90 % dengan nilai diatas 60. Hasil evaluasi bahwa dari 484 karyawan yang mengikuti sosialisasi tingkat pengetahuan dan pemahaman karyawan terhadap program 5R meningkat sebesar 70% dari 20% ke 90%.
Sosialisasi Program Kartu Tani Bagi Kios Tani Pengecer Pupuk Bersubsididan Kelompok Tani di Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Suprianto; Putu Karismawan; Lukman Hakim; Sujadi; Eka Agustiani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.443 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1253

Abstract

Kartu Tani adalah Kartu debit BNI co-branding yang di gunakan secara khusus untuk membaca alokasi Pupuk Bersubsidi dan transaksi Pembayaran pupuk Bersubsisid di Mesin Elektronik Data Capture (EDC) BNI yang ditempatkan di Pengecer serta dapat berfungsi untuk melakukan seluruh transaksi perbankan pada umumnya. Maksud Kartu Tani adalah Terwujudnya pendistribusian pengenadalian dan pengawasan pupuk bersubsidi kepada para petani yang berhak menerima. Tujuan terwujudnya distribusi pupuk bersubsidi sesuai dengan Asas 6 (enam) Tepat (Jumlah, Jenis, Waktu, Tempat, Mutu, dan Harga) serta pemberian layanan perbankan bagi petani. Kegiatan pengabdian tentang Sosialisasi Program Kartu Tani bagi Kios Tani Pengecer pupuk bersubsidi dan Kelompok Tani di Kecamatan GanggaKabupaten Lombok Utara dilaksanakan tanggal 3-4 Oktober 2021 bertempat di Kios Pengecer P3 Pelopor Kecamatan Gangga dengan peserta sebanyak 23 orang 20 orang petani, 1 pemiulik kios dan 2 orang dari perwakilan distributor pupuk bersubsidi CV. Sasak Agrotani. Sasaran adalah: 1. Petani yang tergabung dalam kelompok tani dan telah diusulkan untuk memperoleh pupuk bersubsidi melalui Rencana Devinitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disyahkan oleh Kepala Desa/Lurah dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) 2. Mempunyai KTP / NIK 3. Mengusahakan lahan untuk kegiatan bertani setiap musim tanam, petani yang melakukan usaha tani sub sector Tanaman Pangan, Perkebunan Hortikultura dan Peternakan. 4. Memiliki rekening tabungan di Bank BNI. Dari sasaran yang ada persyaratan tersebut telah dipenuhi oleh petani kelompok dan mereka telah memahami akan pentingnya memiliki kartu tani sebagai sarana dalam melakukan penbusan pupuk bersubsidi di kios pengecer yang telah ditunjuk moleh distributor pupuk. Kendala yang dihadapi dari peserta sebagian besar sudah melakukan pendaftran ke Bank BNI dan telah membuka rekening tabungan namun hingga saat ini mereka belum mendapatkan kartu tani, hal ini terkendala kebijakan dan koordinasi dinas terkait belum efektif dalam pengurusan penerbitan kartu tani untuk di wilaayah Kabupaten Lombok Utara pada umumnya.
Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme sebagai Handsanitizer di RT.001/008 Kelurahan Bulakrejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo dalam Upaya Mewujudkan Desa Mandiri Tangguh Covid-19 Ratna Dewi Eskundari; Tri Wiharti; Nur Rokhimah Hanik
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.638 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1256

Abstract

The Covid-19 pandemic which has lasted for about 2 years has had a negative impact in almost all parts of the world, including in this partner communities. This community service activity aims to provide training to partner communities regarding the manufacture of one of the ecoenzyme diversification products in the form of an eco-handsanitizer. This activity has a sequence of situation analysis of partner communities, counseling and training on making eco-handsanitizer, and evaluation. The evaluation results showed that the community partners can make eco-handsanitizers after this outreach.
Peningkatan Ketahanan Keluarga Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Melalui Vaksin dan Pembuatan Ramuan Herbal Peningkat Sistem Imun Asih Triastuti; Arde Toga Nugraha; Riyanto; Yon Haryanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.468 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1259

Abstract

Since it was declared a pandemic by the World Health Organization, Covid-19 has significantly altered the behavior and way of life of the global community, as well as the majority of the Indonesian people. This has ramifications for the resilience of families. A strong family resilience will benefit the family's ability to deal with the various impacts and changes caused by the pandemic and post-pandemic problems. According to various reports, community empowerment is critical to the pandemic's success. Communities with a strong health culture, educational and social foundation will be successful in responding to, analyzing, and resolving pandemics (and other health/social problems that may arise) using quantifiable strategies that can actively support the government policies. The purpose of this activity is to foster a society with physically and mentally healthy, educated, and has a healthy culture. The Pucung-Umbulsari village is located 24 kilometers from the campus of the Univesitas Islam Indonesia, is a partner in this service. Promotional activities for the covid-19 vaccine and the workshop of herbals to boost the immune system are carried out based on the results of the initial need assessment conducted by the proposer and community officials (heads of RT and RW). The activities are part of the community recovery process, which includes addressing issues that arose during the pandemic and preparing people to adapt to new normal. While maintaining health protocols, health promotion activities and training are conducted. The social impact of this community service activity are an increase in public awareness of the COVID-19 vaccine in preventing the spread of the disease and the high participation and initiative of the society to produce herbals.
Sosialisasi Mitigasi Bencana Kepada Masyarakat Dan Pemasangan Plang Jalur Evakuasi Di Desa Selengen Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara Irwan Jayadi; Nuri Aldhila Maqother; Renita Maeta Safwan; Ni Wayan Putri Widnyani; Isti Fardila Aeni; Nisa Zuliyana Afriani; Helena Damayanti Insani; Fridallyn Marischa Justine Mebe; Dimas Yanuar Perdana; Misfalatun; Sukmawati; Andi Cahyuni Candrawati; Ni Luh Tania Putri Wijaya; Ines Kurnila Sari; Nuriadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.106 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1283

Abstract

Selengen merupakan salah satu desa yang terletak di kabupaten lombok utara, merupakan salah satu daerah yang rawan bencana. Desa selengen merupakan kawasan yang termasuk tingkat rawan bencannya tinggi di kabupaten lombok utara. Untuk itu kesiapsiagaan diri secara mandiri sebagai bentuk penguasaan dan pengetahuan untuk menyelamatkan diri dari potensi bencana merupakan hal yang sangat penting. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan dan sadar bencana di akibatkan kuranng intensifnya sosialisasi kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk membantu masyarakat dalam kesiapsiagaan diri dalam menghadapi potensi bencana alam didesa selengen kecamatan kayangan kabupaten lombok utara. Implementasi yang dilakukan oleh peneliti sebagai upaya mitigasi bencana alam didesa selengen yakni melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di desa selengen dengan pihak BPBD sebagai narasumber dan pemasangan portal tanggap bencana di desa selengen kecamatan kayangan kabupaten lombok utara.
Rehabilitasi Lahan Mangrove Sebagai Strategi Mitigasi Bencana Alam di Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Nusa Tenggara Barat Asrorul Hadi; Dewi Wahyuni; Nuratun Safitri; Nurfitriani Raodatul Jannah; Muhammad Gifari Rahmadin; Sinta Sintiya Febrianti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.072 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1285

Abstract

Ekosistem hutan mangrove merupakan habitat penting bagi organisme kelautan dan sebagai penjaga pantai dari abrasi. Salah satu daerah yang mempunyai hutan mangrove dan cukup rentan dengan terjadinya abrasi adalah Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok barat. Desa Seriwe merupakan daerah pesisir yang memiliki fungsi penting untuk melindungi wilayah pesisir di Lombok Timur. Desa Seriwe berbatasan dengan sebelah utara Desa Pemongkong, sebelah selatan laut Samudra, sebelah timur teluk Seriwe, dan sebelah barat desa Kwang rundun. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar 172,12 ha/m2 dengan luas pemukiman yakni 4,5 ha/m2, luas persawahan sebesar 253,8 ha/m2, luas perkebunan sebesar 2,5 ha/m2, luas kuburan sebesar 3,5 ha/m2, luas pekarangan sebesar 3 ha/m2, luas taman sebesar 0,80 ha/m2, serta luas perkantoran sebesar 0,23 ha/m2. Daerah ini memiliki hutan konservasi seluas 12 ha/m2 serta hutan mangrove 8 ha/m2. Kegiatan penanaman mangrove bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masayarakat tentang pentingnya mangrove dalam mencegah terjadi abrasi, khusunya di Desa Seriwe. Kegiatan ini melibatkan berbagai aspek mulai dari mahasiswa KKN, kepala dusun hingga warga desa setempat. Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Secara fisik mangrove juga berperan sebagai penahan ombak, penahan angin, pengendali angin, perangkap sedimen, dan penahan intrusi air asin, sedangkan perannya di lingkungan biota yaitu sebagai tempat persembunyian, tempat perkembangbiakan berbagai macam biota air (ikan, udang, moluska, reptilia, mamalia dan burung).
Pengelolaan Sampah Melalui Pendidikan Kesadaran Bersih Lingkungan Sebagai Strategi Mitigasi Bencana di Desa Seriwe Aftina Rabbani; Annisa Sabrina; Arfaigah; Ayu Larasati; Dita Kusnulyaningsih; Qanita Handayani6
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.284 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1286

Abstract

Penumpukan sampah secara terus-menerus akan menyebabkan pencemaran yang akan memberi dampak buruk bagi lingkungan serta kehidupan manusia disekitarnya. Pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Kesadaran sampah diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman serta dapat menghindari akan terjadinya kerugian-kerugian akibat lingkungan yang kotor di masa mendatang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi ini adalah metode penyuluhan, Diskusi dan Aksi Lapangan . Umumnya masyarakat belum memahami cara mengelola sampah dengan baik, namun dengan adanya Sosialisasi tersebut masyarakat lebih memahami alternatif pengelolaan sampah, penyediaan bank sampah, dan pemilahan jenis sampah yang dapat mengurangi dampak bencana yang ditimpulkan karena faktor sampah sehingga masyarakat merespon positif dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Sehingga kegiatan ini bermanfaat menambah pengetahuan masyarakat serta membentuk lembaga koordinasi untuk keberlanjutan program Pengelolaan Sampah di Desa Seriwe, Jerowaru Lombok Timur.
Meningkatkan Minat Belajar Anak Melalui Bimibingan Belajar dengan Metode Pembelajaran AKSI (Aktif, Kreatif, Santai dan Inovatif) di Desa Selengen Irwan Jayadi; Ni Luh Tania Putri Wijaya; Helena Damayanti Insani; Andi Cahyuni Candrawati; Ines Kurnila Sari; Sukmawati; Fridallyn Marischa Justine Mebe; Misfalatun; Ni Wayan Putri Widnyani; Nuri Aldhila Maqother; Isti Fardila Aeni; Nisa Zuliyana Afriani; Renita Maeta Safwan; Dimas Yanuar Perdana; Nuriadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.114 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1289

Abstract

Tujuan dari Program Desa Mengajar ini adalah untuk memberikan bimbingan belajar kepada siswa siswi SDN 2 Selengen serta anak- anak dengan rentang usia 6- 12 tahun di Desa Selengen untuk memberikan pembelajaran. Objek dari penelitian ini adalah anak- anak sekolah SDN 2 Selengen dan anak- anak TPQ serta anak- anak di Desa Selengen. Hasil dari penelitian ini adalah bimbingan belajar yang diberikan oleh mahasiswa KKN PLP Unram dengan menggunakan metode AKSI untuk meningkatkan minat anak dalam mengikuti pembelajaran. AKSI (aktif, kreativ, santai dan inovatif) merupakan strategi dalam mengajar yang membuat suasana dalam proses belajar mengajar menjadi aman dan nyaman sehingga terfokusnya pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. Proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru saat ini cenderung kegiatan yang didominasi dengan guru. Program desa mengajar ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dalam hal ini digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai kendala dari menurunnya minat belajar anak. Dalam penyampaian materi, biasanya guru menggunakan metode ceramah dan mencatat sehingga anak mudah bosan sehingga menyebabkan minat belajar anak menurun. Metode pembelajaran AKSI ini dipilih sebagai metode pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan minat anak dalam mengikuti pembelajaran di sekolah maupun di rumah agar tidak menurunnya tingkat penyerapan anak pada proses pembelajaran. Pada metode ini dilakukan dengan menuntut adanya partisipasi aktif dari seluruh peserta didik dengan guru menjadi motivator dan fasilitator. Adanya program kerja tambahan mengajar di desa pada KKN PLP UNRAM di Desa Selengen saat ini dapat membantu anak-anak dalam proses pembelajaran seperti memberikan pendampingan dan bimbingan pada proses pembelajaran yang bertujuan dapat meningkatkan semangat dan minat belajar peserta didik. Pendampingan dan bimbingan pada anak difokuskan pada peserta didik yang berada di SDN 2 Selengen, pengajaran agama anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun di Desa Selengen, dan memberikan bimbingan belajar di posko KKN PLP yang dapat meningkatkan semangat dan kebersamaan anak dengan mahasiswa
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Di Desa Merembu, Lombok Barat Desi Suryati; Musniasih Yuniati; Rohmiati Amini; Nurmiati; Meiyanti Widyaningrum; Bukhori Muslim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.634 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1315

Abstract

Kondisi ekonomi masyarakat yang mulai terpuruk sejah masuknya pandemi Covid 19 menjadi perhatian semua pihak. Penguatan ketahanan pangan mulai gencar dilaksanakan dalam upaya penanggulangan permaslahan ekonomi pada setiap rumah tangga dengan memanfaatkan semua potensi sumber daya yang ada di sekitarnya dalam hal ini adalah lahan pekarangan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa sosialisasi, diskusi, Tanya jawab. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa semua peserta yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian yaitu sosialisasi, diskusi dan Tanya jawab tentang fungsi dan manfaat lahan pekarangan serta upaya yang dapat dilakukan untuk menambah penghasilan atau pendapatan pada masyarakat Desa Merembu Kabupaten Lombok Barat. Kesimpulan kegiatan pengabdian sebagai berikut: semua peserta yang terdiri dari ibu ibu rumah tangga, pemuda, dan masyarakat maupun orang tua yang ada di Desa Merembu Kabupaten Lombok Barat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan memberikan respon yang positif selama kegiatan pengabdian berlangsung. Tim Pengabdian memaparkan dan memberikan sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan sehingga bisa menghasilkan tambahan pendapatan bagi masyarakat dan peserta aktif menanyakan hal-hal yang belum jelas dari materi yang telah di sampaikan. Pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya untuk digunakan pada bidang pertanian namun juga bisa digunakan pemanfaatannya untuk pengembangan usaha produksi dengan skala mikro, membuat bengkel mini, tempat pencucian motor atau mobil Pada akhir kegiatan ini perserta dapat memiliki pengetahuan yang baik tentang pemanfaatan lahan pekarangan sebagai tambahan penghasilan atau pendapatan masyarakat di Desa Merembu Kabupaten Lombok Barat

Page 39 of 161 | Total Record : 1609