cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KEPALA KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA DI DESA DURIAN KECAMATAN PADANG CERMIN KABUPATEN PESAWARAN Agung Aji Perdana; Khoidar Amirus; Prayoga Yushananta
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i4.499

Abstract

Malaria sebagai salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, berdampak kepada penurunan kualitas sumber daya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah sosial ekonomi.Salah satu Desa dengan jumlah kasus malaria tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Padang Cermin Kabupaten Pesawaran terdapat di Desa Durian dengan 175 kasus pada tahun 2016.Tujuan penelitian yaitu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kepala keluarga dalam pencegahan penyakit malaria di Desa Durian Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran tahun 2017. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh kepala keluarga di Desa Durian sebesar 580 kepala keluarga, besar sampel 182 orang dan pengambilan sampel proporsional random sampling.Analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapat distribusi frekuensi pengetahuan kepala keluarga dalam pencegahan penyakit malaria lebih tinggi pada kategori kurang baik sebesar 143 orang (78.6%), sikap lebih tinggi pada kategori negatif sebesar 122 orang (67.0%), pendidikan kepala keluarga lebih tinggi pada kategori rendah sebesar 132 orang (72.5%), perilaku pencegahan penyakit malaria lebih tinggi pada kategori kurang baik sebesar 126 orang (69,2%). Hasil uji chi square ada hubungan pengetahuan p value = 0,031, ada hubungan sikap p value = 0,039 dan ada hubungan pendidikan p value = 0,010 dengan perilaku kepala keluarga dalam pencegahan penyakit malaria. Disarankan bagi petugas kesehatan Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Kabupaten Pesawaran untuk dapat meningkatkan sosialisasi informasi tentang pencegahan penyakit malaria dengan menggunakan bahasa yang mudah difahami dan menggunakan media yang menarik
Gambaran Kesehatan Mental Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 Zulfikar Abdul Aziz; Delfri Ana Ayu; Fifi Maysarah Bancin; Siti Gendis Syara; Wahdana Boang Manalu; Rina Artika S; Sandra Fita Lia; Laila Puspita Tanjung; Abdur Suripto Boang manalu; Sri indah Karina Br Karo; Claudya Agita Br Bangun; Fingki Wulandari Limbong; Nurul Fadhilah Siregar
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3256

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi kesehatan mental masyarakat di dunia. Sekitar 800.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kualitas tidur di wilayah urban dan rural Kecamatan Pantai Labu. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode kuantitatif yang dilakukan pada bulan Agustus-September 2020. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Strata 1 di Medan, Sumatera Utara. Sampel yang digunakan sebesar 123 responden. Metode sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Instrumen sampel berupa kuesioner digital (Google Form) yang disebar melalui media sosial peneliti. Kuesioner yang digunakan merupakan kuesioner Self-Reporting Questionneire 20 yang sudah diterjemahkan. Proporsi mahasiswa yang mengalami gangguan mental atau memiliki kesehatan mental yang buruk sebesar 30 %. Pada responden Laki-Laki ditemukan bahwa 28% dari 25 responden mengalami gangguan mental. Pada wanita, sebesar 31% dari 98 responden mengalami gangguan mental. Berdasarkan status marital, proporsi gangguan mental tertinggi terdapat pada kelompok Memiliki Pasangan (belum menikah) sebesar 34%.  Sedangkan berdasarkan Usia, kelompok dengan proporsi paling tinggi adalah 19-20 tahun sebesar 35% dari 37 responden (97%CI: 20.57-20.96). Proporsi gangguan mental pada mahasiswa sangat tinggi (30%). Proporsi yang berbeda ditemukan pada mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan. Hal tersebut dimungkinkan karena perbedaan respon dan perspektif dalam menghadapi masalah dan tekanan dari lingkungan dan kampus. Mahasiswa hendaknya dapat mengetahui dan memahami terkait dengan kontrol diri dan pemecahan masalah untuk mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan mental. 
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN MODUL DAN PRESENTASI YANG DISERTAI SELEBARAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG HIV / AIDS PADA SISWA SMUN 3 DAN SMUN I PANJANGAN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2007–2008 Pri Hastuti; Luluk Mahaningsih
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i4.339

Abstract

Masalah sosial dan masalah kesehatan seperti KTD dan infeksi HIV / AIDS padaumumnya sedang dihadapi oleh remaja saat ini. Sebanyak 2,3 juta penderita HIV / AIDSadalah remaja dan para wanita (UNAIDS, 2004). Kurangnya pengetahuan tentangHIV/AIDS disebabkan karena pendidikan kesehatan yang diberikan di sekolah, bimbinganmodul, leaflet dan CD tentang HIV / AIDS masih jarang. Untuk mencapai hal tersebutprogram pencegahan melalui sekolah dianggap metode yang efektif yang memberikanmateri untuk mencapai tujuan pendidikan, yaitu peningkatan pengetahuan tentangpencegahan infeksi HIV / AIDS.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan denganpenggunaan modul dan presentasi yang disertai dengan selebaran terhadap pengetahuantentang HIV / AIDS pada siswa SMUN 3 dan SMUN 1 Pejangan Bantul tahun 2007-2008.Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan pendekatanpre- post test control group design. Subyek penelitian dikelompokan menjadi 2 dari SMUyang berbeda dan ditentukan sebagai kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Setiapsampel terdiri dari 42 orang terpilih dengan menggunakan cluster random samplingkemudian diukur pengetahuan tentang HIV / AIDS menggunakan instrumen test. analisisstatistic menggunakan uji t dependen dengan tingkat signifikansi 0,005.Nilai rata-rata pre-test dan post-test pada kelompok perlakuan masing-masing73,81 (SD = 10,53) dan 84,17 (SD = 5,69). Sedangkan rerata nilai pre-test dan posttestpada kelompok kontrol masing-masing 80,39 (SD = 8.13) dan 81.51 (SD = 6,97).Uji beda pada sampel berpasangan dari kelompok perlakuan dengan nilai t 5,440 (nilai p<0,05), yang artinya ada perbedaan pengetahuan antara pre-test dan post-test padakelompok perlakuan. Sedangkan uji beda pada sampel berpasangan dari kelompokkontrol dengan nilai t 0,472 (nilai p> 0,05), yang artinya tidak ada perbedaanpengetahuan antara pre-test dan post-test kelompok kontrol. Jadi, perbandingan antarakedua kelompok diperoleh nilai t 3,771 (nilai p <0,005), yang berarti ada perbedaanpengetahuan.Terdapat perbedaan pengetahuan tentang HIV/AIDS pada siswa SMU denganpenggunaan modul dan presentasi yang disertai leaflet.Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Modul, Leaflet, HIV / AIDS.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PERILAKU STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS): STUDI PADA PROGRAM STBM DI DESA SUMBERSARI METRO SELATAN 2016 Windy Febriani; Samino Samino; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i3.467

Abstract

Desa Sumbersari Kecamatan Metro Selatan menjadi salah satu kelurahan yang berhasil melaksanakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan mampu merubah perilaku BAB di jamban sehat. Masyarakat di desa tersebut mulai berubah perilaku setelah dilakukan kegiatan pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyrakat ( STBM ) dan adanya Sani FOAM bertujuan untuk menganalisa perubahan perilaku pada program sanitasi. Tujuan penelitian adalah m engetahui factor - faktor y ang mempengaruhi perubahan perilaku BABS di desa Sumbersari Metro Selatan . Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional . Sampel Penelitian ini berjumlah 394 Kepala Keluarga (KK). Analisis Data menggunakan Uji chi square , dengan derajat k epercayaan 95%. H asil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa keberhasilan program STBM dipengaruhi oleh akses/ketersediaan sanitasi, pengetahuan, dukungan sosial, sikap dan keyakinan masyarakat di Desa Sumbersari Kota Metro 2016. Disaran kan bagi pemegang program STBM, hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai pemicu daerah lainnya agar berhasil untuk STOP BABS , dengan mengaktifkan aparat desa dan jajaranya, dan meningkatkan pengetahuan dan dukungan masyarakat serta peningkatan a kses kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang STBM. Kata Kunci : Faktor perilaku stop BABS
Gambaran Upaya Pengendalian Jentik Nyamuk Aedes aegypti Dan Kepadatan Jentik Di Wilayah Puskesmas Satu Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang Tahun 2020 Kamidi, Priyadi; Indriyati, Elsa; Damanik, Hanna
Jurnal Dunia Kesmas Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i4.3298

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh Virus Dengue (Arbovirus) yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina. Puskesmas Satu Ulu mengalami kenaikan kasus demam berdarah dengue setiap t Gambaran Upaya Pengendalian Jentik Nyamuk Aedes aegypti                              Dan Kepadatan Jentik Di Wilayah Puskesmas Satu Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang Tahun 2020 ahunnya dan Angka Bebas Jentik masih dibawah target nasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan responden tentang upaya pengendalian vektor jentik nyamuk Aedes aegypti dan Larva index (House Index, Container Index, Bruteu Index dan Angka Bebas Jentik (ABJ). Metode penelitian bersifat deskriftif dengan sampel sebanyak 96 responden. Hasil penelitian tingkat pengetahuan dengan kategori baik responden tentang upaya pengendalian sebanyak 88 responden (91,66%), 79 responden telah melakukan upaya pengendalian jentik nyamuk Aedes aegypti secara fisika dan biologi. Angka kepadatan jentik dengan nilai HI = 19,79 %, nilai CI = 16 %, nilai BI = 60,41 % dan ABJ sebesar 80 %. Kesimpulan, tingkat pengetahuan responden tentang upaya pengendalian dan upaya pengendalian telah dilakukan namun Larva Index dan ABJ masih rendah. Saran, masih perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk secara kontinu melakukan upaya pengendalian jentik bagi setiap warga namun di rumah dan tempat-tempat umum serta tempat-tempat yang memiliki potensi sebagai tempat perindukan/perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes aegypti.
FAKTOR LESI PRAKANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RYACUDU KOTA BUMI LAMPUNG UTARA Yuli Caturini; Rosmiati Rosmiati; Aryanti Wardiyah
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i3.435

Abstract

Lesi prakanker disebabkan oleh tumbuhnya jamur yang disebut sebagai kandida. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kota Bumi Lampung Utara, Januari–Desember 2014, dari 425 wanita usia subur yang melakukan papsmear, sebanyak 5 orang (1,1%) terdeteksi kanker rahim stadium 1b, 57 orang (13,4%) mengalami lesi prakanker. Tujuan penelitian dketahui faktor yang berhubungan dengan lesi prakanker serviksPenelitian kuantitatif, dengan rancangan Case Control. Populasi pada semua wanita yang melakukan papsmear tahun 2014 di RSUD Ryacudu Kota Bumi Lampung Utara 90 orang. Sampel menggunakan total populasi (90).Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia pertama kali melakukan hubungan seksual (p=0,000), partner seksual (p=0,000), perilaku merokok (p=0,004), paritas (p=0,000), lamanya penggunaan kontrasepsi pil (p=0,000), keturunan (p=0,000), riwayat penyakit reproduksi (p=0,000) dengan kejadian lesi prakanker serviks di RSUD Ryacudu Kotabumi Tahun 2014. Faktor resiko yang paling dominan berpengaruh terhadap terjadinya lesi prakanker serviks riwayat penyakit reproduksi (p-value = 0,000 : OR 18.586). Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bahwa pihak RSUD Ryacudu Kotabumi Memberikan konseling kepada aseptor KB yang sudah menggunakan kontrasepsi hormonal lebih dari 5 tahun untuk beralih kepada kontrasepsi non hormonal. Memberikan program pemeriksaan pap smear bagi wanita usia subur secara gratis.Kata kunci : Usia, partner seksual, merokok, paritas, kontrasepsi pil, keturunan, riwayat penyakit reproduksi, dan lesi prakanker serviks.
PERBEDAAN ANTARA METODE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN METODE BUZZ GROUP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BERISIKO DI SMA YAYASAN BAKTI KOTA PRABUMULIH 2016 Desta Tri Yani; Christin Angelina Febriani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i3.1093

Abstract

ABSTRAK Masa remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa, remaja perempuan yang mengetahui tentang seks berisiko sebesar 65% sedangkan remaja laki-laki yang mengetahui tentang seks berisiko sebesar 62%. Kejadian sek beresiko di Sumatera Selatan 56%, Kota Palembang 50% dan Prabumulih 45%. Tujuan penelitian ini diketahui perbedaan antara metode Numbered Heads Together (NHT) dengan metode Buzz Group terhadap pengetahuan remaja tentang seks berisiko di SMA Yayasan Bakti Kota Prabumulih 2016. Jenis penelitian kuantitatif, dengan sampel 30 responden. Analisa data dengan uji T-Dependent dan T-Independent dengan derajat kerpercayaan (CI) 95% dan α=5%. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan signifikan pengetahuan remaja tentang seks berisiko sebelum (46,93) dan sesudah (82,67), dilakukan metode NHT dengan t-value (<0,001), ada perbedaan yang signifikan pengetahuan remaja tentang seks berisiko sebelum (55,73) dan sesudah (82,13%) dilakukan metode buzz group dengan t-value (<0,001). Tidak ada perbedaan antara metode NHT (35,73) dengan Buzz Group (26,40) dengan t-value (0,128). Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa terdapat perbedaan signifikan pengetahuan setelah diberi penyuluhan dengan metode NHT dan metode Buzz Group. Tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode NHT dan metode Buzz Group. Disaranka untuk SMA Yayasan Bakti Kota Prabumulih, diharapkan agar memberikan informasi melalui penyuluhan dengan menggunakan metode NHT atau Buzz Group kepada peserta didik, keduanya sama baiknya.
PENGARUH PENGETAHUAN IBU, PAPARAN MEDIA, PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERDEKAT TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KECAMATAN METRO SELATAN KOTA METRO TAHUN 2012 Supiyah Supiyah; Ahcmad Farich; Fitri Ekasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i2.362

Abstract

World Health Organization (WHO) pada risetnya pada tahun 2006 menyebutkan42% kematian balita didunia adalah akibat penyakit dan 58% adalah terkait dengan malnutrisi yaitu dengan asupan ASI. Provinsi Lampung tahun 2007 cakupan ASI eksklusifnya41,81% sedangkan cakupan ASI untuk skala nasional adalah 80%. Cakupan tertinggidicapai kabupaten Way Kanan 77,25%, sedangkan untuk Kota Metro adalah 41,2%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan ibu, paparanmedia, peran petugas kesehatan dan dukungan keluarga terdekat terhadap pemberianASI eksklusif di wilayah kecamatan Metro Selatan Kota Metro tahun 2012.Penelitian inidilaksanakan di wilayah kecamatan Metro Selatan Kota Metro pada bulan Maret 2012.Jenis penelitian adalah kuwantitatif dengan menggunakan pendekatan crosssectional, populasi penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang mempunyai bayi 6,1-11,9 bulan dengan jumlah 136 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan totalsampel, analisa data menggunakan chi square.Hasil penelitian ada pengaruh yang signifikan pengetahuan ibu (p-value =0,019<0,05), paparan media (p-value= 0,000< 0,05), peran petugas kesehatan (p-value=0,014<0,05), dukungan keluarga terdekat (p-value = 0,017< 0,05) terhadappemberian ASI eksklusif di wilayah Kecamatan Metro Selatan Kota Metro tahun 2012.Bagi petugas kesehataan diharapkan berperan aktif dalam mempromosikan pemberianASI eksklusif melalui berbagai media (cetak/elektronik) serta mensosialisasikan melaluipenyuluhan konseling dan pendampingan terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayahKecamatan Metro Selatan Kota Metro.Kata Kunci : Pengetahuan, Media, Peran Petugas, Dukungan Keluarga, Pemberian(Air Susu Ibu) Eksklusif.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL A’MAL KOTA METRO Dhini easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i3.490

Abstract

Flour Albus (keputihan) adalah suatu kondisi dimana vagina secara terus menerus mengeluarkan cairan serta sel. Flour Albus ternyata bukan suatu penyakit, melainkan sistem proteksi tubuh untuk membersihkan vagina serta melindunginya (Nurchasanah, 2009). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian Flour Albus pada remaja putri di Pondok Pesantren Darul A’mal Kota Metro tahun 2017. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Populasi seluruh remaja putri di Pondok Pesantren Darul A’Mal Kota Metro 2017 360 remaja putri. Sampel seluruh populasi (360 remaja putri). Analisa data bivariat dengan chi square, dan multivariat regresi logistik ganda, dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan kebiasaan mengeringkan kemaluan dengan tissue, penggunaan celana dalam yang ketat, sanitasi WC, kebiasaan mengganti pembalut, kebiasaan membasuh kelamin, perhatian organ kewanitaan dan kebiasaan menggaruk organ dengan kejadian flour albus. Sedangkan variabel tukar celana dalam tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian Flour Albus. Variabel kebiasaan membasuh alat kelamin dari belakang merupakan yang paling berpengaruh. Pimpinan Pondok Pesantren Darul A’mal diharapkan memberikan penyuluhan kesehatan tentang keputihan, termasuk cara-cara membasuh kemaluan dengan benar, bekerja sama dengan Puskesmas dan BKKBN setempat
Hubungan Peran Wanita dalam Pengambilan Keputusan dengan Penggunaan Kontrasepsi Modern Pada Wanita Usia 15-49 Tahun di Indonesia (Analisis Data SDKI 2017) Eni Setiyowati; Sudarto Ronoatmodjo
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.2388

Abstract

Tingginya laju pertumbuhan penduduk menimbulkan permasalahan diberbagai Negara termasuk di Indonesia. Upaya pengendalian dilkukan dengan cara program Keluarga Berencana. Akan tetapi angka CPR sebesar 64% belum memenuhi target RPJMN 2019 sebesar 66% dan adanya kecenderungan trend penggunaan KB modern yang cenderung menurun. Berbagai faktor berpengaruh dalam pemilihan kontrasepsi modern diantaranya peran wanita dalam pengambilan keputusan untuk ber KB, hal ini terkait dengan isu ketidaksetaraan gender dalam bidang KB dan kesehatan reproduksi dimana masih ada anggapan bahwa pengguna kontrasepsi adalah urusan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar hubungan antara peran wanita dalam pengambilan keputusan dengan penggunaan kontrasepsi modern. Desain penelitian ini adalah cross sectional menggunakan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia ( SDKI ) 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia 15-49 tahun yang terdaftar dalam data SDKI 2017 yang memenuhi kriteria inklusi sebesar 17.234. Analisis dalam penelitian ini menggunakan cox regression. Hasil analisis multivariat menyatakan ada hubungan antara peran wanita dalam pengambilan keputusan dengan penggunaan kontrasepsi modern dengan nilai PR sebesar 1,128 ( 1,061-1,201). Disimpulkan bahwa wanita yang berperan dalam pengambilan keputusan  meningkatkan risiko sebesar 1,128 kali bila dibandingkan dengan wanita yang tidak berperan dalam pengambilan keputusan yang menggunakan kontrasepsi modern. Peningkatan pengetahuan dan informasi bagi wanita untuk meningkatkan kemandirian dan keberdayaan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kesehatan dirinya dan keluarganya.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue