cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN PRILAKU SEKS REMAJA PADA SISWA KELAS X - XI DI SMA N 1 TERUSAN NUNYAI BANDAR AGUNG KEC. TERUSAN NUNYAI LAMPUNG TENGAH Shinta Arini Ayu; Riska Wandini; Eka Trismiyana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i4.376

Abstract

Remaja merupakan asset yang sangat penting bagi pembangunan. Namun dalamera globalisasi saat ini, remaja dihadapkan pada derasnya arus informasi tentangberbagai hal termasuk diantaranya informasi gaya hidup prilaku seksual dan prilakulainnya, yang tentu saja berdampak negatif bagi remaja. Prilaku seksual yang tidaksehat dan beresiko dapat terjadi karena orang tua yang tidak termotivasi untukmemberikan informasi mengenai seksualitas, kurangnya pendidikan agama sejak dini,penyimpangan prilaku seksual karena pengaruh teman dan derasnya arus media massa.Penyimpangan prilaku seksual tersebut juga merupakan indikasi adanya perubahanpenting dalam tatanan masyarakat.Tujuan: Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungansosial dengan perilaku seks remaja pada siswa kelas X - XI di SMA Negeri 1 TerusanNunyai Bandar Agung Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah.Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan desainCross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X - XI di SMA Negeri 1Terusan Nunyai Lampung Tengah yang berjumlah 324 siswa, penggambilan sampeldengan menggunakan tehnik systematic random sampling sehinga diperoleh 65 orangsiswa. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square.Hasil: hasil penelitian diperoleh p value 0,020 yang berarti p < α = 0,05disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara lingkungan sosial denganperilaku seksual remaja.Kesimpulan: Diharapkan bagi remaja baik laki-laki maupun perempuan untukmenghindari prilaku seksual beresiko karena nantinya akan merugikan diri sendiri,hendaknya lebih banyak melakukan aktivitas atau kegiatan yang lebih bermanfaat,misalnya berolahraga, mengikuti kursus, aktif dalam organisasi, kegiatan kesenian,ataupun melakukan hobi yang dapat menghindarkan diri dari aktivitas- aktivitas negatif.Kata Kunci : Lingkungan Sosial, Prilaku Seks, Remaja
PENGARUH KOMPRES HANGAT PADA PUNGGUNG DALAM MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I, DI RSUD SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Nurul Isnaini
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i4.504

Abstract

Nyeri persalinan adalah suatu proses fisiologis yang terjadi ketika otot-otot rahim berkontraksi sebagai upaya membuka servik dan mendorong kepala bayi kearah panggul. Namun, nyeri persalinan dapat menjadi sebuah masalah yang dihadapi ibu bersalian.Mengingat dampak nyeri cukup signifikan, maka harus ada u paya untuk menurunkan nyeri tersebut.Salah satu upayanya adalah pemberian kompres hangat pada punggung.Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya pengaruh kompres hangat pada punggung dalam mengurangi nyeri persalinan kala I di RSUD Sukadana Kabupaten Lampung Timur tahun 2016. Penelitian quasi exsperimen, dengan rancangan one group pretest-postest, jumlah sampel 30 orang dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data dengan data primer yang digunakan untuk mengukur skala nyeri dengan teknik kompres hangat.Analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan uji t paired test. Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi frekuensi rata-rata nyeri persalinan kala I sebelum dilakukan kompres hangat pada punggung 5,40 dan setelah dilakukan kompres hangat 3,10, dengan standar deviasi 1,918. Hasil uji beda diketahui ada perbedaan mean nyeri sebelum dan sesudah kompres hangat. Disarankan bagi institusi pendidikan kebidanan, diharapkan dapat menambah kasanah pengetahuan tentang menejemen pengurangan nyeri persalinan.Selain itu bagi pelayanan, diharapkan dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengurangi nyeri persalinan pada I
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN RUMAH DAN FAKTOR ANAK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI DESA WAY HUWI PUSKESMAS KARANG ANYAR KECAMATAN JATI AGUNG Ernawati Ernawati; Ahcmad Farich
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i4.344

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah penyakit infeksi saluran pernafasanyang besifat akut dengan adanya batuk, pilek, demam baik disertai maupun tidakdisertai napas cepat yang berlangsung sampai 14 hari. Kunjungan ISPA pada anak balitameningkat pada tahun 2008-2011 (27,13%-25,94%), sedangkan 15% - 20% merupakankematian anak balita yang disebabkan oleh ISPA. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui hubungan faktor lingkungan rumah dan faktor anak dengan kejadian ISPA didesa Way Huwi Puskesmas Karang Anyar tahun 2012.Jenis Penelitian ini analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectionalpopulasi dari penelitian ini adalah anak balita umur 1-5 tahun sampel yang diambilberjumlah 247 anak balita yang diambil secara simple random sampling. Uji statistikyang digunakan Chi Square.Berdasarkan analisis Chi square didapatkan bahwa ada hubungan antara status gizidengan kejadian ISPA pada anak balita (p= 0,029 < 0,05, OR = 2,255 dan 95% CI =1,1 - 4,4), tidak ada hubungan antara pemberian vitamin A dengan kejadian ISPA padaanak balita (p = 0,063 > 0,05) , tidak ada hubungan antara kondisi ventilasi dengankejadian ISPA pada anak balita (p = 0,54 > 0,05),ada hubungan antara perokok dalamrumah dengan kejadian ISPA pada anak balita (p =0,012 < 0,05, OR 2,03 dan 95% CI1,1 – 3,4), ada hubungan antara penggunaan obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPApada anak balita (p = 0,04 < 0,05 OR 1,77 dan 95% CI 1,0 – 3,0 ) ada hubungan antarakelembaban udara dalam rumah dengan kejadian ISPA pada anak balita. Upaya yangdapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ISPA dengan peningkatan status gizi padaanak balita dengan cara memantau pertumbuhan dan perkembangan anak balita diposyandu, melakukan penyuluhan kepada masyarakat,membiasakan membuka semuajendela yang ada agar udara dalam rumah tetap baik.Kata kunci : ISPA, Status Gizi, Lingkungan Rumah
ANALISIS FAKTOR PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR KELUARGA PRA SEJAHTRA DAN SEJAHTERA I DI BANDAR LAMPUNG Samino Samino; Dhini Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i1.472

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang cepat akan menimbulkan berbagai permasalahan baru. Indonesia menempati urutan ke empat (255.461.700) terbesar di dunia. Angka kelahiran total (Total Fertility Rate(TFR))2,6)masih diatas anggka target yang diharapkan (2,1). Peserta KB Non MKJP 82,97% masih sangat tinggi dibandingkan jangka panjang seperti IUD, MOW, MOP dan Implant hanya 17,03%.Tujuan penelitian diketahui faktor yang berpebgaruh terhadap metode KB, antara lain pengetahuan PUS, persepsi terhadap anak laki-laki, penghasilan keluarga, peranan orang tua, suami, bidan, ketersediaan alat kontrasepsi, dan lingkungan masyarakat.Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional.Penelitian dilaksanakan Januari-April 2016, di Bandar Lampung. Populasi pasangan usia subur (PUS), dengan sampel 143. Pengambilan data dengan wawancara terstruktur. Pemilihan sampel multi stage cluster sampling dengan Probability Proportionale to Size (PPS).Hasil penelitian diolah dengan tahapan editing, scoring, coding,entering, dan cleaning. Uji chi square dan regresi logistik ganda dengan derajat kemaknaan 95%.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden lebih banyak menggunakan metode KB jangka pendek (84,6%) dibandingkan dengan yang menggunakan jangka panjang (15,4%). Variabel pengetahuan, peranan orang tua, peran bidan, ketersediaan alat kontrasepsi, lingkungan sosial, berhubungan dengan perilaku pemilihan metode KB. Variabel lingkungan sosial meruapakan paling dominan. Variabel peran bidan, ketersediaan alat kontrasepsi, dan lingkungan sosial secara bersama-sama berpengaruh 95,23% terhadap pemilihan metode KB. Disarankan, BKKBN lebih meningkatkan frekuensi penyuluhan KB serta menyediaakan alat kontrasepsi jangka panjang. Bidan digarda terdepan diharapkan, dapat meningkatkan mutu informasi KB dengan memberikan penjelasan seluas-luasnya, sehingga akseptor dapat memilih metode KB jangka panjang, sesuai dengan kebijakan negara.Kata kunci : Pengetahuan, persepsi, peran, kontrasepsi, lingkungan sosial, dan metode KB
Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Biru-Biru Terhadap Pencegahan Penyakit DBD Citra Cahyati Nst; Delfriana Ayu A; Pramilenia Rosdiana Putri; Nurdinda Filza Mahzura; Khalda Chofifah Muntaz; Wahyu Opipa; Indanazulfa .; Arfan Syahputra Pulungan; Nurhidayati .; Dewi Yunita Sembiring; Zuliani Sasmitha; Silfa Herawati Siregar
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i4.3286

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arthropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan family Flaviviridae. DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti. Penyakit DBD dapat muncul sepanjang tahun dan dapat menyerang seluruh kelompok umur. Munculnya penyakit ini berkaitan dengan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat di wilayah kerja puskesmas biru-biru terhadap pencegahan penyakit DBD. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Agustus 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan, sikap, dan perilaku dengan sampel sebanyak 30 sampel yang dipilih dengan menggunakan metode pemilihan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan  55,33% responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai tentang DBD, 55,33% responden memiliki sikap yang cukup antisipatif terhadap pencegahan penyakit DBD, dan pada umumnya 53.333% responden memiliki perilaku cukup terhadap penyakit DBD, namun perilaku pencegahan terhadap penyakit DBD dalam kategori yang baik hanya sebesar 6.67%.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN NEONATAL (Studi Kasus Di Rumah Sakit Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung) Sunarsih Sunarsih; Sugeng Juwono Mardihusodo; Dessy Hermawan
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i3.399

Abstract

Jumlah kematian bayi di Indonesia termasuk tinggi diantara negara-negara di AsiaTenggara. Di Provinsi Lampung, Kasus kematian tertinggi terjadi di Bandar Lampung,faktor penyebab tingginya kematian neonatal adalah BBLR 315 (35,1%) kasus, asfiksia301 (33,6%) kasus, tetanus neonatorum, infeksi, kelainan kongenital dan lain-lainsebanyak 281(31,21%). Tujuan dari penelitian ini diketahui faktor yang mempengaruhiterjadinya kematian neonatal berdasarkan data di Rumah Sakit Abdul Moeloek BandarLampung.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain analitik denganpendekatan case control. Populasi penelitian ini yaitu seluruh neonatal yang dirawatdiruang perinatologi periode Januari – September 2013 berjumlah 1504. Sampel dalampenelitian ini terdiri dari 115 kasus dan 115 kontrol, pengambilan sampel dilakukandengan teknik simple random sampling. Sedangkan analisis data univariat denganmenggunakan distribusi frekuensi, bivariat dengan menggunakan uji Chi Square danmultivariat dengan menggunakan regresi logictic.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa variabel yang memilikipengaruh terhadap kematian neonatal, yaitu status pendidikan ibu (p value= 0,012),usia ibu (p value = 0,035), paritas ibu (p value = 0,032), riwayat obstetrik (p value =0,306), BBLR (p value = 0,023), asfiksia (p value = 0, 03), infeksi neonatorum (p value= 0,005), kelainan kongenital (p value = 0,04), Faktor dominan yang berhubungandengan kematian neonatal yaitu infeksi neonatorum (p value = 0,001 OR = 2,73).Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan peran serta dinas kesehatan,bekerjasama dengan petugas kesehatan dan masyarakat dalam mencegah danmenangani kasus kematian nenonatal.Kata Kunci : Faktor-Faktor yang mempengaruhi, kematian Neonatal
FAKTOR RISIKO HIPERURISEMIA DI PUSKESMAS SUKARAJA KOTA BANDAR LAMPUNG Ika Artini; Dhiny Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i3.1685

Abstract

ABSTRAK Hiperurisemia merupakan hasil dari interaksi multifactor antara jenis kelamin, umur, genetik, dan factor lingkungan. Prevalensi hiperurisemia berdasar diagnosis tenaga kesehatan di Indonesia adalah 11,9% dan berdasar diagnosis atau gejala 24,7%. Berdasarkan Profil Kesehatan Kota Bandar Lampung tahun 2016, penyakit hiperurisemia masuk kedalam 10 penyakit terbanyak yaitu 141.857 kasus. Di Puskesmas Sukaraja penyakit hiperurisemia merupakan penyakit urutan ketiga dengan jumlah kasus 996 kasus. Tujuan penelitian adalah diketahui faktor-faktor risiko hiperurisemia di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2017.Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik pendekatan cross sectional.  Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan keluhan nyeri sendi yang berkunjung di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung pada 3 bulan terakhir tahun 2016 yang berjumlah rata-rata 249 orang. Sampel ditetapkan menjadi 92 orang. Analisis bivariate menggunakan uji Chi Square. Analisis Multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan umur (p value 0,012. OR 3,2), jenis kelamin (p value 0,004. OR 3,875), status gizi (p value 0,021.OR 3,049), riwayat keturunan (p value 0,003.OR 4,053), frekuensi makan (p value 0,001.OR 5,571) dengan Hiperurisemia pada pasien di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2017. Pola makan merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan Hiperurisemia pada pasien di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2017, dimana memiliki p value terrendah yaitu 0,001 dan nilai OR tertinggi yaitu 6,414. Saran pada masyarakat agar dapat mengatur pola konsumsi makanan sejak dari usia produktif terutama untuk asupan makanan yang banyak mengandung purin.ABSTRACTHyperuricemia is the result of a multifactorial interaction between gender, age, genetic, and environmental factors. Data health workers in Indonesia showed that the prevalence of hyperuricemia diagnosis is 11.9% and based on diagnosis or symptom is 24.7%. Based on the Health Profile in Bandar Lampung during 2016, the hyperuricemia disease was categorized as a 10th most diseases, it has 141.857 cases. In Sukaraja health center, hyperuricemia disease was categorized as a third place of the most diseases, it has 996 cases. The aim of study is observation of hyperuricemia risk factors at Sukaraja health center Bandar Lampung in 2017.This study was analytic quantitative research with cross sectional approach. The Population that was used in this study, all patients with symptoms of joint pain who visited the Sukaraja health center in the Bandar Lampung city at least 3 months in 2016. The number of population was 249 persons but minimum number of sample that were determined, 92 persons only. The data was analyzed by univariate, bivariate (Chi Square) and Multivariate analysis (logistic regression).The results showed correlation between age (p value = 0.012, OR 3.2), gender (p value = 0.004, OR 3.875), nutritional status (p value = 0.021, OR 3.049), history of descent (p value = 0.003, OR 4.053), Eating frequency of hiperurisemia (p value of 0.001, OR 5.571) with hyperuricaemia on patients at Sukaraja health center of Bandar Lampung in 2017. Dietary habit is the most dominant factor that has association with hyperuricaemia on patients at Sukaraja health center of Bandar Lampung in 2017, with the lowest p value is 0.001 and the highest OR value is 6.414. Suggestions can regulate food consumption patterns since the productive age, especially for the intake of foods that contain purine.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO INFEKSI NOSOKOMIAL PADA LUKA OPERASI BERSIH DI RUANG PERAWATAN BEDAH RS YUKUM MEDICAL CENTER KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LA MPUNG David Yunizar; Sugeng Juwono Mardihusodo; Zaenal Abidin
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i3.367

Abstract

Infeksi nosokomial sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan secaramenyeluruh yang dapat meningkatkan morbiditas, mortalitas, hari rawat penderita yanglama, dan beban biaya menjadi semakin besar. Tujuanpenelitian tesis ini adalah untukmenganalisis dan menyimpulkan faktor endogen dan eksogen yang berhubungan denganFaktor-faktor risiko infeksi nosokomial pada luka operasi bersih di ruang perawatanbedah RS Yukum Medical Center Kabupaten Lampung Tengah.Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik, yaitu pengumpulan datadiambil langsung dari sumber primer. Populasi yangdimaksud dalam penelitian ini adalahpasien jenis operasi bersih di Ruang perawatan Rumah Sakit Yukum Medical CentreKabupaten Lampung Tengah sebanyak 30–40 orang perbulan, dengan sampel sebanyak60. Teknik pada penelitian ini adalah ujiChi Square (X2)dan analisis multivariatdilakukan pengujian secara bersama-sama sehingga dapat dilihat variabel mana yangpaling berhubungan dengan infeksi nosokomial pada luka post operasi bersih.Hasil penelitian didapatkan hasil uji interaksi umur dan penyakit penyertaterhadap terjadinya infeksi nosokomial pada luka operasi bersih di Ruang PerawatanBedah RS Yukum Medical Center Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2012 merupakanvariabel yang paling dominan yang menyebabkan terjadinya infeksi nosokomial denganp-value= 0,032 danp-value= 0,000. Saran, Hasil penelitian ini diharapkan dapatmemberikan masukan untuk pengambilan kebijakan manajemen Rumah Sakit YukumMedical Center dalam pengendalian faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinyainfeksi nosokomial pada luka operasi bersih.Kata Kunci : Kejadian, Faktor, Infeksi Nosokomial
PERILAKU PENCARIAN PELAYANAN KESEHATAN PADA GAY YANG TERINFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) DI BANDAR LAMPUNG Nurul Aryastuti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i3.495

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebakan penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Data laporan bulanan 2016 Provinsi Lampung, kunjungan layanan HIV sebanyak 2.328 orang dimana 87 (3,7%) merupakan Lelaki Seks Lelaki (LSL). Dari jumlah kumjungan tersebut terdapat 1.406 menderita HIV dan 70 (4,9%) kasus terjadi pada LSL. Sementara data kunjungan Kota Bandar Lampung terdapat 2.169, dan sebanyak 82 (3,7%) dari golongan LSL. Dari jumlah kunjungan tersebut, 1.340 positif HIV, dan 66 (4,9%) kasus terjadi pada LSL (Dinkes Provinsi Lampung, 2017). Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mendalam tentang perilaku pencarian pelayanan kesehatan pada gay yang terinfeksi HIV. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan kajian dokumentasi. Validasi data dengan triangulasi sumber. Analisa data dengan conten analisis. Hasil penelitian menemukan bahwa pengetahuan informan mengenai HIV umumnya baik, demikian sikap mereka terhadap pelayanan kesehatan umumnya positif, yang dapat mendorong pada pemanfaatan pelayanan kesehatan. Masyarakat disarankan waspada terhadap gejala HIV dan segera mendatangi pelayanan kesehatan yang tepat, apabila ada gejala atau anggota keluarga yang menunjukan gejala tersebut
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proses Produksi Steel Billet di PT. San Xiong Steel Indonesia Tahun 2019 Bella Nitia Pelga; Nova Muhani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.2985

Abstract

International labour organization (ILO) mencatat 1 pekerja di dunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja. Angka kecelakaan kerja di Indonesia pada tahun 2017 sebesar 123.000 kasus kecelakaan kerja. PT San Xiong Steel Indonesia bergerak di sektor besi baja. Bahan baku pembuatan besi baja yang digunakan adalah scrap yang di proses melalui proses pemilahan scrap, cooking scrap, analisis laboraturium dan pencetakan. Adanya pemberitaan tentang kecelakaan kerja yang dialami karyawan PT San Xiong Steel Indonesia menjadi alasan bagi peniliti untuk memilih PT San Xiong Steel Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses produksi steel billet di PT San Xiong Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif observasional untuk mengidentifikasi bahaya dan menganalisis risiko kecelakaan kerja. Subyek penelitian dalam skripsi ini sebanyak 11 informan. Identifikasi bahaya menggunakan teknik job hazard analysis (jha) dan analisa risiko menggunakan teknik semi kuantitatif yang mengacu pada standar as/nzs 4360:2004 yang mengalikan nilai consequence, exposure, likelihood untuk menentukan tingkat risiko. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu dengan tingkat risiko acceptable sebanyak 10 risiko (28%), priority 3 sebanyak 11 risiko (30%) dan 15 risiko (42%) pada tingkat substantial. Saran yang dapat diberikan yaitu melakukan pengukuran pajanan bising, pelatihan ergonomi, menambah alat pelindung diri (apd) sesuai dengan jumlah pekerja dan menambah safety sign.Kata kunci : as/nzs 4360:2004, konsekuensi, pajanan, kemungkinan, level risiko.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue