cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Pemberian Massage Punggung Terhadap Klien Hipertensi Di Kota Bandar Lampung Muhammad Ricko Gunawan; Evi Marta; Rahma Elliya
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2860

Abstract

ABSTRAKBadan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang bertambah pada 2025 mendatang diperkirakan sekitar 29% warga dunia terkena hipertensi. Untuk membuat tubuh menjadi rileks dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti terapi musik klasik, yoga, tehnik nafas dalam, dan terapi massage untuk menurunan hipertensi. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian massage punggung dapat untuk tekanan darah pada klien hipertensi. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi massage punggung. Terdapat penurunan tekanan darah pada klien hipertensi setelah pemberian massage punggung selama 7 hari di bandar lampung. Dengan demikian, pemberian massage punggung pada klien hipertensi sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah. Kata Kunci: massage punggung, hipertensi ABSTRACTThe World Health Organization (WHO) said the number of people with hypertension will continue to increase along with the population increasing in the next 2025 estimated that around 29% of world citizens affected by hypertension. To make the body relaxed can be done in several ways such as classical music therapy, yoga, deep breathing techniques, and massage therapy to reduce hypertension. The purpose after counseling and demonstration, it is hoped that a back massage can be used for blood pressure in hypertensive clients. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of back massage. There was a decrease in blood pressure in hypertensive clients after giving back a massage for 7 days at Bandar Lampung. Thus, giving back massage to hypertensive clients is very effective in lowering blood pressure. Keywords: back massage, hypertension
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG KESEHATAN IBU HAMIL, BAYI DAN BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS JATINANGOR KECAMATAN JATINANGOR SUMEDANG Didah Didah; Ari Indra Susanti; Fardila Elba
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1140

Abstract

Peran kader dalam penyelenggaraan posyandu sangat besar karena selain pemberi informasi kesehatan pada masyarakat. Salah satu peran kader posyandu pada saat pelayanan kegiatan posyandu adalah melakukan penyuluhan kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi dan balita. Permasalahan yang dihadapi kader masih kurangnya  pengetahuan tentang kesehatan ibu hamil, bayi dan balita. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, agar ibu hamil dan ibu yang mempunyai bayi dan balita mengetahui tentang kesehatannya. Metode kegiatan bertahap dengan : 1) meningkatkan pengetahuan kader dengan ceramah bervariasi, 2) Demonstrasi, 3) Latihan (Role Play) dan 4) Monitoring & Evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang kesehatan ibu hamil yaitu sebesar 7,7% dan kesehatan bayi dan balita juga meningkat sebesar 20,3%. Pemberian pelatihan tentang kesehatan ibu hamil, bayi dan balita diwilayah puskesmas Jatinangor pada kader dapat menigkatkan pengetahuan yang dapat digunakan sebagai langkah awal dalam memberikan penyuluhan dan membentuk keterampilan kader untuk di salurkan kembali kepada ibu hamil dan ibu yang mempunyai bayi dan balita. Kata Kunci: Kader posyandu, Kesehatan ibu hamil, Bayi dan balita, Pengetahuan.  ABSTRACT The role of cadres in organizing posyandu (Integrated Service Post In Indonesia)was very large because in addition to provide health information to the community. One of the roles of cadres was educated pregnant women and mothers who have babies and children under five years old when posyandu activity was held. The problem faced by cadres was still a lack of knowledge about the health of pregnant women, infant and children under five years old. The purpose of this community services was to increasethe knowledge of cadres in posyandu about health the health of pregnant women, infant and children under five years old, so they would know about their health. Gradual activity method with : 1) increaning cadre knowledge with varied lectures, 2) demonstration, 3) exercises (Role play) and 4) Monitoring & Evaluation. The result of this activity was the increasing of cadres knowledge about the health of pregnant women, which amounted to 7.7% and the health of infant and children under five years old also increased by 20.3%. providing cadres’ training on the health of pregnant women, infant and children under five years old in Jatinagor Community health center (or, “Puskesmas Jatinagor” in Indonesia) could increase knowledge which could be used as an initial step in providing counseling and forming cadres’ skill to be distributed back to pregnant women and mothet who have babies and children under five years old. Keywords : Posyandu, cadres, health of pregnant women, infant and children under five years old, Knowledge. 
Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Dan Penanganan Covid-19 Meriem Meisyaroh Syamson; Sri Sakinah; Asnuddin Asnuddin; Sulkifli Nurdin; Hasrul Hasrul; Murtini Murtini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3835

Abstract

ABSTRAK Salah satu jenis penyakit baru dan belum pernah terdeteksi maupun terindetifikasi dari manusia, yang kemudian diberikan nama Coronavirus Disease 2019 (COVID19). Prinsip pencegahan dan strategi pengendalian secara umum saat ini masih belum ada vaksin untuk mencegah infeksi covid-19. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari terpapar virus penyebab. Tujuan setelah penyuluhan, diharapkan masyarakat sadar dan dapat mencegah virus covid 19. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan, dan pembagian cuci tangan antiseptik. Terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat dalam pencegahan penyakit pada masyarakat kelurahan Rijang Pittu. Dengan demikian, pemberian penyuluhan pada masyarakat tentang pencegahan penyakit virus Covid 19. Kata Kunci : CTPS, Penyuluhan Kesehatan, Pencegahan Covid-19 ABSTRACTOne type of new disease and has never been detected or identified from humans, which was later given the name Coronavirus Disease 2019 (COVID19). The principle of prevention and control strategies in general at this time there is still no vaccine to prevent covid-19 infection. The best way to prevent infection is to avoid being exposed to the causative virus. The purpose after counseling, is expected to be aware of the community and can prevent covid virus 19. The activities carried out in the form of health counseling, and the distribution of antiseptic hand washing. There is an increase in knowledge to the community in preventing diseases in the Rijang Pittu village community. Thus, providing counseling to the public about the prevention of Covid virus disease 19.Keywords : CTPS, health counseling, Covid19 Prevention 
Pengabdian Kepada Masyarakat Terapi Komplementer Minuman Jahe Merah Dan Madu Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan Yola Anjani; Riska Wandini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.2834

Abstract

ABSTRAK Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh infeksi jasad renik atau bakteri, virus, maupun reketsia tanpa atau disertai dengan radang parenkim paru. ISPA adalah masuknya mikroorganisme (bakteri, virus, riketsi) ke dalam saluran pernapasan yang menimbulkan gejala penyakit yang dapat berlangsung sampai 14 hari. Tujuan Deskripsi hasil Asuhan Keperawatan Komprehenshif Pada Balita Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Bersih Jalan Nafas (Ispa) Menggunakan Terapi Komplementer Minuman Jahe Merah Dan Madu Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan. Metode yang di lakukan dengan Berikan minuman herbal jahe merah dicampur madu dengan dosis 2 kali sehari sebanyak 150 ml pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Hasil kajian asuhan keperawatan komprehensif pada anak dengan ISPA yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terjadi perbedaan waktu proses penyembuhan dengan terapi jahe madu antara pasien pertama dan kedua hal ini dapat terjadi dikarenakan daya tahan tubuh anak, dan keteraturan dalam mengikuti terapi jahe madu. Diharapkan ibu balita mengetahui informasi tentang penyakit ISPA sedang dan informasi tentang perawatan pada anak dirumah sesuaidengan anjuran petugas kesehatan, sehingga jika ditemukan tanda bahaya segera membawa ke petugas kesehatan yang terdekat, dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk terhindar dari penyakit yang dapat membahayakan balita. Diharapkan orang tua balita dapat memberikan nimuman jahe+ madu pada balita sebagai penanganan pertama saat gejala ISPA menyerang anak. Kata Kunci: ISPA, Komplementer, Jahe  ABSTRACT Acute Respiratory Infection (ARI) is an acute inflammation of the upper or lower respiratory tract caused by infection of microorganisms or bacteria, viruses, or rickettsia without or using with inflammation of the lung parenchyma. ARI is the entry of microorganisms (bacteria, viruses, rickettsia) into the respiratory tract that cause symptoms of a disease that can last up to 14 days. Objective Description of the results of comprehensive nursing care for toddlers with nursing problems Clean Airway Disorders (Ispa) Using Complementary Therapy of Red Ginger and Honey Drinks in PasuruanVillage, Penengah Subdistrict, South Lampung District in 2020. The method used to provide herbal drinks 2 times a day as much as 150 ml in the morning and evening before going to bed. The results of studies on the care of children on ARI that have been obtained results that occur during the process with honey-ginger therapy between the first and second patients this can occur affect the immune system of children, and regularity in the influence of honey ginger therapy. It is expected that mothers of toddlers ask for information about moderate ARI and information about care for children at home according to health workers, so that danger signs can be found immediately to the nearest health worker, and health and environmental protection to avoid diseases that can be used by toddlers. It is expected that parents of toddlers can give ginger + honey to toddlers as the first treatment when ARI symptoms attack children Keywords: ISPA, Complementary, Ginger
Edukasi Pada Masyarakat Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Tentang Pentingnya Upaya-Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Covid-19 Iwan Shalahuddin; Udin Rosidin; Dadang Purnama
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3594

Abstract

ABSTRAK Desa Mekarbakti tidak memiliki program atau aturan khusus terkait pencegahan penularan Covid 19. Pelayanan screening tes Covid 19 (Rapid test dan Swab test) juga belum mencakup keseluruhan masyarakat di Desa Mekarbakti, hanya beberapa orang yang memiliki tanda gejala, memiliki kontak erat dengan orang positif Covid 19, dan yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah zona merah Covid 19 yang diprioritaskan mendapatkan screening tes Covid 19 (Rapid test dan Swab test. Tujuan pengabdian untuk menjelaskan cara pencegahan penularan penyakit Covid 19 yang baik dan benar, menjelaskan dampak yang ditimbulkan jika tidak melakukan upaya tersebut, menjelaskan solusi untuk masyarakat yang belum menerapkan upaya pencegahan. Metode yang digunakan dimasa pandemi ini, kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui virtual menggunakan platform Whatsapp Group Chat dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi.. Hasil Jumlah audience : 46 orang Audience yang dihadiri oleh sejumlah stakeholder Desa Mekarbakti seperti petugas promosi kesehatan dari puskesmas haurngombong, bidan desa, kader dan masyarakat desa mekarbakti, sebelum dilakukan kegiatan peserta sudah mengenal tentang upaya penegahan Covid 19 hanya belum tahu cara yang benar, setelah di lakukan edukasii peserta secara keseluruhan dapat memahami dengan benar. peserta tampak antusian mengikuti kegiatan. Kesimpulan Peserta mengikuti penyuluhan dengan senang hati karena penyuluhan dilaksanakan dengan menyenangkan melalui virtual dan di tempat tinggal masing-masing. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena peserta memperhatikan materi yang disampaikan dengan baik.  Kata Kunci: Covid-19, Edukasi, Masyarakat, Perilaku ABSTRACTMekarbakti Village does not have any special programs or regulations related to the prevention of Covid 19 transmission. Covid 19 test screening services (Rapid test and Swab test) also do not cover the entire community in Mekarbakti Village, only a few people who have symptomatic signs, have close contact with positive Covid people 19, and those who have a travel history from the Covid 19 red zone that are prioritized for getting the Covid 19 test screening (Rapid test and Swab test. The purpose of dedication is to explain how to prevent the transmission of the Covid 19 disease that is good and correct, explaining the impact if not making efforts The method used in this pandemic, health promotion activities are carried out by providing virtual health education using the Whatsapp Group Chat platform with the method of lectures, questions and answers, discussions and demonstrations. Audience 46 people which was attended by a number of Mekarbakti Village stakeholders such as health promotion officers from the Haurngombong Community Health Center, village midwives, cadres and the community of Bembangbakti village, before the activity was carried out the participants already knew about the efforts to prevent Covid 19 but did not know the right way, after educating the participants as a whole they could understand correctly. the participants seemed enthusiastic about participating in the activity. Conclusion Participants take part in the counseling happily because the counseling is carried out fun through virtual and in their respective residences. Extension activities run conducive because the participants pay attention to the material presented well. Keywords: Covid-19, Education, Community, Behavior
Partisipasi Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Dyan Kunthi Nugrahaeni; Novie Elvinawaty Mauliku; Budiman Budiman; Gunawan Irianto; Arina Novilla
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4042

Abstract

ABSTRAK The World Health Organization menetapkan outbreak SARS-CoV-2 sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia dan dinyatakan sebagai pandemik. Penyebaran dan penularan penyakit Coronavirus Disease-19 (COVID-19) sangat tinggi, dengan jumlah penderita lebih dari 117 juta di seluruh dunia. Diperlukan berbagai strategi dan tindakan yang dapat dilakukan untuk pencegahan, penanggulangan dalam rangka mengatasi COVID-19. Tujuan Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Stikes Achmad Yani adalah ikut berperan serta dalam pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di wilayah Kota Cimahi dan Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah partisipatori dalam berbagai aktifias pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan selama pandemic COVID-19 diantaranya adalah demontrasi pembuatan handsanitizer, penyemprotan disinfektan, mengirimkan tim relawan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) antibodi Cluster Lembang dan relawan Check Point pada kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Bandung. Pemberian donasi kepada masyarakat terdampak pandemik COVID-19 dan donasi Alat Pelindung Diri (APD) ke fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas. Pelaksanaan Rapid Test Diagnostic (RTD) antibodi dan RTD antigen bagi mahasiswa, dosen dan Karyawan. Stikes Achmad Yani juga berperan serta dalam gebyar Vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan dan mengirimkan relawan sebagai vaksinator yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Hasan Sadikin berkerjasama dengan PPNI. Partisipasi Stikes Achmad Yani Cimahi dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan COVID-19 diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam rangka pencegahan penularan, pengendalian dan penanggulangan COVID-19. Kata Kunci: COVID-19, disinfeksi, relawan, Rapid Diagnostic Test  ABSTRACT The World Health Organization recognize the SARS-CoV-2 outbreak as a public health emergency of Internasional Concerns and declared it as a pandemic. The spread and transmission of Coronavirus Disease-19 (COVID-19) are very high and reported that over 117 million people have been sufferers worldwide. Several strategies and actions can be carried out to prevention, controlling and overcoming COVID-19. The purpose of community service carried out by Stikes Achmad Yani is to participate in the prevention and control of COVID-19 in Cimahi and Bandung district. The methode used in community services are participatory methods in several activities for prevention and control of COVID-19. Community Service activities carried out during the COVID-19 pandemic included demonstrations of making hand sanitizers, spraying disinfectants, sending a team of volunteers to examine the Rapid Diagnostic Test (RDT) antibody for the Lembang Cluster, and volunteer Check Points at Large-Scale Social Restrictions activities in Bandung. Providing donations to people affected by the COVID-19 pandemic and donations of Personal Protective Equipment (PPE) to health service facilities such as hospitals and health centers. Implementation of Rapid Diagnostic Test (RTD) antibody and RDT antigen for students, lecturers, and staff. Stikes Achmad Yani also participated in the COVID-19 Vaccine for health workers and sent volunteers as vaccinators organized by Hasan Sadikin Hospital in collaboration with PPNI. The participation of Stikes Achmad Yani Cimahi in various activities to contribute prevention of disease transmission and controlling COVID-19. Kata Kunci: COVID-19, disinfection, volunteer, Rapid Diagnostic Test
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA DI SMPN 29 BANDAR LAMPUNG Satria Nandar Baharza; Dian Utama Pratiwi Putri
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i2.2083

Abstract

ABSTRAK Status gizi dapat ditentukan melalui pemeriksaan laboratorium maupun secara antropometri. Kekurangan kadar hemoglobin atau anemi ditentukan dengan pemeriksaan darah. Antropometri merupakan cara penentuan status gizi yang paling mudah dan murah. Indeks Massa Tubuh (IMT) direkomendasikan sebagai indikator yang baik untuk menentukan status gizi remaja. Masalah gizi pada remaja akan berdampak negatif pada tingkat kesehatan masyarakat, misalnya penurunan konsentrasi belajar, risiko melahirkan bayi dengan BBLR, penurunan kesegaran jasmani. Banyak penelitian telah menunjukkan kelompok remaja mengalami banyak masalah gizi. Masalah gizi tersebut antara lain Anemi dan IMT kurang dari batas normal atau kurus. Prevalensi anemi berkisar antara 40%, sedangkan prevalensi remaja dengan IMT kurus berkisar antara 30%. Banyak faktor yang menyebabkan masalah ini. Dengan mengetahui faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi masalah gizi tersebut membantu upaya penanggulangannya dan lebih terpengaruh dan terfokus. Para remaja khususnya siswa SMPN 29 Bandar Lampung sebagai penerus bangsa merupakan satu elemen yang tentunya sangat dibutuhkan kreatifitasnya dalam memberikan ide-ide yang cemerlang untuk kemajuan sekolah dan lingkungan sekitar, dengan memberikan informasi mengenai makanan sehat dengan nilai gizi yang seimbang tentunya akan berdampak positif bagi kesehatan mereka. Kata Kunci: Status gizi, Remaja, Penyuluhan  ABSTRACT Nutritional status can be determined through laboratory examination or anthropometry. Lack of hemoglobin or anemia is determined by a blood test. Anthropometry is the easiest and cheapest way to determine nutritional status. Body Mass Index (BMI) is recommended as a good indicator to determine the nutritional status of teenagers.Nutritional problems in teenagers will have a negative impact on the level of public health, for example a decrease in the concentration of learning, the risk of giving birth to babies with low birth weight, a decrease in physical fitness. Many studies have shown teenagers groups to experience many nutritional problems. These nutritional problems include anemia and BMI less than normal or thin. The prevalence of anemia ranges from 40%, while the prevalence of teenager with thin BMI ranges from 30%. Many factors cause this problem. By knowing the causal factors that influence these nutritional problems help the prevention efforts and are more affected and focused.Teenagers, especially 29 Bandar Lampung Junior High School students as the nation's successor, are one element which is certainly very much needed creativity in providing brilliant ideas for the progress of schools and the surrounding environment, by providing information on healthy foods with balanced nutritional value, of course, will have a positive impact on health they. Keywords: Nutritional Status, Teenager, Counseling
Pendidikan Kesehatan Menstrual Hygiene Genitalia Pada Remaja Tunagrahita Prima Daniyati Kusuma
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3661

Abstract

 ABSTRAK Perdarahan yang terjadi saat menstruasi pada uterus menyebabkan rentannya seseorang terkena infeksi. Menstrual hygiene yang buruk dapat mengakibatkan infeksi alat reproduksi. Infeksi ini akan mempunyai dampak yang buruk terhadap kesehatan terutama dalam hal fertilitas seperti kemandulan. Remaja tunagrahita juga sama seperti remaja normal lainnya, seharusnya mereka memahami berbagai proses perubahan yang terjadi dalam dirinya. Namun, keterbatasan kemampuan berpikir dan kurang informasi membuat mereka sulit untuk memahami berbagai proses perubahan yang terjadi dalam diri mereka. Remaja tunagrahita pada umumnya kekurangan sumber informasi yang berhubungan dengan perkembangan seks, seperti vulva hygiene saat menstruasi. Hal tersebut dapat menyebabkan remaja tidak mengetahui cara menstrual hygiene yang baik dan benar. Tujuan diberikannya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tunagrahita tentang menstrual hygiene. Kegiatan yang dilakukan berupa pendidikan kesehatan menggunakan booklet. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang menstrual hygiene pada remaja tunagrahita. Kata Kunci: menstruasi, menstrual hygiene, remaja, tunagrahita  ABSTRACT Bleeding that occurs during menstruation in the uterus makes a person susceptible to infection. Poor menstrual hygiene can lead to infection of the reproductive organs. This infection will have a negative impact on health, especially in terms of fertility such as infertility. Mentally retarded adolescents are also the same as other normal teenagers, they should understand the various processes of change that occur in them. However, limited thinking skills and lack of information make it difficult for them to understand the various processes of change that occur within them. Mentally retarded adolescents generally lack sources of information related to sexual development, such as vulva hygiene during menstruation. This can cause adolescents not knowing how to properly and correctly menstrual hygiene. The purpose of providing health education was to increase the knowledge of mentally retarded adolescents about menstrual hygiene. Activities carried out in the form of health education using booklets. There was an increase in knowledge about menstrual hygiene in mentally retarded adolescents. Key words: menstruation, menstrual hygiene, adolescents, mental retardation 
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TB PARU PADA USIA PRODUKTIF (24 – 44 TAHUN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNIT 2 RIMBO BUJANG PROVINSI JAMBI Hani Ruh Dwi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v1i2.30

Abstract

ABSTRACT Health status is a problem that must be considered by each individual citizen. In Indonesia Pulmonary TB is a disease that is a scourge for society, the high incidence of pulmonary TB is a familiar phenomenon. One of the burdens of pulmonary TB is social interaction in society, this is caused by lack of knowledge. The purpose of the activities of residents can understand about Lung TB. The activity will be held on Saturday 4th August 2018. The activity was carried out by means of health education for the residents about Pulmonary TB in the working area of Rimbo Bujang unit 2 health center with health education method using power points and leaflets. Based on the activities there were significant results on the knowledge of the residents before and after being given health education about pulmonary TB. This activity provides positive results for residents in the Rimbo unit 2 Puskesmas working area about Pulmonary TB. Keywords: Pulmonary TB, Productive Age, Health Education
Pengabdian Kepada Masyarakat Kenali Makananmu untuk Kesehatan yang Lebih Baik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bandar Lampung Eustacia Evelline Oktaviani; Aji Putra Rosmiawan; Robby Candra Purnama; Diah Astika Winahyu; Annisa Primadiamanti
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3759

Abstract

Pada anak usia pendidikan dasar aktifitas fisik terus meningkat. Asupan gizi yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas diperlukan agar tumbuh kembang anak dapat optimal. Pemberian gizi pada usia ini biasanya tidak berjalan secara sempurna, karena banyak faktor lingkungan sangat mempengaruhi perilaku makanannya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingkat kesehatan gizi dan pengetahuan tentang bahaya jajanan ringan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan siswa sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pada siswa sangat efektif.

Page 15 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue