cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Produk Kreatif Bernilai Ekonomis Sabina Ndiung; Restiana Nurtati; Yustiani Jenimantris; Beatrix Lurfira Eni; Edeltrudis Mulianti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5394

Abstract

ABSTRAKSampah adalah suatu bahan yang terbuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sebenarnya sampah dapat dimanfatkan menjadi sesuatu yang bernilai kembali dan menunjang perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, perlu program untuk mengedukasi mengenai tata cara dan pemanfaatan sampah agar dikreasikan menjadi barang yang berguna. Pengelolaan sampah ini didasarkan pada prinsip 3R (Reduce, Reduse, dan Recycle). Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan pendampingan mengenai cara pembuatan kerajinan merangkai bunga dari limbah plastik. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat mempelajari dan mengembangkan berbagai bentuk kerajinan bunga dari limbah plastik yang sering dijumpai pada saat berbelanja, sehingga tidak hanya dibuang ketika telah dipakai tetapi dapat di daur ulang menjadi produk baru yang bernilai. Kegiatan ini ditujukan untuk mengurangi sampah, mengedukasi, menambah keterampilan, dan memberi nilai ekonomis demi kesejahteraan masyarakat. Produk yang akan dihasilkan dalam kegiatan ini adalah bunga plastik yang dibuat dengan memanfaatkan limbah plastik Hasilnya, masyarakat dapat memberdayakan potensi yang ada agar lebih paham dan dapat menerapkan pengolahan sampah secara bijak.Kata Kunci: ekonomis, pelatihan, pengolahan sampahABSTRACTGarbage is a material that is wasted from sources resulting from human activities and natural processes that do not yet have economic value. Waste can be used as something that has value and supports the community's economy. Therefore, a program is needed to educate about the procedures and utilization of waste to be turned into valuable goods. This waste management is based on the 3R (Reduce, Reduce, and Recycle) principles. The training method used in this community service is socialization and assistance in making flower arranging crafts from plastic waste. Through this activity, the community can learn and develop various flower crafts from plastic waste that are often encountered when shopping. They are not only thrown away when they have been used but can be recycled into new, valuable products. This activity aims to reduce waste, educate, increase skills, and provide economic value for the welfare of the community. The product that will be produced in this activity is plastic flowers which are made by utilizing plastic waste.Keywords: economical, training, waste management
Pemanfaatan Teknologi Hidroponik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Dharma Santi di Masa Pandemi Putu Priyanti Gharini; I Wayan Sukadana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4813

Abstract

 Di masa pandemi seperti sekarang ini, wabah Covid-19 dan berlakunya penerapan Pembatasan Pergerakan Tenaga Kerja dan Penutupan Wilayah (PPKM) memengaruhi berbagai sektor dalam kehidupan masyarakat, salah satu diantaranya pertanian. Keterbatasan aktivitas selama pandemi tentunya berdampak pada rantai pasok atau supply chain pangan yang berimbas pada keterbatasan pangan. Kegiatan dalam pengabdian ini dilakukan dalam bentuk daring melalui video edukasi meliputi pengenalan teknologi hidroponik. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat membuat masyarakat lebih memahami sistem tanam hidroponik dan mampu mengembangkannya secara mandiri. Program kerja ini berdampak positif dan menunjukan bahwa pengembangan pertanian modern melalui teknologi hidroponik membantu meningkatkan kemandirian ketahanan pangan, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Kata Kunci: Hidroponik, Ketahanan Pangan, Pandemi, Video Edukasi  ABSTRACT In the current pandemic, the Covid-19 outbreak and the implementation of the Labor Movement Restriction and Regional Closure (PPKM) affect various sectors in people's lives, one of which is agriculture. The limited activity during the pandemic certainly has an impact on the food supply chain which has an impact on food limitations. Activities in this service are carried out online through educational videos including the introduction of hydroponic technology. It is hoped that the results of this activity can make the community better understand the hydroponic planting system and be able to develop it independently. This work program has a positive impact and shows that the development of modern agriculture through hydroponic technology helps increase food security independence, especially in the midst of the Covid-19 pandemic. Keywords: Hydroponic, Food Security, Pandemic, Educational Videos 
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Sosialisasi Bagi Ibu Hamil Dengan Hipertensi Di Distrik Prafi Kabupaten Manokwari Merlin Soripet; Sestu Iriami Mintaningtyas; Siti Nubaya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5698

Abstract

ABSTRAK Hipertensi kehamilan adalah kelainan yang belum diketahui  penyebabnya secara pasti yang terjadi dalam masa kehamilan dan dimanifestasikan dengan meningkatnya tekanan darah disertai protein uria, edema (preeklamsia) yang berlanjut pada kejang dan koma atau eklamsia. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh pengabdi di Wilayah kerja Puskesmas Prafi hasil wawancara yang dilakukan di lokasi mitra pada ibu hamil, dari 15 orang ibu hamil yang ditemui saat melakukan pemeriksaan, terdapat 11 ibu hamil yang belum mengetahui pengobatan nonfarmakologis untuk mengatasi hipertensi dalam kehamilan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara membuat minuman jus belimbing, semangka dan ketimun sebagai bentuk pencegahan hipertensi pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Prafi. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan cara penyuluhan, pendampingan dan pemberdayaan. Sasaran dalam pengabdian ini adalah ibu hamil yang ada di Puskesmas Prafi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 1 bulan mulai dari penyuluhan, pendampingan pembuatan jus dan pemberdayaan, dimana ibu hamil diberikan buku saku selama 1 bulan dan dievaluasi pengetahuan ibu hamil setelah diberikan buku saku tentang cara membuat minuman jus belimbing, semangka dan ketimun. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan hasil pengabdian bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum diberikan buku saku dengan rata-rata nilai pengetahuan 5,4 sedangkan setelah diberikan buku saku selama 30 hari terjadi peningkatan pengetahuan dengan nilai rata- rata pengetahuan 8,6. Kesimpulan bahwa sosilisasi tentang cara membuat minuman jus belimbing, semangka dan ketimun sebagai bentuk pencegahan hipertensi pada ibu hamil menggunakan media bantu buku saku pada ibu hamil dapat dijadikan sebagai media alat bantu di  Puskesmas prafi sebagai media promosi tentag cara pencegahan hipertensi pada ibu hamil. Diharapkan kepada para bidan agar dapat terus memberikan informasi pengobatan nonfaramologis pada ibu hamil sebagai bentuk pencegahan hipertensi pada ibu hamil sehingga dapat diaplikasikan oleh ibu hamil. Kata Kunci:  Hipertensi pada ibu hamil, Jus Belimbing, Semangka, Ketimun,                Buku Saku      ABSTRACT Hypertension of pregnancy is a disorder of unknown cause with certainty that occurs during pregnancy and is manifested by increased blood pressure accompanied by proteinuria, edema (preeclampsia) which progresses to convulsions and coma or eclampsia. Based on a preliminary study conducted by a service worker in the Prafi Health Center working area, the results of interviews conducted at partner locations for pregnant women, from 15 pregnant women who were met during the examination, there were 11 pregnant women who did not know about non-pharmacological treatment to treat hypertension in pregnancy. The purpose of this service is to increase the knowledge of pregnant women about how to make starfruit, watermelon and cucumber juice drinks as a form of preventing hypertension in pregnant women in the Prafi Health Center Work Area. The method in this service is by way of counseling, mentoring and empowerment. The target in this service is pregnant women at the Prafi Health Center. This service activity was carried out for 1 month starting from counseling, assisting in making juice and empowering, where pregnant women were given a pocket book for 1 month and the knowledge of pregnant women was evaluated after being given a pocket book on how to make starfruit, watermelon and cucumber juice drinks. Based on the evaluation that has been carried out, the results of the service show that there is an increase in knowledge before being given a pocket book with an average knowledge value of 5.4 while after being given a pocket book for 30 days there is an increase in knowledge with an average knowledge value of 8.6. The conclusion is that socialization on how to make starfruit, watermelon and cucumber juice drinks as a form of preventing hypertension in pregnant women using pocket books for pregnant women can be used as a media tool at Prafi Health Center as a promotional media on how to prevent hypertension in pregnant women. It is hoped that midwives can continue to provide information on non-pharmacological treatment for pregnant women as a form of preventing hypertension in pregnant women so that it can be applied by pregnant women. Keywords: Hypertension in pregnant women, Starfruit Juice, Watermelon,        Cucumber, Pocket book
Pembentukan Kelompok Masyarakat Terlatih Water Rescue di Kampung Binaan Segana Fernalia Fernalia; Pawiliyah Pawiliyah; Neni Triana; Vellyza Colin; Devi Listiana; Ade Herman; Dian Dwiana; Fatima Nuraini Sasmita; Refwan Refwan; Vice Elese
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.6195

Abstract

ABSTRAK Banjir merupakan peristiwa terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat dan terjadi karena curah hujan turun terus menerus dan mengakibatkan meluapnya air sungai, danau, laut atau drainase karena jumlah air yang melebihi daya tampung media penopang air dari curah hujan (BNPB (2019), BNPB (2017). Angka kejadian banjir bandang Bengkulu menuruti peringkat ke 7 secara nasional dengan 28 kali kejadian banjir bandang dan 231 kejadian banjir (Badan Pusat Statistik Indonesia, 2018), sedangkan kejadian banjir dan tanah longsor di provinsi Bengkulu telah melanda 9 kabupaten dan kota dengan dampak akibat banjir terdapat 30 jiwa meninggal, 6 jiwa hilang, 4 jiwa luka-luka, 12.000 mengungsi dan 13.000 terdampak akibat banjir (BNPB Provinsi Bengkulu, 2019). Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk membentuk kelompok masyarakat yang terlatih tentang cara melakukan pertolongan di air saat bencana disebabkan oleh banjir, kecelakaan pada saat nelayan sedang mencari ikan di laut atau sungai atau kejadian tenggelam. Diharapkan dengan terbentuknya kelompok masyarakat yang terlatih dalam penyelamatan di air di Kampung Binaan Jenggalu 3 Rt 8 Kel Lingkar Barat Kota Bengkulu, masyarakat dapat menghindari dan mengurangi angka kesakitan dan kematian saat bencana banjir datang. Kata Kunci:kelompok, terlatih, Water rescue ABSTRACT Flood is an event of submerging an area or land due to increased water volume and occurs due to continuous rainfall and results in overflowing of rivers, lakes, seas or drainage due to the amount of water that exceeds the capacity of the water supporting media from rainfall (BNPB (2019) , BNPB (2017). The incidence of flash floods in Bengkulu ranks 7th nationally with 28 flash floods and 231 flood events (Indonesian Central Statistics Agency, 2018), while floods and landslides in Bengkulu province have hit 9 districts and cities with the impact of flooding. 30 people died, 6 people were missing, 4 people were injured, 12,000 were displaced and 13,000 were affected by the flood (BNPB Bengkulu Province, 2019). The purpose of this Community Service is to create community organizations that are trained to offer aid in the water in the case of calamities such as floods, accidents when fishing in the sea or rivers, or drownings. In the fostered hamlet of Jenggalu 3 Rt 8 Kel  Lingkar Barat Bengkulu City, it is envisaged that by forming community organizations trained in water rescue, the community would be able to avoid and minimize morbidity and death when the flood disaster occur. Keywords:group, trained, water rescue
Sosialisasi Cuci Tangan pada Lansia Uway Wariah; Dani Aulia; Muhammad Arief Setiawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5548

Abstract

ABSTRAK Perilaku adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar. Perilaku cuci tangan yang benar merupakan salah satu aspek yang menjadi indikator dalam PHBS (Pola Hidup Sehat dan Bersih) yang saat ini menjadi perhatian dunia. Hal ini disebabkan tidak hanya di Negara berkembang, namun juga di Negara maju, masih banyak masyarakat yang lupa melakukan perilaku cuci tangan yang benar. Berdasarkan bukti ilmiah, COVID-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet), tidak melalui udara. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah melalui cuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air bersih. Terkait perkembangan virus corona tersebut, akhirnya pemerintah menganjurkan kepada siapapun yang batuk dan yang menderita penyakit influenza untuk menggunakan masker, tujuannya untuk membatasi percikan droplet dari yang bersangkutan. Manfaat dalam kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang Melakukan Cuci Tangan pada para pengunjung Puskesmas Telagasari Di Masa Pandemi Covid 19 Tahun 2020 sehingga bisa meminimalisir angka kejadian positif covid 19 dengan demikian angka harapan hidup semakin meningkat. Kegiatan ini melakukan sosialisasi dengan menggunakan pamplet, liflet serta wawaran tentang tata acara mencuci tangan dengan baik. Sehingga adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi. Kata Kunci: Sosialisasi, Cuci Tangan, Covid 19  ABSTRACT Hands are one of the main agents for the entry of germs or disease-causing microorganisms, through the mouth, nose and other body parts. There are many health problems caused by washing hands, such as worms, diarrhea, respiratory infections, stomach pain, vomiting, sore throat, and deadly diseases such as SARS, bird flu, swine flu, covid 19. Washing hands is one simple behavior which is important to apply into a habit in everyday life. The aim of community service is to increase knowledge and behavior of clean and healthy living (PHBS) in the elderly and society in general so that they can prevent the spread of infectious diseases including the spread of covid 19. After hand washing socialization training is carried out, all training participants (elderly cadres) are able to do wash hands properly so that every Posbindu implementation in the working area of the Telagasari Community Health Center is able to conduct hand washing socialization. It is hoped that it will raise awareness in the elderly to have a clean and healthy lifestyle during the adaptation period of new habits and comply with health protocols, namely implementing 3M (using masks, washing hands and maintaining a distance and hand washing socialization activities carried out at each posbidu are carried out continuously and consistently. Keywords: Socialization; Washing hands; Covid-19
Upaya Penerapan 6M dalam Pencegahan Penularan Covid 19 di LKSA Payamuba Desa Bareng Kecamatan Babadan Ponorogo Metti Verawati; Lina Ema Purwanti; Filia Icha Sukamto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4743

Abstract

ABSTRAK Covid 19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARSCOV-2)(Singhal, 2020). Selama pandemi covid-19, kondisi panti asuhan tepat untuk dijadikan sasaran kegiatan pengabdian jika ditinjau dari fasilitas dan kenyamanan yang berbeda dengan kehidupan di rumah. Keadaan inilah yang mengakibatkan rentan terhadap permasalahan kesehatan. Metode kegiatan pengabdian masyarakan ini adalah edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan mitra dalam pencegahan penularan Covid 19. Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat dilaksanakan oleh tim adalah pemberian edukasi dan pelatihan serta pemberian sarana dan prasarana cuci tangan dalam pencegahan Covid 19 di lingkungan panti. Edukasi yang telah diberikan pada kegiatan tersebut adalah materi tentang Covid 19, penerapan 6M dalam pencegahan penularan Covid 19, PHBS masa pandemic di panti asuhan. Pelatihan yang dilakukan kepada anak-anak di LKSA Payamuba adalah cara cuci tangan yang benar dan cara penggunaan serta pengelolaan limbah masker sekali pakai. Hasil dari edukasi dan pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan anak panti tentang Covid 19 mulai pengertian, epidemiologi, penyebab, tanda gejala, pencegahan penularaan dan penanganan, terciptanya perilaku 6M dalam mencegah penularan Covid 19, tersedianya sarana kesehatan dalam pencegahan Covid 19 Kata kunci: Pencegahan, Covid 19, 6M, Panti Asuhan  ABSTRACT Covid 19 disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARSCOV-2) (Singhal, 2020). During the COVID-19 pandemic, the condition of the orphanage was suitable to be the target of community service activities when viewed from the facilities and comforts that were different from life at home. This situation makes them vulnerable to health problems. The method of this community service activity is education to increase the knowledge and compliance of partners in preventing the transmission of Covid 19. Community Service Program activities carried out by the team are providing education and training as well as providing facilities and infrastructure for hand washing in preventing Covid 19 in the orphanage environment. The education that has been given in these activities is 1). Covid 19, 2). Implementation of 6M in preventing the transmission of Covid 19, 3). PHBS during the pandemic at the orphanage. The training carried out to children at LKSA Payamuba is how to wash hands properly and how to use and manage single-use mask waste. The results of this education and training are increasing knowledge of orphanage children about Covid 19 starting from understanding, epidemiology, causes, signs and symptoms, prevention of transmission and treatment, creation of 6M behavior in preventing transmission of Covid 19, availability of health facilities in preventing Covid 19. Keywords: Prevention, Covid 19, 6M, orphanage
Desa Sehat dan Peduli Lingkungan di Kelurahan Gunung Seteleng Kabupaten Penajam Paser Utara Mayusef Sukmana; Ruminem Ruminem; Yuliana Puspa Dewi; Rifki Maulana; Siti Nur Rahmah; Septiana Wulandari; Fanny Elinda Sari; Muhammad Ricky Juniawan; Kurnia Agustin Nur’Aini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4969

Abstract

ABSTRAK Kalimantan Timur menempati urutan kelima jumlah kasus covid-19 terbanyak di Indonesia. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kelurahan Gunung Seteleng termasuk dalam zona merah penyebaran covid-19. Desa sehat diukur dari cakupan pelayanan kesehatan termasuk pelayanan vaksin sebagai upaya pencegahan covid-19. Imunisasi covid-19 Periode Juni 2021 Gunung Seteleng sebesar 40%, diatas cukupan Kabupaten Penajam 27%. Herd immunity dapat dicapai dengan cakupan nasional sebesar 70%. Sosialisasi vaksin diperlukan dalam meningkatkan cakupan tersebut. Indikator desa ramah lingkungan diantaranya sampah yang dihasilkan warga perlu dikelola dengan baik agar lingkungan sehat  dan menghasilkan sumber pendapatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan desa sehat melalui peningkatan cakupan imunisasi vaksin covid-19. Meningkatkan desa ramah lingkungan melalui  pengelolaan sampah yang baik melalui pembuatan buku tabungan bank sampah. Metode: Sosialisasi dan edukasi kepada warganya mengenai pentingnya mengikuti vaksinasi. Pembuatan poster dan video edukasi.  Pembentukan unit bank sampah dan pembuatan buku tabungan.  Hasil: cakupan imunisasi covid-19 meningkat sebesar 45 % dan warga Gunung Seteleng telah memiliki Buku tabungan sampah.  Diharapkan program desa sehat dan desa peduli lingkungan dapat dilanjutkan dengan program sosialisasi vaksin dan pembuatan buku tabungan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Desa Sehat, Desa peduli lingkungan, Vaksin covid-19, Bank Sampah, Media masa  ABSTRACT East Kalimantan ranks fifth with the highest number of COVID-19 cases in Indonesia. North Penajam Paser Regency (PPU) and Gunung Seteleng Village are included in the red zone for the spread of COVID-19. Healthy villages are measured by the coverage of health services, including vaccine services as an effort to prevent COVID-19. Covid-19 immunization for the period of June 2021 for Mount Seteleng is 40%, above the 27% of Penajam Regency. Herd immunity can be achieved with a national coverage of 70%. Vaccine socialization is needed to increase the coverage. Indicators of an environmentally friendly village, including the waste produced by residents, need to be managed properly so that the environment is healthy and generates a source of income. The purpose of this community service is to increase healthy villages through increasing the coverage of the covid-19 vaccine immunization. Improving environmentally friendly villages through good waste management through the creation of a waste bank passbook. Methods: Socialization and education to citizens about the importance of following vaccinations. Making posters and educational videos. Establishment of a waste bank unit and creation of a savings book. Result: Covid-19 immunization coverage increased by 45% and residents of Gunung Seteleng already have a waste savings book. It is hoped that the healthy village program and the village that cares about the environment can be continued with the vaccine socialization program and the creation of a savings book in a sustainable manner. Keywords: Healthy Village, Environmentally Concerned Village, Covid-19 Vaccine, Garbage Bank, Mass Media 
Edukasi Pencegahan Sindrom Dyspepsia Pada Remaja Putri Di SMA Swasta Amanah Tahfidz Kabupaten Deli Serdang Maya Ardilla Siregar; Nurhannifah Rizky Tampubolon
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5692

Abstract

ABSTRAK Dyspepsia merupakan istilah yang digunakan untuk suatu sindrom atau kumpulan gejala/ keluhan yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati, kembung, mual, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, perut rasa penuh/begah. Dyspepsia sering terjadi pada remaja. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya dyspepsia diantaranya stres dan pola makan. Tingginya tingkat disiplin dan pembelajaran yang padat membuat remaja yang sekolah dengan sistem full day menjadi stres dan cenderung tidak selera makan, sehingga keluhan yang sering timbul adalah sindrom dyspepsia. Sindrom dyspepsia dapat menurunkan produktivitas remaja khususnya remaja putri. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pada remaja tentang pencegahan sindrom dyspepsia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan melalui ceramah dan memberikan leaflet berisi materi penyuluhan di SMA Swasta Amanah Tahfidz. Peserta Penyuluhan menjadi mengerti bagaimana pencegahan syndrom dyspepsia.Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah remaja putri kelas XII di SMA Swasta Amanah Tahfidz. Kata Kunci: Remaja, Pencegahan, Syndrom Dyspepsia ABSTRACT Dyspepsia is a term used for a syndrome or a collection of symptoms/ complaints consisting of pain or discomfort in the pit of the stomach, bloating, nausea, vomiting, belching, feeling full quickly, stomach feeling full/bloated. Dyspepsia often occurs in adolescents. Many factors that caused dyspepsia to include stress and diet. The high level of discipline and dense learning makes teenagers who go to school with a full day system become stressed and tend to have no appetite so the complaint that often arises is dyspepsia syndrome. Dyspepsia syndrome can reduce the productivity of adolescents, especially young women. The purpose of implementing this community service is to provide education to adolescents about preventing dyspepsia syndrome. The method used in the implementation of this community service is to provide counseling through lectures and provide leaflets containing counseling materials at SMA Swasta Tahfidz Amanah. The target of the implementation of the activity is the XII grade girls at SMA Swasta Tahfidz Amanah. Keywords:  Teenager, Prevention, Syndrom Dyspepsia
Pendampingan Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 Klien Schizophrenia Muhammad Rosyidul Ibad; Muhammad Ari Arfianto; Zahid Fikri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5594

Abstract

ABSTRAKKlien dengan gangguan mental schizophrenia merupakan kelompok rentan yang harus mendapat perhatian dimasa pandemic Covid-19. Gangguan fungsi kognitif, afektif, perilaku, dan social yang dialami akan memperberat terhadap pemahaman dan perilaku patuh terhadap protocol kesehatan covid-19. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan agar pasien gangguan skizophrenia patuh terhadap protocol kesehatan covid-19. Pelaksanaan proses pendampingan dimulai dari perizinan, persiapan program, penyamaan persepsi dengan perawat dan petugas sosial, implementasi psikodrama, serta evaluasi dengan menggunakan uji Mann Whiteney. Dari hasil evaluasi dengan menggunakan General  adherence  to  the  COVID-19  preventive yang kemudian diolah menggunakan SPSS Versi 20. Didapatkan bahwa terdapa  perbedaan yang sangat signifikan pada kelompok yang mendapat perlakuan psikodrama 4 sesi. Terdapat perbedaan sebelum dilakukan pendampingan kepatuhan protocol dan setelah pendampingan protokol kesehatan covid-19 ini karena prosedur pelaksanaan yang mudah serta pasien mendapatkan contoh secara langsung dari narasi yang dibacakan dan dapat melakukan improvisasi sehingga perilakumenjadi lebih adaptif. Kata Kunci: Covid-19, Kepatuhan, Protokol Kesehatan, Schizophrenia  ABSTRACTSchizophrenic clients are a vulnerable group that must receive attention during the Covid-19 pandemic. Disturbances in cognitive, affective, behavioral, and social functions experienced will exacerbate understanding and compliance with the COVID-19 health protocol. The purpose of this service is to provide assistance so that patients with schizophrenia disorders comply with the COVID-19 health protocol. The implementation of the mentoring process starts from licensing, program preparation, sharing perceptions with nurses and social workers, implementing psychodrama, and evaluating using the Mann Whiteney test. From the results of the evaluation using General adherence to the COVID-19 preventive which was then processed using SPSS Version 20. It was found that there was a very significant difference in the group receiving 4 sessions of psychodrama treatment. There are differences before the protocol compliance assistance is carried out and after the Covid-19 health protocol assistance is due to the easy implementation procedure and the patient gets direct examples from the narratives that are read and can improvise so that behavior becomes more adaptive. Key Word: Covid-19, Compliance, Health Protocol, Schizophrenia
Penyuluhan Pengenalan Aplikasi Dzikir Pagi dan Petang Pada Usia Remaja dan Dewasa Rifki Febrian; Dewi Fitria Nurchasanah; Ani Nur Aeni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5458

Abstract

ABSTRAK  Berdzikir merupakan ibadah yang penting bagi manusia. Dzikir memiliki banyak manfaat diantaranya adalah memberikan ketenangan hati. Dzikir juga merupakan amalan utama bagi seorang muslim yang memiliki pahala besar. Di zaman modern ini aktifitas manusia semakin banyak dan untuk melakukan dzikir tidaklah mudah jika harus membawa buku dzikir. Teknologi yang semakin canggih juga memudahkan berbagai macam aktiiftas manusia termasuk dalam hal beribadah. Dalam hal beribadah, diantaranya berdzikir bisa menggunakan pemanfaatan teknologi seperti adanya aplikasi dzikir pagi dan petang. Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan pengenalan kepada para partisipan terhadap aplikasi yang dapat memudahkan kita untuk senantiasa berdzikir dan mengingat Allah SWT. Penyuluhan dilakukan secara daring melalui zoom meeting dengan partisipan sebanyak 30 orang yang berasal dari MAN 2 Bandung dan UPI Kampus Sumedang. Hasil yang didapatkan adalah partisipan mengenal aplikasi Dzikir Pagi dan Petang serta Ardi App dan partisipan diberi sedikit gambaran dalam pembuatan aplikasi Ardi App. Kata Kunci: Dzikir pagi dan petang, penyuluhan, Ardi App    ABSTRACT Dhikr is an important worship for humans. Dhikr has many benefits including providing peace of mind. Dhikr is also the main practice for a Muslim who has a great reward. In this modern era, human activities are increasing and doing dhikr is not easy if you have to bring a dhikr book. Increasingly sophisticated technology also facilitates various kinds of human activities, including in terms of worship. In terms of worship, including dhikr can use technology such as the application of morning and evening dhikr. This counseling is carried out to provide an introduction to the participants on applications that can make it easier for us to always dhikr and remember Allah SWT. The counseling was conducted online through a zoom meeting with 30 participants from MAN 2 Bandung and UPI Sumedang Campus. The results obtained were that participants were familiar with the Morning and Evening Dhikr application and the Ardi App and participants were given a little overview in making the Ardi App application. Key Words: Dzikir Pagi dan Petang, Counseling, Ardi App

Page 48 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue