cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Penyuluhan Kesehatan Pada Ibu Hamil Dengan Hipertensi Pada Posyandu di Desa Condong Kabupaten Oku Timur Nur Hidaya Tulaisyah; Rilyani Rilyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.4945

Abstract

ABSTRAK  Kasus ini akan semakin tinggi pada tahun 2025, dengan jumlah 1,15 milyar kasus, atau sekitar 29% dari total penduduk dunia, seperti ini. In general, 80% of kematian ibu hamil yang tergolong dalam penyebab kematian ibu secara langsung, yaitu disebabkan karena terjadi perdarahan (25%) biasanya perdarahan pasca persalinan, hipertensi pada ibu hamil (12%), partus macet (8%), aborsi (13) dan karena  (7 percent ). Tujuan dari penyuluahan singkat, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memberikan bantuan hidup dasar bagi korban yang mengeluh tentang ibu hamil dalam hipertensi yang dimana bisa merenggut nyawa seorang ibu. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan singkat dengan pemberian materi tentang standar pola makan yang baik untuk penderita hipertensi pada ibu hamil. Kemudian screening ulang akan diketahui tingkat penurunan skala darah tinggi penderita hipertensi pada ibu hamil setelah merubah pola makan yang teratur, supaya mendapatkan hasil yang maksimal untuk penderita hipertensi pada ibu hamil. Kata Kunci: Penyuluhan, Kesehatan Pada Ibu Hamil, Hipertensi, Posyandu Desa  ABSTRACT This case will be even higher in 2025, with 1.15 billion cases, or about 29% of the total world population, like this. In general, 80% of maternal deaths are classified as direct causes of maternal death, which are caused by bleeding (25%) usually postpartum bleeding, hypertension in pregnant women (12%), obstructed labor (8%), abortion ( 13) and because (7 percent) (WHO, 2012). The purpose of this brief counseling is to increase knowledge and ability in providing basic life support for victims who complain about pregnant women with hypertension which can take the life of a mother. The activities carried out are in the form of short training with the provision of material on good dietary standards for patients with hypertension in pregnant women. Then re-screening will find out the level of reduction in the high blood scale of hypertension sufferers in pregnant women after changing the appropriate diet. Keywords: Counseling, Health for Pregnant Women, Hypertension, Village Posyandu
Pelaksanaan Kelas Ibu Balita di Posyandu Anyelir Wilayah Kerja Puskesmas Dempo Palembang Kharisma Virgian; Desy Setiawati; Wita Asmalinda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4852

Abstract

ABSTRAK Menurut Data Survei Demografi  Kesehatan Indonesian (SDKI) tahun 2017, Angka Kematian Balita (AKABA) di Indonesia sebesar 32 per 1000 kelahiran hidup. Upaya menurunkan AKABA adalah dengan pelaksanaan kelas ibu balita. Tujuan pelaksanaan kelas ibu balita pada kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita. Metode yang digunakan adalah dengan metode partisipatif, dimana ibu balita berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan bimbingan fasilitator menggunakan lembar balik dan buku KIA. Pada pelaksanaan kegiatan kelas ibu balita di Posyandu Anyelir Wilayah Kerja Puskesmas Dempo Palembang, didapatkan hasil dari kegiatan pre tes nilai tertinggi 81 dan nilai terendah 50. Dengan nilai rata-rata pre tes sebesar 69. Pada kegiatan post tes didapatkan nilai tertinggi 84 dan nilai terendah 70. Nilai rata-rata setelah pos tes adalah sebesar 76,95. Hal ini menunjukkan terdapat kenaikan nilai rata-rata sebelum dan sesudah dilaksanakan kelas ibu balita. Kelas ibu balita dapat dilakukan secara rutin melalui kegiatan Posyandu sehingga dapat lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu balita mengenai kesehatan dan tumbuh kembang balita. Kata Kunci: Kelas Ibu Balita, Posyandu, Balita  ABSTRACT According to the2017 Survey Demografi  Kesehatan Indonesia (SDKI), the Toddler Mortality Rate (AKABA) in Indonesia is 32 per 1000 live births. Efforts to reduce the Toddler Mortality Rate are by implementing classes for mothers of children under five. The purpose of implementing the mother-to-five class in this activity is to increase the knowledge and attitudes of mothers of toddlers. The method used is the participatory method, where mothers of toddlers discuss and share experiences with the facilitator's guidance using flipcharts and MCH handbooks. In implement class activities for mothers of children under five at the Anyelir Posyandu in the Working Area of the Dempo Health Center Palembang, the results obtained from the pre-test activity the highest score was 81, and the lowest score was 50. With an average pre-test score of 69. In the post-test movement activity, the highest score was 84 and, the lowest was the lowest. 70. The average score after the post-test is 76.95. This increase in the average score before and after the mother-to-five class. Classes for mothers of children under five can be carried out routinely through Posyandu activities to improve further improve the knowledge, attitudes and behaviour of mothers of children under five regarding health and growth and development. Keyword: Group of mother and toddler, Integrated Healthcare Centre,Toddler. 
Edukasi Kesehatan Untuk Mengurangi Stigma Sosial Pada Penyintas Covid-19 Di Desa Purwosari Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi Dhian Luluh Rohmawati; Pariyem Pariyem
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5295

Abstract

ABSTRAK Corona virus disease 19 merupakan salah satu masalah kesehatan yang sedang menggemparkan dunia hingga saat ini. Sebagian besar warga masih menganggap bahwa penyakit Covid-19 menular yang sulit disembuhkan sehingga harus dihindari untuk bertemu dengan orang yang terkena covid-19. Selain itu juga ada yang mengucilkan tenaga kesehatan yang sedang merawat pasien covid 19. Kondisi ini membuat penyintas covid 19 merasakan perbedaan perlakukan masyarakat di sekitar tempat tinggal. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang covid-19 dan pemahaman untuk mengurangi stigma pada penyintas covid-19. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan untuk mengurangi stigma covid-19. Hasil dari penyuluhan adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang covid-19 di Desa Purwosari Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi. Harapan setelah penyuluhan ini adalah masyarakat dapat mengurangi stigma pada penyintas covid-19. Semua warga berpotensi tertular covid-19 sehingga kita semua harus selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.  Kata Kunci : Covid-19, Penyintas covid-19, StigmaABSTRACT Coronavirus disease 19 is one of the health problems that is currently taking the world. Many people think that COVID-19 is a contagious disease that is difficult to cure, so it must be avoided to meet people who had COVID-19. In addition, many people also isolate health workers who are treating COVID-19 patients. This condition makes COVID-19 survivors felt the difference in the treatment of the people around their homes. The purpose of this community service is to increase public knowledge and understanding about covid-19 and understanding to reduce stigma on covid-19 survivors. Activities carried out in the form of counseling to reduce the stigma of COVID-19. The result of the counseling was an increase in knowledge and understanding of COVID-19 in Purwosari Village, Kwadungan District, Kab. Ngawi. Expectations from this activities is community can reduce the stigma on Covid-19 survivors. All residents have the potential to be infected with COVID-19, so we all must always adopt a clean and healthy lifestyle. Keywords: covid-19, stigma, survivor covid-19 
Pembekalan dan Pembuatan Hand Sanitizer Daun Sirih (Piper Betle Linn.) di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Heru Susanto; Novintan Elistya; Yunita Dyah S; Ana Amalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4782

Abstract

ABSTRAK COVID-19 telah menjadi masalah kesehatan dunia.WHO resmi menyatakannya sebagai suatu pandemi pada 11 Maret 2020. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 pada tanggal 19 Januari 2021 sebaran kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 927.000 dengan pasien sembuh sebanyak 754.000 dan pasien meninggal dunia 26.590. Sedangkan di Tulungagung sendiri total kasus pada tanggal 19 Januari 2021 sebanyak 1850 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dengan kasus positif sebanyak 191 kasus di Kec. Boyolangu. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembekalan dan pembuatan hand sanitizer menggunakan campuran ekstrak daun sirih kepada warga desa Ngranti Kecamatan Boyolangu. Adapun kegiatan berupa pelatihan singkat dan diskusi bersama warga. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan sebanyak 62,8% pada warga desa Ngranti tentang pengetahuan dan pembuatan hand sanitizer menggunakan ekstrak daun sirih. Kata Kunci: covid-19, hand sanitizer, daun sirih, warga desa.  ABSTRACT COVID-19 has become a world health problem. WHO officially declared it a pandemic on March 11, 2020. Based on data from the Covid-19 Task Force on January 19, 2021, the distribution of positive cases of Covid-19 in Indonesia reached 927,000 with 754,000 recovered patients and dead patients. world 26,590. While in Tulungagung itself, the total number of cases on January 19, 2021 was 1850 patients who were confirmed positive for Covid-19, with 191 positive cases in Kec. Boyolangu. The purpose of this activity is to provide debriefing and manufacture of hand sanitizer using a mixture of betel leaf extract to Nganti villagers, Boyolangu District. The activities are in the form of short training and discussions with residents. The result of the evaluation of activities showed The results of the activity evaluation showed an increase in knowledge and abilities as much as 62.8% of Ngranti villagers about knowledge and making hand sanitizers using betel leaf extract. Keywords: covid-19, hand sanitizer, betel leaf, villagers.
Upaya Peningkatan Kesadaran Remaja Putri Mengenai Vulva Hygine Di SMAN 3 Manna Bengkulu Selatan Dalam Upaya Pencegahan Keputihan Liya lugita Sari; Taufianie Rossita; Yesi Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5661

Abstract

ABSTRAK Usia remaja merupakan usia peralihan dari usia anak-anak menuju usia dewasa dan sebagai titik awal proses reproduksi, sehingga perlu dipersiapkan sejak dini. Memelihara kesehatan pada masa remaja memberikan dampak positif pada kesehatan reproduksi remaja. Salah satu cara untuk menjaga Kesehatan reproduksi yaitu dengan melakukan vulva hygine dengan benar, dengan melakukan vulva hygine maka remaja putri dapat mencegah keputihan yang dapat merugikan Kesehatan reproduksi remaja. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja mengenai vulva hygine dalam mencegah keputihan. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan serta pembentukan badan Kesehatan reproduksi remaja di sekolah. Sebelum dilakukan pemberian materi, terlebih dahulu diberikan pre-tes dan pada saat pemberian materi siswi SMAN 3 sangat antusias dan memberikan respon yang baik ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait vulva hygine, setelah pemberian materi siswi  dilakukan post-tes dan hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri SMAN 3 Manna sebesar 50 % dimana pada saat dilakukan pretes hasil yang didapatkan adalah rata-rata nilai 55 dan setelah diberikan materi siswi mendapatkan nilai 82 dan kemudian dibentuk badan Kesehatan reproduksi remaja di SMAN 3 Manna. Saran pada kegiatan ini adalah kepada remaja untuk dapat menerapkan vulva hygine dirumah dan dapat meningkatkan partisipasi badan Kesehatan reproduksi remaja SMAN 3 Manna untuk seluruh siswi di SMAN 3 Manna. Kata Kunci : Remaja Putri, Vulva Hygine, Keputihan ABSTRACT Adolescence is a transition from children to adults and is the starting point of the reproductive process, so it needs to be prepared early. Maintaining health during adolescence has a positive impact on adolescent reproductive health. One way to maintain reproductive health is to perform vulvar hygiene properly, by doing vulvar hygiene young women can prevent vaginal discharge which can harm adolescent reproductive health. The purpose of this activity is to increase adolescent knowledge about vulvar hygiene in preventing vaginal discharge. The method used is counseling and the establishment of adolescent reproductive health bodies in schools. Before giving the material, first a pre-test was given and at the time of giving the material the SMAN 3 students were very enthusiastic and gave a good response marked by the number of questions asked related to vulva hygiene, after giving the material the students did a post-test and the result was an increase in adolescent knowledge women at SMAN 3 Manna by 50% where at the time of the pretest the results obtained were an average value of 55 and after being given the material the students got a score of 82 and then a youth reproductive health agency was formed at SMAN 3 Manna. Suggestions for this activity are for teenagers to be able to apply vulva hygine at home and can increase the participation of the adolescent reproductive health body at SMAN 3 Manna with all students at SMAN 3 Manna.  Keywords: Young Women, Vulva Hygine, Fluor Albus
Edukasi Pengetahuan Masyarakat Tentang Kesadaran dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Makrina Sedista Manggul; Jayanti Petronela Janggu; Reineldis Elsidianastika Trisnawati; Fransiska Nova Nanur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4771

Abstract

ABSTRAK Masyarakat desa Lolang kecamatan  Satar Mese Kabupaten Manggarai – NTT  masih banyak yang belum memahami tentang metode kontrasepsi jangka panjang sehingga membutuhkan edukasi  upaya promotif penggunaan  alat kontrasepsi jangka panjang. Data Jumlah pasangan usia subur di desa Lolang sebanyak 154 orang, yang mengikuti program keluarga berencana sebanyak  98 orang dan yang belum mengikuti program keluarga berencana sebanyak   76 orang sedangkan  data Wanita Usia Subur sebanyak 505 orang. Aseptor  KB sebanyak 137 orang dengan rincian sebagai berikut  :  IUD 7 orang,kontrasepsi  Suntik 3 bulan sebanyak 69 orang,  Pil sebanyak 47 orang, Implan sebanyak  11 orang, MOW  sebanyak 3 orang dan yang tidak mengikuti program Keluarga Berencana  sebanyak 2 orang.  .  Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi pengetahuan pada Wanita Usia Subur tentang penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang.  Hasil : pengetahuan Wanita Usia Subur pada saat pre tes adalah sebagai berikut: berpengetahuan   kurang sebanyak 11 orang (33,33 %), berpengetahuan cukup sebanyak 22 Orang (66,7 %), berpengetahuan baik sebanyak 0 Orang  (0 %). Setelah diberikan edukasi Pengetahuan Wanita Usia Subur mengalami peningkatan yaitu sebagai berikut: berpengetahuan  baik sebanyak  24 Orang  (72,7 %), berpengetahuan  cukup sebanyak  9 Orang (27,3 %) dan berpengetahuan  kurang sebanyak  0 Orang  (0 %).  Kesimpulannya terdapat peningkatan  pengetahuan setelah diberikan edukasi. Kata Kunci  : Edukasi , Kontrasepsi Jangka Panjang, Wanita Usia Subur  ABSTRACT Many people in Lolang Village, Satar Mese Subdistrict, Manggarai Regency - NTT still do not understand about long-term contraceptive methods, so they need education on promotive efforts to use long-term contraceptives. Data on the number of  fertile age couple in Lolang village are 154 people, 98 people who take part in the family planning program and 76 people who have not participated in the family planning program while the data for women of childbearing age are 505 people. There were 137 family planning acceptors with the following details: 7 IUDs, 69 people with 3-month injectable contraceptives, 47 pills, 11 implants, 3 people with MOW and 2 people who didn't take part in the Family Planning program. . The purpose of this service is to provide knowledge education to women of childbearing age about the use of long-term contraceptive methods. Results: Knowledge of women of childbearing age at the time of the pre-test were as follows: 11 people (33.33%) lacked knowledge, 22 people (66.7%), good knowledge (0%). After being given education, women of childbearing age knowledge has increased as follows: good knowledge as many as 24 people (72.7%), adequate knowledge as many as 9 people (27.3%) and less knowledgeable as many as 0 people (0%). The conclusion is that there is an increase in knowledge after being given education. Keywords: Education, Long Term Contraception, women of childbearing age
Pelatihan Pijat Loving Touch Stimulation Bagi Tenaga Bidan Menggunakan Media Bantu Vidio Dalam Meningkatkan Berat Badan Bayi BBLR Di Wilayah Kerja Puskesmas Amban Bahrah Bahrah; Dwi Iryani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.4725

Abstract

ABSTRAK Penyebab tingginya AKN salah satunya yaitu Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). BBLR menjadi penyebab utama kematian bayi baru lahir. Maka salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kematian  neonatal adalah penanganan BBLR melalui stimulasi yaitu dengan melakukan pijat bayi. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh pengabdi di Wilayah kerja Puskesmas Amban hasil wawancara yang dilakukan di lokasi mitra, bahwa terdapat 15 orang tenaga bidan yang ada di Puskesmas Amban, dan semua tenaga bidan mengatakan belum pernah mengikuti pelatihan pijat bayi dikarenakan alasan biaya pelatihan yang sangat mahal. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan bidan melakukan pijat pada bayi yaitu pelatihan Pijat Loving Touch Stimulation bagi tenaga bidan menggunakan media bantu vidio dalam meningkatkan berat badan bayi BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Amban. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pelatihan menggunakan media bantu video dan melakukan pendampingan. Sasaran dalam pengabdian ini adalah tenaga bidan yang ada di PKM Amban. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 1 bulan dengan memberikan pelatihan selama 1 minggu menggunakan media bantu video cara melakukan pijat bayi. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan hasil pengabdian bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum diberikan media video dengan rata-rata nilai pengetahuan 6,4 sedangkan setelah diberikan media video selama 14 hari terjadi peningkatan pengetahuan dengan nilai rata- rata pengetahuan 7,6. Kesimpulan bahwa video Pijat Loving Touch Stimulation pada bayi dijadikan sebagai media alat bantu di  Puskesmas sebagai media promosi pijat Loving Touch Stimulation dalam Meningkatkan Berat Badan Bayi BBLR dan dapat meningkatkan pengetahuan bidan yang mengikuti pelatihan. Diharapkan kepada para bidan agar dapat memantau keterampilan ibu dalam menerapakan pijat Loving Touch Stimulation  sehingga sentuhan pijat yang diberikan memberikan efek positif terhadap perkembangan bayi dan dapat diaplikasikan di Puskesmas dan Posyandu. Kata Kunci:  Media Video, Peningkatan Pengetahuan, Loving Touch Stimulation       ABSTRACT One of the causes of high AKN is Low Birth Weight (LBW). LBW is the main cause of newborn death. So one of the efforts to prevent the occurrence of neonatal death is the handling of LBW through stimulation, namely by doing baby massage. Based on a preliminary study that has been carried out by servants in the working area of the Amban Health Center, the results of interviews conducted at partner locations, that there are 15 midwives at the Amban Health Center, and all midwives say they have never participated in baby massage training due to the very high cost of training. expensive. The purpose of this training is to improve the ability of midwives to massage babies, namely Loving Touch Stimulation Massage training for midwives using video aids in increasing the weight of LBW babies in the Amban Health Center Work Area. The method in this service is to conduct training using video media and provide assistance. The target in this service is the midwife at PKM Amban. This service activity was carried out for 1 month by providing training for 1 week using video aids on how to do baby massage. Based on the evaluation that has been done, the results of the service show that there is an increase in knowledge before being given video media with an average knowledge value of 6.4 while after being given video media for 14 days there is an increase in knowledge with an average knowledge value of 7.6. The conclusion is that the Loving Touch Stimulation Massage video for infants is used as a media tool at the Puskesmas as a promotional media for Loving Touch Stimulation massage in Increasing the Weight of LBW Babies and can increase the knowledge of midwives who attend training. It is hoped that the midwives will be able to monitor the mother's skills in applying Loving Touch Stimulation massage so that the massage touch given has a positive effect on baby development and can be applied in Puskesmas and Posyandu. Keywords: Video Media, Knowledge Improvement, Loving Touch Stimulation
Edukasi Manajemen Inkontinensia Urine pada Lansia Hapipah Hapipah; Baiq Ruli Fatmawati; Bahjatun Nadrati; Istianah Istianah; Abdul Aziz Azhari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5116

Abstract

  ABSTRAK Lansia adalah seseorang yang mengalami tahap akhir dalam perkembangan hidup manusia. Pada masa lansia, terjadi banyak perubahan dan penurunan fisiologi pada semua sistem tubuh. Inkontinensia urine merupakan salah satu keluhan yang banyak ditemui dan dialami oleh lansia yang disebabkan oleh penurunan kapasitas kandung kemih dan berkurangnya kemampuan otot lurik pada uretra karena perubahan fisiologi pada lansia. Penatalaksanaan inkontinensia urine dapat diupayakan lebih baik, sehingga kualitas ADL (Activity Daily Living) dapat dipertahankan dan meringankan beban yang ditanggung oleh keluarga yang merawat salah satunya dengan cara memberikan edukasi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada lansia dan keluarganya tentang manajemen inkontinensia urine di desa Mambalan dusun Baturiti kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi dengan media laptop, LCD dan leaflet. Hasil dari kegiatan ini didapatkan para peserta menunjukkan sikap yang positif selama mengikuti kegiatan pengabdian dari awal sampai akhir. Perlu diadakan penyuluhan kesehatan secara berkelanjutan pada lansia agar tercapai kehidupan lansia yang sehat, sejahtera dan bahagia bersama keluarga. Kata Kunci: Edukasi, Inkontinensia Urine, Lansia  ABSTRACT Elderly is someone who is experiencing the final stage in the development of human life. In the elderly, there are many changes and physiological decline in all body systems. Urinary incontinence is one of the most common complaints experienced by the elderly caused by decreased bladder capacity and reduced ability of the striated muscles in the urethra due to physiological changes in the elderly. The management of urinary incontinence can be strived to be better, so that the quality of ADL (Activity Daily Living) can be maintained and ease the burden borne by families who care for one of them by providing education. The purpose of this community service is expected to be able to provide education to the elderly and their families about urinary incontinence management in Mambalan village, Baturiti hamlet, Gunung Sari sub-district, West Lombok. The methods used in this service are lectures, discussions and demonstrations using laptop, LCD and leaflet media. The results of this activity showed that the participants showed a positive attitude during the service activities from beginning to end. It is necessary to hold ongoing health education for the elderly in order to achieve a healthy, prosperous and happy life for the elderly with their families. Keywords: Heatlh Education, Urinary Incontinence, Elderly 
Peningkatan Kesehatan Mata Melalui Pendidikan Kesehatan “Save Your Eyes, You Must Know Hasniatisari Harun; Yusshy Kurnia Heliani; Siti Ulfah Rifa’atul Fitri; Hesti Platini; Cepi Restiadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5504

Abstract

ABSTRAK  Sebagian besar pekerjaan yang ada pada abad ke 21 melibatkan penggunaan komputer dan lebih dari 90 juta orang dewasa di dunia yang menggunakan komputer dalam kehidupannya. Di samping memudahkan berbagai pekerjaan manusia, komputer juga memberikan dampak negatif bagi para penggunanya terutama terhadap masalah kesehatan. Kumpulan gejala yang sering dikeluhkan para pengguna komputer dikenal sebagai Computer Vision Syndrome. CVS dapat dikatakan sebagai penyebab berbagai efek yang sangat mengganggu produktivitas, kebugaran dan kualitas hidup sehari-hari. Oleh sebab itu program pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang dilakukan evaluasi melalui pretest dan posttest mengunakan media zoom dalam bentuk webinar. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 34 orang. Metode pendidikan kesehatan dilakukan dengan menyiapkan area pertemuan yaitu zoom meeting sebagai media untuk pertemuan virtual, menyiapkan media edukasi yang diperlukan serta memberikan link pre-test dan post test untuk menilai pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikannya pendidikan Kesehatan. Data demografi responden menjukkan bahwa banyak peserta yang menggunakan laptop >4 jam (94,1%) dan dari presentase tersebut banyak pula yang merasakan tanda gejala dari comupter vision syndrome sebanyak 88,2%. Hasil kegiatan yaitu terdapat perubahan dalam pengetahuan (100%). Diharapkan informasi yang telah disampaikan dalam bentuk pendidikan kesehatan ini dapat menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat umum serta meningkatkan pencegahan terhadap kejadian Computer Vision Syndrome. Kata Kunci: Computer Vision Syndrome, Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan ABSTRACT Most of the work that exists in the 21st century involves the use of computers and more than 90 million adults in the world use computers in their lives. In addition to facilitating various human jobs, computers also have a negative impact on their users, especially on health problems. A collection of symptoms that computer users often complain about is known as Computer Vision Syndrome. CVS can be said to be the cause of various effects that greatly interfere with productivity, fitness and quality of daily life. Therefore, this community service program is education in the form of health counseling which is evaluated through pretest and posttest using zoom media in the form of webinars. The number of participants who attended was 34 people. The health education method is carried out by preparing a meeting area, namely a zoom meeting as a medium for virtual meetings, preparing the necessary educational media and providing pre-test and post-test links to assess participants' knowledge and understanding before and after the Health education is given. Demographic data of respondents showed that many participants used laptops >4 hours (94.1%) and from that percentage, many felt the symptoms of computer vision syndrome as much as 88.2%. The result of the activity is that there is a change in knowledge (100%). It is hoped that the information that has been conveyed in the form of health education can become useful knowledge for the general public and increase the prevention of the occurrence of Computer Vision Syndrome. Keywords: Computer Vision Syndrome, Health Education, Knowledge
Sosialisasi Herbal Sebagai Imunomodulator Melalui Media Sosial dalam Rangka KKN Prodi Farmasi Stikes Bakti Tunas Husada Vera Nurviana; Ruswanto Ruswanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4896

Abstract

ABSTRAK Tanaman imunomodulator merupakan tanaman yang dapat berfungsi untuk meningkatkan sistem imun sebagai alternatif dalam melawan COVID-19. Tujuan dilakukannya kegiatan ini sebagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tanaman imunomodulator melalui media sosial sehingga diharapkan dapat memberikan dampak peningkatan imunitas masyarakat. Metode yang dilakukan  berupa sosialisasi tentang tanaman imunomodulator dan penyebaran kuesioner tentang pengetahuan masyarakat mengenai tanaman yang berkhasiat sebagai imunomodulator. Sosialisasi tentang tanaman imunomodulator dilakukan dengan menyebar poster melalui media sosial instagram, youtube dan facebook. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa sekitar 68% responden telah mengetahui pemanfaatan tanaman immunomodulator, selain itu 90% responded pernah mengonsumsi tanaman imunomodulator. Dampak dari komsumsi tanaman immunomodulator adalah meningkatnya imun dan kekebalam tubuh dalam menghadapai suatu penyakit. Kata Kunci:  covid-19, herbal, imunomodulator, media sosial  ABSTRACT   Immunomodulatory plants are plants that can function to improve the immune system as an alternative in fighting COVID-19. The purpose of this activity is to increase public knowledge about immunomodulatory plants through social media so that it is expected to have an impact on increasing community immunity. The method used is in the form of socializing about immunomodulatory plants and distributing questionnaires about public knowledge about plants that are efficacious as immunomodulators. Socialization about immunomodulatory plants is done by spreading posters through social media such as Instagram, youtube and Facebook. From the activities that we have been carried out, it can be concluded that around 68% of respondents have knowledge of the use of immunomodulatory plants, in addition 90% of respondents have consumed immunomodulatory plants. The impact of consuming immunomodulatory plants is increasing immunity and the body's immunity in the face of a disease. Keywords: Immunomodulator Plants, Immune, Covid-19

Page 47 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue