cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pendampingan Lansia Dalam Perawatan Inkontinesia Urin Di Rumah Pada Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Nuswatul Khaira Khaira; Teuku Iskandar Faisal; Isneini Isneini; Nora Veri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5412

Abstract

ABSTRAK Permasalahan Inkontinensia urine sangat umum dialami oleh lansia. Sebagian Lansia sudah mengkonsumsi obat-obatan namun belum sembuh. Untuk mengatasi keluhan terhadap penurunan sistem perkemihan tersebut dapat dilakukan secara non farmakologis. Salah satu cara  yang  dapat  dilakukan adalah melakukan Senam Kegel yaitu latihan otot dasar panggul atau  disebut latihan Kegel. Tujuan kegiatan pengabdian dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan lansia dan keluarga tentang perawatan inkontinensia urine. Metode pelaksanaan adalah dengan pemberdayaan keluarga dalam mendampingi lansia dalam perawatan inkontinensia urine. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan diikuti oleh 100% sasaran kegiatan dan peserta mampu mengikuti kegiatan sampai akhir. Kata Kunci: Senam Kegel, Inkontinensia Urine, Lansia, Pendampingan                   ABSTRACT Urinary incontinence is very common in the elderly. Some of the elderly have taken drugs but have not recovered. To overcome the complaints of a decrease in the urinary system can be done non-pharmacologically. One way that can be done is to do Kegel exercises, namely pelvic floor muscle exercises or called Kegel exercises. The purpose of the service activity is to increase the knowledge of the elderly and their families about urinary incontinence treatment. The method of implementation is by empowering the family in assisting the elderly in the treatment of urinary incontinence. The results of the activity show that 100% of the activity targets are followed and participants are able to follow the activity until the end. Keywords: Kegel Exercises, Urinary Incontinence, Elderly, Mentoring
Peran Ibu pada Pemenuhan Nutrisi Keluarga Sebagai Tindakan Preventif Terhadap Penularan Covid-19 Ulfah Agus Sukrillah; Walin Walin; Herry Prasetyo; Siti Mulidah; Munjiati Munjiati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4594

Abstract

ABSTRAK Ibu mempunyai peran penting dalam keluarga dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi bagi anggota keluarga. Nutrisi menjadi kunci untuk membangun sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi virus Covid-19. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu dalam memenuhi nutrisi keluarga untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19. Sehingga, ibu dapat melakukan manajemen pengaturan nutrisi secara tepat dan menjaga status gizi anngota keluarga sebagai tindakan preventif dalam pencegahan Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah melibatkan kelompok ibu rumah tangga RW 08 sejumlah 30 orang  di Desa Klahang, Kec. Sokaraja, Kab. Banyumas. Adapun metode pengabdian yang telah dilakukan meliputi pendidikan kesehatan tentang gizi seimbang pada masa pandemi Covid-19, praktek penyusunan menu gizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, pemberian paket menu makanan yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, sayuran dan buah. Selanjutnya, pendampingan dan monitoring telah dilakukan oleh kader kesehatan desa untuk memastikan perbaikan nutrisi yang dilakukan oleh ibu untuk mendukung daya tahan tubuh anggota keluarganya. Hasil yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah ibu mempunyai pengetahuan, sikap dan perilaku yang lebih baik tentang kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang bagi keluarga dibandingkan sebelumnya. Sehingga, peran ibu perlu ditingkatkan dalam mengatur tata laksana pemenuhan nutrisi dalam keluarga di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Ibu, Nutrisi, Preventif, Covid-19   ABSTRACT Mothers have an important role in the family to ensure the nutritional needs for family members. Nutrition is the key point to build the immune system againt Covid-19. The objective of the community service activity is to provide education and assistence to the mothers in achieving family nutrition to increase endurance during Covid-19 pandemic. The roles of mothers are to maintain the nutritional staus of family members as a preventive action towards Covid-19.  This community service activity has inveolved 30 mothers in Klahang village, Sokaraja, Banyumas. The service methods have been carried out including health education about balanced nutrition, preparing a balanced nutrition into the practice, providing food packages consisting of carbohydrates, proteins, fats, vegetables and fruits. Moreover, the village health volunteers assist and monitor the mothers to support the immune system of their family members. The results show that mothers have better knowledge, skills and behaviour about the nutritional needs and balanced nutrition for the family. Therefore, the role of mothers need to be improved in managing nutrition for their family during the Covid-19 pandemic. Keywords: Mothers, Nutrition, Prevention, Covid-19
Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbasis Minyak Jelantah Rahma Diyan Martha; Fatimah Fatimah; Ayu Insa; Nasa Bella; Sri Wahyuningsih; Danar Danar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5667

Abstract

ABSTRAKMinyak jelantah merupakan minyak goreng yang digunakan secara berulang-ulang untuk menggoreng makanan dengan menggunakan minyak goreng yang sama. Penggunaan minyak jelantah tersebut menimbulkan bahaya bagi tubuh kita dan pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun perairan. Permasalah ini ditemukan di Desa Bendiljati Wetan Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan (edukasi) kepada ibu-ibu rumah tangga terkait minyak jelantah dan pemanfaatan kembali limbah tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab. Evaluasi dalam kegiatan ini dengan cara membagikan angket berupa pretest dan postest yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pelatihan tentang pembuatan lilin dari minyak jelantah telah memberikan informasi dan pengetahuan baru kepada ibu-ibu rumah tangga Desa Bendiljati Wetan. Kegiatan ini telah dapat diikuti dan dilaksanakan dengan baik oleh para peserta.Kata Kunci: Minyak jelantah, lilin, Ibu-ibu rumah tangga ABSTRACT Used cooking oil is cooking oil that is used repeatedly to fry food using the same cooking oil. Using used cooking oil poses a danger to our bodies, and indiscriminate disposal of used cooking oil can harm the environment and waters. This problem was found in Bendiljati Wetan Village, Sumbergempol District, Tulungagung Regency. This community service aims to provide homemakers with socialization and training (education) regarding used cooking oil and the reuse of the waste. The method used in this activity is lecture and question and answer. This activity evaluation by distributing questionnaires in the form of pretest and post-tests shared before and after the action. This activity indicates that counseling and training on making candles from used cooking oil have provided new information and knowledge to homemakers in Bendiljati Wetan Village. This activity has been followed and carried out well by the participants. Keywords: Used cooking oli, candles, homemaker
Implementasi Pembentukan Kampung Siaga Candi Hebat dalam Menghadapi Pandemi Covid 19 Di RT 01 RW 04 Kelurahan Krapyak Kota Semarang Sri Wahyuning; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5256

Abstract

ABSTRAK Sejak Desember tahun 2019 muncul kasus covid 19 yang menyebar sangat cepat hampir di seluruh Negara di dunia termasuk Indonesia. Penularan kasus ini sangat cepat, meskipun angka kesembuhannya semakin meningkat tapi juga banyak menimbulkan kasus kematian. Untuk itu perlu diupayakan pencegahan penularan serta penanganan yang tepat bagi yang terkonfirmasi kasus covid 19. Pemerintah Kota Semarang melalui dinas kesehatan Kota Semarang memiliki program pembentukan kampung siaga candi hebat. Tujuan dari kegiatan ini adalah pembentukan kampung siaga candi hebat dengan membentuk tim siaga kesehatan, tim siaga sosial ekonomi, tim siaga keamanan, tim siaga logistik dan tim siaga komunikasi agar warga masyarakat mempunyai kesiapan dalam mencegah dan mengantisipasi bencana wabah covid 19 di RT 01 RW 04 Kelurahan Krapyak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberdayaan masyarakat dan pendampingan dalam pelaksanaan program kampung siaga candi hebat. Bahan yang dipersiapkan berupa juknis pembentukan kampung siaga candi hebat dan bahan penyuluhan terkait pencegahan dan penanganan kasus covid 19. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu telah terbentuk tim siaga kesehatan, tim siaga sosial, tim siaga keamanan, tim siaga logistik dan tim siaga komunikasi. Pelaksanaan kegiatan kampung siaga candi hebat di RT 01 RW 04 dapat berjaan dengan baik dan masyarakat lebih siap menghadapi bencana wabah covid 19. Kata Kunci: Implementasi, Program Pemerintah, Covid 19  ABSTRACT Since December 2019, there have been cases of covid 19 which have spread very quickly in almost all countries in the world, including Indonesia. The transmission of this case is very fast, although the recovery rate is increasing, it also causes many deaths. For this reason, efforts should be made to prevent transmission and appropriate treatment for confirmed cases of covid 19. The Semarang City Government through the Semarang City Health Office has a program “Kampung Siaga Candi Hebat”. The purpose of this activity is the establishment of kampung siaga candi hebat by forming a health alert team, a socio-economic alert team, a security alert team, a logistics alert team and a communication alert team so that the community has readiness in preventing and anticipating the COVID-19 outbreak on RT 01 RW 04. Krapyak Village. The method used in this activity is community empowerment and assistance in the implementation of kampung siaga candi hebat program. The materials prepared were in the form of technical guidelines for the formation of kampung siaga candi hebat and counseling materials related to the prevention and handling of covid 19 cases. The results obtained from this activity were that a health alert team, a social alert team, a security alert team, a logistics alert team and a communication alert team had been formed. The implementation of kampung siaga candi hebat on RT 01 RW 04 can run well and the community is better prepared to face the COVID-19 outbreak. Keywords: Implementation, Government Program, Covid 19 
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dengan Senam Oce-Dm (Orang Care Diabetes Melitus) Di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu Sunita R S; Halimatussa Diah; Tedy Febriyanto; Desri Suryani; Evi Fitriani; Guntur Baruara
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.6147

Abstract

ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Peningkatan DM didasarkan oleh gaya hidup yang tidak sehat,  banyak mengkonsumsi makanan berlemak, kurangnya aktivitas fisik sehingga tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Senam diabetes merupakan aerobic low impact dan ritmic, bermanfaat menurunkan kadar glukosa darah dan mencegah kegemukan serta menekan terjadinya komplikasi. Untuk menggerakan masyarakat untuk hidup sehat dan aktif melakukan pencegahan DM melalui aktivitas senam OceDM, di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Propinsi Bengkulu. Metode kegiatan berupa ceramah, praktek, diskusi dan partisipastif. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tim senam OceDM pada setiap 6 desa, senam selalu dilaksanakan penderita DM walaupun kegiatan sudah selesai. Terjadi penurunan nilai glukosa darah sebelum dan sesudah melakukan senam OceDM dan terbentuknya kader senam OceDM yang dapat menjadi promotor hidup sehat bersama diabetes militus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Senam OceDM, Glukosa Darah ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is characterized by high blood glucose levels accompanied by impaired carbohydrate, lipid, and protein metabolism as a result of insulin function insufficiency. The increase in DM is based on an unhealthy lifestyle, consuming lots of fatty foods, lack of physical activity, so blood glucose levels are not controlled. Diabetes gymnastics is a low impact and rhythmic aerobic, useful for lowering blood glucose levels and preventing obesity, and suppressing complications. To mobilize people to live healthily and actively prevent DM through OceDM exercise activities in Pondok Kelapa District, Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province. The method of activity is lecture, practice, discussion, and participatory. The results of the activity showed the formation of an OceDM gymnastics team in every six villages, and gymnastics was always carried out by DM patients even though the activities had been completed. There was a decrease in blood glucose values before and after doing OceDM exercise and the formation of OceDM gymnastics cadres who could be promoters of healthy living with diabetes mellitus. Keywords: Diabetes Mellitus, OceDM Gymnastics, Blood Glucose
Pelatihan Pembuatan Produk Teh Pegagan untuk P-IRT di Desa Pagersari, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya Nitya Nurul Fadilah; Richa Mardianingrum; Gina Septiani Agustien
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5527

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan tumbuhan sebagai alternatif pengobatan banyak ditemukan di masyarakat desa. Salah satunya Desa Pagersari yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Desa ini terletak di bagian utara Tasikmalaya. Sebagian besar mata pencaharian penduduk di sana merupakan petani, sehingga lingkungannya masih relatif dikelilingi oleh pesawahan yang sebagian besar lahannya dipakai untuk padi, palawija, sayuran dan tanaman lainnya. Selain itu masyarakat di kalangan ibu rumah tangga juga sering menanam tanaman obat di pekarangan rumah. Namun, pemanfaatannya masih belum optimal karena kurangnya pengetahuan dalam mengolah potensi sumberdaya yang dimiliki. Salah satu tanaman yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah pegagan yang banyak tumbuh di Desa Pagersari. Pegagan berkhasiat untuk meningkatkan imun, membersihkan darah, melancarkan peredaran darah, kecantikan, dan lain-lain. Pegagan ini dapat dijadikan masker yang dapat digunakan kapan saja sebagai penunjang kecantikan atau penunda penuaan dini. Masker pegagan bisa dikemas dalam bentuk menarik menjadi masker wajah. Selain itu teh pegagan ini terjamin proses pembuatanya karena melalui tahapan yang sudah sesuai dengan syarat P-IRT. Program pengabdian masyarakat (Pengembangan Masyarakat Desa Binaan) ini menginisiasi pembuatan masker pegagan yang ditanam sendiri serta siap digunakan kapan saja. Masyarakat Desa Pagersari akan dibina melalui penyuluhan dan praktik pembuatan masker  pegagan dari mulai pengolahan tanaman obat hingga berbentuk kemasan sehingga bisa dijadikan produk industri rumah tangga (P-IRT) sebagai bukti bahwa produk tersebut terjamin dan aman. Program ini dapat membantu pengembangan tanaman pegagan di Desa Pagersari yang dapat dijadikan sebagai produk kosmetik dan penunjang kecantikan untuk selanjutnya dapat dikemas dalam bentuk kemasan yang menarik dan dapat dijual sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat. Kata kunci: Pegagan, Desa Pagersari, masker  ABSTRACT The use of plants as alternative medicine is found in many rural communities. One of them is Pagersari Village which is one of the villages in Pagerageung District, Tasikmalaya Regency. This village is located in the northern part of Tasikmalaya. Most of the livelihoods of the people there are farmers, so the environment is still relatively surrounded by rice fields, most of which are used for rice, secondary crops, vegetables and other crops. In addition, people among housewives also often plant medicinal plants in their yards. However, its utilization is still not optimal due to lack of knowledge in processing the potential of its resources. One of the plants that has not been used optimally is pegagan which grows a lot in Pagersari Village. Pegagan is efficacious for increasing immunity, cleansing the blood, improving blood circulation, beauty, and others. Pegagan can be used as a mask that can be used at any time to support beauty or delay premature aging. Pegagan masks can be packaged in an attractive form into a face mask. In addition, pegagan tea is guaranteed to be made because it goes through stages that are in accordance with the P-IRT requirements. This community service program (Development of Fostered Village Community) initiates the manufacture of pegagan masks that are self-grown and ready to be used at any time. The community of Pagersari Village will be fostered through counseling and the practice of making pegagan masks from processing medicinal plants to packaging so that they can be used as home industry products (P-IRT) as proof that the product is guaranteed and safe. This program can help the development of pegagan plants in Pagersari Village which can be used as cosmetic and beauty support products which can then be packaged in attractive packaging and can be sold so as to improve the community's economy. Keywords: pegagan, Pagersari village, mask
Upaya Penurunan Kecemasan Saat Vaksinasi Dengan Terapi Musik Helena Patricia; Emira Apriyeni; Dwi Christina Rahayuningrum; Veolina Irman
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5701

Abstract

ABSTRAK  Kasus covid-19 yang terkonfirmasi sampai bulan Oktober tnimbulkan efek negatif pada kesehatan fisik dan psikologis individu. Dampak psikologis selama pandemi diantaranya gangguan stres, kecemasan, kebingungan, kegelisahan, frustrasi, ketakutan akan infeksi, insomnia dan merasa tidak berdaya. Kecemasan merupakan salah satu dampak psikologis yang paling banyak ditemukan pada masyarakat Indonesia. Kecemasan akan berpengaruh terhadap menurunnya imunitas seseorang serta penerimaan seseorang terhadap vaksin sehingga meningkatkan resiko seseorang terpapar virus (Puteri dkk, 2021). Tujuan penelitian ini apakah ada terjadinya penurunan kescemasan saat vaksinasi dengan terapi musik. Tahap persiapan dari kegiatan adalah pembuatan pre planing, mengajukan ijin dan persiapan tempat dan alat – alat lainnya di STIKES Syedza Saintika Padang. Pembuatan leaflet dan persiapan musik yang akan digunakan pada 2 hari sebelum kegiatan penyuluhan dimulai. Pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan tentang Covid 19 dan kecemasan serta pemberian terapi musik sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai upaya menurunkan kecemasan sehingga dapat mengantisipasi mahasiswa cemas dan takut saat dilaksanakan vaksinasi. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa mahasiwa tingkat pertama STIKES Syedza Saintika. Siswa yang hadir sebanyak 40 Orang. Dari hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang  upaya penurunan kecemasan saat vaksinasi dengan terapi musik di STIKES Syedza Saintika,  maka disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa pada saat pretest 49.65 menjadi 55.23 pada saat posttest mengenai pengertian, penularan dan pencegahan Covid19, konsep kecemasan, dan penurunan kecemasan mahasiswa saat vaksinasi dengan terapi music. Kata Kunci : Covid-19, Kecemasan, Terapi Musik, Vaksinasi ABSTRACT Confirmed cases of covid-19 until October have a negative effect on the physical and psychological health of individuals. Psychological impacts during the pandemic include stress disorders, anxiety, confusion, restlessness, frustration, fear of infection, insomnia and feeling helpless. Anxiety is one of the most common psychological effects found in Indonesian society. Anxiety will affect a person's immunity to decrease and a person's acceptance of vaccines, thereby increasing a person's risk of being exposed to the virus (Puteri et al, 2021). The purpose of this study is whether there is a decrease in anxiety when vaccinated with music therapy. The preparation stage of the activity is making pre-planing, applying for permits and preparing places and other tools at STIKES Syedza Saintika Padang. Making leaflets and preparing music that will be used 2 days before the outreach activity begins. Community service in the form of health education about Covid 19 and anxiety as well as providing music therapy as an effort to increase student knowledge about efforts to reduce anxiety so that students can anticipate anxiety and fear when vaccination is carried out. The target of this community service activity is the first-year students of STIKES Syedza Saintika. There were 40 students who attended. From the results of Community Service activities regarding efforts to reduce anxiety when vaccinating with music therapy at STIKES Syedza Saintika, it was concluded that there was an increase in student knowledge at pretest 49.65 to 55.23 in posttest about the understanding, transmission and prevention of Covid19, the concept of anxiety, and a decrease in student anxiety when vaccinating with music therapy. Keywords: Covid-19, Anxiety, Music Therapy, Vaccination
Edukasi Respon Kegawatdaruratan Fisik dan Psikiatri pada Area Pre Hospital pada Mahasiswa Kesehatan di Indonesia Ida Rahmawati; Pawiliyah Pawiliyah; Ahmad Guntur Alfianto; Yustina Ni Putu Yusniawati; Dini Prasteyo Wijayanti; Mefti Anggraini; Anugerah Aprioni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4914

Abstract

ABSTRAK Kegawatdaruratan fisik dan psikiatri merupakan respon utama terhadap gangguan pada tubuh, fisik dan emosional yang memerlukan intervensi atau pengobatan terapeutik segera. Kedaruratan fisik dan psikiatri dapat terjadi di rumah, jalan, tempat kerja, rumah sakit, atau bahkan di unit gawat darurat. Keadaan darurat yang sering terjadi di area pre hospital antara lain: tersedak, kejang demam, luka bakar dan jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada kesehatan mental seseorang. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa kesehatan indonesia mengatasi kegawatdaruratan fisik dan psikiatri pada area pre hospital melalui edukasi respon kegawatdaruratan fisik dan psikiatri yang diberikan. Target capaian dalam kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa kesehatan Indonesia tentang cara merespon kegawatdaruratan fisik dan psikiatri pada area pre hospital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 24 April 2021, dengan sasaran sebanyak 80 peserta yang terdiri dari mahasiswa kesehatan di Indonesia. Setelah dilakukan kegiatan edukasi peserta secara keseluruhan (80 orang) mengetahui cara merespon kegawatdaruratan fisik dan psikiatri pada area pre hospital dan akan menerapkan ilmu yang didapatkan. Semua peserta merasa bersemangat mengikuti pemberian edukasi yang diberikan.                                                                    Kata Kunci: Edukasi, Kegawatdaruratan, Pre Hospital  ABSTRACT Physical and psychiatric emergency are the main respons to disturbance in the body, physical and emotional that require immediate therapeutic intervention or treatment. Physical and psychiatric emergency can occur in homes, roads, workplaces, hospitals, or even in the emergency unit. Emergency that often occur in the pre-hospital area include: choking, febrile seizures,  burns and if it not handled properly will have an impact on a person's mental health.This activity aims to help health students in indonesia cope with physical and psychiatric emergency in the pre hospital area through education on physical and psychiatric emergency responses. The target achievement in this activity is to increasing the knowledge of the health students in indonesia about how to respond to physical and psychiatric emergency in the pre hospital area. Community service activities were carried out on 24th April, 2021, with a target of 80 participants consisting of health students in Indonesia. After conducting education activities, al participants(80 partcipnts) will know how to respond to physical and psychiatric emergency in the pre hospital area and will apply the knowledge gained. All participants felt enthusiastic about participating in the education provided. Keyword: Education, Emergency,Pre Hospital
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Paving Block dari Sampah Plastik Zulfikar Lating; Mariene Wiwin Dolang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5308

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan dapat ditimbulkan karena peningkatan sampah. Desa Negeri Lima merupakan desa yang terletak dipesisir wilayah pantai yang permasalahannya adalah kebanyakan rumah tangga belum mempunyai tempat pembuangan sampah dan masih melakukan pembuangan sampah disekitar rumah. Meningkatnya jumlah sampah dari hari kehari dapat menyebabkan terjadinya penumpukan sampah dan mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan. Untuk mengurangi jumlah sampah di Desa Negeri Lima, maka diperlukan daur ulang sampah, khususnya sampah plastik. Salah satu cara untuk mendaur ulang sampah plastik agar menarik adalah dengan membuat paving block. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah kunjungan lapangan berupa pemberian sosialisasi kepada masyarakat dan pelatihan pembuatan paving block dari sampah plastik. Berdasarkan pelatihan yang dilaksanakan telah didapatkan hasil berupa peningkatan pemahaman masyarakat dari 55 menjadi 79 tentang sampah, pengolahan sampah dan cara membuat paving block dari sampah plastik. Kata Kunci : Penanganan Sampah, Sampah Plastik, Pembuatan Paving BlokABSTRACT Health problems and environmental pollution can be caused by an increase in waste. Negeri Lima Village is a village located on the coast of a coastal area where the problem is that most households do not have a garbage disposal site and still dispose of garbage around the house. The increasing amount of waste from day to day can lead to accumulation of garbage and lead to environmental pollution. To reduce the amount of waste in Negeri Lima Village, it is necessary to recycle waste, especially plastic waste. One way to recycle plastic waste to make it attractive is to make paving blocks. The method used in this service is field visits in the form of providing socialization to the community and training on making paving blocks from plastic waste. Based on the training carried out, results have been obtained in the form of increasing public understanding from 55 to 79 about waste, waste processing and how to make paving blocks from plastic waste. Keywords: Waste Handling, Plastic Waste, Paving Block Making
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Suwur dalam Upaya Pemanfaatan Bunga Kenop (Gomphrena Globosa L.) Sebagai Alternatif Teh Herbal Kaya Antioksidan Yunita Diyah Safitri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4855

Abstract

 Pemanfaatan tanaman sebagai minuman herbal sudah sering dijumpai, salah satu cara konsumsi tanaman yang dimanfaatkan sebagai minuman herbal yakni dengan membuatnya menjadi teh. Salah satu jenis teh yang saat ini mulai banyak dikembangkan adalah teh herbal yang berasal dari berbagai macam bunga. Kandungan senyawa yang bermanfaat banyak ditemukan pada beberapa jenis bunga, salah satunya adalah bunga kenop (Gomphrena globosa L.). Bunga kenop memiliki kandungan senyawa antara lain betasianin, flavonoid, saponin, minyak esensial. Senyawa tersebut dikenal memiliki sifat antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Pada rangkaian pengabdian masyarakat ini, pengabdi berupaya untuk memberikan edukasi dan memberdayakan masyarakat sekitar Dusun Suwur Treggalek untuk mengolah bunga kenop untuk dijadikan minuman herbal yang kaya antioksidan. Hasil dari pengabdian ini didapatkan peningkatan pengetahuan sebesar 90% kepada masyarakat Dusun Suwur berdasarkan wawancara lisan terkait manfaat bunga kenop dan cara pengolahannya. Serta masyarakat berupaya untuk membudidayakan tanaman bunga kenop dalam sekala kecil di lingkungan tempat tinggalnya. Kata Kunci: Antioksidan, Budidaya, Bunga Kenop, Teh Herbal  ABSTRACT The use of plants to be made into herbal drinks is easy to find in daily life. One of the methods to consume them is to make the plants into tea. The tea that is currently being hyped is herbal tea which is made from various kinds of flowers. There are useful compounds found in some types of flowers, one of them is the kenop flower (Gomphrena globosa L.). Various compounds including betacyanins, flavonoids, saponins, and essential oils are found in Kenop flowers. These compounds are known to have antioxidant properties that are good for health. In this community service, the executor tried to educate and empower the community around Suwur Treggalek to process kenop flowers into the rich-antioxidant contained herbal drinks. The result of this service is an increase of 90% in community knowledge based on direct interview about the benefits of kenop flowers and how to process them. After the event, the community tried to cultivate kenop flower plants on a small scale in the neighborhood where they live. Keywords: Antioxidant, Cultivate, Herbal Tea, Kenop Flowers

Page 49 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue