cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Penyuluhan Daring Pemanfaatan Bakteri Baik untuk Hidup Sehat Editha Renesteen; Bantari Wisynu Kusuma Wardhani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8578

Abstract

ABSTRAK Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang semua mikroorganisme, seperti bakteri, fungi, alga, protozoa, dan archaea. Bakteri dapat bersifat sebagai bakteri baik dan bakteri yang dapat menyebabkan patogen. Bakteri baik merupakan sekumpulan bakteri yang mempunyai peran penting dalam membantu proses pencernaan serta penyerapan zat gizi dalam tubuh. Namun, masyarakat pada umumnya belum mengetahui perbedaan bakteri baik dan bakteri yang dapat menyebabkan pathogen. Penyuluhan tentang pemanfaatan bakteri baik untuk hidup sehat ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan kekayaan biodiversitas mikroba Indonesia di berbagai bidang seperti kesehatan. Penyuluhan ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan melalui kanal Zoom dan Youtube yang dikelola oleh Fakultas Farmasi Militer Universitas Pertahanan RI. Penyuluhan ini mengangkat tema Pemanfaatan bakteri baik untuk hidup sehat dengan mengundang pakar di bidang tersebut. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari Sabtu, 14 Mei 2022 pukul 09.00-11.30 WIB dihadiri oleh 158 peserta masyarakat umum. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta penyuluhan terhadap pemanfaatan bakteri baik untuk hidup sehat. Kata Kunci: Penyuluhan, Bakteri Baik, Kesehatan, Probiotik  ABSTRACT Microbiology is the study of all microorganisms, such as bacteria, fungi, algae, protozoa, and archaea. Bacteria can act as good bacteria and bacteria that can cause pathogens. Good bacteria are a group of bacteria that have an important role in helping the digestive process and absorption of nutrients in the body. However, people in general have limited informationabout the difference between good bacteria and bacteria that can cause pathogens. This counseling on the use of good bacteria for healthy living is carried out to provide education to the public about the use of Indonesia's rich microbial biodiversity in various fields such as health. This counseling is carried out through several stages, namely preparation, implementation and evaluation. Counseling is carried out through Zoom and Youtube channels which are managed by the Faculty of Military Pharmacy, Indonesian Defense University. This counseling raised the theme of Utilizing good bacteria for a healthy life by inviting experts in the field. The counseling activity was carried out on Saturday, May 14, 2022 at 09.00-11.30 WIB and was attended by 158 participants from the general public. There was an increase in knowledge and understanding of the counseling participants on the use of good bacteria for healthy living. Keywords: Counceling, Probiotic, Health
Program Desa Wisata Aman dan Sehat: Pelatihan dan Pembentukan Tim Pertolongan Pertama Bantuan Hidup Dasar dengan Model Selamat bagi Masyarakat desa Pulau Lemukutan Uti Rusdian Hidayat; Fauzan Alfikrie; Debby Hatmalyakin; Muhammad Adrian Abdillah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8120

Abstract

ABSTRAK Pulau Lemukutan yang terletak di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sangat bagus dengan luas wilayah mencapai luas 1.453 hektar dan merupakan Kawasan ekowisata. Akan tetapi tidak jarang wisatawan berisiko untuk mengalami kejadian kegawatdaruratan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk melatih dan membentuk tim pertolongan pertama bantuan hidup dasar dengan model SELAMAT terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat Desa Pulau Lemukutan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Hasil pengabdian kepada masayarakat didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap pertolongan pertama bantuan hidup dasar dengan model SELAMAT. Pengingktan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta terbentuknya tim pertolongan pertama menjadi upaya dalam pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan di pulau lemukutan. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, Model SELAMAT, Pengetahuan, Keterampilan  ABSTRACT Lemukutan Island, located in Bengkayang Regency, West Kalimantan Province, is one of the best natural tourist destinations with an area of 1,453 hectares and is an ecotourism area. However, it is not uncommon for tourists to be at risk of experiencing an emergency. The purpose of community service is to train and form a basic life support first aid team with the SELAMAT model of community knowledge. The method of implementing community service in Lemukutan Island Village, Sungai Raya Islands District. The results of community service showed that there was an increase in public knowledge of basic life support first aid with the SELAMAT model. Improving public knowledge and the formation of a first aid team are efforts in first aid in emergency cases on Lemukutan Island. Keywords: Basic Life Support, SELAMAT model, Knowledge
Pendekatan Budaya melalui Program Pengelolaan Anak Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan dengan Pendekatan Penta Helix di Kabupaten Banjar Angga Irawan; Alit Suwandewi; Darmayanti Wulandatika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8081

Abstract

ABSTRAK Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas merupakan syarat untuk membawa Indonesia Maju pada tahun 2045, dalam mepersiapkan SDM unggul masih menghadapi tantangan bernama "stunting". Penyebab stunting umumnya tidak berdiri sendiri, tetapi kombinasi dari beberapa penyebab stunting. Sebuah konsep yang dapat di implementasi dalam pencegahan penangganan stunting yaitu program pengabdian masyarakat dengan pendekatan penta helix yang diharapkan saling berkolaborasi dan bersinegris dalam kegiatan masyarakat dalam program pencegahan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah implementasi peran penta helix dalam upaya penanggulangan stunting peningkatan pengetahuan dan sikap dari para peserta kegiatan pengabdian sebelum dan sesudah dilakukan implementasi program. Pengabdian masyarakat dilakukan mulai pada tanggal 16 Juni sampai dengan tanggal 03 September 2022 di Kabupaten Banjar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan secara langsung dengan pendekatan penta helix dengan melibatkan 5 unsur yaitu: Pemegang Kebijakan, Tokoh Masyarakat, Media, Institusi Pendidikan dan Masyarakat dengan metode Fokus Group Discussion (FGD). Hasil ketercapaian kehadiran peserta mencapai 100%, Ketercapaian tujuan kegiatan FGD secara umum sudah baik, Pemeriksaan pada balita tercapai dengan baik menggunakan alat bantu KKA, tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki balita mengenai stunting dapat dievaluasi, Penyampaian materi berlangsung baik dan dihadiri oleh total 95% dari jumlah yang menjadi sasaran dalam program, Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan dengan lancar setelah kegiatan pemeriksaan dan promosi gizi dilaksanakan. Masyarakat ikut berperan penting, karena kesadaran dan pemahaman masyarakat merupakan kunci utama dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting, dan upaya deteksi dini anak dengan stunting penting untuk dilakukan selain pemberian stimulasi tumbuh kembang yang tepat bagi anak. Kata Kunci: Anak Stunting, Pemberian Makanan Tambahan, Penta Helix  ABSTRACT Superior and quality Human Resources is a requirement to bring Indonesia Forward in 2045, in preparing superior human resources they still face a challenge called "stunting". The causes of stunting generally do not stand alone, but are a combination of several causes of stunting. A concept that can be implemented in preventing stunting is a community service program with a penta helix approach which is expected to collaborate and synergize in community activities in stunting prevention programs. The purpose of this activity is to implement the role of the penta helix in stunting prevention efforts to increase the knowledge and attitudes of the participants in community service activities before and after implementing the program. Community service is carried out starting on June 16 to September 3, 2022 in Banjar Regency. Service activities are carried out through direct counseling with a penta helix approach involving 5 elements, namely: Policy Holders, Community Leaders, Media, Educational Institutions and the Community with the Focus Group Discussion (FGD) method. The results of the achievement of participant attendance reached 100%, The achievement of the objectives of the FGD activities in general was good, the examination of toddlers was well achieved using KKA aids, the level of knowledge and attitudes of mothers who had toddlers about stunting could be evaluated, Material delivery went well and was attended by a total of 95 % of the number targeted in the program. Monitoring and evaluation activities are carried out smoothly after the nutritional inspection and promotion activities are carried out. The community plays an important role, because public awareness and understanding is the main key in efforts to prevent and overcome stunting, and early detection of children with stunting is important in addition to providing proper growth and development stimulation for children.                                                                                          Keywords: Stunting Children, Supplementary Feeding, Penta Helix
Strategi Pengenalan Program Microsoft Word Siswa SDN Pamotan 2 Desa Pamotan Kabupaten Lamongan Riska Ayu Eliana; Muhammad Arif Ananto; Nurkalila Hasna; Arini Imandasari; Arda Farhadina Sartika; Andi Dwi Prasetyo; Susan Orain; Riantiza Amartya Nurlika; Luluk Fajar Sari; Helda Urbhani Rosa; Dwi Yuli Pujiastuti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8038

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi yang pesat di era globalisasi tidak bisa dihindari lagi pengaruhnya di dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan dituntut untuk senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah berkembangnya komputer dan program-program di dalamnya. Namun, pembelajaran menggunakann komputer belum merata terutama di sekolah pedesaan yang fasilitasnya masih terbatas. Tujuan dari Pengenalan Microsoft Word ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa/I dalam penggunaan komputer terutama pada program Micorosft Word. Sasaran kegiatan ini adalah siswa/I sekolah dasar Pamotan II kelas 4,5, dan 6, Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan dasar-dasar dan pengoperasian Microsoft Word. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa/I mampu mengetahui dan mengoperasikan Microsoft Word secara mandiri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pengetahuan dan ketrampilan siswa/I meningkat setelah adanya pelatihan ini. Kata Kunci: Pendidikan, Microsoft Word, Sekolah Dasar  ABSTRACT The rapid development of information technology in the era of globalization cannot be avoided anymore its influence in the world of education. The world of education is required to constantly adapt to the development of information and communication technology. The government has imposed a large-scale social restriction (PSBB) policy to reduce the spread of the epidemic, so that all activities outside the home must be stopped until the Covid-19 pandemic subsides. As a result, the process of teaching and learning activities must be carried out online from their respective homes in order to minimize the spread of Covid-19. Learning to use computers has not been evenly distributed, especially in rural schools whose facilities are still limited. The purpose of this introduction to Microsoft Word is to improve students' knowledge and skills in using computers, especially in the Microsoft Word program. The targets of this activity are students of Pamotan II elementary school grades 4,5, and 6, Pamotan Village, Sambeng District, Lamongan Regency. The method used is to provide basic training and operation of Microsoft Word. The result of this activity is that students are able to know and operate Microsoft Word independently. The conclusion of this activity is that the students' knowledge and skills increased after this training. Keywords: Education, Microsoft Word, Elementary School
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keperawatan Kesehatan Jiwa dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Jiwa melalui Adaptasi Perilaku Baru Pasca Pandemi Covid-19 di UPT Puskesmas Tenayan Raya Arya Ramadia; Mersi Ekaputri; Dilgu Meri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8326

Abstract

ABSTRAK COVID-19 yang merupakan penyakit akibat coronavirus ditetapkan sebagai  penyakit pandemic oleh World Health Organinization (WHO) disebabkan karena  COVID-19  menyebar ke berbagai Negara di dunia termasuk indonesia. Penyebaran virus corona berdampak pada masyarakat yang terpapar baik secara fisik maupun psikologis. Adapun tujuan dilakukan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat dengan adaptasi kebiasaan baru dan perubahan masalah psikososial akibat pandemic COVID-19. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 18 orang. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan. Berdasarkan data diatas didapatkan bahwa sebanyak 14 (77,8%) responden dengan kategori orang sehat, 1 (5,5%) dengan kategori gangguan mental emosional, dan sebanyak 3 (16,7%) responden dengan kategori indikasi gejala-gejala Post Traumatic Stress Disorder. Diharapkan masyarakat dapat menerapkan adaptasi baru dalam upaya meningkatkan kesehatan menghadapi kondisi pasca COVID-19. Kata Kunci: Adaptasi Kebiasaan Baru, Pasca Pandemic COVID-19 ABSTRACT COVID-19 which is a disease caused by coronavirus is designated as a pandemic disease by World Health Organization (WHO) due to COVID-19 spreading to various countries in the world including Indonesia. The spread of the corona virus has an impact on people who are exposed both physically and psychologically. The purpose of this activity is to increase public knowledge through community empowerment in improving people's mental health through adaptation of new habits and changes in psychosocial problems due to the COVID-19 pandemic. The number of participants who attended was 18 people. The method of implementation is through counseling. Based on the data above, it was found that as many as 14 (77.8%) respondents were in the category of healthy people, 1 (5.5%) were in the category of mental emotional disorders, and as many as 3 (16.7%) respondents were in the category of indications of Post Traumatic symptoms. Stress Disorder. It is hoped that the community can implement new adaptations in an effort to improve health in the face of post COVID-19 conditions. Keywords: Adaptation of New Habits, Post COVID-19 Pandemic
Pemahaman Pendidikan Seks Usia Dini melalui Pendidikan Kesehatan Bestfy Anitasari; Grace Tedy Tulak
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8213

Abstract

ABSTRAK Tindakan kekerasan seksual pada anak mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada dasarnya anak terlindungi oleh adanya undang-undang tentang perlindungan anak, akan tetapi kelompok ini tetap saja rentan mengalami pelecehan seksual. Hal yang miris bahwa pelaku tindak kkekerasan seksual tersebut tidak lain adalah orang terdekat si anak.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi seksual pada anak sehingga anak memiliki pemahaman dan mampu untuk menjaga dirinya dari tindak kekerasan seksual. Pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan menggunakan slide powerpoint, dilengkapi dengan video dan lagu tentang sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh. Adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang organ reproduksi, cara merawat diri dan menghindari tindak kekerasan seksual. Pendidikan kesehatan dengan mengkombinasikan beberapa media edukasi akan efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta. Kata Kunci: Pendidikan Seksual, Anak Usia Sekolah  ABSTRACT Sexual violence against children has increased every year. Basically children are protected by the law on child protection, but this group is still vulnerable to sexual harassment. The sad thing is that the perpetrator of the sexual violence is none other than the closest person to the child. This activity aims to provide sexual education to children so that children have an understanding and are able to protect themselves from sexual violence. Health education is carried out using powerpoint slides, equipped with videos and songs about touching allowed and touching. There is an increase in participants' knowledge about reproductive organs, how to take care of themselves and avoid acts of sexual violence. Health education by combining several educational media will be effective in increasing participants' knowledge and understanding Keywords: Sexual Education, School Age Children
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Gerakan Cegah Hipertensi Krisis “Gerchis” di Kecamatan Limo, Depok Diah Tika Anggraeni; Mareta Dea Rosaline; Lima Florensia; Farahdina Bachtiar; Rizki Amalia; Diya Alvionita; Rafli Rizki Anugrah; Silviana Sholihah; Talitha Estiana Rofi'ah; Lia Fitria Ningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8175

Abstract

ABSTRAK Hipertensi saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian di Indonesia. Rerata prevalensi hipertensi penduduk di Indonesia sebesar 8,8%. Prevalensi hipertensi di provinsi Jawa Barat ternyata lebih tinggi dari rerata di Indonesia, yaitu sebesar 9,6%. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah hipertensi krisis yang dapat meningkatkan angka kematian sebesar 55%. Peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat di RW 6 Kelurahan Grogol, Limo, Depok tentang krisis hipertensi dan pemberdayaan kader melalui Gerakan Cegah Krisis Hipertensi “GERCHIS” serta pembentukan komitmen masyarakat dan kader dalam menjalankan program “GERCHIS” Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi Focus Group Discussion pada kader Kesehatan setempat, deteksi dini risiko hipertensi krisis, penguatan peran dan komitmen kader, rrewarming pentingnya monitoring tekanan darah, sosialisasi “GERCHIS”, praktik senam hipertensi dan manajemen stress. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Gerakan cegah hipertensi krisis secara signifikan (pvalue = 0,000). Selain itu, sikap masyarakat tentang “GERCHIS” juga mengalami peningkatan secara signifikan (pvalue = 0,000). Gerakan pencegahan krisis hipertensi “GERCHIS” sebagai komplikasi berat dari hipertensi di masyarakat menjadi upaya untuk menekan angka mortalitas dan morbiditas pada penderita hipertensi. Komitmen kader Kesehatan dan masyarakat dalam “GERCHIS” ini menjadi komponen yang krusial, sehingga perlu monitoring dan penguatan secara kontinyu. Rekomendasi pengabdian masyarakat berikutnya sebagai optimalisasi gerakan cegah hipertensi krisis adalah pemanfaatan aplikasi melalui mobile phone terkait monitoring tekanan darah serta early warning system dalam pencegahan hipertensi krisis.      Kata Kunci: Cegah, Hipertensi Krisis, Masyarakat    ABSTRACT Hypertension is still a health problem that needs attention in Indonesia. The average prevalence of hypertension in Indonesia is 8.8%. The prevalence of hypertension in West Java province is higher than the average in Indonesia, which is 9.6%. One of the complications that can occur is crisis hypertension which can increase the mortality rate by 55%.To increase knowledge and attitudes of the community in RW 6 Grogol, Limo, Depok about the hypertension crisis and empower cadres through the Hypertension Crisis Prevention Movement "GERCHIS" as well as the formation of community and cadre commitment in carrying out the "GERCHIS" program. These community service activities were carried out through several stages, including Focus Group Discussions with local health cadres, early detection of the risk of hypertension crisis, strengthening the role and commitment of cadres, rewarming the importance of blood pressure monitoring, socialization of “GERCHIS”, the practice of hypertension exercise and stress management. This community service activity showed a significant increase in public knowledge about the movement to prevent the hypertension crisis (p-value = 0.000). In addition, public attitudes about “GERCHIS” also increased significantly (p-value = 0.000). The hypertension crisis prevention as a severe complication of hypertension in the community is an effort to reduce mortality and morbidity rates in hypertensive patients. The commitment of health cadres and the community to "GERCHIS" is a crucial component. It needs continuous monitoring and strengthening. The following recommendation program as an optimization of the movement to prevent crisis hypertension is the use of applications via mobile phones related to blood pressure monitoring and an early warning system preventing crisis hypertension. Keywords: Crisis Hypertension, Prevent, Society
Latihan Meditasi terhadap Penurunan Stres pada Usia Dewasa di Desa Pentadio Barat Kab. Gorontalo Firmawati Firmawati; Nur Uyuun I. Biahimo; Nurliah Nurliah; Nikmawaty Puluhulawa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8057

Abstract

ABSTRAK Dampak stres akan membuat diri seseorang mengalami gangguan fisiologis dan pisikologis seperti yang telah dijabarkan diparagraf sebelumnya. Jadi dengan melihat dampak ini maka alternatif atau solusi untuk mengantisipasi stress yaitu melakukan meditasi. Tujuan pengabdian ini yaitu masyarakat mampu memahami pengelolaan stress dan mampu melakukan Latihan meditasi untuk menurunkan stres. Metode kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan edukasi dengan bantuan leaflet, ceramah, diskusi. Hasil pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara penanganan stress  yang baik dan benar serta meningkatkan kemampuan  masyarakat dalam pengelolaan stress dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah dilakukan pengabdian, masyarakat dapat menerapkan terapi ini untuk mengurangi stress. Terbukti bahwa terapi meditasi dapat menurunkan stress pada usia dewasa. Kata Kunci : Meditasi, Stres, Lansia  ABSTRACT The impact of stress will make a person experience physiological and psychological disorders as described in the previous paragraph. So by looking at this impact, an alternative or solution to anticipate stress is to do meditation. The purpose of this service is that the community is able to understand stress management and be able to do meditation exercises to reduce stress. The method of activities carried out in this activity is educational counseling with the help of leaflets, lectures, discussions. The results of the service can increase public knowledge about how to handle stress properly and correctly and increase the community's ability to manage stress and apply it in everyday life.The conclusion is this meditation therapy can reduce the stress in adult. Keywords: Meditation, Stress, Elderly 
Be a Life Savier; Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Eli Indawati; Achmad Fauzi; Tatag Mulyanto; Isnaeni Isnaeni; Omega Dr Tahun; Abdul Khamid
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.7979

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan dan keterampilan BHD penting diajarkan tentang teknik dasar penyelamatan korban henti jantung dan henti nafas. Kesiapsiagaan yang tepat berupa pelatihan kepada petugas keamanan kampus dalam pemberian bantuan hidup dasar sebagai upaya penanggulangan yang cepat dan tepat sehingga dapat meminimalisir kematian akibat henti jantung yang terjadi di Kelurahan Jatiasih. Sebagai wahana untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penanganan pertama kegawatdaruratan dengan kasus henti jantung dan henti nafas. Penerapan metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam 3 tahap, yaitu, pertama, mahasiswa profesional keperawatan menjelaskan tentang dukungan hidup dasar dan kedua, setelah diberikan konseling, responden diberikan pertanyaan dan jawaban tentang dukungan hidup dasar, ketiga warga dilatih untuk melalukan keterampilan BHD. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman warga dalam memberikan pertolongan pada korban henti nafas dan henti jantung jika ada kejadian henti jantung dan henti nafas yang terjadi di lingkungan Kelurahan jatiasih. Warga mengetahui dan memahami cara memberikan pertolongan pertama pada korban henti nafas dan henti jantung melalui Tindakan BHD. Kata Kunci: Pengetahuan, Bantuan Hidup Dasar, Henti Nafas, Henti Jantung.  ABSTRACT BHD knowledge and skills are important to teach about basic techniques for saving victims of cardiac arrest and respiratory arrest. Appropriate preparedness is in the form of training for campus security officers in providing basic life support as a quick and appropriate response effort so as to minimize deaths due to cardiac arrest that occurred in Jatiasih Village. As a vehicle to increase public knowledge and awareness about the first management of emergencies with cases of cardiac arrest and respiratory arrest. The application of the methods used in community service was carried out in 3 stages, namely, first, professional nursing students explained about basic life support and second, after being given counseling, respondents were given questions and answers about basic life support, the three residents were trained to do basic life support. BHD skills. Increased knowledge and understanding of residents in providing assistance to victims of respiratory arrest and cardiac arrest if there is an incident of cardiac arrest and respiratory arrest that occurs in the Jatiasih Village environment.Residents know and understand how to provide first aid to victims of respiratory arrest and cardiac arrest through BHD Actions. Keywords: Knowledge, Basic Life Support, Stop Breathing, Cardiac Arrest
Pelatihan Penggunaan Fungsi Hitung Dasar dan Logika Matematika Statistika untuk Penyelesaian TIU Ika Purnamasari; Meiliyani Siringoringo; Sri Wahyuningsih; Memi Nor Hayati; Suyitno Suyitno; Rito Goejantoro; Surya Prangga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8423

Abstract

ABSTRAK  Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan. Pada proses perimaaan CPNS, terdapat dua tahapan Seleksi yaitu SKD dan SKB. Pada SKD, pemerintah memberlakukan passing grade yang menjadi penentu kelulusan ke tahap SKB. Salah satu jenis tes pada tahap SKD yaitu TIU yang merupakan tes untuk mengukur tingkat intelegensi dalam analisa numerik, verbal, figural, serta kemampuan untuk berpikir logis dan analitis. Tujuan kegiatan pelatihan yaitu memberikan informasi kepada masyarakat umum, khusunya masyarakat yang akan mengikuti tes seleksi SKD CPNS 2021 tentang penggunaan fungsi hitung dasar dan logika dalam mengerjakan soal TIU dengan lebih mudah, cepat dan tepat. Berdasarkan hasil penilaian pada saat pelatihan, peserta dapat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dalam menyelesaikan soal TIU dengan mudah, cepat dan tepat.  Hal ini terlihat dari peningkatan nilai skor posttes yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat pretes. Kedepannya diharapkan adanya kegiatan lanjutan dengan intensif agar peserta kegiatan dapat terbiasa dalam pemecahan soal dengan cepat. Kata Kunci: ASN; PNS; SKB; SKD; TIU  ABSTRACT  Civil Servants (PNS) is an Indonesian citizen who meets certain conditions, appointed as an ASN employee regularly by the office of staffing to occupy government positions. In the CPNS acceptance process, there are two stages of selection, namely SKD and SKB. In SKD, the government imposes a passing grade that determines graduation to the SKB stage. One type of test at the SKD stage is TIU which is a test to measure the level of intelligence in numerical analysis, verbal ability, figural ability, and the ability to think logically and analytically. The purpose of the training is to provide information to the general public, especially the public who will take the 2021 SKD CPNS selection test on the use of fundamental calculation functions and logic in working on TIU problems more simply, quickly, and precisely. Based on the yield of the assessment at the time of training, participants can show an increased understanding of solving TIU problems simply, quickly, and precisely. The posttest score is much higher than during pretests. In the future, expected that this training can continue intensive so that participants can get used to solving problems more quickly. Keywords: ASN; PNS; SKB; SKD; TIU

Page 86 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue