cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting melalui Program Kebun Gizi di Desa Kunheun, Kupang Barat Aplonia Nelci Ke Lomi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8043

Abstract

ABSTRAK Fenomena Stunting menjadi isu yang hangat dan serius yang sedang terjadi saat ini. Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak kekurangan gizi dan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut. Kesadaran keluarga akan pentingnya ketersediaan kebutuhan pangan keluarga menjadi kunci pemenuhan gizi anak dan balita sekaligus langkah pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat. Dengan adanya kesadaran akan pentingnya gizi bagi anak dan balita, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNWIRA berinovasi membuat kebun gizi di wilayah desa Kuanheum, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar hasil kebun ini dapat memenuhi kebutuhan gizi anak dan keluarga di desa Kuanheum, terkhususnya anak-anak yang terdiagnosis menderita stunting. Kebun gizi yang digarap memakan waktu sekitar satu bulan mulai dari penggarapan lahan hingga penanaman dan pemeliharaan tanaman. Bibit-bibit yang ditanam berupa bibit sawi, bayam, kangkung, tomat, kacang panjang, buncis, terong, wortel, labu kuning, oyong, dan semangka dan terpantau telah tumbuh subur. Selanjutnya proses pemeliharaan kebun akan diserahkan sepenuhnya ke masyarakat dengan harapan masyarkat desa Kuanheum dapat menikmati hasil yang diperoleh dari kebun gizi yang digarap oleh mahasiswa-mahasiswi UNWIRA. Kata Kunci: Stunting, Kebun Gizi, Kuanheum, Kupang Barat  ABSTRACT Presently, the occurrence of stunting is a severe and critical concern. Stunting is a condition caused by malnutrition in children that inhibits their growth and development. The key to ensuring the nutrition of children and toddlers and implementing measures to prevent and treat stunting in the community is a family's understanding of the significance of food availability. The UNWIRA Real Work Lecture (KKN) group created a nutrition garden in the Kuanheum village area, West Kupang District, Kupang Regency, to recognize the significance of proper nutrition for infants and young children. This activity is carried out so that the results of this garden can meet the nutritional needs of children and families in the village of Kuanheum, particularly children with a diagnosis of stunting. From tilling through planting and keeping crops, a tilled nutrition garden requires roughly a month. Mustard seeds, spinach, kale, tomatoes, long beans, chickpeas, eggplants, carrots, yellow squash, Chinese okra, and watermelon were grown after planting. In addition, maintaining the garden will be transferred to the community in the hopes that the residents of Kuanheum village can benefit from the nutrition garden created by UNWIRA students. Keywords: Stunting, Nutrition Garden, Kuanheum, Kupang
Intervensi Pijat Refleksi dan Minyak Serai terhadap Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Kemiling Bandar Lampung Triyoso Triyoso; Setiawati Setiawati; Triyono Triyono
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.7302

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit yang sering ditemukan pada masyarakat yang disebabkan factor perilaku yang tidak sehat, pola makan yang tidak teratur seperti konsumsi natrium tinggi serta makan-makanan berlemak dan sering disebut sebagai The Silent Killer. Individu yang berumur diatas 60 tahun 50-60% mempunyai tekanan darah >140/90 mmHg angka kejadian hipertensi di seluruh dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi mengidap hipertensi. Tujuan: mampu menerapkan pijat refleksi terhadap nyeri hipertensi saat dirumah. Metode: pelaksanaan kegiatan ini dilakukan 1x5-10 menit pada titik nomor 2 dan 20 selama 3 hari. Hasil: didapatkan hasil Skala nyeri dengan rata-rata sebelum dilakukan intervensi hari pertama yaitu 6 lebih tinggi dibanding sesudah dilakukan intervensi yaitu 4. hari kedua skala nyeri  yaitu 3 lebih tinggi dibanding sesudah dilakukan intervensi yaitu 2. hari ketiga dengan skala nyeri yaitu 2 lebih tinggi dibanding sesudah dilakukan intervensi yaitu 0. Kesimpulan: terbukti terdapat manfaat antara terapi pijat refleksi terhadap nyeri hipertensi pada lansia di puskesmas kemiling Bandar lampung. Kata Kunci: Hipertensi, Nyeri, Pijat Refleksi  ABSTRACT Hypertension is a degenerative disease that is a public health problem, because hypertension often appears without symptoms and is often referred to as The Silent Killer. Individuals over the age of 60 years 50-60% have blood pressure> 140/90 mmHg, the incidence of hypertension worldwide is around 972 million people or 26.4% of the earth's inhabitants suffer from hypertension. Objective: to be able to apply reflexology to hypertension pain at home. Method: the implementation of this activity is carried out 1x5-10 minutes at points number 2 and 20 for 3 days. Results: The results showed that the average pain scale before the intervention on the first day was 6 which was higher than after the intervention, namely 4. on the second day the pain scale was 3 higher than after the intervention, namely 2. the third day with a pain scale that was 2 higher compared to after the intervention was 0. Conclusion: it is proven that there are benefits between reflexology therapy on hypertension pain in the elderly at the Kemiling Public Health Center Bandar Lampung. Keywords: Hypertension, Painful, Reflexology
Penyuluhan Kesehatan Mental pada Remaja Pasca Pandemi Covid-19 di Pesantren Riadul Ulum Parungpanjang Bogor Nurul Husnul Lail
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8109

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental menjadi kepedulian setiap manusia saat ini pada masa pandemi Covid-19. Tingginya Angka kematian akibat covid 19 di dunia mengakibatkan menjadi Pandemi yang berkepanjangan disesluruh dunia. Wabah COVID-19 telah dengan cepat ditransmisikan pada akhir Januari 2020 dan membangkitkan perhatian besar secara global. Novel coronavirus disease (COVID-19) sebelumnya dikenal sebagai 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) Pneumonia, yang berasal dari pasar basah di Wuhan, provinsi Hubei, Cina pada awal Desember 2019. Pada tanggal 7 Januari 2020, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok mengidentifikasi dan mengisolasi coronavirus baru ini bernama coronavirus sindrom pernapasan akut (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 dapat ditransmisikan antara orang-orang melalui kontak dekat yang mengarah ke COVID-19. Karena hasil kesehatan yang berpotensi serius dibawa oleh COVID-19, dari 23 Januari, 2020, Wuhan dan daerah lain di Cina telah mengadopsi tindakan karantina yang ketat untuk mencegah dan mengendalikan epidemi penyakit. Sejak 27 Januari 2020 dan seterusnya, semua provinsi, daerah otonom dan kota di Cina telah memulai respons darurat terhadap keadaan darurat kesehatan masyarakat yang utama. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Pandemi Covid-19  ABSTRACT Mental health is a concern for every human being at this time during the Covid-19 pandemic. The high death rate due to COVID-19 in the world has resulted in a prolonged pandemic throughout the world. The COVID-19 outbreak was rapidly transmitted in late January 2020 and aroused great attention globally. Novel coronavirus disease (COVID-19) formerly known as 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) Pneumonia, originated in a wet market in Wuhan, Hubei province, China in early December 2019. On January 7, 2020, the Chinese Center for Disease Control and Prevention identified and isolated this new coronavirus named acute respiratory syndrome coronavirus (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 can be transmitted between people through close contact leading to COVID-19. Due to the potentially serious health outcomes brought about by COVID-19, from January 23, 2020, Wuhan and other regions of China have adopted strict quarantine measures to prevent and control disease epidemics. From January 27, 2020 onwards, all provinces, autonomous regions and cities in China have initiated an emergency response to a major public health emergency. Keywords: Mental Health, Covid-19 Pandemic 
Edukasi tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Pekerja Industri Rumahan Jaket Kulit di Sukamentri Garut Umar Sumarna; Udin Rosidin; Nina Sumarni; Iwan Shalahuddin; Rohmahalia M Noor
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8284

Abstract

ABSTRAK Industri rumahan banyak mengundang permasalahan kesehatan yang mengancam para pekerjanya. Di tempat kerjanya banyak pekerja yang bekerja dengan kondisi kesehatan dan keselamatan kerja yang kurang memadai. Kondisi yang dapat menimbulkan masalah-masalah gangguan kesehatan bagi pekerjanya. Hal demikian terjadi karena para pekerja memiliki tingkat pengetahuan yang rendah tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Rendahnya tingkat pengetahuan ini berhubungan dengan rendahnya pengawasan pemerintah yang lebih berfokus pada perusahaan-perusahan besar. Sehingga para pekerja di industri rumahan kurang mendapat penyuluhan berupa edukasi yang berhubungan dengan kesehatan dan keselamatan kerja, walaupun sebagian besar jenis industri ini berada di lingkungan perkotaan. Salah satu industri rumahan yang dijadikan sasaran dalam pengabdian ini adalah industri jaket kulit yang bernama Fasya Leather yang berlokasi di Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan pekerja setelah diberikan edukasi oleh tim pengabdian. Metoda yang diambil dalam pengabdian ini adalah edukasi atau penyuluhan. Melalui teknik pengumpulan data berupa pretes dan postes untuk dilakukan uji statistik sejauhmana peningkatan dari tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Melalui uji T paired, hasil yang didapat menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 11,168 > t tabel 2,093. Maka dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan pekerja. Dalam hal ini disarankan edukasi kesehatan dilakukan secara kontinu terhadap pekerja di industri jaket kulit Fasya Leather. Kata Kunci: Pekerja, Industri Rumahan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja  ABSTRACT Home industries cause many health problems that threaten their workers. In the workplace, many workers work with inadequate conditions of occupational health and safety. Conditions that can cause health problems for workers.This happens because workers have a low level of knowledge about occupational health and safety. This low level of knowledge is related to the low level of government oversight that focuses more on large companies. So that workers in the cottage industry do not receive counseling in the form of education related to occupational health and safety, even though most of these types of industries are located in urban environments. One of the home industries targeted in dedication team is the leather jacket industry named Fasya Leather, which is located in Sukamentri Village, Garut Kota District, Garut Regency. So this study aims to determine the increase in workers' knowledge after being given education by the deducation team. The method used in this dedication is education or counceling. Through data collection techniques in the form of pretest and posttest to do statistical tests on the extent of the increase from the level of knowledge before and after education. Through the paired T test, the results obtained stated that there was a significant increase with a significance level of 0.000 < 0.05 and    t count 11.168 > t table 2.093. So it can be concluded that health education can increase the knowledge level of workers. In this case, it is recommended that health education be carried out continuously for workers in the Fasya leather jacket industry. Keywords: Workers, Home Industry, Occupational Health and Safety
Edukasi Perawatan Luka Post Circumsisi Isnaeni Isnaeni; Achmad Fauzi; Tatag Mulyanto; Abdul Khamid
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8074

Abstract

ABSTRAK Beberapa orang tua kurang mengetahui tentang cara perawatan luka khitan. Hal ini dikarenakan orang tua menganggap luka khitan akan sembuh dengan sendirinya dan tidak akan terjadi penyakit atau kelainan apapun.  Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orang tua (ibu) tentang perawatan luka post cirkumsisi.  Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan kesehatan dan tatalaksana pengguanaan obat-obatan secara benar serta perawatan luka yang benar. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini sebagian besar memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 296 responden (85%) setalah diberikan edukasi perawatan luka post circumsisi menjadi (88%) pengetahuan baik. Adanya  peningkatan  pengetahuan  dan  keterampilan  orang  tua  terhadap  perawatan  pasca  cirkumsisi  dan penggunaan obat-obatan secara benar. Kata Kunci: Cirkumsisi, Pengetahuan, Orang Tua  ABSTRACT Some parents do not know about how to treat circumcision wounds. This is because parents think the circumcision wound will heal by itself and there will be no disease or abnormality.The purpose of this study was to increase the knowledge of parents (mothers) about post-circumcision wound care. The method used in this community service is health education and the correct management of the use of drugs and proper wound care. The results of this community service mostly have less knowledge, as many as 296 respondents (85%) after being given post-circumcision wound care education (88%) have good knowledge. There is an increase in the knowledge and skills of parents regarding post-circumcision care and the correct use of drugs. Keywords: Circumcision, Knowledge, Parents
Penurunan Tekanan Darah dengan Teknik Relaksasi Otot Progresif pada Pasien Hipertensi di Desa Sumur Batu Bogor Khairul Bahri; Mukti Firmansyah; Surya Lestari; Intan Linawati Rahayu; Siti Sorayah Febriyanti; Djulia Manisingsari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.7999

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan yang serius dengan ditandai peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan peningkatan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg dan juga sering disebut The Silent Killer of Death. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunkan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi di Desa Sumur Batu Bogor. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Desa Sumur Batu khusunya RT 03 RW 01 Babakan Madang Bogor sebanyak 45 orang yang mengalami hipertensi. Terdapat dua kegiatan yang dilakukan 1) pemberian edeukasi kesehatan tentang Hipertensi, 2) latihan teknik relaksasi otot progresif. Pemberian edukasi kesehatan dilakukan dengan menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Pemberian latihan teknik relaksasi otot progresif dilakukan praktik secara langsung. Media yang digunakan slide power point yang ditampilkan dengan LCD dan leafleat. Hasil kegiatan ini menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum dilakukan edukasi hipertensi yaitu kurang (4,4%), cukup (68,9%), baik (26,7%). Setelah dilakukan edukasi didapatkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan yaitu cukup (24,4%), baik (75,6%).  Hasil menunjukkan latihan relaksasi otot progresif adanya perubahan tekanan darah sistol dan diastol sebelum dan sesudah dilakukan latihan rerata (mean) tekanan darah yaitu tekanan darah sistol 171,98 mmHg, diastol 102,42 mmHg, sedangkan sesudah latihan tekanan darah sistol 154,58 mmHg, diastol 90,58 mmHg. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan responden menjadi lebih baik setelah mendapatkan edukasi dan ada perubahan penurunan tekanan darah baik tekanan darah sistol dan diastol sesudah diberikan terapi relaksasi otot progresif. Saran dari kegiatan ini adalah latihan relaksasi otot progresif tetap dilakukan secara rutin oleh responden dan keluarga untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah timbulnya komplikasi Hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Relaksasi Otot Progresif, Edukasi, Pengetahuan  ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease that becomes a serious health problem characterized by an increase in systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and an increase in diastolic blood pressure ≥90 mmHg and is also often called The Silent Killer of Death. This activity aims to determine the effect of progressive muscle relaxation on blood pressure lowering in patients with hypertension in Sumur Batu Village, Bogor. The target of this activity is the people of Sumur Batu Village, especially RT 03 RW 01 Babakan Madang Bogor, as many as 45 people who experience hypertension. There are two activities carried out, namely 1) providing health education about Hypertension, 2) training in progressive muscle relaxation techniques. The provision of health education is carried out using lecture and discussion techniques. The provision of progressive muscle relaxation technique exercises is carried out directly practiced. The media used the power point slide is displayed with LCDs and leafleat. The results of this activity showed that the level of knowledge before hypertension education was less (4.4%), sufficient (68.9%), good (26.7%). After education, it was found that there was a very significant increase in knowledge, which was sufficient (24.4%), good (75.6%).  The results showed progressive muscle relaxation exercises there were changes in systole and diastole blood pressure before and after exercises the average (mean) blood pressure, namely systole blood pressure 171.98 mmHg, diastole 102.42 mmHg, while after exercise systole blood pressure 154.58 mmHg, diastole 90.58 mmHg. The conclusion of this activity is that the level of knowledge of respondents became better after getting education and there was a change in blood pressure reduction in both systole and diastole blood pressure after being given progressive muscle relaxation therapy. The advice of this activity is that progressive muscle relaxation exercises are still carried out regularly by respondents and families to lower high blood pressure and prevent the onset of hypertension complications.  Keyword: Hypertension, Progressive Muscle Relaxation, Education,  Knowledge
Penguatan UKS dan Optimalisasi Kesehatan Prakonsepsi melalui Pelatihan Basic Life Support (BLS) dan Prakonsepsi bagi Kader di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Megayana Yessy Maretta; Wijayanti Wijayanti; Mellia Silvy Irdianty
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.7984

Abstract

ABSTRAK Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan ujung tombak upaya “health promotion school”. Pelayanan kesehatan prakonsepsi cukup strategis jika diberikan melalui UKS, oleh sebab itu kader UKS perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait kesehatan prakonsepsi. Selain itu kompetensi kader UKS dapat semakin dimantapkan dengan pengetahuan dan keterampilan tentang Basic Life Support (BLS). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan prakonsepsi dan BLS pada guru dan kader UKS di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Kegiatan ini meliputi pelatihan BLS dan prakonsepsi bagi kader UKS dan pemeriksaan kesehatan prakonsepsi pada seluruh siswa siswi SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jumlah peserta yang memiliki pengetahuan BLS baik meningkat dari 0% menjadi 62,5%. Sedangkan jumlah peserta yang memiliki pengetahuan prakonsepsi baik meningkat dari 0% menjadi 70% (posttest 1)dan 95% (posttest 2). Keterampilan BLS peserta juga meningkat dari 0% menjadi 60% dengan nilai p= 0,003. Selain itu, keterampilan pemeriksaan prakonsepsi peserta juga meningkat 0% menjadi 70% (posttest 1)dan 92,5% (posttest 2) dengan nilai p= 0,05. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kegiatan pelatihan dan pemeriksaan BLS dan pra konsepsi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan prakonsepsi dan BLS pada guru dan kader UKS di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.  Kata Kunci: UKS, Basic Life Support, Pra Konsepsi, Remaja  ABSTRACT The School Health Clinic (SHC) is the spearhead of the "health promotion school" effort. Preconception health services are quite strategic if provided through UKS, therefore SHC cadres need to have knowledge and skills related to preconception health. In addition, the competence of SHC cadres can be further strengthened with knowledge and skills regarding Basic Life Support (BLS). This community service activity aims to increase knowledge and skills about preconception health and BLS for SHC teachers and cadres at SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. This activity included BLS and preconception training for SHC cadres and preconception health checks for all students of SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. The results of the activity showed that the number of participants who had good BLS knowledge increased from 0% to 62.5%. Meanwhile, the number of participants who had good preconception knowledge increased from 0% to 70% (posttest 1) and 95% (posttest 2). Participants' BLS skills also increased from 0% to 60% with a value of p = 0.003. In addition, the participants' preconception examination skills also increased by 0% to 70% (posttest 1) and 92.5% (posttest 2) with a p = 0.05. The conclusion from this activity is that BLS and pre-conception training and examination activities can increase knowledge and skills about pre-conception health and BLS in SHC teachers and cadres at SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Keywords: School Health Clinic, Basic Life Support, Pre Conception, Teenagers
Sosialisasi dan Pembentukkan Kelompok Suami Siaga Support bagi Ibu Mareta Bakale Bakoil; Barbara Sofia Bere Mau; Nursusilowaty Nursusilowaty; Veki Edizon Tuhana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8166

Abstract

ABSTRAK Dukungan suami membuat ibu hamil selama kehamilan menjadi kurang stres dan 94,5% mengatakan bahwa dukungan suami memberikan rasa nyaman secara emosional kepada ibu. Selain itu dukungan suami berhubungan dengan pemanfaatan Rumah Tunggu Persalinan dan lamanya proses persalinan (Bakoil & Diaz, 2020; Bakoil et al., 2017) Tujuan yaitu untuk melakukan sosialisasi dan membentuk Kelompok Suami Siaga Support bagi Ibu. Metode dalam kegiatan sosialisasi yaitu ceramah, edukasi dan menjelaskan materi tentang pencegahan keterlambatan dalam pertolongan medis, perencanaan persalinan yang aman, dan dukungan suami. Sasaran adalah suami-suami sebanyak 20 orang. Sebelum sosialisasi peserta diberikan pretest dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman tentang dukungan suami kepada ibu. Setelah sosialisasi, dilanjutkan dengan proses tanya jawab dan posttest. Peserta kegiatan sangat antusias dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang manfaat dukungan suami selama persalinan. Kata Kunci: Sosialisasi, Pembentukkan, Suami Siaga, Support, Ibu ABSTRACT Husband's support makes pregnant women less stressed during pregnancy and 94.5% said that husband's support provides emotional comfort to the mother. In addition, husband's support is related to the use of the Delivery Waiting Home and the length of the delivery process (Bakoil & Diaz, 2020; Bakoil et al., 2017). The aim is to socialize and form a Husband Standby Support Group for Mothers. Methods in socialization activities are lectures, education and explaining material about preventing delays in medical assistance, planning for safe delivery, and husband's support. The target is husbands as many as 20 people. Prior to socialization, participants were given a pretest with the aim of knowing the knowledge and understanding of husband's support for mother. After socialization, it was followed by a question and answer process and posttest. The participants were very enthusiastic and there was an increase in knowledge about the benefits of husband's support during childbirth. Keywords: Socialization, Formation, Alert Husband, Support, Mother
Edukasi Penggunaan Suplemen dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di SMK Bintang Persada Denpasar Iwan Saka Nugraha; Ni Putu Ayu Deviana Gayatri; Putu Yudha Ugrasena
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8098

Abstract

ABSTRAK Corona Virus Disease 19 atau lebih dikenal dengan COVID-19 merupakan wabah yang melanda dunia. COVID-19 menimbulkan kedaruratan kesehatan diberbagai negara salah satunya Indonesia. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan ketahanan masyarakat, melalui kesehatan tubuh perorangan salah satunya dengan penggunaan suplemen. Menurut WHO, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun, remaja memiliki risiko yang lebih tinggi terkena COVID-19 dibandingkan orang tua. Remaja memiliki aktivitas diluar rumah yang cukup tinggi sehingga rentan terkena COVID-19. Upaya pencegahan penularan COVID-19 pada Siswa SMK Bintang Persada tidak lepas dari peningkatan imun tubuh salah satunya dengan penggunaan suplemen. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMK tentang suplemen kesehatan, mitra dapat mengetahui informasi tentang vitamin C, dan mengenal upaya dalam menghadapi COVID-19 pada siswa SMK Bintang Persada. Metode yang diguanakan yaitu peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 67 siswa-siswi dengan metode pretest dan posttest. Hasil yang didapatkan yaitu terjadi peningkatan pada nilai pretest (sebelum diberikan edukasi) yaitu sebesar 69,41% menjadi 89,42% pada hasil postest (setelah diberikan edukasi). Simpulan dan saran Terdapat hubungan bermakna pada nilai postest yaitu meningkat setelah diadakannya edukasi, sehingga edukasi penggunaan suplemen pencegahan COVID-19 perlu diberikan dan ditingkatkan untuk meningkatkan perilaku pencegahan COVID-19 pada siswa SMK Bintang Persada. Kata Kunci: Edukasi, Suplemen, COVID-19  ABSTRACT Corona Virus Disease 19 or better known as COVID-19 is an outbreak that has swept the world. COVID-19 caused health emergencies in various countries, one of which was Indonesia. Prevention efforts that can be done are by increasing community resilience, through individual body health, one of which is the use of supplements. According to WHO, adolescents are residents in the age range of 10-19 years, adolescents have a higher risk of developing COVID-19 than parents. Teenagers have high enough activities outside the home so they are vulnerable to COVID-19. Efforts to prevent COVID-19 transmission in students of SMK Bintang Persada cannot be separated from increasing the body's immune system, one of which is the use of supplements. With this community service activity, SMK students can understand about the use of health supplements in an effort to deal with COVID-19. Activity is to increase the knowledge of SMK students about health supplements, partners can find out information about vitamin C, and get to know the efforts in dealing with COVID-19 in students of SMK Bintang Persada. Participants who took part in this activity was 67 students with the pretest and postest methods. The results obtained were an increase in the pretest value (before being given education) by 69.41% to 89.42% in the postest results (after being given education). There is a meaningful relationship in the postest value, which is to increase after the holding of education, so that education on the use of COVID-19 prevention supplements needs to be given and improved to improve COVID-19 prevention behavior in students of SMK Bintang Persada. Keywords: Education, Supplements, COVID-19
Pemanfaatan Daun Katuk untuk Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Hamil dan Menyusui Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Fahmi A. Lihu; Muriyati Rokani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8047

Abstract

ABSTRAK Masyarakat di wilayah puskesmas limboto terutama ibu nifas yang memberitahu produksi ASI masih kurang. Untuk memperlancar produksi ASI dapat dilakukan dengan mengkonsumsi daun katuk. Tujuan pengabdian ini yaitu Meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan daun katuk sebagai upaya meningkatkan produksi ASI. Metode kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan edukasi dengan bantuan leaflet, ceramah dan diskusi dengan dokumentasi, materi dan melakukan demonstrasi pembuatan rebusan daun katuk. Hasil pengabdian ibu hamil dapat memahami manfaat daun katuk, penanaman bibit pohon katuk serta mengimplementasikan Tindakan meningkatkan produktivitas ASI melalui rebusan daun katuk. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat pemanfaatan daun katuk  dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaatan daun katuk untuk peningkatan produksi ASI. Kata Kunci: ASI, Ibu Hamil, Daun Katuk  ABSTRACT People in the Limboto Health Center area, especially postpartum mothers, informed that breast milk production was still lacking. To facilitate the production of breast milk can be done by consuming katuk leaves. The purposeof this service is to increase understanding and use of katuk leaves as an effortto increase breast milk production. The method of activities carried out in this activity is educational counseling with the help of leaflets, lecturs and discussions with documentation, materials and conducting demonstrations of making katuk leaf stew. The results of the dedication of pregnant women can understand the benefits of katuk leaves, planting katuk tree seeds and implementing katuk leaf decoction for breast milk production. The conclusion of community service activities using katuk leaves can increase the knowledge of pregnant women about the use of katuk leaves to increase breast milk production. Keywords: Breastfeeding, Pregnant Women, Katuk Leaves

Page 84 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue