cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 25977555     EISSN : 25989871     DOI : https://doi.org/10.22225/wicaksana
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
A Mini Review: Efek Farmakologi Andrographis Paniculata (Sambiloto) Putu Nita Cahyawati
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.1.2021.19-24

Abstract

Andrographis paniculata (A. paniculata) atau sambiloto merupakan salah satu tanaman herbal yang pemanfaatannya cukup luas di masyarakat. Tumbuhan ini tumbuh baik di wilayah Asia Tenggara dan dilaporkan memiliki berbagai efek farmakologi bagi kesehatan. A. paniculata diketahui memiliki efek antikanker, antibakteri, analgetik, antidiabetik dan menurunkan tekanan darah. Akan tetapi, semua hasil penelitian ini masih terbatas pada pengujian pada hewan coba dan belum ada uji klinis yang memadai pada manusia. Data efek tanaman ini pada kesehatan reproduksi juga menunjukkan bahwa tanaman ini dapat mengganggu proses spermatogenesis sehingga dapat mengganggu kesuburan.
Koeksistensi Fungsi Kelembagaan Dalam Pemanfaatan Sumber Daya Untuk Mewujudkan Desa Wisata (Studi Di Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari Banyuwangi) I Made Suwitra; I Wayan Wesna Astara; A. A. Gede Oka Wisnumurti; I Ketut Kasta Aryawijaya; Luh Kade Datrini
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.1.2021.25-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali dan menginventarisasi potensi desa untuk dikembangkan sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) baru berbasis masyarakat dalam kemasan Desa Wisata dan dikelola secara melembaga dalam konsep koeksistensi. Melalui pola koeksistensi terhadap potensi spiritual dengan potensi sekuler akan diciptakan spirit keseimbangan dalam program pembangunan baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Penelitian ini menganalisis hak pengelolaan potensi desa terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat sebagai desa wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan, yaitu penelitian hukum empirik dengan pendekatan perundang-undangan, analitik, kasus, dan pendekatan antropologi hukum. Inovasi pengembangan DTW berbasis potensi desa seperti Pura Amertajati yang dikemas dalam desa wisata dapat berimplikasi pada pemeliharaan dan pelestarian sumber daya alam yang akan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu sejak awal perlu dilakukan penguatan hubungan antar kelembagaan yang ada untuk menghindari persaingan seperti pengempon Pura, warung kuliner, parkir, home stay.
PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN INFEKSI COVID-19 PADA KELOMPOK PEDAGANG KAKI LIMA DI MONUMEN BAJRA SANDHI Ni Wayan Widhidewi; Putu Arya Suryanditha
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.1.2021.1-5

Abstract

Infeksi virus corona strain baru atau yang sering disebut dengan corona virus disease-2019 (Covid-19) berawal dari penularan virus dari hewan yaitu kelelawar ke manusia (zoonosis) di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Penyakit yang menyebabkan gangguan sistem pernapasan ini dengan sangat cepat menyebar dan menjadi pandemi global dengan jumlah total kasus di seluruh dunia pada tanggal 19 April 2019 sebesar 2,34 juta jiwa dan kematian mencapai 160.896 orang. Di Indonesia sendiri kasus positif Covid-19 telah ditemukan di 250 kabupaten/kota yang terdapat di 34 provinsi, dengan jumlah total kasus positif 6.575 pasien dan menyebabkan 582 orang meninggal dunia. Selain memiliki dampak kesehatan yang sangat besar, adanya pandemik ini juga menimbulkan banyak permasalahan di berbagai sektor, utamanya sektor perekonomian. Para pedagang kecil terpaksa tetap keluar rumah untuk berjualan setiap hari di tengah pandemi demi menyambung hidup. Dari hasil wawancara didapatkan hampir 80% pedagang kaki lima di lingkungan Monumen Bajra Sandhi belum mengetahui cara pencegahan infeksi Covid-19 yang baik, sehingga perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan simulasi cara pencegahan infeksi Covid-19.
Sikap Positif Para Remaja di Desa Buduk Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung terhadap Bahasa Bali I Nyoman Muliana; I Made Subur; Anak Agung Gede Suarjaya
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.1.2021.43-51

Abstract

Artikel yang bertemakan sikap positif para remaja di Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung terhadap bahasa Bali merupakan hasil sebuah penelitian. Penelitian tentang sikap bahasa ini tampak penting dilakukan untuk menelaah keberadaan bahasa Bali sebagai bahasa daerah di kalangan para remaja. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini terdiri atas bentuk dan faktor sikap bahasa para remaja di Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung terhadap bahasa Bali. Teori yang diterapkan adalah Teori Sikap Bahasa yang dikemukakan oleh Ladegaard (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa para remaja di Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung memiliki sikap bahasa yang positif terhadap bahasa Bali. Faktor-faktor yang mendukung sikap bahasa mereka itu dalah demografi dan loyalitas bahasa.
HUKUM PERJUDIAN PADA SAAT UPACARA ADAT DI DESA PENINJOAN TEMBUKU BANGLI Dewa Nyoman Tria Harry Shureshta; I Made Suwitra; I Nyoman Subamia
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.2.2021.70-80

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang penelitian serta untuk memperoleh gelar Sarjana dalam bidang ilmu hukum. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimanakah eksistensi perjudian saat upacara adat di Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli? dan bagaimanakah penanggulangan perjudian di Desa Adat Peninjoan, Tembuku, Bangli? Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan terhadap masyarakat. Sedangkan teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah observasi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sering terjadinya perjudian pada saat upacara adat yang dilakukan oleh beberapa warga di Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli yang dilakukan terang-terangan, maupun sembunyi-sembunyi. Namun itu dilakukan pada saat hari raya besar agama Hindu. Adapun upaya penanggulangan tindak pidana perjudian oleh kepala desa peninjoan, Ada dua teori penanggulangan yang telah dilakukan termasuk kejahatan perjudian ini khususnya, yaitu pola Preventif (dilakukan pencegahan sebelum terjadinya kejahatan) dan pola Represif (pencegahan setelah terjadinya kejahatan, kejahatan ini biasanya disebut proses secara hukum).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA AUDITOR INTERNAL PEMERINTAH DAERAH PADA BPKP RI PERWAKILAN PROVINSI BALI Erminilda Alvionita Lehot; Luh Kade Datrini; I. B. Made Putra Manuaba
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.2.2021.81-86

Abstract

Pada riset yang sedang saya buat ini menjelasakan tentang judul yang dibuat ini. Yang dimana meneruskan suatu masalah untuk bisa dikaji lebih dalam pada riset yang saya buat ini dimana apakah pemahaman good governance, ketidakjelasan peran, komitmen organisasi, kerahasiaan dan locus of control berpengaruh pada kinerja auditor. Serta pada saat melakukan sebuah riset sudah mencari data untuk bisa diteliti dan untuk dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Dengan menggunakan jenis data yang bisa digunakan pada saat meneliti dengan menggunakan data kuantitatif. Dan pada saat melakukan riset mendapatkan jumlah sampel sebanyak 88 responden yang bisa ditentukan dengan menggunakan jawaban sampel jenuh. Dimana pada saat melakukan penelitian sudah bisa menggunakan teknik analisis data serta data yang digunakan pada riset tersebut yaitu uji instrumen, lalu asumsi klasik, dan terakhir uji hipotesis. Dan dari semua hasil telah mendapatkan jawaban dan kesimpulan bahwa good governance berpengaruh terhadap kinerja auditor. Pada jawaban ketidakjelasan peran tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor. Sedangkan jawaban dari komitmen organisasi juga tidak berpengaruh terhadap kinerja. Dan pada kerahasiaan mendapatkan jawaban adanya pengaruh positif terhadap kinerja. Sedangkan pada locus of control mendapatkan jawaban adanya pengaruh positif terhadap kinerja.
PENGUATAN PERAN KELUARGA DALAM PENCAPAIAN TARGET REGULASI GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI RS SANJIWANI W Eka Saputra; Dewa Nyoman Sadguna; D. A. P Niti Widari
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.2.2021.52-57

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa di dalam darah (hiperglikemia) yang diakibatkan gangguan sekresi insulin, penurunan kerja insulin atau akibat dari keduanya. Target regulasi kadar gula darah pada pasien diabetes adalah kunci keberhasilan menenkan kesakitan serat mencegah munculnya komplikasi DM seperti gagal ginjal kronis, penyakit jantung ataupun stroke. Mencapai target gula darah yang terkendali baik merupakan hal yang sangat sulit bagi pasien akibat perilaku kurang disiplin dalam melakukan pengobatan maupun melaksanakan diit makanan yang merupakan standar pengobatan DM. Dukungan keluarga dekat sangat dibutuhkan dalam menegakkan disiplin pasien DM untuk mematuhi pengobatan dan pola makan yang sesuai instruksi dokter. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membentuk kelompok pengawas minum obat dan pola makan pada mitra yang akan memantau pasien DM dalam mematuhi instruksi dokter. Kegiatan PKM dimulai dengan sosialisasi kegiatan, focus group discussion, pelaksanaan kegiatan serta evaluasi hasil kegiatan. Adapun outcome dari PKM ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan mitra mengenai penyakit DM, baik dari penyebab, gejala penyakit, pengobatan serta pola diit penderita DM. Dari hasil kegiatan PKM didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mitra mengenai penaykit DM, pengobatan serta pola diit DM sebesar 80%. Outcome kegiatan berupa regulasi kadar gula darah terkontrol baik dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa dan 2 jam PP menunjukkan perbaikan sebesar 80%.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA PETUGAS KEBERSIHAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Putu Nita Cahyawati; Ni Kadek Elmy Saniathi
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.2.2021.87-91

Abstract

Petugas kebersihan merupakan salah satu tenaga yang sangat penting dalam pelayanan di klinik, puskesmas, maupun di rumah sakit. Hal ini dikarenakan tempat tersebut merupakan lokasi berkumpulnya orang sakit maupun sehat. Kondisi ini menyebabkan tingginya risiko penularan penyakit infeksi di tempat ini, termasuk terjadinya pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat khususnya bagi para petugas kebersihan di tempat pelayanan kesehatan. Instrumen yang digunakan pada kegiatan ini adalah kusioner. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner, temukan bahwa seluruh responden telah menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. Walaupun demikian, belum seluruh responden dapat mempertahankan untuk tidak membukan masker saat bekerja. Perilaku hidup dan sehat di lingkungan keluarga juga belum diterapkan sesuai protokol yang dianjurkan dan belum diterapkan secara konsisten. Dengan demikian, dapat dismpulkan bahwa penerapkan perilaku hidup bersih dan sehat baik di keluarga maupun di tempat kerja belum dilakukan secara konsisten, sehingga, dapat meningkatkan risiko penularan COVID-19.
PKM KELOMPOK PEDAGANG PASAR DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN Putu Indah Budi Apsari; Ni Wayan Widhidewi
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.2.2021.58-64

Abstract

Sejak terjadinya pandemi Corona Virus Disease 19 di Indonesia, terjadi perubahan peraturan pembukaan tempat umum utamanya pasar. Aturan ini diterapkan untuk megurangi kontak pembeli dengan pedagang untuk memutus rantai penularan Covid-19 di pasar akibatnya adalah penurunan pendapatan pedagang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menyasar Pasar Yadnya sebagai sasaran pengabdian PKM penerapan protokol kesehatan. Metode yang digunakan adalah survey, observasi, melakukan pemetaan, menentukan dan menetapkan kelompok pedagang pasar Yadnya yang menjadi peserta. Untuk menambah kelengkapan data, kami melakukan wawancara dengan Kepala pasar yang mengetahui bagaimana aktivitas pedagang dan pembeli di pasar tersebut. Pelaksanaan kegiatan meliputi pembuatan sekat transparan yang akan membatasi transmisi droplet pembeli dan penjual, pengaturan jarak dengan memasang tanda silang pada tempat-tempat tertentu, penyediaan wastafel dan air untuk cuci tangan, penerapan aturan skrining dengan termogun di depan pasar, pembagian masker standar yang disarankan oleh WHO, penyuluhan dan pelatihan cara cuci tangan 6 langkah dengan teknik tanpa sentuh. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan protokol kesehatan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RS SANJIWANI D. G. A Budiyasa; Dewa Nyoman Sadguna; D. A. P Niti Widari; Sri Masyeni
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.5.2.2021.65-69

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan penyakit yang ditandai penurunan fungsi ginjal yang semakin progresif sehingga memerlukan bantuan berupa terapi pengganti mesin dialysis untuk menggantikan fungsi ginjal. Hemodialisis dengan mesin hemodialisis harus dilakukan secara rutin 2-3 kali seminggu dan berkesinambungan seumur hidup pasien. Selain hemodialisis atau cuci darah rutin, pasien PGK juga harus mengonsumsi obat dalam jumlah yang relatif banyak yang apabila tidak dikonsumsi secara rutin akan memicu kondisi akut yang mungkin akan memperburuk fungsi ginjal. Untuk mengantisipasi hal ini diperlukan bantuan keluarga terdekat untuk membantu mengawai pasien PGK untuk selalu mengonsumsi obat-obat sesuai dengan instruksi dokter. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membentuk kelompok Kader Siaga Minum Obat pada mitra yang akan memantau pasien mematuhi instruksi dokter. Kegiatan PKM dimulai dengan sosialisasi kegiatan, focus group discussion, pelaksanaan kegiatan serta evaluasi hasil kegiatan. Adapun outcome dari PKM ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan mitra mengenai penyakit PGK, pencegahan perburukan serta peningkatan kualitas hidup pasien PGK sebesar 81% pada delapan mitra PKM. Output sementara, kegiatan dilakukan dengan observasi dan pengamatan frekuensi kejadian perburukan penyakit pada pasien sebagai hasil/peran dari fungsi kader Siaga Minum Obat.

Page 10 of 13 | Total Record : 124