cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 25977555     EISSN : 25989871     DOI : https://doi.org/10.22225/wicaksana
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA FARINGITIS STREPTOCOCCUS GROUP A De Luh Pratiwi Angganing Lestari; Ni Putu Satya Deva Jayanti; Tri Wisananda Putra; Putu Utari Fridayanthi; I Gede Ketut Deny Patmantha Putra Tjahyadi; Luh Gde Sita Maharani; Putu Nita Cahyawati
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.88-95

Abstract

Pharyngitis is an infection that occurs in the pharynx due to bacterial or viral infection. The bacteria that most often causes pharyngitis is group A Streptococcus. The method used in writing this article is a narrative review. The results of the literature review found information that in diagnosing pharyngitis caused by group A streptococcus bacteria there are several recommendations. Ideally, a rapid antigen detection test (RADT) and/or a throat culture (throat swab) should be performed. The Centor Score is another method that can be used to determine the cause of pharyngitis. This method is an initial assessment to assist doctors in identifying group A Streptococcus as the cause of pharyngitis based on clinical symptoms that occur in patients. The Centor Score is generally intended for assessment in adult patients. Meanwhile, for children, the McIsaac Score can be used. In addition to the scoring system, there is another alternative scoring system that can be used, namely FeverPAIN. Antibiotics should be given if the patient is confirmed to be infected with bacteria. Antibiotics are generally given for 10 days. Penicillin or amoxicillin are recommended as drugs of choice for patients who do not have a history of allergy to these drugs. This choice was based on price, narrow spectrum, and effectiveness. Based on these results, it can be concluded that a definite diagnosis of group A streptococcus infection can be made through a rapid antigen detection test and/or throat culture. Alternative scoring systems that can be used in clinical practice are Centor Score, McIsaac Score, and FeverPAIN. Penicillin or amoxicillin are recommended as drugs of choice for patients without a history of allergies.
IDENTIFIKASI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA BUKIAN, KECAMATAN PAYANGAN, KABUPATEN GIANYAR I Wayan Suky Luxiana; I Wayan Parwata; Agus Kurniawan
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.60-72

Abstract

Desa Bukian merupakan salah satu desa di Kabupaten Gianyar yang memiliki potensi yang beragam mulai dari budaya, alam, buatan dan dapat dikembangkan melalui konsep ekowisata sebagai tujuan atau daya tarik wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan ekowisata. Lokasi penelitian ini berada di desa Bukian yang memiliki lokasi terintegrasi dengan pertanian dan pariwisata. Penelitian di desa Bukian dilakukan untuk mengidentifikasi potensi desa (potensi budaya, alam, dan buatan desa). Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Tujuan teknik pengambilan sampel menggunakan informan dan menggunakan informan kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi desa wisata yang dikelompokkan menjadi tiga antara lain potensi alam (Hutan Adat di Banjar Tiyingan, Persawahan, dan Perkebunan Organik, dan keindahan alam), potensi budaya (Situs Purbakala Sarkofagus, Tinggalan Arca di Pura Puseh Desa Bale Agung Bukian, Tradisi Bali Aga Ngasa Pura Dalem Bukian, Festival Budaya Bukian, dan Penglukatan Taman Megenda.), dan potensi buatan (air minum Gianyar, Sentra kerajinan kayu berupa jerapah dan kerajinan kayu lainnya, jalur Tracking dan Cycling.). Pengembangan ekowisata di Desa Bukian diharapkan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat lokal, pelaku usaha dan pemerintah secara berkelanjutan serta berkontribusi secara finansial bagi pelestarian lingkungan.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PENDAMPING PADA PENGATURAN CAIRAN PASIEN HEMODIALISIS REGULER DI UNIT HEMODIALISIS RSUD SANJIWANI GIANYAR Ni Wayan Sri Wardani; Dewa Gde Agung Budiyasa; I Ketut Selamet
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.1.2023.1-8

Abstract

Keseimbangan cairan merupakan faktor penting dalam perawatan pasien hemodialisis (HD), karena status hidrasi berkaitan dengan kualitas hidup pasien HD reguler. Pendamping pasien HD banyak yang belum memahami pentingnya menjaga keseimbangan cairan dan cara mengatur keseimbangan cairan pasien HD, maka program Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendamping pasien HD dalam pengaturan keseimbangan cairan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien HD dan mengurangi angka rawat inap pasien HD. Kegiatan ini dilakukan di unit HD RSUD Sanjiwani Gianyar pada tanggal 11,13, dan 15 Oktober 2022 terhadap pendamping pasien HD yang turut serta mengantar pasien pada saat pasien menjalani HD. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung dengan dialog interaktif, pemutaran video edukasi pada pendamping pasien HD, dan pembagian pamflet keseimbangan cairan pada pasien HD. Hal ini tentunya akan dapat mengurangi angka kejadian rawat inap pasien HD akibat kelebihan cairan, sehingga mengurangi biaya perawatan maupun biaya untuk mendampingi pasien, dan meningkatkan kemampuan pasien HD menafkahi keluarga. Jumlah mitra yang terlibat adalah 71 orang, yang merupakan pendamping pasien HD yang sebagian besar adalah perempuan yaitu 69% (49 orang) yang datang mengantar pasien HD reguler. Dari hasil pre-test pada pendamping pasien hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Sanjiwani Gianyar, didapatkan rerata kemampuan menjawab tentang keseimbangan cairan pasien HD adalah 36.62. Setelah dilakukan pemberian materi tentang cairan pasien HD maka didapatkan rerata nilai post-test adalah 64,37, sehingga didapatkan rerata peningkatan kemampuan pendamping pasien HD pada pengaturan keseimbangan cairan adalah 79,58%. Hal ini telah mencapai target yaitu >75%.
PENYELESAIAN SENGKETA HAK ATAS TANAH ADAT DI DESA GUWANG, KEC. SUKAWATI, KAB. GIANYAR Ni Kadek Putri Juniari; I Made Suwitra; Diah Gayatri Sudibya
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.1.2023.35-44

Abstract

Sengketa tanah yang sering timbul di masyarakat diawali dengan banyaknya kasus atau tanda-tanda hak atas tanah lama yang tidak hilang ketika diubah menjadi sertifikat, sehingga banyak pihak yang memiliki pipil atau sertifikat dari negara yang sama. Sedangkan pipil atau sejenisnya merupakan bukti kepemilikan tanah, sebelum Undang-undang No. 5 Tahun 1960 tentang Agraria, yang menyatakan bahwa sertifikat adalah bukti kepemilikan tanah yang sah. Oleh karena itu, persoalan ini berkaitan dengan bagaimana kekuatan pipil membuktikan hak atas tanah sebelum sertifikat diterbitkan dan sengketa tanah ulayat di desa adat Guwang diselesaikan pada saat sertifikat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dan pendekatan sosiologis. Hasil dari penelitian ini adalah Pipil merupakan bukti sahnya kepemilikan hak-hak lama sebelum lahirnya Undang-Undang Pokok Agrari (UUPA) dan Sertipikat merupakan bukti sahnya pemilikan tanah menurut UUPA. Untuk sengketa adat Desa Guwang yang hak milik atas tanahnya disebutkan dalam Pasal 19(2)(c) UUPA, sertifikat merupakan alat bukti yang kuat, yaitu keterangan fisik dan hukum yang terdapat dalam surat pernyataan tidak menjadi penentu sengketa adat Desa Guwang.
PEMBERDAYAAN GURU DALAM PENCEGAHAN KECACINGAN SERTA PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK SISWA Putu Indah Budi Apsari; Ni Wayan Widhidewi; Putu Sutisna
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.1.2023.9-14

Abstract

Anak usia sekolah adalah salah satu penderita penyakit kecacingan yang prevalensi dan insidensinya tinggi. Guru adalah orang tua kedua di sekolah yang berperan penting dalam pencegahan kecacingan dan mendidik anak mulai dari hal yang paling dasar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan guru tk dan sekolah dasar erlangga denpasar dalam pemberian obat cacing dan pencegahan kecacingan pada siswa. Metode yang digunakan adalah pelatihan penyuluhan, pretest dan post test. Hasil pengabdian ini sebagian besar (100%) guru sudah mengetahui kecacingan dan cara pemberian obat cacing setelah dilakukan pelatihan dan penyuluhan. Terkait media pembelajaran sudah dilakukan variasi media pembelajaran. Sebagai kesimpulan, terdapat peningkatan pengetahuan guru dalam mencegah kecacingan dan keterampilan guru dalam pembuatan media pembelajaran.
AJARAN CATUR PARAMITA TERHADAP POLA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM LONTAR SIWA SASANA Anak Agung Gde Krisna Paramita; Dewa Ayu Kade Linda Dewi; I Made Rajendra
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.1.2023.15-21

Abstract

Penelitian ini focus pada kajian ajaran catur paramita dalam lontar siwa sasana. Metode penelitian ini berupa kualitatif yang membahas tentang ajaran catur paramita terhadap pola pendidikan karakter yang termuat dalam lontar siwa sasana. Penelitian ini yakni deskripsi ajaran catur paramita yang terkandung dalam lontar siwa sasana pada lembar 6b, Seorang siswa kerohanian dalam lontar siwa sasana hendaknya memahami ajaran catur paramita yang dimaksud yakni Catur Paramita itu adalah : Maitri yang berarti persahabatan atau sifat – sifat yang menghendaki suatu kehidupan yang rukun. Karuna yang berarti cinta kasih sayang, kepedulian kita terhadap orang lain. Mudita berarti sifat dan sikap yang simpati terhadap keberhasilan dan penderitaan orang lain. Dan Upeksa berarti suka mengampuni kesalahan orang lain dengan tenang sabar. Hal ini terkait dengan pola pendidikan yang termuat dalam lontar siswa sasana yakni pendidikan karakter disiplin.
MANAJEMEN RISIKO DALAM INVESTASI KRIPTO I Ketut Bagus Indranatha; Luh Kade Datrini; Putu Gede Wisnu Permana Kawisana
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.1.2023.22-26

Abstract

Investasi merupakan salah satu metoda untuk mengembangkan perusahaan. Namun setiap pengambilan keputusan untuk berinvestasi tidak lepas dari risiko yang harus dipertimbangkan dengan baik. Investasi kripto merupakan salah satu teknologi yang berbasis blockhain yang sering digunakan sebagai mata uang digital. Perkembangan investasi kripto di Indonesia semakin meningkat dengan profit investasi yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return, risk, kemudahan investasi terhadap minat investasi kripto. Lokasi penelitian ini di Universitas Warmadewa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaif. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa Prodi S1 Akuntansi Angkatan 2019 dan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 86 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa return berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi kripto, risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi kripto dan kemudahan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi kripto.
PENGARUH KURS, INFLASI, DAN PERTUMBUHAN PDB TERHADAP HARGA SAHAM SUB SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Ferral Piere Matthew Tumbelaka; Dewa Putu Yudi Pardita; I Gede Aryawan
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.1.2023.27-34

Abstract

Sektor perbankan merupakan industri yang paling banyak diatur oleh pemerintah mengingat pentingnya sektor ini dalam perekonomian negara sebagai jembatan pembiayaan sektor riil. Saham di industri perbankan merupakan salah satu saham yang sangat diminati oleh para investor. Bagi investor informasi mengenai kinerja perusahaan sangat penting untuk melihat dana yang diinvestasikan dapat dipertahanakan atau tidak sehingga investor mencari alternatif lain, yaitu dengan menginvestasikan dananya pada perusahaan lain. Adapun faktor diluar perusahaan seperti ekonomi makro yang harus diperhatikan oleh para investor seperti pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar mata uang (kurs), dan inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kurs, inflasi, dan pertumbuhan PDB terhadap harga saham sektor perbankan yang terdaftar di BEI. Populasi yang digunakan adalah 26 perbankan yang masuk dan yang tidak melakukan split stock di Bursa Efek Indonesia. Periode penelitian ini dilakukan pada tahun 2011 hingga 2021. Pengolahan data dilakukan uji asumsi dengan menggunakan aplikasi EViews12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurs berpengaruh postif dan signifikan terhadap harga saham sub sektor perbankan pada tahun 2011-2021 secara parsial. Sementara itu, inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham sub sektor perbankan pada tahun 2011-2021 secara parsial, sedangkan pertumbuhan PDB berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham sub sektor perbankan tahun 2011-2021 secara parsial. Secara simultan, kurs, inflasi, dan pertumbuhan PDB berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham sub sektor perbankan pada tahun 2011-2021.
Pemberdayaan Kelompok Pecinta Karang Nuansa Pulau Nusa Penida Dalam Skrining Kesehatan Penyelam dan Budidaya Rumput Laut Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.2.2023.45-53

Abstract

Kelompok pecinta karang Nuansa Pulau Nusa Penida merupakan kelompok yang dibentuk swadaya yang bertujuan untuk menjaga keasrian ekosistem terumbu karang di wilayah Desa Ped Nusa Penida. Kelompok ini berdiri untuk memberikan wadah bagi generasi muda di desa Ped untuk secara aktif berperan dalam upaya konservasi terumbu karang dan mengajarkan anggota keahlian bahari seperti menyelam dan diving. Keahlian bahari yang dimilik para anggota kelompok pencinta karang Nuansa tidak hanya berguna saat menjalankan kegiatan konservasi, tetapi juga memberikan benefit ekonomi bagi anggotanya sebagai guide diver maupun snorkeling. Hasil komunikasi dengan perwakilan kelompok pecinta karang memetakan permasalahan yang dihadapi mitra yaitu dari aspek kesehatan dan aspek ekonomi. Dari aspek kesehatan, mitra kurang memiliki pemahaman tentang pentingnya pengukuran awal kondisi tubuh sebelum menyelam seperti pengukuran tekanan darah, kadar oksigen terlarut dan gula darah. Sementara dari aspek ekonomi mitra berencana membudidayakan rumput laut untuk menambah pendapatan kelompok dan warga sekitar. Hanya saja mitra mengalami kendala karena tidak memiliki pengetahuan dan modal awal untuk memulai budidaya rumput laut. Beranjak dari permasalahan yang dihadapi mitra, program kemitraan masyarakat ini akan difokuskan untuk menyelesaikan masalah mitra dengan memberikan pengetahuan tentang penting pemeriksaan kondisi sebelum menyelam dan memfasilitasi dengan pemberian alat tensi serta alat cek gula serta kolesterol. Mitra juga telah mendapat pelatihan tentang budidaya rumput laut dan mendapatkan modal awal berupa bibit rumput laut Eucheuma cottonii untuk memulai tahapan budidaya rumput laut. Hasil PKM menunjukkan peningkatan pemahaman mitra berdasarkan pre dan posttest sebesar 60% tentang konsep skrining kesehatan pre-diving dan pemahaman mitra tentang cara budidaya rumput laut. Mitra merasa sangat terbantu dengan bantuan alat-alat pre-skrining berupa tensi meter, oximeter, alat deteksi glukosa, kolesterol dan asam urat. Setelah diberikan pemahaman tentang penting preskrining sebelum menyelam, mitra kini rutin memeriksa kondisi kesehatan anggotanya. Mitra juga telah menggunakan bantuan dana yang diberikan tim pengabdi untuk mulai membudidayakan rumput laut E. cottonii dalam skala kecil. Mitra membuat demplot budidaya rumput laut berukuran 3 x 5 m2 di lahan milik mereka sendiri secara gotong-royong anggota kelompok penyelam Nuansa Pulau. Hasil PKM ini diharapkan akan menjadi dasar bagi mitra untuk mengembangkan budidaya rumput laut dalam skala yang lebih besar dan meningkatkan kualitas kesehatan dan ekonomi para angota penyelam di masa yang akan datang.
MALARIA PADA WISATAWAN HAMIL Putu Indah Budi Apsari; Luh Listya Wahyuni; Ni Wayan Winianti
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.7.2.2023.88-92

Abstract

Malaria merupakan infeksi parasit protozoa yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles, negeri dengan endemic malaria di 91 negara dan wilayah, menempatkan setengah populasi dunia dalam risiko. Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2018 diperkirakan ada 228 juta kasus klinis episode dan 405.000 kematian. Di daerah endemis malaria, populasi yang paling rentan adalah anak-anak dan wanita hamil. Secara global, diperkirakan 125 juta wanita hamil berisiko terkena infeksi malaria setiap tahunnya. Dibandingkan dengan wanita tidak hamil, malaria dalam kehamilan (MIP) seringkali terjadi lebih parah, dengan peningkatan risiko komplikasi, termasuk risiko pada janin. Tujuan review artikel ini adalah untuk mengingkatkan pemahaman mengenai malaria dalam kehamilan terutama yang terjadi pada wisatawan. Metode yang digunakan adalah literature review.

Page 12 of 13 | Total Record : 124