cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 25977555     EISSN : 25989871     DOI : https://doi.org/10.22225/wicaksana
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
IMUNOTERAPI PADA KANKER PAYUDARA Putu Nita Cahyawati
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.2.1.2018.52-55

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang menjadi penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia. Dari seluruh kasus kanker yang terdiagnosa, kanker payudara menduduki peringkat kedua (1,7 juta, 11,9%) setelah kanker paru (1,8 juta, 13%). Insiden kanker payudara meningkat di seluruh dunia. Insidennya diperkirakan meningkat lebih dari 5% setiap tahunnya. Insiden tertinggi terjadi di negara dengan sosial ekonomi tinggi (Eropa, Amerika Utara) dan terendah di negara dengan sosial ekonomi rendah. Walaupun demikian, lebih dari setengah kematian akibat penyakit ini terjadi di negara dengan sosial ekonomi rendah. Hal ini dikarenakan keterbatasan dalam deteksi dini penyakit dan minimnya fasilitas kesehatan yang ada. Di negara berkembang 75% kanker payudara terdeteksi pada stadium III dan IV, sedangkan di Amerika Utara 70% terdeteksi pada stadium 0 dan I. Lebih dari 1 juta wanita di seluruh dunia terdiangnosis kanker payudara setiap tahunnya, dengan jumlah kematian lebih dari 410.000.
PLAGIASI HAK CIPTA KARYA SENI RUPA DI BALI Tjokorda Udiana Nindhya Pemayun; I Made Suwitra; I Made Sepud
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 1 No. 1: 2017
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.1.1.2017.40-52

Abstract

Tesis ini difokuskan secara konfrehensif mengenai plagiasi hak cipta karya seni rupa di Bali menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Dalam tesis ini membahas dua masalah yakni pertama, bagaimanakah pelaksanaan dan perlindungan hukum hak cipta karya seni rupa di Bali dan kedua, bagaimanakah penegakan hukum terhadap pelanggaran hak cipta karya seni rupa di Bali. Empat teori hukum dipergunakan yakni (1) Teori Kepastian Hukum, (2) Teori Perlindungan Hukum, (3) Teori Keadilan Hukum dan (4) Teori Sistem Hukum. Relevansi empat teori hukum yang digunakan sebagai pisau analisis. Hasil tesis yakni: dalam Hak Cipta terdapat dua hak yang melekat, yaitu Hak Ekonomi dan Hak Moral. Kasus plagiat atau plagiasi terhadap hak cipta karya seni rupa di Bali lebih mengarah kepada pelanggaran terhadap Hak Moral Pencipta. Penegakan hukum dan perlindungan terhadap Hak Cipta lebih mengutamakan kepada pelaku pelanggaran karya cipta seni rupa di Bali yang membuat dan yang mendistribusikan ketimbang pengguna perseorangan. Plagiat terhadap karya cipta seni rupa di Bali tidak hanya terbatas pada karya ilmiah dan obyek hak cipta lainnya tetapi juga kepada Hak Paten dan Merk. Kata kunci: Plagiasi, Hak Cipta, Karya Seni Rupa.
KUALITAS KIMIA DAGING AYAM BROILER UMUR 5 MINGGU YANG DIPELIHARA PADA KEPADATAN KANDANG YANG BERBEDA R Rukmini; M Mardewi; R Rejeki
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.3.1.2019.31-37

Abstract

Ayam broiler merupakan salah satu penyumbang terbesar protein hewani asal ternak dan merupakan komoditas unggulan karena pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging dengan serat lunak. Daging merupakan produk utama dari pemeliharaan ayam broiler. Pengaturan kepadatan kandang akan menentukan keberhasilan pemeliharaan ayam broiler, kepadatan yang tinggi merupakan salah satu faktor penyebab cekaman atau stres pada ternak, yang diindikasikan dengan perubahan pola makan, beberapa perubahan perilaku dan menimbulkan persaingan. Munculnya stres pada ternak dapat menjadi pemicu munculnya berbagai macam penyakit, penurunan produksi dan mempengaruhi kualitas karkas. Kualitas karkas yang menurun diakibatkan oleh terganggunya pencernaan nutrisi. Daging yang terdiri dari air, protein, lemak, karbohidrat, garam organik, mineral dan vitamin yang dapat berubah komposisinya karena terganggunya metabolisme dan pencernaan nutrien. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui komposisi kimia daging ayam broiler yang dipelihara pada kepadatan kandang yang berbeda. Penelitian ini menggunakan ayam broiler strain CP-707 sebanyak 90 ekor, dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diteliti adalah kepadatan kandang yang berbeda yaitu kepadatan kandang ayam 8 ekor/m² luas kandang, 10 ekor/m² luas kandang dan 12 ekor/m² luas kandang. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga (3) kali. Variabel yang diamati adalah kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu dan kadar karbohidrat daging ayam broiler umur 5 minggu. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemeliharaan dengan kepadatan kandang yang berbeda, tidak mempengaruhi komposisi kimia (kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu dan kadar karbohidrat) daging ayam broiler umur 5 minggu, secara statistik berbeda tidak nyata (P> 0,05). Kata Kunci: Kepadatan Kandang, Kualitas Kimia Daging Ayam Broiler
KAJIAN HUKUM SISTEM PEMBUKTIAN DALAM PERADILAN TATA USAHA NEGARA Anjas yanasmoro Aji; I Nengah Laba
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.2.2.2018.27-42

Abstract

Kontrol yudisial atas tindakan administrasi pemerintah adalah melalui pengadilan. Pengawasan secara yudisial dilakukan oleh badan peradilan yang merdeka dan obyektif, khususnya Peradilan Tata Usaha Negara. Peradilan Tata Usaha Negara dibentuk atas dasar hukum UndangUndang Nomor 5 Tahun 1986 jo. Undang-Undang No.9 Tahun 2004 jo. Undang-Undang No. 51 Tahun 2009 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara . Tipe penelitian yang dipergunakan adalah penelitian yuridis/hukum normatif yaitu suatu proses untuk menemukan aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum untuk menjawab isu hukum yang diangkat dalam penulisan skripsi ini. Awal dimulai dengan gugatan dan diakhiri dengan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap yang pemeriksaanya untuk itu dapat dilakukan melalui acara biasa dan bukan biasa. Dengan demikian, berkaitan dengan Hukum Acara pada umumnya dapat dibagi tiga macam yaitu, acara cepat, acara singkat, dan acara biasa. Macam-macam alat bukti yang yang digunakan dalam pembuktian Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara Pasal 100 yaitu alat bukti surat atau tulisan, keterangan ahli, keterangan saksi, pengakuan para pihak dan keyakianan hakim . Objek sengketa tata usaha Negara yaitu tindakan pemerintah Beschikking (keputusan). Pembuktian di peradilan tata usaha Negara yaitu pembuktian bebeas terbatas (Domistus Litis).
UPAYA PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK PASCA TAX AMNESTY PADA KANWIL DJP BALI Ida I Dewa A Manik Sastri; Luh Kade Datrini
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.2.1.2018.8-16

Abstract

Pada tanggal 1 Juli 2016, Pemerintah menetapkan Undanng-Undanng No 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Undang-Undang ini sempat beberapa kali mengalami penundaan, setelah adanya pembahasan yang alot di DPR sejak tahun 2015. Tidak tercapainya penerimaan pajak selama beberapa tahun terakhir menjadi pemicu diberlakkukannya undang-undang ini. Setelah pemerintah melihat bahwa penerimaan pajak masih rendah karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam melapor pajak. Padahal pemerintah beberapa tahun terakhir sangat menggantungkan penerimaan negara dari hasil penerimaan pajak. Catatan Bank dunia, tercatat tax ratio Indonesia selama 2014 hanya sebesar 10,84% dari Gross DomestikBruto, sedangkan rata-rata tax ratio negara didunia adalah 14,81%. Jadi tingkat kolektibilitas pajak di Indonesia masih sangat kecil, sehingga cukup berat dalam menopang pembelanjaan negara. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:Untuk mengetahui manfaat tax amnesty sebagai upaya untuk menstimulus pendapatan nasional, untuk mengetahui besarnya sumbangan tax amnesty dalam meningkatkan penerimaan negara, menganalisis pengaruh beberapa faktor dalam upaya peningkatan penerimaan pajak pasca Tax amnesty. Pelaksanaan pengampunan pajak (Tax Amnesty) yang berakhir pada akhir maret 2017 berlangsung cukup baik. Tercatat hasilnya sebagai berikut: jumlah wajib pajak yang ikut tax amnesty sebanyak 974.058 pelaporan SPH, jumlah tersebut masih kecil dibandingkan dengan potensi pajak di tanah air. Jumlah penerimaan negara dari Tax amnesty adalah 107 Triliyun dari 1.104,9 total realisasi penerimaan pajak tahun 2016. Pasca Tax Amnesty maka point penting yang harus segera dilakukan adalah:Pemutahiran administrasi terkait manajemen data dan informasi dengan sistem IT yang terintegrasi dengan semua stakeholders, koordinasi penegakan hukum perpajakan melalui pemeriksaan, dan transpormasi kelembagaan Kata kunci: Pasca tax amnesty, keterbukaan informasi antar lembaga, Pemeriksaan dan Pemutahiran sistem IT dan informasi data perpajakan
FOOD DIVERSIFICATION TO SUPPORT FOOD SCURITY I Gede Pasek Mangku
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 1 No. 1: 2017
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.1.1.2017.1-10

Abstract

Rice is the main food for most people of Indonesia. Level of rice consumption in Indonesia reached 139 kg/capita/year. This value is very high when compared to other countries such as Japan 45 kg/capita/year, Malaysia 80 kg/capita/year and Thailand 90 kg/ capita/year. This data shows that Indonesia relies heavily on one of the foodstuffs. To meet the needs of the rice Indonesia to import as much as 24 929 tons of rice (Anon, 2004a; Santosa, 2016). Toreduce dependence of rice and imfort, so that food diversification program by using local food, like cassava is one alternative that can be done. Diversification of staple food have to do with the development and introduction of alternative materials substitute of rice that resembles rice in both form and content of nutrients. Cassava (Manihotesculenta) is a kind of tubers that contain high carbohydrates with low levels of amylose and high amylopectin contents so it can be used as food source of carbohydrates instead of rice (Rismayani, 2007). Diversification of food made people more healty. In addition, diversification is able to create new jobs with the growth of small-midlebusinesswhich process foodstuffs and increasing of agricultural land planted non-rice crops. In an effort to support national food security so diversification program of the utilization of local food as a source of carbohydrate as one of cassava need to be developed. One of the products processed from cassava material that was developed is "analog rice". According to Yuwono, et al., (2013), rice analog is one form of diversification of staple foods prepared from carbohydrate-based raw material with the addition of certain substances to improve the quality of staple foods. Product diversification is expected to support national food security program to reduce rice consumption level without making major changes in people's eating traditions. Keywords: rice, diversification, food security, analog rice
KONSEP DISAIN BALE GONG YANG BERSINERGI DENGAN RUANG LUAR, SEKRETARIAT LAN JAGABAYA, RUANG SEKEHA TRUNA DHARMA LAKSANA, DAN KOPERASI BANJAR KAJA, DESA PAKRAMAN PANJER, DENPASAR I Gede Surya Darmawan; I Wayan Wirya Sastrawan; Ni Komang Armaeni
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.3.1.2019.1-9

Abstract

Pasca dilakukannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2017 yang mengambil obyek Renovasi Bale Kulkul serta Atap Wantilan Banjar telah rampung terbangun akhir tahun 2017, pihak mitra 1 dan 2 yaitu Kelihan Gede dan Penyade Banjar Kaja Panjer kembali menghubungi tim dari Universitas Warmadewa tahun 2018 yang mana diwakilkan oleh tim dari Fakultas Teknik untuk meninjau keberadaan Bale Gong, Sekretariat Kelihan lan Jagabaya, Ruang Sekeha Truna Dharma Laksana, dan Koperasi Banjar. Keadaan fisik bangunan dengan empat fungsi yang berbeda ini jauh dari kata layak. Seperti pada Bale Gong, seluruh jendela menggunakan kaca gelap serta disain ruang yang tertutup membuat saat latihan megambel, pantulan gema suara gamelan sangat keras, serta perlu dihidupkan lampu setiap saat. Fungsi Bale Gong seperti kurang efektif karena hanya sebagai tempat penyimpanan. Tidak terkoneksinya Bale Gong dengan Ruang Luar menyebabkan saat ingin latihan ataupun saat ingin mencocokkan lagu gamelan dengan tarian dari penari, penabuh harus membawa keluar gamelan tersebut. Selain itu ruang-ruang lain juga tidak termanfaatkan dengan maksimal karena lebih dipakai sebagai tempat pengepul sampah plastik. Dari segi tampilan bangunan juga perlu didisain tampilan yang mengakomodir lingkungan sekitar yang didominasi bangunan arsitektur kontemporer. Permasalahan-permasalahan diatas tentunya dicari solusinya dalam wujud konsep desain yang mengakomodir keempat fungsi yang berbeda dalam satu massa bangunan yang tentunya terkoneksi dengan ruang luar. Desain yang dihasilkan dalam wujud gambar 2 dimensi dan 3 dimensi serta perencanaan RAB yang dipakai sebagai acuan tender pelaksanaan dan acuan dalam pembangunan. Kata kunci : konsep disain, empat fungsi dalam satu bangunan, sinergi dengan ruang luar
EVALUASI FUNGSI SALURAN DRAINASE TERHADAP KONDISI JALAN GUNUNG RINJANI DI WILAYAH KECAMATAN DENPASAR BARAT Ni Komang Sri Kartika; I Wayan Muliawan; A.A.Sagung Dewi Rahadiani
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.2.1.2018.17-24

Abstract

Kota Denpasar memiliki daerah-daerah yang rawan terjadinya genangan, khususnya di Kecamatan Denpasar Barat di jalan Gunung Rinjani yang mengakibatkan perubahan bentuk lapisan permukaan jalan. Saluran drainase memiliki fungsi yang sangat penting dimana saluran drainase merupakan sarana untuk menampung air kususnya air hujan sehingga air hujan tersebut tidak mengumpul atau memusat di badan jalan. Jika air tersebut tidak mengalir dengan baik maka sistem drainase yang ada tidak berfungsi dengan baik maka dikawatirkan air tersebut akan menggenang dan akan merusak lapisan di atasnya. Permasalahan tersebut terjadi pada saluran drainase yang terletak di Jalan Gunung Rinjani Denpasar Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menangani genangan air dengan mengevaluasi kapasitas saluran eksisting serta peningkatan dimensi saluran di Jalan Gunung Rinjani Denpasar Barat. Analisis kapasitas saluran drainase didasarkan pada perhitungan debit air hujan dengan mengamati kondisi di lapangan. Data hujan harian diperoleh dari Balai Besar Wilayah Sungai Bali-Penida. Stasiun curah hujan yang ditinjau adalah Stasiun Buagan. perhitungan hujan harian maksimum rata-rata menggunakan metode Rata-rata Aljabar. Metode yang digunakan untuk pengujian konsistensi data yaitu metode RAPS (Rescaled Adjusted partial Sums), dan distribusi yang digunakan adalah Log Person Type III. Dalam menganalisis Intensitas curah hujan menggunakan rumus Mononobe dengan menggunakan berbagai periode ulang serta rumus Talbot digunakan untuk merancang kurva IDF dengan periode ulang 2, 5, dan 10 tahun. Dari hasil analisis, pada saluran drainase dengan yang berdimensi: seg 1 (B:0,60; H:1,20), seg 2 (B:0,60; H:1,20), seg 3 (B:0,60; H:1,20), seg 4 (B:0,60; H:1,20), seg 5 (B:0,60; H:1,20), seg 6 (B:0,60; H:1,20) merupakan saluran drainase yang tidak mampu menampung debit teoritis berturut-turut sebesar 5,100 (m /detik); 4,680; (m /detik) 4,314 (m /detik); 4,075 (m /detik); 4,651 (m /detik), 5,073(m /detik), untuk periode ulang 10 tahun, sehingga perlu peningkatan dimensi kapasitas saluran menjadi seg 1 (B 0,80 ; H 1,20), seg 2 (B:0,80 ; H 1,20), seg 3 (B: 0,80; H 1,20), seg 4 (B: 0,80 ; H 1,20), seg 5 (B 0,85 ; H 1,20), seg 6 (B 0,90 ; H 1,20). Kata kunci : Genangan, kapasitas saluran, dimensi saluran
Dinamika Peran Pacalang Dalam Menunjang Aktivitas Kepariwisataan di Desa Adat Tuban-Kuta I Wayan Wesna Astara; I Made Mardika
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 1 No. 1: 2017
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.1.1.2017.53-71

Abstract

The dynamics of the Pecalang’s role in the Traditional Village of Tuban has experienced multifunctional roles after the splendor of the tourism activities happened in the village. As a tourism area that is supported by Ngurah Rai International Airport and heterogeneous and multicultural population, this traditional village requires an arrangement of the socialreligious institution of Pecalang, the Village Security Forces that are in synergy with the Civil Defense (Hansip). The problems that arose in this research were 1). How the form of the Pecalang in supporting the tourism activities in the traditional village of Tuban was?; 2). How the implications of the Pecalang’s involvement in supporting the tourism activities in the village was? The method of approach with the type of the qualitative research, that is, the analysis of field data collection with consideration of the nature and scope of the research problems is in the characteristic of multidisciplinary. Based on the results of the research, it can be described that the multifunctional role of the Pecalang is empirically in synergy with the Security Forces of the traditional village (Hansip). The Pecalang and the Security Forces of the village altogether form a single integrated post to maintain the security, tranquility, and the orderliness at the traditional village of Tuban. The role of the Pecalang in the tourism of a pluralistic community is at the beginning in the domain of “religion,” custom, and culture, then flows to the domain of “state”/security and to the social-economic function of tourism activities. In the real juridical, the formation of Pecalang and the Security Forces of the village was just written in the village role “Penyacah” when the traditional village followed village a contest of traditional villages in the level of Badung Regency in 2016. At that time, there was a mistake to put the role of the Security Forces of the village and the Pecalang. The role of the village Security Forces and the Pecalang should be not in the role of “Penyacah, but in the role of “Nyeje” or “Ngele”/ the released role. Key word: Pecalang, multifunction, tourism , village role
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTANIAN DI BURSA EFEK INDONESIA I Gede Surya Pratama; Ida Ayu Agung Idawati
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.3.1.2019.38-44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh rasio keuangan terhadap return saham perusahaan sektor Pertanian di BEI secara parsial dan simultan. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling, diperoleh 16 perusahaan pertanian di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan selama 5 (lima) tahun dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji statistik F dan uji statistik t. Hasil uji F menunjukkan rasio keuangan terdiri dari: rasio likuiditas, aktivitas, profitabilitas, leverage dan nilai pasar secara simultan berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI. Pengaruh rasio keuangan secara parsial terhadap return saham berdasarkan hasil uji statistik t menunjukkan rasio likuiditas tidak berpengaruh terhadap return saham, rasio aktivitas berpengaruh negatif terhadap return saham, rasio profitabilitas berpengaruh positif terhadap return saham, rasio leverage berpengaruh positif terhadap return saham dan rasio nilai pasar berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kata kunci: Rasio Likuiditas, Aktivitas, Profitabilitas, Leverage, Nilai Pasar, Return Saham.

Page 6 of 13 | Total Record : 124