cover
Contact Name
Nayda Maulidza
Contact Email
naydamaulidza1704@gmail.com
Phone
+6282154423001
Journal Mail Official
naydamaulidza1704@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kuaro, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 20864795     EISSN : 25492594     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini diberi nama LITERASI, nama tersebut dipilih sebagai upaya untuk tetap menjadikan keterampilan berbahasa sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan. Seperti sebuah pernyataan “bahasa sebagai penghela ilmu pengetahuan”. Jurnal LITERASI diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dua kali dalam setahun. Terbitan pertama pada tahun berjalan adalah bulan Januari dan terbitan kedua adalah bulan Juli. Setiap kali terbit, jurnal ini memuat delapan artikel yang mengkaji dan membahasa masalah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian, gagasan konseptual, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Selain secara online jurnal ini juga terbit secara cetak (ISSN 2086-4795). Diharapkan Jurnal ini mampu menjadi media informasi yang kredibel dan berdayaguna.
Articles 291 Documents
STRUKTUR DAN TEKSTUR DRAMA NYI PUTRI GILANG RUKMINI KARYA YUSEF MULDIYANA SERTA PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Yeni Cania Puspita
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8052

Abstract

Banyak ragam kajian yang dapat dimanfaatkan guna membedah sebuahkarya sastra, salah satunya adalah drama. Drama Nyi Putri GilangRukmini karya Yusef Muldiyana ini menceritakan mengenai kisah anakyang sombong dan durhaka kepada orang tuanya serta cerita dibalikterbentuknya telaga warna. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmendeskripsikan struktur dan juga tekstur drama Nyi Putri GilangRukmini karya Yusef Muldiyana. Metode yang digunakan padapenelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analisis. Berdasarkanhasil penelitan diketahui bahwa tema dalam drama Nyi Putri GilangRukmini karya Yusef Muldiyana ini bertemakan kemanusiaan danmemiliki tiga tokoh utama, yaitu Raja Prabu Suwartalaya dengankarakter penyayang, bijaksana, dan baik hati; Ratu Purbamanah dengankarakter penyayang juga penyabar; dan Nyi Putri Gilang Rukminidengan karakternya yang manja, pemarah, dan sombong. Alur dalamdrama ini meliputi tiga tahapan, mulai dari eksposisi, komplikasi, danjuga resolusi. Drama Nyi Putri Gilang Rukmini berupa dialogpercakapan antara raja dan ratu dengan susasana atau mood drama iniadalah penuh dengan konflik dengan anaknya yaitu Nyi Putri GilangRukmini. Mood yang ditampilkan pada setiap babak adalah suasanaketegangan, selain itu terdapat pula suasana gelisah, sedih, haru, kesal,khawatir dan penyesalan. Spectacle drama ini menghadirkan spectaclerealis yang di mana segala unsur pementasan ditampilkan menyerupaikenyataannya, sehingga perlu menggunakan banyak properti untukmenunjang jalan cerita. Melalui struktur dan tekstur yang ditemukanpada drama Nyi Putri Gilang Rukmini karya Yusef Muldiyana inidiharapkan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra di kelas XISMA.
Peran Museum Deli Serdang sebagai Sarana Literasi Budaya di Lubuk Pakam Muhammad Rizki; Yusra Dewi Siregar
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8060

Abstract

The richness and diversity of the nation's culture can be a source of forging a common identity (nationalism), but it can also be a breeding ground for social insecurity and conflict. Through ethnic and cultural diversity, identity politics, globalization and regional autonomy all contribute to social tensions. Therefore, efforts should be made to understand the potential for cultural heritage in the form of museums in order to boost nationalism and the function of museums. The aim of this research is to better understand the potential of museums as a tool for increasing cultural literacy and thus nationalism. This study uses a descriptive qualitative approach, which is defined as research that tries to collect data subjectively through observation and interviews, with outcomes explained using descriptions. The results of the study show that the distribution of the Deli Serdang Lubuk Pakam museums shows that the potential for the museum is quite large when viewed in terms of collections, display plans, and the number of visitors. The majority of museum visitors consist of students; Therefore, it is important for collection materials to promote cultural literacy so that visitors can develop a stronger sense of national pride. There are several challenges to be faced when trying to promote cultural literacy through museums, including internal and external constraints. As a result, in order to maximize the role played by museums, it is necessary for the central and regional governments to make increased efforts towards implementing unique programs, such as mandatory museum visits
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PARNO ADAT PERKAWINAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT TIGO LUHAH SEMURUP KERINCI : SUATU KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Azan Pajri; Yundi Fitrah
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8117

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Parno Adat Pernikahan dan Persepsi Masyarakat Tigo Luhah Semurup Kerinci. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dan wawancara dengan narasumber. Dan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan teori yang diterapkan dapat dikatakan dalam Parno adat pernikahan Tigo Luhah Semurup terdapat delapan nilai pendidikan karakter dari jumlah semuanya ada delapan belas sesuai yang dikemukakan pada teori. Selain itu keberadaan Parno adat dilingkup masyarakat memiliki kedudukan yang cukup baik. Hal itu didapat dari hasil wawancara dengan narasumber yang beralamat didaerah tigo luhah semurup. Dari beberapa pendapat narasumber didapatkan Parno adat perkawinan ini sangat penting dan diperlukan didalam masyarakat. Terutama untuk laki-laki dan perempuan yang akan menikah tentu harus mengetahui hal atau nasehat yang sangat penting untuk kehidupan kedepannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengertian Parno itu merupakan sebuah penyampaian kata-kata adat yang dilakukan oleh ketua adat daerah Tigo Luhah Semurup. Kemudian keberadaan Parno adat sangat memiliki pengaruh didalam kehidupan masyarakat dikarenakan Parno adat ini dapat juga dikatakan sebagai aturan dalam hidup masyarakat. Hal itu diperkuat oleh hasil penelitian terhadap persepsi masyarakat tentang Parno adat. Berdasarkan pengalaman melaksanakan penelitian dilapangan mengenai analisis nilai pendidikan karakter dan wawancara dengan narasumber peneliti menyarankan yang sekiranya berguna bagi peneliti selanjutnya yaitu pengembangan penelitian dengan diperdalam metode penelitiannya.
PRINSIP KERJA SAMA PRINSIP KERJA SAMA DALAM TUTURAN GURU DI SMAN 3 GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR Hesty Elfianora Hesty; Fatmawati
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8139

Abstract

This research is motivated by the gap between Grice's theory and the culture of Indonesian society. Differences between western culture and Indonesian culture give rise to utterances that contain maxims in the principle of cooperation. Discusses issues regarding compliance with and violations of cooperative principles, and reasons for violations of work principles. This study aims to describe the cooperative principle contained in the teacher's utterances, both those who obey and those who violate. This research is guided by the theory put forward by Grice about the principle of cooperation. The approach in this study is a qualitative approach with content analysis methods. The data in this study are all teacher conversations that contain the principle of cooperation. The source of the data in this study was teacher conversations at SMAN 3 Gunung Sahilan, Kampar Regency, Riau. The techniques used in data collection are observation techniques, note-taking techniques, and interview techniques. The results of the study suggest that of the four maxims, the dominant maxims that appear are the maxims that obey, because these utterances are taken from the utterances of teachers in the school environment. The school environment is a formal environment. So that it raises more adherence to maxims in the utterances that occur. However, even though school is a formal environment, the teacher's speech does not always fulfill the principle of cooperation, sometimes when speaking the teacher can violate the principle of cooperation. This is due to several reasons, such as; familiarity, want to create humor, want to explain something in detail, want to be polite, and want to look polite.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL LAUT TENGAH KARYA BERLIANA KIMBERLY Annisa Oktania Hasanah Annisa; Imam Safi’i
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8169

Abstract

Abstract The purpose of this study is to describe the forms of code switching and code mixing in Berliana Kimberly's novel Laut Tengah. The type of research used in this research is qualitative by using a qualitative descriptive method. The results found in this study describe the existence of external and internal forms of code switching, mixing of external and internal code switching and the context behind the existence of code switching such as (1) speakers, (2) speech partners, (3) changes in situations and the presence of a third person, (4) Generating a sense of humor, (5) Just for prestige and the context behind the existence of code mixing, such as (1) Identification of varieties, (2) Identification of roles, (3) just to explain or interpret. The results found there were 27 outward code-switching forms, 1 inward code-switching form, 27 outward code-mixing forms and 23 internal code-mixing forms. Keywords: Code switching, Code mixing, background context
IMAJI DAN BAHASA FIGURATIF KUMPULAN PUISI DALAM MAJALAH KARAS EDISI 2022: KAJIAN STILISTIKA Istiqomah Ramdhaniyah; Imam Safi’i
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8200

Abstract

This research aims to describe and collect data empirically about the forms of imagery and figurative language in the poetry collection in the June and December 2022 editions of Karas Magazine. The approach in this research is qualitative. The research method is descriptive because the purpose of this research is to describe the imagery and figurative language in the collection of poems in the June and December 2022 editions of Karas Magazine. The data source in this research is a collection of poems in the June and December 2022 editions of Karas Magazine. Based on the research that has been conducted, the data obtained is that the forms of imagery in the collection of poems in the June and December 2022 editions of Karas Magazine with details on visual or visual imagery as much as 57%, auditive or auditory imagery as much as 27%, thermal or tactile imagery as much as 17%, taste imagery as much as 0%, kinesthetic or motion imagery 0%, and olfactory imagery 0%. The forms of figurative language in the collection of poems in Karas Magazine June and December 2022 editions with details on figurative language of comparison as much as 54%, figurative language of affirmation with the acquisition of 33%, figurative language of opposition as much as 15%, figurative language of satire with the acquisition of 5%. The results of this study can be used as one of the information to find out about the forms of imagery and figurative language in the collection of poetry in the June and December 2022 editions of Karas Magazine.
STRATEGI KELUARGA MISKIN DALAM MEMFASILITASI ANAK DIDALAM BELAJAR MEMBACA INFORMASI Joesa Yolandari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8214

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ada dua, pertama untuk mengidentifikasipersoalan yang dihadapi keluarga miskin pada masa pandemik terkaitbelajar daring. Kedua, upaya yang dilakukan oleh keluarga miskindalam mengatasi persoalan pembelajaran anak. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif, yang dilakukan di keluarga siswamiskin di SMP N 03 Bengkulu Selatan. Subjek penelitian ini ada 30orang informan yang terdiri dari orang tua anak dari keluarga miskin,anak dari keluarga miskin, guru, dan koperasi. Pengambilan subjekpenelitian ini menggunakan cara purposive sampling. Dalam pengujiankeabsahan data adalah triangulasi yang merupakan teknik pemeriksaankeabsahan data yang dilakukan dengan cara membandingkan data yangdiperoleh dari masing-masing narasumber. Tahapan analisa data Millesdan Huberman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini berhasil menemukan faktaberikut; terdapat 4 persoalan yang dihadapi keluarga miskin selamapandemik; (1) tidak memiliki tabungan untuk membeli fasilitas belajarberupa HP/Laptop; (2) tidak memiliki waktu untuk mendampingi anakbelajar; (3) tidak memiliki kemampuan akademik untuk mengajarianak; dan (4) mengalami depresi karena tidak memiliki pekerjaan.Situasi ini menunjukkan bahwa orang tua, senantiasa berupaya untukmenyediakan sarana/prasarana belajar pada masa pandemik Covid-19.Hal ini dapat dimaknai bahwa keluarga miskin sangatlah mementingkanpendidikan terutama bagi anak mereka.
Analisis Teori Pembelajaran Bruner Terhadap Berfikir Tingkat Tinggi Siswa Sekolah Dasar Linda Juliharti; Yanti Fitria; Risda Amini
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8221

Abstract

Abstract: Bruner's theory emphasizes that students learn through active engagement with concepts and principles in solving problems and teachers serve as motivators for students to gain experience that allows them to find and solve problems, in line with higher-order thinking which is the cognitive ability of learners at a higher level, that is, learners are able to combine facts and ideas in the process of analyzing, Evaluate to the stage of making an assessment of a fact learned. HOTS is a thought process of students at a higher cognitive level, namely problem-solving ability, creative thinking ability, critical thinking, argument ability, and decision-making ability. This research uses a literature study method with the aim of analyzing Bruner's theory in high-level thinking learning in elementary schools. Keywords: Bruner theory, higher order thinking, elementary school.
MENUMBUHKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBUATAN CANVA E-COMIC DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Cusni Anjani; Leny Vitriasari; Rahma Nur Ainunnasya; Bunyamin Maftuh
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8230

Abstract

This study aims to obtain information about the creativity of elementary school children through making e-comics in the Canva application in Social Sciences (IPS) learning. This study uses a qualitative descriptive research method. The research subjects were grade 3 students at SDN 086 Cimincrang, Bandung City. Data collection techniques were carried out by means of questionnaires, observation, interviews and documentation. The data analysis carried out consisted of data collection, data reduction, data display, and data verification. The results of the study show that students are very creative in creating e-comics through the Canva application. This is evidenced by the work of making e-comics created by grade 3 students at SDN 086 Cimincrang, which are very diverse and original. From this learning students are motivated to improve learning outcomes through digital comics in social studies lessons. Thus it can be concluded from the calculation of students' e-comic scores through the results of questionnaires, interviews and field observations showing that making canva e-comics for elementary school students has a good influence on learning, especially in social studies lessons.
PENERAPAN VISI SEKOLAH MANTAP (MANDIRI, AKHLAK MULIA, NASIONALIS, TANGGUH, PEDULI ) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN MURID BERPROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Leny Vitriasari; Dinn Wahyudin; Roni Wahyu Wandani
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8256

Abstract

This research is motivated by instructions from the government regarding the implementation of the Profil Pelajar Pancasila. The academic community is required to integrate Pancasila student profiles with the school’s vision. The purpose of the research is to analyze the application of the vision that has been created by the school curriculum development team as an effort to realize national education goals in the era of Kurikulum Merdeka in educational units in one of the schools in the city of Bandung. This study uses a case study method with a qualitative approach. Data collection techniques through questionnaires, interviews, and observation. Subjects in this research were teachers and principals in one of elementary schools in the city of Bandung. The results of this study show that through the application of the vision, which is abbreviated as MANTAP, an acronym of Mandiri, Akhlak Mulia, Nasionalis, Tangguh, and Peduli. Students in one of the elementary schools in the city of Bandung are seen to have good implementation according to the vision contained in habit and learning. The vision implemented is following the objectivies of the independent curriculum, namely students with a Profil Pelajar Pancasila.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 2 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 2 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 1 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 1 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 2 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 1 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 9 No 2 (2019): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 9 No 1 (2019): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 8 No 2 (2018): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 8 No 1 (2018): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 7 No 2 (2017): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 7 No 1 (2017): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah More Issue