cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Karakteristik Foto Toraks Pasien Pneumonia Di Instalasi Radiologi RSD Kota Tidore Kepulauan Sashikirana, Najla Resmala; Darmayanti, Dewi; Handoko, Dwi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.18920

Abstract

Pneumonia adalah kondisi inflamasi yang mempengaruhi parenkim paru, khususnya pada bronkiolus respiratorius dan alveolus distal bronkiolus terminalis. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018 menunjukkan sebanyak 468.172 balita di Indonesia menderita pneumonia dengan angka kematian sebanyak 551 balita. Faktor penyebab kematian pneumonia multifaktorial, termasuk inflamasi yang berlebihan, baik secara sistemik maupun lokal di organ paru. Penyebab lain yaitu sindrom distress pernapasan akut, disfungsi endotel pada vaskuler dan koagulopati. Salah satu teknik untuk membantu dokter dalam mendiagnosis pneumonia adalah melalui penggunaan identifikasi berbasis citra foto toraks, yang dimungkinkan oleh kemajuan teknologi yang pesat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik foto toraks pasien pneumonia di Instalasi Radiologi RSD Kota Tidore Kepulauan tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional menggunakan pendekatan retrospektif untuk mengetahui gambaran foto toraks pada pasien pneumonia di RSD Kota Tidore Kepulauan tahun 2023. Data yang diambil termasuk dalam kategori data sekunder yang menggunakan expertise pasien pneumonia di instalasi radiologi RSD Kota Tidore Kepulauan pada tahun 2023. Hasil terhadap 292 sampel ditemukan 35,6% berusia <18 tahun, 53,4% berjenis kelamin laki-laki, 61,7% dengan bentuk lesi bercak infiltrat.
Hubungan Jumlah Dosis Pemberian Opioid Dengan Waktu Pulih Sadar Pasien General Anestesi Di RSUD Cilacap Riu, Ayunita Ria Anggriani; Sebayang, Septian Mixrova; Novitasari, Dwi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.17737

Abstract

Waktu pemulihan setelah general anestesi yaitu keadaan bagaimana obat keluar dari tubuh setelah pemberian dihentikan, yang disebut prinsip farmakokinetik. Selain itu, faktor lain yang memengaruhi pemulihan adalah cara obat bekerja dalam tubuh. Untuk mengetahui hubungan antara jumlah dosis pemberian opioid dengan waktu pulih sadar pada pasien general anestesi. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 98 responden. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi responden berada dalam kelompok usia 12-25 sebanyak 40 responden (40.8%) dan jenis kelamin responden yang paling banyak yaitu perempuan sebanyak 50 responden (51.0%) serta IMT kategori yang paling banyak adalah normal sebanyak 82 (92,9%). Pengunaan dosis dengan kategori yang paling banyak yaitu tepat sebanyak 81 responden (82,7%). Waktu pulih sadar pada pasien general anestesi di RSUD Cilacap dengan kategori terbanyak yaitu 5-30 menit sebanyak 81 responden (85,7%. Setelah dilakukan uji bivariat dengan metode spearman rho menunjukkan nilai 0.667 atau p > 0,05. Tidak ada hubungan antara jumlah dosis pemberian opioid dengan waktu pulih sadar pada pasien general.  
Literatur Review: Tantangan Implementasi Dan Efektivitas Insinerator Dalam Upaya Penanganan Limbah Medis Syahputra, Alpin Salam; Mulasari, Surahma Asti; Sukesi, Tri Wahyuni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.16489

Abstract

Permasalahan sampah menjadi sangat penting ketika kepadatan manusia dan hewan mengalami peningkatan. Sampah merupakan suatu buangan yang dihasilkan setiap aktivitas manusia. Indonesia terus mengalami peningkatan jumlah sampah setiap harinya. Di tahun 2019, total sampah di Indonesia mencapai 66-67 juta ton, dan pada tahun 2020 meningkat menjadi 67,8 juta ton. PerMenLHK No 56 Tahun 2015 mengatakan bahwa, teknologi yang efektif dalam pengelolaan limbah yaitu menggunakan teknologi thermal insinerator. Insinerator merupakan suatu proses pengolahan limbah padat dengan pembakaran pada suhu 800-100°C. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai tantangan implementasi dan efektivitas incinerator dalam upaya penanganan limbah medis. Penelitian ini menggunakan studi literatur dari jurnal nasional dan internasional dengan cara mencari, menggabungkan dan menganalisis fakta dari berbagai sumber ilmiah yang valid dan akurat. Hasilnya menunjukan bahwa penggunaan insinerator yang kurang efektif dipengaruhi oleh faktor kondisi limbah, penurunan maupun peningkatan kadar CO. Sedangkan tantangan implementasi dipengaruhi oleh faktor insinerator yang kurang terbarukan dan biaya operasional insinerator. Efektivitas penggunaan insinerator dipengaruhi oleh faktor kondisi limbah yang akan diproses melalu incinerator dan penurunan maupun peningkatan kadar CO. Sedangkan tantangan implementasi dipengaruhi oleh faktor insinerator yang kurang terbarukan dan biaya operasional insinerator.
Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kejadian Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Wulandari, Amelia Rizka; Rafie, Rakhmi; Mustofa, Festy Ladyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.18210

Abstract

Kesulitan yang dialami oleh pasien tuberkulosis dalam mengikuti pengobatan dengan berbagai obat dalam jumlah besar dan periode yang panjang seringkali menimbulkan gangguan kesehatan mental, termasuk kecemasan dan depresi. Munculnya perilaku baru yang dihadapi pasien, yaitu keharusan mengonsumsi obat dalam jumlah besar serta selama waktu yang panjang, memicu kekhawatiran pada mereka yang mengalaminya. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memaparkan hubungan antara tingkat depresi dengan kejadian tuberkulosis di kalangan pasien tuberkulosis yang terdaftar di Puskesmas Gedong Air, Bandar Lampung selama tahun 2024. Penelitian analitik observasional ini telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan potong lintang dan teknik sampel bertujuan, mencakup 60 sampel. Aktivitas penelitian ini diadakan di Puskesmas Gedong Air, terletak di Bandar Lampung. Uji chi-square digunakan dalam pemeriksaan statistik penelitian ini. Dalam penelitian yang melibatkan 60 sampel, terungkap bahwa kelompok usia yang dominan adalah 36-45 tahun dengan jumlah 22 responden (36,7%). Mengenai jenis kelamin, terdapat prevalensi lebih tinggi di kalangan laki-laki, dengan 32 responden (53,3%). Sedangkan mengenai tingkat depresi, ditemukan 41 responden (68,3%) yang mengalami depresi, dengan kebanyakan mengalami depresi sedang, mencakup 24 responden (40,0%). Analisis menggunakan uji Chi Square menghasilkan nilai p-value sebesar 0,001, yang menunjukkan signifikansi statistik (nilai p≥0,05).
Karakteristik Penderita Retinopati Diabetik Di Poli Mata RSUD dr. Zainoel Abidin Provinsi Aceh Siregar, Muhammad Rival Ardana; Mardalena, Eva; Feriyani, Feriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.17467

Abstract

Retinopati diabetik ialah komplikasi mikrovaskular pada mata yang terjadi pada penderita diabetes melitus. Penyakit ini mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah retina yang dapat mengakibatkan kebutaan. Prevalensi retinopati diabetik di dunia mencapai 34,6%. Di Indonesia prevalensinya cukup tinggi, mencapai 43,1%. RSUD dr. Zainoel Abidin adalah rumah sakit rujukan utama di Aceh dengan fasilitas lengkap untuk diagnosis dan penanganan retinopati diabetik. Studi ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita pada retinopati diabetik berdasarkan umur, gender, dan angka kebutaan di poli mata RSUD dr. Zainoel Abidin Provinsi Aceh pada periode 2019-2023. Studi ini menggunakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional mennggunakan data sekunder dari rekam medis pasien yang didiagnosis dengan retinopati diabetik di poli mata RSUD dr. Zainoel Abidin selama periode 2019-2023. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Didapatkan 88 pasien yang sesuai kriteria inklusi. Penelitian ini dilakukan pada sampel sebanyak 88 kasus. Berdasarkan usia data tertinggi pada usia 56-65 tahun sebanyak 31 responden (35,2%). Berdasarkan gender data tertinggi pada laki-laki sebanyak 49 kasus (55,7%). Berdasarkan kemampuan penglihatan atau visus data paling banyak pada pasien yang tidak buta sebanyak 50 pasien (56,8%). Retinopati diabetik terbanyak ditemukan pada umur 56 hingga 65 tahun, data terbanyak terdapat pada responden laki-laki. Berdasarkan gangguan penglihatan, kebanyakan pasien tidak mengalami kebutaan.
Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Anak Usia Sekolah Tentang Perilaku Perawatan Kesehatan Gigi Di SD Negeri Ateuk Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar Kiram, Muhammad Zawil; Andri, Andri; Desreza, Nanda
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.16969

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh yang tidak dapat dipisahkan, karena kesehatan gigi dan mulut akan mempengaruhi kesehatan tubuh keseluruhan. Perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut adalah salah satu penyebab masalah kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Perilaku ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan  gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku anak usia sekolah tentang Kesehatan Gigi. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional.  Subjek penelitian ialah seluruh siswa kelas V dan VI di SD Negeri Ateuk Kecamatan kuta Baro Aceh Besar. Terdapat 41 responden dari kelas V dan VI yang diambil sesuai kriteria inklusi. Responden yang memiliki tingkat Pengetahuan yang baik tentang kesehatan gigi sebanyak 16 orang (39%), cukup sebanyak 7 orang (17,1%) dan kurang sebanyak 18 orang (43.9%). Responden yang memiliki sikap yang baik tentang kesehatan gigi sebanyak 21 orang (51,2%), cukup sebanyak 9 orang (22%) dan kurang sebanyak 11 orang (26,8%). Responden yang memiliki perilaku yang baik tentang kesehatan gigi sebanyak 17 orang (41,5%), cukup sebanyak 10 orang (24,4%) dan kurang sebanyak 14 orang (34,1%). Berdasarkan hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dengan perilaku perawatan gigi. Peneliti diharapkan melakukan studi lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku perawatan gigi.
Hubungan Obesitas Dan Kejadian Diabetes Melitus Pada Pasien Di Puskesmas Fajar Bulan Lampung Barat Provinsi Lampung Sanjaya, Syifa Salsabila; Syukri, Dwi Marlina; Pratama, Sandy Arya; Prasetia, Toni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.19486

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan diabetes melitus dengan obesitas dilihat dari kadar gula darah pasien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu 200 pasien penderita penyakit Diabetes Melitus  yang  berobat  di  Puskesmas  Fajar Bulan Lampung Barat Provinsi Lampung Barat. Data yang terkumpul kemudian akan diolah menggunakan program SPSS dan dianalisis yang meliputi analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik dari masing-masing variabel penelitian, dan analisis bivariat ini dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square (0,05), H0 ditolak jika p < 0,05. H0 diterima jika p> 0,05.
Hubungan Karakteristik Faktor Sosioekonomi Dengan Masa Survival Pasien Kanker Kolorektal Di Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk, Jawa Timur Husodo, Muhammad Imam Lebdo; Raharjo, Budiono; Hernanda, Pratika Yuhyi; Sugeng, Maria Widijanti; Erny, Erny; Sumarpo, Anton
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.17987

Abstract

Kanker kolorektal merupakan suatu kegansan yang bermula dari jaringan mukosa usus besar, yang secara struktur terdiri dari kolon dan/atau rectum. Hingga saat ini, insiden kanker kolorektal menduduki urutan ketiga dari seluruh jenis kanker di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan dan memberikan gambaran mengenai factor sosioekonomi meliputi variable status perkawinan, status bekerja, status pendidikan, dan masa survival pada pasien kanker kolorektal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien kanker kolorektal yang dirawat di RSUD Nganjuk. Analisis dilakukan menggunakan uji statistik Kaplan-Meier dan log-rank test untuk menganalisa gambaran factor sosioekonomi dengan masa survival pasien kanker kolorektal di RSUD Nganjuk. Terdapat gambaran masa survival yang cenderung lebih baik pada pasien berstatus menikah, bekerja, dan berpendidikan di bawah SLTA. Meskipun hasil penelitian menunjukkan hubungan yang tidak signifikan, didapatkan gambaran masa survival yang lebih baik pada variabel pasien dengan kategori menikah, bekerja, dan pendidikan di bawah SLTA.
Analisis Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia 6 – 11 Tahun Di RSUD Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim Lestari, Anggun Dwi Jaya; Harokan, Ali; Ekawati, Dianita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.16594

Abstract

Masyarakat Indonesia mempunyai visi untuk mewujudkan pembangunan terutama di bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah pembangunan dalam bidang kesehatan gigi. Masalah kesehatan gigi masih menjadi masalah umum yang terjadi di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menyatakan kasus gigi rusak/berlubang/sakit di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 45,6% dengan kasus tertinggi terjadi pada kelompok usia 5-9 tahun sebesar 49,9%. Kondisi ini terdapat peningkatan dari hasil Riskesdas tahun 2018 dengan kasus gigi rusak/berlubang/sakit sebesar 45,3%. Dari hasil laporan dapat disimpulkan bahwa masalah karies gigi pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang harus diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian karies pada anak usia 6 – 11 tahun di RSUD Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim Tahun 2024. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien anak yang berkunjung ke Poli Gigi RSUD Lubai Ulu. Jumlah sampel dihitung dengan rumus Slovin dan didapatkan sebanyak 82 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian di peroleh ada hubungan yang signifikan antara pendapatan orang tua (p value 0,004), konsumsi makanan kariogenik (p value 0,000) , kebiasaan menyikat gigi (p value 0,001) dan pengetahuan orang tua (p value 0,000) dengan kejadian karies gigi pada anak usia 6 – 11 tahun di Poli Gigi RSUD Lubai Ulu.  Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pendapatan orang tua, konsumsi makanan kariogenik, kebiasaan menyikat gigi dan pengetahuan orang tua dengan kejadian karies gigi pada anak di poli gigi RSUD Lubai Ulu.
Pengaruh Obesitas Terhadap Kejadian Diabetes Melitus : Studi Literatur Fitriyani, Dinda; Ramadhani, Rifa Dwi; Syahdu, Rezky Khabiza; Purba, Sri Hajijah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.16198

Abstract

Obesitas dan diabetes melitus adalah dua masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dan global. Diabetes melitus diartikan sebagai suatu penyakit atau kelainan metabolisme kronis yang disebabkan oleh banyak hal dan ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat kekurangan insulin.Risiko obesitas terutama diabetes tipe 2, meningkat dengan faktor-faktor seperti indeks massa tubuh, pola makan, aktivitas fisik, genetik, lingkungan, obat-obatan, dan hormonal. Konsumsi makanan yang tidak sehat dan kurangnya asupan sayur dan buah adalah penyebab peningkatan obesitas di Indonesia. Kelebihan lemak tubuh dapat menyebabkan diabetes tipe 2, dan risiko diabetes tipe 2 meningkat secara linier seiring dengan peningkatan indeks massa tubuh. Oleh karena itu, peningkatan obesitas secara global telah menyebabkan peningkatan prevalensi diabetes tipe 2 secara bersamaan.Tujuan studi literatur ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara obesitas dan diabetes melitus. Tujuan lain adalah untuk menunjukkan betapa pentingnya mencegah obesitas dengan memberikan pendidikan gizi, mendorong gaya hidup sehat, dan lebih banyak aktivitas fisik untuk mengurangi risiko terkena diabetes. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kajian literatur dengan pengumpulan data sekunder untuk mengetahiu hubungan antara obesitas dan diabetes melitus.Studi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kita tentang efek obesitas terhadap kesehatan kita dan membangun dasar untuk pencegahan yang lebih baik. Oleh karena itu, pengobatan obesitas yang efektif dapat membantu mengurangi prevalensi diabetes melitus dan masalah kesehatan lainnya yang terkait.

Page 95 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue