cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Lama Menstruasi Pada Penderita Endometriosis Di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode 2019-2022 Aris, Risky Saputra; Pasaribu, Marihot; Riastiti, Yudanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i9.15739

Abstract

Endometriosis merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya kelenjar stroma endometrium di luar uterus, yang sering mengenai ovarium atau permukaan peritoneum viceralis yang menggantung. Meskipun jinak endometriosis bersifat progresif cenderung kambuh, dan dapat menginvasi secara lokal. Endometriosis merupakan masalah dibidang ginekologi di temukan pada 30- 45% wanita infertil, endometriosis juga ditemukan pada wanita reproduktif usia 15- 49 tahun . Beberapa faktor risiko yang berkontribusi dalam terjadinya endometriosis diantaranya Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lama Menstruasai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan faktor tersebut dengan kejadian endometriosis di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kasus-kontrol. Pengambilan sampel kasus menggunakan teknik purposive sampling pada pasien endometriosis yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Periode 2019-2022 yang diagnosisnya ditegakkan oleh dokter spesial obstetri dan ginekologi sebanyak 41 pasien. Sampel kontrol merupakan pasien yang diketahui tidak mengalami endometriosis yang sedanag menjalani rawat inapi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 41 pasien. Analisis data menggunakan uji chisquare dan uji fisher, hasil uji menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian endometriosis dengan nilai P=0,010. Akan tetapi, tidak didapatkan hubungan lama menstruasi dengan kejadian endometriosis dengan nilai P=0,137. Disimpulkan bahwa, indeks massa tubuh berhubungan dengan kejadian endometriosis di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda, wanita yang memiliki indeks massa tubuh rendah atau 25 (>25).
Korelasi Burnout dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Rizky, Andi Aulya; Bakhtiar, Rahmat; Wibowo, Hutomo Judhi Christianto
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i10.15479

Abstract

Proses pendidikan program studi kedokteran ditempuh, melalui dua tahapan, yaitu tahap program sarjana dan tahap program profesi dokter dengan beban studi yang cukup besar. Mahasiswa kedokteran sering mengalami kelelahan akibat beban dan tekanan tersebut. Perasaan kelelahan, yang dikenal sebagai emotional exhaustion, sinisme, yang dikenal sebagai depersonalisasi, dan penurunan prestasi akademik adalah semua gejala penurunan semangat akan menghadapi kesulitan dalam mempertahankan pengetahuan dan keterampilan informasi, yang akan mengurangi keinginan mereka untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi burnout dengan motivasi belajar pada mahasiswa program studi kedokteran universitas mulawarman. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang akan dilaksanakan di fakultas kedokteran universitas mulawarman. Sumber data utama penelitian ini berasal dari kuisioner Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS). untuk mengetahui burnout dan untuk menentukan motivasi belajar, menggunakan kuisioner Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Sebanyak 160 mahasiswa berpartisipasi menjadi responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat burnout yang paling banyak dialami pada setiap dimensi adalah tingkat tinggi yaitu emotional exhaustion (48,1%), depersonalization (41,9%), dan personal accomplishment (38,1%). Sedangkan hasil penelitian motivasi belajar didapatkan mahasiswa mengalami motivasi belajar rendah (49,9%), sedang (34,4%), tinggi (16,3%). Nilai kemaknaan, atau p-value, untuk setiap dimensi adalah 0,000 dalam uji spearman. Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman menunjukkan korelasi kuat antara ketiga dimensi burnout dan motivasi mereka untuk belajar. 
Gambaran Faktor Yang Berhubungan Dengan Fungsi Paru Pada Pekerja Batu Bata Di Kabupaten Pringsewu Lampung Nurputri, Hasya Syifa; Oktobiannobel, Jordy; Ulfa, Zaleha; Soemarwoto, Retno Ariza Soeprihatini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i9.15059

Abstract

Menurut BPS, Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu daerah penghasil batu bata terbesar. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, pada tahun 2020 di Indonesia terdapat 225.000 kecelakaan kerja dan 53 penyakit akibat kerja. Faktor kimia yang umum terdapat di tempat kerja adalah debu, asap pembakaran batu bata juga dapat mencemari udara. Arus Puncak Ekspirasi adalah laju aliran udara maksimal yang dapat dicapai saat ekspirasi paksa dalam waktu tertentu. Fungsi paru dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, jenis kelamin, status gizi, riwayat penyakit, kebiasaan merokok, aktivitas olahraga, penggunaan APD, masa bekerja dan kadar debu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran faktor yang berhubungan dengan fungsi paru pada pekerja batu bata di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian observasi analitik. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 30 orang pekerja batu bata di Kabupaten Pringsewu. Alat pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan pemeriksaan alat peak flow meter untuk mengukur kadar APE pada pekerja. Analisis data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian didapatkan kadar APE responden Sebagian berada pada kategori sedang (90%), serta faktor dominan yang mempengaruhi fungsi paru diantaranya usia lansia (63.3%), jenis kelamin laki-laki (83.3%), status gizi normoweight (50%), perokok sedang (50%), tidak pernah olahraga (53.3%), tidak menggunakan APD (masker) (90%), masa bekerja >10 tahun (70%).
POTENSI KANDUNGAN CAPSAICIN PADA LIMBAH TANGKAI BUAH CABAI MERAH KERITING (Capsicum annuum L.) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA LALAT RUMAH (Musca domestica) Susanti, Dwi; Amalia, Putri; Andayani, Nyoman Etika
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.18765

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) sebagai vektor mekanis foodborne diseases dapat menjadi agen infeksi penyebab emerging, reemerging dan new emerging diseases, terutama diare. Salah satu strategi pengendalian penyakit diare yaitu melalui pengendalian vektor yang tepat, efektif, aman, dan ramah lingkungan, sehingga diperlukan alternatif insektisida alami (bioinsektisida). Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai bioinsektisida yaitu cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) karena mengandung capsaicin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan capsaicin pada limbah tangkai buah cabai merah keriting dan efektivitasnya terhadap mortalitas lalat rumah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok perlakuan ekstrak limbah tangkai buah cabai merah keriting. Uji kandungan capsaicin dilakukan menggunakan metode KLT-Densitometri. Uji efektivitas dilakukan terhadap masing-masing 25 ekor lalat rumah dengan enam variasi konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, K+ (malathion 0,28%), dan K- (DMSO 10%) menggunakan metode semprot. Data capsaicin dianalisis secara deskriptif, sedangkan data efektivitas dianalisis secara statistik dengan Uji Kruskal Wallis dan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan limbah tangkai buah cabai merah keriting mengandung capsaicin sebanyak 37,71 µg/g dan rerata mortalitas lalat rumah tertinggi (97%) pada konsentrasi 80% dan terendah (84%) pada konsentrasi 20%, serta nilai LC50 sebesar 1,551% pada jam ke-6 dengan p-value <0,05. Kandungan capsaicin pada limbah tangkai buah cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) berpotensi sebagai bioinsektisida lalat rumah (Musca domestica).
Hubungan Faktor Jenis Kelamin Dan Usia Dengan Kanker Payudara Subtipe Molekular Histopatologi Jenis Invasive Ductal Carsinoma (IDC) Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Mega, Mega; Siswandi, Andi; Ladyani, Festy; Arania, Resti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i12.18890

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang tergolong penyakit tidak menular (PTM). Jaringan payudara terdiri dari kelenjar susu penghasil susu, saluran kelenjar atau saluran susu, dan jaringan pendukung. Kanker payudara merupakan salah satu jenis keganasan yang dapat merusak jaringan payudara. Salah satu subtipe molekuler dari kanker ini adalah karsinoma duktal invasif (IDC), yang mencakup sekitar 70% hingga 80% dari seluruh diagnosis kanker payudara. Subtipe molekuler penyakit ini terletak di saluran kelenjar susu. Subtipe IDC ini juga mencakup subtipe lain, seperti karsinoma tubular, yang seringkali ringan dan dapat diobati. Subtipe ini juga mampu menyebar ke bagian tubuh lain, seperti kelenjar getah bening. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin pada penderita invasif duktal karsinoma (IDC) di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada tahun 2023. Jenis kanker payudara ini penelitian menggabungkan strategi cross-sectional, penelitian analitis, pengumpulan data kuantitatif dan metodologi observasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Kemudian data tersebut dianalisis satu dan dua dimensi dengan menggunakan program aplikasi statistik SPSS. Di RSUD dr. Uji statistik yang dilakukan oleh H. Abdul Moeloek, Provinsi Lampung. Pada tahun 2023 menunjukkan adanya korelasi yang rendah antara usia dan jenis kelamin pada subtipe histologi molekuler kanker payudara dan karsinoma duktal invasif (IDC). Berdasarkan faktor risiko yang ditentukan berdasarkan data distribusi frekuensi.
Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Pengambilan Obat Pasien Rawat Jalan Pada RS XX - Tangerang Johannes, Johannes; Pratikno, Yuni; Hanffy, Jamal; Purawijaya, Handrian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.16902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu tunggu pelayanan obat menggunakan konsep lean dan fishbone diagram di instalasi farmasi rawat jalan RS XX - Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan pedoman wawancara pada 6 informan, serta menganalisis 110 resep di instalasi farmasi rawat jalan. Untuk memastikan kualitas data, dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi metode pengumpulan data. Hasil penelitian menggunakan value stream mapping (VSM) menunjukkan bahwa rasio value added dan non value added melebihi 30%. Ditemukan enam jenis waste dalam proses pelayanan obat, yaitu overproduction, transportation, motion, waiting, defect, dan extra-processing. Penelitian ini juga melakukan analisis akar permasalahan menggunakan fishbone diagram dengan mempertimbangkan aspek-aspek yang mempengaruhinya, yaitu man (tenaga kerja), method (metode), machine (mesin), material (bahan), dan environment (lingkungan). Oleh karena itu, langkah-langkah perbaikan yang disarankan adalah sebagai berikut: pembuatan Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk memastikan setiap langkah dalam proses pelayanan obat terdokumentasi dan terstandarisasi, pembuatan flow chart proses pelayanan obat untuk memvisualisasikan secara jelas alur kerja dan mengidentifikasi potensi perbaikan, penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan efisiensi dalam manajemen data dan informasi terkait pelayanan obat, penambahan tenaga pelaksana yang cukup dan terlatih untuk memastikan proses pelayanan obat berjalan lancar dan efisien, terus melakukan evaluasi secara berkala untuk memonitor perbaikan yang telah dilakukan, sehingga hasilnya dapat lebih terukur dan dapat dijadikan informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan lebih lanjut. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, diharapkan proses pelayanan obat di instalasi farmasi rawat jalan RS XX dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas layanannya secara keseluruhan.
Hubungan Mekanisme Koping Dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahap Transisi Saputra, Angga; Lestari, Sri Maria Puji; Utami, Deviani; Sandayanti, Vira
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i10.15889

Abstract

Mekanisme koping adalah usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mengatasi masalah psikologis. Ketika individu menghadapi suatu masalah, maka mekanisme koping yang digunakan yaitu berfokus pada masalah, berfokus pada kognitif, dan mekanisme koping yang berfokus pada emosi. Stres akademik adalah respon individu atas tekanan yang dipersepsikan secara subyektif terhadap kondisi akademik. Persepsi ini akan menimbulkan respon fisik atau perilaku dan respon emosi yang bersifat negatif akibat tuntutan sekolah atau akademik. Mengetahui hubungan mekanisme koping dengan stress akademik pada mahasiswa program studi Profesi dokter fakultas kedokteran universitas malahayati tahap transisi. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan data menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan data kuesioner Brief cope dan Perceived academic stres scale (PASS). Dari hasil 142 responden didapatkan sebagian besar memiliki mekanisme Problem Focused Coping dengan tingkat tinggi yaitu 116 responden (81,7%) mekanisme Emotion Focused Coping dengan tingkat tinggi sebesar 123 responden (86,6%) sedangkan mekanisme Less Useful Coping dengan tingkat rendah yaitu 79 responden (55,6%). Sebagian besar responden memiliki stres akademik dengan tingkat tinggi yang berjumlah 108 responden (76,1%). Hasil analisis uji bivariat mekanisme koping dengan stres akademik didapatkan  p-value <0,05) yaitu p<0,001; 0,001; dan 0,016. Dan tingkat korelasi dengan nilai r = (0,332), (0,264), dan (0,202). Terdapat hubungan mekanisme koping dengan stres akademik pada mahasiswa program studi profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati tahap transisi.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Formal Di Jakarta Timur Alvionita, Novinda; Simanjorang, Chandrayani; Buntara, Arga; Utari, Dyah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i12.16262

Abstract

Stres kerja adalah suatu bentuk ketegangan yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam kondisi psikologis pekerja yang dapat mempengaruhi cara berpikir, emosi, dan kesehatan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pekerja formal di Jakarta Timur. Penelitian menggunakan desain studi cross-sectional dan data diolah dengan uji chi-square. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner The Workplace Stress Scale, Rating Scale Mental Effort (RSME) dan Global Physical Activity (GPAQ). Penentuan jumlah sampel minimal menggunakan rumus Lemeshow (Hypothesis tests for two population proportions (two-sided test)). Sebanyak 176 pekerja dipilih sebagai responden dengan menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan 56,9% responden mengalami stres kerja. Terdapat hubungan antara usia (p-value = 0,034), aktivitas fisik (p-value = 0,019), dan beban kerja mental (p-value = 0,001) dengan stres kerja. Disarankan bagi pekerja untuk menyusun jadwal kerja yang terorganisisasi dan disusun berdasarkan urgensi dan kebutuhan, beristirahat sejenak untuk menyegarkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi, serta berolahraga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur.
Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Lokal Terhadap Status Gizi Pada Balita Gizi Kurang Di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar Ramazana, Cut Vitria; Zuheri, Zuheri; Alaydrus, Said Qadaru
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.16048

Abstract

Balita adalah kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi dan memerlukan perhatian khusus karena kekurangan gizi dapat menyebabkan dampak negatif yang serius. Untuk  memenuhi kebutuhan gizi balita, pemerintah telah mengembangkan program pemberian makanan tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap status gizi balita gizi kurang di Puskesmas Simpang Tiga, Aceh Besar pada tahun 2023. Penelitian ini termasuk jenis penelitian yang bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2024 dengan menggunakan data sekunder. Sampel di ambil berdasarkan Total sampling berjumlah 52 sampel, serta dianalisis dengan mengunakan analisis statistik  Uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian didapatkan status gizi balita sebelum pemberian PMT adalah status gizi kurang sebanyak 52 balita (100%). Terjadi peningkatan status gizi pada balita gizi kurang sejumlah 36 orang (69,2%) dengan status gizi normal. Ada pengaruh pemberian PMT terhadap status gizi pada balita gizi kurang p<(0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) terhadap status gizi pada balita gizi kurang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (Underweight) Dengan Kejadian Acne Vulgaris Pada Angkatan 2020-2022 Prodi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung Angin, William Perangin; Silvia, Eka; Arisandi, Syafik; Hamzah, Muhammad Syafei
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i9.15921

Abstract

Acne vulgaris (AV) adalah penyakit kulit kronis yang multifaktorial ditandai adanya peradangan pada unit pilosebasea seperti komedo, papul, pustul, nodus dan kista dengan predileksi di wajah, leher, bahu, dada, punggung dan lengan atas. Acne Vulgaris merupakan penyakit kulit yang banyak terjadi dan mengenai hampir 80%-100% populasi. Prevalensi Acne Vulgaris di kawasan Asia Tenggara terdapat 40-80% kasus sedangkan menurut catatan dari dermatologi kosmetika Indonesia terus terjadi peningkatan yaitu 60% penderita   Acne Vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara imt di bawah normal (underweight) terhadap kejadian Acne Vulgaris. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Uji statistik bivariat menggunakan Chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara Indeks Massa Tubuh (Underweight) dengan kejadian Acne Vulgaris dengan p value= 0,00.  Hasil nilai OR= OR 3.148 artinya orang dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Underweight mempunyai peluang 3 kali lebih besar untuk mengalami kejadian Acne Vulgaris dibandingkan orang dengan Indeks Massa Tubuh normal.

Page 93 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue