cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,307 Documents
ANALISIS BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI KAFE SHOW KOFFIE Suhendra, Rafi; Suhaemi, Zasmeli
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4729

Abstract

Abstract: This study aims to examine how marketing mix components influence consumer purchasing decisions at Show Koffie Cafe. The research employs a quantitative methodology utilizing survey techniques, where information was gathered through questionnaires distributed to cafe patrons. A total of 100 participants were involved in this investigation, representing diverse age groups, genders, and income levels. Multiple linear regression analysis was applied to determine the impact of product, pricing, promotional activities, and location variables on purchase decisions. The analytical findings reveal that all marketing mix variables demonstrate positive and significant effects on purchasing decisions, with promotional strategies emerging as the most influential factor. These discoveries provide strategic insights for Show Koffie Cafe management to develop more effective marketing initiatives aimed at attracting additional customers and boosting sales performance. Furthermore, this research emphasizes the critical importance of coordinated integration among marketing mix elements to achieve optimal influence on consumer behavior patterns. Keyword: Purchase Decision, Product, Price, Promotion, and Place Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komponen bauran pemasaran mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di Kafe Show Koffie. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan teknik survei, dimana informasi dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung kafe. Sebanyak 100 partisipan terlibat dalam penyelidikan ini, mewakili kelompok usia, jenis kelamin, dan tingkat pendapatan yang beragam. Analisis regresi linier berganda diterapkan untuk menentukan dampak variabel produk, penetapan harga, aktivitas promosi, dan lokasi terhadap keputusan pembelian. Temuan analitis mengungkapkan bahwa seluruh variabel bauran pemasaran menunjukkan efek positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan strategi promosi muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh. Penemuan ini memberikan wawasan strategis bagi manajemen Kafe Show Koffie untuk mengembangkan inisiatif pemasaran yang lebih efektif yang ditujukan untuk menarik pelanggan tambahan dan meningkatkan kinerja penjualan. Selanjutnya, penelitian ini menekankan pentingnya kritis dari integrasi terkoordinasi di antara elemen-elemen bauran pemasaran untuk mencapai pengaruh optimal pada pola perilaku konsumen. Kata kunci: Keputusan Pembelian, Produk, Harga, Promosi Dan Tempat 
PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING DALAM PENGELOMPOKAN DATA PENJUALAN BARANG DI TOKO USAHA BINGKAI 2 BENGKULU Gustianto, Angga; Sari, Herlina Latipa; Kalsum, Toibah Umi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4813

Abstract

Abstract: Toko Usaha Logam 2 Bengkulu is a business selling frames, calligraphy, mirrors, and similar products that still manages transactions manually. This condition complicates the process of recording, sales analysis, and inventory management. This study applies the K-Means Clustering method to group sales data based on inventory quantity and sales volume. The data sample used is transactions during September 2025. Grouping is carried out into three clusters, namely: very popular items, medium-popular items, and not popular items. The results show that there are 6 items included in the very popular category (17.1%), 23 items are in the medium-popular category (65.7%), and 6 items are in the not popular category (17.1%). The application of the K-Means method has been proven to be able to provide information on sales patterns that can assist decision-making in stock management and sales strategies. Keywords: K-Means Clustering Method, Sales Data, Toko Usaha Frame 2 Bengkulu Abstrak: Toko Usaha Bingkai 2 Bengkulu merupakan usaha penjualan bingkai, kaligrafi, cermin, dan produk sejenis yang masih mengelola transaksi secara manual. Kondisi ini menyulitkan proses pencatatan, analisis penjualan, dan manajemen persediaan. Penelitian ini menerapkan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan data penjualan barang berdasarkan jumlah persediaan dan jumlah penjualan. Sampel data yang digunakan adalah transaksi selama bulan September 2025. Pengelompokan dilakukan ke dalam tiga cluster, yaitu: barang sangat laris, laris sedang, dan tidak laris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 barang termasuk kategori sangat laris (17,1%), 23 barang masuk kategori laris sedang (65,7%), dan 6 barang berada pada kategori tidak laris (17,1%). Penerapan metode K-Means terbukti mampu menyediakan informasi pola penjualan yang dapat membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan stok dan strategi penjualan. Kata kunci: K-Means Clustering Method, Sales Data, Toko Usaha Bingkai 2 Bengkulu
ANALISIS PENGARUH VARIABEL EKONOMI DAN DEMOGRAFI TERHADAP PERMINTAAN MOBIL MENGGUNAKAN RANDOM FOREST Hasibuan, Annisya Syahputri; Ramadhan, Muhammad Sabir
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4724

Abstract

Abstract: The demand for cars in Indonesia is influenced by various factors, including economic and demographic variables. This study aims to analyze the impact of these variables on car demand using the Random Forest method. This method is chosen for its ability to handle large and complex data, as well as to provide clear interpretations of the contributing variables in the model. The data used in this study includes economic information such as per capita income, inflation rates, and interest rates, as well as demographic data such as age, population size, and urbanization rates. The analysis results indicate that economic variables have a significant impact on car demand, while demographic factors also contribute, albeit in a smaller proportion. This research is expected to provide insights for policymakers and automotive industry players in formulating more effective marketing and production strategies. Keyword: Random Forest, car, demand, economics and demographics. Abstrak: Permintaan mobil di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk variabel ekonomi dan demografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap permintaan mobil dengan menggunakan metode Random Forest. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menangani data besar dan kompleks, serta memberikan interpretasi yang jelas terhadap variabel yang berkontribusi dalam model. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup informasi ekonomi seperti pendapatan per kapita, tingkat inflasi, dan suku bunga, serta data demografi seperti usia, jumlah penduduk, dan tingkat urbanisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan mobil, sementara faktor demografi juga berkontribusi meskipun dalam proporsi yang lebih kecil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan pelaku industri otomotif dalam merumuskan strategi pemasaran dan produksi yang lebih efektif. Kata kunci: Random Forest, permintaan mobil, ekonomi dan demografi.
BUSANA SEBAGAI TANDA KEKUASAAN ATAS KELAS SOSIAL DALAM NASKAH ETIKA BERPAKAIAN DAYAK APO-KAYAN KAJIAN SEMIOTIC ROLAND BARTHES Julianti, Regina; Anton, Yemima; Wijiati, Iva Ani; Ilham, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4803

Abstract

Abstract: This study aims to examine the manuscript Ethics of Dress of the Dayak Apo-Kayan People by H. F. Tillema (1935) using a philological approach and socio-cultural analysis. In Dayak Apo-Kayan culture, clothing serves not only as bodily protection but also as a social, moral, and spiritual symbol that reflects the community's way of life. The philological examination reveals that the manuscript documents the distinctions in attire between the nobility (parèn biu) and commoners (panyin), illustrating the hierarchical social structure and customary values. The socio-cultural analysis demonstrates that every element of the attire, such as the materials, patterns, and accessories, carries symbolic meaning, signifying social status, cultural identity, and the relationship between humans and spiritual as well as customary values. This research affirms that clothing is a form of symbolic communication representing the value system and social norms of the Dayak Apo-Kayan people. The findings contribute to the preservation of local cultural heritage and enrich philological studies by integrating a socio-cultural approach to understand the interconnections between text, symbolism, and the social structure of a traditional community in Kalimantan. Keywords: Philology, Dayak Apo-Kayan, Clothing Symbolism, Social Stratification, Local  Culture. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Naskah Etika Berpakaian Masyarakat Dayak Apo-Kayan karya H. F. Tillema (1935) melalui pendekatan filologis dan analisis sosial budaya. Pakaian dalam kebudayaan Dayak Apo-Kayan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh, tetapi juga sebagai simbol sosial, moral, dan spiritual yang mencerminkan tatanan kehidupan masyarakat. Kajian filologis menunjukkan bahwa naskah ini mendokumentasikan perbedaan busana antara golongan bangsawan (parèn biu) dan rakyat biasa (panyin), yang menggambarkan struktur sosial dan nilai adat yang hierarkis. Analisis sosial budaya memperlihatkan bahwa setiap unsur busana, seperti bahan, corak, dan aksesorinya, memiliki makna simbolik yang menandai status sosial, identitas budaya, serta hubungan manusia dengan nilai-nilai spiritual dan adat. Penelitian ini menegaskan bahwa busana merupakan bentuk komunikasi simbolik yang merepresentasikan sistem nilai dan norma sosial masyarakat Dayak Apo-Kayan. Hasil penelitian ini berkontribusi terhadap pelestarian warisan budaya lokal dan memperkaya kajian filologi melalui integrasi pendekatan sosial budaya dalam memahami keterkaitan antara teks, simbolisme, dan struktur sosial masyarakat tradisional di Kalimantan. Kata Kunci: Filologi, Dayak Apo-Kayan, simbolisme busana, stratifikasi sosial, budaya lokal
APLIKASI CERDAS ANDROID UNTUK PEMILIHAN MENU GIZI SEIMBANG PENCEGAH STUNTING DINI MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR Afni, Nurul; Bunda, Yola Permata
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4695

Abstract

Abstract: Stunting is a condition of growth failure in toddlers due to chronic malnutrition, especially during the First 1000 Days of Life (HPK). This issue is closely related to the nutritional intake of pregnant women, history of recurrent illnesses, and improper nutritional content in daily food menus. The Indonesian government's efforts to reduce stunting prevalence include nutritional interventions, counseling, and improved sanitation. However, limited access to balanced nutritional information remains a challenge for parents. This study aims to design an Android-based expert system using the Certainty Factor (CF) method to help parents detect early symptoms of stunting and select balanced nutritional menu for children. Data were obtained from nutritionists and health workers as the basis for recommendations. The calculation results using Certainty Factor method showed a stunting risk level of 0.773004 or 77.3%, indicating a high risk. The best recommended menu for this risk level is red rice, steamed fish, broccoli, oranges, and cheese with a certainty value of 0.34984. The developed expert system provides quick, accurate, and interactive recommendations, making it easier for parents to make decisions regarding their children's nutrition. In conclusion, the implementation of the Certainty Factor method in an Android application is effective as an educational medium and early detection tool for stunting, while also supporting sustainable stunting prevention efforts in society. Keyword: Stunting; Expert System; Certainty Factor; Nutrition; Android. Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masalah ini erat kaitannya dengan asupan gizi ibu hamil, riwayat penyakit berulang, dan gizi pada menu asupan makanan yang kurang tepat. Upaya pemerintah Indonesia dalam menurunkan prevalensi stunting dilakukan melalui intervensi gizi, penyuluhan, hingga perbaikan sanitasi. Namun, keterbatasan akses informasi gizi seimbang bagi orang tua masih menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pakar berbasis Android dengan metode Certainty Factor (CF) untuk membantu orang tua mendeteksi dini gejala stunting sekaligus memilih menu makanan bergizi seimbang bagi anak. Data diperoleh dari pakar gizi dan tenaga kesehatan sebagai dasar dalam penentuan rekomendasi. Hasil perhitungan menggunakan metode Certainty Factor untuk mengetahui Tingkat risiko gejala stunting yang dialami pengguna dan hasil akhir tingkat risikonya adalah 0,773004 atau 77,3 %, dengan status risiko tinggi, risiko ini menunjukkan menu terbaik yaitu nasi merah, ikan kukus, brokoli, jeruk, dan keju dengan nilai kepastian 0,34984. Sistem pakar yang dibangun mampu memberikan rekomendasi cepat, akurat, dan interaktif, serta memudahkan orang tua dalam pengambilan keputusan terkait gizi anak. Kesimpulannya, penerapan metode Certainty Factor dalam aplikasi Android efektif sebagai media edukasi dan deteksi dini stunting, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di masyarakat. Kata kunci: Stunting; Sistem Pakar; Faktor Kepastian; Gizi; Android.
Pengaruh Luas Lahan Kelapa Sawit Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia: Analisis Data Panel Nursamsi, Nursamsi; Syahfitra, Muhammad; Sari, Novi Yulanda; Novfirman, Novfirman; Anwar, Muhammad Fathul; Jailani, Hary Yanto; Saqdiah, Fatma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4419

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara luas lahan kelapa sawit dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia menggunakan pendekatan data panel provinsi selama periode 2019–2023.  Analisis data penelitian menggunakan pendekatan regresi data panel.  Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Effect Model (FEM), yang mampu menangkap heterogenitas antarprovinsi secara lebih baik. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel share luas lahan sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM pada tingkat signifikansi 1 persen, dengan nilai koefisien sebesar 0,7864. Secara substantif, hasil ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah. Namun demikian, perlu ditekankan bahwa ekspansi sawit hendaknya dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.
ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) TERHADAP REPURCHASE INTENTION MELALUI BRAND AWARENESS DI WAHANA HONDA GUNUNG SAHARI Wijaya, Daniel Yulius; Pradiani, Theresia; Ruspitasari, Widi Dewi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4841

Abstract

Abstract: The advancement of the digital world has impacted company activities across all sectors, especially in serving consumers. This study aims to analyze the influence of social media and Customer Relationship Management (CRM) on repurchase intention, with brand awareness as a mediating variable among consumers of Wahana Honda Gunung Sahari. Using a quantitative approach with a causal associative design, the study involved 100 respondents selected through purposive sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using the Partial Least Squares (SmartPLS) method. The results show that both social media and CRM significantly affect brand awareness and repurchase intention. Additionally, brand awareness is proven to be a significant partial mediator in these relationships. These findings underscore the strategic role of social media and CRM in building customer loyalty through increased brand awareness. The practical implication of this study is the importance of integrating more personalized social media and CRM strategies to encourage customer repurchase behavior. However, this study is limited by its single geographic context and quantitative approach, suggesting that future research should employ mixed methods and expand to a broader geographic scope. Keyword: Automotive, Brand Awareness, Customer Relationship Management (CRM), Repurchase Intention, Social Media Abstrak: Perkembangan dunia digital membawa dampak pada aktivitas perusahaan di segala bidang, khususnya dalam melayani konsumen, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan Customer Relationship Management (CRM) terhadap niat pembelian ulang (repurchase intention) dengan kesadaran merek (brand awareness) sebagai variabel mediasi pada konsumen Wahana Honda Gunung Sahari. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, penelitian melibatkan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (SmartPLS). Hasil menunjukkan bahwa media sosial dan CRM secara signifikan berpengaruh terhadap brand awareness dan repurchase intention. Selain itu, brand awareness terbukti menjadi mediator parsial yang signifikan dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan peran strategis media sosial dan CRM dalam membentuk loyalitas pelanggan melalui peningkatan brand awareness. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi strategi media sosial dan CRM yang lebih personal untuk mendorong pembelian ulang konsumen. Keterbatasan studi ini terletak pada konteks geografis tunggal dan pendekatan kuantitatif yang digunakan, sehingga penelitian lanjutan disarankan menggunakan metode campuran dan memperluas lokasi penelitian. Kata kunci: Brand Awareness, Customer Relationship Management (CRM), Media Sosial, Otomotif, Repurchase Intention.   
“PENERAPAN METODE WEIGHTED PRODUCT MENENTUKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PENGOLAHAN DATA APLIKASI MICROSOFT OFFICE EXCEL DI SMK AL RAZI SINAR HARAPAN”. Astuti, Ermayanti; Suryani, Suryani; Sinaga, Alesia Lorenzza; Pariyasto, Sofyan; Nurhayati, Nurhayati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4788

Abstract

Abstract: Data processing applications are currently highly needed by students at Al Razi Sinar Harapan Private Vocational High School, Medan, Johor, especially in the Pharmacy and Software Engineering majors. A quality school is one that responds to the trust of the community, especially students, in choosing their majors at the third level. This means that the school is able to provide the best guidance and service to students, thus producing a generation of quality students in all aspects. Systems analysis is the decomposition of a complete information system into its component parts with the aim of identifying and evaluating problems, opportunities, obstacles, and expected needs so that improvements can be proposed. Systems analysis is conducted after the system design stage and before the system design stage. The method used in this research activity will be a sampling process complemented by training in the use of Microsoft Excel-based learning applications to make decisions regarding student learning interests in subjects. The results of these decisions can be obtained using the Weighted Product method.One way is to train students in the use of data processing applications, namely Microsoft Excel. It is hoped that this research will provide students with a better understanding of Information and Communication Technology (ICT) by utilizing Microsoft Excel, providing them with hands-on experience and skills in Microsoft Office. This will significantly improve their skills in utilizing information technology and computers, encouraging them to participate in further activities. Keywords: Systems Analysis, Learning Interest, Information and Communication Technology, Weighted Product Method, Microsoft Excel (Data Processing Application). Abstrak: Aplikasi Pengolahan data pada zaman sekarang sangat dibutuhkan oleh siswa dan siswi di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Al Razi Sinar Harapan Medan Johor terutama pada jurusan Farmasi dan Rekayasa Perangkat Lunak. Sekolah yang bermutu adalah yang dapat merespon kepercayaan masyarakat khususnya siswa dalam menentukan jurusan yang dipilih pada tingkat 3, artinya bagaimana pihak sekolah mampu memberikan arahan dan pelayanan yang terbaik bagi para siswa-siswi sehingga menghasilkan generasi yang bermutu dalam segala hal. Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan. Analisis sistem dilakukan setelah tahap perancangan sistem dan sebelum tahap desain sistem. Adapun metode yang di pakai dalam pelaksanaan kegiatan penelitian ini akan dilakukan dengan proses pengambilan sample yang dilengkapi dengan pelatihan penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis Microsoft Excel untuk mengambil keputusan pada minat belajar siswa terhadap mata pelajaran. Hasil dari keputusan tersebut dapat diperoleh keputusan dengan menggunakan metode Weighted Product.Salah satunya adalah dengan melatih kemampuan memanfaatkan aplikasi pengolah data yaitu Microsoft Excel. Diharapkan dengan adanya penelitian tersebut, siswa dan siswi dapat lebih mengetahui tentang penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan memanfaatkan Microsoft Excel sebagai pengalaman dan keterampilan bagi siswa dan siswi dalam penggunaan Microsoft Office. Sehingga memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan keterampilan siswa dan siswi dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komputer, mereka sangat berantusias untuk mengikuti kegiatan lebih lanjut. Kata Kunci: Analisis Sistem, Minat Belajar, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Metode Weighted Product, Microsoft Excel (Aplikasi Pengolahan Data).
PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PROBLEM BOX NON DIGITAL : PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Mualimah, Isnan; Tyarini, Elly Brata; Araina, Elga; Putri, Rahmadyah Kusuma; Utari, Dewi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4722

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari tau ada atau tidaknya pengaruh dari sebuah penerapan model problem based learning berbantuan problem box terhadap kemampuan berpikir kritis siswa MTs S Al Makmur Palangka Raya. Pendekatan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis Eksperimen Semu dan desain penelitiannya meliputi Non-equivalent Control Group Pretest -Postest Design. Sampel ditentukan berdasarkan kriteria tertentu (Purposive sampling) meliputi 42 siswa kelas VIII pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelompok kontrol tergolong rendah dibandingkan dengan kelompok eksperimen. Hal tersebut didukung oleh hasil rata-rata yang telah disesuaikan estimated marginal means yaitu kelompok eksperimen meliputi angka 66.4422 dan untuk kelompok kontrol 46.749a. Analisis data menggunakan analisis kovariat (ancova) yang menunjukkan nilai perlakuan 0,001 < 0,05 yang menyatakan adanya perbedaan signifikan pada rata-rata yang telah disesuaikan antar kelompok dan hipotesisnya diterima. Kesimpulannya penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengaruh model problem based learning berbantuan problem box secara signifikan membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Mts S Al Makmur Palangka Raya.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INVESTOR YANG GAGAL MELAKUKAN DUE DILIGENCE SEHINGGA TERJEBAK INVESTASI BODONG Suryani, Ummi; Sirait, Ningrum N.; Robert, Robert
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4718

Abstract

Abstract: Due diligence prior to investing, whether conducted independenly by investors or with the assistance of legal consultants, is a form of precautionary action to avoid fraudulent/illegal invesments. The Financial Services Authority’s efforts in preventing fraudulent/illegal invesment through socialization and education to the public are essential for ensuring legal protection for investors. The methodology employed in this thesis is a normative juridical research method, which refers to legal norms and is conducted through library research. This study is descriptive in nature, and the data analysis method used is qualitative. The research findings reveal that the legal aspect of due diligence by investors in invesment activities involves the participation of legal consultants, with the investor acting as the implementer of the due diligence process. This is done to assess and consider invesment opportunies, thus preventing involvement in fraudulent invesments. The Financial Services Authority’s actions in regulating and supervising investors to perform due diligence in order to prevent fraudulent invesments are in accordance with Law  Number 4 of 2023 on the Development and Strengthening of the Fnancial Sector, amending Law Number 21 of 2011 on the Financial Services Authory. Legal protection for investors who fail to conduct due diligence and fall victim to fraudulent invesments can be viewed from the perspective of personal responsibility and the responsibility of the legal consultants if their services were utilized. Keyword: Invesment, Due Diligence, Legal Protection Abstrak: Due diligence dapat dilakukan oleh investor secara mandiri dan menggunakan jasa konsultan hukum adalah sebagai bentuk tindakan investor agar terhindar dari investasi bodong/illegal. Tindakan Otoritas Jasa Keuangan dalam pencegahan investasi bodong/illegal dengan cara sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga perlindungan hukum terhadap investor dapat dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah metode penelitian yuridis normative, yaitu metode yang mengacu pada norma hukum yang dilakukan dengan studi Pustaka. Penelitian ini memiliki sifat deskriptif. Metode Analisa data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa aspek hukum pelaksanaan due diligence oleh investor dalam kegiatan investasi adalah dengan melibatkan konsultan hukum dan investor sebagai pelaksana dari proses due diligence tersebut. Hal ini dilakukan untuk pemeriksaan dan pertimbangan investor agar terhindar dari investasi bodong. Tindakan Otoritas Jasa Keuangan dalam menerapkan pegaturan dan pengawasan investor dalam melaksanakan due diligence untuk mencegah investasi bodong adalah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atas Perubahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuagan. Perlindungan hukum terhadap investor yang gagal melakukan due diligence sehingga terjebak investasi bodong dapat dilihat dari segi tanggungjawab mandiri dan tanggungjawab konsultan hukum apabila menggunakan jasa konsultan hukum. Kata kunci: Investasi, Due Diligence, Perlindungan Hukum Â