cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,647 Documents
IMPLEMENTASI ERP ODOO UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI: STUDI KASUS PADA PT IDOLA KARYA SEMPURNA Purwadi, Yusuf Agung; Ichwani, Arief
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5700

Abstract

Abstract: Implementing an Enterprise Resource Planning (ERP) system is a strategic solution for improving business process efficiency in the garment industry, which has a complex, order-based production flow. This study aims to examine the implementation of an Odoo-based ERP system to improve production process efficiency in the garment industry. The research method used was a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation studies of the company's business processes. System analysis was conducted using process modeling using Business Process Modeling Notation (BPMN) and Data Flow Diagrams (DFDs) to illustrate conditions before and after system implementation. The Odoo ERP implementation included the integration of Sales, Inventory, Manufacturing, Purchase, Accounting, Payroll, CRM, Employee, and Measurement Data modules. The results showed that the Odoo ERP implementation was able to centrally integrate all business processes, reduce manual record-keeping, accelerate production workflows, and improve the accuracy of inventory and payroll data. The system also supported managerial decision-making by providing more accurate and real-time information. Thus, the Odoo ERP implementation has been proven to positively contribute to improving production process efficiency in the garment industry. Keywords: ERP, Odoo, Production Efficiency, Garment Industry, Information System Abstrak: Implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis di industri garmen, yang memiliki alur produksi berbasis pesanan yang kompleks. Studi ini bertujuan untuk meneliti implementasi sistem ERP berbasis Odoo untuk meningkatkan efisiensi proses produksi di industri garmen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi proses bisnis perusahaan. Analisis sistem dilakukan menggunakan pemodelan proses dengan menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN) dan Data Flow Diagrams (DFD) untuk menggambarkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi sistem. Implementasi ERP Odoo mencakup integrasi modul Penjualan, Inventaris, Manufaktur, Pembelian, Akuntansi, Penggajian, CRM, Karyawan, dan Data Pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP Odoo mampu mengintegrasikan semua proses bisnis secara terpusat, mengurangi pencatatan manual, mempercepat alur kerja produksi, dan meningkatkan akurasi data inventaris dan penggajian. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan manajerial dengan menyediakan informasi yang lebih akurat dan real-time. Dengan demikian, implementasi Odoo ERP telah terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi proses produksi di industri garmen. Kata kunci: ERP, Odoo, Efisiensi Produksi, Industri Garmen, Sistem Informasi
MEKANISME DAN HAMBATAN PENYELESAIAN PERKARA PIDANA MELALUI KEADILAN RESTORATIF Pranowo, Johannes Bagus; Markoni, Markoni; Helvis, Helvis; Kantikha, I Made; Elawati, Tuti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5872

Abstract

Abstract: The renewal of the Indonesian Criminal Procedure Code (New KUHAP) marks a paradigm shift in criminal law enforcement by integrating restorative justice as an integral part of the criminal procedure system. This approach is explicitly regulated in Articles 83 to 87 of the New KUHAP, which provide opportunities for resolving criminal cases through agreements between victims and offenders at the stages of inquiry, investigation, prosecution, and court examination. This study applies the criminal justice system theory to analyze the integration of authority among law enforcement institutions, as well as restorative justice theories proposed by Howard Zehr, Tony F. Marshall, Muladi, and Barda Nawawi Arief to assess the orientation toward victim and offender restoration in criminal case resolution. The research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches, examining the New KUHAP along with relevant regulations issued by the Indonesian National Police, the Attorney General’s Office, and the Supreme Court. The findings indicate that the New KUHAP establishes a more systematic, structured, and binding restorative justice framework, including mechanisms for terminating inquiry, investigation, and prosecution under the supervision of prosecutors and courts. The study concludes that the effective implementation of restorative justice depends not only on legal norms but also on institutional harmonization, the readiness of law enforcement officials, and the active participation of both victims and offenders. Keywords: Criminal Justice System, Restorative Justice. Abstrak: Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru) menandai perubahan paradigma penegakan hukum pidana di Indonesia dengan mengintegrasikan keadilan restoratif sebagai bagian dari mekanisme hukum acara pidana. Hal ini tercermin dalam Pasal 83 sampai Pasal 87 KUHAP Baru yang membuka ruang penyelesaian perkara pidana melalui kesepakatan antara korban dan pelaku pada tahap penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Penelitian ini menggunakan teori sistem peradilan pidana untuk menganalisis keterpaduan kewenangan antar lembaga penegak hukum serta teori keadilan restoratif dari Howard Zehr, Tony F. Marshall, Muladi, dan Barda Nawawi Arief untuk menilai orientasi pemulihan dalam penyelesaian perkara pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui kajian terhadap KUHAP Baru serta peraturan Kepolisian, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHAP Baru membentuk kerangka keadilan restoratif yang lebih sistematis, terstruktur, dan mengikat dengan mekanisme penghentian perkara di bawah pengawasan penuntut umum dan pengadilan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan keadilan restoratif bergantung pada harmonisasi antar lembaga, kesiapan aparat, dan partisipasi aktif korban serta pelaku. Kata kunci: Keadilan restoratif, Sistem Peradilan Pidana
BUKU ILUSTRASI SEBAGAI MEDIA PENGENALAN DAN PELESTARIAN TRADISI MALAMANG MINANGKABAU KEPADA GENERASI MUDA Prashanty, Vidya Chandra; Novesar, Muhammad Refki
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5763

Abstract

Abstract: The Malamang tradition is a hereditary tradition originating from Minangkabau, West Sumatra. This tradition has a deep cultural and symbolic value for the Minangkabau people, but along with the times this tradition is rarely found, especially among teenagers. This design has two objectives, namely; 1.) Determine the relevant and representative visual elements of the lamang and malamang traditions. 2.) Designing a visual concept that is able to represent the values and philosophy of Minangkabau culture in the lamang and malamang traditions. This design uses the design thinking method, namely empathize, define, ideate, prototype, and test. The data collection method is done with observation, interview, literature study and documentation techniques. The theory applied to this design is design theory. The results of this design are; 1.) The application of visual elements consists of characters and materials in the malamang tradition. 2.) The visualization of the illustration book consists of color, typography, layout and illustrations that are done by the stages of designing concepts, sketches, and editing. Based on the trial of design work that has been done through interviews with audiences and sources, the results show that the design in the illustration book is able to produce positive results on efforts to preserve the typical Minangkabau malamang tradition in the form of illustration books. Keyword: Tradition, Design Thinking, Illustration Book Abstrak: Tradisi Malamang merupakan tradisi turun temurun yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Tradisi ini memiliki nilai budaya dan simbolis yang mendalam bagi masyarakat Minangkabau, namun seiring perkembangan jaman tradisi ini sudah jarang ditemukan, terutama di kalangan para remaja. Perancangan ini memiliki dua tujuan yaitu; 1.) Menentukan elemen-elemen visual yang relevan dan representatif dari tradisi lamang dan malamang. 2.) Merancang konsep visual yang mampu merepresentasikan nilai-nilai dan filosofi budaya Minangkabau dalam tradisi lamang dan malamang. perancangan ini menggunakan metode design thinking yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Teori yang diterapkan pada perancangan ini adalah teori desain. Hasil dari perancangan ini yaitu; 1.) Penerapan elemen – elemen visual terdiri dari karakter dan bahan bahan dalam tradisi malamang. 2.) visualisasi buku ilustrasi terdiri warna, tipografi, layout dan ilustrasi yang dilakukan degan tahap merancang konsep, sketsa, dan editing. Buku ilustrasi yang telah dirancang kemudian dilakukan uji coba dan analisis karya buku ilustrasi tradisi malamang. berdasarkan uji coba karya desain yang telah dilakukan melalui wawancara kepada audiens dan narasumber, hasil menunjukkan bahwa desain dalam buku ilustrasi mampu menghasilkan hasil positif terhadap Upaya pelestarian tradisi malamang khas Minangkabau dalam bentuk buku ilustrasi. . Kata kunci: Tradisi, Desain Thinking, Buku Ilustrasi
PEMODELAN DAN SIMULASI DINAMIKA SISTEM SEBAGAI ALAT PREDIKSI POLA BELANJA MAHASISWA MEDAN DALAM KONTEKS REDENOMINASI RUPIAH Siregar, Dzilhulaifa; Ramadhani, Fredy Kusuma; Dennis, Arief; Riza, Alvin; Gibran, M. Khalil
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4983

Abstract

Abstract: This study analyzes the potential effects of rupiah redenomination on student spending behavior in Medan City. The objective is to examine whether nominal simplification affects consumption patterns through psychological responses. The study uses a quantitative approach supported by System Dynamics simulation, with survey data used to calibrate income, spending levels, and perception variables. Three scenarios were tested: baseline, redenomination without psychological effects, and redenomination with psychological effects. The results show that redenomination does not significantly change long-term consumption. However, psychological influence may cause a temporary increase in student spending, with a simulated growth of around 2–3% after redenomination. Sensitivity analysis confirms that variations in income and perception do not drastically affect overall outcomes. In conclusion, redenomination alone does not impact consumption unless accompanied by perception-driven behavioral change. These findings underline the importance of public education in policy implementation. Keywords: Redenomination; Consumer Behavior; Simulation; System Dynamic Abstrak: Studi ini menganalisis potensi dampak redenominasi rupiah terhadap perilaku pengeluaran siswa di Kota Medan. Tujuannya adalah untuk menguji apakah penyederhanaan nominal memengaruhi pola konsumsi melalui respons psikologis. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh simulasi Dinamika Sistem, dengan data survei digunakan untuk mengkalibrasi variabel pendapatan, tingkat pengeluaran, dan persepsi. Tiga skenario diuji: dasar, redenominasi tanpa efek psikologis, dan redenominasi dengan efek psikologis. Hasilnya menunjukkan bahwa redenominasi tidak secara signifikan mengubah konsumsi jangka panjang. Namun, pengaruh psikologis dapat menyebabkan peningkatan sementara dalam pengeluaran siswa, dengan pertumbuhan simulasi sekitar 2–3% setelah redenominasi. Analisis sensitivitas mengonfirmasi bahwa variasi dalam pendapatan dan persepsi tidak secara drastis memengaruhi hasil keseluruhan. Kesimpulannya, redenominasi saja tidak berdampak pada konsumsi kecuali jika disertai dengan perubahan perilaku yang didorong oleh persepsi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan publik dalam implementasi kebijakan. Kata kunci: Redenominasi; Perilaku Konsumen; Simulasi; Dinamika Sistem.
ANALISIS TINGKAT KEPARAHAN COVID-19 DI SUATU NEGARA MENGGUNAKAN METODE K-MEDOID CLUSTERING Amelia, Syahputri; Yusri, Eldo; Irwansyah, Bambang; Andira, Ayu; Sukri, Muhammad; Yafi, Muhammad Fauzan; Affandi, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5787

Abstract

Abstract: This study aims to classify the severity of COVID-19 cases based on patient and region data using the K-Medoid Clustering method. COVID-19 has varying degrees of symptom severity, requiring cluster analysis to identify severity patterns to support decision-making in healthcare resource allocation and policy formulation. The data used included the number of positive cases, recovered cases, deaths, the average age of patients, and comorbidity levels. The results showed that the K-Medoid method was able to effectively cluster the data. In the raw dataset, the percentage of patients not infected with COVID-19 was 62.62%, while the percentage of infected patients was 37.38%. Based on sample characteristics, non-obese patients accounted for 74.54%, obese patients 25.46%, and patients with a combination of obesity and cardiovascular disease 0.57%. Keywords: Covid-19, Severity, K-Medoid Clustering, Data Mining Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan tingkat keparahan kasus COVID-19 berdasarkan data pasien dan wilayah menggunakan metode K-Medoid Clustering. COVID-19 memiliki variasi tingkat keparahan gejala, sehingga diperlukan analisis klaster untuk mengidentifikasi pola keparahan yang mendukung pengambilan keputusan dalam alokasi sumber daya kesehatan dan perumusan kebijakan. Data yang digunakan meliputi jumlah kasus positif, kasus sembuh, kasus meninggal, usia rata-rata pasien, serta tingkat komorbiditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode K-Medoid mampu melakukan pengelompokan data secara efektif. Pada dataset mentah, persentase pasien tidak terjangkit COVID-19 sebesar 62,62%, sedangkan pasien terjangkit sebesar 37,38%. Berdasarkan karakteristik sampel, pasien non-obesitas memiliki persentase 74,54%, pasien obesitas 25,46%, dan pasien dengan kombinasi obesitas serta penyakit kardiovaskular sebesar 0,57%. Kata Kunci : Covid-19, Tingkat Keparahan, K-Medoid Clustering, Data Mining
PEMODELAN TURBIN ANGIN SUMBU VERTIKAL TIPE H-ROTOR SEBAGAI SUMBER ENERGI PENERANGAN JALAN DI KABUPATEN PANDEGLANG Hutasoit, Leonardo Sintong Partogi; Setiyono, Joko
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5098

Abstract

Abstract: This research aims to model and analyze the performance of a vertical axis wind turbine (VAWT) of H-Rotor type as an alternative renewable energy source for street lighting in Pandeglang Regency. The study employed both mathematical analysis and Computational Fluid Dynamics (CFD) simulation using ANSYS CFX. Variations of design parameters included blade chord length, blade number, and pitch angle with NACA 0015 as the blade profile. The average wind speed of 4.25 m/s from Carita, Pandeglang, was used as input. The results showed that the optimal configuration (chord 6 m, 4 blades, pitch angle 15°) produced a theoretical torque of 352.8 Nm and power of 486 W, while CFD simulation yielded torque of 306.1 Nm and power of 422–454 W. The error margin of ±15% indicates the validity of the simulation model. With three turbines connected in parallel, an effective capacity of 1200 W can be achieved to support street lighting. This study concludes that the H-Rotor VAWT is feasible as a renewable energy solution for low wind speed regions. Keywords: VAWT, H-Rotor, torque, CFD, renewable energy, Pandeglang. Abstrak: Penelitian ini bertujuan memodelkan dan menganalisis kinerja turbin angin sumbu vertikal (VAWT) tipe H-Rotor sebagai sumber energi terbarukan alternatif untuk penerangan jalan di Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian menggunakan analisis matematis dan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS CFX. Parameter desain yang divariasikan meliputi panjang chord, jumlah bilah, dan sudut pitch, dengan profil bilah NACA 0015. Data kecepatan angin rata-rata 4,25 m/s diambil dari Kecamatan Carita, Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi optimal (chord 6 m, 4 bilah, sudut pitch 15°) menghasilkan torsi teoritis 352,8 Nm dengan daya 486 W, sedangkan hasil simulasi CFD menunjukkan torsi 306,1 Nm dengan daya 422–454 W. Selisih hasil ±15% menunjukkan validitas model simulasi. Dengan tiga unit turbin paralel, dapat dihasilkan kapasitas 1200 W untuk kebutuhan penerangan jalan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa VAWT H-Rotor layak diterapkan sebagai solusi energi terbarukan pada daerah dengan kecepatan angin rendah.Kata kunci: VAWT, H-Rotor, torsi, CFD, energi terbarukan, Pandeglang. 
PERAN FINANCIAL ATTITUDE DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN PENCATATAN KEUANGAN PELAKU USAHA MIKRO STUDI KASUS PAJAK KAMPUNG LALANG Agustyn, Vinna Pratiwi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5831

Abstract

Abstract: This study is motivated by the low level of financial record-keeping discipline among micro business actors despite high transaction intensity, particularly among micro enterprises operating in the Kampung Lalang traditional market, which has implications for weak financial management and business decision-making. This condition highlights the urgency of the study, as financial record-keeping is a fundamental requirement for business sustainability and fiscal compliance, while the role of financial attitude has received limited scholarly attention. The objective of this study is to analyze the role of financial attitude in improving financial record-keeping discipline among micro business actors. The study employs a quantitative approach with an explanatory research design, involving 95 micro business owners selected through random sampling, and data collected using a Likert-scale questionnaire. Data analysis was conducted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results indicate that financial attitude has a positive and significant effect on financial record-keeping discipline, although the explanatory power of the model remains limited, suggesting the need to incorporate additional variables in future research. Keywords: Financial Attitude; Financial Record-Keeping; Micro Enterprises. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya disiplin pencatatan keuangan pelaku usaha mikro meskipun aktivitas transaksi berlangsung tinggi, khususnya pada usaha mikro di kawasan Pajak Kampung Lalang, yang berimplikasi pada lemahnya pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan usaha. Kondisi tersebut menjadi urgensi penelitian karena pencatatan keuangan merupakan fondasi keberlanjutan usaha dan kepatuhan fiskal, sementara faktor sikap keuangan pelaku usaha masih kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran financial attitude dalam meningkatkan disiplin pencatatan keuangan pelaku usaha mikro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 95 pelaku usaha mikro yang dipilih secara acak, serta pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin pencatatan keuangan, meskipun kemampuan penjelasan model masih bersifat terbatas, sehingga membuka peluang pengembangan penelitian selanjutnya dengan memasukkan variabel lain yang relevan. Kata kunci: Financial Attitude; Disiplin Pencatatan Keuangan; Usaha Mikro
URGENSI LARANGAN PERKAWINAN SATU MARGA PADA MASYARAKAT DESA SIGAMA UJUNG GADING KECAMATAN PADANG BOLAK KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Harahap, Darwis; Kaban, Maria; Sembiring, Rosnidar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5857

Abstract

Abstract: Sigama Village, Ujung Gading, still applies severe customary sanctions to those who practice same-marriage marriages, even though the marriage is legally valid and not prohibited. Sanctions such as large fines, social exclusion, revocation of inheritance rights, and prohibitions on participating in customary activities are still enforced because the community believes that same-marriage marriages bring shame, disaster, and disrupt kinship order. This situation creates tension between custom and positive law, while also showing the difference between general Batak customary rules and specific customary practices in the village. Therefore, this issue is important to study to see the extent to which these customary prohibitions and sanctions are still relevant in today's community life. Using a normative juridical method that examines documents related to the research problem. The results of the study show that the Batak Angkola customary marriage in Paluta still prohibits same-marriage marriages because they are considered to violate customary order, even though state law does not prohibit it. As a result, tension arises between custom and positive law, especially regarding social status and inheritance rights. Perpetrators of same-marriage marriages often receive customary sanctions such as fines and ostracism. This situation demonstrates that society is still striving to maintain traditions amidst modern social change. Keywords: marriage, customary law, legal consequences Abstrak: Desa Sigama Ujung Gading masih menerapkan sanksi adat yang berat terhadap pelaku perkawinan semarga, meskipun secara hukum negara perkawinan tersebut sah dan tidak dilarang. Sanksi seperti denda besar, pengucilan sosial, pencabutan hak waris, hingga larangan mengikuti kegiatan adat tetap diberlakukan karena masyarakat meyakini bahwa perkawinan semarga membawa aib, musibah, dan mengganggu tatanan kekerabatan. Situasi ini menimbulkan ketegangan antara adat dan hukum positif, sekaligus menunjukkan adanya perbedaan antara aturan adat Batak secara umum dengan praktik adat khusus di desa tersebut. Oleh karena itu, persoalan ini penting dikaji untuk melihat sejauh mana larangan dan sanksi adat tersebut masih relevan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Dengan metode yuridis normatif yang mana meneaalha dokumen-dokuman yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkawinan adat Batak Angkola di Paluta tetap melarang perkawinan semarga karena dianggap melanggar tatanan adat, meskipun hukum negara tidak melarangnya. Akibatnya muncul ketegangan antara adat dan hukum positif, terutama terkait status sosial dan hak waris. Pelaku perkawinan semarga sering menerima sanksi adat seperti denda dan pengucilan. Situasi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih berusaha mempertahankan tradisi di tengah perubahan sosial modern. Kata kunci perkawinan, hukum adat. Akibat hukum
SINERGI BUDAYA DAN TEKNOLOGI DALAM DESAIN WEBSITE KATALOG BATIK BERBASIS E-COMMERCE Sembiring, Asha; Sembiring, Alfan Ramadhan; Nababan, Junerdi; Kusnadi, Kusnadi; Putri, Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5754

Abstract

Abstract: Batik is a valuable cultural heritage of Indonesia, combining artistic and historical significance. In the digital era, integrating Batik into an online catalog website can enhance cultural promotion and product sales. This study focuses on designing a Batik catalog website that merges traditional cultural values with modern digital technology to create an engaging, user-friendly experience. Using a comparative qualitative approach, several existing Batik catalog websites were analyzed to identify design strengths, weaknesses, and opportunities. Thematic and SWOT analysis were applied to examine visual design, navigation, and interactive features. Findings suggest that an optimal Batik catalog website should balance Batik’s visual aesthetics with functional e-commerce features, provide interactive elements, and ensure responsive purchasing processes. This approach improves user experience while promoting Batik as a cultural product. Keywords: Batik; website catalog; digital design; user experience; cultural heritage Abstrak: Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi. Di era digital, integrasi Batik ke dalam website katalog online dapat meningkatkan promosi budaya sekaligus penjualan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang website katalog Batik yang menggabungkan nilai budaya tradisional dengan teknologi digital modern guna menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan mudah digunakan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif komparatif, beberapa website katalog Batik yang ada dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan peluang desain. Analisis tematik dan SWOT digunakan untuk menilai desain visual, navigasi, serta fitur interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website katalog Batik yang optimal harus mampu menyeimbangkan estetika visual Batik dengan fitur e-commerce yang fungsional, menyediakan elemen interaktif, serta memastikan proses pembelian yang responsif. Pendekatan ini meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus mempromosikan Batik sebagai produk budaya. Kata kunci: Batik; katalog website; desain digital; pengalaman pengguna; warisan budaya
PENGEMBANGAN TIKTOK UNTUK HASIL BELAJAR PADA SEL HEWAN DAN TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI 1 SIANTAR Haloho, Egma Afli; Silalahi, Mastiur Verawaty; Silaban, Winarto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5011

Abstract

Abstract: In order or by improve students' learning outcomes on animal as well as plant cell material in class VIII, this study intends to develop a science learning media based on the TikTok application. It also seeks to ascertain the viability of creating a video for TikTok-based in order to improve students learning outcomes on animal and plant cell material in class VIII. Finally, it seeks to ascertain how students react to the creation of TikTok- materials for improve students' learning outcomes on animal and plant cell material in class VIII. Low student learning results and a dearth of use of engaging, technology-based learning materials that are pertinent to students' digital habits form the basis of this study. The method used (R&D) with the ADDIE. The results of the study indicate TikTok-based learning media meets the feasibility criteria with a "very feasible" category based on expert assessment. The results of the feasibility test by material and media experts showed an average percentage of 81%, categorized as very feasible. Student responses to this media were in the very good category with a percentage of 83%. The experimental class outperformed the control class in terms of learning outcomes as determined by the pre-test as well as post-test. The Mann- Whitney test yielded an Asymp. Sigifikan. (2-tailed) 0.000 < 0.05, indicating that Ho is rejected and Ha is accepted. Keyword: tiktok ; animal ; plant ; cells.Abstrak: Tujuan riset merupakan demi mengembangkan media pembelajaran IPA yang didasarkan pada aplikasi TikTok dalam memajukan pemahaman siswa tentang materi sel hewan serta sel tumbuhan pada kelas VIII, untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan video yang didasarkan pada TikTok untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang materi sel hewan serta sel tumbuhan, dan dalam mengetahui reaksi siswa terhadap pengembang. Selain kurangnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi yang menarik dan terkait dengan kebiasaan digital siswa, hasil belajar siswa rendah, yang merupakan latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah (R&D) pada model ADDIE. Hasil riset memperlihatkan bahwa media pembelajaran berlandaskan TikTok memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan penilaian ahli dan memasukkan pilihan sangat layak. Uji kelayakan ahli materi dan media menunjukkan rata-rata 81% persentase berada dalam kategori "sangat layak". Respon peserta didik pada media tersebut ada pada kategori sangat baik dengan persentase 83%. Analisis dampak belajar melalui pre-test serta post-test membuktikan adanya peningkatan signifikan untuk kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, dengan uji Mann-Whitney menghasilkan nilai Asymp. Sigifikan. (2-tailed) 0,000 < 0,05, yang mempunyai defenisi Ho ditolak serta Ha diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis TikTok layak digunakan, mendapatkan respon positif, dan berpengaruh signifikan tentang hasil belajar murid untuk materi sel hewan serta sel tumbuhan.Kata kunci: tiktok ; hewan ; tumbuhan ; sel.