cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,712 Documents
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DENGAN SEMANGAT KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA CV. BINTANG MAS KOTA TEBING TINGGI Christin Natalia Sianipar; Silvy Cindyana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.6932

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of work discipline on employee work productivity, with work morale serving as an intervening variable at CV. Bintang Mas, Tebing Tinggi City, Indonesia. The variables investigated in this study include work discipline, work productivity, and work morale. This research employed a quantitative research design. The study population consisted of all 30 employees of CV. Bintang Mas, Tebing Tinggi City. Given the relatively small population size, a saturated sampling technique (census sampling) was adopted, whereby all members of the population were included as research respondents. Data were collected through interviews, questionnaires, and direct observation. The data were analyzed using simple linear regression analysis. The findings indicate that work discipline has a positive and statistically significant effect on both work morale and employee work productivity. In contrast, work morale has a negative and statistically insignificant effect on employee work productivity. Furthermore, work morale does not mediate the relationship between work discipline and employee work productivity at CV. Bintang Mas, Tebing Tinggi City. Keywords: Work discipline, Work productivity, and Work spirit   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dengan semangat kerja sebagai variabel intervening pada CV. Bintang Mas kota Tebing Tinggi. Variabel yang digunakan adalah disiplin kerja, produktivitas kerja, dan semangat kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua karyawan pada CV. Bintang Mas kota Tebing Tinggi yang berjumlah 30 orang. Dengan jumlah populasi yang tidak terlalu besar maka teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner dan pengamatan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja dan produktivitas kerja. Semangat kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja. Semangat kerja tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV. Bintang Mas kota Tebing Tinggi. Kata kunci: Disiplin kerja, Semangat kerja, Produktivitas kerja
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN REKRUTMEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SUMBER KARINDO SAKTI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Christin Natalia Sianipar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.6933

Abstract

Abstract: This study investigates the effects of work discipline and recruitment on employee performance, with job satisfaction serving as a mediating variable, at PT. Sumber Karindo Sakti. A quantitative research design was employed, and data were collected from 75 production employees selected using the Slovin sampling formula. The data were analyzed using multiple linear regression and path analysis with SPSS version 25. The findings reveal that both work discipline and recruitment have significant positive effects on job satisfaction. Work discipline also has a significant positive effect on employee performance, whereas recruitment does not directly influence employee performance. In addition, job satisfaction has a significant positive effect on employee performance. The mediation analysis indicates that job satisfaction does not mediate the relationship between work discipline and employee performance. However, job satisfaction successfully mediates the relationship between recruitment and employee performance. These findings highlight the critical role of job satisfaction in translating effective recruitment practices into improved employee performance, while suggesting that work discipline contributes directly to performance regardless of employees' level of job satisfaction. The study provides practical implications for organizations seeking to enhance employee performance through effective human resource management practices, particularly by strengthening recruitment processes and fostering employee job satisfaction. Keywords: work discipline; recruitment; job satisfaction; employee performance; mediation analysis.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Kerja Dan Rekrutmen Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sumber Karindo Sakti Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Pada PT. Sumber Karindo Sakti). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin yang berjumlah 75 responden yaitu karyawan bagian produksi pada PT. Sumber Karindo Sakti. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis jalur dengan menggunakan bantuan SPSS versi 25.00. Hasil penelitian ini yaitu: 1) disiplin kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja pada PT. Sumber Karindo Sakti, 2) rekrutmen berpengaruh terhadap kepuasan kerja pada PT. Sumber Karindo Sakti, 3) disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 4) rekrutmen tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 5) kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 6) kepuasan kerja tidak mampu menjadi variabel yang memediasi pengaruh antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 7) kepuasan kerja mampu menjadi variabel yang memediasi pengaruh antara rekrutmen terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti.. Kata kunci: Disiplin Kerja, Rekrutmen, Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MEMPERKUAT KEUNGGULAN KOMPETITIF UMKM SMOOTHIES KING MANGO THAI Fitrianingsih Fitrianingsih; Suwadi Suwadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.6934

Abstract

Abstract: The rapid development of digital technology has transformed the marketing practices of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), encouraging business owners to utilize social media as a platform for promotion, communication, and customer relationship development. This study aims to analyze the implementation of a social media-based digital marketing strategy in strengthening the competitive advantage of Smoothies King Mango Thai MSME in Tebing Tinggi City. The research employed a descriptive qualitative approach involving seven informants, consisting of one business owner and six customers. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that social media is utilized as a medium to introduce products, disseminate promotional information, establish communication with customers, and expand the reach of marketing information. From the business owner's perspective, digital media has become an integral part of marketing activities, while customers perceive social media as an effective source of information regarding products and promotional offers. The study also reveals that competitive advantage is not solely shaped by digital marketing activities but is also influenced by product quality, pricing, service quality, business location, and customer experience. Furthermore, the findings suggest that digital marketing strategies are more effective when integrated with customer engagement initiatives and supported by the delivery of superior value to consumers. Keywords: Digital Marketing, Social Media, Customer Engagement, MSMEs, Competitive Advantage   Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran UMKM dan mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, komunikasi, dan pengembangan hubungan dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi pemasaran digital berbasis media sosial dalam memperkuat keunggulan kompetitif UMKM Smoothies King Mango Thai di Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuh informan yang terdiri atas satu orang pengelola usaha dan enam orang pelanggan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk, menyampaikan informasi promosi, membangun komunikasi, dan memperluas jangkauan informasi kepada konsumen. Perspektif pengelola usaha menunjukkan bahwa media digital menjadi bagian dari aktivitas pemasaran, sedangkan perspektif pelanggan menunjukkan bahwa media sosial membantu memperoleh informasi mengenai produk dan promosi. Keunggulan kompetitif tidak hanya dibentuk oleh aktivitas pemasaran digital, tetapi juga oleh kualitas produk, harga, pelayanan, lokasi, dan pengalaman pelanggan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital akan lebih efektif apabila dikombinasikan dengan customer engagement dan kualitas nilai yang ditawarkan kepada konsumen. Kata kunci: Pemasaran Digital, Media Sosial, Customer Engagement, UMKM, Keunggulan Kompetitif.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LAYANAN GRAB DALAM JASA ANTAR JEMPUT DI KOTA TEBING TINGGI Fitrianingsih Fitrianingsih; Eka Mayastika Sinaga; Riska Audia; Puji Wardani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.6935

Abstract

Abstract: This study aims to analyze customer satisfaction with the quality of Grab's ride-hailing services in Tebing Tinggi City. The study is motivated by the increasing use of app-based transportation services, which requires service providers to deliver fast, safe, comfortable, affordable, and responsive services that meet customer needs. This research employed a quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed to Grab users in Tebing Tinggi City. The analysis was conducted by examining customers' perceptions of the ease of using the application, pickup punctuality, drivers' attitude and professionalism, safety, comfort, price fairness, and responsiveness in handling customer complaints. The findings indicate that customer satisfaction is influenced by a combination of digital service quality and the quality of direct interactions between customers and drivers. The ease of booking through the application, transparent fare information, travel comfort, drivers' courteous behavior, and customers' perceptions of affordable pricing are the main factors contributing positively to customer satisfaction. However, several aspects still require improvement, particularly the consistency of pickup punctuality, safety standards, application stability, and the speed of complaint handling. The study concludes that improving customer satisfaction with Grab services in Tebing Tinggi City requires an integrated service approach that emphasizes technological innovation, human resource quality, safety, pricing transparency, and an effective customer feedback and evaluation mechanism. Keywords: Customer Satisfaction, Grab Services, Online Transportation.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan Grab dalam jasa antar-jemput di Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan layanan transportasi berbasis aplikasi yang menuntut perusahaan untuk memberikan pelayanan yang cepat, aman, nyaman, terjangkau, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada pengguna layanan Grab di Kota Tebing Tinggi. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi persepsi pelanggan terhadap kemudahan penggunaan aplikasi, ketepatan waktu penjemputan, sikap dan profesionalisme pengemudi, keamanan, kenyamanan, kesesuaian harga, serta respons terhadap keluhan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh kombinasi kualitas layanan digital dan kualitas interaksi langsung antara pelanggan dengan pengemudi. Kemudahan pemesanan melalui aplikasi, informasi tarif, kenyamanan perjalanan, sikap pengemudi, dan persepsi harga yang terjangkau menjadi aspek yang memberikan kontribusi positif terhadap kepuasan pelanggan. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama konsistensi ketepatan waktu penjemputan, standar keselamatan, kestabilan layanan aplikasi, serta kecepatan penanganan keluhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kepuasan pelanggan Grab di Kota Tebing Tinggi memerlukan pendekatan pelayanan yang terpadu dengan memperhatikan aspek teknologi, kualitas sumber daya manusia, keamanan, transparansi harga, dan mekanisme evaluasi pelanggan. Kata kunci: Kepuasan Pelanggan, Layanan Grab, Transportasi Online.
PENGARUH DIGITAL CONTENT MARKETING DAN E-SERVICE QUALITY TERHADAP DAYA SAING UMKM SAVA JAMBI Dedi Handoko; Andel Hopi Candra; Eri Bestary Al Haitamy; Nur Rahmat Agis
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6940

Abstract

Abstract: This study examines the effects of Digital Content Marketing and E-Service Quality on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) affiliated with the SAVA UMKM Jambi digital aggregator platform, addressing the limited attention given to these two constructs when tested simultaneously within a local digital MSME ecosystem. A quantitative verificative design was used, involving 132 MSME actors selected through purposive sampling among active SAVA Jambi members with at least six months of platform use. Data were collected through a validated 39-item Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression in SPSS following instrument validity, reliability, and classical assumption testing. All 39 items were declared valid (r-count > r-table = .361) and reliable, with Cronbach's Alpha of .900 (Digital Content Marketing), .908 (E-Service Quality), and .889 (MSME competitiveness). The classical assumption tests indicated normally distributed residuals, no multicollinearity (VIF = 1.17), and no heteroscedasticity. The t-test showed that both Digital Content Marketing (b = .415; t = 5.997; p < .001) and E-Service Quality (b = .350; t = 4.697; p < .001) had a significant positive effect on MSME competitiveness, while the F-test confirmed a significant simultaneous effect (F = 46.475; p < .001), with both variables jointly explaining 41.9% of the variance in MSME competitiveness (R² = .419). The results are discussed within a Resource-Based View perspective, in which digital content and electronic-service capabilities are positioned as strategic resources for sustainable MSME competitiveness, offering practical implications for strengthening the SAVA UMKM Jambi digital ecosystem. Keywords: digital content marketing; e-service quality; MSME competitiveness; multiple linear regression; SAVA Jambi.   Abstrak: Penelitian ini menganalisis pengaruh Digital Content Marketing dan E-Service Quality terhadap daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam platform agregator digital SAVA UMKM Jambi, sebagai respons atas minimnya kajian yang menguji kedua konstruk tersebut secara simultan pada ekosistem UMKM digital lokal. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif-verifikatif dengan melibatkan 132 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling di antara anggota aktif SAVA UMKM Jambi dengan masa penggunaan platform minimal enam bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert sebanyak 39 item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS setelah memenuhi uji asumsi klasik. Seluruh 39 item dinyatakan valid (r-hitung > r-tabel = 0,361) dan reliabel, dengan Cronbach's Alpha sebesar 0,900 (Digital Content Marketing), 0,908 (E-Service Quality), dan 0,889 (daya saing UMKM). Uji asumsi klasik menunjukkan data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas (VIF = 1,17), dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil uji t menunjukkan bahwa Digital Content Marketing (b = 0,415; t = 5,997; Sig. = 0,000) dan E-Service Quality (b = 0,350; t = 4,697; Sig. = 0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan uji F menunjukkan pengaruh simultan yang signifikan (F = 46,475; Sig. = 0,000), dengan kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 41,9% variasi daya saing UMKM (R² = 0,419). Hasil penelitian dibahas dalam perspektif Resource-Based View, yang memposisikan kapabilitas konten digital dan layanan elektronik sebagai sumber daya strategis bagi daya saing UMKM yang berkelanjutan, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi penguatan ekosistem digital SAVA UMKM Jambi. Kata kunci: digital content marketing; e-service quality; daya saing UMKM; regresi linier berganda; SAVA Jambi.
STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK DAN MINAT KUNJUNGAN WISATAWAN AIR TERJUN SIKULIKAP DI BERASTAGI, KABUPATEN TANAH KARO Teguh Raudhah Rangkuti; Nurhayati Nurhayati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6942

Abstract

Abstract: Sikulikap Waterfall is an ecotourism destination in Doulu Village, Tanah Karo Regency, that holds substantial natural potential but has not yet been managed optimally, so its attractiveness and visiting interest remain underdeveloped. This study aims to analyze the current management condition of the ecotourism site, identify the inhibiting factors, and formulate an effective management strategy to increase tourist attraction and visiting interest. The study employed a descriptive qualitative approach with a purposive sampling technique, in which data were collected through observation, interviews, and documentation involving the site manager, the local community, and tourists. The findings indicate that the management of Sikulikap Waterfall has been running in terms of cleanliness and security, but remains fragmented in terms of infrastructure, facilities, and community involvement. The main inhibiting factors include unpaved access roads, limited supporting facilities, low visitor awareness of cleanliness, and limited support from the local government. The recommended management strategy is formulated based on the 4A approach (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary), combined with strengthening the pillars of environmental sustainability, community empowerment, and economic sustainability. Keywords: Ecotourism Management Strategy, Tourist Attraction, Visiting Interest, Sikulikap Waterfall.   Abstrak: Air Terjun Sikulikap merupakan destinasi ekowisata di Desa Doulu, Kabupaten Tanah Karo, yang memiliki potensi alam besar namun belum dikelola secara optimal sehingga daya tarik dan minat kunjungan wisatawan belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan ekowisata saat ini, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat, serta merumuskan strategi pengelolaan yang efektif untuk meningkatkan daya tarik dan minat kunjungan wisatawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola wisata, masyarakat lokal, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Air Terjun Sikulikap sudah berjalan pada aspek kebersihan dan keamanan, tetapi belum terpadu dari sisi infrastruktur, fasilitas, dan pelibatan masyarakat. Faktor penghambat utama meliputi jalan yang belum teraspal, minimnya fasilitas penunjang, rendahnya kesadaran kebersihan pengunjung, serta terbatasnya dukungan pemerintah daerah. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan disusun berdasarkan pendekatan 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) yang dipadukan dengan penguatan pilar kelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi. Kata kunci: Strategi Pengelolaan Ekowisata, Daya Tarik Wisata, Minat Kunjungan Wisatawan, Air Terjun Sikulikap.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN TIKET BUS BERBASIS WEBSITE DI PROVINSI SUMATERA UTARA Juliandri Juliandri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6943

Abstract

Abstract: Buses are still one of the practical transportation options for the public. This naturally puts pressure on bus service providers to implement systems that make it easier for people to access information and book their tickets. However, many bus service providers still use a traditional system where passengers have to go to the ticket counter in person or make a phone call to book tickets or ask for information. This system is considered inefficient and can cause losses for the service providers. Therefore, a web-based ticket booking information system was designed using the prototype method. The goal of this system design is to make things easier and more comfortable for passengers, minimize transaction errors, and improve operational services. Keywords: Design; Information System; Ticket Booking; Prototype; Website.   Abstrak: Bus merupakan salah satu alat transportasi yang masih dijadikan pilihan praktis di kalangan masyarakat. Hal ini tentu memberikan tuntutan bagi penyedia layanan transportasi bus untuk menerapkan sistem yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi maupun memesan tiket perjalanannya. Namun masih banyak pihak penyedia layanan taranspotasi bus menerapkan sistem klasik dimana calon penumpang harus mendatangi loket secara langsung atau panggilan telepon untuk memesan tiket maupun menanyakan informasi yang dibutuhkan. Sistem ini dinilai kurang efisien dan dapat mengakibatkan kerugian bagi pihak penyedia layanan. Maka dari itu, dilakukan perancangan sebuah sistem informasi pemesanan tiket berbasis web dengan menggunakan metode prototype. Perancangan sistem informasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi calon penumpang, meminimalisir kesalahan transaksi, dan meningkatkan pelayanan operasional. Kata kunci: Perancangan; Sistem Informasi; Pemesanan Tiket; Prototype; Website.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PERENCANAAN DESTINASI WISATA BUDAYA: KAMPUNG TEMATIK ADAT RIMBO TAROK PADANG Triska Marvidola; Yosi Suryani; Riani Sukma Wijaya; Vidya Chandra Prashanty; Fauziah Fitri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6944

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the integration of local wisdom into cultural tourism destination planning in the Rimbo Tarok Traditional Thematic Village, Padang City. A descriptive quantitative approach was employed, focusing on five destination planning dimensions: attraction, accessibility, amenities, ancillary services, and promotion. Primary data were collected through questionnaires distributed to 55 respondents, consisting of 50 statement items measured using a five-point Likert scale. Data were analyzed using IBM SPSS Statistics through validity testing, reliability testing, descriptive statistics, and a One-Sample t-Test with a test value of 3. The results showed that all questionnaire items were valid and the overall instrument demonstrated excellent reliability, with a Cronbach’s Alpha of 0.963. Attraction obtained the highest mean score (3.738), followed by amenities (3.480), accessibility (3.251), promotion (3.138), and ancillary services (2.951). Overall, the mean score was 3.312, with t = 3.954 and p < 0.001. These findings indicate that local wisdom-based destination planning is generally perceived positively. However, strengthening ancillary services, institutional management, and tourism promotion should be prioritized to support the sustainable development of Rimbo Tarok as a cultural tourism destination. Keywords: Local Wisdom; Destination Planning; Cultural Tourism; Thematic Village; Sustainable Tourism.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi kearifan lokal dalam perencanaan destinasi wisata budaya di Kampung Tematik Adat Rimbo Tarok, Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan lima dimensi, yaitu atraksi, aksesibilitas, amenitas, ancillary service, dan promosi. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 55 responden yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling meliputi akademisi, pemerintah, masyarakat, pokdarwis dan pengunjung. Dengan 50 butir pernyataan menggunakan skala Likert 1–5. Analisis dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, dan One Sample t-Test dengan nilai pembanding 3. Hasil penelitian menunjukkan seluruh item valid dan instrumen memiliki reliabilitas sangat baik dengan Cronbach’s Alpha sebesar 0,963. Nilai rata-rata tertinggi terdapat pada atraksi (3,738), diikuti amenitas (3,480), aksesibilitas (3,251), promosi (3,138), dan ancillary service (2,951). Secara keseluruhan, nilai rata-rata sebesar 3,312 dengan t = 3,954 dan p < 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa perencanaan destinasi berbasis kearifan lokal dinilai positif, namun penguatan layanan pendukung, kelembagaan, dan promosi masih perlu diprioritaskan. Kata kunci: Kearifan Lokal; Perencanaan Destinasi; Wisata Budaya; Kampung Tematik; Wisata Berkelanjutan.
ANALISIS KESIAPAN AI GOVERNANCE PADA PERGURUAN TINGGI DALAM MENDUKUNG PEMANFAATAN GENERATIVE AI Devi Gusmita; Eva Rianti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6945

Abstract

Abstract: This study proposes an AI Governance Readiness Index (AGRI) to assess higher education institutions' readiness for responsible Generative Artificial Intelligence (GenAI) utilization. AGRI is operationalized as a research index synthesized from contemporary AI governance principles rather than treated as an established standardized instrument. The index comprises eight dimensions: strategy and policy, accountability, data governance, AI risk management, transparency and documentation, human oversight, security and privacy, and AI literacy. A quantitative descriptive cross-sectional design is proposed, supported by document review. Respondents include university leaders, IT managers, quality assurance personnel, lecturers, and academic administrators. Each indicator is scored on a five-point readiness scale, normalized to 0-100, and aggregated using equal dimension weights; gap analysis compares current and expected readiness. As this is a draft article, empirical values are intentionally left for field data rather than fabricated. The expected contribution is a reproducible institutional diagnostic that identifies governance strengths, critical gaps, and improvement priorities for responsible GenAI adoption in higher education. Keywords: AI governance; AGRI; generative AI; higher education; readiness index.   Abstrak: Penelitian ini mengusulkan AI Governance Readiness Index (AGRI) untuk menilai kesiapan perguruan tinggi dalam mendukung pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (GenAI) secara bertanggung jawab. AGRI dioperasionalkan sebagai indeks penelitian yang disintesis dari prinsip tata kelola AI kontemporer, bukan sebagai instrumen standar yang telah mapan. Indeks mencakup delapan dimensi: strategi dan kebijakan, akuntabilitas, tata kelola data, manajemen risiko AI, transparansi dan dokumentasi, human oversight, keamanan dan privasi, serta literasi AI. Penelitian dirancang secara kuantitatif deskriptif cross-sectional dan didukung telaah dokumen. Responden meliputi pimpinan perguruan tinggi, pengelola TI, penjaminan mutu, dosen, dan pengelola akademik. Setiap indikator dinilai dengan skala kesiapan lima tingkat, dinormalisasi menjadi 0-100, kemudian diagregasi menggunakan bobot dimensi setara; gap analysis membandingkan kondisi aktual dan harapan. Karena naskah ini merupakan draft, nilai empiris tidak dibuat secara fiktif. Kontribusi yang diharapkan adalah instrumen diagnostik institusional yang dapat direplikasi untuk mengidentifikasi kekuatan, kesenjangan kritis, dan prioritas perbaikan tata kelola GenAI. Kata kunci: AI governance; AGRI; generative AI; perguruan tinggi; indeks kesiapan.
ORGANIZATIONAL PSYCHOLOGICAL OWNERSHIP AND INNOVATIVE WORK BEHAVIOR: MEDIATING EFFECT OF KNOWLEDGE HIDING Rully; Rrin Handayani; Fahmi Oemar; Didik Siswanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6951

Abstract

Innovation is a crucial element for organizational sustainability and competitiveness in a dynamic era. This study aims to examine the effect of Organizational Psychological Ownership (OPO) on Innovative Work Behavior (IWB), as well as to analyze the mediating role of Knowledge Hiding in this relationship. Grounded in organizational psychology theory, psychological ownership toward the organization is expected to foster innovative work behavior by suppressing knowledge-hiding behaviors among employees. This study adopts a quantitative approach using a survey method distributed to employees in [mention sector/industry, e.g., the banking/tech sector]. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results indicate that OPO has a significant positive effect on IWB and a negative effect on Knowledge Hiding. Furthermore, Knowledge Hiding is proven to mediate the relationship between OPO and IWB. These findings highlight the importance of nurturing employees' sense of ownership to minimize knowledge hiding, thereby encouraging workplace innovation. Practical implications and suggestions for organizational management are also discussed.