cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,061 Documents
STRATEGI KOPI KENANGAN DALAM MENINGKATKAN BRAND IMAGE MELALUI KOLABORASI DENGAN INFLUENCER ANGGA YUNANDA Miftahul Hasniyah Nasution; Erwan Efendi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3045

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of influencers in enhancing the brand image of Kopi Kenangan on digital platforms through a case study of Angga Yunanda as Chief Tampan Officer (CTO). A qualitative case study approach was employed, including in-depth interviews, social media observation, and document analysis. The findings reveal that Angga Yunanda’s credibility and positive image, alignment of values between influencer and brand, and active interaction through creative content and storytelling effectively increase brand awareness, engagement, and consumer loyalty. Tangible impacts include significant growth in followers and social media interactions, formation of a loyal customer community, and increased Kopi Kenangan sales during the campaign. This study confirms that an appropriate influencer marketing strategy is key to building a strong and relevant brand image in the digital era and provides practical recommendations for companies to optimize influencer collaborations to achieve marketing goals. Keywords: Influencer Marketing; Brand Image; Kopi Kenangan; Social Media;  Engagement Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran influencer dalam meningkatkan brand image Kopi Kenangan di platform digital melalui studi kasus Angga Yunanda sebagai Chief Tampan Officer (CTO). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, meliputi wawancara mendalam, observasi media sosial, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas dan citra positif Angga Yunanda, kesesuaian nilai antara influencer dan merek, serta interaksi aktif melalui konten kreatif dan storytelling efektif meningkatkan kesadaran merek, engagement, dan loyalitas konsumen. Dampak nyata terlihat dari pertumbuhan signifikan jumlah pengikut dan interaksi di media sosial, terbentuknya komunitas pelanggan loyal, serta peningkatan penjualan Kopi Kenangan selama kampanye. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi influencer marketing yang tepat dapat menjadi kunci dalam membangun brand image yang kuat dan relevan di era digital serta memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam mengoptimalkan kolaborasi dengan influencer untuk mencapai tujuan pemasaran. Kata kunci: Influencer Marketing; Brand Image; Kopi Kenangan; Media Social; Engagement
Pengaruh Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image Terhadap Minat Beli Produk Makanan Korea Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam Dewinta Tiara Putri; Mardhiyah Hayati; Yeni Susanti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana hubungan Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image terhadap Minat Beli pada produk makanan Korea. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan populasi konsumen Generasi Z yang membeli produk makanan Korea di Bandar Lampung. Metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling, maka diperoleh sampel sebanyak 97 orang. Dalam proses pengumpulan data dilakukan penyebaran kuesioner dengan beberapa pertanyaan yang kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS V25. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Setelah dilakukan analisis data, variabel-variabel dalam penelitian ini valid dan reliabel. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image memiliki pengaruh terhadap Minat Beli, pada variabel (1)Korean Wave nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05), pada variabel (2)Country Of Origin dengan nilai signifikansi sebesar (0,000<0,05), variabel (3)Brand Image dengan nilai signifikansi (0,000<0,05). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Korean Wave, Country Of Origin dan Brand Image terhadap Minat Beli.
PEMETAAN KRIMINOLOGI TERHADAP PENCURIAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING Dinda Budiarti; Yusuf Ramadhan Nasution; Raissa Amanda Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3050

Abstract

Abstract: This study aims to map the crime rate of motorcycle theft in Aek Batu Village, Torgamba District, Labuhanbatu Selatan Regency, using the K-Means Clustering algorithm. This mapping system was developed to classify areas based on crime-prone levels, facilitating preventive actions and security improvements in the region. The data used includes motorcycle theft reports processed into numerical datasets as input for the algorithm. The clustering results classify areas into three categories: high, medium, and low crime levels. The implementation of this system is expected to provide clear information to the public to increase awareness and minimize crime risks. Keyword: K-Means Clustering, Crime Mapping, Motorcycle Theft, Data Mining, Regional SecurityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kriminalitas pencurian sepeda motor di Desa Aek Batu, Kec. Torgamba, Kab. Labuhanbatu Selatan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Sistem pemetaan ini dibangun untuk mengklasifikasikan wilayah berdasarkan tingkat rawan kejahatan, sehingga mempermudah pengambilan langkah preventif dan peningkatan keamanan di daerah tersebut. Data yang digunakan mencakup laporan pencurian sepeda motor yang diolah menjadi dataset numerik sebagai input algoritma. Hasil clustering menunjukkan pengelompokan wilayah ke dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah tingkat kriminalitas. Implementasi sistem ini diharapkan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan meminimalkan risiko kejahatan. Kata kunci: K-Means Clustering, Pemetaan Kriminalitas, Pencurian Sepeda Motor, Data Mining, Keamanan Wilayah.
RANCANG BANGUN KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT MEDAN TEMBUNG Fachira Nur Sahfitri; Triase Triase; Fathiya Hasyifah Sibarani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3052

Abstract

Abstract: Knowledge is very influential on the running of an agency. By utilizing knowledge, agencies can improve their performance. The Medan Tembung sub-district office is the center of administration and public services at the sub-district level. The knowledge possessed by employees is currently not well documented because there is media that can store all the knowledge possessed by employees and the process of employee interaction in sharing their respective knowledge is carried out directly. This research aims to design and develop a system that can store all the knowledge possessed by general employees so that employee knowledge increases and employee performance increases. For this reason, a web-based knowledge management system was built, equipped with features such as departments, articles, comments, discussion attachments, users and activities. With the existence of a web-based knowledge management system, Medan Tembung sub-district office employees can successfully store, manage and share the knowledge that each employee has, thereby reducing the loss of knowledge that employees have due to transfer or retirement. Keyword: Knowledge, Knowledge Management System, Employees, General Department Abstrak: Knowledge sangat berpengaruh pada berlangsungnya suatu instansi. Dengan memanfaatkan pengetahuan, instansi dapat meningkatkan kinerjanya. Kantor camat medan tembung merupakan pusat administrasi dan pelayanan publik tingkat kecamatan. Pengetahuan yang dimiliki pegawai saat ini belum terdokumentasi dengan baik dikarenakan belum adanya media yang dapat menyimpan semua knowledge yang dimiliki pegawai dan proses interaksi pegawai dalam sharing knowledge masing dilakukan secara langsung. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk merancang dan mengembangkan sistem yang bisa menyimpan semua pengetahuan yang dimiliki pegawai bagian umum sehingga knowledge pegawai bertambah dan kinerja pegawai menjadi meningkat. Untuk itu dibangunlah sebuah sistem knowledge management system berbasis web dengan dilengkapi fitur – fitur seperti departemen, artikel, komentar, lampiran diskusi, pengguna dan aktivitas. Dengan adanya sistem knowledge management system berbasis web, pegawai kantor camat medan tembung dapat berhasil menyimpan, mengelola dan membagikan knowledge yang dimiliki setiap pegawai sehingga mengurangi kehilangan pengetahuan (knowledge) yang dimiliki pegawai karena mutasi atau pensiun. Kata kunci: Knowledge, Knowledge Management System, Pegawai, Bagian Umum
PERANCANGAN USER INTERFACE DIGITALISASI ANALISIS KELENGKAPAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING DI RSUD PALEMBANG BARI Dian Yuliani; Anastasia Cyntia Dewi Kurniawati; Hosizah Hosizah; Arief Ichwan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3053

Abstract

Abstract: The mandatory of Electronic Medical Records (EMR) in Indonesia encourages Health Information Recorders (HIMs) to find the best solution to maintain the quality of EMR. Although EMR has been implemented, the electronic system in hospitals does not have enough features for effective quality assurance, resulting in difficulties for HIMs in quantitative and qualitative analysis. Based on KMK HK.01.07/Menkes/1128/2022 on Hospital Accreditation Standards, if the electronic system does not support service quality assurance operations, system development is required. This study aims to design a User Interface (UI) for digitizing the completeness analysis of Medical Records (MR). The method used is design thinking with five UI principles (proximity, similarity, continuity, figure and background and common fate). Design testing using heuristic evaluation by five evaluators. The result was a UI with features of MR completeness analysis, notification, MR completeness analysis report and activity log. The three highest heuristic principles were Help and Documentation score 2.80 (major), Recognition Rather Than Recall score 2.20 (minor) and Help Users Recognize, Diagnose and Recover from Errors score 1.60 (minor). These principles have been improved according to the evaluator's recommendations. It is recommended to improve the UI to achieve a score of 0 (no problem). Keyword: Heuristic Evaluation, Medical Record Completeness Analysis, User Interface Abstrak: Kewajiban Rekam Medis Elektronik (RME) di Indonesia mendorong para Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) mencari solusi terbaik untuk menjaga kualitas RME. Meskipun RME telah diterapkan, sistem elektronik di Rumah Sakit (RS) belum memiliki fitur yang cukup untuk penjaminan mutu yang efektif, mengakibatkan PMIK kesulitan dalam analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan KMK HK.01.07/Menkes/1128/2022 tentang Standar Akreditasi RS, bila sistem elektronik tidak mendukung operasional penjaminan mutu pelayanan, pengembangan sistem diperlukan. Penelitian ini bertujuan merancang User Interface (UI) digitalisasi analisis kelengkapan Rekam Medis (RM). Metode yang digunakan adalah design thinking dengan lima prinsip UI (proximity, similarity, continuity, figure and background dan common fate). Pengujian desain menggunakan evaluasi heuristik oleh lima evaluator. Hasil penelitian adalah UI dengan fitur analisis kelengkapan RM, notification, report analisis kelengkapan RM dan log aktivitas. Diperoleh tiga prinsip heuristik tertinggi yakni Help and Documentation skor 2,80 (major), Recognition Rather Than Recall skor 2,20 (minor) dan Help Users Recognize, Diagnose and Recover from Errors skor 1,60 (minor). Prinsip-prinsip tersebut telah diperbaiki sesuai rekomendasi evaluator. Disarankan untuk menyempurnakan UI guna mencapai skor 0 (no problem). Kata Kunci: Analisis Kelengkapan Rekam Medis, Evaluasi Heuristik, User Interface  
TUNTUTAN PEMBEBANAN UANG PENGGANTI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI PERSPEKTIF TUJUAN HUKUM (Studi Beberapa Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi) Theo Yose Pratama Pasaribu; Mahmud Mulyadi; Vita Cita Emia Tarigan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3055

Abstract

Abstract: Payment of Replacement Money may exceed the threat of principal criminal fines, because it depends on the amount of corruption proceeds in each corruption case. This study discusses the problem, the position of additional criminal penalties of payment of replacement money against principal penalties in corruption crimes, the application of criminal penalties of payment of replacement money in the verdict of the corruption court judge No. 27 / Pid.Sus-TPK / 2018 / PN.Amb jo. No. 3 / PID.SUS-TPK / 2019 / PT AMB and No. 44 / Pid.Sus-TPK / 2018 / PN.Kdi jo. No. 9 / PID.SUS-TPK / 2018 / PT KDI and the demands for imposing replacement money are carried out by the public prosecutor in corruption cases in order to comply with the objectives of the law. This research method uses a normative legal research type with a descriptive research nature with a statute approach, a conceptual approach, and a case approach. Sources include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique is library research with a data collection tool, namely document research, then analyzed using qualitative data analysis. It is recommended that additional criminal penalties of replacement money be placed firmly as the main instrument in recovering state losses in corruption crimes, by ensuring that its implementation is in accordance with applicable provisions. Keywords: Claims, Compensation, Corruption Crimes. Abstrak: Pembayaran Uang Pengganti dapat saja melebihi ancaman pidana pokok denda, sebab hal itu secara kasuistis tergantung pada jumlah hasil korupsi pada tiap kasus korupsi. Penelitian ini membahas permasalahan, kedudukan pidana tambahan pembayaran uang pengganti terhadap pidana pokok dalam tindak pidana korupsi, penerapan pidana pembayaran uang pengganti dalam putusan hakim pengadilan tindak pidana korupsi No. 27/Pid.Sus-TPK/2018/ PN.Amb jo. No. 3/PID.SUS-TPK /2019/PT AMB dan No. 44/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Kdi jo. No. 9/PID.SUS-TPK/2018/PT KDI dan tuntutan pembebanan uang pengganti dilakukan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara tindak pidana korupsi agar sesuai dengan tujuan hukum. Metode Penelitian ini mengunakan jenis penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Sumber meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpulan data yaitu studi dokumen (documentary research), selanjutnya dianalisis menggunakan analisis data kualitatif. Disarankan agar pidana tambahan uang pengganti ditempatkan secara tegas sebagai instrumen utama dalam pemulihan kerugian negara dalam tindak pidana korupsi, dengan memastikan implementasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kata kunci: Tuntutan, Uang Pengganti, Tindak Pidana Korupsi.
KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT WARGA NEGARA ASING TERHADAP HARTA WARISAN ORANG TUA BERKEWARGANEGARAAN ASING DI INDONESIA BERDASARKAN WASIAT (STUDI PUTUSAN NOMOR 486/K/PDT/2020) Cathryn Aurora Chindy; Hasim Purba; Rudy Haposan Siahaan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3056

Abstract

Abstract: Adoption is a legal act in which a child is taken into a family, establishing a legal relationship between the adoptive parents and the adopted child. This study aims to examine and analyze the procedures and legal norms of adaption in Indonesia, this research employs a normative juridical approach with a descriptive-analytical method. The data used is secondary data obtained through a literature studi (document analysis). The findings indicate that the procedures and legal norms of adoption in Indonesia have evolved from customary systems to a more structured legal system involving strict legislative regulations, especially in cases of intercountry adoption. The legal status of an adopted foreign child concerning the inheritance of their adoptive parents obtained through a will, as seen in Decision No. 486/K/PDT/2020. Is subject to Indonesian inhertance law. In this case, the legal status of the adopted foreign child concerning the inhertance stated in the authentic deed was not recognized, aligning, with the court’s decision to overturn the previous high court ruling. Keyword: Adopted Child, Foreign National, Inhertance, Will Abstrak: Pengangkatan anak atau adopsi adalah perbuatan hukum yang mengambil anak orang lain ke dalam keluarga sendiri, sehingga menimbulkan hubungan hukum antara orang tua angkat dan anak angkat. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder dengan menggunakan studi kepustakaan (dokumen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prosedur dan norma hukum pengangkatan anak di Indonesia telah berkembang dari sistem adat ke system hukum yang lebih terstruktur dan melibatkan peraturan perundang-undangan yang ketat, terutama dalam kasus adopsi oleh warga negara asing (Intercountry Adoption). Kedudukan hukum anak angkat WNA terhadap harta peninggalan orang tua angkatnya yang diperoleh berdasarkan wasiat dalam Putusan Nomor 486/K/PDT/2020 bergantung pada hukum waris Indonesia, Dalam kasus ini, kedudukan hukum anak angkat WNA terhadap harta peninggalan orang tua angkatnya yang diatur dalam akta autentik tersebut tidak diakui, sejalan dengan keputusan hakim yang membatalkan putusan pengadilan tinggi sebelumnya. Kata kunci: Anak Angkat, Warga Negara Asing, Harta Warisan, dan Wasiat 
URGENSI IDENTIFIKASI MASYARAKAT HUKUM ADAT UNTUK OPTIMALISASI PENDAFTARAN TANAH HAK ULAYAT DI KABUPATEN LANGKAT Rafiqoh Putriana Jamil; Edy Ikhsan; Idha Aprilyana Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3057

Abstract

requirements for the recognition of Customary Law Communities. Customary land has its own regulations regarding land registration, which are contained in Permen ATR/BPN No.14 of 2024. The identification activities carried out are useful as a benchmark in the stages of recognizing and protecting Customary Law Communities. The problems studied in this study are How is the Recognition and Protection of Customary Law Communities in Langkat Regency after Perda No. 2 of 2019, How is the Process of Identification and Registration of Customary Law Community Land Rights in Langkat Regency, and What are the Obstacles in Optimizing Customary Law Land Registration in Langkat Regency. This study uses the Normative Legal Research method supported by Interviews. The nature used in this study is descriptive analytical. Data Collection Techniques in this study through literature studies accompanied by interviews with several related informants. The data obtained will be analyzed qualitatively and conclusions drawn deductively. The findings of the identification of customary law communities in Langkat Regency are the Langkat Sultanate, Kejuruan Stabat, Kedatukan Secanggang, and Kedatukan Besitang. Although they exist, the customary law communities in Langkat Regency are only part of the ceremony and the registration of customary land rights of customary law communities in Langkat Regency has never occurred because proof of customary land in this Regency is difficult to do, thus hampering the administration and registration of customary land rights. In addition, there has been no follow-up after the issuance of the Regional Regulation until now the Regent's Decree concerning the Customary Law Community has never been issued and no Customary Law Community has ever registered its customary land with the National Land Agency in Langkat. Keywords: Urgency Of Registation, Communal Land, Langkat. Abstrak: Pasal 3 UUPA Jo. Pasal 18B ayat (2) UUD NRI 1945 mengatur terkait persyaratan diakuinya Masyarakat Hukum Adat. Tanah ulayat memiliki peraturannya tersendiri menyangkut pendaftaran tanah, hal itu terdapat di Permen ATR/BPN No.14 Tahun 2024. Adanya kegiatan identifikasi yang dilakukan berguna sebagai tolak ukur dalam tahapan untuk mengakui dan melindungi Masyarakat Hukum Adat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Langkat setelah Perda No. 2 Tahun 2019, Bagaimana Proses Identifikasi dan Pendaftaran Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Langkat, dan Apa Kendala dalam Optimalisasi Pendaftaran Tanah Hak Ulayat di Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Hukum Normatif yang didukung dengan wawancara. Sifat yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini melalui studi kepustakaan disertai dengan wawancara dengan beberapa informan yang terkait. Data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif dan di tarik kesimpulan secara deduktif. Temuan hasil Identifikasi Masyarakat Hukum Adat di Kab.Langkat ialah Kesultanan Langkat, Kejuruan Stabat, Kedatukan Secanggang, dan Kedatukan Besitang. Meskipun eksis, Masyarakat Hukum Adat yang berada di Kabupaten Langkat hanyalah sebagai bagian dari ceremonial saja dan Pendafataran Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat di Kab.Langkat belum pernah terjadi karena pembuktian tanah ulayat di Kabupaten ini sulit dilakukan sehingga menghambat pengadministrasian dan pendaftaran tanah hak ulayat. Selain itu juga, tidak ada tindak lanjut pasca lahirnya Peraturan Daerah tersebut sampai saat ini belum pernah diterbitkan SK Bupati mengenai Masyarakat Hukum Adat dan belum pernah ada Masyarakat Hukum Adat yang mendaftarkan tanah ulayatnya ke Badan Pertanahan Nasional di Langkat. Kata kunci: Urgensi Pendaftaran, Tanah Ulayat, Langkat
PERBUATAN MELAWAN HUKUM PEMERINTAH KOTA MEDAN DALAM PENETAPAN TANAH LAPANG MERDEKA MEDAN SEBAGAI CAGAR BUDAYA (STUDI PUTUSAN: : NOMOR 542/PDT/2021/PT.MDN) Noni Zulkarnain; Tan Kamello; Rosnidar Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3059

Abstract

Abstract: Cultural heritage is valuable for the nation because it can increase the sense of unity and awareness of national identity, therefore cultural heritage needs to be preserved and protected. This study will discuss three problems. This study uses a normative legal research method, with a legislative approach, legal concepts, cases, and comparative law. This research is prescriptive. The primary legal material used is Law Number 11 of 2010 concerning Cultural Heritage. Secondary legal materials are in the form of literature on cultural heritage and unlawful acts. The results of this study are the provisions of regulatory laws governing the criteria for cultural heritage status in the determination of Tanah Lapang Merdeka Medan as a cultural heritage according to Law Number 11 of 2010 concerning Cultural Heritage, Elements of unlawful acts imposed on the Medan city government in determining Tanah Lapang Merdeka Medan as a cultural heritage, Legal analysis of the considerations of the judge's decision in decision Number 542 / Pdt / 2021 / PT.Mdn with the values of justice, benefit and legal certainty. Keywords: Determination, Cultural Heritage, Act Against The Law Abstrak: Cagar budaya merupakan hal berharga bagi bangsa karena dapat meningkatkan rasa kesatuan dan kesadaran jati diri bangsa maka dari itu cagar budaya perlu dilestarikan dan dilindungi. Penelitian ini akan membahas tiga permasalahan Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, konsep hukum, kasus, dan perbandingan hukum. Penelitian ini bersifat preskriptif. Bahan hukum primer yang digunakan yakni Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. Bahan hukum sekunder berupa literatur mengenai cagar budaya dan perbuatan melawan hukum. Hasil penelitian ini adalah Ketentuan hukum regulasi yang mengatur mengenai kriteria status cagar budaya pada penetapan Tanah Lapang Merdeka Medan sebagai cagar budaya menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Unsur-unsur perbuatan melawan hukum yang dikenakan kepada pemerintah kota medan dalam penetapan Tanah Lapang Merdeka Medan sebagai cagar budaya, Analisis hukum pada pertimbangan putusan hakim pada putusan Nomor 542/Pdt/2021/PT.Mdn dengan nilai-nilai keadilan, kemanfaatn dan kepastian hukum. Kata kunci: Penetapan, Cagar Budaya , Perbuatan Melawan Hukum (PMH)  
DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE (STUDI PUTUSAN NOMOR 2593/ PID.SUS/ 2022/PN.MDN DAN PUTUSAN NO. 14/ PID.B/2016/ PN.TBK Multa Hadi; Edi Yunara; Muhammad Ekaputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3060

Abstract

Abstract: This study explores the disparity in judicial decisions on online gambling criminal cases, focusing on two verdicts: Decision No. 2593/Pid.Sus/2022/PN.Mdn and Decision No. 14/Pid.B/2016/PN.Tbk. Although both defendants were charged with relatively similar offenses, significant differences were found in the legal bases applied and the outcomes of the rulings. This research adopts a normative juridical approach using literature review and document analysis techniques. The findings reveal that the disparity stems from differences in legal interpretation among judges, inconsistency in the application of legal provisions, and the absence of standardized sentencing guidelines. The study recommends the development of consistent sentencing frameworks to ensure legal justice for online gambling offenders. Keywords: Sentencing Disparity, Criminal Offense, Online Gambling, Judge, Electronic                  Information Law Abstrak: Penelitian ini membahas disparitas putusan hakim terhadap perkara tindak pidana perjudian online berdasarkan studi terhadap dua putusan pengadilan, yaitu Putusan No. 2593/Pid.Sus/2022/PN.Mdn dan Putusan No. 14/Pid.B/2016/PN.Tbk. Meskipun kedua terdakwa didakwa atas tindak pidana yang relatif serupa, terdapat perbedaan signifikan dalam dasar hukum yang digunakan dan putusan yang dijatuhkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa disparitas putusan timbul akibat perbedaan interpretasi hukum oleh hakim, tidak konsistennya penerapan pasal, serta kurangnya pedoman yang seragam dalam menangani kasus sejenis. Studi ini merekomendasikan pentingnya penyusunan pedoman pemidanaan agar tercipta keadilan hukum yang lebih konsisten bagi terdakwa tindak pidana perjudian online. Kata kunci: Disparitas Putusan, Tindak Pidana, Perjudian Online, Hakim, UU ITE 

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 More Issue