cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI LAUNDRY PADA ZURAGAN LAUNDRY MEDAN BERBASIS WEBSITE Lailatul Badria; Aurellia Aknesia Hendrawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4989

Abstract

Abstract: Web-based information systems have become an effective solution to enhance efficiency and operational management in the laundry business. This research aims to develop a web-based information system for Zuragan Laundry, located in Medan Johor, to automate the processes of recording customer data, and managing order. This system is designed using modern web-based technology that allows customers to register, order services, and monitor the status of their laundry in real-time. The implementation results show that this system is capable of increasing productivity and customer satisfaction through a faster and more organized process. Thus, this system can serve as a model for other laundry businesses to adopt similar technology in managing their operations. Keywords: Web-based information system, Laundry management, Zuragan Laundry, Medan Johor, Business automation Abstrak: Sistem informasi berbasis web telah menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi dan manajemen operasional bisnis laundry. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web untuk Zuragan Laundry, yang berlokasi di Medan Johor, guna mengotomatisasi proses pencatatan data pelanggan, dan pengelolaan pesanan. Sistem ini dirancang menggunakan teknologi berbasis web modern yang memungkinkan pelanggan untuk mendaftar, memesan layanan, serta memantau status laundry mereka secara real-time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan produktivitas dan kepuasan pelanggan melalui proses yang lebih cepat dan terorganisir. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi model bagi bisnis laundry lainnya untuk mengadopsi teknologi serupa dalam mengelola operasional mereka Kata kunci: Sistem informasi berbasis web, Manajemen laundry, Zuragan Laundry , Medan Johor, otomasi bisnis
KEPEMIMPINAN HIJAU BERBASIS KECERDASAN BUATAN DALAM PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN: JALAN MENUJU SDGS 2030 Andre Yuberta; M. Giatman; Remon Lapisa; Hasan Maksum
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4991

Abstract

Abstract: The transformation of vocational education in the digital era requires a new leadership paradigm capable of integrating Artificial Intelligence (AI) with sustainability principles. This study highlights the importance of green leadership in managing TVET institutions to align with the 2030 Sustainable Development Goals, particularly those related to quality education, decent work and economic growth, as well as innovation and infrastructure. The main objective of this research is to formulate a conceptual model of AI-driven green leadership as a strategic pathway for sustainable transformation in vocational institutions. This research employs a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative phase involved 148 respondents from 12 vocational institutions in Indonesia using a Likert-scale questionnaire to measure perceptions of green leadership, digital readiness, and AI adoption. Data were analyzed using SEM-PLS and further explored through in-depth interviews with 15 institutional leaders as part of the qualitative phase. The results indicate that AI utilization significantly enhances decision-making efficiency, organizational transparency, and green innovation within the TVET environment. Leadership that combines digital intelligence and ecological awareness fosters an adaptive and sustainable organizational culture. The research implies the necessity of policies that promote AI-based green leadership literacy, the development of sustainable digital leadership curricula, support for environmentally friendly data infrastructure, and cross-sector partnerships to ensure that technological innovation aligns with human development and environmental sustainability.Keyword: green_leadership; artificial_intelligence; SDGs. Abstrak: Transformasi pendidikan vokasi di era digital membutuhkan kepemimpinan baru yang mampu mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepemimpinan hijau dalam pengelolaan TVET agar selaras dengan SDGs 2030, terutama tujuan terkait pendidikan bermutu, pekerjaan layak, dan inovasi. Tujuan utama penelitian adalah merumuskan model konseptual AI-driven green leadership sebagai strategi transformasi berkelanjutan di institusi vokasi. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori. Tahap kuantitatif melibatkan 148 responden dari 12 institusi vokasi di Indonesia melalui kuesioner skala Likert yang mengukur persepsi kepemimpinan hijau, kesiapan digital, dan adopsi AI. Analisis data menggunakan SEM-PLS, kemudian diperdalam melalui wawancara dengan 15 pemimpin institusi pada tahap kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan, transparansi organisasi, serta inovasi hijau di lingkungan TVET. Kepemimpinan yang menggabungkan kecerdasan digital dan kesadaran ekologis mampu menciptakan budaya organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya kebijakan yang mendorong literasi kepemimpinan hijau berbasis AI, pengembangan kurikulum kepemimpinan digital berkelanjutan, dukungan infrastruktur data ramah lingkungan, serta kemitraan lintas sektor untuk memastikan inovasi teknologi sejalan dengan pembangunan manusia dan lingkungan.Kata kunci: kepemimpinan_hijau; kecerdasan_buatan; SDGs
STRES AKADEMIK SEBAGAI PREDIKTOR KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA FKM UIN SU Fatma Indriani; Sylva Qamara Nur Fadilah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4992

Abstract

Abstract: Mental health among young people is receiving increasing attention. This study aims to determine the relationship between academic stress levels and mental health among students at the Faculty of Public Health, State Islamic University of Medan (UIN SU). The method used was a quantitative correlational survey approach. Data were obtained from 131 students at the Faculty of Public Health, State Islamic University of Medan (UIN SU), using incidental sampling. The measurement tools used were the Perceived Academic Stress Scale (PASS) and the Brief Mental Health Inventory (BMHI-12). Regression analysis was used. The results showed a negative effect of academic stress on mental health among students at the Faculty of Public Health, State Islamic University of Medan (UIN SU Medan), with an effective contribution of 19.3%. These findings demonstrate the importance of stress management strategies in higher education environments to maintain student mental well-being..Keyword: Mental Health; Collage Students; Academic Stress. Abstrak: Kesehatan mental pada generasi muda semakin mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan kesehatan mental pada mahasiswa FKM UIN SU. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan survei. Data diperoleh dari 131 orang mahasiswa FKM UIN SU yang diambil dengan teknik incidental sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu Perceived Academic Stress Scale (PASS) dan Brief Mental Health Inventory (BMHI-12)). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh negatif dari stress akademik terhadap Kesehatan mental pada mahasiswa FKM UIN SU Medan dimana sumbangan efektif yang diberikan sebesar 19,3%. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi manajemen stres di lingkungan pendidikan tinggi untuk menjaga kesejahteraan mental mahasiswa.Kata kunci: Kesehatan Mental; Mahasiswa; Stres Akademik.
KAJIAN FILOSOFIS PENGEMBANGAN SPESIALISASI MAHASISWA VOKASI OTOMOTIF MELALUI TEORI PERKEMBANGAN KARIER SUPER Fajar Maulana; Refdinal Refdinal; Rijal Abdullah; Jonni Mardizal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4995

Abstract

Abstract: The rapid transformation of the automotive industry towards digitalization and electric vehicles requires vocational graduates to have new competencies as well as a clear career path based on self-concept. However, students' unpreparedness in determining their specialization and the mismatch between their competencies and the needs of the EV industry make the development of a career guidance model even more important. This study aims to analyze the relevance of Super's career development theory in specialization guidance in the Automotive Engineering Vocational Program and to formulate a Self-concept-based career guidance model that is adaptive to the demands of electric vehicle technology. For this purpose, an analytical-philosophical literature review was conducted, examining 35 scientific articles and primary literature on Super's theory. The results show that the stages of career exploration, crystallization, specification, and implementation in Super's theory are in line with the process of forming EV competencies such as BMS, HV safety, electric motors, and digital diagnostics. Another important finding is that technical self-concept is formed through direct learning experiences and guided reflection, so career guidance needs to integrate self-assessment, exploration, workshops, and field experience. The study concludes that Super's theory is relevant as a foundation for vocational career guidance in the era of electrification and recommends the development of a curriculum that emphasizes career exploration and empirical research to test the effectiveness of the model.Keyword: Vocational Career; Super Theory; Electric Vehicles; Self-Concept; Career Guidance. Abstrak: Transformasi pesat industri otomotif menuju digitalisasi dan kendaraan listrik menuntut lulusan vokasi memiliki kompetensi baru sekaligus kejelasan arah karier yang berbasis Self-concept. Fenomena ketidaksiapan mahasiswa dalam menentukan spesialisasi serta ketidaksesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri EV menjadikan pengembangan model bimbingan karier semakin penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi teori perkembangan karier Super dalam pembimbingan spesialisasi pada Program Vokasi Teknik Otomotif serta merumuskan model bimbingan karier berbasis Self-concept yang adaptif terhadap tuntutan teknologi kendaraan listrik. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka analitik-filosofis dengan menelaah 35 artikel ilmiah dan literatur primer teori Super. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan eksplorasi, kristalisasi, spesifikasi, dan implementasi karier pada teori Super selaras dengan proses pembentukan kompetensi EV seperti BMS, HV safety, motor listrik, dan diagnostik digital. Temuan penting lainnya adalah bahwa Self-concept teknis terbentuk melalui pengalaman belajar langsung dan refleksi terarah, sehingga bimbingan karier perlu mengintegrasikan asesmen diri, eksplorasi, workshop, dan pengalaman lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa teori Super relevan sebagai landasan pembimbingan karier vokasional pada era elektrifikasi dan merekomendasikan pengembangan kurikulum yang menekankan eksplorasi karier serta penelitian empiris untuk menguji efektivitas model yang diusulkan.Kata kunci: Karier Vokasional; Teori Super; Kendaraan Listrik; Self-Concept; Bimbingan Karier.
ANALISIS KINERJA, MOTIVASI DAN DISPILIN KERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI SUMATERA UTARA Tika Nirmala Sari; Ratih Anggraini Siregar; Austin Alexander Parhusip; Ari Prabowo Tanjung; Santi Rizki
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4996

Abstract

Abstract: State Civil Servants in government institutions is expected to realize a world-class bureaucracy with good governance, accountability, merit-based, and excellent public service performance.  This study aims to analyze how Performance, Motivation and Work Discipline in the State Civil Apparatus of the Department of Industry and Trade of Energy and Mineral Resources of North Sumatra Province. This study applies a quantitative method with descriptive techniques carried out at the Department of Industry and Trade of Energy and Mineral Resources of North Sumatra Province. This study involved 60 civil servants who were used as respondents for the research sample. With the sampling technique using the nonprobability sampling method. The results of the study show that in terms  of performance, ASN at  the North Sumatra Province Energy and Mineral Resources Industry and Trade Office has the ability to cooperate with fellow employees and show awareness to respect each other. As a way to improve their performance. The remuneration received, especially in the form of salary, is something that is able to motivate civil servants to achieve the performance that has been determined which is considered appropriate. Regarding Work Discipline, the attendance rate of ASN is good, but the majority of ASN still do not fully comply with the attendance time at work or the punctuality at work is still not appropriate.Keyword: Motivation, Performance, State_Sivil_Servants, Work_Discipline. Abstrak: Aparatur Sipil Negara pada institusi pemerintahan, diharapkan dapat mewujudkan birokrasi kelas dunia dengan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, berbasis merit, dan kinerja layanan publik yang prima.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kinerja, Motivasi dan Dispilin Kerja Pada Aparatur Sipil Negara Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan teknik deskriptif yang dilaksanakan pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini melibatkan 60 orang ASN yang dijadikan responden untuk sample penelitian. Dengan Teknik pengambilan sample menggunakan metode nonprobability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal Kinerja, ASN pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara memiliki kemampuan untuk bekerja sama dengan rekan sesama pegawai dan menunjukkan kesadaran untuk saling menghargai. Sebagai cara untuk meningkatkan kinerja  mereka. Balas jasa yang diterima terutama dalam bentuk gaji merupakan hal yang mampu memotivasi para ASN  untuk mencapai kinerja yang telah ditetapkan yang dianggap sudah sesuai . Terkait Disiplin Kerja, tingkat kehadiran ASN sudah baik, namun mayoritas ASN masih belum sepenuhnya mematuhi waktu kehadiran dalam bekerja atau ketepatan waktu dalam bekerja masih  belum sesuai.Kata kunci: Aparatur_Sipil_Negara, Disiplin_Kerja, Kinerja, Motivasi
SPIRITUALITAS URBAN DALAM PENGALAMAN KEAGAMAAN DAN EKSPRESI ESTETIS SENIMAN MURAL Dwi Okti Sudarti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4998

Abstract

Abstract: This study has important relevance in viewing mural art not merely as an aesthetic expression in urban spaces, but also as a medium that conveys messages of spirituality and religious experience. The main objective of this study is to reveal how urban spirituality contributes to the formation of the religious and cultural identity of mural artists in modern society, as well as how mural works function as a means of negotiation between religious identity and urban identity in artistic practice. This study uses a qualitative approach with a literature review method, based on Joachim Wach's thinking, which interprets religious experience as an inner relationship between humans and their minds with God. The results show that mural art in urban spaces not only serves as an aesthetic expression or social criticism, but also as a spiritual and cultural medium that reflects the religious dynamics of urban communities. Murals become a symbolic space where spiritual, moral, and social values interact through communicative visual language, while also marking a shift in religiosity from institutional forms to more personal and creative expressions. Thus, murals function as cultural da'wah that represent a dialogue between faith, culture, and modernity in the context of urban spirituality. The findings of this study confirm that every mural, even if it appears far from religious values, actually contains spiritual messages implied in its symbols, colours, and visual meanings.Keyword: aesthetic expression;mural artists;religious experience. Abstrak: Penelitian ini memiliki relevansi penting dalam melihat seni mural bukan sekadar sebagai ekspresi estetika di ruang perkotaan, tetapi juga sebagai medium yang memuat pesan spiritualitas dan pengalaman keagamaan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap bagaimana spiritualitas urban berkontribusi terhadap pembentukan identitas keagamaan dan kultural seniman mural dalam masyarakat modern, serta bagaimana karya mural berfungsi sebagai sarana negosiasi antara identitas religius dan identitas urban dalam praktik kesenian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (literature review), berlandaskan pemikiran Joachim Wach yang memaknai pengalaman keagamaan sebagai hubungan batiniah antara manusia dan pikirannya dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni mural di ruang urban tidak hanya berperan sebagai ekspresi estetis atau kritik sosial, tetapi juga sebagai medium spiritual dan kultural yang merefleksikan dinamika religiusitas masyarakat perkotaan. Mural menjadi ruang simbolik tempat nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial berinteraksi melalui bahasa visual yang komunikatif, sekaligus menandai pergeseran religiusitas dari bentuk institusional menuju ekspresi yang lebih personal dan kreatif. Sehingga, mural berfungsi sebagai dakwah kultural yang merepresentasikan dialog antara iman, budaya, dan modernitas dalam konteks spiritualitas urban. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa setiap karya mural, meskipun tampak jauh dari nilai-nilai religius, sesungguhnya mengandung pesan spiritual yang tersirat dalam simbol, warna, dan makna visualnya.Kata kunci: ekspresi estetis;pengalaman keagamaan;seniman mural.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 013857 MEKAR BARU PADA MATERI KPK Anim Anim; Wilda Annisa Hasibuan; Dila Oktapia Rahmadani; Arfika Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4999

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the mathematical communication skills of fourth-grade students of SD Negeri 013857 Mekar Baru on the Least Common Multiple (LCM) topic. This study uses a qualitative descriptive approach with 21 students as subjects. The research instrument is a written test compiled based on three indicators of mathematical communication skills, namely the ability to express mathematical ideas orally and in writing, the ability to use symbols, tables or pictures to convey mathematical ideas, and the ability to explain results and the process of solving with logical reasons. The results of the study show that in the first indicator, students' abilities are in the high category, although some students have not written complete explanations. In the second indicator, students' abilities are classified as low because there are still errors in solving using factor trees and prime factorization tables and the final results. While in the third indicator, students' abilities are in the medium category because some students have not provided appropriate reasons. Based on these results, it can be concluded that students' mathematical communication skills still need to be improved through learning activities that emphasize conceptual understanding and the ability to convey ideas clearly and structured. Keyword: mathematical communication; LCM; elementary students; descriptive qualitative Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV SD Negeri 013857 Mekar Baru pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK). Penelitian ini menggunakan pendekatan desktiptif kualitatif dengan subjek sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian berupa tes tertulis yang disusun berdasarkan tiga indikator kemampuan komunikasi matematis, yaitu kemampuan mengungkapkan ide atau gagasan matematika secara lisan dan tulisan, kemampuan menggunakan simbol, tabel atau gambar untuk menyampaikan ide matematika, dan kemampuan menjelaskan hasil dan proses penyelesaian dengan alasan yang logis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator pertama kemampuan siswa berada pada kategori tinggi, meskipun beberapa siswa belum menuliskan penjelasan secara lengkap. Pada indikator kedua, kemampuan siswa tergolong rendah karena masih terdapat kesalahan dalam penyelesaian menggunakan pohon faktor dan tabel penyusunan faktorisasi prima serta hasil akhir. Sedangkan pada indikator ketiga, kemampuan siswa berada pada kategori sedang karena sebagian siswa belum memberikan alasan yang tepat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih perlu ditingkatkan melalui kegiatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep serta kemampuan menyampaikan ide secara jelas dan terstruktur. Kata kunci: kemampuan komunikasi matematis; KPK; siswa sekolah dasar; deskriptif kualitatif
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH KOS ULFAMART BERBASIS WEB MENGGUNAKAN LARAVEL DAN MYSQL Muhammad Ibrahim Nasution; Yulia Jihan Sy; Salsabila Husnul Mardhiyyah; Katrina Flomina G; Edwar Rosman; Rajimar Suhal Hasibuan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5001

Abstract

Abstract: The management of the Ulfamart boarding house, which is still done manually, causes various obstacles, such as the absence of recording payment history, undocumented tenant data, and the unavailability of financial reports and maintenance history. This problem encourages the development of management information systems to improve operational efficiency and regularity. The object developed is a web-based boarding house management information system using Laravel and MySQL. The system is built through the stages of literature study, needs analysis, design with UML, system implementation, black box testing, and evaluation. Black-box testing was conducted to verify system functionality by providing specific inputs and ensuring the generated outputs align with expectations. The results show that the system is able to support boarding house management more efficiently, transparently, and structurally according to user needs..Keyword: Information System, Boarding House, Laravel. Abstrak: Pengelolaan rumah kos Ulfamart yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai kendala, seperti tidak adanya pencatatan histori pembayaran, data penyewa yang tidak terdokumentasi, serta tidak tersedianya laporan keuangan dan riwayat maintenance. Masalah ini mendorong pengembangan sistem informasi manajemen untuk meningkatkan efisiensi dan keteraturan operasional. Objek yang dikembangkan adalah sistem informasi manajemen rumah kos berbasis web menggunakan Laravel dan MySQL. Sistem ini dibangun melalui tahapan studi literatur, analisis kebutuhan, perancangan dengan UML, implementasi sistem, pengujian blackbox, dan evaluasi. Pengujian blackbox dilakukan untuk memeriksa fungsi sistem dengan memberikan input tertentu dan memastikan output yang dihasilkan sudah sesuai dengan yang diharapkan. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung pengelolaan kos secara lebih efisien, transparan, dan terstruktur sesuai dengan kebutuhan pengguna.Kata kunci: Sistem Informasi, Rumah Kos, Laravel.
PENGEMBANGAN TIKTOK UNTUK HASIL BELAJAR PADA SEL HEWAN DAN TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI 1 SIANTAR Egma Afli Haloho; Mastiur Verawaty Silalahi; Winarto Silaban
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5011

Abstract

Abstract: In order or by improve students' learning outcomes on animal as well as plant cell material in class VIII, this study intends to develop a science learning media based on the TikTok application. It also seeks to ascertain the viability of creating a video for TikTok-based in order to improve students learning outcomes on animal and plant cell material in class VIII. Finally, it seeks to ascertain how students react to the creation of TikTok- materials for improve students' learning outcomes on animal and plant cell material in class VIII. Low student learning results and a dearth of use of engaging, technology-based learning materials that are pertinent to students' digital habits form the basis of this study. The method used (R&D) with the ADDIE. The results of the study indicate TikTok-based learning media meets the feasibility criteria with a "very feasible" category based on expert assessment. The results of the feasibility test by material and media experts showed an average percentage of 81%, categorized as very feasible. Student responses to this media were in the very good category with a percentage of 83%. The experimental class outperformed the control class in terms of learning outcomes as determined by the pre-test as well as post-test. The Mann- Whitney test yielded an Asymp. Sigifikan. (2-tailed) 0.000 < 0.05, indicating that Ho is rejected and Ha is accepted.  Keyword: tiktok ; animal ; plant ; cells. Abstrak: Tujuan riset merupakan demi mengembangkan media pembelajaran IPA yang didasarkan pada aplikasi TikTok dalam memajukan pemahaman siswa tentang materi sel hewan serta sel tumbuhan pada kelas VIII, untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan video yang didasarkan pada TikTok untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang materi sel hewan serta sel tumbuhan, dan dalam mengetahui reaksi siswa terhadap pengembang. Selain kurangnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi yang menarik dan terkait dengan kebiasaan digital siswa, hasil belajar siswa rendah, yang merupakan latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah (R&D) pada model ADDIE. Hasil riset memperlihatkan bahwa media pembelajaran berlandaskan TikTok memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan penilaian ahli dan memasukkan pilihan sangat layak. Uji kelayakan ahli materi dan media menunjukkan rata-rata 81% persentase berada dalam kategori "sangat layak". Respon peserta didik pada media tersebut ada pada kategori sangat baik dengan persentase 83%. Analisis dampak belajar melalui pre-test serta post-test membuktikan adanya peningkatan signifikan untuk kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, dengan uji Mann-Whitney menghasilkan nilai Asymp. Sigifikan. (2-tailed) 0,000 < 0,05, yang mempunyai defenisi Ho ditolak serta Ha diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis TikTok layak digunakan, mendapatkan respon positif, dan berpengaruh signifikan tentang hasil belajar murid untuk materi sel hewan serta sel tumbuhan. Kata kunci: tiktok ; hewan ; tumbuhan ; sel.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE LEARNING PADA MATERI STRUKTUR ORGANEL SEL UNTUK HASIL BELAJAR SMAN1 PEMATANGSIANTAR Melfa Uli Magdalena Purba; Masni Veronika Situmorang; Mastiur Verawaty Silalahi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5014

Abstract

Abstract: Mobile learning is a study device for that utilizes technology and mobile gadget . The term M-Learning refers to the utilization of portable or handheld devices. Based on the findings from observations at SMA Negeri 1 Pematangsiantar, information on the use of media was obtained that was still lacking, making students less likely to capture learning in class, thus making student learning outcomes decrease. There are around 165 students who graduated or completed 38.14% and there are 267 people who did not complete or 61.86% of students who did the objective of this study is to evaluate  thr viability of developing mobile learning applications on cell organelle structure materials for learning outcomes. To identify the students reactions to the  use of mobile learning application development on cell organelle structure material and  to determine student learning achievements following implementing the development of mobile learning applications to improve learning outcomes in cell organelle structure material. This (R&D) methods with the  use ADDIE model. The findings from the feasibility assessment of the  mobile learning application by expert validators were obtained on average 95%, which means that the mobile learning application is very appropriate for implementation in the learning process in the classroom. The learning outcomes of students who use mobile learning applications have increased. Student responses to mobile learning applications received a percentage of 91% with the very good category. Keyword: Mobile learning, cell organelle structure, development Abstrak: Mobile learning merupakan sebuah perangkat  pembelajaran yang menggunakan  teknologi dan perangkat mobile. Kata M-Learning maupun mengacu pada pemakaian perangkat genggam. Dari perolehan pengamatan di SMA Negeri 1 Pematangsiantar mendapat  keterangan bahwa  penggunaan media yang masih kurang sehingga membuat para peserta didik kurang dalam menangkap pembelajaran dikelas sehingga membuat hasil belajar peserta didik menurun. Siswa yang lulus atau tuntas sekitar 165 orang atau 38,14 % dan terdapat 267 orang yang tidak tuntas atau 61,86 % peserta didik yang tidak tuntas. Studi ini memiliki  tujuan  untuk melihat kelayakan pengembangan aplikasi mobile learning pada materi struktur organel sel terhadap hasil belajar. Untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan pengembangan aplikasi mobile learning pada materi struktur organel  sel serta untuk mengetahui  hasil belajar siswa setelah menerapkan pengembangan aplikasi mobile learning untuk meningkatkan hasil belajar pada materi struktur organel sel. Penelitian ini menggunakan metode  (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Hasil uji kelayakan aplikasi mobile learning oleh validator ahli diperoleh rata-rata 95% yang berarti aplikasi mobile learning sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil belajar siswa yang menggunakan aplikasi mobile learning mengalami peningkatan. respon siswa terhadap aplikasi mobile learning mendapat  persentase 91 % dengan kategori sangat baik. Kata kunci: Mobile learning, struktur organel sel, pengembangan