cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
PENYAKIT INFEKSI DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STATUS GIZI KURANG BERDASARKAN BB/U PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH SEPENGGAL AshSiddiq, Nuzul Azhim
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi terjadi disetiap siklus kehidupan. Periode dua tahun pertama kehidupan merupakan masa kritis, karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Gangguan gizi yang terjadi pada periode dua tahun pertama ini bersifat permanen, sulit untuk dipulihkan walaupun kebutuhan gizi pada masa berikutnya terpenuhi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan panduan kuesioner dan pengukuran berat badan. Besarnya sampel sebanyak 90 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan analisis univariat diketahui 51 balita (56,7%) mengalami penyakit infeksi dan 39 balita (43,3%) tidak mengalami penyakit infeksi. 50 balita (55,6%) dengan pola makan tidak baik dan 40 balita (44,4%) dengan pola makan baik, 77 balita (85,6%) dengan status gizi baik dan 13 balita (14,4%) dengan status gizi kurang. Hasil uji bivariat menunjukkan 13 balita dengan gizi kurang 12 balita menderita penyakit infeksi dan 13 balita dengan gizi kurang 12 balita memiliki pola makan tidak baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara penyakit infeksi dengan kejadian status gizi kurang menurut indeks BB/U (p-value 0,012), dan terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian status gizi kurang pada balita usia 6 - 24 bulan menurut indeks BB/U (p-value 0,010).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN DINI DI KELURAHAN SIMPANG TUAN KECAMATAN MENDAHARA ULU TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2018 Nurzia, Nia
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i1.440

Abstract

Latar Belakang : Pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi merupakan beban dalam pembangunan nasional. Faktor utama yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk adalah tingkat kelahiran. Tingginya angka kelahiran erat kaitannya dengan usia. Berdasarkan survey awal diketahui dari 10 orang ada 8 orang WUS yang melakukan pernikahan dini. Tujuan : untuk mengetahui faktor ? faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini di Kelurahan Simpang Tuan Kecamatan Mendahara Ulu Tanjung Jabung Timur Tahun 2018 Metode : Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan case-control. Bertujuan untuk dapat menguji hipotesis tentang pernikahan dini dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini tersebut di Kelurahan Simpang Tuan Kecamatan Mendahara Ulu Tanjung Jabung Timur Tahun 2018. Populasi adalah semua wanita usia subur (WUS) sebanyak 183 orang. Sampel penelitian sebanyak 22 kasus dan 22 kontrol yang dipilih dengan metode case control 1: 1 Pengumpulan data menggunakan kuesioner, yang dilakukan pada tanggal 10-14 November 2018. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (27,3%) responden memiliki pengetahuan baik, sebanyak 72,7% responden berpendidikan rendah dengan p-value 0,091 OR : 4,385 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan pendidikan dengan terjadinya pernikahan dini. Hasil penelitian pada budaya dengan P-value 0,000 dan OR 0,046 artinya ada hubungan yang signifikan antara budaya dengan terjadinya pernikahan dini. Simpulan : Diharapkan memberi masukan kepada Kelurahan setempat, untuk merangkul tenaga kesehatan untuk ikut serta memberikan penyuluhan tentang resiko pernikahan dini. Selanjutnya tetap memberikan penyuluhan mengenai dampak buruk dari pernikahan dini
HUBUNGAN MOTIVASI, SIKAP DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA DI SMA NEGERI 3 KOTA JAMBI TAHUN 2016 Lismawati, Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data penelitian kesehatan tentang reproduksi wanita menunjukkan 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan paling tidak sekali seumur hidupnya dan 45% diantaranya bisa mengalami sebanyak dua kali atau bahkan bisa lebih. Wanita Indonesia 75% pasti mengalami keputihan minimal 1 (satu) kali dalam hidupnya. Lebih dari 70% wanita Indonesia mengalami keputihan yang disebabkan oleh jamur dan parasit seperti cacing kremi atau kuman (Trikomonas Vaginalis). Penelitian ini  merupakan penelitian analitik untuk mengetahui hubungan motivasi, sikap dan peran petugas kesehatan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja di SMA Negeri 3 Kota Jambi Tahun 2016. Populasi seluruh remaja putri di SMA Negeri 3 Kota Jambi Tahun 2016 yang berjumlah 610 orang. Sampel secara sampel proporsional random sampling yang berjumlah 39 orang. Proses penelitian dilakukan pada bulan Agustus Tahun 2016 di SMA Negeri 3 Kota Jambi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian secara univariat diperoleh bahwa sebagian besar 20 (51,3 %) responden memiliki perilaku cukup, 24 (61,5%) responden memiliki motivasi cukup,  20 (51,3%) responden memiliki sikap cukup dan 33 (84,6%) responden memiliki peran petugas kesehatan kurang. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan motivasi remaja, sikap dan peran petugas kesehatan  dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja, dengan p-value= 0,000. Diharapkan dapat melakukan kerja sama dengan Instansi Kesehatan yang terkait untuk memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan kepada remaja putri dalam melakukan pencegahan keputihan. Serta memasukkan materi kesehatan reproduksi khususnya pencegahan keputihan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas Data penelitian kesehatan tentang reproduksi wanita menunjukkan 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan paling tidak sekali seumur hidupnya dan 45% diantaranya bisa mengalami sebanyak dua kali atau bahkan bisa lebih. Wanita Indonesia 75% pasti mengalami keputihan minimal 1 (satu) kali dalam hidupnya. Lebih dari 70% wanita Indonesia mengalami keputihan yang disebabkan oleh jamur dan parasit seperti cacing kremi atau kuman (Trikomonas Vaginalis). Penelitian ini  merupakan penelitian analitik untuk mengetahui hubungan motivasi, sikap dan peran petugas kesehatan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja di SMA Negeri 3 Kota Jambi Tahun 2016. Populasi seluruh remaja putri di SMA Negeri 3 Kota Jambi Tahun 2016 yang berjumlah 610 orang. Sampel secara sampel proporsional random sampling yang berjumlah 39 orang. Proses penelitian dilakukan pada bulan Agustus Tahun 2016 di SMA Negeri 3 Kota Jambi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian secara univariat diperoleh bahwa sebagian besar 20 (51,3 %) responden memiliki perilaku cukup, 24 (61,5%) responden memiliki motivasi cukup,  20 (51,3%) responden memiliki sikap cukup dan 33 (84,6%) responden memiliki peran petugas kesehatan kurang. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan motivasi remaja, sikap dan peran petugas kesehatan  dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja, dengan p-value= 0,000. Diharapkan dapat melakukan kerja sama dengan Instansi Kesehatan yang terkait untuk memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan kepada remaja putri dalam melakukan pencegahan keputihan. Serta memasukkan materi kesehatan reproduksi khususnya pencegahan keputihan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
PENGETAHUAN DAN PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG PERILAKU DIET SEHAT DI SMA NEGERI 1 KOTA JAMBI Jeki, Andicha Gustra
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diet mode adalah diet yang sering dilakukan para remaja sebagai sebuah gaya hidup dalam pergaulan mereka. Diet ini bisa menyebabkan masalah kesehatan. Saat sedang berdiet mode, membuka risiko terkena dehidrasi, diare, sembelit, mual, sakit kepala, atau bahkan merasa lelah sepanjang waktu. Dalam jangka panjang, diet mode dapat menyebabkan tulang lemah, anemia, dan membuat tumbuh setinggi yang tidak seharusnya dapatkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan persepsi remaja putri tentang perilaku diet sehat di SMA Negeri 1 Kota Jambi Tahun 2016. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Jambi dan penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas XI dan XII di SMA Negeri 1 Kota Jambi sebanyak 546 siswi dan jumlah sampel sebanyak 82 siswi. Teknik pengambilan sampel dengan cara Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 17 responden (20,7%) mempunyai pengetahuan baik, sebanyak 54 responden (65,9%) mempunyai pengetahuan cukup dan sebanyak 11 responden (13,4%) mempunyai pengetahuan kurang baik. Sebanyak 30 responden (36,6%) mempunyai persepsi positif tentang diet sehat, dan sebanyak 52 responden (63,4%) mempunyai persepsi negatif. Sebanyak 28 responden (34,1%) diet sehat baik, dan sebanyak 54 responden (65,9%) diet sehat kurang baik. Diharapkan pihak sekolah dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan Puskesmas Putri Ayu memberikan penyuluhan kesehatan mengenai perilaku diet sehat remaja putri agar siswinya tidak melakukan perilaku diet yang salah.
PENGETAHUAN LANSIA TENTANG GIZI LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI MERLISIA, MERY
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

              Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses digesti, absorbsi, transportasi, penyimpanana metabolisme dan pengeluaran zat ? zat yang tidak digunakan untuk memepertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ ? organ serta menghasilkan energi. Pada lansia perlu mewaspadai status gizi yang menurun, mengigat prevalensi malnutrisi yang tinggi di kalangan lansia, yaitu sebesar 10-50%. Padahal malnutrisi ini merupakan faktor risiko utama bagi timbulnya kesakitan dan kematian. Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2015 diketahui jumlah penderita anemia terbanyak yaitu 479 penderita.             Penelitian ini merupakan penelitian deskritif, metode yang digunakan cross-sectional, dengan tujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan lansia tentang gizi lansia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2015. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 lansia dengan tekhnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini akan dianalisa secara  univariat.             Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sebanyak 29 (69,0%) responden dengan pengetahuan kurang baik dan 13 (31,0%) responden dengan pengetahuan baik terhadap gizi lansia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2015.             Agar dapat mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi, seperti penyuluhan mengenai gizi lansia dan manfaat dari penerapan gizi lansia tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan pada lansia
HUBUNGAN ASUPAN GIZI, TINGGI FUNDUS UTERI DAN SOSIAL EKONOMI DENGAN BERAT BAYI LAHIR Aghadiati, Faradina
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i1.518

Abstract

Berat bayi lahir (BBL) merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir yang sehat dan cukup bulan. Salah satu faktor yang mempengaruhi berat bayi lahir adalah asupan zat gizi dan tinggi fundus uteri, tingkat pendidikan ibu dan, status ekonomi. Asupan gizi yang kurang akibat kekurangan energi dan protein dapat mempengaruhi pertumbuhan linier bayi selama dalam kandungan. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan asupan energi, protein, tinggi fundus uteri, tingkat pendidikan ibu dan status ekonomi dengan berat bayi lahir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan  pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 114 ibu hamil yang bertempat tinggal di Kota Yogyakarta. Hasil uji statistik membuktikan ada hubungan yang signifikan antara asupan energi, protein dan tinggi fundus uteri dengan berat bayi lahir  (p < 0.05). Tidak ada hubungan yang signifikan tingkat pendidikan ibu dan status ekonomi dengan bayi lahir (p > 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa ibu hamil dengan asupan energi, protein cukup dan tinggi fundus normal cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir normal. Tingkat pendidikan ibu dan status ekonomi belum tentu mempengaruhi berat bayi lahir.
Efektivitas Ekstrak Daun Mangkokan Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus Revina, Monica; Yuliani, Riski; Putri, Monica; Hulu, Welpin; Sinaga, Ade; Budi, Setia; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/scj.v7i2.524

Abstract

Luka  bakar adalah bentuk kerusakan dan/atau kehilangan jaringan akibat kontak dengan sumber panas dan suhu tinggi (seperti api, air panas, dll) atau suhu yang sangat rendah. Kini sedang dikembangkan terapi luka bakar melalui pemberian topikal ekstrak herbal. Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium) adalah salah satu herbal yang dapat digunakan untuk terapi luka bakar.             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun Mangkokan dalam bentuk sediaan salep terhadap penyembuhan luka bakar pada hewan uji yaitu tikus putih. Penelitian ini dimulai dengan melakukan proses ekstraksi daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium), kemudian dilakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Lalu dibuat salep ekstrak daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium) dengan konsentrasi 50% dan 75%. Hewan uji yaitu tikus putih, sebelumnya sudah dipersiapkan selama 1 minggu sehingga hewan uji mampu beradaptasi. Dilakukan pembuatan luka bakar pada bagian punggung kanan tikus. Selanjutnya dilakukan penyembuhan luka bakar, disiapkan 4 kelompok hewan uji yaitu: K1: tidak diberi perlakuan (kontrol negatif); K2: Diberikan sediaan bioplacenton (kontrol positif); K3: diberikan sediaan salep ekstrak daun Mangkokan konsentrasi 50%; K4: diberikan sediaan salep ekstrak daun Mangkokan konsentrasi 75%. Pengolesan dilakukan secara merata 2 kali sehari, pagi dan sore, kemudian ditutup dengan kassa steril. Luka diamati selama 21 hari, setiap 3 hari sekali dengan mengamati secara makroskopik. Berdasarkan hasil pengujian senyawa kimia terbukti bahwa ekstrak daun Mangkokan mengandung senyawa alkaloid, saponin, flavonoid dan tannin. Berdasarkan hasil penelitian pada hari ke-21, pada kelompok KI keropeng sudah terkelupas semua namun daerah yang terkelupas masih terlihat basah, bentuk ukuran mengecil, daerah bekas luka masih terlihat kotor. Pada kelompok K2 dan K3, keropeng sudah terkelupas dan kering, ukuran mengecil, dan pada K4 keropeng sudah tidak terlihat, warna hampir merata dan ukuran sudah jauh lebih mengecil, bekas luka lebih bersih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa salep ekstrak daun Mangkokan mempercepat penyembuhan luka bakar pada tikus putih.
Faktor Penyebab Keterlambatan Penyerahan Klaim BPJS di RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat Tahun 2018 (Kualitatif) Sari, Diah Sekar; Girsang, Ermi; Ramadhani, Sri Lestari
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i1.528

Abstract

RSUD KH. Daud Arif Pada Tahun 2018 belum dapat melaksanakan pengajuan klaim sesuai waktu yang sudah ditetapkan. Klaim diajukan >N-3 yang artinya dilaksanakan lebih dari 3 (tiga) bulan untuk 1 (satu) bulan pelayanan, hal tersebut dapat terjadi karena permasalahan dari dalam rumah sakit. Hasil studi eksplorasi ditemukan bahwa permasalahan berasal dari bagian penunjang yang merupakan kelengkapan dokumen klaim belum lengkap saat pasien pulang perawatan sehingga memerlukan waktu tambahan untuk menyelesaikannya. Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyerahan Klaim BPJS di RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini berjumlah 16 orang yang diwawancarai, terdiri dari 7 orang petugas pembuat SEP serta melengkapi berkas, 3 orang petugas koder, dan 3 orang petugas entry klaim ke aplikasi INA CBGs. Untuk informan pendukung berjumlah 3 orang terdiri dari kepala Bidang Keuangan BPJS Kesehatan cabang Jambi 1 orang, Kepala Bidang Manajemen Rujukan BPJS Kesehatyan Cabang Jambi, dan Direktur RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat. SDM dalam menyelesaikan pengkodingan, mengentry Sep Dan melengkapi klaim dan  mengentry Klaim Ke Aplikasi Ina CBG?s dengan kinerja petugas yang cukup baik dimana hanya terkendala pada sarana dan prasarana yang dipakai. Metode yang digunakan dalam poengajuan klaim sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). proses yang digunakan dalam poengajuan klaim sesuai dengan SOP dimulai dari pengambilan no antrian, pembuat SEP, melakukan entry koding sesuai dengan ICD 9 CM dan ICD 10. lalu kasiin ke pihak entry. Terdapat beberapa kendala yang mempengaruhi proses keterlambatan pengajuan klaim diantaranya internet sering terputus kekurangan tenaga serta Status lambat turun karena resume belum lengkap.
Analisis Faktor-faktor Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Poliklinik Spesialis RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal tahun 2018 Zaimah, Zaimah
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i1.529

Abstract

Berdasarkan data menunjukkan bahwa jumlah pasien rawat jalan yang berobat di poliklinik Spesialis RSUD KH Daud Arif dari Januari ? Juni 2018 mengalami penurunan dari setiap bulannya, namun di bulan Maret 2018 ada peningkatan. Survey awal yang telah dilakukan peneliti mengenai kepuasan Pasien tentang kualitas pelayanan kesehatan di Poliklinik Spesialis RSUD KH Daud Arif terhadap 10 pasien yang berkunjung ke Poliklinik Spesialis RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, didapat bahwa 6 pasien mengatakan bahwa kurang puas dengan pelayanan yang didapatkan dan 4 pasien mengatakan sudah cukup puas dengan pelayanan yang didapat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor-faktor Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Poliklinik Spesialis  RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pasien yang berobat ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal sebanyak 99 responden. Data dianalisis dengan menggunakan Chi-Squere dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan tangible ( bukti fisik, reability ( keandalan), responsiveness ( daya tanggap), assurance ( jaminan), emphaty (empati)   terhadap kualitas  layanan di Poliklinik Spesialis RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tahun Tahun 2018 dengan nilai p ? value = 0,000. Dan setelah melakukan uji logistik berganda dari 3 model didapatkan bahwa faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kualitas  pelayanan rumah sakit adalah Tangible ( bukti fisik ) dengan nilai exponen B 420.578 dengan nilai p = 0,000. Dalam hal optimalisasi pelayanan kesehatan, yang juga didukung dengan avaibility mendukung alat-alat dan infrastruktur. Misalnya dibagian pendaftaran dapat dilakukan dengan menambahkan pendaftaran line, operator dan penambahan jumlah bangku diruang tinggu.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat dalam rangka penerapan pasien safety di Rawat Inap Rumah Sakit Royal Prima Jambi Tahun 2018 Yulidar, Yulidar; Girsang, Ermi; Nasution, Ali Napiah
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i1.530

Abstract

Dari hasil laporan Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit Royal Prima Jambi salah satu penyebab terjadinya KTD adalah salah identifikasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan rumah sakit. Data insiden keselamatan pasien tahun 2017 melaporkan analisis penyebab terjadinya insiden kesalahan dalam pemberian obat dikarenakan komunikasi tidak efektif sehingga terjadi medication error, selain itu juga dikarenakan prosedur tidak dijalankan dengan benar. Untuk mengindari kesalahan dalam identifikasi pasien maka sangat diperlukan gelang identitas pasien yang dibutuhkan untuk membantu mengidentifikasi pasien. Setiap pasien dirumah sakit berhak diidentifikasi secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat dalam rangka penerapan pasien safety di Rawat Inap Rumah Sakit Royal Prima Jambi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di ruang keperawatan Bougenvillle, Crysant, Edelweis dan Aster sebanyak 51 responden. Data dianalisis dengan menggunakan Chi-Squere dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (p ? value = 0,008), sikap (p ? value = 0,000), fasilitas (p ? value = 0,000), dan pengalaman kerja (p ? value = 0,002) terhadap perilaku  perawat dalam rangka penerapan pasien safety di Rawat Inap Rumah Sakit Royal Prima Jambi Tahun 2018  . Dan setelah melakukan uji logistic berganda dari 3 model didapatkan bahwa faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap perilaku  perawat dalam rangka pasien safety adalah sikap dengan nilai exponen B 87.535 dengan nilai p = 0,001.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue