Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 2 (2022)"
:
25 Documents
clear
Edukasi Digital Marketing: Pembuatan Konten dan Caption Pada Instagram Bisnis Bagi Pelaku UMKM di FKRW Teluk Pucung, Bekasi
Hamida Syari Harahap;
Nita Komala Dewi
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1654
Pertumbuhan UMKM menuntut para pelaku usahanya dapat bertahan dan tetap melakukan proses produksi bagi produknya. Perkembangan teknologi dan informasi terutama media sosial dapat membantu dalam memasarkan produk para UMKM. Meskipun sudah banyak UMKM yang menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran akan tetapi masih ada UMKM yang belum memahami cara pengaplikasian media sosial tersebut untuk memasarkan produk. Untuk itu, tujuan abdimas kali ini memberikan ilmu dan informasi mengenai aplikasi Instagram Bisnis bagi pelaku UMKM dengan metode penyampaian ceramah dan pelatihan. Kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari dengan memfokuskan kepada pemberian pelatihan serta pendampingan dalam proses penggunaan aplikasi media sosial Instagram. Peserta diikuti oleh perwakilan dari pelaku UMKM FKRW sebanyak 20 orang dan alasan kegiatan ini diberikan berdasarkan informasi dari pihak mitra yakni FKRW Teluk Pucung, Bekasi bahwa masing kurangnya ilmu pengetahuan bagi para pelaku UMKM mengenai aplikasi Instagram bisnis yang mereka miliki. Hasil kegiatan para pelaku UMKM mendapatkan penambahan pengetahuan pembuatan konten dan captions sebagai media awal dalam menggunakan aplikasi Instagram bisnis untuk melakukan pemasaran dengan cepat dibandingkan dengan sistem pemasaran manual. Kesimpulan yang dapat disampaikan bahwa perkembangan teknologi memiliki andil dalam membantu kegiatan pemasaran bagi UMKM. Untuk itu, para pelaku UMKM harus memiliki kemampuan dalam mengaplikasikan teknologi khususnya media sosial Instagram. Program kegiatan Abdimas yang diberikan oleh tim berupa pelatihan kepada peserta sangat membantu bagi UMKM yang belum mahir dalam mengaplikasikan teknologi untuk membuat konten dan melakukan pemasaran.
Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Melalui Kegiatan Pembuatan Eco Enzyme di Kabupaten Malang
Dwi Susilowati;
Dhurotus Sangadah;
Venus Kusuma Wardhana
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1662
Sampah rumah tangga merupakan tanggung jawab kelaurga oleh karena itu harus diolah dengan baik agar menghasilkan nilai ekonomis berupa penghematan pengeluaran yang bisa digunakan untuk keperluan lain. Manfaat dari pembuatan eco enzyme antara lain bisa digunakan sebagai bahan pelengkap sabun cuci piring, penyemprot ruangan, penyedot bau tidak sedap dan sebagai pupuk. Pengabdian ini dilakukam dengan mengambil permasalahan pemanfaatan sampah rumah tangga melalui kagiatan pembuatan Eco Enzyme (EE) yang ditujukan untuk ibu-ibu PKK di desa Mulyoagung kecamatan Dau kabupaten Malang. Model pengabdian lebih banyak ditekankan pembuatan dan pendampingan selama proses pembuatan Eco Enzyme (EE) yang memerlukan waktu kurang lebih 3 bulan. Sasaran pengabdian adalah ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK desa Mulyoagung dengan pertimbangan bahwa aktivitas di dapur banyak dilakukan atau dikelola oleh ibu-ibu rumah tangga yang pada akhirnya akan menghasilkan sampah baik organic maupun non organik. Pembuatan Eco Enzyme (EE) disamping dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga juga dapat membantu mengurangi beban TPST dalam mengelola sampah khususnya sampah organic. Namun yang lebih utama dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran melalui gerakan ibu-ibu akan pentingnya mengelola sampah dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi keluarga, dan lingkungan saja tetapi juga bagi keselamatan ekosistem/ bumi. Peran tersebut dapat dlakukan dengan cara menghimbau, memberikan penyuluhan, serta mendidik dan melatih keluarga atau masyarakat agar merubah perilaku dalam mengelola sampah.
Edukasi Digital Marketing untuk Pengembangan Destinasi Wisata Sumber Biru
Zainul Arifin;
Devi Nur Cahaya Ningsih;
Sukmawati Nur Salamah;
Safarudin Hisyam Tualeka;
Anindya Prasasti
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1667
Wisata Sumber Biru di kabupaten Jombang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Benowo yang membutuhkan pengelolaan dengan tepat serta pembuatan strategi untuk membangkitkan wisata ini di era pandemi. BUMDes Benowo merupakan salah satu BUMDes yang cukup baik dalam partisipasi masyarakat dalam mengembangkan unit-unit usaha yang ada. Akan tetapi, BUMDes Benowo masih kesulitan dalam memasarkan produk dari unit-unit usaha mereka terutama di era digital seperti ini. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kelompok dari FIA – UB melakukan edukasi mengenai digital marketing. Metode yang digunakan untuk memetakan permasalahan yang ada di BUMDes Benowo adalah observasi lapang dan FGD, lalu dilakukan penyuluhan dan pelatihan dengan menggunakan Zoom Meeting karena masih adanya pembatasan perjalanan dan untuk memitigasi penyebaran Covid-19. Ada pun mitra yang digandeng dalam melaksanakan pelatihan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah praktisi yang merupakan marketing specialist. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan di dapat bahwa pengelola BUMDes Benowo menjadi semakin paham akan pentingnya digital marketing dan cara membuat konten untuk memasarkan produk dari unit-unit usaha yang mereka miliki. Dari kegiatan ini diharapkan ada tindak lanjut terkait pembuatan paket kunjungan di BUMDes Benowo agar tidak hanya Wana Wisata Sumber Biru yang dikenal oleh orang, tetapi unit usaha lainnya menjadi semakin dikenal dengan kualitas pertanian dan peternakannya yang baik (semakin meluas).
Edukasi Penggunaan Internet Aman dan Sehat untuk Anak-anak Pada Anggota PKK di Wilayah Klaten, Jawa Tengah
Kartika Sari Yudaninggar;
Subektiningsih Subektiningsih
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1681
Dukuh Dawung, desa Sawit, kecamatan Gantiwarno berada di sebelah selatan kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah. Secara umum, sarana dan prasarana yang tersedia di wilayah desa Sawit sudah terpenuhi dengan cukup baik. Permasalahan yang terjadi dalam masyarakat ini adalah rendahnya pengetahuan dan perhatian masyarakat terhadap literasi media pada anak-anak. Atas dasar tersebut, program ini memiliki tujuan untuk dapat memberikan peningkatan pemahaman para orang tua terhadap kebiasaan berinternet pada anak-anaknya. Adapun metode pelaksanaan program ini yaitu meliputi pemberian materi secara luring dan membuat media edukasi. Program PKM dilakukan selama 6 bulan. Adapun kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu pertama dengan melakukan sosialisasi kepada anggota PKK di dusun Dawung mengenai peningkatan pemahaman dan pemanfaatan berinternet sehat bagi anak-anak, selanjutnya membuat media edukasi mengenai tutorial mengoperasikan YouTube Kids. Hasil dan dampak dari rangkaian kegiatan program ini adalah peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pemahaman dan pemanfaatan berinternet sehat bagi anak-anak sehingga orang tua dapat mendampingi anak-anak dalam berinternet. Luaran wajib pengabdian ini adalah berupa publikasi artikel ilmiah prosiding, publikasi pada media massa, serta peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat.
Digital Creative Promotion Melalui Pembuatan Video Pendek Sebagai Strategi Promosi Kampung Sejarah “Kayutangan Heritage” Kota Malang
Hasna Bararah Mufidah;
Rohmatin Alfianistiawati;
Pramana Herjati Putra Dionchi;
Megasari Noer Fatanti
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1686
Kampung Heritage Kayutangan (KHK) ditetapkan sebagai Kampung Wisata oleh Walikota Malang, sejak tahun 2018, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Malang. Berdasarkan observasi lapang, tim pengabdian mendokumentasikan beberapa spot atraksi seperti bangunan bercorak art deco, kuburan tandak, pasar krempyeng, galeri barang-barang antik, pameran foto-foto tempo dulu yang menjadi daya tarik dari KHK. Tercatat sudah ribuan pengunjung baik domestik maupun mancanegara yang datang untuk menikmati suasana tempo dulu dengan berswafoto di beberapa spot di KHK. Namun, banyaknya jumlah wisatawan tidak diimbangi dengan pemeliharaan citra pariwisata yang autentik. Kondisi tersebut semakin terasa ketika pandemi Covid-19 melanda sejak 2020 yang mana jumlah wisatawan menurun drastis ditambah dengan rendahnya kesadaran warga lokal merawat spot wisata di KHK. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu merevitalisasi brand KHK berbasis AISAS melalui pembuatan konten digital berupa vieo pendek bekerjasama dengan Pokdarwis Kampung Kayutangan sebagai mitra pengabdian. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pembuatan video yang memuat tutur sejarah dari warga lokal sebagai salah satu strategi dalam menguatkan tourism destination, terutama konsep wisata sejarah dan tayangan beberapa spot unggulan di KHK. Video pendek The History of Kayutangan Heritage kemudian diunggah melalui YouTube dan media sosial dengan target capaian dari video ini yaitu mempromosikan kembali KHK sebagai destinasi wisata yang tidak hanya kekinian, namun juga memiliki nilai historis terkait perubahan sosial di Kota Malang. Selain itu, video pendek ini juga dapat digunakan sebagai sarana promosi wisata sejarah di Kota Malang.
Pelatihan Pembuatan E-Learning Moodle Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMA Dharma Amiluhur
Nafida Hetty Marhaeni;
Melania Eva Wulanningtyas
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1697
Pendidikan menjadi salah satu sektor penting yang terkena dampak Covid-19. Hal ini menyebabkan pengajar dan peserta didik harus melakukan pembelajaran jarak jauh atau di secara online. Paradigma teknologi berubah dari hanya sebagai pendukung kerja sekunder atau rekreasi saja menjadi fasilitas kerja utama. Di SMA Dharma Amiluhur pembelajaran secara online telah dilakukan melalui platform Google Classroom dan Whatsapp group, namun belum menggunakan platform lainnya. Bentuk kegiatan pelatihan berupa ini pelatihan penyusunan platform moodle sebagai pilihan lain dalam mengunggah konten materi pembelajaran. Platform ini telah populer di beberapa sekolah, namun di SMA Dharma Amiluhur belum digunakan. Untuk itu, pelatihan pembuatan konten e-learning menggunakan Moodle dimaksudkan agar guru di SMA Dharma Amiluhur dapat merasakan manfaat dari pembuatan konten berbantuan platform tersebut serta meningkatkan kompetensi profesional guru terhadap penggunaan teknologi dan informasi. Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan observasi, dilanjutkan workshop pembuatan Learning Management System (LMS) melalui website Gnomio, dan praktik langsung. Hasil pengabdian adalah diperolehnya website LMS milik SMA Dharma Amiluhur yang dibuat per kelas dengan pengembangan konten course berupa presensi, materi pembelajaran, video pembelajaran, diskusi, kuis, dan pengumpulan tugas. Website ini telah digunakan untuk pembelajaran dan hasil wawancara dengan guru menunjukkan tanggapan positif yaitu sekolah dan siswa sangat terbantu dengan pembelajaran berbasis LMS moodle. Lebih lanjut, SMA Dharma Amiluhur juga telah mengambil langkah serius dengan mengembangkan e-learning moodle menjadi lebih profesional dan berbayar yang dapat diakses pada www.eldas.smadharmaamiluhur.sch.id dan menjadi salah satu keunggulan sekolah tersebut.
Peningkatan Profesionalisme Berkelanjutan Guru MGMP Provinsi Jawa Tengah Melalui Penyusunan Laporan Penelitian Pendidikan Ekonomi di Masa Kenormalan Baru
Nina Farliana;
Khasan Setiaji;
Joko Widodo
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1714
Kondisi pandemi Covid 19 mengakibatkan peran dan posisi aspek pendidikan sangat krusial. Guru dituntut harus mampu mengembangakan kompetensi profesionalnya, tidak hanya dalam pembelajaran di kelas tetapi juga keprofesian berkelanjutannya. Rendahnya keterampilan guru dalam penelitian di kelas dan penulisan karya ilmiah yang merupakan salah satu syarat kenaikan pengkat, menyebabkan guru kesulitan dalam pengembangan profesinya. Tujuan pengabdian ini adalah menganalisis proses peningkatan profesionalisme berkelanjutan guru ekonomi SMA melalui penyusunan laporan penelitian pendidikan ekonomi serta menganalisis kontribusi yang ditimbulkan dari pelatihan penyusunan laporan penelitian bagi guru. Lokasi pengabdian adalah MGMP Ekonomi SMA provinsi Jawa Tengah. Target pengabdian adalah guru ekonomi SMA provinsi Jawa Tengah berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan pengabdian dimulai dari: identifikasi masalah di lapangan, proses pemberdayaan yang dilakukan dengan penguatan pemahaman dan pengetahuan konsep keprofesian berkelanjutan, workshop, diskusi, tanya jawab serta simulasi pelaksanaan penelitian dan penulisan laporan penelitian, serta monitoring dan evaluasi program. Pengabdian dilakukan selama 6 bulan, dengan 4 kali kegiatan, yaitu: koordinasi awal, pelaksanaan workshop dan pemberdayaan keterampilan, serta monitoring dan evaluasi. Semua peserta antusias dan merasakan manfaat pelatihan. Pelaksanaan pengabdian dikatakan berhasil sampai tahap pendampingan penulisan karya ilmiah, yaitu laporan penelitian. Keberhasilan ini ditunjukkan oleh: adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan guru, serta adanya respon yang positif mengingat kegiatan pengabdian merupakan kebutuhan guru dalam rangka peningkatan profesionalitasnya.
Peningkatan Kapasitas Produksi Pengerajin Kerupuk Cantir Slukatan Kabupaten Wonosobo Melalui Penerapan Mesin Pemarut dan Alat Press
Farika Tono Putri;
Ragil Tri Indrawati;
Eni Safriana;
Wahyu Isti Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1733
Kerupuk Cantir merupakan salah satu oleh-oleh khas kabupaten Wonosobo. Pengrajin Kerupuk Cantir desa Slukatan kabupaten Wonosobo memiliki kendala dalam memenuhi kapasitas produksi sesuai permintaan pelanggan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu meningkatkan kapasitas produksi pengrajin kerupuk cantir melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pemarut dan mesin pengepres singkong dengan mitra Pengrajin Kerupuk Cantir yang berada di desa Slukatan kabupaten Wonosobo. Metode yang dilakukan yaitu: (i) Desain mesin pemarut singkong dan desain alat press, (ii) Uji Kinerja mesin pemarut singkong dan alat press, dan (iii) Penyuluhan dan pelatihan penerapan mesin pemarut singkong dan penerapan alat press. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan pengamatan penerapan alat pemarut singkong dan alat press bahan parutan singkong menjadi bahan setengah jadi. Penerapan Mesin pemarut singkong dapat meningkatkan kapasitas produksi lebih dari 100%, serta mengurangi 100% biaya produksi untuk sewa mesin pemarut. Penerapan alat press bahan hasil parutan menjadi tepung singkong mampu meningkatkan kapasitas produksi.
Penerapan Strategi Kaizen Production dan Integrated Digital Marketing Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Penjualan Tanaman Hias
Bayu Setyo Nugroho;
Eva Purnamasari;
Tahan Prahara;
Mellasanti Ayuwardani
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1736
Meningkatnya kasus Pandemi Covid-19 di Indonesia serta kebijakan pemerintah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi UMKM. Mitra kegiatan pengabdian adalah Komunitas Petani Tanaman Hias dusun Tarukan, Bandungan, kabupaten Semarang yang berjumlah 24 kelompok usaha. Selama ini Petani Tanaman Hias melakukan pengelolaan produksi dan promosi yang sangat sederhana serta hanya mengandalkan pengunjung dari luar kota untuk berkunjung di wisata Gedong Songo. Saat ini tingkat penjualan menurun drastis, bahkan permintaan tanaman hias dan jasa pembuatan taman hanya terjadi satu kali bahkan tidak sama sekali. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan digital marketing dan memberikan satu set peralatan tepat guna untuk mendukung Kaizen Production. Kegiatan dimulai dari survey bulan September 2021, kemudian pelaksanaan sosialisasi pada bulan November 2021. Sistem Integrated Digital Marketing dilakukan dengan integrasi berbagai aplikasi sosial media melalui informasi lokasi bisnis di google bisnisku, memperluas jangkauan pelanggan melalui media Facebook dan Instagram, serta kemudahan dalam proses pemesanan dan komunikasi di Whatsapp Business. Melalui strategi tersebut informasi produk jasa yang ditawarkan menjadi lebih luas dan menjangkau pelanggan berbagai provinsi di Indonesia. Luaran kegiatan ini adalah Kelompok petani tanaman hias dusun tarukan bandungan memiliki peralatan tepat guna, serta strategi pemasaran yang tepat melalui media online digital marketing.
Wisata Edukasi Tanaman Obat Tradisional di Pekarangan Wisata Alam Desa Rindu Hati
Reza Pertiwi;
Salprima Yudha S;
Wuri Prameswari;
Mifta Violina Aniza;
Buistu Arba’a Nuyuh Putri;
Rais Akbar Syahputra
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1747
Desa Rindu Hati terletak di Kecamatan Taba Penanjung, kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Provinsi Bengkulu, terus menggali potensi wisata alam yang ada di sekitar desa. Pekarangan rumah warga dapat dijadikan objek wisata edukasi bagi pengunjung wisata desa Rindu Hati. Tanaman obat tradisional dapat menjadi pilihan yang tepat untuk ditanam di pekarangan rumah. Tanaman obat dapat membantu kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama di desa Rindu Hati. Tidak hanya untuk tanaman obat, tapi juga untuk tanaman hias, bunga atau buah-buahan. Tanaman ini nantinya dapat diolah menjadi jamu. Mulai jamu dalam bentuk cairan dan langsung minum atau dikemas dalam bentuk bubuk. Inilah yang dimaksud mempunyai manfaat ganda, karena hasilnya dapat memberikan banyak manfaat. Tanaman obat tradisional yang terdapat di pekarangan rumah dapat disusun sedemikian rupa dan diberi label identitas untuk memudahkan pengunjung mengetahui nama, jenis, serta khasiat tanaman obat tradisional tersebut. Informasi yang tersampaikan melalui label identitas pada tanaman obat tradisional dapat membantu pengunjung mengetahui jenis dan khasiat dari tanaman obat tradisional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan terhadap warga sekitar wisata alam desa Rindu Hati Bengkulu Tengah dengan menggunakan metode penyuluhan serta pelatihan menanam tanaman obat tradisional. Tujuannya yaitu untuk menambah nilai desa wisata dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap obat tradisional. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran keluarga di Desa Rindu Hati untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan melakukan penanaman tanaman obat tradisional yang bernilai wisata edukasi.