cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 427 Documents
Pengaruh Dedak Padi dalam Ransum Ayam Lokal yang Diberi Air Minum Mengandung Cemaran Kadmium Terhadap Performans Deny Saefulhadjar; Iman Hernaman; Kurnia A. Kamil
Jurnal Ilmu Ternak Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v8i1.2206

Abstract

Dedak padi banyak terdapat di daerah perdesaan. Bahan pakan ini mengandung fitat yang tinggi dan dapat mengikat Kadmium (Cd). Penelitian bertujuan untuk mempelajari lokal pengaruh penggunaan dedak padi dalam ransum ayam lokal yang diberi air minum mengandung cemaran kadmium terhadap performans. Dua puluh empat ekor ayam lokal digunakan dalam penelitian ini dengan bobot 422,08 ± 38,78 g. Dedak padi digunakan dalam ransum sebanyak 0, 10, 20, 30, 40, 50% selama 8 minggu. Air minum diberikan ad libitum mengandung 100 mg/kg Cd. Hasil, perlakuan menunjukkan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05) terhadap performans. Penggunaan dedak padi sampai 50% lebih menguntungkan. Kadmium dalam air minum tidak mengganggu fisologi dan metabolisme dalam tubuh. Kesimpulan, dedak padi dapat digunakan sebagai pakan sampai 50%, dan konsumsi air minum yang mengandung 100 mg/kg Cd selama 8 minggu tidak mempengaruhi performans ayam lokal.Kata Kunci : dedak padi, Fitat, Cd, ayam lokal
Pengaruh Ekstrak Biji Mangga (Mangifera indica) Sebagai Antioksidan Terhadap Cita Rasa Dan Daya Simpan Bakso (The Effect of Mango Seed Extracts (Mangifera indica) as Antioxidant on The Flavor and Shelf Life of Meat Balls) Salam N. Aritonang
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak biji mangga terhadap cita rasa dan daya simpan bakso. Penelitian ini menggunakan 2500 g daging sapi bagian paha (otot Biceps femoris) dan  ekstrak  biji  mangga (Mangifera indica)  varieta  s  mangga Arumanis    Metoda  penelitian  yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut adalah penambahan ekstrak biji mangga sebanyak 0% (A), 0,1% (B), 0,2% (C), 0,3% (D) dan 0,4% (E). Peubah yang diamati adalah cita rasa, bilangan TBA dan daya simpan bakso. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak biji mangga dalam pembuatan bakso sangat nyata (P <0,01) menurunkan nilai TBA dan meningkatkan daya simpan bakso, tetapi tidak mempengaruhi cita rasa.Penambahan ekstrak biji mangga sebanyak 0,4 %  adalah  yang terbaik dalam memperpanjang daya simpan bakso daging yaitu sampai 23,25 jam.Kata kunci : biji mangga, antioksidan, cita rasa, daya simpan, bakso
Identifikasi dan Karakteristik Staphylococcus Sp. dan Streptococcus Sp. dari Infeksi Ovarium Pada Ayam Petelur Komersial (Identification and Characteristics of Staphylococcus Sp. and Streptococcus Sp. Infection of Ovary in Commercial Layers) Novianti Neliyani Toelle
Jurnal Ilmu Ternak Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v14i1.5145

Abstract

Infeksi ovarium merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan pada ayam petelur menjelang periode  betelur  maupun  selama  masa  produksi.  Gangguan  produksi  telur  dapat  terjadi  karena  gangguanperkembangan ovarium akibat gangguan pertumbuhan pada ayam, kerusakan ovarium atau akibat penyakit. Penelitian ini dirancang untuk mengisolasi, mengidentifikasi, dan karakteristik bakteri penyebab infeksi ovarium pada ayam petelur komersial. Sejumlah 19 sampel ayam petelur komersial yang diperoleh dari tiga peternakan di wilayah  Yogyakarta.  Ovarium  yang  mengalami  infeksi  dikultur  pada  plat  agar  darah  (PAD),  kemudian diinkubasi pada suhu 37°C selama 18-24 jam. Setelah pengelompokkan koloni dilanjutkan pengecatan Gram. Gram positif bentuk kokus dilakukan uji katalase. Selanjutnya bakteri dengan katalase positif dilakukan uji koagulase, kultur pada mannitol salt agar (MSA), Voges Proskauer (VP) dan uji oksidase. Hasil identifikasi dan karakteristik bakteri dari infeksi ovarium adalah Staphylococcus aureus (46%), Staphylococcus intermedius (27%), Staphylococcus epidermidis (20%), dan Streptococcus sp. (7%).Kata kunci : Ovarium, ayam petelur, Staphylococcus sp., Streptococcus sp.
Potensi disinfektan sebagai sediaan kebiri kimiawi pada ternak Lena Indraswari; Siti Sa’diah; Mokhamad Fakhrul ulum
Jurnal Ilmu Ternak Vol 20, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v20i1.27423

Abstract

Kastrasi kimiawi dapat digunakan sebagai alternatif dari kastrasi terbuka. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji potensi bahan kimia disinfektan sebagai sediaan bahan kimia untuk kastrasi pada mencit. Penelitian ini menggunakan zat aktif disinfektan sebagai material kastrasi kimiawi pada mencit. Mencit dibagi menjadi 7 kelompok: kloroxylenol 4,8% (C4, n=4), povidon iodin 10% (P10, n=4), kloroxylenol 2,4% dan povidon iodin 5% (C2P5, n=4), kloroxylenol 1,2% dan povidon iodin 2,5% (C1P2, n=4), sodium hipoklorit (N5, n=4), NaCl 0.9% (N, n=4), dan akuadestilata (A, n=3). Disinfektan sebanyak 0,2 mL diinjeksi pada masing-masing testis pada setiap kelompok. Daya hidup mencit setelah kastrasi kimiawi pada kelompok perlakuan C4, C2P5, C1P2, kontrol A, dan kontrol N berada diantara 25-100%. Populasi mencit mati 100% dalam 24 jam pada kelompok perlakuan P10 dan sodium hipoklorit. Kastrasi kimiawi menggunakan disinfektan menyebabkan penurunan ukuran testis; perubahan profil eritsosit, limfosit relatif, neutrofil relatif; dan menyebabkan struktur anekhoik pada jaringan testis 7 hari setelah kastrasi kimiawi. Kombinasi kloroxylenol 1,2% dan povidon iodin 2,5% dapat digunakan sebagai agen kastrasi kimiawi pada mencit.
Hubungan Keberdayaan Peternak Sapi Perah Dengan Tingkat Keberhasilan Usaha Ternak (Correlation Between Dairy Farmer’s Power and Level of Farming Succeeding) Unang Yunasaf; Adjat Sudradjat Masdar; Syahirul Alim
Jurnal Ilmu Ternak Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v11i1.403

Abstract

Penelitian bertujuan mempelajari: tingkat keberdayaan peternak, tingkat keberhasilan usaha sapi perah peternak, dan hubungan antara keduanya. Penelitian dirancang sebagai penelitian survey dengan responden sebanyak 70 peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Tingkat keberdayaan peternak sapi perah sebanyak 40,80 persen tergolong tinggi,  47,17 persen tergolong sedang, dan 12,03 persen tergolong rendah, (2) Tingkat keberhasilan usaha sapi perah peternak sebanyak 28,08 persen tergolong tinggi, 45,54 persen tergolong sedang, dan 26,36 persen tergolong rendah, (3) Terdapat hubungan yang cukup antara tingkat keberdayaan peternak sapi perah dengan tingkat keberhasilan usaha sapi perah peternak dengan (rs) 0565, dan (4) Hal-hal yang belum optimal dari peternak adalah belum konsisten di dalam melakukan pengelolaan usaha, belum lengkap di dalam menerapkan manajemen pemelihara, dan belum utuh di dalam memahami dan menggunakan hak-hak sebagai anggota koperasi. Kata Kunci: Keberdayaan peternak, Keberhasilan Usaha Sapi Perah
Manfaat Finansial pada Pola Kemitraan Usaha Pembibitan Sapi Potong (Financial Benefit on Local Cattle Breeding Smallholder Sharing Pattern) Cecep Firmansyah; Sondi Kuawaryan; Sri Rahayu
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i1.2271

Abstract

Penelitian survey bertujuan mengungkap informasi perolehan manfaat finansial usaha pembibitan sapi potong lokal pada kemitraan pola bagi hasil anak berselang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Responden sebanyak 25 orang peternak pembibitan sapi potong lokal dengan pola bagi hasil anak berselang, diperoleh dengan metode Cluster simple Random Sampling. Kesepakatan informal pada pola bagi hasil mewajibkan investor menyediakan induk sapi potong lokal dan peternak membiayai seluruh pengeluaran usaha. Investor dan peternak masing-masing memperoleh 50 % gross output. Rata-rata peternak mendapatkan bagian 3,83 ekor/tahun (Rp. 7.260.988,80). Pendapatan riil keluarga peternak Rp. 6.544.425,-/tahun dari investasi sebesar Rp. 1.911.200, sedangkan pendapatan investor Rp.7.260.989,-/tahun/ unit usaha dari investasi sebesar Rp. 14.400.000,-. Parameter ROI peternak 57,39 % lebih besar dari ROI investor 50,42 % mengindikasikan aturan pola bagi hasil yang selama ini disepakati secara informal dinilai hampir memberikan keuntungan finansial yang proporsional/adil.Kata kunci : Pola Bagi Hasil, manfaat finansial
Kajian Pola Pemuliaan Kerbau Lokal yang Berkelanjutan dalam Upaya Mendukung Kecukupan Daging Nasional. (The Sustainable Local Buffalo Breeding Scheme as Effort to Support National Meat Sufficien) Dudi -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v12i1.5131

Abstract

Kerbau lokal Banten merupakan salah satu sumberdaya genetik ternak Indonesia.Namun sampai saat ini kegiatan program pemuliaan kerbau yang berkelanjutan belum dapat dilaksanakan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pegetahuan, motivasi dan partisipasi peternak kerbau dalam program pemuliaan kerbau sebagai upaya mendukungkecukupan daging nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah survey, penentuan sampel  berdasarkan metode purposive sampling yang dilakukan terhadap 60  responden peternak kerbau di Kabupaten Serang, Pandeglang dan Lebak. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung pada peternak kerbau yang dipandu oleh daftar pertanyaan pada kuesioner tertutup. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan peternak kerbau masih tergolong rendah. Partisipasi peternak dalam kegiatan pemuliaan kerbau tergolong cukup, sedangkan motivasi dan pengetahuan peternak relatif rendah. Faktor sosial dan budaya peternak menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan program pemuliaan kerbau yang berkelanjutan, dan pola pemuliaan inti terbuka merupakan pola pemuliaan kerbau yang mungkin dapat diterapkan pada peternakan kerbau rakyat.Kata kunci: kerbau lokal, pola pemuliaan
Studi Kelayakan Finansial Usahaternak Domba Yang Dipelihara Secara Dikandangkan (Studi Kasus Di Desa Cibuntu Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan) (Financial Feasibility Study Of Sheep Intensive Management (Case Study In Sheep Farmer Cibuntu, Pasawahan District, Kuningan Regency)) Ambar Siswati; Yogie Krismanto; Sri Rahayu; Sondi Kuswaryan
Jurnal Ilmu Ternak Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v15i2.9520

Abstract

Penelitian mengenai Studi Kelayakan Finansial Usahaternak Domba yang Dipeliharasecara  Dikandangkan  (Studi  Kasus  di  Desa  Cibuntu,  Kecamatan  Pasawahan,  KabupatenKuningan)   dilakukan   pada   bulan   September   2013.Tujuan   penelitian   ini   adalah   untuk mengetahui kelayakan finansial dari usahaternak domba secara dikandangkan dan analisis sensitivitas terhadap  harga jual  domba, upah  tenaga kerja,  dan  tingkat  suku bunga.Jumlah responden adalah sebanyak 69 orang, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa usahaternak domba yang dikandangkan dengan skala usaha 13 ekor menghasilkan NPV sebesar Rp.4.456.987, IRR sebesar 34,2%, dan Gross B/C sebesar 1,16. Hasil tersebut menunjukan bahwa usahaternak domba  yang dikandangkan memenuhi kelayakan finansial. Perubahan harga jual domba merupakan variabel yang paling sensitif terhadap kelayakan investasi usahaternak domba, semakin tinggi harga jual maka tingkat kelayakan semakin baik.Kata kunci :Analisis Sensitivitas, Kelayakan Finansial, Usahaternak Domba.
Studi Pembuatan Kompleks Mineral-Minyak dan Efek Penggunaannya dalam Ransum terhadap Fermentabilitas dan Kecernaan (In Vitro) (Study of Oil-mineral Complex and It effects on in Vitro Fermentability and Digestibility) u U. Tanuwiria; d D. Budinuryanto; s S. Darodjah; w P. p
Jurnal Ilmu Ternak Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v10i1.455

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui fermentabilitas dan kecernaan ransum yang mengandung berbagai kompleks minyak-mineral in vitro.  Penelitian dilakuan secara eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan dan lima ulangan. Percobaan pertama terdiri atas R1 = Ransum lengkap + 5% Minyak Jagung, R2 = Ransum lengkap + 5,95% Kompleks Ca-Minyak Jagung, R3 = Ransum lengkap + 5,95% Kompleks Ca-Minyak Kacang Tanah, R4 = Ransum lengkap + 5,95% Kompleks Ca-Minyak Ikan. Perlakuan kedua : R1 = Ransum lengkap + 5% Minyak Kacang Tanah. R2 = Ransum lengkap + 5% Kompleks I-Minyak Jagung, R3 = Ransum lengkap + 5% Kompleks I-Minyak Kacang Tanah, R4 = Ransum lengkap + 5% Kompleks I-Minyak Ikan. Hasil penelitian menunjukkan Jenis minyak (minyak kacang tanah, minyak jagung dan minyak ikan) pada pembuatan kompleks mineral minyak tidak mempengaruhi fermentabilitas dan kecernaan ransum, namun ada indikasi bahwa fermentabilitas dan kecernaan ransum yang mengandung minyak utuh lebih rendah. Kata kunci : Kompleks mineral-minyak, fermentabilitas, kecernaan, in vitro
Pendugaan Nilai Pemuliaan Produksi Susu Sapi Fries Holland Berdasarkan Catatan Bulanan Tunggal dan Kumulatif di Taurus Dairy Farm (Estimated Breeding Value of Milk Yield Based on Monthly and Cummulative Monthly Record Fries Holland at Taurus Dairy Farm) Nena Hilmia
Jurnal Ilmu Ternak Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v5i2.2294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai heritabilitas produksi susu berdasarkan catatan bulanan tunggal dan kumulatif serta mengestimasi catatan bulanan tunggal dan kumulatif keberapa yang terbaik digunakan untuk menduga nilai pemuliaan. Data produksi  susu yang digunakan adalah periode laktasi satu, dua dan tiga sapi Fries Holland  yang beranak di Taurus Dairy Farm pada  tahun 1989- 2002.   Catatan produksi bulanan total yang digunakan sebanyak 10.123;    Parameter genetik diestimasi dengan analisis REML dan nilai pemuliaan dengan PEST program BLUP.  Hasil penelitian ini menunjukkan heritabilitas produksi susu berdasarkan produksi bulanan tunggal pada pertengahan periode laktasi lebih tinggi dibandingkan awal dan akhir periode laktasi.   Nilai heritabilitas produksi susu berdasarkan produksi bulanan kumulatif meningkat seiring dengan semakin lamanya periode laktasi.  Pendugaan nilai pemuliaan berdasarkan catatan bulanan tunggal yang terbaik pada laktasi satu adalah bulan ke-4 dan ke-5, untuk laktasi dua dan tiga pada bulan ke-5.  Ketepatan pendugaan nilai pemuliaan berdasarkan produksi bulanan kumulatif semakin meningkat seiring dengan semakin lamanya periode laktasi.Kata kunci : Nilai pemuliaan, Pencatatan bulanan dan kumulatif, Parameter genetik