cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 427 Documents
Pendugaan Nilai Pemuliaan dan Tren Genetik Bobot Badan Prasapih domba Priangan menggunakan Animal Model BLUP Dudi -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i2.2243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai pemuliaan (NP) dan tren genetik bobot badan prasapih domba Priangan menggunakan  animal model BLUP.  Sejumlah 861 data yang berasal dari 597 induk dan  45 pejantan. telah dianalisis dengan restricted maximum likelihood (REML) untuk menduga nilai heritabilitas, dan best linear unbiased prediction (BLUP) untuk menduga nilai pemuliaan.  Efek tetap yang dimasukkan kedalam analisis adalah jenis kelamin, musim dan tipe kelahiran. Hasil penelitian menujukkan bahwa dugaan nilai pemuliaan untuk bobot lahir dan bobot sapih berturut-turut adalah sebesar 0,126 (ternak nomor 218);  0,954 (pejantan Reuceu).  Tren genetik bobot lahir dan bobot sapih domba Priangan di UPTD-BPPTD Margawati Garut selama 10 tahun terakhir (1994-2003) dalah konstan.Kata Kunci:  nilai pemuliaan, tren genetik, domba Priangan
Pengaruh Suplementasi Fitase, Zing Oksida, dan Cupric Sulfat terhadap Penampilan Ayam Broiler Hendi Setiyatwan
Jurnal Ilmu Ternak Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v8i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi fitase, zinc oksid, dan cupric sulfat yang menghasilkan penampilan ayam broiler paling baik. Dua ratus delapan puluh delapan ekor DOC (Unsexed) yang dipelihara selama 42 hari  dialokasikan ke dalam rancangan acak lengkap  dengan 9 ransum perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali.  Kombinasi ransum perlakuan terdiri atas R1(ransum kontrol positif); R2 (ransum kontrol negatif); R3 (ransum kontrol negatif  +  132,7 ppm ZnO); R4 (ransum kontrol negatif  +  286,16 ppm CuSO4); R5 (ransum kontrol negatif  +  132,7 ppm ZnO  + 286,16 ppm CuSO4 ); R6 (ransum kontrol negatif  +  fitase 1000 FTU/Kg);  R7 (ransum kontrol negatif  +  fitase 1000 FTU/Kg  +  132,7 ppm ZnO);  R8 (ransum kontrol negatif  +  fitase 1000 FTU/Kg  +  286,16 ppm CuSO4);      R9 (ransum kontrol negatif +  fitase 1000 FTU/Kg +  132,7 ppm ZnO  + 286,16 ppm CuSO4 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi enzim fitase, seng, dan tembaga pada ransum tidak mempengaruhi konsumsi. Kombinasi fitase 1000 FTU/kg, ZnO (132,7 ppm), dan CuSO4 (286,16 ppm) efektif dalam meningkatkan pertambahan bobot badan, dan konversi ransum ayam broiler.Kata Kunci : fitase, zinc oksid, cupric sulfat, penampilan ayam broiler
Perbandingan Pendapatan Peternak Sapi Bali yang Melakukan Program Inseminasi Buatan (IB) dan Tidak Melakukan Program Inseminasi Buatan (IB) di Kec. Soppeng Riaja Kabupaten Barru (Farmer Income Comparisson of AI and non-AI Programme Participants at Soppeng S.n Sirajuddin
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i1.5112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan peternak sapi Bali yang melakukan Program Inseminasi Buatan (IB) dan tidak melakukan Program Inseminasi Buatan di Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru.  Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru pada bulan April hingga bulan Juni 2012. Lokasi ini dipilih karena  sebagian besar peternak telah mengikuti program IB. Jumlah sampel adalah 29 orang responden. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data diolah secara distribusi frekuensi dan dianalisa secara deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pendapatan peternak sapi Bali yang melakukan IB lebih rendah dari pada peternak yang tidak melakukan IB yaitu Rp 7.608.754,-/ekor/tahun berbanding Rp 7.697.796,-/ekor/tahun.Kata kunci: inseminasi buatan pendapatan, peternak, sapi Bali,
Kualitas Semen Cair Dingin Domba Garut pada Tiga Jenis Larutan Pengencer (Quality of Garut Ram Chilled Semen in Three Types Of Semen Extenders) Yahya Hudy Rhoyan
Jurnal Ilmu Ternak Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v14i1.5150

Abstract

Penggunaan pengencer dalam pengolahan semen domba Garut masih sangat terbatas di kalangan masyarakat, sehingga ketersediaan baik semen cair maupun semen beku masih sedikit. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh bahan pengencer Tris susu sapi, Tris kuning telur, dan Tris sari kedelai terhadap daya tahan hidup dan abnormalitas spermatozoa domba Garut yang disimpan dalam suhu 5ºC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu semen segar yang ditambahkan Tris susu sapi, Tris kuning telur, dan Tris sari  kedelai  dengan pengulangan  masing-masing sebanyak 6  kali.  Data dianalisis lebih lanjutmenggunakan  Uji  Jarak  Berganda  Duncan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pengaruh  perlakuan terhadap daya tahan hidup spermatozoa berbeda nyata (P<0,05). Daya tahan hidup spermatozoa pada Tris kuning telur 79 jam, Tris air susu sapi 68 jam, dan Tris sari kedelai 59 jam. Sedangkan pengencer Tris sari kedelai menunjukkan presentase abnormalitas terendah (5%) yang berbeda nyata (P<0,05) dari Tris susu sapi (7%) dan Tris kuning telur (6%). Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Triskuning telur adalah pengencer yang memberikan pengaruh terbaik terhadap daya tahan hidup, sedangkan Tris sari kedelai adalah pengencer yang memberikan abnormalitas spermatozoa terendah dibandingkan pengencer lain.Kata Kunci : Semen Domba Garut, Pengencer Semen, Kualitas Semen
Keempukan dan Akseptabilitas Daging Ayam Broiler Asap pada Berbagai Temperatur dan Lama Pengasapan (Tenderness and Acceptability of Smoke Broiler Chicken Meat on Various temperature and Times) Kusmajadi Suradi; Lilis Suryaningsih; Balqis Bararah
Jurnal Ilmu Ternak Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v11i1.413

Abstract

Pengasapan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan daging menggunakan kombinasi antara penggunaan panas dan zat kimia yang dihasilkan dari pembakaran kayu. Sumber asap dalam penelitian ini berasal dari pembakaran batok kelapa yang digunakan untuk pengasapan daging ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  temperatur dan lama pengasapan terhadap keempukan dan akseptabilitas daging asap ayam broiler dan untuk mendapatkan temperatur dengan lama pemasakan yang menghasilkan keempukan dan akseptabilitas daging asap ayam broiler terbaik. Rancangan acak lengkap digunakan dalam penelitian ini dengan 6 perlakuan temperatur dan lama pemasakan berbeda, yaitu : temperatur pengasapan 60oC selama 4 jam (P1), dan 6 jam (P2),  temperature pengasapan 70 oC selama 4 jam (P3) dan 6 jam (P4), temperature pengasapan 80 oC selama 4 jam (P5) dan 6 jam (P6), setiap perlakuan diulang 4 kali. Variable yang diukur : keempukan, kadar air dan akseptabilitas terhadap rasa, warna dan aroma. Pengasapan terbaik pada temperatur  80 oC selama 4 jam dengan akseptabilitas yang lebih disukai, namun memiliki keempukan yang rendah Kata kunci : daging, broiler, asap
Pengaruh Pemberian Antanan (Centella asiatica) sebagai Penangkal Cekaman Panas dalam Ransum Broiler yang Mengandung Hidrolisat Bulu Ayam Engkus Kusnadi
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i1.2234

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan untuk mempelajari pengaruh pemberian antanan (Centella asiatica) sebagai penangkal anti stress dalam ransum ayam broiler yang mengandung hidrolisat bulu ayam. Pada penelitian ini menggunakan 81 ekor broiler umur 10 hari. Terdapat dua macam perlakuan yang diberikan. Perlakuan pertama adalah tiga level kandungan antanan (0, 5, dan 10% kandungan antanan dalam ransum). Perlakuan kedua adalah tiga level tepung bulau (0, 4,8%, dan 9,6% tepung bulu dalam ransum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5% kandungan antanan dalam ransum cenderung meningkatkan konsumsi pakan dan pertambahan berat badan, dan 4,8% kandungan tepung bulu dalam ransum tidak menurunakn konsumsi pakan dan pertambahan berat badan. Pemberian antanan dan tepung bulu menurunian kandungan lemak abdomen dan usus.Kata kunci: Cekaman panas,  Centella asiatica, tepung bulu
Peran Penyuluh dalam Proses Pembelajaran Peternak Sapi Perah di KSU Tandangsari Sumedang (The Role of Extension Agent in Learning Process Dairy Farmer in KSU Tandangsari Sumedang) Unang Yunasaf
Jurnal Ilmu Ternak Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v12i1.5136

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mempelajari  peran  penyuluh  baik  sebagai  pendidik maupun sebagai fasilitator di dalam proses pembelajaran peternak sapi perah anggota KSUTandangsari Kabupaten Sumedang. Penelitian dirancang sebagai penelitian survei, dengan responden  sebanyak  30  peternak.  Hasil  penelitian  menunjukkan:  (1)  Penyuluh  dinilai peternak telah tergolong cukup perannya, baik dalam perannya sebagai pendidik maupun sebagai fasilitator, (2) Hal-hal yang relatif sudah baik dari penyuluh dalam perannya sebagai pendidik adalah: dalam cara penyampaian materi, materi yang diberikan sudah berhubungan dengan pengetahuan peternak, dan tingkat kemampuan  dalam menjelaskan materi, (3) Hal- hal  yang dianggap masih belum dilakukan dengan baik oleh penyuluh dalam perannya sebagai pendidik adalah dalam: kelengkapan materi aspek manajemen usaha, perhatiannya terhadap kesiapan mental peternak, dan pengulangan aktivitas demonstrasi, dan (4) Hal yang dianggap sudah baik dilakukan penyuluh dalam perannya sebagai fasilitator adalah dalam hal pengenalan sumber-sumber informasi.  Hal yang kurang adalah dalam hal penyediaan sarana belajar.Kata kunci: Peran penyuluh, proses pembelajaran
Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Broiler Di Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin (Feasibility Analysis of Broiler Chicken Farming at Tapin Utara Subdistrict, Tapin District) Achmad Jaelani
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5101

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  menentukan  besarnya  biaya,  penerimaan,  pendapatan  dan kelayakan usaha peternakan  ayam broiler di Kecamatan Tapin Utara. Data didapatkan dari wawancara dengan10 orang peternak ayam broiler responden di kecamatan Tapin Utara, kabupaten Tapin. Data dianalisis dengan menggunakan analisis  biaya  dan R/C ratio.  Hasilnya  menunjukan bahwa  penerimaan total rata-rata adalah sebesar Rp. 56.833.250, total biaya tetap  rata-rata adalah sebesar Rp. 3.235.706, sedangkan total biaya variabelrata-rata adalah sebesar  Rp. 44.208.250. Pendapatan rata-rata adalah sebesar Rp. 9.389.294. Usaha ternak ayam broiler di Kecamatan Tapin Utara telah memenuhi standar kelayakan usaha, dengan analisa R/C usaha peternak yang dijadikan Responden seluruhnya > 1 (rata-rata 1,20).Kata kunci : biaya, efisiensi, peternakan ayam broiler
Simulasi Uji Zuriat pada Sifat Pertumbuhan Sapi Aceh (Progeny Test Simulation for Growth Traits in Aceh Cattle) Widya Pintaka Bayu Putra
Jurnal Ilmu Ternak Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v14i1.5141

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk melakukan evaluasi terhadap nilai pemuliaan (NP) pada calon pejantan sapi Aceh sebagai pejantan unggul berdasarkan performans keturunan selama tahun 2010 sampai 2013. Sapi Aceh yang diikutsertakan dalam penelitian ini, masing-masing dengan nomor A001, A004, P0751 dan P0752. Analisis data dilakukan berdasarkan performans berat sapih terkoreksi 205 hari (BB205), berat setahunan terkoreksi 365 hari (BB365) dan berat akhir atau dewasa terkoreksi 550 hari (BB550) hasil keturunan keempat calon pejantan tersebut. Analisis nilai heritabilitas (h²) BB205, BB365 dan BB550 secara berurutan adalah 0,48; 0,40 dan 0,49. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon pejantan nomorP0752 memiliki NP BB205, BB365 dan BB550 tertinggi masing-masing sebesar 54,24 kg; 83,99 kg dan119,08 kg. Kecermatan relatif terbaik dalam uji zuriat yaitu sebesar 1,55 pada sifat BB550 sehingga seleksi pada calon pejantan sapi Aceh dapat dilakukan berdasarkan rata-rata performans BB550 keturunannya.Kata kunci: Sapi Aceh, Uji zuriat, Heritabilitas, NP, Kecermatan relatif
Sifat Fisik dan Kimia Nikumi Daging Kuda dengan Penambahan Antidenaturan dan Natrium (Tripolifosfat (The Physical and Chemical Quality of Horse Treated with Addition of Cryoprotectan and Sodium Tripoliphosphate) Lilis Suryaningsih; Rudy Priyanto
Jurnal Ilmu Ternak Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v11i1.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan antidenaturan dan natrium tripolifosfat terhadap sifat fisik ( pH, daya mengikat air, kekuatan gel) dan kimia (kadar air, kadar protein, kadar lemak) nikumi daging kuda.  Pada penelitian ini  diamati penambahan antidenaturan berupa sukrosa dan sorbitol (1:1) dengan level 0% : 0%, 1% : 1%, dan 2% : 2% dan natrium tripolifosfat dengan level 0%, 2.5% dan 5% dari berat daging kuda yang sudah dileaching.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan acak lengkap pola faktorial dimana antidenaturan sebagai faktor pertama dan Natrium Tripolifosfat sebagai faktor kedua masing-masing diulang sebanyak 3 kali untuk peubah yang diukur. Hasil penelitian menunjukkan penambahan antidenaturan dan natrium tripolifosfat berpengaruh terhadap pH, daya mengikat air, kekuatan gel, kadar air, kadar protein dan kadar lemak pada nikumi kuda.  Peningkatan persentase antidenaturan dan natrium tripolifosfat akan meningkatkan nilai pH, daya mengikat air, kekuatan gel, kadar air  dan kadar protein sedangkan kadar lemak mengalami penurunan Kata Kunci : Nikumi Daging Kuda, Antidenaturan, Natrium Tripolifosfat