cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 427 Documents
Efek Pemberian Ransum yang Mengandung Tepung Daun Singkong, Daun Ubi Jalar dan Eceng Gondok sebagai Sumber Pigmen Karotenoid Terhadap Kualitas Kuning Telur Itik Tegal (The Effect of Feed Enriched with Pigmen Carotenoid Source : Cassava, Sweet Potato and W Endang Sujana; Siti Wahyuni; Handi Burhanuddin
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i1.2267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pemberian tepung daun singkong, daun ubi jalar dan eceng gondok sebagai sumber pigmen karotenoid terhadap kualitas kuning telur itik yang dipelihara secara intensif.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Terdapat empat jenis perlakuan ransum (RK=ransum kontrol, RS=ransum mengandung 5% tepung daun singkong, RU=ransum mengandung 5% daun ubi jalar dan RE=ransum mengandung 5% tepung eceng gondok), dengan lima ulangan.  Peubah yang diamati yaitu skor warna kuning telur, persentase kuning telur dan indeks kuning telur.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan RS lebih baik (p<0,05) dari pada RU, RE dan RK, sedangkan indeks kuning telur tidak memperlihatkan perbedaan yang nyata.Kata kunci : Pigmen karotenoid, Itik petelur, Kualitas kuning telur   
Perbandingan Karakter Kuantitatif Kerbau Rawa di Daerah Tegal Jawa Tengah dan Daerah Cianjur Jawa Barat (Quantitative Traits Comparisson of Swamp Buffalo at Tegal, Central Java and Cianjur, West Java) Dudi -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v12i2.5127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan sifat kuantitatif kerbau lumpur (Swam buffalo) dan mengetahui seberapa jauh perbedaan sifat tersebut pada populasi di daerah Tegal Jawa Tengah dan Cianjur Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Analisis data sifat kuantitatif menggunakananalisis deskriptif sedangkan untuk mengetahui perbedaan sifat antar daerah menggunakan rancangan Nested. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sifat kuantitatif kerbau jatan dan betina untuk daerah Cianjur adalah tinggi pundak 122±5,2; 121±6 cm, panjang badan 120±5; 118±6 cm, lingkar dada 177,5±6;171±4 cm; panjang teracak 12,8±1; 12±0,4 cm. Sedangkan untuk daerah Tegal adalah tinggi pundak120±4,2; 118±0,6 cm, panjang badan 118±4; 117±6 cm, lingkar dada 170±7; 168±5 cm; panjang teracak13,7±1; 14±2,4 cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa populasi kerbau di dua daerah memiliki karakter kuantitatif yang berbeda nyata (P < 0.05). Perbedaan   tersebut diduga karena faktor geografi dan pola pemeliharaan. Wilayah  Cianjur  yang relatif  pegunungan  memiliki suhu  yang lebih  rendah  dibandingwilayah Tegal yang berada di pantura, perbedaan pola pemeliharaan dapat dilihat dari daya dukung pakan dan pemanfaatan tenaga kerja.Kata kunci : kerbau lumpur, karakter kuantitatif, geografi
Perilaku Konsumen Rumah Tangga Dalam Memilih Daging Sapi di Kota Padang (The Behavior of Household Consumers in Choosing The Beef in Padang) Salam N. Aritonang
Jurnal Ilmu Ternak Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v15i2.9526

Abstract

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei. Responden penelitian adalahibu rumah tangga yang ada di kota Padang. Teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling berdasarkan wilayah pemukiman yang dibagi menjadi wilayah pusat kota dan wilayah pinggiran kota. Jumlah sampel ditentukan secara quota sebanyak 120 orang yang dipilih dengan metode accidental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ibu rumah tangga dalam memilih daging sapi ditinjau dari aspek fisik daging secara keseluruhan responden memilih daging segar (100%), dari aspek kualitas daging rata-rata responden memilih mengkonsumsi daging padat (76,7%) dan dari aspek harga sangat mempengaruhi konsumen rumah tangga untuk memilih mengkonsumsi daging sapi atau tidak (100%).Kata kunci: perilaku, daging sapi, konsumen rumah tangga, padang
Karakteristik Stirred Yoghurt Mangga (Mangifera indica) dan Apel (Malus domestica) Selama Penyimpanan (Characteristics of Mango (Mangifera indica) and Apple (Malus domestica) Sittted Yoghurt During Storage) Eka Wulandari; Wendry S. Putranto
Jurnal Ilmu Ternak Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v10i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jus buah mangga dan apel terhadap  keasaman, total bakteri dan sineresis stirred yoghurt mangga dan apel yang dihasilkan dan selama proses penyimpanan. Penelitian ini dilakukan dengan tiga perlakuan yaitu stirred yoghurt mangga, stirred yoghurt apel dan kontrol. Stirred yoghurt yang dihasilkan disimpan selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan stirred yoghurt mangga (210 menit, pH=4,3) dan apel (210 menit, pH=4,2) terkoagulasi lebih cepat dan pada pH yang lebih rendah dibandingkan dengan control (250 menit, pH=4,4). Selama penyimpanan kadar asam laktat dan jumlah bakteri asam laktat lebih tinggi pada stirred yoghurt mangga dan apel dibandingkan dengan control. Syneresis pada stirred yoghurt mangga dan apel lebih rendah dibandingkan dengan control. Kata kunci : stirred yoghurt, syneresis,mangga,apel
Pengaruh Suplementasi Fitase, Seng Oksida (ZnO) dan Tembaga Sulfat (CuSo4) Terhadap Performans Ayam Broiler (The Effect of Suplementation Phytase, Zinc Oxide and Cupric Sulfate on Broiler Performance) Hendi Setiyatwan
Jurnal Ilmu Ternak Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v5i2.2290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi suplemen pakan berupa fitase, seng oksida dan tembaga sulfat yang menghasilkan performans broiler paling baik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap sembilan perlakuan dan empat ulangan. Setiap unit percobaan terdiri atas delapan ekor broiler berumur satu hari (doc). Ransum perlakuan adalah R1(ransum kontrol positif); R2 (ransum kontrol negatif); R3 (R2 + 132,7 ppm ZnO); R4 (R2 + 286,16 ppm CuSO4); R5 (R2 + 132,7 ppm ZnO + 286,16 ppm CuSO4 ); R6 (R2 +  Fitase 1000 FTU/kg); R7 (R2 +  Fitase 1000 FTU/kg + 132,7 ppm ZnO); R8 (R2 + Fitase 1000 FTU/kg + 286,16 ppm CuSO4);  R9 (R2 + Fitase 1000 FTU/kg +  132,7 ppm ZnO  + 286,16 ppm CuSO4 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi fitase, seng oksida dan tembaga sulfat pada ransum tidak mempengaruhi konsumsi. Kombinasi fitase 1000 FTU/kg, ZnO (132,7 ppm) dan CuSO4 (286,16 ppm) efektif dalam meningkatkan bobot badan akhir, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam broiler.Kata Kunci : fitase, ZnO, CuSO4, performans, broiler
Keragaan Sifat Kualitatif dan Kuantitatif Kerbau Lokal di Propinsi Banten (Performance of Qualitative and Quantitative Traits of Local Buffaloes at Banten Province) Dudi Syadili; Cece Sumantri; Harimurti Martojo; Asep Anang
Jurnal Ilmu Ternak Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v11i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kualitatif dan kuantitaif kerbau lokal.  Metode penelitian yang digunakan adalah survey, penentuan sampel berdasarkan purposive sampling. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Serang, Pandeglang dan Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Pengambilan data dilakukan melalui observasi dan pengukuran. Jumlah kerbau yang diteliti sebanyak 300 ekor terdiri atas 150 ekor kerbau jantan dan 150 ekor kerbau betina dewasa. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan sidik ragam. Hasil penelitian diperoleh  sifat kualitatif untuk  warna kulit dan kaki adalah abu-abu gelap, bentuk tanduk umumnya melingkar ke  bawah, garis kalung ganda,  unyeng-unyeng ditemukan pada kepala, pundak dan pinggul.  Ukuran-ukuran tubuh  kerbau jantan dan betina  berturut-turut: lingkar dada (cm) 171,98±5,00; 161,33±4,83; dalam dada (cm) 65,13±3,97; 59,53±5,76; panjang badan (cm) 122,10±6,40; 120,00±2,03; tinggi pundak (cm) 130,02±2,80; 118,99±3,20;  tinggi pinggul (cm) 103,42±2,27; 105,28±2,87; lebar pinggul (cm) 32,50±1.61; 31,41±1,39;  panjang kepala (cm) 41,99±1,42; 41,39±1,55; lebar kepala (cm) 20,21±1.83; 19,30±1,15; lebar ambing (cm) ; 47,15±5,20; lebar teracak (cm) 15,89±1,77; 14,84±1,07; dan lingkar skrotum (cm) 15,88±0,67. Tidak terdapat perbedaan yang nyata (P>0,05) ukuran  tinggi pundak, tinggi pinggul, panjang kepala, lingkar skrotum serta lebar teracak pada kerbau jantan dan betina pada subpopulasi Serang, Pandeglang dan Lebak, akan tetapi terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05)  ukuran lebar pinggul, panjang badan, lingkar dada, dalam dada, dan lebar kepala. Kerbau yang berada di lokasi penelitian dari kajian sifat kualitatif dan kuantitatif dapat digolongkan sebagai kerbau lumpur.Kata Kunci:  keragaan sifat kualitatif, sifat kuantitatif, kerbau lokal
Pengaruh Lama Penyimpanan Semen Cair Ayam Buras pada Suhu 5 0C terhadap Periode Fertil dan Fertilitas Sperma (The Storage Time Effect of The Local Chicken Chilled Semen at 5 0C on Fertility and Fertile Period of Sperm) Nurcholidah Solihati; Ruhijat Idi; Rangga Setiawan; I. Y. Asmara
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i1.2258

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh lama penyimpanan semen cair ayam buras pada suhu 50C terhadap periode fertil dan fertilitas sperma.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 6 kali.  Lama penyimpanan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyimpanan 1 jam (0 hari), 24 jam (1 hari) dan 48 jam (2 hari).  Peubah yang diukur adalah periode fertil dan fertilitas sperma. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam, dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan diuji dengan menggunakan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa lama penyimpanan semen cair ayam buras berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap periode fertil dan fertilitas sperma. Periode fertil dan fertilitas sperma ayam buras yang baik diperoleh dari penyimpanan semen cair selama 1 jam (0 hari).Kata Kunci : ayam buras, semen cair, periode fertil, fertilitas
Model Kurva Pertumbuhan Itik Tegal Jantan Sampai Umur Delapan Minggu Dedi Rahmat
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i1.2225

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menduga  model kurva pertumbuhan itik tegal jantan sampai umur delapan minggu. Itik yang digunakan sebanyak 120 ekor dibagi menjadi tiga kelompok masing-masing diberi ransum dengan tingkat protein 17%, 19% dan 21% dengan 2800 kkal/kg energi metabolis. Data yang yang diperoleh dibuat tebarannya, kemudian dilihat nilai koefisien determinasi (R2) dan kuadrat tengah sisa (S2). Hasil penelitian diperoleh bahwa : (1)tingkat protein dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (2) kurva pertumbuhan itik tegal jantan sampai umur delapan minggu model alometrik dengan persamaan  Y = 46,9570 (X+1)1,5668Kata kunci :  Itik Tegal , kurva pertumbuhan
Nilai Nutrisi Ransum Lengkap Mengandung Berbagai Taraf Hay Pucuk Tebu (Saccharum officinarum) Pada Domba Jantan Yang Digemukkan (Nutritional Value of Complete Feed With Top Cane (Saccharum officinarum) Hay in Different Level at Drylot Fattening of Sheep) t T. Dhalika; Endang Yuni Setyowati; Siti Nurachma; Yuli Astuti Hidayati
Jurnal Ilmu Ternak Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v10i2.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai nutrisi ransum lengkap yang mengandung berbagai taraf hay pucuk tebu pada domba jantan yang digemukan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap, perlakuan yang diuji adalah taraf penggunaan hay daun pucuk tebu dalam ransum lengkap, yaitu R1 (rumput lapangan), R2 (20 % hay pucuk tebu + 80 % konsentrat), R3 (25 % hay pucuk tebu + 75 % konsentrat), R4 (30 % hay pucuk tebu + 70 % konsentrat) yang diberikan sebagai ransum lengkap, tiap perlakuan diulang 5 kali. Peubah yang diukur dalam percobaan ini adalah nilai nutrisi ransum lengkap meliputi jumlah konsumsi protein, serat kasar , BETN, kalsium, pospor dan imbangan efisiensi penggunaan protein. Hasil penelitian menunjukan bahwa taraf penggunaan daun pucuk tebu sampai 30 % dalam ransum lengkap dapat meningkatkan jumlah konsumsi protein, BETN, kalsium dan pospor, tetapi menurunkan jumlah konsumsi serat kasar sedangkan taraf penggunaan daun pucuk tebu sampai 30 % dalam ransum lengkap tidak memberikan pengaruh terhadap efisiensi penggunaan protein pada domba jantan yang digemukkan. Kata kunci : Pucuk tebu, penggemukan, domba
Uji Kecernaan Serat Kasar dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) dalan Ransum Lengkap Berbasis Hijauan Daun Pucuk Tebu (Saccharum officinarum) (Evaluation of Crude Fibre and Non Nitrogen Free Extract (NNFE) Digestibility on Sugar Cane (Saccharum officin Atun Budiman
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i2.2281

Abstract

Pucuk tebu sebagai basis  komponen hijauan dalam ransum lengkap dengan  beberapa tingkat protein  telah diuji kecernaannya pada  pemberian pakan domba  persilangan (barbados-priangan) lepas sapih. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi tingkat kebutuhan protein yang paling minimal harus dipenuhi dalam ransum tetapi nilai kecernaan serat kasar dan BETNnya paling maksimal. Percobaan telah dilakukan pada 4 ekor domba persilangan barbados-priangan lepas sapih. Desain penelitian menggunakan Rancangan Bujur sangkar latin 4x4, yaitu diberikan 4 perlakuan yang dikenakan pada domba selama 4 periode pemeliharaan, setiap periode dilakukan selama 14 hari dengan rincian 7 hasi masa adaptasi dan 7 hari masa koleksi data. Perlakuan  yang dilakukan adalah pemberian ransum lengkap berbasis pucuk tebu pada tingkat protein 12%, 13%, 14%, dan 15%. Peubah yang diamati adalah nilai kecernaan serat kasar dan BETN. Hasil penelitian menunjukan tingkatan protein dalam ransum percobaan tidak berpengaruh nyata (P<0.01) terhadap nilai kecernaan serat kasar dan BETN. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian ransum berbasis pucuk tebu dengan tingkat protein dari 12 % sampai 15 %  tidak menyebabkan peningkatan kecernaan serat kasar dan BETN.    Kata Kunci : serat kasar, BETN, pucuk tebu