cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 427 Documents
Interaksi Kapang dengan Fungisida terhadap Sifat Fisik Kulit Kambing Pickle dan Wet Blue Selama Penyimpanan Muhammad Irfan Said
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i1.2231

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji interaksi kapang pada kulit samak setengah jadi (pickle dan wet blue) dengan fungisida terhadap sifat fisik kulit jadi (leather) selama penyimpanan. Penelitian menggunakan isolat kapang spesies Aspergillus flavus Link dan  Penicillium sitophila Mont serta 6 lembar pickle dan 6 wet blue).  Setiap lembar dibelah menjadi 2 side and  tiap side diambil 6 potong cuplikan. Perlakuan yang diterapkan 2 jenis kulit (Pickle dan Wet Blue),  2 spesies kapang (Aspergillus flavus Link dan   Penicillium sitophila Mont), 3 perlakuan fungisida (kontrol, Busan 1009 dan Dodigen 262) dan 4 waktu penyimpanan (1, 30, 60 dan 90 hari) diulang 3 kali.  Hasil dianalisis dengan RAK Faktorial dengan waktu penyimpanan sebagai blok. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa fungisida pada kulit pickle berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kekuatan tarik dan nyata (P<0,05) terhadap kemuluran. Jenis kapang dan interaksinya tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Fungisida dan jenis kapang pada kulit wet blue berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan nyata (P<0,05) terhadap kekuatan tarik dan  kemuluran, interaksinya tidak berpengaruh nyata (P>0,05).  Kulit pickle dan wet blue yang disimpan selama 90 hari pada suhu kamar tercemar kapang Aspergillus flavus Link dan Penicillium sitophilum Mont tanpa pemberian fungisida (kontrol) memungkinkan sifat fisik (kekuatan tarik dan kemuluran) bisa dipertahankan sesuai standar SNI.Kata kunci:  Kapang, Fungsida, Pickle, Wet Blue
Evaluasi Karakteristik Sifat Fisik Karkas Ayam Broiler Berdasarkan Bobot Badan Hidup (Evaluation of physical characteristics of broiler carcasses based on live weight) Andry Pratama; Kusmajadi Suradi; Roostita L.Balia; Hartati Chairunnisa; Hendronoto AW. Lengkey; Denny Suryanto Sutardjo; Lilis Suryaningsih; Jajang Gumilar; Eka Wulandari; Wendry Setiadi Putranto
Jurnal Ilmu Ternak Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v15i2.9529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  karakteristik  sifat fisik karkas ayam broiler berdasarkan   bobot   badan  hidup.   Penelitian   ini  dilaksanakan   di  Laboratorium   Teknologi Pengolahan  Produk Peternakan  Fakultas Peternakan  Universitas  Padjadjaran  Bandung.  Ayam broiler  dengan  bobot  badan  1,3  –  1,5  kg  digunakan  dalam  penelitian  ini.  Peralatan  yang digunakan  untuk  analisa  adalah  timbangan  duduk,  timbangan  analitik,  termometer, penetrometer.    Parameter   yang   diamati   meliputi   persentase   karkas,   persentase   daging, keempukan  daging,  daya ikat air, dan Susut  masak.  Penelitian  ini menggunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan BB 1,3 kg (P1), BB 1,4 (P2), BB 1,5 (P3), dan BB1,6 (P4). Hasil penelitian ini menunjukan  bahwa perlakuan tidak berpengaruh  nyata (P>0,05)terhadap persentase karkas, persentase daging, keempukan, daya ikat air, dan susut masak.Kata kunci: Bobot badan hidup, persentase karkas, persentase daging, keempukan, daya ikat air, susut  masak
Kemitraan Bidang Perunggasan Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Peternak (The Partnership of Poultry Husbandry and Its Influence of Farmer Income) Adjat Sudradjat Masdar; Unang Yunasaf
Jurnal Ilmu Ternak Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v10i2.437

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji : (1) pola-pola kemitraan, (2) pendapatan yang diperoleh peternak, dan (3) pola kemitraan alternatif. Penelitian dirancang sebagai studi kasus. Unit analisis adalah peternak yang tergabung dalam kegiatan kemitraan usaha ayam ras pedaging. Responden ditentukan secara purposif, yaitu memilih responden yang memungkinkan dapat memberi informasi dan data yang dapat menjawab penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Ada dua pola kemitraan usaha ayam ras pedaging yang berkembang di Kabupaten Tasikmalaya, yaitu pola maklun dan pola kontrak; (2) Peternak yang melakukan pola maklun umumnya dilatarbelakangi karena tidak dimilikinya modal yang memadai, sedang peternak yang mengikuti pola kontrak dipandang lebih memiliki jiwa kewirausahaan; (3) Pendapatan yang diperoleh peternak yang mengikuti pola maklun untuk per ekornya hanya sebesar Rp. 1184,21 sedang pendapatan peternak yang mengikuti pola kontrak adalah sebesar Rp. 3500,15; (4) Pola kemitraan alternatif yang dikembangkan adalah pola kemitraan yang dapat mendorong sikap saling percaya diantara pelaku yang bermitra, menumbuhkan jiwa kewirausahaan peternak dengan tetap memperhatikan tingkat kematangan peternak. Kata Kunci: Kemitraan bidang perunggasan, Pendapatan peternak
Imbangan Rumput Afrika (Cynodon Plectostachyus) dan Leguminosa Sentro (Centrosema Pubescans) dalam Sistem Pastura Campuran terhadap Produksi dan Kualitas Hijauan. (Proportion of African Star Grass and Sentro in Mix Pasture System on Production and Quality Tidi Dhalika
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i2.2287

Abstract

Keberadaan leguminosa pada suatu pastura dapat meningkatkan produksi dan kualitas hijauan. Penelitian tentang pastura campuran dengan hijauan yang umum pada daerah tropis perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh imbangan rumput afrika dan leguminosa sentro dalam pastura campuran terhadap produksi dan kualitas hijauan.   Rancangan acak lengkap telah digunakan. Perlakuan yang diberikan berupa imbangan antara rumput Afrika dan kacang sentro pada sistem pastura campuran.  Setiap perlakuan diulang sebanyak enam kali. Peubah yang diukur produksi hijauan, kandungan protein, fosfor dan kalsium hijauan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan rumput afrika dan kacang sentro nyata berpengaruh terhadap produksi hijauan, kandungan protein, dan kandungan kalsium. Imbangan 80% rumput afrika dan 20% kacang sentro memberikan produksi hijauan, kandungan protein, kandungan kalsium, dam fosfor hijauan.Kata kunci: rumput afrika, sentro, pastura campuran
Pengaruh Silang Dalam Pada Estimasi Respon Seleksi Bobot Sapih Kambing Peranakan Etawa (PE), Dalam Populasi Terbatas (Effect of In-Breeding on Estimation of Respon to Selection of Weaning Weight of Etawa Cross Bred (PE), in The Small Population) Sri Bandiati Komar Prajoga
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i2.2254

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Citarasa Bogor pada bulan Juli 2004. Tujuan penelitian ini adalah untuk menduga respon seleksi bobot sapih, pada lima generasi yang akan datang dengan memperhitungkan efek in-breeding pada populasi terbatas. Data yang dianalisis berasal dari catatan bobot sapih sebanyak 93 catatan. Data berasal dari 93 ekor anak kambing PE, keturunan dari 20 ekor pejantan dan 62 ekor induk. Komponen ragam dan Nilai Heritabilitas diduga dengan menggunakan Animal Model, Maternal Genetic Effect dengan Restricted Maximum Likelihood (REML) program Variance Component Esti-mation-VCE 4.2 dan Nilai Pemuliaan diduga dengan Best Linier Unbiased Prediction (BLUP). Efek tetap yang dilibatkan dalam analisis adalah jenis kelamin, type kelahiran, paritas dan Tahun Musim. Hasil analisis data menunjukan nilai heritabitas sebesar 0,5 termasuk katagori tinggi. Nilai pemuliaan berkisar antara 2,09 kg sampai -1,90 kg. Respon seleksi bobot sapih pada generasi lima dengan memperhitungkan efek in-breeding pada alternatif pertama menggunakan jantan 16 ekor dan betina 16 ekor dengan intensitas seleksi 1,489 yaitu 5,993 kg. Pada alternatif kedua pada penggunaan jantan 2 ekor dan betina 40 ekor deng an intensitas seleksi 1,667 respon seleksi bobot sapih pada generasi lima dengan memperhitungkan efek in-breeding adalah 5,726 kg. Sedangkan pada alternatif ketiga pada penggunaan jantan 5 ekor dan betina 16 ekor, dengan intensitas seleksi 1,776 respon seleksi bobot sapih pada generasi lima dengan memperhitungkan efek in-breeding adalah 6,841 kg yang merupakan nilai tertinggi dari ketiga alternatif komposisi populasi ternak jantan dan betina. Berdasar dari hasil penelitian disarankan bahwa penggunaan alternatif ketiga akan lebih baik dan dapat sedikit menghindar dari efek in-breeding, terlebih lagi bila dipertimbangkan aspek ekonomi-nya.Kata kunci: Respon Seleksi, Intensitas Seleksi, Efek in-breeding, Kambing Peranakan Etawa (PE)
Penggunaan Albumen untuk Separasi Spermatozoa Epididymis Domba Garut Nurcholidah Solihati; Tita D. Lestari; Rangga Setiawan; j J. Arifin; t T. Hariyanti
Jurnal Ilmu Ternak Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v8i1.2222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai konsentrasi albumen untuk separasi spermatozoa epididymis Domba Garut. Penelitian ini menggunakan semen yang berasal dari cauda epididymis Domba Garut yang baru dipotong dan segera diolah di laboratorium.  Perlakuan yang digunakan yaitu media separasi menggunakan berbagai kombinasi konsentrasi albumen pada lapisan atas dan bawah terdiri dari 10%-30%, 10%-50%, 10%-70% dan kontrol (tanpa media separasi). Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rangcangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lapisan atas kombinasi konsentrasi albumen berpengaruh nyata (p<0.05) dapat meningkatkan jumlah spermatozoa X dari rasio alamiahnya, dan pada lapisan bawah kombinasi konsentrasi albumen berpengaruh nyata (p<0.05) dapat meningkatkan spermatozoa Y dari rasio alamiahnya.  Disimpulkan bahwa kombinasi konsentrasi albumen yang digunakan cukup efektif digunakan untuk pemisahan spermatozoa X dan Y pada Domba Garut.Kata kunci:  albumen, separasi spermatozoa, Domba Garut
Potensi Pengembangan Usaha Sapi Potong Berbasis Sumber daya Lokal di Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Development Potency of Beef Cattle Farming Based on Local Resources at Kabupaten Sumedang West Java) M. Fatah Wiyatna
Jurnal Ilmu Ternak Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v12i2.5123

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 12 bulan dari bulan Mei 2008 sampai April 2009 dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi alami, termasuk didalamnya sumber daya manusia dan sistem produksi ternak. Metoda dalam penelitian ini adalah survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga lokasi, yaitu Buahdua, Wado, dan Congeang berpotensi untuk pengembangan ternak potong dengan jumlah efektif berturut-turut 7.989,1 AU, 6.221,9 AU dan5.904,0 AU. Ada dua wilayah yang diamati yaitu, Ujungjaya dengan kapasitas tampung 3.738,26AU dan Cisitu dengan kapasitas tampung 4.645,7 U. Sapi potong dipelihara dengan dua cara yaitu digembalakan untuk wilayah Ujungjaya dan dikandangkan untuk wilayah Cisitu. Setiap wilayah menunjukkan karakteristik produksi yang spesifik sebagai berikut : (a) Untuk yang digembalakan, calf crop relatif rendah yaitu 25%, calving interval 17,17 bulan dan mortalitas 5%, (b) Untuk yang dikandangkan, calf crop 30%, calving interval 16,98 bulan, dan mortalitas 4%. Masing-masing variabel berbeda nyata.Kata kunci : sapi potong, calving interval, calf crop, mortalitas
Kualitas Kulit Sarung Tangan Golf dari Kulit Domba Priangan yang Berasal dari Berbagai Ketinggian Tempat di Kabupaten Garut (Golf Glove Leather Quality from Priangan Sheep leather Derived From Different Altitudes In Garut District) Jajang Gumilar; Wendry S. Putranto; Eka Wulandari
Jurnal Ilmu Ternak Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v10i2.417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai ketinggian tempat terhadap kualitas kulit domba priangan bahan sarung tangan golf. Kualitas kulit sarung tangan golf didasarkan pada kekuatan tarik, kemuluran, dan kekuatan sobek. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap menggunakan 20 lembar kulit domba priangan dengan sex dan umur yang sama. Penelitian terdiri atas empat ketinggian yaitu: ketinggian kurang dari 100 m dpl (Pameungpeuk), 101 – 500 m dpl (Cisewu), 501 – 1000 m dpl (Pamulihan), dan 1001 – 1500 (dari Cikajang), masing-masing ketinggian diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit yang berasal dari ketinggian tempat yang berbeda berpengaruh (P<0,05) terhadap kekuatan tarik dan kekuatan sobek, dan tidak menunjukkan pengaruh (P>0,05) pada kemuluran kulit sarung tangan golf. Kata kunci : kualitas kulit, sarung tagan golf, domba priangan, ketinggian tempat
Potensi Pakan Asal Limbah Tanaman Pangan dan Daya Dukungnya terhadap Populasi Ternak Ruminansia di Wilayah Sumedang (Agriculture by Product as Potential Feed and Its Carrying Capacity In Sumedang) u U. Tanuwiria
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i2.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi pakan asal limbah tanaman pangan dan daya dukungnya terhadap populasi ternak ruminansia di wilayah kabupaten Sumedang. Penelitian dilakukan dengan cara survey dan pengumpulan data sekunder.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Potensi pakan asal rumput alam dan jerami asal limbah tanaman pangan di seluruh wilayah kabupaten Sumedang adalah 284.784,72 ton bahan kering (BK) yang terdiri atas 86.937,65 ton BK asal rumput dan 197.847,07 ton BK asal limbah tanaman pangan. Daya dukung pakan terhadap populasi ternak adalah 85.739,79 satuan ternak (ST), yang terdiri atas 26.174,21 ST ternak ruminansia kecil dan 59.565,58 ST ternak ruminansia besar. Potensi protein asal rumput dan limbah tanaman pangan mencapai 20.366,39 ton/tahun dan energi dalam TDN sebesar 147.553,67 ton/tahun.  Potensi protein dan energi asal konsentrat adalah 8.407 ton/tahun dan  56.543,1 ton/tahunKata kunci : potensi pakan, daya dukung, ruminansia besar, ruminansia kecil
Potensi Pakan Serat Dan Daya Dukungnya Terhadap Populasi Ternak Ruminansia Di Wilayah Kabupaten Garut u U. Tanuwiria; A. Mushawwir; A. Yulianti
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i2.2245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi pakan asal limbah tanaman pangan dan daya dukungnya terhadap populasi ternak ruminansia di wilayah kabupaten Garut. Penelitian dilakukan dengan cara survey dan pengumpulan data sekunder.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Potensi pakan asal rumput alam dan jerami asal limbah tanaman pangan di seluruh wilayah kabupaten Garut adalah 414.211,1 ton bahan kering (BK) yang terdiri atas 151.395,6 ton BK asal rumput dan 262.815,5 ton BK asal limbah tanaman pangan. Daya dukung pakan terhadap populasi ternak adalah 124.706 satuan ternak (ST), yang terdiri atas 45.580,5 ST ternak ruminansia kecil dan 79.125,5 ST ternak ruminansia besar.Kata Kunci : potensi pakan, daya dukung, ruminansia kecil, ruminansia besar