cover
Contact Name
Kadarusman
Contact Email
litbang.ympis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jipassalaam@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pesantren
ISSN : 24077771     EISSN : 26216396     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah Pesantren adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam yang turut menjadi kontribusi dibidang ilmiah dalam pengembangan pendidikan di pesantren. Jurnal Ilmiah Pesantren diterbitkan tahun 2015 dengan frekuensi 2 kali setahun, terbit setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 65 Documents
METODE I‘RĀB AL-QUR’AN DAN KONVENSIONAL MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN AL MADINAH BOYOLALI Amien Ashiddiqi
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.48 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap informasi terkait tentang (1) model pembelajaran bahasa Arab bagi non-Arab, (2) perbedaan antara metode i‘rāb al-Qur’an (MIQ) dengan metode konvensional (MK) bagi penutur non-Arab, dan (3) tingkat efektifitas pembelajaran bahasa Arab untuk non-Arab dengan MIQ dan MK di lingkungan pondok pesantren. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif di Pondok Pesantren Al Madinah Kelas XI MA Nogosari Boyolali Tahun 2017. Sumber data penelitian diambil dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah teknik analisis data model interaktif dengan menginteraksikan antara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Model Pembelajaran Bahasa Arab Madrasah Aliyah Al Madinah Boyolali Tahun 2017/2018. Memanfaatkan metode talaqqi (sorogan-bandongan) yaitu metode kolektif (halaqoh) penyampaiannya dengan model kaidah-terjemah yang mana ustadz membaca kitab berbahasa Arab, lalu menerjemahkan dan menjelaskan kaidah-kaidah dan hikmah yang terkandung di dalamnya, sedangkan para santri menyimak kajian yang disampaikan ustadz. Pembelajaran menggunakan metode kaidah-terjemah, penyampaian dengan lecturer (ceramah), dan tanya-jawab. (2) Perbedaan antara MIQ dengan MK bahwa MIQ diterapkan di lingkungan pondok pesantren dalam pembelajaran naḥwu-ṣaraf, balāgah, dan beberapa di pelajaran muṭāla‘ah. MIQ lebih mengajak siswa berinteraksi secara langsung kepada al-Qur’an maupun Hadis. MIQ lebih mudah diingat siswa dan lebih luas pembahasannya, adapun MK terbatas dengan kitab kurikulum pegangan. (3) Tingkat efektifitas pembelajaran bahasa Arab untuk non-Arab dengan MIQ dan MK di lingkungan pondok pesantren dapat ditemukan bahwa MK kurang memuaskan untuk pelajaran balāgah dan muṭāla‘ah, jika tidak ada kombinasi strategi
GRADASI KUALITAS HADIST DALAM KITAB AL-JAMI’ (STUDI ANALISIS ATAS METODOLOGI IMAM TIRMIDZI DALAM PENULISAN HADIST) Alfiyatul Azizah
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.704 KB)

Abstract

Hadist dan Ilmu hadist merupakan salah satu cabang ilmu diniyah yang banyak dikaji oleh umat Islam, dari masyarakat awam, sampai dengan para intelektual. Hal ini karena hadist merupakan hujjah dan sumber ke-2 Syariat Islam setelah Al-Qur`an di dalam Islam. Kenyataannya, penulisan dan kodifikasi hadist telah dimulai pada masa thâbi’in dan terus berlanjut hingga saat ini. Tentunya, tidak semua riwayat yang dituliskan oleh para perawi dalam kitab merupakan hadist yang shahih mutlak, melainkan juga hadist yang berderajat lebih rendah. Imam Tirmidzi salah satunya, ia dilahirkan pada masa puncak keemasan perkembangan ilmu hadist pada akhir abad ke-2 H. Ia menulis kumpulan hadist Jâmi’ at-Tirmidzi setelah menyelesaikan perjalanan intelektualnya yang panjang. Dalam penulisannya, ia mensyaratkan bahwa semua hadist tersebut merupakan hadist yang bisa dijadikan landasan hukum syar`i dan diamalkan oleh para ulama pada masa itu. Pada penelitian ini, penulis mendeskripsikan tentang Imam Tirmidzi dan metode penulisan kitab hadist Jâmi’ at-Tirmidzi. Salah satu kesimpulannya, Imam Tirmidzi bukan hanya mencantumkan hadist yang berderajat shahih saja, melainkan juga hasan maupun dhaif. Namun demikian ia menyebutkan kualitas hadistnya dan menunjukkan kelemahannya serta memberikan alasan tertentu dalam pencantumannya. Penelitian ini akan membantu umat untuk lebih memahami sumber hukum kedua dalam Islam
PESANTREN DAN STRATEGI KOMUNIKASI PROGRAM DERADIKALISASI DI KABUPATEN SUKOHARJO arkanuddin Budiyanto
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.704 KB)

Abstract

Penyebaran radikalisme agama di Indonesia telah merasuki semua lapisan masyarakat tanpa dapat dipilah secara kaku. Merespon situasi tersebut, pemerintah telah melakukan langkah konkrit melalui program deradikalisasi. Di antara program deradikalisasi adalah program anti radikalisasi bagi masyarakat umum. Pesantren menjadi salah satu sasaran pelaksanaan program tersebut, karena disadari bahwa pesantren menjadi salah satu target upaya penyebaran paham radikal.(BNPT, 2013) Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang dilakukan pemerintah di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah dalam upaya deradikalisasi agama pada tahun 2018. Penelitian dilakukan di 3 (tiga) Pesantren di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah dengan jumlah sampel sebanyak 367. Hasil penelitian menunjukan bahwa model perencanaan komunikasi deradikalisasi merupakan model perencanaan yang tahapan-tahapan kegiatannya tidak begitu berbeda dengan tahapan-tahapan model perencanaan komunikasi pada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah. Strategi komunikasi yang dilakukan dalam program deradikalisasi agama sudah tepat dan mampu menyampaikan pesan-pesan deradikalisasi dan mengubah persepsi masyarakat terhadap deradikalisasi khususnya pada aspek komunikator, pesan dan media.
KAIDAH TAFSIR, PARADIGMA, DAN METODOLOGI TAFSIR KONTEKSTUAL Amiq Fikri Muhammad
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.736 KB)

Abstract

Artikel ini menyuguhkan dan menjelaskan urgensi penafsiran ulang al-Qur’an demi menyesuaikan kebutuhan zaman. Salah satunya dengan pendekatan kontekstual. Keanekaragaman pendekatan dan metode yang digunakan berbanding lurus dengan pemahaman yang dihasilkan. Setiap metode yang digunakan mempunyai karakteristik dan cela tersendiri. Pada dataran ini tidak ada otoritas yang dapat membakukan sebuah model pemahaman. Karena model apapun baik berupa tafsir, ta’wil, exegesis, interpretasi, ataupun penerjemahan terhadap teks al-Qur’an, merupakan wilayah hermeneutika yang sangat terbuka bagi setiap usaha pembaharuan. Upaya kontekstualisasi nilai-nilai universal Islam yang terkandung di dalam Al-Qur’an, tampaknya, tidak akan pernah berhenti sepanjang sejarah kehidupan manusia.
ANALISIS MAQASITH ASY-SYARIAH DALAM PIAGAM MADINAH DENGAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Ahmad Munifa
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.856 KB)

Abstract

Pancasila adalah dasar negara dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah konstitusi negara Indonesia yang sifatnya adalah final dan tidak tergantikan oleh ideologi apapun. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Piagam Madinah. Walaupun secara bentuknya berbeda akan tetapi antara substansial antara Piagam Madinah dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sama. Penelitian ini mengangkat tentang bagaimana Persamaan maqa<s}id asy-Syari<ah antara Piagam Madinah dan Pancasila dengan Undang-Undang Dasar 1945. Penelitian ini mengunakan metode penelitian pustaka library research, Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dengan mempelajari bahan-bahan kepustakaan yang berupa buku-buku, dokumen-dokumen, peraturan-peraturan, hasil penelitian, arsip dan sebagaimana yang berkaitan dengan pemasalahan yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dalam Ada kesamaan lima maqas}id asy-Syari<ah (menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga keturunan, menjaga akal, dan menjaga harta) yang ada dalam Piagam Madinah, dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
PERAN FIKIH LEGAL MAXIM DALAM POLITIK ISLAM Umarul Faruq Abubakar
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.8 KB)

Abstract

Mayoritas ulama sepakat bahwa syariat diturunkan untuk mewujudkan maslahat hamba Allah di dunia dan akhirat. Hukum-hukum ijtihad akan kembali kepada maslahat yang terus berubah sesuai waktu dan keadaan. Kejelian memahami keadaan dan hukum yang sesuai dengan keadaan tersebut menjadi sebuah keahlian khusus yang dimiliki oleh para ulama fikih. Kegagalan dalam memahami keadaan yang menjadi sebab hukum dan ketidakpaham terhadap maqasid syariah, menurut Ibnul Qayyim, menyebabkan terjadinya banyak kesalahan dalam penetapan hukum. Kaidah fikih memiliki efisiensi dalam merespon permasalahan hukum Islam dan memudahkan manajemen ilmu fikih, serta membantu mengidentifikasi masalah fikih. Penguasaan tentang Fikih Legal Maxim sangat membantu memahami hukum, memahami realitas, dan menerapkan hukum sesuai realita yang ada, sesuai dengan prinsip maqasid syariah, untuk mewujudkan maslahat, menghindari mafsadat, dan mengambil jalan tengah saat terjadi perimbangan antara maslahat dan mafsadat. Terlebih lagi dalam bidang politik Islam yang penerapan kebijakan hukumnya paling fleksibel dibanding bidang lainnya, sesuai tingkat maslahat, dan mudharatnya.
MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN QUR’AN HADIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS X MIPA 2 MAN 1 KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Kadarusman Kadarusman
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.419 KB)

Abstract

Memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) dan tantangan pendidikan abad-21 dengan paradigma 4.0, pembelajaran Qur’an Hadis sebagai warisan indegenious yang menjadi ciri khas pendidikan Islam dituntut untuk beradaptasi dengan paradigma kekinian atau kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar melalui model pembelajarn Role Playing pada pembelajaran Qur’an Hadis pada pokok bahasan unsur-unsur hadis kelas X MIPA 2 MAN I Kota Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019. Mengacu kepada siklus pertama dan siklus kedua dapat diambil kesimpulan bahwa pertama, model pembelajaran role playing dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pokok bahasan unsur-unsur hadis. Peningkatan pada kategori sangat baik sebanyak 733% dari 3 siswa (8%) menjadi 25 siswa (66%), kategori baik meningkat 60% dari 5 siswa (13 %) menjadi 8 siswa (21%). Akumulasi angka ketuntasan sebesar 87% telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan 80% atau melebihi 7%. Kedua, model pembelajaran role playing sangat efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Jika pada pra siklus hanya 2 siswa (5%) yang sangat baik maka pada siklus satu dan dua meningkat menjadi 25 siswa (68%) atau meningkat sebanyak 1150%, dan juga kategori baik dari 5 siswa (13%) menjadi 11 siswa (30%) atau meningkat 120%. Oleh karena itu, capaian akumulatif capaian hasil belajar sebanyak 98% telah melampaui indikator kinerja yang dipatok di angka 80%.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN MINDSET Fika Wahyu Rohmiyati
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.535 KB)

Abstract

Persaingan mutu yang semakin mengglobal menuntut kualitas, produktivitas dan kekuatan daya saing, menyebabkan pola pikir (mindset) pemimpin berubah. Perlu disadari bahwa betapa pentingnya mindset dalam suatu lembaga, hal itu di sebabkan karena keberhasilan suatu lembaga baik dulu maupun sekarang sangat ditentukan oleh pola pikir pemimpin yang otomatis akan berpengaruh juga terhadap pola pikir personel sehingga hal tersebut sangatlah penting karena dapat menentukan keberlangsungan suatu lembaga. Permasalahan dalam penelitian ini adalah penting bagi pemimpin untuk memastikan bahwa mindset personel sejalan dengan mindset lembaga agar dapat menghindari akibat negatif yang dapat ditimbulkan dari perbedaan mindset tersebut. Penelitian dilakukan guna memperoleh informasi akan pola kepemimpinan dan dinamika sebuah organisasi pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu dengan menelusuri secara cermat pola kepemimpinan manajer atau kepala sekolah dengan wawancara dan pengamatan. Hasil dari penelitian ini adalah Kepala sekolah menjadi kunci utama untuk memajukan organisasi dengan melakukan trendwatcing, envisioning dan perumusan paradigma kepada semua warga sekolah
KNOWLEDGE MANAGEMENT SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN LEARNING ORGANIZATION DI PONDOK PESANTREN MAHASISWA AL-MUAYYAD WINDAN muhimatul 'aliyah
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.876 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut pondok pesantren untuk dapat berbenah mengikuti dinamisasi zaman sehingga dibutuhkan manajemen pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas dan produktifitas sumber daya manusia dalam organisasi pendidikan. Manajemen pengetahuan yang dimiliki SDM pondok pesantren tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pondok pesantren, sehingga outputnya dapat bersaing dengan lembaga pendidikan umum yang lain. Tulisan ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari tulisan ini adalah mencoba mendeskripsikan tentang konsep knowledge management dan implementasinya dalam learning organization lembaga pendidikan, dimana konsep tersebut menjadi sangat penting dikaji dalam peningkatan produktifitas sumber daya manusia dalam sebuah lembaga pendidikan. Fokus dalam tulisan ini adalah implementasi knowledge management di salah satu lembaga pendidikan islam non formal yaitu Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Muayyad Windan yang dalam pengembangan manajemen pengetahuannya memaksimalkan kualitas para santri untuk ahli dalam ilmu agama juga harus dapat mengembangkan pengetahuan yang ada dalam dirinya di lingkungan masyarakat. Pengembangan knowledge management di Pondok Pesantren Mahasiswa al-Muayyad Windan ini terlihat dalam program kegiatan yang dijalankan serta metode yang dipakai dalam melakukan sharing knowledge antar santri yaitu melalui peer-teaching (pembelajaran teman sebaya), dan pengembangan learning organization santri, pemanfaatan teknologi informasi, proaktif dalam jaringan intern dan ekstern organisasi, keteladanan pemimpin dan fungsi pemimpinsebagai fasilitator.
EVALUASI KINERJA PEGAWAI DI PESANTREN asyhuri asyhuri
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.002 KB)

Abstract

Penelitian tentang evaluasi kinerja di pesantren jarang dilakukan. Permasalahan akademik dalam penelitian ini adalah mengapa ada evaluasi kinerja di pesantren, sementara pesantren menjunjung tinggi nilai moral, diantaranya adalah nilai keiikhlasan yang dijalani mulai dari kyai sampai santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kinerja di PPMI Assalaam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret dan April 2019.Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, deskriptif, dan interpretative, yakni menggambarkan dengan memberikan makna kepada data yang dianalisis, menjelaskan pola (kategori), dan mencari hubungan antar berbagai konsep. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa evaluasi kinerja di PPMI Assalaam adalah model kombinasi tentang sifat pribadi, perilaku kerja dan hasil kerja. Dari hasil kajian direkomendasikan beberapa hal: (1). Menerapkan prosedur tetap (protap) bagi semua pegawai, langkah ini perlu untuk menghindari gagap kerja, (2). Menerapkan manajemen karier, dan (3). Mengadakan mutasi pegawai, untuk menghindari kejenuhan, meningkatkan gairah kerja dan membangun keadilan