cover
Contact Name
Chairunnisa
Contact Email
chairunnisa.neys@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wartapenelitianperhubungan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan diterbitkan oleh Sekretariat Badan Litbang Perhubungan yang memuat hasil penelitian dan kajian kebijakan di sektor transportasi. Pada tahun tahun sebelumnya hingga tahun 2016 Warta Penelitian Perhubungan terbit 12 (dua belas) kali dalam satu tahun. Namun, mulai tahun 2017 terbit 2 (dua) kali dalam satu tahun yakni edisi Januari - Juni dan Juli - Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
Faktor-Faktor Utama Pelayanan Terminal Penumpang Di Pelabuhan Anggrahini, Wahyu Prasetya
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.097 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i10.931

Abstract

Saat ini, masyarakat memiliki tuntutan yang tinggi terhadap kualitas pelayanan. Kondisi sebagianbesar terminal penumpang sebagai pintu gerbang masuk dan keluarnya penumpang di Indonesia,umumnya dinilai kurang memadai. Penumpang menuntut kehandalan kinerja fasilitas dan pelayanan pelabuhan dalam jasa angkutan laut. Kajian ini ditujukan untuk mengetahui faktorfaktoryang mempengaruhi pelayanan terminal penumpang di pelabuhan. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam kajian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara umum kualitas pelayanan terminal penumpang di pelabuhan cukup baik, yang ditunjukkan dengan nilai ratarata persepsi 3,457. Jika nilai persepsi dibandingkan dengan nilai rata-rata harapan pengguna jasa4,416, hal ini berarti masih cukup jauh dari yang diharapkan. Terdapat 2 (dua) faktor pelayanan di terminal penumpang pelabuhan. Faktor pertama adalah faktor kenyamanan, keamanan dan kemudahan dari lokasi pemberhentian menuju terminal penumpang. Faktor kedua adalah faktor kenyamanan dan keamanan dari terminal penumpang menuju pintu masuk kapal. Aspek keselamatan di lokasi pemberhentian dalam area pelabuhan perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang di pelabuhan.
Analisis Kesiapan Angkutan Laut Dalam Pelaksanaan Asean Economic Community Tahun 2015 (Studi Kasus Makassar Dan Bitung) Malisan, Johny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2669.657 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.741

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis permasalahan terkait kesiapan armada nasional menyongsongpenerapan Asean Economic Community 2015. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran skenariolangkah-langkah strategi terutama dalam menghadapi Asean Single Shipping Market sebagai bagian dariKomunitas Ekonomi Asean. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang dilengkapi denganwawancara dan kuesioner. Lokasi penelitian Bitung dan Makassar. Sampel yang digunakan meliputi regulatordan operator pelayaran yang berada dikedua lokasi tersebut. Selanjutnya data dianalisis denganmenggunakan systems thinking melalui scenario planning dalam rangka melihat langkah strategis yang perludisikapi terkait pemberlakuan Komunitas Ekonomi ASEAN 2015.Hasil penelitian menyatakan bahwa masih dijumpai beberapa kelemahan antara lain kompetensi danprofesionalisme SDM pelayaran, kondisi armada nasional, kemampuan freight forwarding, kesiapan fasilitasinfrastruktur pelabuhan, pelayanan bongkar muat dan storage/ warehousing. Oleh karena itu, skenario yangperlu dilakukan mencakup peningkatan kualitas dan profesionalisme SDM pelayaran, pemberiankemudahan finansial (pajak) dan bea masuk untuk kepentingan industri pelayaran dan perkapalan,peningkatan kinerja sarana dan prasana pelayaran serta peningkatan kinerja dan standar teknis keselamatankapal.
Tinjauan Atas Kebijakan Subsidi Public Service Obligation (PSO) Pada PT. PELNI Sujai, Mahpud
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1823.758 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v23i4.1087

Abstract

As an archipelago state, sea transport services play an important role to connect the Indonesian region from the center and big islands to the remote islands and border area. The importance of sea transport caused the vital role of PT. Pelni as government agent in providing services to the community. As the embodiment of public service, government provide subsidy of public service obligation to PT. Pelni in order to support the operational costs and ease the burden on the community with an affordable tariff determination. This paper explores the problems that occur in line with the PSO subsidy policy for the PT. Pelni. This paper recommends that the PSO subsidy to PT. Pelni given based on the realization of the current year. Another recommendation is the importance of maintaining consistency in the determination of the amount of subsidy based on a predetermined calculation mechanism.Keywords: PT. Pelni, PSO Subsidy, Sea Transportation
Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Penilaian Tingkat Kenyamanan Terminal Penumpang Di Pelabuhan Manado Pramita, Dienda Rieski
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.783 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i11.946

Abstract

Untuk menjadi kompetitif di pasar global, pelabuhan sebagai salah satu layanan produk, perlumemperhatikan kualitas layanan kepada pelanggan. Salah satu cara untuk menentukan tingkatlayanan adalah dengan mengukur tingkat kenyamanan yang dirasakan penumpang denganberbagai karakteristik. Dalam penelitian ini, penulis tertarik untuk mengetahui pengaruh genderterhadap tingkat kenyamanan di terminal penumpang Pelabuhan Manado. Metodologi yangdigunakan adalah Kai Kuadrat (chi square) untuk menguji pengaruh gender terhadap aspek penilaiantingkat kenyamanan di Pelabuhan Manado. Hasil analisis menunjukkan bahwa penilaian kualitastingkat layanan tidak terpengaruh oleh jenis kelamin. Apapun jenis kelaminnya hasilnya adalahbahwa kenyamanan terminal penumpang di Pelabuhan Manado dinilai tidak nyaman.
Strategi Optimal Peningkatkan Efisiensi di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Makassar dengan Menggunakan Discrete-Event Simulation Purwanto, Erfien; Adrianto, Luky; Rahardjo, Sri
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.143 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v29i1.316

Abstract

Abstrak: Peran transportasi laut dalam sektor industri di Indonesia sangatlah penting, mengingat kondisi geografi yang dimiliki Indonesia, dimana bagian terbesar adalah laut dibandingkan dengan daratan. Berbicara mengenai transportasi laut, hal ini tidak akan lepas dari pembahasan elemen penting di dalamnya, yaitu pelabuhan, dimana pelabuhan memiliki peranan penting di dalam logistik maritim. Pada penelitian ini akan membahas mengenai strategi untuk mengurangirisiko antrian serta konsekuensi ekonomi terutama bagi pengelola terminal.Berdasarkan hasil simulasi yang dijalankan dengan menggunakan software Arena 14.0, yang mewakili aktivitas kapal dari waktu persiapan penyandaran, waktu persiapan loading/discharging waktu proses loading/discharging, waktu penyelesaian dokumen kargo dan kapal, dan waktu persiapan sailing/shiftingdiTBBM Makassar diperoleh bahwa dengan kondisi eksisting saat ini BOR untuk Jetty I adalah 72% dan Jetty II adalah 77% dengan demurrage per tahun adalah USD 5,740,866.00, kondisi ini mencerminkan kondisi yang melebihi dari batas ideal. Berdasarkan hasil analisa dapat diperoleh skenario kedua memberikan hasil yang optimum yang dapat menekan BOR untuk Jetty I adalah 51% dan Jetty II adalah 62%, serta mengurangi beban demurrage menjadi sebesar USD 2,311,669.00 atau penurunan sebesar 59.7% dari kondisi awal.Abstract : The role of sea transportation in the industrial sector in Indonesia is very important, given by the geographical coverage of Indonesia, which is ocean broader than its land. Discusing about sea transportion, it can not be separated from the discussion of the important elements, i.e. ports, where the port has an important role in maritime logistics. The purpose of this research is strategy to reduce the risk of queues as well as economic consequences, especially for terminal management. Based on simulations run using software Arena 14.0 representing activity start from berthing/unberthing, preparing of loading/ unloading, loading/ unloading process, carg/vessel document, and sailing/ shifting in TBBM Makassar obtained that the existing condition of BOR at jetty I calculation is 72% and jetty II is 77%, with demurrage per year is US$ 5,740,866.00, of which these conditions have exceeded the limits of the ideal conditions. From the analysis of simulation optimum scenarios concluded that the second scenario provides optimum results that can suppress conditions of BOR at jetty calculation is 51% and jetty II is 62%, and can minimize the total of demurrage to US$ 2,311,669.00 or a decrease of 59.7% from initial conditions.
Pengembangan Logistic Center Di Indonesia Sitorus, Panal
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4235.7 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v22i6.1098

Abstract

Same problems of mrgo nwuement in Indonesin, among others not yet just in time sennces, not doorto door deliven;, the process of loading and unlonding at the port 5.5 clm;s, congestion, warehousingis Jar and spread mum; from the locntion of ports, industries and is still managed in conventional.Indonesw is in a position not competiti11e in tenns of Li:Jgistic Performance Index, which in 2007occupied the position 43 (score 3.01) from 150 countries. Research metlwds to obtain an opinion orperception of respondents with sampling techniques are purposively. Instntment of analysis is Importanceand Performance Analysis. Results of analysis showed that logistic cent.er meet the criteria.,connected 1mth the transportation SIJSfems, should the wide land area located near the harbor, connectedto the container terminals, high container slzip capacihj, minilnbilihJ of prinzan; commodities,advanced of infomzation and communication teclznologies.Keywords: wgistic cent.er development.
Sebaran Pergerakan Pengguna Kendaraan Pribadi Bekasi Barat-DKI Jakarta Herawati, Herawati; Suliyatni, Rini
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1819.495 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v24i3.1009

Abstract

The high traffic in OKI Jakarta is not only influenced by mavements in but also commuters from sub-urban areas like Bekasi District. For that we need to know the characteristics and distribution of the movement from North Bekasi to Jakarta. The purpose of this study was to determine the distribution of travelling from Bekasi to Jakarta. The research methods used are the establishment of Inter-Zone Travel Time Matrix, trip generation modeling (multiple regression analysis), Travel Distribution Modeling. In addition, the quantity method is used to identify travel time, total travel costs and advanced modes are used when using public transport. Based on the results obtained by the analysis of trip generation models Y = -1.44 of public transport + 2:14 of private vehicles. Trip distribution of Bekasi's population towards OKI Jakarta are Central Jakarta (261 trips/day), East Jakarta (180 trips/ day), South Jakarta (125 trip/day), West Jakarta (74 trips/day), and East Jakarta (87 trips/day). The different of travel time between private vehicles and public transport is average 30 minutes. Private vehicle users must expend more vehicle surcharge of Rp. 11 553 which compared with public transport.
Desain Kapal Landing Craft Utility Ideal untuk Trayek Perintis dan Tol Laut [Design Solution Ideal for Landing Craft Utility Ship for Pioneer Routes and Sea Toll] Kurniawan, Abdy; Malisan, Johny; Aznur, Muhammad Kadhafi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.427 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v30i2.831

Abstract

AbstractThe condition of the open sea such as the area of Natuna becomes the challenge for the continuation of the service ship which causes the risky waves at certain times. Generally, it is known as North Monsoon. North Monsoon impacts on the cessation of the shipping activities for several months. In this condition, several small islands are in the isolated condition. This study aims to determine the ideal and adequate ship type based on the route serving for the isolated areas on the pioneer ship route and the sea toll route. The result in this research shows that the ship type which is suitable for the market share of 30% is landing craft utility type with 1000 DWT, service speed of 8 knots with the shipping frequency of 23 voyage per year.Keywords: North mansoon, landing craft utility, pioneer route, sea toll route, ship design. AbstrakKondisi perairan terbuka seperti wilayah Natuna, menjadi sebuah tantangan tersendiri terhadap kontinuitas pelayanan kapal yang disebabkan oleh kondisi gelombang yang rawan pada waktu tertentu. Umumnya hal ini dikenal dengan Angin Musim Utara. Angin Musim Utara berdampak pada berhentinya sebagian kegiatan pelayaran selama beberapa bulan. Dalam kondisi ini, beberapa pulau kecil berada dalam kondisi terisolasi. Kajian ini bertujuan untuk menentukan tipe kapal yang ideal dan sesuai dengan rute untuk melayani daerah terisolasi pada trayek kapal perintis dan trayek kapal tol laut. Hasil kajian menunjukkan bahwa tipe kapal yang sesuai dengan skenario market share 30% adalah tipe landing craft utility dengan ukuran 1000 DWT, kecepatan dinas 8 knot dengan frekuensi pelayaran sebanyak 23 voyage per-tahun.Kata kunci: Desain kapal, landing craft utility, trayek perintis, trayek tol laut, angin musim utara.
Pengembangan dan Peningkatan Konektivitas Angkutan Barang di Jawa Timur Priyambodo, Priyambodo
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.74 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v28i3.599

Abstract

Kesiapan insfrastruktur transportasi angkutan barang di Jawa Timur sangat penting untuk memperlancar arus barang, jasa, dan manusia.Sehingga tercipta iklim investasi yang kondusuf dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi konektivitas angkutan barang di Jawa Timur.Apa hambatan dan solusi terkait dengan pengembangan konektivitas angkutan barang serta bagaimana strategi mengembangkan dan meningkatkan konektivitas angkutan barang di Jawa Timur. Dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif hasil penelitian ini menyebutkan bahwa konekvitas angkutan barang di Jawa Timur masih belum bisa memenuhi harapan masyarakat karena terbatasnya sarana transportasi seperti misalnya beberapa kabupaten belum memiliki terminal angkutan barang.Ases jalan ke tempat tujuan sering terganggu dengan adanya kemacetan di jalan yang disebabkan oleh volume kendaraan yang meningkat serta adanya pasar tumpah, kondisi jalan yang rusak dan berlubang serta juga adanya biaya-biaya yang tidak resmi selama melakukan pengiriman barang.Pertumbuhan panjang jalan dan sistem transportasi angkutan masal tidak sebanding dengan pertambahan jumlah kendaraan bermotor.Angkutan barang dengan menggunakan angkutan kereta api belum terwujud dengan baik. Volume lalu lintas cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Untuk itu direkomendasikan, yaitu, pertama, mengupayakan agar pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota duduk bersama mensinkronkan kebijakan transportasinya. Kedua, segera merealisasikan dan memfungsikan terminal angkutan barang.Ketiga, segera merealisasikan pembangunan jalan lingkar dan jalan tol. Keempat, melakukan perbaikan jalan dan pelebaran jalan baik oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota serta meninjau kondisi kelas-kelas jalan.
Kajian Kereta Api Komuter Surabaya - Sidoarjo (Susi) Sebagai Angkutan Umum Massal Di Surabaya Arianto, Setio Boedi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4101.795 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v22i8.1139

Abstract

Tir purpGfe of this stud!; is to make rm1mn; 115 mnss tmnsportntion tlmt nJ71m;s re needed l:n; tl7e Sumbcn.Jfland Sidoarjo residents. By using trend analysis n7etlwd and qual.itntirie descriptive analysis, it can ~amduded that tl7e pref£r!Ce of Susi Railwm; only m;Wle of amying 0.29% of tl7e total population Sidmrjoand Surabat;a, sud1 a little number or inadequate mass transportation fur a tm1m like Surabat;a andSidmrjo wit/1 a total population of 4,711,160 inhabitants. Susie trajecton; railwm; tracks alxJut 69% arestill single track and 31 % is double track Tizis rondition influence tl7e qunlity of EmTices to tl7e U£erS of railtransrxJrt, ~muse tl7ere are many patl?S tlmt Junie not lx:en double trnck milwm;, so tl7e journei; of Susie hasto m:zit for anotlv train to pass and then milway am rontinue the Susie joun1e1J Tizis rondition will affecttl7e trmiel Edrdule of Susie train. 771f nu nm of patl?S or routes Susi train is only 1 track, namely Sumbcn.Jfl- Porung via: z:ersa. T71f quantity nu~ of routes tlmt only one is nm; less if you lwie to Eenie tl7e nu~of passengers wlw Jwie different purpGfes. But wl1fn vienied from tl7e plrysiad rondition of station infrastructureshelter is still in good rondition. Ow tJ7e last faie years (2005 - 2009) Susie has experienceddedining passengers ~muse tJ7e nwst of passengers wlw mn1f from Sidmrjo and Porvng f1£IZI(! ~mud.flow disaster, so many tl1e1; nwzie tl1fir residence. So the consequence, tJ1e11 switd1 to anotlv modelmiuse of tl7e Edzedule Susie train are mrely an time, nlso tlie lomtions tllnt senie tlJE milwm; station are notronnected or ezien less to ronnected witl1 feeder netnorks tlmt exist so tlmt users Susie commuter railtransportation often experienced difficulty in using Susie train to reach its final destination.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol 22, No 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue