cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018)" : 6 Documents clear
Perbaikan Mutu dan Produksi Telur Asin pada Kelompok Usaha Telur Asin di Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman Deni Novia; Indri Juliyarsi; Sri Melia
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.272 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.1-14.2018

Abstract

ABSTRAK: Sicincin merupakan salah satu produsen telur asin yang cukup besar di Padang Pariaman. Jumlah produsen telur asin di daerah ini berkisar antara 8-10 produsen, dengan produksi harian rata-rata sekitar 500-1500 butir telur untuk satu produsen, namun pada waktu lebaran sampai 2000-5000 butir, namun pemasaran terbesar hanya di daerah ini saja, memiliki rasa khas, disukai sehingga masih terbuka peluang pemasaran yang lebih luas sebagai makanan khas dari Sicincin. Faktor terpenting yang menjadi kendala pemasaran adalah umur simpan telur asin yang pendek (paling lama sekitar 2-3 hari) dan mutu yang kurang konsisten. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan, demonstrasi, pelatihan, konsultasi dan diskusi dilanjutkan dengan evaluasi. Kelompok usaha telur asin Sicincin sangat antusias dengan hadirnya 1) pengenalan teknologi pengolahan dengan berbagai metode yang dapat memperpanjang umur simpan hingga 1 bulan atau lebih dan 2) demonstrasi dan pelatihan berbagai telur asin aneka rasa dengan label dan kemasan yang menarik. Kelompok usaha telur asin di Sicincin disarankan untuk menerapkan teknologi pengolahan dengan metode yang tepat dan aneka rasa telur asin dengan label dan kemasan yang menarik untuk meningkatkan mutu produknya.Kata kunci: Mutu, Pemasaran, Produksi, Produsen telur asin, Umur simpan Quality Improvement and Production of Business Group Salted Eggs in Sicincin, Padang Pariaman RegencyABSTRACT: Sicincin is one of the largest producers of eggs in Padang Pariaman. The number of producers of salted eggs in this area ranges from 8-10 producers, with average daily production of about 500-1500 eggs for one producer, but at the time of Eid to 2000-5000 grains, it is intact only in the area alone, has a unique taste, favored and still open wider marketing opportunities as specialties of Sicincin. The most important factor to be the marketing goal is the short shelf life of briny eggs (at most about 2-3 days) with less consistent quality. Methods of implementation of this activity are counseling, demonstration, training, consultation and follow-up discussion with evaluation. Sicincin salted egg business group was very enthusiastic with the presence of 1) introduction of processing technology with various methods that can save shelf life up to 1 month or more and 2) innovation and development of various kinds of flavors with labels and packaging of interest.Keywords: Quality, Marketing, Production, Producers of salted eggs, Shelf life
Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Kelurahan Banyumanik Kecamatan Banyumanik Kota Semarang melalui Pembuatan Sirup Herbal M.Khoiron Ferdiansyah; Bambang Supriyadi; Arief R. Affandi; Iffah Muflihati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.841 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.15-20.2018

Abstract

ABSTRAK: Tanaman herbal merupakan tanaman yang sangat potensial untuk dapat dikembangkan melalui proses pengolahan yang tepat. Ibu-ibu rumah tangga RW IV Kelurahan Banyumanik Kota Semarang telah mengembangkan berbagai jenis tanaman herbal di pekarangan rumahnya namun belum mampu mengolah tanaman herbal tersebut menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada ibu- ibu rumah tangga RT 01 dan RT 02 Kelurahan Banyumanik melalui pengolahan tanaman herbal menjadi bentuk produk olahan sirup dan produk instan lainnya. Luaran yang dihasilkan meliputi modul motivasi berwirausaha, modul dan resep panduan cara pembuatan produk herbal beserta produk yang dihasilkan yaitu berupa sirup, serbuk jahe instant, dan permen gummy. Metode kegiatan pada saat pelaksanaan yang dilakukan antara lain dengan praktek, tanya jawab, serta diskusi. Pelatihan yang dilakukan antara lain pelatihan pembuatan sirup minuman instan jahe & beras kencur dan permen kenyal jahe. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat IbM ini telah berlangsung intensif selama 2 bulan dengan mengoptimalkan pemberian motivasi berwirausaha serta pengenalan potensi bahan herbal. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan motivasi kewirausahaan dapat mendorong keinginan warga masyarakat untuk berwirausaha di dalam meningkatkan pendapatan keluarga dibandingkan hanya mengandalkan satu pendapatan dari satu pekerjaan menjadi buruh atau pekerja. Selain itu kegiatan pelatihan pengolahan tanaman herbal menjadi produk makanan bernilai tinggi mendapat respon positif dari warga RW IV Kelurahan Banyumanik Kecamatan Banyumanik Kota Semarang.Kata kunci: Sirup, Herbal, Instant, Pengabdian, Pelatihan ABSTRACT: Herb plant is one of raw material that very potensial to develop using some processing methods. Most of housewife in RW IV kelurahan Banyumanik Semarang city, already planting some herb on their yard, but not yet process it into another product that has high economical value. The aims of this activity was to give some food processing training for the housewife in the area of RT 01 & RT 02 ( RW IV) Kelurahan Banyumanik using herb plant as the raw material. The output are guidance book of herb processing product, journal publication, and proceeding of national seminar. Some activity that was held such as herb processing demo, debriefing, and discussions. The training that already held was how to make ginger syrup and instant ginger powder. This IbM activity already held in 2 months intensively. The activity were focused on entrepreneurship motivation training and exploring the potensial value of herb.The result of this activity showed that entrepreneurship motivation training could encourage eagerness this community to increase their family income. Furthermore, herb processing training also had great response from the people of Kecamatan Banyumanik Semarang City.Keywords: Syrup, Herb, Instant, Service, Training
IbM Pengembangan Rajutan di Kampung Aur Medan Budi Agustono; Mhd. Pujiono; Niza Ayuningtias
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1419.686 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.21-30.2018

Abstract

ABSTRAK: Pengabdian masyarakat berupa pengembangan rajutan di kampung Aur Medan merupakan suatu kegiatan yang efektif dalam meningkatkan produktifitas masyarakat dalam menghasilkan barang rajutan yang berkualitas. Dalam pengabdian ini tim Pengabdian kepada Masyarakat FakultasIlmuBudayaUniversitas Sumatera Utara akan mengadakan workshop dan pendampingan dalam merajut. Metode yang digunakan dalam kegiatan workshop adalah metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan simulasi. Metode ceramah dan tanya Jawab digunakan untuk memberikan pengetahuan dan teori-teori mengenai teknik dan cara merajut. Metode Simulasi dan demonstrasi digunakan agar masyarakat dapat mempraktekkan materi yang telah diterima sebelumnya. Setelah workshop dilaksanakan, tim pengabdian kepada masyarakat juga akan membantu membangun sanggar rajut sebagai tempat unuk memberikan pendampingan kepada masyarakat secara berkala.Kata Kunci: Pengembangan rajutan, Workshop, Kampung Aur Medan IbM Development of Knitwear in Kampung Aur MedanABSTRACT: Community service in the form of knit development in KampungAur Medan is an effective activity in improving the productivity of society in producing quality knitwear. In this program, devotion team of the Faculty of Cultural Sciences University of Sumatera Utara will hold workshops and mentoring in knitting. The methods used in the workshop are lecture, question and answer, demonstration and simulation. Lecture and Q & A methods are used to provide knowledge and theories about techniques and knitting. Simulation and demonstration methods are used so that people can practice materials that have been previously accepted. After the workshop is held, the team of community service will also help build a knitting house as a place to provide assistance to the community on a regular basis.Keywords: Development of knitwear, Workshop, Kampung Aur Medan
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Nilai Produk Bandrek Jahe di Kelurahan Sijinjang Kota Jambi Deny Sutrisno; Desi Sagita; Siti Hamidatul ‘Aliyah; Yuliawati Yuliawati; Lili Andriani; Lia Anggresani; Barmi Hartesi; Santi Perawati; Rozalti Rozalti; Hesty Murtiah; Susanti Susanti
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.893 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.31-36.2018

Abstract

ABSTRAK: Masyarakat di kelurahan Sejinjang menanam Jahe merah. Jahe merah ini diolah menjadi minuman tradisional berupa bandrek jahe dalam bentuk serbuk. Olahan ini telah dijual oleh masyarakat dalam kemasan tradisional dan dengan nilai yang tidak tinggi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat memalui peningkatan nilai produk Bandrek Jahe. Pelaksana pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan Kelompok binaan P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) untuk melakukan pengurusan izin P-IRT ke Puskesmas Tanjung Pinang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi. Kegiatan pengabdian masyarakat sudah berhasil meningkatkan nilai produk bandrek jahe yang dibuat oleh masyarakat Kelurahan Sejinjang.Kata Kunci: Minuman Traditional, Jahe Merah, no izin P-IRT. Community Empowerment through Upgrading Product Value of Bandrek Jahe in Sijinjang of Jambi CityABSTRACT: People in Sijinjang of Jambi City planted red ginger. This red ginger was transform to be traditional drinking named Bandrek Jahe in powder form. This powder had been marketed by this people community through traditonal packaging with lower value. This community service program aimed to empower community through upgrading producy value of Bandrek Jahe. The activist of community service progra helped the target group named P2WKSS (Women Empowerment to Healthy and Wealthy Family) to proceed the permission number of P-IRT to Public Health Tanjung Pinang and Departement of Industry and Trade Jambi City. This community service program was succes to empower community through upgrading producy value of Bandrek Jahe made by community in Sijinjang of Jambi City.Keywords: Traditional drinking, Red ginger, Permission number of P-IRT.
Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dengan Penerapan Pola Hidup Sehat pada Penderita Diabetes Mellitus dan Hipertensi dalam Klub Prolanis Azrimaidaliza Azrimaidaliza; Isniati Isniati; Rozaliny Asri; Annisa Annisa; Aisyah Mardina; Refni Sarita
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.303 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.48-56.2018

Abstract

ABSTRAK: Penyakit tidak menular seperti DM, jantung, tekanan darah tinggi, kanker, stress dan penyakit tidak menular lainnya disebabkan karena pola hidup tidak sehat. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita DM dan hipertensi salah satunya adalah kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan anggota klub Prolanis, yaitu suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara integritas yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, dan BPJS Kesehatan sehingga diharapkan anggota klub dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari berikut dapat berdampak baik pada kondisi kesehatan mereka. Sasaran pengabdian adalah anggota klub prolanis di Puskesmas Lubuk Buaya dan Ambacang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berupa kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dengan 4 (empat) tahapan yaitu kegiatan Pre-test, kegiatan Penyampaian materi tentang status gizi yang baik dan pola hidup sehat disertai dengan pemberian leafleat, kegiatan Post-test, dan pengukuran tekanan darah dan gula darah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan anggota klub tentang pola hidup sehat dengan melakukan kegiatan Pre-test dan Post-test. Tingkat pengetahuan anggota dengan kategori baik saat Pre-test adalah sebanyak 53,8%, sedangkan pada saat Post-test meningkat menjadi 59,6%. Kegiatan berjalan dengan lancar dan sasaran telah memahami konsep pola hidup sehat. Untuk kedepannya diharapkan kegiatan ini rutin dilaksanakan dan anggota prolanis yang ikut berpartisipasi jumlahnya lebih banyak dan lebih tenang sehingga pengabdi dapat memberikan kontribusi lebih dalam upaya untuk meningkatkan dan memperbaiki kebiasaan pola hidup pada anggota klub prolanis.Kata Kunci: Prolanis, Tingkat Pengetahuan, Pola Hidup Sehat Efforts to Improve the Quality of Life with the Implementation of the Healthy Living Patterns in People with Diabetes Mellitus and Hypertension in Prolanis ClubABSTRACT: The disease is not contagious like DM, heart, high blood pressure, cancer, stress and diseases are not contagious to other due to unhealthy life pattern. Efforts that can be done to improve the quality of life of sufferers of DM and hypertension one is information communication and education activities on a regular basis to improve the knowledge of members of the Club Prolanis, i.e., a system of health services and proactive approach undertaken in the integrity involving the participants, first-level health facilities such as Clinics, and Wellness BPJS so expect members of the Club can apply healthy living patterns in everyday life These can have an impact both on the condition of their health. The targets of the devotion is a member of the Club prolanis at the Clinics Down crocodiles and Ambacang. This devotion activities carried out in the form of Educational information and communication activities (IEC) with four (4) phases i.e. pre-release test activities, activities of the delivery of the material about the status of good nutrition and healthy living patterns accompanied by awarding leafleat, activity Post-test, and measurements of blood pressure and blood sugar. Results of activity indicates that an increase in knowledge Club members about the pattern of healthy living by performing activities of pre-and Post test-test. Level of knowledge of members by category whether Pre-test is as much a 53.8%, whereas at the time of the Post-test increased to 59.6%. Activities running smoothly and target have understood the concept of healthy life patterns. For the future it is expected these activities regularly carried out and member of prolanis who participated in number more and more quiet so servants could contribute more in an effort to increase and improve habits the pattern of life on prolanis Club members.Key words: Prolanis, Level of Knowledge, The Pattern of Healthy Living
Pemanfaatan Bengkuang (Pachyrhizus Erosus) Afkir untuk Pembuatan Bedak Dingin pada Kelompok Wanita Tani Berkat Yakin Kec. Batang Anai Kab. Padang Pariaman Alfi Asben; Deivy Andhika Permata; Ira Desri Rahmi; Risa Meutia Fiana
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3225.886 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.37-47.2018

Abstract

ABSTRAK: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi kerugian petani dan pedagang bengkoang serta mengoptimalkan umbi bengkoang kelompok tani dengan peningkatan nilai tambah melalui produk bedak dingin. Umbi bengkoang yang tidak terjual lagi dan diangkap afkir dimana kurang layak untuk jadi produk olahan pangan dimanfaatkan untuk membuat bedak dingin. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tahapan : 1) Pembuatan dan pengujian bedak dingin bengkoang dengan menggunakan 3 (tiga) jenis ketuaan umbi bengkoang. Pengamatan yang dilakukan meliputi rendemen, derajat warna putih, pH dan uji organoleptik bedak dan uji iritasi ; dan 2) Penyuluhan dan demontrasi/pelatihan pembuatan bedak dingin pada kelompok mitra. Pada penyuluhan disampaikan: i) Potensi umbi bengkoang, ii) Faktor-foktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan bengkoang afkir, dan iii) Faktor yang diperhatikan dalam membuat produk bermutu baik dan dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah : 1) Bengkoang afkir (sisa yang tidak terjual) mempunyai potensi dan dapat serta aman untuk dijadikan bedak dingin; 2). Hasil penelitian (pengujian) bedak dingin bengkoang afkir memberikan hasil yang hampir sama dengan bedak dingin menggunakan bengkoang segar ataupun bengkoang yang panen tua (5-5.5 bulan). Pati bengkoang afkir lebih tinggi dari bengkoang segar dan kadar air yang lebih rendah; dan 3). Anggota kelompok wanita tani Berkat Yakin dapat memahami dan mampu membuat bedak dingin bengkoang afkir yang baik untuk dapat disimpan dalam waktu yang lama.Kata kunci: Bengkoang afkir, Bedak dingin, Pengabdian, Kelompok wanita tani Utilization of Reject Bengkoang (Pachyrhizus Erosus) on Cold Mask Production in Berkat Yakin Farmer Women Group at Sub District of Batang Anai District of Padang PariamanABSTRACT: The aim of the community service were to reduce losses of bengkoang farmers and traders, and also to optimize bengkoang tubers farmer groups with increased value added through cold mask products. Bengkoang tubers that not sell anymore and considered reject where less feasible to be food products used to make the cold mask. This community service was done by stages: 1) Making and testing of cold mask bengkoang by using 3 (three) maturity types of bengkoang tuber. The observations included rendement, white color, pH, organoleptic test of mask, and irritation test; and 2) Counseling and demonstration / training of making cold mask in group of partner. In the counseling delivered: i) Bengkoang tuber potency, ii) Factors to consider in determining reject bengkoang , and 3) Factors considered in making good quality products and can be stored for long periods. The results of this community service activity were: 1) Reject bengkoang (unsold remnant) has the potential and can and safe to be used as cold mask; 2). The cold mask product of reject bengkoang had same quality with cold mask using fresh bengkoang or old harvested bengkoang (5-5.5 month). Starch of reject bengkoang higher than fresh bengkoang and it’s water content is lower; and 3). Members of farmer women group Berkat Yakin can understand and able to make cold mask from reject bengkoang and good to be stored for a long time.Keywords: Reject bengkoang, Cold mask, Community service, Farmer women group

Page 1 of 1 | Total Record : 6