cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
WISATA PANTAI SEBAGAI SENTRA OLAHAN MINYAK KELAPA TAHAN SIMPAN DAN VIRGIN COCONUT OIL PASCA GEMPA DI DESA SALUBOMBA Asrawaty Asrawaty; Sitti Sabariyah; Marjun Marjun; Muhammad Jufri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.589-594.2020

Abstract

Desa Salubomba memiliki potensi hasil pertanian melimpah, namun belum mampu mengangkat tingkat kesejahteraan yang lebih baik, karena ketidakberdayaan masyarakat mengelola potensi sumberdaya yang dimiliki dan manajemen lemah pasca gempa. Salah satunya belum dapat mengolah minyak kelapa yang tahan simpan dan virgin coconut oil (VCO). Meningkatkan pendapatan masyarakat pasca gempa perlu diberdayakan pengolahan hasil pertanian sehingga menghasikan produk bernilai ekonomi tinggi dipasarkan pada lokasi wisata pantai. Tujuan PPDM yaitu membantu program pemerintah membangun masyarakat, membantu mensukseskan terlaksananya program RPJM desa serta membantu kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Mitra PPDM yaitu kelompok mengolah minyak tahan simpan dan Virgin Coconut Oil serta pengelola wisata sebagai pengrajin lidi kelapa. Kegiatan berbasis teknologi meliputi penyuluhan, pendidikan dan pelatihan pengolahan hasil pertanian serta pendampingan pasca pelatihan. Proses untuk mengembangkan kelompok mitra yang lebih berdaya guna, dengan pendekatan learning by doing yaitu belajar sambil berusaha. Pendekatan dilakukan pasca pelatihan untuk pengembangan usaha, sehingga tercipta wirausaha baru untuk peningkatan ekonomi masyarakat pasca gempa. Kegiatan non teknis; manajemen kelompok melalui penguatan kelembagaan kelompok mitra, strategi pemasaran dan pembukuan kelompok mitra. Keseimbangan antara kegiatan teknis pengolahan hasil pertanian dan manajemen kelompok, berkembang menuju kelompok mandiri, memasarkan produk olahan lokal menunjang kepariwisataan di desa Salubomba. Kata kunci: Kelapa, Minyak kelapa, VCO, Wisata pantai ABSTRACT Salubomba village has the potential for abundant agricultural products, but has not been able to raise a better level of welfare, due to the powerlessness of the community to manage its potential resources and weak post-earthquake management. One of them has not been able to process storage-resistant coconut oil and virgin coconut oil (VCO). Increasing the income of the community after the earthquake, it is necessary to empower agricultural product processing so as to produce high economic value products marketed at coastal tourism locations. The objectives of PPDM are to assist government programs to build communities, to help the implementation of the village RPJM program and to help the independence and welfare of the community. PPDM partners, namely a group processing storage resistant oil and virgin coconut oil as well as tourism managers as coconut stick craftsmen. Technology-based activities include counseling, education and training on agricultural product processing as well as post-training assistance. The process of developing a more efficient partner group with a learning by doing approach, namely learning by doing. The approach is carried out after training for business development, so as to create new entrepreneurs to improve the community's economy after the earthquake. Non technical activities; group management through institutional strengthening of partner groups, marketing strategies and bookkeeping of partner groups. The balance between technical activities of agricultural product processing and group management, developing towards an independent group, marketing local processed products to support tourism in the village of Salubomba. Keywords: Coconut, Coconut oil, Virgin coconut oil, Beach tourism
PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN FUNGSIONAL DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SUAK PANDAN ACEH BARAT Nanda Triandita; Khori Suci Maifianti; Maya Indra Rasyid; Hilka Yuliani; Lia Angraeni
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.457-464.2020

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan media penyampaian iptek kepada masyarakat. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar di Desa Suak Pandan Kabupaten Aceh Barat. Tema PKM ini adalah pengembangan produk pangan fungsional dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan PKM ini adalah memperkenalkan pangan fungsional, manfaat pangan fungsional bagi kesehatan dan mempraktekkan cara mengolah pangan fungsional berbasis mie labu kuning dan kunyit asam. Peserta PKM merupakan ibu rumah tangga di desa suak pandan, Aceh Barat yang berjumlah 12 orang. Peserta PKM mengikuti pelatihan pembuatan mie labu kuning dan minuman fungsional kunyit asam serta melakukan pemeriksaan glukosa darah. Luaran dari PKM ini adalah meningkatnya keterampilan ibu rumah tangga di desa Suak Pandan, Aceh barat dalam mengolah produk pangan untuk menunjang diversifikasi produk pangan. Kata kunci: Diversifikasi, Mie labu kuning, Minuman kunyit asam, Pangan fungsional, Pengabdian kepada masyarakat ABSTRACTCommunity service activities are a medium for delivering science and technology to the community. The implementation of this service is carried out by lecturer from the Faculty of Agriculture, Teuku Umar University in Suak Pandan Village, West Aceh Regency. Theme of this activities is the development of functional food products in improving public health and prosperity. The purpose of this activities is to introduce health benefit of functional food and to practice the processing of functional food based on pumpkin noodles and tamarind turmeric. Participants were 12 housewives in Suak Pandan village, West Aceh. The participants attended training on making pumpkin noodles and tamarind turmeric functional drinks and carried out blood glucose checks. Output of this activities was to increase skills of housewives in Suak Pandan village, West Aceh in processing food products to support food product diversification. Keywords: Diversification, Community service, Functional food, Pumpkin noodles, Tamarind turmeric drink
PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA ORANG DENGAN LUPUS DI SURAKARTA Evi Nurhayatun; Nurhasan Agung Prabowo
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.390-394.2020

Abstract

COVID-19 merupakan masalah kesehatan global yang menghantui berbagai aspek kehidupan. Orang dengan lupus (ODAPUS) merupakan populasi rentan terjadi penularan COVID-19, dengan tingkat kematian lebih tinggi daripada populasi normal. Mitra pengabdian ini adalah Yayasan Tittari Surakarta. Yayasan Tittari merupakan yayasan yang bertujuan mensejahterakan ODAPUS dengan melakukan berbagai macam kegiatan, Analisis masalah bersama mitra menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang COVID-19 yang rendah pada ODAPUS menyebabkan ODAPUS lebih rentan terkena COVID-19, ODAPUS menjadi takut kontrol ke rumah sakit dan menjadi tidak disiplin minum obat serta tingkat stress yang tinggi pada ODAPUS. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang COVID-19 pada ODAPUS dan menurunkan stress ODAPUS selama pandemik COVID-19. Kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan di poliklinik dan webinar awam melalui aplikasi daring, pembuatan buku saku COVID-19 khusus ODAPUS. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang COVID-19 dan menurunkan angka stress pada ODAPUS Yayasan Tittari Surakarta. Kata kunci: Pencegahan, COVID-19, Lupus, ODAPUS, Yayasan Tittari ABSTRACT COVID-19 is a global health problem that haunts various aspects of life. People with lupus (ODAPUS) are a population susceptible to transmission of COVID-19, with a higher mortality rate than the normal population. The Tittari Foundation is a foundation that aims to improve ODAPUS by carrying out various kinds of activities, Problem analysis with partners shows that the low level of knowledge about COVID-19 in ODAPUS makes ODAPUS more susceptible to COVID-19, ODAPUS is afraid to go to the hospital and becomes undisciplined taking medication and high stress levels in ODAPUS. This service aims to increase knowledge about COVID-19 in ODAPUS and reduce stress for ODAPUS during the COVID-19 pandemic. Community service activities include counseling at the clinic and webinars through online applications, making a special COVID-19 pocket book for ODAPUS. This service can increase knowledge about COVID-19 and reduce stress levels for ODAPUS at the Tittari Surakarta Foundation. Keywords: Prevention, COVID-19, Lupus, ODAPUS, Tittari Foundation
MERAIH POTENSI KONSUMEN PEHOBI MELALUI KAMPANYE PEMASARAN DI MASA PANDEMI: PENGEMBANGAN TERNAK AYAM CEMANI DI CILEBUT, KABUPATEN BOGOR Eli Jamilah Mihardja; Mirsa Diah Novianti; Tri Susanto; Diki Surya Irawan; Fatin Adriati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.158-166.2020

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk membangun added value ternak ayam cemani skala rumahan dengan mengimplementasikan strategi kampanye pemasaran digital dan memanfaatkan trending issues. Pandemi Covid19 membuat masyarakat menghabiskan waktu di rumah dan mencari kegiatan atau hobi baru. Peluang hobi ini terbuka untuk dijadikan pemasaran ayam cemani dengan menumpang trend yang sedang berlaku (riding the wave). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini masih berlangsung dan menghasilkan beberapa temuan serta rekomendasi untuk keberlanjutan program. Kata kunci: Ternak ayam cemani, Ternak skala rumah tangga, Kampanye pemasaran, Riding the wave strategy ABSTRACT This community service activity is aimed at building added value for home-scale ayam cemani (Indonesian traditional black chicken) by implementing a digital marketing campaign strategy and taking advantage of trending issues. The Covid19 pandemic has made people spend time at home and look for new activities or hobbies. This hobby opportunity is open for marketing chicken by riding the current trend (riding the wave). Activities are still ongoing and have resulted in several findings and recommendations for the sustainability of the program. Keywords: Cemani chicken husbandry, Household scale livestock, Marketing campaign, Riding the wave strategy
PENYULUHAN DAMPAK GAWAI PADA ANAK MELALUI PROGRAM ORANG TUA SADAR GAWAI Rahmatika Kayyis; Nihayati Nihayati; Siti Khoiriyah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.323-329.2020

Abstract

Penggunaan gawai ditengah masa pandemi COVID 19 sekarang ini sudah tidak bisa dihindarkan lagi. Baik buruknya dari pemanfaatan gawai ini harus diambil sebagai resiko atas tuntutan pendidikan jarak jauh yang digalakan oleh pemerintah. Kita sebagai orang tua wajib mengetahui dan mengawasi penggunaan gawai tersebut karena penggunaan gawai yang tidak bijak bisa saja malah menjadi sebuah ancaman serius pada perkembangan anak yang terkait pada moral, ahlak, aqidah, serta budaya anak generasi penerus kita. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan kepada orang tua wali murid terhadap dampak penggunaan gawai pada anak. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi: survey dan penyuluhan Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran akan dampak gawai pada anak yang diukur dengan: 1) terciptanya kesadaran para orang tua tentang penggunaan gawai secara bijak, 2) peningkatan pengetahuan orang tua tentang upaya preventif menekan dampak negative dari penggunaan gawai pada anak, 3) peningkatan pengetahuan orang tua akan bahaya penyalah gunaan gawai oleh anak. Kata Kunci: Covid 19, Daring, Sadar gawai, Orang tua, Anak ABSTRACT The use of gadgets during the COVID 19 pandemic is now unavoidable. The pros and cons of using this device must be taken as a risk for the demands of distance education that are promoted by the government. We as parents are obliged to know and supervise the use of these devices because the use of devices that are not wise can become a serious threat to children's development related to morals, morals, aqidah, and the culture of our future generations of children. The purpose of this community service is to provide information to the parents of students on the impact of using devices on children. The method of implementing this service activity includes surveys and counseling. The impact of this activity is to increase awareness of the impact of devices on children as measured by 1) creating awareness of parents about using devices wisely, 2) increasing parental knowledge about preventive efforts to reduce the negative impact of using devices on children, 3) increasing knowledge of parents about the dangers of misuse of devices by children. Keywords: Covid 19, Online, Gadget Aware, Parents, Children
PEMBENTUKAN KP-STUNTING (KELOMPOK PREVENTIF STUNTING) SEBAGAI INTERVENSI BERBASIS UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN ACEH BARAT Teungku Nih Farisni; Zakiyuddin Zakiyuddin
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.94-103.2020

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Provinsi Aceh merupakan penyumbang stunting cukup tinggi yaitu 40,3 %. (Riskesdas, 2018). Pada Tahun 2018 Angka Stunting di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat sangat tinggi sebesar 43.2%. Penurunan stunting ditetapkan sebagai program prioritas nasional yang harus dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membentuk dan mengintervensi Kelompok Preventif (KP) stunting yang terdiri dari 16 kader kesehatan kecamatan Meureubo dalam mencegah kejadian stunting pada 1000 HPK. Metode pengabdian melalui 3 pendekatan yaitu pembentukan, pelaksanaan, monitoring, pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi oleh KP stunting dengan hasil uji statistic diperoleh nilai P-Value = 0,00. 85% kader telah mampu melakukan pengukuran antroprometri dengan tepat, dan 90% kader KP stunting mampu menjadi konselor dan motivator bagi khalayak sasaran KP stunting yang terdiri dari pasangan usia subur, ibu hamil dan ibu menyusui. Oleh karena itu, dinas kesehatan diharapakan terus memberikan dukungan kepada para kader KP stunting sehingga mampu menekan angka stunting. Kata kunci: Kelompok Preventif (KP), Stunting, Pasangan usia subur, Ibu hamil, Ibu menyusui ABSTRACT Stunting is a thrive failure condition of under five children due to chronic malnutrition problem, especially in 1,000 Days of Life (HPK). The province of Aceh was a high contributor to stunting, which was 40.3% (Riskesdas, 2018). Specifically, In 2018, Stunting Rate was 43.2% in working area of ​​the West Aceh District Health Office. It is classified as the higher number among the years. Therefore, Stunting reduction is determined as a national priority program that must be included in the Government Work Plan (RKP). The purpose of this program is to create and intervene the stunting Preventive Group (KP) consisting of 16 cadres of Meureubo sub-district in preventing the occurrence of stunting at 1000 Days of Life (HPK). The method used through 3 approaches, namely the formation, implementation, monitoring, assistance and evaluation. The result of program showed that there is a significant development of stunting preventive groups’ knowledge before and after education proven by pre-test and post-test score. 85% of cadres were able to take anthroprometry measurements correctly, and 90% of KP stunting cadres were able to be counselors and motivators for target audiences consisting of couples of childbearing age, pregnant women and nursing mothers. Therefore, the health department is expected to sustainably support stunting Preventive Group (KP stunting) so that the rate of stunting can be decreased comprehensively. Keywords: Preventive group (KP), Stunting, Couples of childbearing age, Pregnant women, Nursing mothers
PERUBAHAN PARADIGMA DALAM PANDEMI COVID 19 DAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0: Suatu Langkah Pengenalan pada Petani Sindang Jati Curup Dewi Sri; Feby Astrid K.; Maria F. S. Sulistyawati; Romlah Romlah; Anjelina Puspita Sari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.135-139.2021

Abstract

UMKM merupakan pelaku ekonomi yang mendukung perekonomian negara memiliki banyak kendala dalam usaha peningkatan kinerja perekonomiannya. Penghambat bagi mereka umumnya dikarenakan belum optimalnya kemampuan dalam berwirausaha. Dalam pengabdian dosen kali ini target yang ingin dicapai adalah merubah mindset, mengajarkan bagaimana membuat keuangan keluarga terkendali, demikian juga dalam menjaga kesehatan dalam era pandemi Covid 19. Hal yang tidak kalah penting adalah membukakan wawasan mengenai kemungkinan untuk melakukan ekonomi kreatif dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga. Kata kunci: Mindset, Keuangan Keluarga, Kesehatan, Ekonomi Kreatif ABSTRACT SMEs are economic actors that support the coutry’s economy and face many obstacles in effots to improve economic performance. Most of the obstacles for them due to their inadequate entrepreneurial skills. In this training, the target to achieved is to change the mindset, teach how to keep family finance under control, as wel as maintaining health in the era of teh Covid 19 pandemic. It is also important to open up insignts about the possibility of carrying out a creative economy in an effort to improve the family economy. Keywords: Mindset, Family Finances, Health, Creative Economy
PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN LELE BIOFLOK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA PANDAN ARANG, KABUPATEN OGAN ILIR Madyasta Anggana Rarassari; Marini Wijayanti; Sefti Heza Dwinanti; Retno Cahya Mukti; Danang Yonarta
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.75-80.2021

Abstract

Biofloc Technology (BFT) menjadi salah satu teknologi alternatif dalam akuakultur yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas air dan meningkatkan efesiensi pemanfaatan nutrisi. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan memberikan informasi kepada masyarakat dan petani tentang budidaya ikan Lele dengan sistem bioflok. Kegiatan ini dilakukan di Desa Pandan Arang, Kabupaten Ogan Ilir dengan menggunakan metode pemberdayaan partisipati aktif kelompok pembudidaya ikan pada mitra yang diajak kerjasama dengan transfer ilmu dan teknologi, meliput beberapa tahapan yaitu: 1) Persiapan; 2) Penyuluhan pembuatan pakan dan budidaya ikan; 3) Pembuatan demplot dan pendampingan; 4) Evaluasi dan pembuatan laporan hasil kegiatan. Hasil yang didapat bahwa kegiatan budidaya ikan lele dengan menerapkan sistem bioflok memberikan hasil dapat memperbaiki kualitas air pada budidaya ikan lele, terutama dalam menurunkan nilai ammonia dalam media budidaya. Serta memberikan pertumbuhan optimal pada ikan lele dengan bobot mutlak 8,4 gram/ekor dan pertumbuhan panjang mutlak 8,6 cm/ekor. Kata kunci: Biofloc Technology, Ikan Lele, Desa Pandan Arang, Budidaya Ikan ABSTRACT Biofloc Technology (BFT) is an alternative technology in aquaculture that aims to improve water quality and increase the efficiency of nutrient utilization. The purpose of this social dedication are to introduce and provide information to the public and farmers with biofloc system. This activity is carried out in Pandan Arang Village, Ogan Ilir District with an active participatory empowerment method for farmers fish in partners who are invited to collaborate with the transfer of knowledge and technology, covering several stages, 1) preparation; 2) counseling for feed and fish cultivation; creating demonstration plots and assistance; 4) evaluation and making reports on the results of activities. The results showed that catfish culture using the biofloc technology could improve water quality in catfish aquaculture, particularly in reducing the value of ammonia in the culture medium. As well as providing optimal growth in catfish witn an absolute weight of 8,4 gr and absolute length growth of 8,6 cm. Keywords: Biofloc Technology, Catfish, Pandan Arang Village, Aquaculture
IMPLEMENTASI MATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DI INDONESIA MELALUI INTERAKSI LINTAS BUDAYA MAHASISWA Robia Astuti; Nurmitasari Nurmitasari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.67-74.2021

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi kegiatan interaksi lintas budaya melalui bingkai pertukaran mahasiswa Nusantara dengan mengungkap adanya implementasi matematika pada kebudayaan lokal yang ada di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 November 2020 melalui webinar nasional yang diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam program PERMATA-SAKTI. Kemajuan teknologi informasi berbasis internet dan robotik yang biasa dikenal dengan nama revolusi industri 4.0 menjadi salah satu ancaman dan tantangan yang harus dihadapi agar keberadaan budaya tetap terjaga. Salah satu cara untuk melestarikan budaya tersebut adalah dengan memperkenalkan budaya pada mahasiswa melalui pembelajaran dengan cara mengintegrasikan budaya pada setiap mata kuliah. Oleh karena itu, melalui interaksi lintas budaya pada program PERMATA SAKTI ini sangat tepat untuk saling mengenalkan antar kebudayaan yang ada di Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pada tahap persiapan yaitu mempelajari masalah tentang kebudayaan, mendata mahasiswa, dan melibatkan mahasiswa untuk bersama-sama menganalisis kebudayaan pada masing-masing daerahnya yang terintegrasi matematika. Kegiatan pada tahap pelaksanaan adalah membimbing mahasiswa memperkenalkan kebudayan daerahnya yang terintegrasi matematika, disajikan dalam bentuk video, dan dipresentasikan melalui webinar. Pada tahap evaluasi, mahasiswa merevisi video berdasarkan saran dosen dan peserta lain saat webinar. Kata kunci: Interaksi Budaya, Matematika, Kebudayaan Indonesia, Webinar, Permata –Sakti ABSTRACT The purpose of this service activity is to facilitate cross-cultural interaction activities through the frame of Nusantara student exchange by revealing the implementation of mathematics in local cultures in Indonesia. This activity was carried out on November 9, 2020 through a national webinar which was attended by students who are members of the PERMATA-SAKTI program. The advancement of internet-based and robotic information technology which is commonly known as the industrial revolution 4.0 is one of the threats and challenges that must be faced so that the existence of culture is maintained. One way to preserve this culture is to introduce culture to students through learning by integrating culture in each subject. Therefore, through cross-cultural interactions in the PERMATA SAKTI program, it is very appropriate to introduce each other between cultures in Indonesia. The method of implementing this activity consists of three stages, namely the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. Activities in the preparation stage are studying problems about culture, registering students, and involving students to jointly analyze the culture in their respective areas which are integrated with mathematics. The activity at the implementation stage is to guide students to introduce regional culture that is integrated with mathematics, presented in video form, and presented through webinars. In the evaluation stage, students revise the video based on suggestions from lecturers and other participants during the webinar. Keywords: Cultural Interaction, Mathematics, Indonesian Cultures, Webinar, Permata –Sakti
EDUKASI PENGETAHUAN SANITASI PADA PRODUKSI KERUPUK IKAN DI UD SUMBER REJEKI SURABAYA Andre Yusuf Trisna Putra; Nove Kartika Erliyanti; Ira Wikartika
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.240-247.2021

Abstract

Sanitasi makanan adalah kegiatan yang dilakukan untuk membebaskan makanan dari kontaminasi makanan sehingga makanan tetap aman selama proses produksi makanan mulai dari penanganan bahan baku sampai distribusi produk kepada konsumen. Pengetahuan sanitasi sangat penting dimiliki oleh para pelaku industri makanan terutama pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pengetahuan sanitasi yang baik akan mendukung terciptanya produk yang bersih, aman bebas dari bahaya kesehatan. Edukasi tentang sanitasi makanan dilakukan kepada UD Sumber Rejeki yang bergerak pada produksi kerupuk ikan di kota Surabaya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama adalah proses koordinasi dengan mitra untuk melaksanakan rangkaian kegiatan. Tahap kedua adalah kegiatan inti yang terdiri dari pre-test, edukasi dan post-test. Materi yang disampaikan antara lain personal hygiene, sanitasi peralatan, dan sanitasi ruangan. Hasil pengamatan setelah kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sanitasi yang ada di UD Sumber Rejeki terjadi peningkatan positif. Pengetahuan tentang sanitasi meningkat dari 62% menjadi 82% dan pada penerapannya meningkat dari 44% menjadi 56%. Dari hasil kegiatan tersebut dapat dikatakan bahwa edukasi dalam bentuk penyuluhan merupakan salah satu cara efektif dalam menyampaikan materi sanitasi pada mitra. Hasil positif yang dicapai yaitu peningkatan pengetahuan sanitasi sebesar 10% dan penerapan program sanitasi sebesar 12%. Kata kunci: Kerupuk Ikan, Sanitasi, UMKM ABSTRACT Food sanitation is the practice of following certain rules and procedures to prevent the contamination of food, keeping it safe to eat during food processing from material handling to distribution. Sanitation knowledge is very important for food industry, especially UMKM (usaha kecil mikro dan menengah). Sanitation supports food products that are clea, safe and free from health hazards. Education was carried out to UD Sumber Rejeki, fish cracker industry in Surabaya. The program is implemented in two stages. The first stage is coordination with partner. The second stage consist of pre-test, counseling, and post-test. The content delivered includes personal hygiene, equipment sanitation and room sanitation. The result of post-activity observation showed that implementation of sanitation in UD Sumber Rejeki had a postif increase. Knowledge of sanitation increased from 62% to 82% and in practice increased from 44% to 56%. From the results of this activities, it can be said that counseling is an effective way to convey to sanitation knowledge to partners. Postif results were achieved for sanitation knowledge by 10%, and implemention of sanitation program by 12%. Keywords: Fish Cracker, Sanitation, UMKM