cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Endang Wiyanti; Solihatun Solihatun; Yulian Dinihari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.7-14.2021

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis android sebagai sarana pembelajaran jarak jauh di SMA Islam Terpadu Ar-Ridwan di wilayah Jati Asih, Bekasi.Mengingat pembelajaran saat ini masih melalui daring Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Adapun metode yang digunakan yaitu metode ceramah, dikombinasikan dengan metode ceramah plus, tanya jawab, dan tugas. Metode ceramah plus diskusi dan praktik pengunduhan software.Khalayak sasaran dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah guru mitra abdimas.Implikasi dari kegiatan ini adalah (1) Dapat membuat media pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, tanpa mengharuskan para guru mempunyai skill atau keterampilan koding; (2) Memungkinkan para guru untuk membuat media pembelajaran yang bersifat interaktif.Hasil kegiatan yakni guru merasa puas karena mempunyai solusi untuk memudahkan mereka dalam mengajar jarak jauh seperti sekarang dan memberikan gambaran pembuatan media untuk pembelajaran mobile atau mobile learning yaitu dengan aplikasi SAC (Smart Apps Creator 3.0). Kata Kunci: Media Pembelajaran berbasis android, Pembelajaran Jarak Jauh, aplikasi SAC (Smart Apps Creator 3.0). ABSTRACT This community service is to provide training in the creation of android-based learning media as a means of distance learning at SMA Islam Terpadu Ar-Ridwan in Jati Asih area, Bekasi. Considering the current learning is still through online Distance Learning (PJJ). The method used is the lecture method, combined with the plus lecture method, q&A, and tasks. Lecture methods plus discussion and software downloading practices. The target audience in the implementation of this activity is the teacher partner abdimas. The implication of this activity is (1) Can make learning media according to needs, without requiring teachers to have coding skills or skills; (2) Enable teachers to create interactive learning media. The result of the activity is that teachers are satisfied because they have a solution to facilitate them in teaching remotely as they are now and provide an overview of the creation of media for mobile learning that is with sac application (Smart Apps Creator 3.0). Keywords: Android-based Learning Media, distance Learning, SAC apps (Smart Apps Creator 3.0)
PENYULUHAN TENTANG DAGUSIBU PADA ANGGOTA PKK DI KECAMATAN SINGARAN PATI KELURAHAN LINGKAR TIMUR, KOTA BENGKULU Dwi Dominica; Reza Pertiwi; Deni Agus Triawan
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.166-172.2021

Abstract

Dampak dari kesalahan pengelolaan obat yang tidak tepat saat membuang obat akan menyebabkan Pencemaran lingkungan sehingga terganggunya keseimbangan ekosistem di sekitar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah DAGUSIBU. Cara ini menjelaskan tata cara pengelolaan obat dari awal mereka dapatkan hingga saat obat sudah tidak dikonsumsi lagi dan akhirnya dibuang. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain : Untuk meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pada anggota PKK di kecamatan singaran pati kelurahan Lingkar Timur kota Bengkulu agar tidak keliru dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode pendekatan melalui: Ceramah dan Tanya jawab, yang dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat apabila ada yang belum dipahamai untuk mengevaluasi keberhasilan penyuluhan. Dari hasil evaluasi kegiatan dan berdasarkan hasil pretest dan post tes yang dilakukan selama kegiatan menunjukkan hasil yang positif dimana terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dirumah. Kata kunci: Penyuluhan, Sosialisasi, DAGUSIBU, Anggota PKK, Singgaran Pati Kota Bengkulu ABSTRACT The impact of mismanagement of drugs that are not appropriate when disposing of drugs will cause environmental pollution so that the balance of the surrounding ecosystem is disrupted. One way of managing drugs that is good and correct is DAGUSIBU. This method describes the procedures for managing drugs from the beginning they were obtained until the time the drug was no longer consumed and finally discarded. The objectives of this community service activity include: To increase understanding and increase public awareness, especially for PKK members in Singaran pati sub-district, Bengkulu City so that they are not mistaken in obtaining, using, storing and disposing of drugs. The method used in this activity is the approach method through: Lecture and Question and Answer, which is carried out to provide opportunities for the community if there is something that is not understood yet to evaluate the success of counseling. From the results of the evaluation of the activities and based on the results of the pretest and posttests carried out during the activity, it shows positive results where there is an increase in people's knowledge in using, storing and disposing of medicines at home. Keywords: Counseling, Sosialization, DAGUSIBU, PKK Members, Singgaran Pati at Bengkulu city
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (Hermetia Illucens) Sri Mutiar; Ruri Wijayanti; Malse Anggia; Lisa Yusmita; Dewi Arziyah; Ariyeti Ariyeti; Anwar Kasim; Yulhendri Yulhendri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.110-114.2021

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada kelompok masyarakat untuk mampu mengolah sampah organic. Pengolahan dilakukan dengan memanfaatkan Larva Black Soldier Fly (BSF) sehingga menghasilkan larva BSF dan pupuk kompos. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Jawi-Jawi II, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaannya adalah pelatihan ketrampilan untuk pengolahan sampah organic dengan menggunakan larva BSF. Untuk meningkatkan produktifitas kelompok masyarakat dalam pengolahan dilakukan analisis dari kandungan gizi larva BSF dan kandungan kimia pupuk kompos. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah kelompok masyarakat di Kelurahan Jawi-jawi II mampu menghasilkan dua produk dari pengolahan sampah organic yaitu berupa (1) larva BSF dalam bentuk pupa yang dapat digunakan sebagai pakan dan (2) residu hasil penguraian oleh larva BSF sebagai kompos. Hasil uji dari larva BSF mengandung nutrient berupa protein, lemak dan mineral yang dapat dijadikan sebagai pakan ternak. Pupuk kompos yang dihasilkan dari residu penguraian larva BSF memiliki kandungan N : 1,04% , P :2,25%, K : 1,55 dan C/N 14,14%. Pupuk kompos yang dihasilkan dari kegiatan ini memenuhi standar SNI 19-7030-2004. Kata Kunci: Pelatihan, Pendampingan, Larva Black Soldier Fly ABSTRACT The purpose of this community service is to provide knowledge and skills to community groups to be able to process organic waste. Processing is carried out by utilizing Black Soldier Fly (BSF) larvae to produce BSF larvae and compost. This activity was carried out in Jawi-Jawi II villages in the district Pariaman, Pariaman City of West Sumatra. The method used in its implementation is skills training for organic waste processing using BSF larvae. To increase the productivity of community groups in processing, an analysis of the nutritional content of BSF larvae and the chemical content of compost was carried out. The output of this service activity is that the community groups in Jawi-jawi II Villages are able to produce two products from organic waste processing, (1) BSF larvae in the form of pupae which can be used as feed and (2) residue from the decomposition of BSF larvae as compost. The test results of BSF larvae contain nutrients in the form of protein, fat and minerals which can be used as animal feed. The compost produced from the residual decomposition of BSF larvae contains N: 1.04%, P: 2.25%, K: 1.55 and C / N 14.14%. The compost produced from this activity meets standards the SNI 19-7030-2004. Keywords: Training, Mentoring, Black Soldier Fly Larvae
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN IKAN BAGI PEMUDA DAN PEMBUDIDAYA IKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN ALOR Yulianto Tell; Zakarias Adrianto Mautuka; Mando Kolimon; Dina Lande
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.272-279.2021

Abstract

Tingginya harga pakan ikan di pasaran mengakibatkan banyak pembudidaya ikan di kabupaten Alor tidak dapat menyediakan pakan ikan secara berkesinambungan. Kebutuhan pakan ikan selama ini hanya mengandalkan pasokan dari luar melalui bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor. Ketika terjadi pembatasan akses akibat pandemi Covid-19 di kabupaten Alor, telah mengakibatkan terhentinya rantai pasokan pakan ikan dari luar. Pada sisi lain, para pembudidaya ikan di kabupaten Alor tidak memiliki pemahaman dan keterampilan dalam memproduksi pakan ikan secara mandiri. Dalam kondisi demikian maka kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilaksanakan khususnya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pembudidaya ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yakni pelatihan formulasi pakan ikan melalui FGD dan praktek pembuatan pakan ikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan adalah 58,43% meningkat menjadi 79,76% setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa perpaduan metode pelatihan dalam bentuk FGD dan praktek kerja memiliki dampak positif dalam peningkatan pemahaman peserta. Secara umum kegiatan pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman peserta dengan peningkatan pemahaman sebesar 21,33%. Kata kunci: FGD, Covid-19, Pakan Ikan, Formulasi ABSTRACT The high price of fish feed in the market has resulted in many fish farmers in the Alor district being unable to provide fish feed sustainably. The need for fish feed has so far only relied on supplies from outside through the assistance of the Alor Regency Marine and Fisheries Service. When there was a restriction on access due to the Covid-19 pandemic in the Alor district, it had resulted in the interruption of the supply chain for fish food from outside. On the other hand, fish cultivators in the Alor district do not have the understanding and skills in producing fish feed independently. In such conditions, community service activities need to be carried out in particular to improve the understanding and skills of fish cultivators. The method used in the community service was training in fish feed formulation through FGD and practice of making fish feed. The analysis showed that the participant’s level of understanding before attending the training was 58.43%, increasing to 79.76% after attending the training. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the combination of training methods in the form of FGDs and practical work has a positive impact on increasing participant’s understanding. In general, this training activity has increased participant’s understanding by increasing understanding by 21.33%. Keywords: FGD, covid-19, Fish Feed, Formulation
PEDULI DAN TANGGAP ANAK JALANAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PEKANBARU Hotmauli Hotmauli; Imelda Fitri; Yusmaharani Yusmaharani; Fenny Anita
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.42-47.2021

Abstract

Jumlah anak jalan di Indonesia menunjukkan angka yang memperihatinkan mencapai 135.983 jiwa dan Provinsi Riau tergolong tinggi mencapai 256 orang anak terlantar.Komunitas Bahu Jalanan (KBJ) merupakan salah satu komunitas sosial peduli anak jalanan yang ada di kota pekanbaru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak jalanan tentang menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak untuk memutus mata rantai penularan penyakit corona.Program ini dilaksanakan selama 2 kali tanggal 24 Januari dan 29 April 2020 dalam bentuk penyuluhan kesehatan kepada anak jalanan dan KBJ dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang diakhiri dengan Tanya jawab.Tim pengabdi mengharapkan partisipasi KBJ dalam melakukan pendampingan kepada anak jalanan untuk tetap disiplin menjaga kesehatan terutama selama pandemic covid-19. Kata Kunci: Peduli, Tanggap, Anak Jalanan, Covid-19 ABSTRACT The number of street children in Indonesia show an alarming number reaching 135.983 people and Riau Province is classified as high, reaching 256 neglected. Komunitas Bahu Jalanan (KBJ) is a social community that cares for street children in the city of Pekanbaru. This community service activity aims ti increase the knowledge and awareness of street children about using masks, washing hands, maintaining distance to break the chain of transmission of the corona disease. This program was implemented 2 time on January 24 th and April 29 th 2020 in the form of health education to street children and KBJ with a total of 20 participants ending with a question and answer. The service team hopes that KBJ’s participation in providing assistance to street children to remain disciplined in maintaining health, especially during the covid-19 pandemic. Keywords: Care giving, Responsive, Street Children, Covid-19
PERBAIKAN USAHA PETERNAKAN MELALUI INTRODUKSI INOVASI DAN PENINGKATAN MOTIVASI DI KELOMPOK TARUKO SAIYO, KECAMATAN PAUH PADANG Ediset Ediset; Jaswandi Jaswandi; Rusmana Rusmana; Amrizal Anas; Edwin Heriyanto
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.81-87.2021

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada usaha peternakan sapi potong di kelompok Taruko Saiyo, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh Kota Padang. Permasalahan dikelompok sasaran adalah adopsi inovasi oleh peternakan rendah karena kurang mendapat penyuluhan dan motivasi usaha anggota kelompok menurun. Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) Introduksi inovasi peternakan dan 2) Meningkatkan motivasi angota kelompok Taruko Saiyo dalam menjalankan usaha peternakan sapi Potong. Transfer pengetahuan pada kelompok sasaran di lakukan dengan menggunakan metode penyuluhan melalui pendekatan ceramah dan sosialisasi. Hasil dari kegiatan adalah terjadi perubahan perilaku sasaran terutama pada aspek koqnitif, yaitu perubahan pengetahuan anggota kelompok Taruko Saiyo dari tidak mengetahui jenis jenis inovasi peternakan menjadi tahu, baik itu inovasi pada aspek pakan, aspek reproduksi maupun inovasi dalam bentuk program dan kebijakan pemerintah. Terjadi peningkatan motivasi anggota kelompok sasaran yang tergambar dari bergabungnya kembali anggota kelompok yang sebelumnya sudah tidak aktif dari keanggotaan dan terpilihnya kepengurusan baru di kelompok Taruko Saiyo. Kata Kunci: Introduksi Inovasi, Inovasi Peternakan, Motivasi Usaha, Perbaikan Usaha, Usaha Peternakan ABSTRACT This community service activity is carried out in the beef cattle business in the Taruko Saiyo group, Cupak Tangah Village, Pauh District, Padang City. The problem in the target group is the low adoption of innovation by farms due to lack of counseling and decreased business motivation of group members. The objectives of this activity are 1) Introducing livestock innovations and 2) Increasing the motivation of the Taruko Saiyo group members in running a beef cattle business. Transfer of knowledge to target groups is carried out using extension methods through lecture and socialization approaches. The result of the activity is that there is a change in target behavior, especially in the competitive aspect, namely a change in the knowledge of the Taruko Saiyo group members from not knowing the types of livestock innovations to knowing, both innovations in the aspects of feed, aspects of reproduction and innovation in the form of government programs and policies. There was an increase in the motivation of target group members as reflected in the rejoining of group members who had previously been inactive from membership and the election of new management in the Taruko Saiyo group. Keywords: Introduction of Innovations, Livestock Innovation, Business Motivation, Business Improvement, Livestock Business
UKM “BANGKIT”: STRATEGI PENGUATAN EKONOMI DAN KEBANGKITAN DI ERA KENORMALAN BARU COVID-19 Surahma Asti Mulasari; Fatwa Tentama; Tri Wahyuni Sukesi; Sulistyawati Sulistyawati; Lu'lu' Nafiati; Herman Yuliansyah; Siti Kurnia Widi Hastuti; Rokhmayanti Rokhmayanti
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.140-146.2021

Abstract

Latar belakang: Usaha Kecil Menengah (UKM) Bangkit merupakan sebuah unit usaha yang didirikan oleh organisasi Kreatif dan Wisata Lokal yang ada di Desa Ngoro-oro. UKM Bangkit memiliki unit usaha kuliner berupa kripik dari sayuran, olahan singkong, olahan pisang, dan olahan potensi lokal lainnya, serta unit pariwisata. UKM Bangkit dibentuk untuk mewadahi kelompok produktif di Desa Ngoro-oro dengan harapan dapat saling mendukung untuk menguatkan ekonomi masyarakat di era kenormalan baru Covid-19. Tujuan: Membangkitkan kembali perekonomian di Desa Ngoro-oro yang terdampak selama pandemi Covid-19 baik dari pemasaran, manajerial, modal, optimalisasi pemasok bahan baku pembuatan produk, pembuatan jejaring pemasaran serta pelatihan Protokol K3 Covid-19 dan risikonya dalam menjalankan aktivitas ekonomi di era adaptasi Covid-19. Metode: Program UKM Bangkit ini dilaksanakan dengan kerjasama antara tim pengusul, mahasiswa dan mitra (Pemerintah Desa Ngoro-oro). Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan motivasi berwirausaha, penyuluhan Adaptasi Covid-19 di sektor ekonomi, dan Focus Grup Discussion (FGD) untuk membuat sistem jejaring produsen, pemasok bahan baku dan pemasaran. Program terjadwal selama tiga bulan dari Oktober – Desember 2020. Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan bagian dari kegiatan Hibah UKM Indonesia Bangkit 2020 yang didanai oleh RISTEK-BRIN. Hasil: Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Ngoro-oro menghasilkan terbentuknya UKM Bangkit yang dikelola oleh masyarakat di tingkat desa. Dengan adanya potensi bahan baku yang ada di Desa Ngoro-oro mampu dimanfaatkan menjadi makanan yang dapat dijual di sekitar wilayah Desa Ngoro-oro serta sebagai pendukung bidang kuliner Desa wisata Ngoro-oro. UKM Bangkit menyediakan jejaring beberapa toko/warung yang bisa digunakan untuk menitipkan barang dagangannya di sekitar Patuk Gunungkidul. Dampak: Masyarakat menjadi lebih bersemangat untuk berkegiatan di Era Adaptasi Covid-19, masyarakat bisa kembali produktif dengan adanya kegiatan di UKM Bangkit serta dapat menambah penghasilan masyarakat. Kata kunci: Objek wisata, UKM, Kuliner, Covid-19, Adaptasi ABSTRACT Background: “Bangkit” Small and Medium Enterprises (UKM) is a business unit established by the Creative and Local Tourism organization in Ngoro-oro Village, Gunungkidul District. UKM Bangkit has a culinary business unit in the form of chips from vegetables, cassava, bananas and other local potentials and a tourism unit. UKM Bangkit was developed to accommodate productive groups in Ngoro-oro with an expectation to support each other aimed to strengthen the community economy in the new era of Covid-19. Purpose: To revive the economy in Ngoro-oro Village which was affected by the Covid-19 pandemic – in term of marketing, managerial, capital, optimization of suppliers of raw materials for product manufacture, creation of marketing networks, training on the Covid-19 health protocol and the risks involved in carrying out economic activities in the era of Covid-19 adaptation. Methods: The UKM Bangkit program is implemented in collaboration between the team, students and partners (Ngoro-oro Village Government). The method used to reach the aim is entrepreneurial motivation training, counselling on Covid-19 adaptation in the economic sector, and Focus Group Discussions (FGD) to create a network system for producers, suppliers of raw materials and marketing. The program is scheduled for three months from October to December 2020. This community service is part of the 2020 grant namely Bangkit Indonesia Bangkit for UKM that funded by RISTEK-BRIN. Result: The activities carried out in Ngoro-oro Village resulted in the formation of UKM Bangkit which was managed by the community at the village level. With the potential for the existing raw materials in Ngoro-oro Village, it can be used as food that can be sold around the Ngoro-oro Village area and as a supporter of the culinary field of the Ngoro-oro tourism village. UKM Bangkit provides a network of several shops that can be used to deposit their merchandise around Patuk Gunungkidul. Impact: The community becomes more enthusiastic about doing activities in the Covid-19 adaptation era, the community can return to productivity with the activities at UKM Bangkit and can increase people's income. Keywords: Tourism, UKM, Culinary, Covid-19, Adaptation
ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN LOKAL DI KENAGARIAN ANDALEH, LIMAPULUH KOTA Prima Yaumil Fajri; Nela Eska Putri; Rilma Novita; Gusmalini Gusmalini; Yenni Muchrida
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.81-86.2021

Abstract

Jagung banyak dibudidayakan di Kenagarian Andaleh di Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota. Jenis jagung yang dibudidayakan adalah jagung gigi kuda yang sering dijadikan sebagai pakan ternak terutama pakan unggas. Jagung gigi kuda memiliki biji berbentuk gigi, mengandung karbohidrat (pati) yang tinggi, dan bertekstur keras. Ciri khas jagung ini adalah memiliki biji yang melekuk di bagian tengah atau bagian atas biji. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masayarakat Nagari Andaleh Kecamatan Luak, tentang pemanfaatan bahan pangan lokal, khususnya komoditi jagung ini melalui alih teknologi pengolahan menjadi nugget jagung. Kegiatan diawali dengan memberikan penyuluhan tentang praktik sanitasi, meliputi sanitasi pekerja, sanitasi peralatan, dan sanitasi pengolahan, serta cara pengolahan pangan yang baik. Nugget jagung dibuat dari campuran daging ayam dan jagung dengan perbandingan 1:0.2. Melalui kegiatan ini, masyarakat mampu menerapkan higieni dan sanitasi dalam pengolahan pangan, serta memiliki keahlian dalam pengolahan jagung menjadi produk pangan baru, yaitu nugget jagung, sehingga meningkatkan pemanfaatan bahan pangan lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan alih teknologi pemanfaatan bahan pangan lokal jagung diharapkan tumbuh motivasi untuk mengembangkan usaha skala rumah tangga yang berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat di Kenagarian Andaleh. Kata kunci: Jagung Gigi Kuda, Nagari Andaleh, Nugget Jagung, Alih Teknologi, Pangan Lokal ABSTRACT Corn is widely cultivated in Andaleh Village, Luak Sub-district, Lima Puluh Kota Regency. The type of corn that cultivated in this village is dent corn (Zea mays var. indentata), which often used as animal feed, especially poultry feed. Dent corn has a tooth-shaped seed, contains high carbohydrates (starch), and has a hard texture. The characteristic of this corn form is that the seeds have an indentation in the middle or top of the seed. The purpose of this programs was to increased the knowledge Andaleh Village community, Luak District, about the utilization of local food, especially dent corn through the transition technology of corn processing to be corn nuggets. The activity began with provided counseling on sanitation practices, including personal sanitation, equipment sanitation, and processing sanitation, as well as good manufacturing practice. Corn nuggets were made from a mixture of chicken and corn in a ratio of 1: 0.2. Through this programs, the community will be able to apply hygiene and sanitation in food processing, and have expertise in processing corn into new products like nuggets, thereby can increase the utilization of local foodstuffs and improve the community's economy. Transition technology to use local dent corn was expected to grow the motivation of community to develop household-scale businesses that have an effect to increase the economy of the Andaleh Village community. Keywords: Dent Corn, Andaleh Village, Corn Nugget, Transition of Technology, Local Foods
PENYULUHAN, PELATIHAN, DAN PERAGAAN PROSES PENGOLAHAN KENTANG MENJADI BERBAGAI PRODUK PANGAN KOMERSIL Rini B; Fauzan Azima; Kesuma Sayuti; Novelina Novelina; Rina Yenrina; Novizar Nazir; Tuty Anggraini; Hasbullah Hasbullah; Aisman Aisman; Daimon Syukri; Diana Sylvi; Purnama Dini Hari; Ismed Ismed; Cesar Welya Refdi; Wellyalina Wellyalina; Felga Zulfia Rasdiana; Reni Koja
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.248-252.2021

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas Padang ini bekerja sama dengan mitrayaitu Pondok Pesantren Dr M Natsir di Batu Bagiriak Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Lokasi kegiatan pengabdian merupakan pondok pesantren yang mana di lingkungan sekitar kaya akan hasil pertanian dan perkebunan. Salah satu komoditi yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat sekitaran pondok pesantren adalah kentang. Tanaman kentang ditanam masyarakat di pinggiran kebun atau di pekarangan rumah, tanaman ini tumbuh subur dan berproduksi cukup tinggi di daerah ini. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah 1) Umumnya kentang hanya dijual dalam bentuk mentah, pengolahan yang umum dilakukan masyarakat setempat hanya sekedar direbus atau digoreng saja dengan campuran dengan cabe merah, 2) Kurangnya pengetahuan anggota kelompok dalam aspek pengolahan berbagai macam produk olahan. Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah 1) Mengevaluasi kegiatan budidaya pertanian dan perkebunan yang ada dilokasi mitra, 2) Kegiatan penyuluhan pengolahan produk olahan dari kentanguntuk meningkatkan nilai jual produk dan ekonomi petani 3) Diversifikasi produk olahan dari kentang untuk meningkatkan umur simpan produk dengan pembuatan berbagai macam produk yaitu donat frozen, stik frozen, es krim, kulit kebab, dan minuman fungsional. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar serta tingginya antusias peserta dalam mengikuti kegiatan ini terutama pada kegiatan pengolahan produk. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi usaha mitra,dan peningkatan pendapatan mitra. Kata Kunci: Batu Bagiriak Alahan Panjang, Pertanian, Kentang, Diversifikasi, Wirausaha
PENGUATAN EKONOMI BUMDES LUBUK KERTANG MELALUI PEMETAAN POTENSI DESA SECARA PARTISIPATIF Yeni Absah; Endang Sulistya Rini; Farid Aulia
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.15-22.2021

Abstract

Pengurus BUMDes harus memiliki kemampuan memahami potensi desa, menyusun tata kelola yang baik dimulai dari rencana sumberdaya yang dibutuhkan, jenis usaha yang dikembangkan, proses pelaksanaan secara partisipatif, transparan dan akuntabel. Kondisi eksisting BUMDes Lubuk Kertang masih perlu pembenahan dari pemahaman potensi desa, tata kelola, pemilihan dan pengembangan jenis usaha yang dikelola BUMDes secara berkelanjutan.Metode dalam kegiatan ini adalah melalui sosialisasi kegiatan pelatihan penguatan ekonomi BUMDes Lubuk Kertang Melalui Pemetaan potensi desa secara partisipatif, pelatihan penguatan ekonomi BUMDes Lubuk Kertang melalui pemetaan potensi desa secara partisipatif, penguatan tata Kelola melalui pengembangan unit usaha BUMDes Lubuk Kertang, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari program kemitraan kepada masyarakat ini adalah kelompok mitra dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola BUMDes dengan memilih dan mengembangkan jenis-jenis usaha yang ada berdasarkan potensi sumberdaya lokal desa melalui pemetaan potensi desa secara partisipatif dalam melakukan tata kelola BUMDes yang baik dan benar, sehingga mampu bersinergi dengan Pemerintah Desa Lubuk Kertang dan masyarakat sebagai pelaku wirausaha desa. Kata Kunci: Peningkatan Kemampuan, Tata Kelola, Potensi Desa, Pemilihan dan Pengembangan Unit Usaha ABSTRACT Administrators must have the ability to understand the potential of the village, formulate good governance starting from the resource plan needed, the type of business developed, the implementation process in a participatory, transparent and accountable manner. The existing condition of BUMDes Lubuk Kertang still needs improvement from the understanding of village potential, governance, selection and development of types of businesses managed by BUMDes in a sustainable manner. The method in this activity is through the dissemination of training activities for economic strengthening of the Lubuk Kertang BUMDes through participatory mapping of village potentials, training on strengthening the economy of the Lubuk Kertang BUMDes through participatory mapping of village potential, strengthening governance through the development of the Lubuk Kertang BUMDes business unit, and monitoring and evaluation. The result of this partnership program with the community is that partner groups can improve their ability to manage BUMDes by selecting and developing existing types of businesses based on the potential of village local resources through participatory mapping of village potentials in carrying out good and correct BUMDes governance, so that they can work together. with the Lubuk Kertang Village Government and the community as village entrepreneurs. Keywords: Capacity Building, Village Potential, Selection and Development Business Unit