cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
EFFISIENSI FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI KEDELAI Eti Suminartika
Sosiohumaniora Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.008 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i2.14879

Abstract

Dominanya ketergantungan kedelai impor berdampak kurang baik dalam menjaga keamanan pangan, karena banyaknya impor kedelai menyedot devisa negara. Di sisi lain jika terjadi penurunan nilai tukar rupiah maka berdampak pada kesetabilan harga kedelai nasional dan mengganggu kesetabilan proses produksi olahan kedelai. Oleh karena itu diperlukan upaya megembangkan kedelai lokal. Untuk mengembangkan kedelai lokal, pengelolaan penggunaan faktor produksi yang tepat dan efisien diperlukan untuk meningkatkan produksi dan menjaga keberlanjutan usaha. Penggunaan faktor produksi yang effisien berdampak pada penggunaan input produksi yang sesuai dengan ketentuan untuk mendapatkan produksi yang optimal. Pada umumnya petani dalam menggunakan faktor produksi tidak optimal. Tujuan penelitin ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kedelai dan untuk menganalisis tingkat effisiensi harga dari faktor-faktor produksi kedelai. Penelitian dilaksanakan di desa Sukaselamet kecamatan Kroya kabupaten Indramayu. Metoda yang digunakan adalah metoda survey, data yang digunakan terdiri data primer (dari petani) dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis ekonometrik (model produksi kedelai) dan analisis matematik. Hasil penelitian menunjukkan, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kedelai adalah penggunaan benih, pupuk urea dan pupuk SP36, faktor produksi tersebut berpengaruh karena penggunaannya masih dibawah standar dosis anjuran. Penggunaan benih, pupuk urea dan pupuk SP36 oleh petani kondisinya belum effisien sehingga perlu ditambah penggunaanya, sementara penggunaan NPK sudah tidak lagi effisien sehingga penggunaaanya perlu dikurangi. 
PROFIL KOMUNIKASI DAN BUDAYA ORGANISASI PADA LEMBAGA/FAKULTAS DI UNIVERSITAS PADJADJ Elvinaro Ardianto; Iim Nuryati; Lukiati Komala Erdinaya
Sosiohumaniora Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v5i3.5524

Abstract

Penelitian ini berjudul “Profil Komunikasi dan Budaya Organisasi pada Lembaga/Fakultas di Universitas Padjadjaran, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui profil komunikasi dan budaya organisasi (Iklim Komunikasi, kepuasan organisasi dan budaya organisasi). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan instrumen penelitian angket. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa profil komunikasi dan budaya organisasi Lembaga/Fakultas di Universitas Padjadjaran adalah baik. Hanya masih ditemukan perilaku nepotisme atasan dalam membangun iklim komunikasi dan budaya organisasi di Unpad. Saran penelitian ini adalah masih perlu ditingkatkan kepuasan organisasi, keterbukaan atasan, hubungan sesama karyawan dan perlu dihilangkan atau dikurangi perilaku nepotisme atasan. Kata Kunci : Profil Komunikasi, budaya organisasi, Unpad
KEMAMPUAN PEREMPUAN TANI DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA Hayati -; Siti Amanah; Aida Vitayala Hubeis; Prabowo Tjitropanoto Tjitropanoto
Sosiohumaniora Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.851 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v17i3.8340

Abstract

Perempuan tani di Kabupaten Lombok Timur berperan intensif dalam produksi, pengolahan, penyiapan dan pendistribusian pangan keluarga, namun kualitas konsumsi pangan rumah tangga masih rendah. Rata-rata asupan energi hariannya di bawah skor nasional. Kondisi ini dikarenakan kemampuan perempuan tani sebagai pelaku penting belum memadai untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kemampuan perempuan tani, dan menganalisis kemampuan perempuan tani mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian menggunakan metode penelitian survei dengan jumlah sampel sebanyak 300 rumah tangga yang tersebar di Kecamatan Terara danAikmel Kabupaten Lombok Timur. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pribadi perempuan tani kuat dalam hal kematangan dan motivasi, namun lemah dalam pendidikan formal dan non formal.Perempuan tani dominan dalam pengambilan keputusan rumah tangga tetapi rendah pendapatannya. Perempuan tani tidak mendapatkan dukungan sosial budaya, dan terbatasnya akses terhadap sumber daya produktif. Secara umum, dukungan penyuluhan terhadap perempuan tani dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga juga lemah. Tingkat kemampuan perempuan tani secara teknis lebih baik daripada secara manajerial dan sosial rendah. Kemampuan perempuan tani dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga berhubungan positif dan nyata dengan pendidikan non formal, motivasi, tanggungan keluarga, luas lahan, keputusan, akses sumberdaya dan penyuluhan. Untuk itu, diperlukan penyuluhan ketahanan pangan yang intensif dan spesifik bagi perempuan tani.Katakunci: perempuan tani, kemampuan, extension, ketahanan pangan rumah tangga
PEMBERDAYAAN POTENSI PENGUSAHA KECIL DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA DALAM MENYONGSONG ERA GLOBALISASI Suryana Sumantri
Sosiohumaniora Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v4i1.5258

Abstract

Kajian ini menitikberatkan pada pengaruh pelatihan pengembangan kewirausahaan terhadap peningkatan motif berprestasi, sikap dan perilaku berwirausaha, dan aktivitas berwirausaha. Pemberian pelatihan sebagai suatu intervensi psikologis yang mengacu pada model belajar melalui pengalaman. Belajar merupakan suatu perubahan ke arah yang lebih baik. Faktor yang penting dalam proses belajar adalah faktor motivasi untuk belajar. Selain motivasi untuk belajar faktor lain yang tidak kalah penting adalah rangsang, respons dan pengokohan. Pemberian pengokohan yang tepat akan memunculkan respon yang diharapkan. Pengkohan dan pemberian imbalan merupakan aspek-aspek yang penting dalam belajar. Pemberian umpan balik, partisipasi aktif pelatih dan yang belajar, serta penentuan sasaran belajar merupakan aspek yang penting pula. David A. Kolb telah mengembangkan model belajar melalui pengalaman. Ada empat tahap belajar menurut model Kolb, yaitu: (1) concrete experience, merupakan belajar melalui pengalaman nyata, (2) reflective observation, belajar melalui tahap ini biasanya lebih menguntungkan, karena yang belajar akan mengobservasi keseluruhan fenomena alamiah yang ada, (3) abstract conceptualization, belajar teori dan konsep-konsep (4) Active experimentation, yaitu belajar melalui apa yang dikerjakan. Perilaku berwirausaha yang bersifat prestatif pada dasarnya terbentuk karena adanya motif prestasi yang tinggi, sikap yang positif terhadap dunia usaha, dan didukung oleh kemampuan usaha yang baik yang akhirnya akan menghasilkan hasil usaha yang bermutu.Rancangan penelitian ini merupakan rancangan penelitian kuasi-eksperimen. Penelitian dilakukan di sentra industri yang bergerak dibidang industri kulit, keramik, logam dan tekstil. Subyek penelitian terdiri dari para pengusaha kecil di sentra industri tersebut yang memenuhi syarat penelitian. Alat ukur (kuesioner) yang disusun dan dimodifikasi berdasar pada kuesioner PMT dari Hermans, kuesioner perilaku berusaha dari Hawkins & Turla, dan hasil usaha yang disusun sendiri oleh peneliti. Uji coba dilakukan pada 23 orang pengusaha kecil di sentra industri tersebut. Setelah diujicoba menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang baik, Modul pelatihan dirancang mengacu pada Achievement Motivation Training (AMT) dengan beberapa penambahan dan pengurangan. Pemberian umpan balik diperkaya dengan tuntunan bertingkahlaku (ahlaq) dalam agama Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan pengembangan kewirausahaan bernuansa islami dapat meningkatkan motif berprestasi, sikap dan perilaku berwirausaha, serta aktivitas berwirausaha. Tetapi para pengusaha kecil masih belum mencerminkan kelompok pengusaha yang tangguh, maju dan mandiri. Kata kunci : Kemampuan berwirausaha, sikap dan perilaku berwirausaha, pelatihan pengembangan kewirausahaan sebagai suatu intervensi psikologis.
IMPLIKASI PROGRAM DANA DESA TERHADAP KOHESI SOSIAL DI DESA TAMALATE KABUPATEN TAKALAR Muhammad Faisal
Sosiohumaniora Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.608 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v20i3.16070

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implikasi pelaksanaan program dana desa terhadap kohesi sosial. Pelaksanaan program dana desa menjadi penting untuk dianalisis karena kehadirannya adalah untuk memperkuat masyarakat desa sebagai subjek pembangunan.Jenis penelitian ini adalah korelasional prediktif, non eksperimental. Data diperoleh melalui instrumen berupa kuesioner. Responden penelitian ini adalah 265 warga Desa Tamalate (198 laki-laki, 67 perempuan)yang diambil dengan teknik convenience sampling, insidental, dan secara purposif diupayakan agar responden dapat dijaring pada setiap RW dari 10 RW di Desa Tamalate dan berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji regresi linear satu variabel independen dan dengan bantuan Program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program dana desa berimplikasi positif dan siginifikan terhadap kohesi sosial masyarakat. Dari persamaan regresi linear diperoleh informasi bahwa pelaksanaan program dana desa berkontribusi sebesar 0,539 terhadap kohesi sosial. Nilai R Square sebesar 0,300 yang menjelaskan bahwa sebanyak 30% variasi yang berbeda dari kohesi sosial ditentukan oleh pelaksanaan program dana desa pada taraf signifikansi = 0,05. Kohesi sosial tercipta seiring dengan munculnya rasa suka diantara anggota masyarakat dan interaksi yang terjadi didominasi kerjasama serta mempunyai tujuan yang terkait satu dengan lainnya. 
ULAMA, JAWARA, DAN UMARO: Studi Tentang Elite Lokal di Banten Karomani Karomani
Sosiohumaniora Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.699 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i2.5417

Abstract

Elite adalah kelompok orang yang memegang peran penting dalam masyarakat. Ulama, jawara, dan umaro di Banten merupakan elite lokal yang memiliki pengaruh dalam masyarakat. Ulama memiliki pengaruh kuat dalam bidang keagamaan, jawara memiliki pengaruh kuat dalam bidang adat, seni dan budaya, dan umaro memiliki pengaruh kuat dalam jaringan kekuasaan pemerintahan. Dalam perjalanan sejarah elite acapakli terjadi perubahan dominasi elite. Ulama dan umaro dahulu memegang peran penting dan dominan dalam struktur stratifikasi sosial masyarakat Banten dibandingkan dengan elte jawara. Bahkan pendiri kesultanan Banten Syarif Hidayatullah dan anaknya Sultan Hasanudin adalah seorang ulama. Dewasa ini dominasi elite di Banten cenderung bergeser. Ulama bukan lagi elite dominan. Dalam era otonomi daerah, jawara di Banten tampak menjadi elite yang amat berkuasa. Jawara memperoleh lahan bermain di lingkungan pemerintahan yang amat menguntungkan posisi politik dan ekonominya dibandingkan dengan elite ulama.
POTRET PERGESERAN MAKNA BUDAYA MA’NENE DI KECAMATAN BARUPPU KABUPATEN TORAJA UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN Yusri aldiano; Mardianto Barumbun
Sosiohumaniora Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.739 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i3.5758

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pergeseran makna yang terjadi pada budayaMa’nene masyarakat Baruppu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakanpendekatan etnografi, peneliti berusaha mencari makna yang ada di balik simbol- simbol yang digunakandalam upacara Ma’nene. Sampel sumber data dipilih secara purposive dan bersifat snowball sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisisdata dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan dansetelah selesai di lapangan. Pergeseran makna yang terjadi dalam ritual ini disebabkan karena polapikir masyarakat setempat yang menganggap bahwa penyelenggaraan upacara adat ini hanya sekedarmeneruskan budaya leluhur tanpa melihat kemurnian akan tujuan awal upacara adat itu diselenggarakanyakni sebagai wujud penghormatan dan kepedulian kepada leluhur. Hal tersebut terlihat dari penambahanatau pun pengurangan simbol-simbol yang terdapat dalam ritual Ma’nene. Rasionalitas, faktor ekonomi,dan budaya instan merupakan faktor penyebab pergeseran pola pikir masyarakat Baruppu.
FAKTOR PENGHAMBAT KERAJINAN ANYAMAN TANGAN DI PERBATASAN SAJINGAN BESAR DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN A Razak; - Elyta
Sosiohumaniora Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.962 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i3.13403

Abstract

Salah satu kerajinan anyaman tangan Kalimantan Barat berasal dari perbatasan Sajingan Besar Kabupaten Sambas, kerajinan anyaman tangan tersebut merupakan warisan secara turun temurun yang membutuhkan pembinaan melalui inovasi dari regenerasi baru. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif,  peneliti melakukan wawancara dari berbagai informan dan mengumpulkan data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua faktor penghambat pengembangan kerajinan anyaman tangan di wilayah perbatasan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN yaitu: 1) pola pikir masyarakat kurang inovatif dikarenakan kurangnya lembaga pendidikan dan pembinaan anyaman kerajinan untuk masyarakat sehingga kerajinan anyaman tangan sulit berkembang. Rendahnya kualitas sumber daya manusia membuat pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat perbatasan Sajingan Besar Kabupaten Sambas; 2) pemasaran produktifitas kerajinan anyaman tangan terkendala karena belum diresmikannya Pos Lintas Batas Negara Aruk di Kabupaten Sambas sehingga produk kerajinan anyaman tangan di wilayah perbatasan Sajingan Besar Kabupaten Sambas sulit bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. 
ANALISIS PENERAPAN MARKETING VALUE DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN: Studi Kasus pada Konsumen Motor Yamaha di Makassar M.Yunus Amar; Konde Pagau Alexander
Sosiohumaniora Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v9i2.5383

Abstract

Marketing value merupakan sebuah paradigma pemasaran yang banyak diterapkan oleh perusahaan, baik perusahaan manufakturing maupun perusahaan jasa, untuk memenangkan persaingan merebut pasar konsumen. Marketing value yang dibangun oleh perusahaan melalui merek, pelayanan, dan proses. Penelitian ini menitikberatkan pada sejauh mana implementasi marketing value oleh suatu perusahaan distributor Motor Yamaha pada konsumennya dan bagaimana pula pengaruhnya terhadap kepuasan konsumennya yang berada di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Kuesioner disusun dengan kualifikasi skala Likers. Sampel data dari populasi menggunakan Stratified sampling. Metode Analisis Jalur digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh marketing value terhadap tingkat kepuasan konsumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1), perusahaan ini menerapkan variabel marketing value melalui : merek, pelayanan, dan proses denga baik; (2), variabel marketing value (mereka, pelayanan, dan proses) berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kepuasan konsumennya. Kata Kunci : Marketing value, kepuasan konsumen.
DETERMINAN PERMINTAAN PEMBIAYAAN SYARIAH DETERMINAN PERMINTAAN PETANI KELAPA SAWIT TERHADAP PEMBIAYAAN SYARIAH Henny Indrawati
Sosiohumaniora Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.839 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i2.5725

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perkebunan Provinsi Riau umumnya,dan Kabupaten Kampar khususnya. Oleh karena itu perkebunan kelapa sawit perlu dikembangkan, sehinggadiperlukan peran petani di dalamnya. Salah satu faktor essensial yang diperlukan petani dalam mengembangkankebun kelapa sawitnya adalah permodalan. Masalah yang muncul adalah sebagian besar petani tidak sanggupmendanai usahatani yang padat modal dengan dana sendiri. Oleh karena itu diperlukan sumber dana yang berasaldari luar petani. Salah satu sumber dana tersebut berasal dari bank syariah berupa pembiayaan syariah. Penelitianini bertujuan mengetahui pengaruh faktor internal dan faktor eksternal petani dalam menentukan permintaanpetani terhadap pembiayaan syariah. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel penelitian adalah petanikelapa sawit Kabupaten Kampar yang menjadi debitur pembiayaan syariah di Bank Riau Syariah. Pendekatananalisis yang digunakan adalah analisis SEM (Structural Equation Modelling) dengan metode PLS (PartialLeast Square) menggunakan software Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Faktor internal petaniberpengaruh dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah. Faktor internal petani yangberperan paling besar dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah adalah sikap petaniterhadap pembiayaan syariah; Kedua, Faktor eksternal petani berpengaruh dalam menentukan permintaan petaniterhadap pembiayaan syariah. Faktor eksternal petani yang berperan paling besar dalam menentukan permintaanpetani terhadap pembiayaan syariah adalah profesionalisme pegawai bank syariah.Kata kunci : Faktor Internal Petani, Faktor Eksternal Petani, Permintaan Petani terhadap Pembiayaan Syariah

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue