cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PETANI SAYURAN MELAKSANAKAN KEMITRAAN DENGAN KUD KARYA TEGUH DI LEMBANG Lies Sulistyowati
Sosiohumaniora Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v6i2.5310

Abstract

Salah satu bentuk kemitraan yang dilaksanakan petani sayuran adalah kemitraan dalam pemasaran (marketing contract) dengan KUD Karya Teguh di Lembang. Tujuan penelitian ini untuk: (1). mengetahui faktor-faktor dominan yang mempengaruhi petani sayuran untuk melakukan kemitraan, (2). memperoleh gambaran tentang bentuk dan mekanisme kemitraan antara petani sayuran dengan KUD Karya Teguh, (3). mengetahui manfaat yang diperoleh petani dengan adanya kemitraan. Metode yang digunakan adalah Studi Kasus, dengan mengambil lokasi di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis jalur (path analysis). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah : 1. Keputusan petani untuk melaksanakan kemitraan dengan KUD Karya Teguh dipengaruhi oleh faktor faktor: luas lahan garapan, ketersediaan modal petani, kemampuan petani memasarkan hasil, pengalaman dalam berusahatani sayuran, pinjaman modal dari KUD, jaminan pemasaran dan harga serta penyuluhan/transfer teknologi secara bersama-sama mempengaruhi sebesar 87,20%, sedangkan sisanya 12,80% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum masuk dalam model. Dari ketujuh faktor tersebut, maka faktor : ketersediaan modal petani dan adanya jaminan pemasaran serta harga, merupakan faktor yang dominan mempengaruhi keputusan petani untuk melaksanakan kemitraan. 2. Bentuk kemitraan yang terjadi antara dua pelaku tersebut di atas merupakan: kontrak pemasaran (marketing contract) yang dilakukan berdasarkan kesepakatan secara lisan (informal contract). 3. Petani sayuran merasakan manfaat dari kemitraan dalam: (a). peningkatan pendapatan, tingkat harga dan pengurangan risiko (aspek ekonomi), (b). peningkatan produktivitas, mutu produksi serta penguasaan teknologi budidaya dan pasca panen (aspek teknis), (c). adanya keinginan untuk melanjutkan kemitraan, serta pelestarian lingkungan (aspek sosial). Kata kunci : kontrak pemasaran, perilaku petani , kemitraan, KUD, manfaat.
EVALUASI KEBIJAKAN NARKOTIKA PADA 34 PROVINSI DI INDONESIA Uyat Suyatna
Sosiohumaniora Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.357 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v20i2.16054

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah narkotika sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, negara membuat Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya. Narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Penyalahgunaan Narkotika mengakibatkan kerusakan fisik, mental, emosi dan sikap dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode participation observation yang disebut juga dengan observasi aktif, langsung pada 34 provinsi di mana kasus itu terjadi. Evaluasi kebijakan narkotika dengan indikator isi, implementasi, dan dampak kebijakan ditemukan hasil penyalahgunaan narkotika setiap hari 30-40 orang meninggal dunia. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa anak-anak, remaja, dan dewasa, menjadi produsen, pengedar, dan pengguna, narkotika di Indonesia 
KEBIJAKAN PENGELOLAAN PELABUHAN KHUSUS DI SUNGAI Nandang Alamsah Deliarnoor
Sosiohumaniora Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i1.5579

Abstract

Berdasarkan penelitian lapangan maupun kepustakaan, ada kesenjangan antara das sollen dan das sein masalah pengelolaan pelabuhan khusus di sungai. Berdasarkan PP No. 38 Tahun 2007, yang berwenang menyelenggarakan pelabuhan sungai seharusnya adalah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota ”satu-satunya”. Namun, pada kenyataannya terdapat minimal 3 (tiga ) pihak yang dominan mengelola pelabuhan sungai yaitu PT (Persero) Pelabuhan Indonesia, Dirjen Perhubungan Laut melalui Administrasi Pelabuhan (Adpel) dan Kantor Pelayanan (Kanpel) Pelabuhan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melalui Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota. Bagaimana dan di mana peran Dirjen Perhubungan Darat? Kata kunci: Exes de pavouir, penafsiran sistematis, penafsiran restriktif.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI USAHA DAN PENGGUNAAN INFORMASI TERHADAP KINERJA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (Survey pada UMKM di Cimahi) Heni Nurani; Elis Dwiana; Euie Eti
Sosiohumaniora Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.688 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i3.5751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemimpinan, motivasi usaha, danpemanfaatan informasi, terhadap kinerja pengambilan keputusan dan idampaknya terhadap kinerjausaha baik secara parsial maupun secara simultan UMKM di Kota Cimahi. Penelitian dilakukan pada 96UMKM di bawah binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakanadalah metode survei dengan menyebar kuesioner kepada para pengelola/pemilik UMKM. Tehniksampling yang digunakan adalah purposive sampling. Tehnik pengumpulan data dilakukan denganmenyebar kuesioner kepada pengelola/pemilik UMKM. Analisis data yang digunakan adalah analisisjalur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan, motivasi dan penggunaan informasiberpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pengambilan keputusan. Demikian pula, kinerjapengambilan keputusan berdampak signifikan terhadap kinerja usaha. Ditemukan fakta bahwa masihdiperlukan peningkatan pengetahuan ataupun pelatihan pengelolaan usaha dan pemanfaatan informasidan tehnologi informasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha.
MODEL EFEKTIVITAS ORGANISASI PEMERINTAH DESA Irwan Tahir
Sosiohumaniora Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.678 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i3.13070

Abstract

Pencapaian tujuan Pemerintah Desa dalam penyelenggaraan pelayanan administratif belum efektif ditandai dengan adanya gejala kekurangpuasan masyarakat atas pelayanan administratif yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa. Berdasarkan fenomena tersebut maka disusun rumusan masalah penelitian yaitu mengapa Pemerintah Desa belum efektif dalam meyelenggarakan pelayanan administratif, dengan tujuan untuk menemukan faktor-faktor yang menentukan efektivitas Pemerintah Desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan induktif dan strategi grounded research.  Dalam metode penelitian kualitatif ini sumber data adalah para informan atau pihak yang memahami dan mengetahui permasalahan penelitian dengan metode snowball.Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pelayanan administratif belum tercapai dapat dilihat dari aspek kewenangan pengaturan dan pengurusan. Belum tercapainya tujuan tersebut berkaitan dengan beberapa faktor antara lain kepemimpinan, kewenangan, struktur organisasi, sumberdaya aparatur, keuangan, sarana dan prasarana, tatalaksana, serta budaya organisasi sebagai faktor internal, dan faktor kebijakan pemerintahan supradesa, pembinaan dan pengawasan, serta partisipasi masyarakat, sebagai faktor eksternal.
ACCELERATED LEARNING THROUGH MIND MAPPING STRATEGY H. Odo Fadloeli
Sosiohumaniora Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v9i1.5376

Abstract

Ketika guru menggunakan permainan dan kegiatan, emosi dan musik, relaksasi, visualisasi dan bermain peran, warna dan belajar peta, belajar menjadi menyenangkan dan bebas dari tekanan. Pemetaan belajar dan pemetaan pikiran adalah merupakan ungkapan ”Berpikir cemerlang” dan karena itu fungsi pikiran manusia yang alami. Teknik grafis yang sangat kuatlah yang memberikan kunci yang universal untuk membuka potensi otak. Hal tersebut dipromosikan oleh Rose dan Nicholl. Kata kunci: percepatan pembelajaran, strategi pembelajaran, pemetaan pikiran.
GARUT PADA MASA PEMERINTAHAN PENDUDUKAN JEPANG (1942-1945) Kunto Sofianto
Sosiohumaniora Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.188 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i1.5684

Abstract

Penelitian ini membahas masuknya Pasukan Jepang ke Garut, keadaan pemerintahan dan kehidupanpolitik, pendidikan dan sosial budaya, kehidupan sosial ekonomi, berita proklamasi kemerdekaan RI 1945, danSikap Tentara Jepang.Tujuan umum penelitian ini untuk merekonstruksi dan menganalisis Pendudukan TentaraJepang di Kota Garut (1942-1945). Melalui penelitian ini diharapkan dapat mengetahui lebih jelas latar belakangPendudukan Tentara Jepang dan sepak terjangnya selama menduduki Kota Garut. Sumber-sumber yang digunakan,terutama buku-buku, surat khabar pada masa Pendudukan Tentara Jepang di Indonesia, dan arsip. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik, kritik,interpretasi, dan historiografi. Untuk menganalisis tentang pendudukan Tentara Jepang di Kota Garut, penulisjuga menggunakan bantuan dari ilmu sosial lainnya, terutama ilmu politik, sosiologi, psikologi, dan antropologi.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintahan pendudukan Jepang di Kota Garut, salah satunyadilatarbelakangi oleh ambisi pemerintah Kekaisaran Jepang, terutama untuk menguasai wilayah Asia Tenggara.Dapat diketahui bahwa meskipun Pemerintahan Pendudukan Jepang berlangsung selama tiga setengah tahun,namun masyarakat Garut sangat menderita lahir dan batin karena pada masa itu Pemerintahan Pendudukan Jepangsangat kejam dan menguras sumber daya alam, serta sumber daya manusianya. Pada awalnya, masyarakat Garutsangat menyambut dan menerima Tentara Jepang untuk membebaskan mereka dari penjajahan Kolonial Belanda.Namun, pada akhirnya masyarakat Garut pun menyadari bahwa penjajahan Tentara Jepang lebih buruk dan kejamdaripada penjajahan Kolonial Belanda. Ibarat pepatah mengatakan “keluar dari mulut harimau masuk ke mulutbuaya”.Kata Kunci: Tentara Jepang, Kota Garut
PERILAKU BIROKRASI PUBLIK DI INDONESIA: SEBUAH KAJIAN TEORITIS Achmad Nurmandi
Sosiohumaniora Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v7i2.5546

Abstract

Perilaku birokrat dan birokrasi sebagai suatu organisasi ditentukan oleh pertimbangan rasional dan kepentingannya, yaitu pertimbangan untung rugi dan menjaga eksistensi dan otonomi organisasi. Terdapat tiga tipe birokrat, yaitu oeperator, manajer dan eksekutif, yang masing-masing mempunyai perilaku yang berbeda-beda. Artikel ini mendeskripsikan, perilaku ketiganya terutama dalam konteks birokrasi publik di Indonesia. Kata kunci: Birokrasi, Birokrasi Publik, Perilaku Birokrasi.
PENGARUH INFORMASI LINGKUNGAN PEMASARAN MAKRO TERHADAP STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL Satria Bangsawan
Sosiohumaniora Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v7i1.5334

Abstract

Usaha kecil sebagai salah satu penggerak dan motor perekonomian Indonesia dalam pengelolaannya menghadapi berbagai kendala pemasaran akibat terbatasnya akses informasi, pasar dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pertimbangan manajemen dalam merespon informasi pemasaran lingkungan makro meliputi: ekonomi, teknologi, sosial budaya, kebijakan pemerintah, peraturan bisnis dan kependudukan/demografi terhadap strategi pemasaran usaha kecil sektor industri pengolahan. Menganalisis pengaruh tingkat pertimbangan manajemen dalam merespon informasi pemasaran lingkungan mikro meliputi: pemasok, pesaing, publik, perantara dan pelanggan terhadap strategi pemasaran usaha kecil sektor industri pengolahan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dengan menggunakan pendekatan ilmu manajemen pemasaran. Pengamatan dilakukan terhadap usaha kecil sektor industri pengolahan di Bandarlampung dengan ukuran sampel 116 responden sebagai pemilik / pengelola usaha. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan daftar pertanyaan kepada responden terpilih, dengan metode “ Stratified Random Sampling “ . Analisis data menggunakan uji Path Analysis ( analisis jalur) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran usaha kecil sector industri pengolahan dipengaruhi oleh informasi lingkungan makro berupa sosial budaya, peraturan bisnis dan kependudukan. Jika dibandingkan dengan pengaruh sosial budaya dan kependudukan, peraturan bisnis merupakan variabel yang lebih besar pengaruhnya terhadap penentuan strategi pemasaran usaha kecil. Faktor tersebut dianggap oleh pengusaha kecil telah menunjang pertumbuhan bisnis sehingga menjadi sumber peluang pemasaran. Untuk mengatasi berbagai kendala bagi usaha kecil, maka upaya pembinaan dari berbagai instansi pemerintah perlu ditingkatkan melalui bimbingan kearah pemberian informasi pasar yang mudah. Kata Kunci : lingkungan makro, strategi pemasaran
HAPPINESS AND WORKING HOURS IN INDONESIA Bayu Kharisma; Sutyastie Soemitro Remi; Ferry Hadiyanto; Ghefiran Abdurrahimdzan
Sosiohumaniora Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2895.632 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i1.24248

Abstract

Humans strive to achieve happiness throughout their lives; thus, every activity has the goal of attaining happiness in mind. Happiness is an essential indicator of good livelihood for humans; if people are not happy, then the quality of life will be reduced. This paper aims to analyze the effect of working hours on happiness in Indonesia by using cross-section data sourced from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5 of 2014. The model is divided into quadratic models and grouped working hours; the methods used in this paper were the ordered logit for the primary model and the ordinary least square for comparison. The results showed that a quadratic pattern of working hours, where initially working hours would increase happiness, but after reaching a certain peak point, the addition of working hours would cause a decrease in happiness. This shows the existence of the Inversed U-Shaped pattern between working hours and happiness.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue