cover
Contact Name
Ifall
Contact Email
ifall@unisapalu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijurnalabditani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 26224682     EISSN : 26224690     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Abditani merupakan salah satu jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini berisi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakah hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dalam rumpun ilmu pertanian umum yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan. Jurnal abditani diterbitkan setahun sekali yaitu pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH KULIT BUAH DENGAN ECO-ENZYME DI PONDOK PESANTREN Al HASSAN, BEKASI Qurrota Ayun; Risah; Assyifa Kurnia Sari
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.326

Abstract

Sampah kulit buah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang harus segera diatasi. Bahan organik yang mudah terurai dan bau yang dihasilkan dari sampah organik dapat menjadi bahan pencemar lingkungan. Peningkatan pengetahuan, kesadaran perilaku akan pentingnya praktik berkelanjutan telah mendorong berbagai pihak untuk mencari alternatif ramah lingkungan dalam mengelola sampah organik. Pondok Pesantren adalah salah satu lembaga yang juga dapat menghasilkan sampah organik seiring bertambahnya jumlah santri. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pengolahan sampah organik kulit buah menjadi eco-enzym. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan bertujuan untuk memberikan solusi daur ulang sampah organik, dan memberikan edukasi, meningkatkan pengetahuan, kepedulian, serta keterampilan santri dalam membuat eco-enzyme. Lokasi PkM dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hassan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Pelaksanan PkM dilakukan dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Selama kegiatan PkM berlangsung santri antusias mengikuti dan mempraktikkan cara membuat eco-enzym. Hasil evaluasi pretest dan post test materi mengenai eco-enzym menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan santri hingga 42%. Santri memiliki kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan dan mampu memiliki keterampilan mengolah sampah organik dari kulit buah menjadi eco-enzym.
EDUKASI DIVERSIFIKASI PRODUK HASIL PERIKANAN DI UKM. WARONG SEHATI KAMPUNG ULUNG PELIANG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE SULAWESI UTARA Cahyono, Eko; Ansar, Novalina Maya Sari; Ijong, Frans Gruber; Tanod, Wendy Alexander; Tinungki, Maria Notosari; Septania Takasiaheng; Agus Turambi
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.341

Abstract

Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi besar dalam perikanan budidaya, berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komoditas unggulannya meliputi ikan nila, lele, mas, dan bawal. Kampung Ulung Peliang di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, memiliki hasil panen ikan nila sekitar 3.500 kg/tahun. Warong Sehati, sebuah UKM di kampung tersebut, menyajikan jajanan tradisional dan makanan segar, berpotensi mengembangkan produk baru dari ikan nila. Program pendampingan dari Politeknik Negeri Nusa Utara bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota UKM dalam diversifikasi produk seperti pembuatan dimsum ikan nila, untuk mendukung perekonomian keluarga dan kelompok ekonomi kreatif setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni-September 2023 di Balai Pertemuan Kampung Ulung Peliang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang diversifikasi produk hasil perikanan. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap pra kegiatan, kegiatan initi dan evaluasi hasil. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari pengetahun, skill, dan wawasan. Peningkatan mencapai 46,66% dari sebelum kegiatan 46.67% meningkat menjadi 93,33% setelah kegiatan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGRAJIN TENUN SARUNG DONGGALA MELALUI DIVERSIFIKASI PEWARNAAN ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN AMAN UNTUK KESEHATAN Nur Rismawati; Muhammad Jufri; Jamaluddin
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.358

Abstract

Produksi tenun sarung Donggala di kelurahan Pantoloan Boya Kecamatan Tawaili Kota Palu masih menggunakan pewarna tekstil sintetis yang menimbukan gatal-gatal pada kulit pengrajin tenun dan limbah hasil buangannya mencemari lingkungan sekitar. Selain itu terdapat bebrapa permasalahan teknis dilapangan berupa alat penggulung benang yang masih tradisional dan desain motif sarung Donggala sudah ketinggalan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pewarnaan sarung tenun dan aman untuk kesehatan dengan menggunakan pewarna alami, memodifikasi alat penggulung dengan berbasis teknologi yaitu penggunaan penggulung benang menggunakan listrik, serta pengembangan motif daun kelor yang merupakan ikon kota Palu. Metode pelaksanaan dengan pelatihan teknis dan pendampingan. Dari program ini diketahui bahwa terjadinya peningkatan pemahaman dan penguasaan teknik pewarnaan menggunakan bahan alami dari daun kayu hitam dan kulit manggis yang aman bagi kesehatan dan ramah terhadap lingkungan, percepatan waktu produksi dengan penggunaan alat berbasis teknologi serta meningkatnya keterampilan para penenun dalam mendesain motif daun kelor pada tenun sarung Donggala.
PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA PADA KELOMPOK WANITA TANI HARUM SARI MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN GULA AREN DI KELURAHAN POLINGGONA KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA Purbaningsih, Yuli; Helviani; Abdul Rahim; Aminah Sagista; Rahmat Ari. F
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.361

Abstract

Potensi ekonomi produktif di Kelurahan Polinggona ditopang dengan potensi sumberdaya alam dan ketersediaan hasil pertanian yang melimpah. Masyarakat Kelurahan Polinggona juga memiliki industri rumahtangga pengolahan gula aren dengan hasil produksi gula aren balok. Meskipun anggota kelompok produktif secara ekonomi akan tetapi pendapatan anggota kelompok tidak menentu tergantung dari hasil usaha yang dilakukan. Tujuan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan adalah peningkatan ekonomi kelompok wanita Harum Sari melalui diversifikasi produk olahan gula aren. Gula aren balok dapat dilakukan diversifikasi olahan agar tercipta nilai tambah produk. Ketersediaan bahan tersebut sangat mendukung keberlanjutan diversifikasi olahan aren. Fokus kegiatan pengabdian adalah memberikan peningkatan pengetahuan aspek manajemen dalam rangka peningkatan income generating, kemampuan dan  keterampilan  serta  pendampingan  pada kelompok wanita tani, pada  aspek produksi kegiatannya dalam rangka pencapain diversitas produk. Peran tersebut untuk menunjang pendapatan ekonomi keluarganya. Kata Kunci: Ekonomi, Diversifikasi Produk Aren,
PELATIHAN FORMULASI MEDIA TANAM (BAGLOG) DAN PEMBIBITAN PADA PEMBUDIDAYAAN JAMUR TIRAM UNTUK KELOMPOK PETANI JAMUR DESA LANGALESO KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Indriasari, Yuanita; Faturahmi, Siti; Jumardin; Hanafi, Ahmad; Safitri, Yuliana
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.363

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada Kelompok Petani Jamur Tiram Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah tentang teknik formulasi media tanam (baglog) serta teknik pembuatan bibit F1 dan F2 jamur tiram. Hal ini didasari permasalahan yang dialami oleh kelompok petani jamur tiram Desa Langaleso dimana produktivitasnya stagnan tanpa ada kemajuan jumlah produksi dan pendapatan, yang diakibatkan oleh jumlah produksi jamur tiram segar rendah (1/2 – 1 kg per hari), proses produksi baglog terutama pengemasan masih manual/tradisional, dan belum mampu memproduksi bibit F1 dan F2 sehingga tergantung pada pihak lain. Metode pelaksanaan pengabdian berupa sosialisasi program pengabdian masyarakat ini kepada kelompok petani jamur tiram yang menjadi mitra sasaran, dan pelatihan/praktek langsung tentang pembuatan bibit F1 dan F2 jamur tiram dan budidaya jamur tiram (pembuatan media tanam/baglog) mulai dari teknik formulasi media tanam, teknik sterilisasi media tanam, teknik pengkondisian suhu dan kelembapan ruang kumbung, teknik panen dan pasca panen jamur tiram. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan mitra dalam proses pembuatan bibit F1 dan F2, serta peningkatan produktivitas dengan indikator peningkatan jumlah produksi jamur tiram segar per hari mencapai kurang lebih 3-4 kg per hari dan jumlah media tanam/baglog yang dihasilkan per hari mencapai 250 baglog per produksi.
PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN TENUN KAIN DONGGALA MELALUI DIVERSIFIKASI PEWARNAAN ALAMI UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DI DESA SALUBOMBA Sitti Sabariyah; Marjun; Spetriani; Riska Anisa; Tjalampu, Akmal S
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.365

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) bekerja sama dengan kelompok masyarakat lokal. Kegiatan PKM yang dilaksanakan di Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, berfokus pada pengembangan usaha tenun kain Donggala melalui penggunaan pewarna alami. Program ini dimulai dengan tahap persiapan berupa sosialisasi kepada mitra dan tokoh masyarakat, yang melibatkan 20 peserta. Dalam tahap pelaksanaan, dilakukan pelatihan teknis kepada 10 penenun kain Donggala yang sebelumnya terhambat oleh keterbatasan modal. Pelatihan ini mencakup pewarnaan benang menggunakan bahan pewarna alami seperti daun jambu, sabut kelapa, dan akar bakau, serta fiksasi warna dengan kapur sirih, tawas, dan tunjung. Hasil pewarnaan menunjukkan variasi warna yang dihasilkan oleh kombinasi bahan pewarna dan mordan. Program ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan para penenun melalui pemberian bahan tenun sebanyak tiga kali produksi sebagai modal awal. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan keberlanjutan usaha tenun kain Donggala dapat terwujud, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN BUNUT KABUPATEN SANGGAU MELALUI PELATIHAN TEPUNG TEBU TELUR MENJADI OLAHAN PANGAN Sari, Yuni Selvianti; Dody Radiansah; Ahmad Mustangin; Marselus Hendro; Sethyo Vieni Sari; Yulius Beni; Vika Yudistina
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.369

Abstract

Tanaman yang cukup potensial pada sektor pertanian di Kelurahan Bunut adalah tanaman tebu telur. Masyarakat belum mengetahui bahwa tanaman tebu telur ini bisa dibuat menjadi beraneka olahan pangan yang bisa menjadi nilai tambah usaha di bidang pertanian. Tebu telur ini dapat dibuat menjadi tepung yang kemudian bisa dibuat menjadi aneka olahan pangan. Kondisi mitra saat ini adalah kurangnya pengetahuan dalam pengolahan tebu telur menjadi olahan pangan lain selain hanya dimanfaatkan sebagai sayur. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Bunut Kabupaten Sanggau adalah sebagai bentuk penerapan inovasi teknologi dalam pengolahan tebu telur yang lebih tahan lama dan menjadi bentuk olahan pangan lain, sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan tebu telur, serta memberikan pelatihan dalam penggunaan alat produksi, pengemasan serta cara pemasaran produk. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan PKM yaitu memberikan pelatihan agar mitra memperoleh informasi, pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan serta pengemasan produk agar lebih menarik. Hasil yang didapat dari pengolahan tebu telur berupa tepung tebu telur yang selanjutnya dibuat menjadi produk kerupuk dan brownies. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini masyarakat bisa menerapkan inovasi teknologi pengolahan tebu telur menjadi produk kerupuk dan brownies sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan serta pengemasan produk yang lebih menarik. Kata kunci: tebu telur; kerupuk; brownies
PENGELOLAAN RUMAH PANGAN LESTARI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA RUMAH TANGGA PETANI Bahua, Mohamad Ikbal; Musa, Nikmah; Irsan, Laode Muhamad
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.372

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Padengo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango bertujuan untuk mencegah stunting dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.Metode pengabdian masyarakat yang digunakanan adalah metode ParticipatoryActionResearch (PAR) yang merupakan metode penyadaran masyarakat. Program ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik menanam, memelihara, memanen, serta mengolah hasil tanaman, sehingga keluarga dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.Rumah Pangan Lestari mendorong penanaman berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah, dan tanaman obat yang kaya akan vitamin dan mineral. Hasil panen dari RPL membantu keluarga mengakses makanan bergizi yang lebih segar dan aman, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari pasar. Selain untuk konsumsi keluarga, kelebihan hasil panen juga bisa diolah atau dijual, memberikan dampak ekonomi positif bagi rumah tangga.Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang merupakan periode krusial dalam mencegah stunting di Kelurahan Padengo. Dengan penerapan RPL secara berkelanjutan, program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan, tetapi juga kesejahteraan keluarga, serta berpotensi mengurangi angka stunting dalam jangka panjang. PkM ini memperlihatkan bahwa RPL adalah solusi efektif dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat
SIPREN: REVOLUSI, INTEGRASI, DAN INOVASI DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KEUANGAN UNTUK PESANTREN DI ERA SOCIETY 5.0 Rizky Ridwan; Dheri Febiyani Lestari; Arif Muhamad Nurdin; Risa Asti Nur Fadilah; Ridwan Fadilah; Syifa Aenun Naja
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.375

Abstract

Pengelolaan manajemen pendidikan dan keuangan yang efisien dan transparan di pesantren menjadi tantangan yang perlu diatasi seiring dengan perkembangan era digital. Aplikasi SIPREN dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan manajemen keuangan di Pesantren Nurul Iman melalui pendekatan digital yang modern dan terintegrasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pengumpulan umpan balik, dan penyempurnaan berkelanjutan berdasarkan kebutuhan pengguna. Evaluasi aplikasi dilakukan dengan mengumpulkan masukan dari staf administrasi, ustadz, dan santri, yang mengidentifikasi beberapa area perbaikan, seperti penyederhanaan antarmuka dan penambahan fitur laporan khusus. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pencatatan dan pelaporan keuangan, transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan dana, serta peningkatan disiplin pembayaran iuran santri. Penyempurnaan aplikasi dilakukan secara cepat dengan menyesuaikan fitur agar lebih sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Kesimpulannya, aplikasi SIPREN berhasil menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel di Pesantren Nurul Iman, serta diharapkan dapat menjadi model penerapan teknologi digital di lembaga pendidikan Islam lainnya.
BRANDING PRODUK UMKM MAKANAN LOKAL MELALUI LABEL KEMASAN DAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL Subrata, Isa Darwisy; Febriana, Poppy; Faqihuddin, M Syafri
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.327

Abstract

Media sosial merupakan wadah yang berpotensi bagi para pelaku UMKM (Usaha Micro Kecil Menengah) untuk memanfaatkan media baru dalam mengenalkan sebuah produk yang diproduksinya. Di Desa Sugihwaras, Candi, Sidoarjo merupakan tempat yang dituju dengan nama produk Al Madinah. Dan di Desa Panggreh, Jabon, Sidoarjo ialah tempat penjual yang dituju, memiliki nama produk Cukup Tahu. Pendampingan diarahkan untuk UMKM dalam mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat. Abdimas ini bertujuan untuk membranding produk UMKM, label kemasan dan pengelolaan akun media sosial Instagram. Metode kegiatan dibagi menjadi tiga bagian, ialah perencanaan, penerapan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini ialah Pendaftaran Google Maps yang dilakukan dengan tepat dan diterima baik oleh pelaku UMKM. Pembuatan label kemasan produk UMKM dapat menjadi suatu identitas produk, sehingga produk kedua UMKM dapat dengan mudah dikenal masyarakat luas. Pendampingan kedua pelaku UMKM untuk pembuatan media sosial mendapatkan hasil bahwa produk UMKM banyak dikenal pengguna lain. Dengan adanya pembuatan konten Instagram dapat memikat pengguna baru serta menarik minat mereka untuk mengikuti akun UMKM. Dengan postingan yang kreatif dan informatif calon konsumen cenderung tertarik untuk mengenali produk dari konten Instagram. Dengan melihat dari sisi Insight di aplikasi Instagram, setiap postingan Al Madinah dan Cukup Tahu telah banyak interaksi yang terjadi.