cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Partisipasi Perempuan Pesisir Pantai Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Nelayan Di Desa Tamarupa Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan Fadiah, Fadiah; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1518

Abstract

Partisipasi perempuan dalam keluarga nelayan belum optimal dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Perempuan di Desa Tamarupa umumnya bekerja sebagai pengolah rumput laut. Di sisi lain, perempuan juga memiliki partisipasi dalam rumah tangga, yaitu sebagai istri dan ibu. Oleh karenanya, keterlibatan perempuan dalam mencari nafkah menimbulkan peran ganda perempuan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi perempuan pesisir pantai dalam meningkatkan pendapatan keluarga nelayan di Desa Tamarupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dari Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan di daerah pesisir memiliki kontribusi atau partisipasi yang sangat besar dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Kontribusi pendapatan istri tersebut dapat dilihat dari terpenuhinya kebutuhan primer dan sekunder keluarga. Relasi antara suami istri dalam memenuhi kebutuhan keluarga lebih didasarkan pada hubungan kemitraan, sehingga keduanya dapat saling bekerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka masing-masing. Meningkatnya partisipasi dan tugas istri sebagai pencari nafkah menimbulkan adanya kesepakatan dengan tujuan meningkatkan perekonomian keluarga antara suami dan istri untuk dapat berbagi peran dalam pekerjaan domestik dan produktif. The participation of women in fishing families has not been optimal in helping to improve the family economy. Women in Tamarupa Village generally work as seaweed processors. On the other hand, women also have participation in the household, namely as wives and mothers. Therefore, the involvement of women in earning a living creates a dual role for women. The purpose of this study was to determine the participation of coastal women in increasing the income of fishermen's families in Tamarupa Village. The method used in this research is a qualitative approach method. Data collection techniques used are in-depth interviews, observation, and documentation studies. Meanwhile, data analysis used the stages of data reduction, data presentation, and verification. The results of this study indicate that women in coastal areas have a very large contribution or participation in increasing family income. The contribution of the wife's income can be seen from the fulfillment of the primary and secondary needs of the family. The relationship between husband and wife in meeting family needs is based more on a partnership relationship, so that both of them can work together to improve the welfare of their respective families. The increased participation and duties of the wife as breadwinner lead to an agreement with the aim of improving the family economy between husband and wife to be able to share roles in domestic and productive work.
Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Beras Berdasarkan Kualitas Beras Medium Dan Premium Pada Pasar Tradisional Di Kota Makassar Hasan, Iskandar; Rosida, Ida; Nurliani, Nurliani
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1519

Abstract

Setiap konsumen beras mempunyai preferensi masing-masing dalam menentukan beras yang akan dikonsumsi, hal itu dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lingkungan budaya dan daya beli. Penelitian ini menjadi penting sebagai masukan bagi produsen dan pedagang dalam menyusun strategi menyediakan produk beras sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen. Penelitian ini dilaksanakan pada pasar tradisional yaitu pasar Terong, pasar Pa’baeng-baeng, dan pasar Daya di Kota Makassar, pengambilan data berlangsung selama 4 bulan. Penentuan sampel menggunakan metode sensus Sampel konsumen menggunakan metode insidental, Analisis data menggunakan analisis Fishbein untuk mengukur preferensi konsumen. Hasil penelitian bahwa karakteristik konsumen beras pada pasar tradisional di Kota Makassar  adalah konsumen dengan rata-rata umur 38 tahun, jenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan SMA, pekerjaan ibu rumahtangga dengan rata-rata  pendapatan Rp 2.770.000/bulan. Atribut beras yang disukai oleh konsumen adalah beras yang mempunyai tekstur dengan butir utuh, memiliki warna yang putih merata, membeli beras tanpa kemasan (beras curah), memiliki rasa nasi yang pulen dan beraroma saat menjadi nasi. Preferensi konsumen terhadap atribut beras yang paling dipertimbangkan saat membeli beras berturut-turut adalah tekstur beras, rasa nasi, aroma nasi, warna beras, dan kemasan/merek beras. Atribut tekstur beras, merupakan atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam keputusan pembelian beras. Each rice consumer has their own preferences in determining the rice to be consumed, it can be influenced by various factors such as the cultural environment and purchasing power.  This research is important as input for producers and traders in formulating strategies to provide rice products according to consumer needs and desires.  This research was conducted in traditional markets, namely eggplant market, Pa'baeng-baeng market, and Daya market in Makassar City, data collection lasted for 4 months.  Determination of the sample using the census method Consumer samples using the incidental method, data analysis using Fishbein analysis to measure consumer preferences.  The results showed that the characteristics of consumers of rice in traditional markets in Makassar City were consumers with an average age of 38 years, female gender, high school education level, occupation of housewives with an average income of Rp. 2,770,000/month.  The rice attributes favored by consumers are rice that has a texture with whole grains, has an evenly white color, buys unpackaged rice (bundled rice), has a fluffier taste and is aromatic when it becomes rice.  The consumer preferences for rice attributes that are most considered when buying rice are rice texture, rice taste, rice aroma, rice color, and rice packaging/brand.  The rice texture attribute is the attribute most considered by consumers in their rice purchasing decisions.
Kajian Sistem Informasi Manajemen Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Efektivitas Kerja Pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan Setiawan, Lukman; Paris, Yusran
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1520

Abstract

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem perencanaan di dalam perusahaan yang melibatkan pengendalian internal seperti pemanfaatan sumber daya, dokumen, teknologi, dan akuntansi manajemen sebagai salah satu strategi dalam bisnis. Penelitian ini menggunakan systemtic review untuk mengkaji berbagai tinjauan terhadap pertanyaan yang dirumuskan dengan jelas yang menggunakan meteode sistematis dan eksplisit untuk mengidentifikasi, memilih, dan menilai secara kritis penelitian yang relevan, dan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari studi yang dimasukkan dalam ulasan. Data dperoleh dari 59 referensi yang relevan dengan kajian system informasi manajemen. Hasil penelitian di atas, tampak bahwa Faktor Kualitas Informasi untuk Sistem Informasi Manajemen tidak sesuai dengan tuntutan yang dibutuhkan untuk peningkatan Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan, dan Faktor Penggunaan sangat bermakna bagi peningkatan Efektivitas Kerja Pegawai di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan. Management Information System is a planning system within the company that involves internal control such as the utilization of resources, documents, technology, and management accounting as one of the strategies in business. This study used a systematic review to review reviews of clearly formulated questions that used explicit and systematic methods to identify, select, and critically assess relevant research, and to collect and analyze data from the studies included in the review. Data obtained from 59 references relevant to the study of management information systems. The results of the research above, it appears that the Information Quality Factor for Management Information Systems is not in accordance with the demands needed to increase the Work Effectiveness of Employees at the Housing, Settlement and Land Office of South Sulawesi Province, and the Use Factor is very meaningful for increasing the Work Effectiveness of Employees at the Housing Office. Residential and Land Areas of South Sulawesi Province.
Studi Formula Permen Jelly Gelatin Dengan Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus L. Fatmawati, Fatmawati; Halik, Abdul; Sutanto, Saiman; Laga, Suriana; Pance, Yohanes
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1522

Abstract

Buah naga merah memiliki kandungan gizi dan air yang tinggi, sehingga mudah mengalami kerusakan. Oleh sebab itu dibutuhkan pengolahan agar dapat meminimalisir volume kerusakan, serta dapat menghasilkan prodak baru yang lebih awet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi campuran gelatin dan ekstrak buah naga merah yang tepat dalam pembuatan permen jelly. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama konsetrasi sari buah naga merah (50; 45; 40)% dan faktor kedua konsentrasi gelatin (8; 13; 18)% dan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati kadar air, vitamin-C, dan uji organoleptik meliputi: warna, aroma, tekstur, dan citarasa. Data penelitian diolah dengan teknik analisis sidik ragam ANOVA dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian diperoleh permen jelly terbaik yaitu 50% sari buah naga merah dan 8% gelatin, hasil ini berdasarkan penilaian dari 25 panelis setengah terlatih terhadap warna 4,79 (suka) dan aroma 4,79 (suka), tekstur /kekenyalan 4,09 (suka) dan citarasa 4,05 (suka). Sedangkan vitamin-C 0,83%, dan kadar air 64,15% permen jelly semua perlakuan melebihi standar mutu permen lunak dari SNI No.3547.02-2008 yaitu kadar air permen lunak maksimal 20%.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Demam Tifoid Pada Anak Di Beberapa Lokasi Di Wilayah Indonesia Periode Tahun 2013 Sampai Dengan Tahun 2020 Annisa, Fatmawati; Rahmadani, Annisa
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1526

Abstract

Demam tifoid (DT) adalah penyakit akut pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh Salmonella typhi, dengan gejala sakit kepala, batuk kering, sakit tenggorokan, hepatomegali, splenomegali, dan bradikardi sering terjadi. Demam tifoid masih menjadi masalah kesehatan di dunia terutama pada negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada anak di beberapa lokasi di wilayah Indonesia periode tahun 2013 sampai dengan tahun 2020. penelitian ini mensintesis hasil yang diperoleh sembilan artikel penelitian ilmiah dengan desain penelitian case control. Terdapat beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada anak di beberapa wilayah di Indonesia yaitu kebiasaan jajan, personal hygiene, food hygiene ibu, jamban keluarga, dan persediaan air bersih yang secara statistik bermakna dengan p value <0.05. Sedangkan tidak terdapat hubungan bermakna dengan p value >0.05 antara status gizi dan demam tifoid pada anak di beberapa lokasi di wilayah Indonesia. Typhoid fever (DT) is an acute disease of the gastrointestinal tract caused by Salmonella typhi, with symptoms of headache, dry cough, sore throat, hepatomegaly, splenomegaly, and bradycardia frequently. Typhoid fever is still a health problem in the world, especially in developing countries including Indonesia. This study aims to determine the factors associated with the incidence of typhoid fever in children in several locations in Indonesia for the period from 2013 to 2020. This study synthesized the results obtained by nine scientific research articles with a case-control research design. There are several factors related to the incidence of typhoid fever in children in several regions in Indonesia, namely snack habits, personal hygiene, maternal food hygiene, family latrines, and clean water supplies which were statistically significant with p value <0.05. Meanwhile, there was no significant relationship with p value > 0.05 between nutritional status and typhoid fever in children in several locations in Indonesia.
In Vitro Fertilisation: Tinjauan Medis, Bioetik, Humaniora Dan Profesionalisme Putra, Bayu Pratama; Abrar, Hanan Khasyrawi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1527

Abstract

Anak merupakan anugrah dalam suatu pernikahan dan merupakan salah satu tujuan pasangan suami istri untuk menikah. Jika pasangan tersebut tak kunjung mendapatkan anak atau disebut dengan infertilitas, maka usaha untuk memperoleh anak tersebut akan dilakukan dengan berbagai cara mulai dari teknik tradisional, teknik medis sederhana sampai yang menggunakan teknologi canggih dan modern. Teknik yang paling menjanjikan pada era modern ini adalah Fertilisasi In Vitro (IVF) atau lebih dikenal secara awam dengan istilah bayi tabung. terlepas dari kecanggihan dan tingkat keberhasilannya yang tinggi, teknik ini membawa banyak kontroversi sehingga dalam penerapannya diperlukan pemahaman medis, bioetik, humaniora dan profesionalisme yang baik. Children are a gift and one of the goals of married couples to get married. If the marriage couples do not have children or it is called infertility, then efforts to get the child will be carried out in various ways ranging from traditional, simple medical techniques advanced and modern technology. The most promising technique in this modern era is In Vitro Fertilization (IVF) or more commonly known as IVF. Despite its sophistication and high success rate, this technique brings a lot of controversy then its application requires a good understanding of medical, bioethics, humanities and professionalism.
Pengaruh Penembahan Ekstrak Cacing Tanah Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Sintasan Dan Konversi Pakan Larva Ikan Nila Oreochromis Niloticus Yushra, Yushra; Sahabuddin, Sahabuddin; Sabarno L. J, Hari
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak cacing tanah pada pakan terhadap pertumbuhan sintasan dan konversi pakan larva ikan nila (Oreochromis Niloticus). Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan (30 hari) terhitung mulai tanggal 5 Desember 2021 sampai 3 Januari 2022. Di Pusat Produksi Benih Ikan dan Lobster Tawar Unggul dan Berkualitas program studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare. Pada penelitian ini metode yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu A, B, C dan D. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuha berat tertinggi pada larva ikan nila didapatkan pada perlakuan D (2.5 gram), C (2.3 gram), B (2.2 gram) dan terendah pada perlakuan A (1.9 gram). Pada kelangsungan hidup (sintasan) tingkat tertinggi didapatkan pada perlakuan D (71 %), C (65 %), selanjutnya B (61 %) dan terendah A (55 %). This study aims to determine the effect of adding earthworm extract to feed on survival growth and feed conversion of tilapia ( Oreochromis niloticus ) larvae. This research was carried out for one month (30 days) starting from December 5, 2021 to January 3, 2022. At the Center for Production of Superior and Quality Fresh Fish and Lobster Seeds, the Aquaculture study program, Faculty of Agriculture, Livestock and Fisheries, Muhammadiyah University of Parepare. In this study, the method used was Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments, namely A, B, C and D. The results of this study showed that the highest weight growth of tilapia larvae was found in treatment D (2.5 grams), C (2.3 grams), B (2.2 grams) and the lowest was in treatment A (1.9 grams). In survival (survival) the highest rate was found in treatment D (71%), C (65%), then B (61%) and the lowest was A (55%)
Performans Sapihan (Weaning) Sapi Brahman Cross Pada Berbagai Umur Induk Murniati, Tati; Idrus, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1556

Abstract

Bobot sapih biasanya dinyatakan sebaga bobot 205 hari yang disesuaikan, dimana bobot penyapihan disesuaikan dengan umur pedet dan bobot pedet.  Bobot anak  saat disapih  sifat yang penting  dihasilkan cow calf  bobot anak sapihan dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan induk memelihara anak.   Pengetahuan tentang bobot  sapih  penting untuk menaksir berat badan saat dewasa dari suatu bangsa sapi. Penelitian dilaksanakan di PT. Berdikari United Livestock Bila River Ranch, Kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan.  Sapi yang diteliti anak sapihan  Brahman Cross sebanyak 737 ekor yang berasal dari induk sapi yang berumur 3 sampai 12 tahun  yang  diberi ransum hijauan dan konsentrat yang dilepas di padang penggembalaan.  Data bobot anak sapihan menggunakan data sapi yang dipelihara  di PT. Berdikari United Livestock, berasal dari catatan selama 5 tahun.   Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan hasil recording.  Keterangan lain yang berhubungan dengan penelitian diperoleh melalui wawancara. Parameter yang diukur meliputi : umur induk pada waktu melahirkan sampai anak tersebut disapih.  Bobot sapih anak adalah berat anak sapi pada saat dimasukkan ke dalam feedlot dan di adjusted kebobot umur 205 hari. Kesimpulan penelitian terdapat perbedaan berat sapih umur 205 hari pada umur induk yang berbeda.  Berat sapih umur 205 hari tertinggi dicapai pada umur induk dihasilkan pada umur induk 6 tahun 7 tahun dan 8 tahun.  Ratan  bobot anak sapihan jantan 106 kg dan betina 104 kg. Kata Kunci: Berat Sapih, Umur induk ABSTRACT Weaning weight is usually expressed as an adjusted 205 day weight, where weaning weight is adjusted for calf age and calf weight. The weight of the calves at weaning, an important trait produced by cow calf, the weight of the weaning calves can be used as an indicator of the success of the cow in raising child. Knowledge of weaning weight is important for estimating the adult weight of a breed of cattle.The research was conducted at PT. Berdikari United Livestock Bila River Ranch, Sidenreng Rappang Regency, South Sulawesi Province. The cows studied were 737 weaning cows from Brahman Cross from cows aged 3 to 12 years which were fed forage and concentrate rations that were released in the pasture. Data on the weight of weaning calves used data on cows kept at PT. Berdikari United Livestock, comes from a record for 5 years. Data obtained through direct observation and recording results. Other information related to the research obtained through interviews. The parameters measured include: the age of the cows  at the time of delivery until the calf is weaned. The weaning weight of the calf is the weight of the calf when it is put into the feedlot and adjusted to the weight of 205 days old. The conclusion of the study was that there were differences in weaning weight at the age of 205 days at different ages of the brood. The highest weaning weight at the age of 205 days was achieved at the age of the cows produced at the age of 6 years, 7 years and 8 years. The average weight of weaning bull is 106 kg and weaning cow 104 kg.
Kajian Perbandingan Bahan Dengan Pelarut Terhadap Pektin Dari Kulit Buah Markisa Laga, Suriana; Sutanto, Saiman; Fatmawati, Fatmawati; Halik, Abdul
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1557

Abstract

Pemanfaatan limbah kulit buah markisa yang melimpah untuk digunakan sebagai sumber pektin. Telah diteliti pengaruh perbandingan bahan dengan larutan pengekstrak terhadap sifat-sifat pektin kulit buah markisa. Penelitian  bertujuan untuk melihat pengaruh perbandingan bahan dengan larutan pengekstrak terhadap Total Pektindan mutu pektin yang dihasilkan.Perlakuan penelitian terdiri atas perbandingan bahan dengan larutan pengekstrak ( 1: 5, 1 ; 10, 1 : 15 dan 1 : 20 ). Parameter yang diamati adalah total pektin, kadar air, kadar metoksil dan kadar asam poligalakturonat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola factorial dengan dua kali ulangan.Pengaruh perbandingan bahan dengan pelarut berpengaruh nyata terhadap total pektin tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar metoksil dan kadar asam poligalakturonat pektin kulit buah Markisa.. Semakin banyak penggunaan pelarut  total pektin kulit buah Markisa yang dihasilkan semakin tinggi. Total pektin tertinggi diperoleh dengan perbandingan bahan dengan pelarut 1 : 20 yaitu 14,28%. Utilization of abundant passion fruit peel waste to be used as a source of pectin. The effect of the ratio of the material with the extracting solution on the pectin properties of passion fruit peel has been investigated. The aim of the study was to see the effect of the ratio of the ingredients to the extracting solution on the total pectin and the quality of the pectin produced. The research treatment consisted of the ratio of the ingredients to the extracting solution (1:5, 1; 10, 1:15 and 1:20). Parameters observed were total pectin, water content, methoxyl content and polygalacturonic acid content. The experimental design used was a completely randomized design with a factorial pattern with two replications. The effect of the ratio of material to solvent had a significant effect on total pectin but had no significant effect on water content, methoxyl content and polygalacturonic acid content of passion fruit rind. Passion fruit rind pectin produced was higher. The highest total pectin was obtained with a ratio of material to solvent of 1: 20, namely 14.28%.
Edukasi Digital Marketing Untuk Mendukung UMKM Bertumbuh Di Era Pandemi Covid-19 Thalib, Irfandy; Araz, Rezty Amalia; Sucipto, Kiki Resky Ramdhani; Afrizal, Yogi Hady; Ahmad, Sukri
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1558

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan berupa edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan pelatihan digital marketing untuk UMKM yang masih awam terhadap digital marketing. Digital marketing adalah sesuatu yang sangat mendesak bagi setiap pelaku UMKM gunakan untuk. Oleh karena itu, untuk ikut andil berkontribusi pada hal ini, kami pun menginisiasi pelatihan digital marketing untuk membantu para pelaku UMKM untuk mengerti lebih dalam mengenai apa itu digital marketing dan bagaimana implementasi digital marketing yang paling efektif dan efisien untuk usaha mereka. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah membantu UMKM Indonesia tumbuh sehingga target jumlah pengusaha di Indonesia bisa meningkat, yang pada akhirnya mebantu ekonomi Indonesia untuk tumbuh. Community service activities that will be carried out are in the form of educating the community through digital marketing training activities for UMKM who are still unfamiliar with digital marketing. Digital marketing is something that is very urgent for every UMKM actor to use. Therefore, to contribute to this, we also initiated digital marketing training to help UMKM to understand more deeply what digital marketing is and how to implement the most effective and efficient digital marketing for their business. The benefits obtained from this Community Service activity are to help Indonesian UMKM grow so that the target number of entrepreneurs in Indonesia can increase, which in turn helps the Indonesian economy to grow.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue