cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Upaya Pemulihan Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual Oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Di Kabupaten Maros Ramadhana, Andi Megadara Santri; Haeranah, Haeranah; Heryani, Wiwie
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1393

Abstract

Kekerasan seksual pada anak merupakan segala kegiatan yang terdiri dari aktivitas seksual yang dilakukan secara paksa oleh orang dewasa pada anak atau oleh anak kepada anak lainnya. Kekerasan seksual pada anak merupakan suatu kejahatan yang kerap terjadi di lingkungan keluarga ataupun lingkungan masyarakat. Dibutuhkan pemulihan berupa pendampingan kepada anak yang menjadi korban kekerasan seksual agar anak dapat kembali pulih dan menjalankan hidupnya dengan baik. Penelitian ini adalah penelitian normatif-empiris yang dilakukan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Maros. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta pengumpulan data dan data yang diperolah dianalisis secara deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendampingan sebagai upaya pemulihan serta kendala dalam pelaksanaan pendampingan kepada anak korban kekerasan seksual. Sexual violence against children is all activities consisting of sexual activity carried out forcibly by adults on children or by children against other children. Sexual violence against children is a crime that often occurs in the family or community environment. Recovery is needed in the form of assistance to children who are victims of sexual violence so that children can recover and live their lives well. This research is a normative-empirical research conducted at the Integrated Service Center for the Empowerment of Women and Children in Maros Regency. Data collection techniques through interviews, observations and data collection and the data obtained were analyzed descriptively qualitatively. The purpose of this study is to find out how the implementation of assistance as a recovery effort as well as obstacles in the implementation of assistance to children who are victims of sexual violence.
Analisis Usaha Pengolahan Biji Kopi Robusta: Studi Kasus Pada Usaha Kopi Kampong di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabuparen Pinrang Lahasan, Lahasan; Yusriadi, Yusriadi; Nurhaedah, Nurhaedah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1400

Abstract

Produksi Kopi di Kabupaten Pinrang dikarenakan jumlah peminat kopi juga semakain banyak, mulai dari kebutuhan dalam bentuk biji kopi (green bean) maupun yang telah diolah dalam bentuk kopi bubuk lebih tinggi nilainya. Kegitan usaha pengolahan biji Kopi Beras (Green Bean) menjadi kopi biji sangrai (Roast Bean) sudah merembes ke perkampungan dan salah satunya berada di Kelurahan Betteng.Penelitian ini bertujuan 1)Untuk mengetahui pendapatan pada usaha pengolahan biji kopi robusta di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. 2)Untuk mengetahui tingkat kelayakan pada usaha pengolahan biji kopi robusta di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, penelitian ini dimulai sejak bulan  Mei sampai dengan bulan Juni 2021 di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan wawancara, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif Kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pendapatan pada Usaha Kopi Kampong di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang sebanyak Rp.3.67.285/bulan, dengan biaya per bulannya Rp.4.532.285/bulan. 2)Berdasarkan uji analisis R/C Ratio pada Usaha Kopi Kampong di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang diperoleh kelayakan sebesar 1,7 yang berarti usaha kopi kampong jika dikelolah dengan baik akan meningkatkan produk dan pendapatan usaha tersebut. Coffee production in Pinrang Regency is due to the increasing number of coffee enthusiasts, starting from the need in the form of coffee beans (green beans) and those that have been processed in the form of higher value ground coffee. The business activities of processing Green Bean (Green Bean) into Roast Bean coffee have penetrated into villages and one of them is in Betteng Village.This study aims 1) to determine the income of the robusta coffee bean processing business in Betteng Village, Lembang District, Pinrang Regency. 2) To determine the feasibility level of the robusta coffee bean processing business in Betteng Village, Lembang District, Pinrang Regency. The type of data used in this research is descriptive quantitative, this research starts from May to June 2021 in Betteng Village, Lembang District, Pinrang Regency. The data collection techniques used were observation and interviews, the data sources used were primary data and secondary data. The data analysis used in this research is quantitative descriptive. The results showed that 1) the income of the Kampong Coffee Business in Betteng Village, Lembang District, Pinrang Regency was Rp.3,467,285/month, with a monthly cost of Rp.4,532,715/month. 2) Based on the R/C Ratio analysis test on the Kampong Coffee Business in Betteng Village, Lembang District, Pinrang Regency, it was obtained a feasibility of 1.7  which means that the village coffee business if managed properly will increase the product and income of the business.
Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pembangunan Jembatan Warnaf Di Kabupaten Raja Ampat Pagoray, Gebion Lysje
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1401

Abstract

Pembangunan Jembatan Warnaf di Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua. Pembangunan Jembatan merupakan konstruksi yang sangat beresiko dalam hal kecelakaan kerja. Kondisi lingkungan, penggunaan peralatan dan metode pelaksanaan yang tidak akurat serta kurang teliti dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Untuk itu diperlukan penanganan terhadap risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Penelitian ini bertujuan Mengidentifikasi risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang dapat terjadi pada kegiatan proyek Jembatan, Memberikan  penilaian atas risiko-risiko K3 yang terjadi pada proyek jembatan, Memberikan penanganan/solusi dari risiko-risiko K3. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa teridentifikasi teridentifikasi 37 variabel potensi risiko yaitu 3 risiko yang menempati peringkat kategori risiko Ekstrim, 6 risiko yang menempati peringkat kategori risiko Tinggi / High Risk, dan 28 risiko yang menempati peringkat risiko sedang/ Medium  Risk. Potensi kecelakaan akibat Pemasangan Bekesting pada Pekerjaan Beton dan Pemasangan dan Penempatan pada pekerjaan Pemasangan Unit Pracetak adalah risiko paling Ekstrim yaitu 15 %. The  construction of the Warnaf Bridge in Raja Ampat Regency, West Papua Province. Bridge construction is a very risk construction in terms of work accidents. Environmental conditions, use of equipment and methods of implementation that are not accurate and less precise can result in work accidents. For this reason, it is necessary to handle K3 (Occupational Health and Safety) risks.This study aims to identify OHS risks (Occupational Health and Safety) that can occur in Bridge project activities, Provide an assessment of OHS risks that occur in bridge projects, Provide solution of OHS risks. The results showed that 37 potential risk variables were identified, namely 3 risks ranked in the Extreme risk category, 6 risks ranked in the High Risk category, and 28 risks ranked in the Medium Risk category. The potential for accidents due to Formwork Installation on Concrete Works and Installation and Placement on Precast Unit Installation work is the most extreme risk, which is 15%.
Strategi Pembangunan Infrastruktur Kawasan Permukiman Perkotaan Kota Belopa Kabupaten Luwu Indrajaya, Indrajaya; Rusida, Rusida; Baharuddin, Andi Fathussalam
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1402

Abstract

Hasil analisis Strategi Pembangunan Infrastruktur Kawasan Permukiman Perkotaan Kota Belopa Kabupaten Luwu dititik beratkan pada pengembangan permukiman dan infrastruktur perkotaan yang terintegrasi dengan ketersediaan lahan untuk pembangunan, reklamasi lahan dan rekayasa teknologi dalam kerangka mendukung pengembangan kawasan permukiman perkotaan, optimalisasi dan normalisasi sistem jaringan drainase dalam kerangka pengendalian ancaman banjir, efektivitas dan efisiensi pemanfaatan lahan untuk kebutuhan pengelolaan air limbah perkotaan, pengembangan kawasan perkotaan Kabupaten Luwu yang bersinergi dengan pengembangan wilayah utara Provinsi Sulawesi Selatan, peningkatan jaringan jalan lingkungan untuk memudahkan aksesibilitas dan mobilitas penduduk dan optimalisasi sistem distribusi pelayanan air untuk kebutuhan pertanian yang diikuti pengendalian pengembangan kawasan permukiman yang bersentuhan langsung dengan pasang surut air laut
Produktivitas Budidaya Perikanan Dan Perikanan Tangkap Masyarakat Sekitar Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto Mulyani, Sri; Surya, Batara; Rasyidi, Emil Salim; Saleh, Haeruddin; Marwan, Marwan
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1425

Abstract

Potensi pengembangan budidaya rumput laut di Jeneponto seluas 2.387,15 Ha yang tersebar pada tujuh wilayah kecamatan pesisir dengan produksi budidaya rumput laut tahun 2016 sebesar 17.044 ton kering, Penelitian ini akan dilaksanakan di kawasan pesisir Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas Budidaya Perikanan dan Perikanan Tangkap Masyarakat Sekitar Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto Pendekatan penelitian yang digunakan adalah gabungan antara kualitatif dan kuantitatif (mixed method) dan jenis penelitian yang dipilih adalah studi kasus yang mengutamakan kualitas data.  Tahap analisis data dilakukan untuk tujuan perumusan konsep dasar dan analisis data. Pekerjaan analisis data dalam penelitian ini adalah mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode dan mengkatagorikan. Pengorganisasian tersebut dilakukan dengan tujuan menemukan tema penelitian guna diangkat menjadi teori substantif. Analisis data dilakukan dengan cara mengkombinasikan analisis dari data yang bersifat kualitatif dan kuantitatif baik dalam bentuk tabel dan hasil tabulasi data maupun dari hasil professional judgement dan analisis kepakaran Langkah yang dipergunakan untuk penelitian kualitatif disaat yang bersamaan juga digunakan pada penelitian kuantitatif. Dari berbagai kegiatan survey di Kawasan Pesisir Teluk Laikang tahun 2021 dan data perikanan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jeneponto, ditemukan 45 spesies ikan, yang terbagi atas Ikan Pelagis Kecil, Ikan Pelagis Besar, Ikan Demensial, Ikan Karang dan Sumber Daya Udang Penaeid dan Lobster. Dari sejumlah hasil tangkapan ikan dan pengamatan di tahun 2021, Adapun Potensi sumber daya kelautan dan perikanan, antara lain (1) Sumber daya hayati, meliputi berbagai hasil perikanan laut, ekosistem mangrove, terumbu karang dan rumput laut (berpotensi untuk dilakukan pengembangan) serta beragam jenis biota laut lainnya; (2) Sumber daya non hayati, berupa pasir laut. (3) Jasa - jasa lingkungan (environmental services) seperti media transportasi dan komunikasi, serta energi  laut. The potential for the development of seaweed cultivation in Jeneponto is 2,387.15 hectares spread over seven coastal sub-districts, with seaweed cultivation production in 2016 of 17,044 dry tons. This research will be carried out in the coastal area of Laikang Bay, Jeneponto Regency. This study aimed to determine the productivity of Aquaculture and Capture Fisheries of Communities Around Laikang Bay, Jeneponto Regency. The research approach used was a combination of qualitative and quantitative (mixed methods), and the type of research selected was a case study that prioritized data quality. The data analysis phase was carried out to formulate basic concepts and data analysis. The work of data analysis in this research is to organize, sort, classify, code and categorize. The organization is carried out to find a research theme to be appointed as a substantive theory. Data analysis is carried out by combining qualitative and quantitative data in the form of tables and data tabulation results and the results of professional assessments and expert analysis. The steps used for qualitative research are at the same time also used in quantitative research. From various survey activities in the Laikang Bay Coastal Area in 2021 and fishery data from the Fisheries and Marine Service of Jeneponto Regency, 45 species of fish were found, which were divided into Small Pelagic Fish, Large Pelagic Fish, Dental Fish, Coral Fish and Penaeid Shrimp and Lobster Resources.  From many fish catches and observations in 2021, the potential for marine and fishery resources include (1) Biological resources, including various marine fishery products, mangrove ecosystems, coral reefs and seaweed (potential for development) and various other types of marine biota; (2) Non-biological resources, in the form of sea sand. (3) Environmental services such as transportation and communication media and marine energy.
Efek Pemberian Vitamin D Terhadap Penderita Rinitis Alergi Hasbullah, Ayu Ameliyah; Rahardjo, Sutji P; Punagi, Abdul Qadar; Savitri, Eka; Hamid, Firdaus
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian vitamin D terhadap perubahan kadar kalsiferol serum dan perubahan gejala klinis terhadap penderita rinitis alergi. Penelitian ini menggunakan uji klinis (clinical trials) terhadap 40 orang penderita rinitis alergi, dimana 20 pasien menggunakan kortikosteroid intranasal sebagai terapi dengan tambahan vitamin D, dan 20 pasien sebagai kontrol. Pengukuran kadar kalsiferol serum, pengukuran derajat rinitis alergi menurut ARIA, dan pengukuran total nasal symptom score (TNSS) dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Data kemudian di analisis menggunakan uji-t berpasangan, uji chi-square, dan uji Wilcoxon ranks. Hasil penelitian didapatkan perbedaan bermakna kadar kalsiferol serum antara sebelum perlakuan dan setelah pemberian terapi tambahan vitamin D. Terdapat juga penurunan skor TNSS dan derajat rinitis alergi secara bermakna (p < 0,001) pada kelompok yang diberikan perlakuan berupa terapi tambahan vitamin D. Kemaknaan klinik adalah pemberian terapi tambahan vitamin D akan memperbaiki kadar kalsiferol serum, skor TNSS, dan derajat rinitis alergi jika dibandingkan dengan pemberian terapi standart saja.
Variasi Komposisi Biobriket Arang Terhadap Karakteristik Termal Vegatama, Meita Rezki
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1505

Abstract

Model Budidaya Udang Vanamae Yang Ramah Lingkungan Di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawasi Selatan, Indonesia Sambu, Abdul Haris; Anwar, Asni; Tamrin, Tamrin; Akmaluddin, Akmaluddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1515

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk menganalisis kualitas tanah tambak, (2) untuk menganalisis kualitas air, (3) untuk menganalisis tingkat kelangsungan hidup, dan (4) untuk menganalisis laju pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan empat petak sebagai wadah pemeliharaan budidaya udang vanamae dengan luas masing-masing 1.750 m2 dengan tebar benur udang vanamae masing-masing petakan 150.000 ekor. Hasil analisis penelitian sebagai berikut : (1) hasil analisis tanah menunjukkan bahwa semua parameter berada dalam batas optimal, pada awal pemeliharaan, (2) analisis kualitis air selama pemeliharaan menunjukkan berfluktuasi utamanya pH, amoniak, dan kecerahan, akan tetapi dalam batas toleransi, (3) analisis tingkat kelangsungan hidup rata-rata semua petakan anatara 10% sampai 20% , dan (4) tingkat pertumbuhan rata-rata 65 ekor perkilogram atau laju pertumbuhan harian rata-rata yaitu sebesar 0.17 gram perhari. Hasil produksi usaha udang vanamae dengan padat tebar 860.000 ekor ha-1 yaitu sebesar 590 kg ha-1 persiklus atau setara Rp.38 juta persiklus atau 76 juta ha-1 th-1..Saran untuk budidaya udang vanamae dengan sistem intensif memerlu-kan sirkulasi air yang tinggi, oleh karena itu, lokasi yang dipilih untuk usaha budidaya udang vanamae yaitu lokasi tambak yang mempunyai sumber air yang memadai
Studi Parameter Fisika-Kimia Perairan Teluk Kampe Pasimasunggu Untuk Kegiatan Budidaya Ikan Dalam Karamba Jaring Apung Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan Burhanuddin, Burhanuddin; Iqbal, Muhamad; Malik, Abdul; Soadiq, Syawaluddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1516

Abstract

Pengelolaan sumberdaya air sangat penting agar dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan tingkat baku mutu yang diinginkan.  Salah satu langkah pengelolaan yang dilakukan adalah pemantauan dan interpretasi data kualitas air, mencakup kualitas fisika dan kimia perairan untuk peruntukan budidaya perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi lingkungan perairan Teluk Kampe Pasimasunggu  untuk kegiatan budidaya ikan dalam karamba jaring apung berdasarkan pengukuran dan pemantauan parameter fisika-kimia perairan. Penelitian dibagi dalam tiga tahapan; yaitu, penentuan stasiun penelitian, pengukuran parameter fisika kimia perairan, dan penentuan metode analisis data.  Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis beberapa peubah fisika kimia perairan Teluk Kampe Pasimasunggu pada berbagai stasiun terpantau beberapa parameter kualitas air masih dalam rentang yang layak sebagai prasyarat budidaya ikan dalam keramba (KJA), meskipun terdapat stasiun (utamanya L3 dan L4) yang telah mengalami sedikit tekanan dengan tingkat pencemaran sedang (berdasarkan sebaran nilai indeks saprobitas dan Resiprok Indeks Diversity), yang mana beberapa parameter fisika kimia perairan yang kisarannya berbeda dengan kisaran optimum (kedalaman, oksigen terlarut, turbiditas, dan total bahan organik) yang dikhawatirkan bila berlangsung dalam waktu yang lama akan mengarah ke tingkat pencemaran berat.  Dismpulkan bahwa Kualitas fisika-kimia perairan Teluk Kampe Pasimasunggu secara umum masih mendukung kehidupan organisme termasuk biota budidaya di sekitar keramba, kecuali stasiun rumah makan/pemukiman dan penambatan perahu (L3 dan L4) terjadi sedikti gangguan. Water resource management is very important so that it is used in a sustainable manner with the desired level of quality standards. One of the management steps taken is the monitoring and interpretation of water quality data, including the physical and chemical quality of waters for aquaculture purposes. This study aims to evaluate the aquatic environment of Kampe Pasimasunggu Bay for fish farming activities in floating net cages based on measurement and monitoring of water physico-chemical parameters. The research is divided into three stages; namely, determination of research stations, measurement of water physicochemical parameters, and determination of data analysis methods. Based on the results of measurements and analysis of several physicochemical variables in Kampe Pasimasunggu waters at various stations, it was observed that several water quality parameters were still within a reasonable range as a prerequisite for fish cultivation in cages (KJA), although there were stations (mainly L3 and L4) that had experienced a slight pressure. with moderate levels of pollution (based on the distribution of the value of the saprobity index and the reciprocal Diversity Index), in which several water physicochemical parameters differ from the optimum range (depth, dissolved oxygen, turbidity, and total organic matter) which are a concern if it lasts for a long time. will lead to heavy pollution levels. It was concluded that the physico-chemical quality of the waters of Kampe Pasimasunggu Bay in general still supports the life of organisms including cultured biota around the cages, except for the restaurant/settlement stations and boat moorings (L3 and L4), with slight disturbances.
Kualitas Pelayanan Armada Bus Bandara Menurut Persepsi Masyarakat Pengguna Di Kota Makassar Cahyani, Erna; Yunus, Andi Ibrahim; Rohmani, Dede; Rukaiyah, Rukaiyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1517

Abstract

Volume kendaraan pribadi besar yang beraktifitas di jalan raya, menimbulkan permasalahan diantaranya terjadi kemacetan yang disebabkan kepadatan lalu lintas,. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase kualitas pelayanan armada bus dalam melayani masyarakat pengguna. Metode yang digunakan untuk mengolah data primer yang diperoleh dari lapangan yaitu Software Microsoft Excel 2010. Adapun hasil penelitian, yaitu: persentase kualitas layanan terhadap penumpang sebesar 4%. Sehingga disimpulkan bahwa kualitas layanan armada bus terhadap penumpang, diperoeh dari nilai pelayanan operator armada sebesar 1566 (48%), kategori cukup baik; nilai pelayanan operator armada bus sebesar 720 (56%), kategori cukup baik; sehingga diperoleh pesentase jumlah penumpang armada bus sebesar 4%.. The volume of large private vehicles that are active on the highway, causes problems including congestion caused by traffic density,. The purpose of the study was to determine the percentage of the service quality of the bus fleet in serving the user community. The method used to process primary data obtained from the field is Microsoft Excel 2010 software. The results of the study are: the percentage of service quality to passengers is 4%. So it can be concluded that the service quality of the bus fleet to passengers is obtained from the service value of the fleet operator of 1566 (48%), the category is quite good; the service value of the bus fleet operator is 720 (56%), quite good category; so that the percentage of the number of passengers in the bus fleet is 4%.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue