Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 4.a (2019)"
:
10 Documents
clear
DISEMINASI HASIL LITBANG IPTEK NUKLIR BIDANG PERTANIAN DI DAERAH SUMATERA BARAT
Irfan Suliansyah;
Syafrimen Yasin;
Munzir Busniah;
My Syahrawati;
Fitri Ekawati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.151 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.300
Padi merupakan salah satu komoditas pertanian utama Provinsi Sumatera Barat. Namun demikian, tingkat produktivitas tanaman padi di Sumatera Barat untuk padi beririgasi masih rendah, yaitu sekitar 4 ton per hektare. Produktivitas padi tersebut masih bisa ditingkatkan lagi dengan menggunakan berbagai teknologi, antara lain dengan penggunaan benih unggul. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan diseminasi hasil penelitian dan pengembangan padi yang dihasilkan oleh Badan Tenaga Nuklir agar dapat dikenal dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan masyakarat Indonesia. Program yang dilaksanakan terdiri atas demonstrasi farm, penangkaran padi, dan penyebaran benih padi hasil penangkaran benih padi. Seluruh kegiatan Diseminasi Hasil Litbang Iptek Nuklir Bidang Pertanian di Daerah Sumatera Barat Tahun 2017 dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi Demfarm Tanaman Padi, Penangkaran Padi, dan Penyebaran Padi BATAN Varietas Kahayan.
PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH MELALUI APLIKASI YUYAOST DAN TRICHODERMA DI KELOMPOK TANI NGUNGUN JORONG GANTIANG UTARA
Yulmira Yanti;
Hasmiandy Hamid;
Trimuti Habazar;
Reflin Reflin;
Nurbailis Nurbailis;
Yaherwandi Yaherwandi;
Muzilatul Nilisma;
Annisya Diadinni
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (611.872 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.303
Tanaman bawang merah memiliki potensi pengembangan sangat baik. Permintaan pasar akan komoditi tanaman bawang merah cenderung meningkat berkaitan dengan pertumbuhan jumlah penduduk,. tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah meningkatkan produksi tanaman bawang merah ngungun jorong Gantiang Utara dengan cara yang efektif dan efisien melalui pemberian YUYAOST dan Trichoderma. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei pendahuluan pendekatan sosial, penyuluhan, pelatihan, dan pembuatan demplot. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kelompok tani ngungun jorong Gantiang Utara. Antusias dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat menunjang keberhasilan dari kegiatan ini. Pertumbuhan dan hasil produksi yang terbaik didapatkan pada perlakuan YUYAOST. Dalam penerapan teknologi menggunakan YUYAOST dan Trichoderma sangat membantu percepatan tumbuhan tanaman bawang merah. Penggunaan YUYAOST sangat disarankan karena selain mudah untuk didapatkan juga memberikan nilai positif terhadap pertumbuhan tanaman dan baik untuk teknologi lingkungan sekitar tanaman budidaya.
PERAN SERTA KADER DALAM PENDETEKSIAN DAN PENCEGAHAN INFEKSI CACING USUS DI KELURAHAN KORONG GADANG, KECAMATAN KURANJI, PADANG
Nora Harminarti;
Nuzulia Irawati Hasmiwati;
Adrial Adrial;
Nurhayati Nurhayati;
Selfi Renita Rusjdi;
Eka Nofita;
Yuniar Lestari;
Rosfita Rasyid;
Firdawati Firdawati;
Ida Rahma Burhan;
Abdiana Abdiana;
Husna Yetti
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.774 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.305
Penyakit kecacingan masih menjadi masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi ditemukan terutama di negara-negara non industri (negara yang sedang berkembang), seperti Indonesia. Prevalensi dan intensitas tertinggi didapatkan di kalangan anak usia sekolah dasar. Anak-anak merupakan sumber daya manusia yang sangat penting untuk pembangunan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Kelurahan Korong Gadang sebagai pemenang desa Kelurahan Berprestasi Peringkat II dipilih untuk melihat masih ter dapatkah infeksi cacing usus pada anak dengan kriteria daerah seperti ini. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study terhadap semua kader yang berada di wilayah Kelurahan Korong Gadang berupa pengumpulan tinja anak usia sekolah dasar oleh kader, pemeriksaan cacing usus terhadap tinja yang dikumpulkan di bagian Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas andalas Padang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kader berperan aktif dalam program pengendalian infeksi cacing usus. Pemeriksaan semua tinja yang dikumpulkan adalah tidak ditemukan adanya cacing usus. Kesimpulan pengabdian ini berupa hasil penilaian terhadap peran dari kader dalam masalah pencegahan penyakit cacing usus adalah baik. Semua kader yang dipilih melakukan pengumpulan tinja dan melakukan proses pre analitik dengan baik.
DISEMINASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUSU KEFIR SARI BUAH DI KELOMPOK TANI SAGO PRATAMA NAGARI SUNGAI KAMUYANG KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
Ferawati Ferawati;
Erpomen Erpomen;
Sri Melia;
Yulianti Fitri Kurnia;
El Latifa Sri Suharto;
Adisti Rastosari;
Linda Suhartati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.973 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.307
Program pengabdian masyarakat dilaksanakan di kelompok tani Sago Pratama yang beralamat di Jorong Sibaladuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi pengolahan susu pada peternakan rakyat. Selama ini sebagian peternak sudah melakukan pengolahan susu secara mandiri tanpa adanya binaan dari perguruan tinggi maupun pemerintah daerah. Pengolahan tersebut terkendala karena keterampilan peternak yang masih terbatas serta belum memiliki standar pedoman yang baku dalam produk olahan susu. Susu segar yang diperoleh dari peternakan seringkali tidak terjual habis kepada konsumen. Peternak melakukan proses pembekuan susu sehingga berdampak terhadap penurunan harga jual. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengolahan susu menjadi produk kefir aneka sari buah. Metode penyuluhan dan pendampingan berupa pelatihan diterapkan untuk memudahkan difusi iptek kepada peternak. Pelaksanaan program pengabdian ini berdampak positif kepada peternak. Peternak mampu mengadopsi Iptek yang di sampaikan oleh tim pengabdi. Hasilnya peternak memiliki keterampilan mengolah susu menjadi kefir sari buah yang memiliki masa simpan lebih lama, kaya manfaat untuk kesehatan serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan susu segar. Usaha pengolahan susu kefir dengan sari buah ini diharapkan terlaksana secara terus menerus dan mampu meningkatkan pendapatan peternak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DETEKSI KEBUNTING DINI SAPI POTONG PADA KELOMPOK TERNAK DI KOTA PADANG
Ferry Lismanto Syaiful;
Endang Purwati;
Khasrad Khasrad;
Suyitman Suyitman;
Evitayani Evitayani
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (656.87 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.308
Kota Padang sangat berpotensi besar pada usaha peternakan, hal ini disebabkan tingginya kebutuhan daging di kota ini disebabkan peningkatan laju pertambahan penduduk. Selama ini kebutuhan daging masih di suplai dari daerah lain, untuk meminimalisir suplai daging tersebut maka perlu memacu peternak kota Padang dengan sistem peternakan kota. Sistem peternakan ini dapat mengoptimalkan lahan yang sempit. Tujuan kegiatan ini yaitu: 1. meningkatkan keterampilan peternak terhadap budidaya sapi potong yang menguntungkan, 2. peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam penerapan teknologi deteksi kebuntingan dini sapi potong. Metode kegiatan ini terdiri atas penyuluhan, demonstrasi/pelatihan dan evaluasi terhadap budidaya sapi potong yang baik dan menguntungkan, deteksi kebuntingan dini sapi potong. Mitra kegiatan ini adalah Kelompok ternak Kubu Sepakat, masyarakat dan Dinas Peternakan dan pertanian Provinsi Sumatera Barat. Dari hasil kegiatan terlihat meningkatnya pengetahuan peternak dalam budidaya sapi potong yang baik berbasis menguntungkan bahkan peternak juga mampu dalam penerapan teknologi deteksi kebuntingan dini pada sapi potong yang dimiliki. Teknologi ini dapat mendeteksi kebuntingan dini sapi potong dalam waktu relatif singkat, murah, dan massal serta tidak membutuhkan skill bagi peternak. Hal ini tentu dapat meningkatkan populasi dan produktivitas sapi potong serta menyejahterakan petani/peternak dalam rangka mempercepat proses swasembada pangan tahun 2024 di Sumatera Barat. Dari hasil kegiatan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar sesuai dengan target yang diharapkan. Di samping itu, peserta/peternak bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peternak serta berhasil dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan peningkatan keterampilan peternak dalam penerapan teknologi.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA SMAN 1 BUKITTINGGI MENGGUNAKAN SCHOOLOGY
Hasdi Putra;
Hafizah Hanim;
Afriyanti Dwi Kartika
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1727.123 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.310
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di SMA Negeri 1 Bukittinggi Sumatera Barat. Sebagai salah satu sekolah terbaik yang ada di Sumatera Barat, sekolah ini dilengkapi dengan banyak fasilitas penunjang kegiatan-kegiatan akademis maupun kegiatan non akademis. Sekolah ini juga sangat terbuka dalam perkembangan teknologi informasi dan mendukung perkembangan dunia pendidikan berbasis teknologi informasi, terlihat dari adanya program sekolah yang mengadakan pelatihan IT untuk para guru dan civitas akademik yang dilakukan secara rutin beberapa tahun terakhir. Namun karena keterbatasan pengetahuan pihak sekolah dalam bidang Teknologi Informasi membuat program pelatihan yang dilaksanakan tidak tepat sasaran. Oleh karena itu kami dari Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas melakukan pendekatan dan memberikan informasi – informasi penting tentang bagaimana pemanfaatan Teknologi Informasi ini pada pihak sekolah, sehingga dapat tercetus pelatihan penggunaan Schoology ini, yang mana nantinya dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam proses pembelajaran. Schoology merupakan sebuah Media Learning Management System yang didesain sebagai media digitan untuk meningkatkan interaksi kelas antara guru dan murid. Schoology juga memiliki Aplikasi yang dapat digunakan pada android, sehingga proses pembelajaran jadi lebih menarik dan dapat di akses di mana saja dan kapan saja. Dengan diterapkannya aplikasi ini akan dapat membantu guru dalam memberikan materi pembelajaran, latihan, kuis, ulangan harian, hingga proses penilaian.
PENGEMBANGAN UNIT USAHA PRODUK INTELEKTUAL KAMPUS TEKNOLOGI ENERGI SURYA DI UNIVERSITAS ANDALAS
Syafii Syafii;
M Imran Hamid
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.819 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.315
Universitas Andalas merupakan universitas tertua di luar pulau Jawa, dan urutan empat tertua di Indonesia yang berdiri tahun 1956. Berdasarkan rencana induk Universitas Andalas 2011-2028 akan menjadi Universitas yang terdepan dibidang pembangunan karakter dan kewirausahaan. Untuk itu Universitas Andalas sangat mendorong usaha-usaha mempercepat proses pengembangan budaya kewirausahaan di perguruan tinggi. Pada artikel ini akan dipaparkan produk-produk teknologi energi surya dari hasil riset dan usaha komersialisasi yang telah dilakukan. Introduksi teknologi yang telah ditawarkan adalah: 1). Solar tracker untuk solar panel plant. 2). Produk teknologi pemantauan dan kendali PLTS berbasi IoT, 3). Smart Automatic Transfer Switch, 4). Jasa konsultasi dan instalasi PLTS. Usaha komersialisasi yang telah dilakukan adalah sosialisasi dan penyebarluasan melalui aplikasi Google Bisnisku.
PEMANFAATAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS DIVERSIFIKASI DADIAH PADA IBU HAMIL DAN PELATIHAN PEMANTAUAN STATUS GIZI PADA PETUGAS KESEHATAN
Susmiati Susmiati;
Helmizar Helmizar;
Asrawati Nurdin;
Zifriyanti Minanda Putri;
Esthika Ariany Maisa;
Yuanita Ananda;
Muthamainah Muthamainah;
Sidaria Sidaria;
Ilfa Khairina
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.33 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.317
Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak balita akibat kekurangan gizi dalam waktu lama terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi dan kurangnya asupan gizi bayi. Stunting akan mengakibatkan anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, beresiko mengidap penyakit metabolik dan degeneratif dikemudian hari. Salah satu program lokal berbasis masyarakat yang mungkin dilakukan adalah pemberian makanan tambahan pada ibu hamil yang merupakan usaha peningkatan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu makanan yang sangat tinggi nilai gizi baik protein, lemak dan probiotiknya yang mudah didapatkan di daerah Lintau Buo adalah dadiah. Pemberian makanan tambahan ini tidak efektif bila tidak diikuti dengan pemantauan tumbuh kembang oleh petugas kesehatan. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang PMT dan peningkatan pengetahuan petugas tentang pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak. Pengabdian berupa penyuluhan tentang pemanfaatan pemberian makanan tambahan berbasis dadiah pada ibu hamil serta pelatihan pemantauan tumbuh kembang pada petugas kesehatan di Nagari tanjung bonai Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah datar yang terkenal sebagai penghasil dadiah yang tinggi kandungan bakteri asam laktat. Sasaran Pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil dan petugas kesehatan di wilayah Lintau Buo Utara. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap persiapan berupa persiapan izin lokasi, pembuatan modul penyuluhan. Tahap kedua yaitu pelaksanaan penyuluhan atau desiminasi ilmu dan peragaan pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak. Tahap ketiga adalah tahap evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. Dari kegiatan ini memberi nilai tambah pengetahuan ibu hamil dan petugas kesehatan sehingga diharapkan angka kejadian stunting dapat ditekan.
PEMBUATAN FORMULASI SEDERHANA INSEKTISIDA BOTANI BERBAHAN KACANG BABI (Tephrosia vogelii) DAN SIRIH HUTAN (Piper aduncum) UNTUK MENCEGAH HAMA PADA TANAMAN SAYURAN
Eka Candra Lina;
Arneti Arneti;
Novri Nelly;
Angga Ferdiyansyah
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.282 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.318
Petani sangat mengandalkan insektisida sintetik dalam upaya pengendalian hama. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak bijaksana dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang ditandai dengan musnahnya mikro organisme tanah, matinya musuh alami, dan matinya organisme bukan sasaran lainnya. Selain itu dampak negatif residu pestisida pada produk pertanian dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia yang mengkonsumsi produk yang terkontaminasi residu pestisida. Pengendalian hama alternatif yang ramah lingkungan sangat dibutuhkan dalam proses budidaya tanaman, diantaranya adalah insektisida botani. Upaya mengurangi ketergantungan petani terhadap insektisida sintetik dapat dilakukan dengan menjadikan petani sebagai produsen insektisida dan bukan hanya sebagai konsumen. Insektisida botani dari bahan tumbuhan yang ada di sekitar tempat bercocok tanam dapat digunakan sebagai tindakan pencegahan (preventif) dari serangan hama. Piper aduncum atau yang disebut sirih hutan dan Tephrosia vogelii atau disebut kacang babi banyak ditemukan di lahan pertanian produktif Alahan Panjang, Sumatera Barat. Campuran dua jenis bahan ini dengan perbandingan 2:1 diketahui dapat mengendalikan hama dari golongan Lepidoptera yang menyerang sayuran. Sosialisasi penggunaan di tingkat petani, latihan penyiapan bahan tanaman dan pembuatan larutan semprot dengan konsentrasi 5%, perlu dilakukan agar pengendalian hama efektif dan efisien. Manfaat kegiatan ini dapat membantu petani dalam mengendalikan serangan hama pada tanaman budidaya, mengurangi penggunaan insektisida sintetik, menghemat biaya produksi dan secara tidak langsung meningkatkan pendapatan petani.
UPAYA MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI PENYANDANG DISABILITAS DI SUMATERA BARAT: SUATU PENDEKATAN PEMASARAN DAN INOVASI PRODUK
Donard Games;
Dessy Kurnia Sari
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.497 KB)
|
DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.320
Kemandirian ekonomi penyandang disabilitas menjadi isu penting dan utama dalam keadilan sosial dan kemanusiaan. Selama ini seringkali penyandang disabilitas terkendala dalam hal adanya kesempatan untuk bisa mengekspresikan diri dan kemampuannya. Untuk itu, dibutuhkan intervensi untuk membantu pemasaran produk mereka. Program pengabdian kepada masyarakat ini berupa menjadi bagian dari solusi dengan menginisiasi pendekatan yang mengintegrasikan pemasaran dan inovasi produk. Tujuan utamanya adalah untuk membuat fondasi yang kuat bagi pemasaran dan inovasi produk penyandang disabilitas di Sumatera Barat. Program ini pada tahap ini berfokus pada produk kerajinan yang dibuat oleh penyandang disabilitas yang tergabung pada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia di Kota Padang dan siswa di YPPLB Padang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan pelatihan merajut yang telah dilakukan untuk meningkatkan aspek kualitas dan kuantitas produk. Selanjutnya, dilakukan penyuluhan mengenai inovasi produk rajutan yang bisa diimplementasikan oleh penyandang disabilitas. Setelah itu, dilakukan seleksi produk-produk yang bisa ditampilkan pada online platform karajoelok.com yang memang didesain untuk menjadi platform bagi produk-produk penyandang disabilitas. Program ini juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk tampil terbuka untuk memasarkan produknya sehingga dikenal dan diterima oleh masyarakat luas. Dengan demikian, diharapkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas bisa mulai mendapatkan jalan untuk arah yang lebih baik terutama di Sumatera Barat.