cover
Contact Name
Dwi Novrianda
Contact Email
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
NERS Jurnal Keperawatan
Published by Universitas Andalas
ISSN : 1907686X     EISSN : 24610747     DOI : -
Core Subject : Health,
NERS: Jurnal Keperawatan focuses its article in the field of nursing, which is the branch of health sciences. The scope of this journal articles are: 1. Medical adn Surgical 2. Emergency 3. Pediatric 4. Maternity 5. Psychiatric 6. Family and Community 7. Geriatric
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Respon Kecemasan Orang Tua Terhadap Hospitalisasi Anak di RSUP. Dr. M.Djamil Padang Ns. Hermalinda Herman M.Kep; Deswita Nurshal; Rika Sarfika
Ners Jurnal Keperawatan Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.283 KB) | DOI: 10.25077/njk.14.1.31-37.2018

Abstract

Hospitalisasi merupakan pengalaman penuh stres baik bagi anak maupun keluarganya. Hal ini akan mempengaruhi keefektifan dari pengobatam yang dilakukan pada anak dan berdampak terhadap proses penyembuhan anak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respon kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi anak. Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi. Penelitian ini dilakukan di Ruang perawatan anak RSUP DR. M.Djamil mulai dari bulan Juni sampai dengan bulan Oktober 2018. Sebanyak 133 orang tua/care giver berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Short STAI (State-Trait Anxiety Inventory) dan kuesioner tentang faktor yang berhubungan dengan kecemasan orang tua. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kecemasan orang tua adalah 18.02 dengan standar deviasi 3.69., skor terendah 7 dan skor tertinggi 24. Terdapat hubungan antara lama dirawat, pengalaman dirawat sebelumnya, dan kondisi anak dengan kecemasan orang tua. Diharapkan adanya suatu program pelatihan profesional untuk perawat dalam mengatasi kecemasan pada orang tua
Persepsi Mahasiswi Tentang Kanker Payudara dan Perilakunya terhadap Pencegahan Kanker Payudara di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas Vetty Priscilla
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.736 KB) | DOI: 10.25077/njk.10.1.91-101.2014

Abstract

Kanker payudara memiliki angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya, dan 68,6% wanita dengan kanker payudara berobat pada stadium lanjut sehingga sulit untuk disembuhkan, padahal kanker payudara dapat dideteksi pada stadium awal dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI merupakan cara yang paling efektif untuk pencegahan dini kanker payudara. Persepsi mengenai kanker payudara akan mempengaruhi perilaku SADARI seseorang. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi kerentanan dan keparahan kanker payudara, serta persepsi manfaat dan hambatan SADARI mahasiswi dan mencari hubungan antara persepsi tersebut dengan perilaku SADARI. Penelitian ini bersifat analitik, menggunakan desain cross sectional study, dilaksanakan dari Januari sampai Juni 2013. Sampel pada penelitian ini sebanyak 76 mahasiswi keperawatan, diambil dengan teknik stratified random sampling. Menggunakan analisis univariat, bivariat (dengan uji Chi Square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 59,2% responden memiliki perilaku SADARI tidak baik, 52,6% persepsi kerentanan positif, 52,6% persepsi keparahan negatif, 59,2% Persepsi manfaat negatif dan 52,6% persepsi hambatan negatif. Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, keparahan, manfaat dan hambatan terhadap perilaku SADARI. Diperlukan peningkatkan peran pendidik dalam menyampaikan informasi tentang kanker payudara dan SADARI,agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswi dalam aplikasinya.
Hubungan Peran Keluarga Dengan Pengendalian Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Padang Fitra Yeni; Tutwuri Handayani
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.837 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.136-142.2013

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multietiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia). Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol dengan mengatur kadar gula darah. Salah satu faktor penting dalam mengontrol kadar gula darah adalah peran keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes melitus di Wilayah kerja Puskesmas Pauh Padang tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan 6 maret – 17 maret 2013. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan pemeriksaan kadar gula darah. Sampel berjumlah 90 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalisa secara univariat menggunakan stastistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan analisa bivariat dilakukan dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 53,3% responden memiliki peran keluarga yang kurang baik pada pasien diabetes melitus, 57,8 % dengan kadar gula darah tidak normal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara hubungan peran keluarga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan peran keluarga mempunyai peranan dalam pengendalian kadar gula darah. Oleh karena itu diharapkan keluarga meningkatkan keikutsertaan dalam merawat dan memotivasi pasien diabetes melitus dalam mengendalikan kadar gula darah supaya kadar gula darah dalam keadaan terkendali
Pengaruh Mobilisasi Dini Pasien Pasca Operasi Abdomen Terhadap Penyembuhan Luka Dan Fungsi Pernafasan Reny Prima Gusty
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.808 KB) | DOI: 10.25077/njk.7.2.106-113.2011

Abstract

Luka dan nyeri akibat pembedahan luka membuat pasien malas bergerak sehingga banyak luka operasi yang mengalami keterlambatan penyembuhan serta terjadi komplikasi gangguan pernafasan. Mobilisasi dini merupakan faktor yang menonjol dalam mempercepat penyembuhan luka pasca bedah serta optimalnya fungsi pernafasan. Jenis penelitian ini adalah Quasi-eksperimental dengan pendekatan  posttest control group design. Tujuan penelitian  untuk mengetahui  pengaruh mobilisasi dini pasca pembedahan abdomen  terhadap penyembuhan luka operasi  abdomen dan fungsi pernafasan. Sampelnya  40 pasien pasca operasi abdomen yang dirawat diruang IRNA Bedah RSUP DR. M. Djamil Padang. Analisa menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan  penyembuhan luka dan fungsi pernafasan  pasien post operasi abdomen antara kelompok yang tidak melakukan mobilisasi dini sesuai prosedur (kontrol) dengan kelompok yang melakukan mobilisasi dini sesuai prosedur perlakuan  untuk bedah mayor dengan p = 0.000.  tidak terdapat perbedaan  pada fungsi pernafasan pasien post operasi abdomen  antara kelompok kontrol dengan perlakuan untuk bedah minor dengan p= 0,067 dan terdapat perbedaan bermakna penyembuhan luka pasien post operasi abdomen antara kelompok kontrol dengan perlakuan untuk bedah minor dengan p= 0,000.  Diharapkan RS menyediakan sarana dan prasana untuk kelancaran penyuluhan mobilisasi dini pasca pembedahan dan perawat melakukan intervensi mobilisasi dini dalam setiap pemberian asuhan keperawatan pada pasien post operasi abdomen  guna mempercepat penyembuhan luka & peningkatan fungsi pernafasan. 
Mukositis Oral dan Kualitas Hidup Spesifik–Mukositis Oral pada Anak Kanker yang di Kemoterapi Dwi Novrianda; Yulastri Arif
Ners Jurnal Keperawatan Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.822 KB) | DOI: 10.25077/njk.13.1.50-59.2017

Abstract

Salah satu efek samping yang umumnya terjadi selama kemoterapi adalah mukositis oral. Gangguan akibat mukositis oral ini seringkali berdampak terhadap psikologis dan penurunan kualitas hidup anak. Oleh karena itu penting untuk mengetahui hubungan mukositis oral pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi dan kualitas hidup terkait mukositis oral. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah anak yang mengidap kanker yang menjalani kemoterapi di Ruang Rawat Kronis IRNA Anak-Kebidanan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Strategi yang digunakan dalam menentukan sampel adalah consecutive sampling berjumlah 132 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yaitu Oral Mucositis Daily Questionnaire (OMDQ) dan Oral Mucositis-specific Quality of Life (OMQoL). Hasil menunjukkan rata-rata responden berusia 6,55 tahun, mayoritas berjenis kelamin laki-laki dan didiagnosis mengalami leukemia limfositik akut. Kurang dari sebagian responden mengalami mukositis oral berat (skor 2, 3, dan 4) dan mengalami keterbatasan aktivitas derajat ringan hingga berat terutama makan, minum, dan menelan. Rata-rata skor total kualitas hidup spesifik-mukositis oral 58,61. Subskala diet dan menelan menempati rata-rata skor terendah dan di bawah skor total yaitu 55,00 dan 55,75. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kualitas hidup spesifik-mukositis oral antara mukositis ringan dan berat (p > 0,05). Dengan demikian diharapkan perawat professional dapat mengidentifikasi secara dini kondisi membrane mukosa oral pasien kanker dan mengevaluasi pelaksanaan intervensi mukositis oral melalui penilaian kualitas hidup spesifik-mukositis oral.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANGAN RAWAT INAP RSUD DR. RASIDIN PADANG Indri Ramadhani
Ners Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.11.1.%p.2015

Abstract

data pencapaian kinerja RSUD dr. Rasidin Padang menunjukkan indikator pelayanan rawat inap di RSUD dr. Rasidin Padang belum sesuai dengan standar ideal yang ditetapkan oleh Depkes. Salah satunya bisa dilihat dari tingkat pemanfaatan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pada tahun 2013 sebesar 29,50 %, sedangkan standar ideal Depkes adalah 60% – 85%. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja perawat pelaksana di ruangan rawat inap RSUD dr. Rasidin Padang tahun 2014. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik yang pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di ruangan rawat inap RSUD dr. Rasidin Padang dari bulan Desember 2013 sampai Juli 2014. Semua populasi dijadikan sampel yang berjumlah 40 orang. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan Chi-Square. Hasil penelitian bivariat didapatkan hubungan antara motivasi kebutuhan fisiologi (p=0,012) , kebutuhan keamanan (p=0,001), kebutuhan sosial (p=0,008), kebutuhan penghargaan (p=0,010), dan kebutuhan aktualisasi diri (p=0,001) dengan kinerja perawat pelaksana. Disarankan bagi pimpinan rumah sakit untuk mengoptimalkan motivasi perawat pelaksana sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat pelaksana di RSUD dr. Rasidin Padang.
Pengaruh Metode Token Economy Terhadap Aktifitas Perawatan Diri pada Pasien Defisit Perawatan Diri Heppi Sasmita; Asterina -
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.752 KB) | DOI: 10.25077/njk.8.1.24-31.2012

Abstract

Defisit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktifitas perawatan diri. Kurangnya perawatan diri terjadi akibat adanya perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk melakukan aktifitas perawatan diri menurun. Metode token economy merupakan modifikasi perilaku dengan pemberian satu tanda/ isyarat sesegera mungkin setiap kali setelah perilaku sasaran muncul. Tujuan dari metode token economy ini adalah untuk meningkatkan perilaku individu yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest pada pasien defisit perawatan diri di ruang Melati Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Sa’anin Padang, sebanyak 15 orang pada 19 November – 9 Desember 2011 untuk mengetahui pengaruh metode token conomy terhadap aktifitas perawatan diri. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur aktifitas perawatan diri responden sebelum dan setelah perlakuan dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh metode token economy terhadap peningkatan aktifitas perawatan diri dengan hasil uji statistic p < 0,05. Pihak Rumah Sakit Jiwa Prof.HB.Sa’anin Padang diharapkan agar dapat menggunakan metode token economy sebagai suatu cara yang digunakan untuk penanganan masalah defisit perawatan diri
PENGALAMAN PASIEN HIPERTENSI PRIMER SUKU MINANG YANG MENJALANI PERAWATAN DI RUMAH Rina -; Setiawan -; Cholina Trisna Siregar
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.135 KB) | DOI: 10.25077/njk.12.1.48-66.2016

Abstract

Abstract Primary hypertension if not controlled properly at home will develop into secondary hypertension which may cause damage to the target organ. Primary hypertension is often called the "Silent Killer" because it has no early symptoms, patients often do not realize it and did not check into the health service thus increasing the incidence of hypertension, in general, increased prevalence of primary hypertension in West Sumatra province in which the majority of tribes Minang community. This study aims to dig deeper primary hypertension patients experience Minang tribe undergoing treatment at home. This type of research is descriptive phenomenology. The method used in this study using Colaizzi consisting of 7 steps. The number of participants in this study were 15 participants. Results of this study discusses the primary hypertension patients experience Minang tribe who undergo treatment at home. This study revealed six themes, namely; (1) Knowledge and understanding of hypertension, (2) Habit lived, the daily routine in the control of blood pressure at home, (3) feelings and beliefs on health, (4) barriers in controlling blood pressure at home, (5) external support in the control of blood pressure at home, and (6) reliance on the use of alternative therapies (naturally). Suggestions for patients with primary hypertension walking is a great exercise. This can be done each day, special training is not important, the important thing is regular exercise, regular physical activity can lower blood pressure by 5 to 10 mmHg. Keywords      : Hypertension Primer, Minang Tribe, control of blood pressure at home. Abstrak Hipertensi primer jika tidak dikendalikan dengan baik di rumah akan berkembang menjadi hipertensi sekunder yang dapat menimbulkan kerusakan pada organ target. Hipertensi primer sering disebut “Silent Killer” karena tidak memiliki gejala awal, pasien sering tidak menyadarinya dan tidak memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan sehingga meningkatkan angka kejadian hipertensi, pada umumnya prevalensi hipertensi primer meningkat di Provinsi Sumatera Barat pada masyarakat yang mayoritas bersuku Minang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien hipertensi primer suku Minang yang menjalani perawatan di rumah. jenis penelitian ini adalah fenomenologi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Colaizzi yang terdiri dari 7 langkah. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 15 partisipan. Hasil penelitian ini membahas tentang pengalaman pasien hipertensi primer suku Minang yang menjalani perawatan di rumah. Penelitian ini mengungkapkan enam tema yaitu; (1) Pengetahuan dan pemahaman tentang hipertensi, (2) Kebiasaan yang dijalani, rutinitas sehari-hari dalam pengendalian tekanan darah di rumah, (3) Perasaan dan keyakinan terhadap kesehatan, (4) Hambatan dalam pengendalian tekanan darah di rumah, (5) Dukungan eksternal dalam pengendalian tekanan darah di rumah dan (6) Kepercayaan terhadap penggunaan terapi alternatif (alami). Saran bagi penderita hipertensi primer berjalan adalah latihan yang bagus. Hal ini dapat dilakukan setiap hari, latihan khusus tidak penting, yang terpenting adalah olahraga secara teratur, aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan tekanan darah dengan 5 sampai 10 mmHg. Kata Kunci   :  Hipertensi Primer, Suku Minang, Pengendalian tekanan darah di rumah
PROFIL STATUS GIZI ANAK BATITA (DI BAWAH 3 TAHUN) DITINJAU DARI BERAT BADAN/TINGGI BADAN DI KELURAHAN PADANG BESI KOTA PADANG Dwi Novrianda
Ners Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.11.1.9-13.2015

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah yang penting yang perlu diperhatikan pada anak batita karena kelompok yang paling rawan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil status gizi batita (1-3 tahun) ditinjau dari BB/TB di Kelurahan Padang Besi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif.. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2010 sampai April 2011. Jumlah sampel sebanyak 109 orang ibu dan diambil secara proporsional random sampling. Analisa data dilakukan secara univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,2 % status gizi batita normal dan 12,8 % status gizi kurus. Diharapkan petugas kesehatan yang ada di Puskesmas untuk lebih meningkatkan frekuensi promosi kesehatan seperti penyuluhan tentang status gizi batita agar pengetahuan, sikap dan tindakan ibu tentang gizi menjadi lebih baik, dan pentingnya monitoring status gizi batita ke Puskesmas
Hubungan Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga dengan Kadar Kolesterol Pasien Hiperkolesterolemia di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang Tahun 2013 Ira Erwina; Fitra Yeni
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.977 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.1.30-38.2013

Abstract

Hiperkolesterolemia menjadi salah satu faktor resiko penyakit jantung koroner yang merupakan penyebab kematian nomor satu. Pengontrolan kolesterol dilakukan dengan melibatkan keluarga dalam melaksanakan fungsi perawatan kesehatan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel yang paling signifikan. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang dengan responden 60 orang. Analisis dengan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian ada hubungan bermakna antara fungsi perawatan kesehatan keluarga dalam pelaksanaan praktik diet P=0,004 (p<0,05), aktifitas fisik dan rekreasi p=0,002 (p<0,05) dengan kadar kolesterol. Sedangkan praktik pencegahan berbasis pengobatan tidak terdapat hubungan bermakna p=0,925 (p>0,05). Variabel yang paling signifikan adalah fungsi perawatan kesehatan keluarga dalam pelaksanaan praktik diet dengan nilai p=0,007 dengan nilai OR=4,896 (95%CI=1,548-15,486). Saran kepada pihak puskesmas agar dapat meningkatkan frekuensi kunjungan rumah dan memberikan penyuluhan yang lebih ditekankan pada praktik diet dan menyarankan keluarga untuk berperan lebih aktif dalam melaksanakan fungsi perawatan kesehatan.

Page 8 of 24 | Total Record : 237